Tag: kuliner ramadan

  • Hindari 6 Kesalahan Pola Makan Ini Agar Tahan Puasa sampai Maghrib


    Jakarta

    Selama bulan ramadan kondisi tubuh harus dijaga agar tak kekurangan nutrisi harian. Karenanya, penting untuk menghindari kesalahan pola makan ini.

    Agar ibadah puasa lancar, kondisi tubuh harus bugar dan sehat. Dalam hal ini pola makan sangat berpengaruh penting. Pola makan selama berpuasa tidak harus makan berlebihan.

    Dengan makan secukupnya, tubuh tetap dapat berenergi asalkan memperhatikan pola makan sehat sesungguhnya. Pasalnya banyak pola makan salah dan telah menjadi kebiasaan saat ramadan.


    Kuncinya adalah tidak makan berlebihan dan memilih makanan yang penuh nutrisi. Dikutip dari Curly Tales (23/03/23) berikut 6 kebiasaan pola makan salah saat ramadan:

    1. Terlalu banyak minum saat sahur

    air putihSaat sahur jangan terlalu banyak minum air. Foto: Getty Images/andreswd

    Kebanyakan orang berlogika bahwa dengan banyak minum dan makan saat sahur akan membuat tubuh jadi kuat berpuasa seharian. Faktanya tidak demikian.

    Terlalu banyak minum, kamu tidak akan makan dalam jumlah yang cukup. Itu karena perut kamu sudah kenyang dengan air. Terlalu banyak minum juga menyebabkan gangguan pencernaan.

    2. Terlalu banyak makan saat buka puasa

    Begitu juga saat buka puasa. Karena sudah seharian berpuasa, banyak orang yang seolah balas dendam dengan makan terlalu banyak di waktu berbuka.

    Namun, makan berlebihan saat buka puasa dapat menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang. Kondisi ini dapat mengganggu pencernaan dan memicu kenaikkan berat badan.

    3. Makan makanan berminyak

    Gorengan mirip bakwan di berbagai negaraSelama ramadan hindari mengonsumsi makanan berminyak. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dalam pola makan sehat, makanan berminyak sebaiknya memang harus dihindari. Terutama saat bulan ramadan, yang mana kondisi tubuh pasti kekurangan nutrisi.

    Kebiasaan membatalkan puasa dengan gorengan haruslah dihilangkan. Makanan berminyak tinggi akan lemak jenuh yang bisa menambah kalori dan mengganggu kesehatan.

    Kesalahan pola makan selama ramadan ada di halaman selanjutnya.

    4. Kurang makan buah-buahan

    Alih-alih gorengan, perbanyaklah mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung serat, vitamin, dan kadar airnya. Buah dengan kadar air tinggi akan membantu menghidrasi tubuh.

    Misalnya seperti buah semangka, mentimun, kiwi, jeruk, dan masih banyak lagi. Selain itu, kandungan seratnya juga akan melancarkan pencernaan dan membuat kenyang dalam waktu lama.

    5. Banyak makan makanan asin

    Sering Ngidam Makanan Asin? Ini 5 Penyebab dan Cara Cegahnya.Hindari makanan yang mengandung garam. Foto: Getty Images

    Mengonsumsi banyak makanan asin, terutama saat berbuka puasa bisa berisiko bagi kesehatan. Salah satunya dapat menyebabkan jantung berdebar dan tekanan darah tinggi.

    Tak hanya, makanan yang mengandung garam dapat membuat dehidras, sehingga menyebabkan cepat haus. Kondisi ini akan mengganggu ibadah berpuasa.

    6. Kebanyakan makan makanan manis

    Menghindari makanan asin, bukan berarti harus memperbanyak makanan manis. Makanan manis juga harus dikurangi selama bulan ramadan.

    Kebiasaan ini mungkin sulit dihindari karena biasanya makanan manis selalu tersaji sebagai takjil. Tinggi gula dapat menurunkan tekanan darah sehingga mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Doyan Makan Gorengan Saat Buka Puasa? Ahli Ingatkan 4 Risiko Ini


    Jakarta

    Gorengan jadi menu buka puasa favorit orang Indonesia. Namun waspadai konsumsinya terlalu banyak karena ahli kesehatan mengingatkan 4 risiko yang mungkin terjadi.

    Makan gorengan terlalu banyak dapat memicu dampak negatif untuk tubuh. Seperti apa risikonya? Berikut penjelasan ahli kesehatan.

    1. Obesitas

    Makanan yang melalui proses penggorengan cenderung mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Sebab, makanan yang digoreng akan kehilangan kadar air yang terkandung di dalamnya dan menyerap lemak berlebih. Akibatnya, makanan tersebut akan memiliki kadar lemak yang tinggi.


    “Sebagai contoh, 100 gram kentang yang dipanggang akan mengandung 93 kalori dan 0.13 gram lemak, sedangkan pada 100 gram kentang yang digoreng akan mengandung 312 kalori dan 15 gram lemak,” papar dokter spesialis gizi klinik dari Eka Hospital Cibubur, dr. Imelda Goretti melalui keterangannya.

    Imelda mengatakan, makanan yang memiliki kalori serta lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas. Obesitas adalah kondisi ketika lemak yang menumpuk di dalam tubuh sangat banyak. Bila tidak segera ditangani, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, hingga diabetes.

    2. Kanker

    Imelda mengatakan, makanan yang digoreng berpotensi tinggi menghasilkan zat akrilamida. Akrilamida adalah senyawa berbahaya yang timbul jika makanan digoreng terlalu lama dalam minyak.

    “Diketahui, [zat akrilamida] merupakan zat beracun penyebab kanker yang terbentuk dalam makanan selama proses memasak suhu tinggi, seperti menggoreng,” jelas dr. Imelda.

    Ia menjelaskan, zat akrilamida adalah reaksi kimia dari gula dan asam amino yang disebut asparagine. Zat ini terbentuk di dalam beberapa makanan, seperti kentang, daging merah, dan makanan bertepung yang diproses dengan suhu tinggi, salah satunya dengan digoreng.

    Mengeluh Harga Gorengan Tak Lagi Rp 500, Netizen Ini Kena Nyinyir!Gorengan yang renyah dan nikmat berisiko buruk untuk tubuh jika dikonsumsi sebagai menu buka puasa. Foto: Site News

    3. Penyakit jantung

    Gorengan berpengaruh besar pada risiko meningkatnya tekanan darah, obesitas, dan penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini karena gorengan memiliki kadar lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

    4. Diabetes tipe 2

    Menurut studi oleh Shenzhen University Health Science Center, mengonsumsi gorengan secara terus-menerus berkaitan erat dengan risiko pengembangan diabetes tipe 2.

    Berdasarkan penelitian tersebut, risiko diabetes tipe 2 seseorang yang makan gorengan empat hingga enam kali per minggu dapat meningkat hingga 39 persen. Sementara itu, jika gorengan dimakan lebih dari tujuh kali dalam seminggu, peningkatannya menjadi 55%.

    “Penelitian menemukan orang yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji memiliki risiko mengalami resistensi insulin dan menyebabkan diabetes tipe 2,” kata dr. Imelda.

    Sebagai alternatif, dr. Imelda menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti kurma, jus buah, dan air mineral sebagai menu berbuka puasa. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup dengan menggunakan metode masak selain goreng, yakni rebus, kukus, atau panggang.

    “Makanan yang dipanggang dengan oven pemanggang maupun air fryer bisa menghasilkan makanan dengan nilai kalori serta lemak yang lebih rendah. Penggunaan oven dan air fryer juga dapat mengurangi penggunaan minyak hingga 70 sampai 80 persen,” jelas dr. Imelda.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Selalu Makan Gorengan Tiap Buka Puasa? Waspada 4 Penyakit Ini

    (dfl/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Cepat Lapar Saat Puasa? Hindari Konsumsi 10 Makanan Ini


    Jakarta

    Saat puasa beberapa orang cepat lapar padahal sudah makan sahur. Kuncinya ternyata ada pada menghindari 10 makanan berikut ini.

    Saat sahur dan buka puasa, penting untuk mengonsumsi makanan bernutrisi tepat. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari masalah seperti lemas atau cepat lapar selama berpuasa.

    Beberapa makanan diketahui membuat cepat lapar karena umumnya terdiri dari karbohidrat olahan dan tinggi gula. Kandungan protein dan seratnya minim sehingga tak memunculkan rasa kenyang yang lama.


    Mengutip Eat This Not That, kombinasi karbohidrat olahan yang tinggi, rendah serat, dan protein dapat mengacaukan kadar gula darah Anda, berkontribusi pada rasa lapar dan nafsu makan yang tak terpuaskan.

    Berikut daftar 10 makanan yang bikin cepat lapar saat puasa:

    1. Pastry

    Rasa manis dari pastry memang menggugah selera, apalagi jika disandingkan dengan kopi sebagai pelengkap sarapan. Meski demikian, makanan ini bukanlah pilihan tepat karena justru bisa membuat Anda semakin lapar.

    “Makanan yang dipanggang ini bagus untuk memuaskan selera Anda tetapi tidak terlalu mengenyangkan perut karena cenderung kaya akan karbohidrat [sederhana],” kata dietitian Destini Moody.

    “Tanpa cukup protein atau serat (yang cenderung kurang pada kue kering), camilan ini akan meningkatkan gula darah, menyebabkan kembalinya penurunan gula darah segera setelahnya.”

    Moody pun menyarankan jika Anda ingin makan pastry, maka sandingkan makanan ini dengan protein seperti telur rebus atau greek yogurt.

    2. Keripik kentang

    Keripik kentang jadi makanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan bikin nagih. Namun, makanan yang mengandung banyak natrium ini justru bisa membuat perut bertambah lapar.

    “Garam membuat hampir semua hal terasa lebih enak karena membuat Anda mengeluarkan air liur,” kata Moody.

    “Lebih banyak air liur berarti lebih banyak reseptor aktif di indera pengecap Anda, yang berarti lebih banyak rasa yang dalam.”

    Namun ada alasan lain mengapa kita mendambakan makanan asin. Para ilmuwan berhipotesis bahwa manusia mendambakan garam karena kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan kita merasakan kepuasan.

    “Hal ini dapat menciptakan lingkaran setan karena camilan asin seperti keripik kentang dan pretzel cenderung mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan Anda,” kata Moody.

    Hal ini membuat Anda lebih cepat lapar, yang bisa membuat Anda memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya terus berlanjut.

    3. Roti gandum

    Penjelasan soal nutrisi nasi putih dan roti gandumFoto: Getty Images/iStockphoto

    Roti gandum mungkin mengandung tinggi serat, tetapi juga lebih banyak diproses daripada biji-bijian utuh seperti oat dan quinoa, serta kurang lemak dan protein yang bisa mengenyangkan rasa lapar.

    Agar roti Anda lebih tahan lama membuat kenyang, ganti selai dengan topping yang mengandung lemak sehat, seperti selai kacang, telur, atau alpukat.

    “Kalori ekstra dalam makanan ini menyediakan lemak, protein, dan serat-semuanya merupakan kunci untuk membantu Anda tetap kenyang lebih lama,” kata dietitian Alex Caspero mengutip Prevention.

    Jika Anda memilih selai kacang, pertahankan porsinya dengan maksimal dua sendok makan per porsi.

    4. Jus buah

    Buah mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat. Namun, hampir tidak protein atau lemak yang bisa menciptakan rasa kenyang.

    “Dan meskipun banyak jus 100% mengklaim mengandung tiga hingga empat porsi buah dan sayuran per botol, meminum produk Anda tidak memberikan tubuh Anda rasa lapar yang sama seperti memakannya,” kata Caspero.

    “Tanpa sebagian besar serat dalam dagingnya, jus bisa membuat Anda merasa seperti tidak makan apa pun,” katanya.

    Sebagai gantinya, masukkan produk Anda ke dalam makanan dengan menyiapkan salad atau tumis, atau menambahkan yogurt atau oatmeal dengan buah segar.

    5. Cookies dan cake

    Ilustrasi cookiesFoto: Getty Images/WRS Photos

    Gula, baik itu madu organik atau gula pasir mengaktifkan jalur nafsu makan di otak Anda secara berbeda dibandingkan sumber energi lainnya, demikian temuan penelitian dari Yale University School of Medicine.
    Secara khusus, thalamus, hipotalamus, dan insula otak, yaitu area yang mendorong Anda untuk makan, cenderung menjadi tenang setelah Anda mengonsumsi makanan.

    Namun, menurut penelitian itu, ketika Anda menelan makanan manis seperti cookies atau cake, area tersebut tetap aktif.

    “Singkatnya, otak Anda memberitahu tubuh bahwa Anda belum kenyang, dan Anda memiliki keinginan untuk makan lebih banyak agar merasa kenyang, kata Dr. Robert Lustig, peneliti gula dan ahli endokrinologi anak di Universitas California, San Francisco mengutip Time Magazine.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    6. Nasi putih

    Meski nasi putih tidak selalu buruk, namun lebih baik memilih nasi merah atau hitam untuk lebih sering dikonsumsi. Hal ini terkait dengan cara pengolahan nasi putih.

    Moody mengatakan, semua nasi putih bermula dari beras merah, yang kemudian dimurnikan dan dipoles untuk menghilangkan lapisan luar berwarna coklat yang disebut dedak. Hal inilah yang membuat nasi putih berwarna mutiara dan teksturnya yang lembut.

    “Masalahnya adalah hampir semua serat dan vitamin B dalam beras ditemukan pada dedak,” katanya.

    “Vitamin B1, juga dikenal sebagai thiamin, ditemukan setelah Angkatan Laut Kekaisaran Jepang mengalami kekurangan B1 secara luas setelah mengubah pola makan mereka dari nasi merah ke nasi putih. Setelah banyak pria meninggal karena beri-beri, penyakit yang sangat tidak menyenangkan yang terjadi akibat penyakit beri-beri. kekurangan B1, diketahui ‘pengobatannya’ adalah makan nasi merah lagi.”

    Tak hanya vitamin pada bekatul yang penting, serat pada bekatul juga berperan dalam mengendalikan rasa lapar.

    “Tanpa serat, makan seporsi nasi putih mempercepat respon insulin dan mempercepat pengosongan lambung, yang akhirnya membuat kita semakin lapar dalam jangka panjang,” kata Moody.

    7. Sereal dengan tambahan gula

    serealFoto: Getty Images

    Sereal dengan tambahan pemanis tidak mengandung cukup serat dan protein, yang keduanya membantu rasa kenyang. Itu sebabnya mengonsumsi sereal jenis ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam dan kemudian turun lagi.

    Jika Anda suka makan sereal dan menginginkan sesuatu yang membantu Anda menghindari rasa lapar dan menjaga kadar gula darah lebih stabil, pilihlah produk yang mengandung lebih dari 5 gram serat per porsi.

    Selain itu, Anda bisa pasangkan sereal dengan susu berprotein tinggi, seperti susu atau susu kedelai, atau gunakan yogurt Yunani sebagai bahan dasarnya.

    8. Pasta

    Seperti banyak sumber karbohidrat lainnya, Anda bisa menemukan pasta dalam bentuk putih (halus) dan gandum utuh. Dan pasta putihlah yang sebaiknya dihindari lebih sering jika rasa kenyang adalah tujuan Anda untuk makan.

    Pasta putih terbuat dari tepung olahan, yang serat, vitamin, dan mineralnya jauh lebih rendah dibandingkan karbohidrat dari sumber biji-bijian.

    “Sebagian besar pasta yang tersedia di toko terbuat dari sumber tepung olahan tanpa banyak kandungan serat, yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah dan rasa lapar segera setelah dikonsumsi,” kata dietitian Lena Bakovic.

    Di sisi lain, karbohidrat kompleks, seperti pasta gandum membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membantu kita merasa kenyang lebih lama.

    9. Kentang goreng

    Jika Tak Dimakan Berlebihan, Ini 5 Mnafaat sehat Makan Kentang GorengFoto: Getty Images/Rafa Jodar

    Meskipun kentang sangat bagus dalam meningkatkan rasa kenyang, namun kentang kurang efektif jika disajikan dalam bentuk kentang goreng.

    “Ini karena makanan ini kaya akan karbohidrat olahan dan natrium, yang rasanya memuaskan, namun tidak terlalu memuaskan rasa lapar,” kata Moody.

    10. Putih telur

    Meskipun 3 hingga 4 gram protein yang ditemukan di setiap putih telur secara teknis membuat Anda merasa lebih kenyang, putih telur sangat rendah kalori dan hampir bebas lemak.

    Itu berarti Anda tidak akan merasa kenyang dalam waktu lama. Karena itu penting untuk konsumsi telur secara utuh, baik putih dan kuningnya.

    “Kuning telur mengandung nutrisi sehat, seperti lutein yang menyehatkan mata, bersama dengan beberapa protein dan lemak sehat yang akan membuat hidangan telur Anda jauh lebih bergizi,” kata dietitian Isabel Smith.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, Konsumsi 10 Makanan Ini Malah Bikin Kamu Tambah Lapar”

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Cara Mengurangi Asupan Kopi Saat Puasa Agar Tak Dehidrasi


    Jakarta

    Di bulan puasa frekuensi minum kopi pasti berkurang. Hal ini terasa berat bagi pencinta kopi. Coba siasati dengan cara ini agar tak alami dehidrasi.

    Para ahli kesehatan kerap menyarankan untuk tidak minum kopi selama bulan puasa. Anjuran ini bukan tanpa alasan, kandungan kafein pada kopi bisa memicu efek diuretik sehingga kamu rentan kekurangan cairan yang berisiko dehidrasi.

    Akan tetapi, keputusan untuk berhenti minum kopi mungkin bisa berdampak buruk pada mereka yang terbiasa ngopi setiap hari. Dilansir dari Mashed, langsung setop ngopi bisa memicu kecemasan, sakit kepala dan gejala depresi.


    Sebenarnya kamu tidak harus berhenti minum kopi. Cukup ngopi dengan bijak dan aman dengan cara-cara berikut, seperti dikutip dari CNN Indonesia (19/4):

    1. Kurangi waktu penyeduhan

    Barista dari 3 Provinsi Unjuk Kemahiran Seduh Kopi Nusantara di Cilegon Proses penyeduhan kopi sebaiknya jangan terlalu lama. Foto: Getty Images/iStockphoto/hsyncoban

    Kandungan kafein akan semakin tinggi saat kamu menyeduh kopi dalam waktu lama. Biasanya mereka yang menyeduh kopi di rumah secara manual mendiamkan kopi selama beberapa menit di air panas.

    Dilansir dari Have Halal Will Travel, sebaiknya kamu mengurangi waktu penyeduhan sehingga kandungan kafein tidak terlalu tinggi.

    2. Ngopi dekat dengan waktu imsak

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabNgopi saat sahur disebut lebih baik daripada saat berbuka puasa. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Kamu tetap bisa ngopi di pagi hari atau waktu sahur. Waktu ini sebenarnya lebih baik daripada saat berbuka puasa. Kamu tentu tidak ingin menyiksa lambung kosong dengan kopi. Sebaiknya minum kopi 1-2 jam sebelum waktu sahur berakhir atau jelang imsak. Ingat, cukup secangkir atau jika lebih maka bisa memicu dehidrasi.

    3. Cobalah ganti dengan teh

    5 Teh Herbal Ini Ampuh Atasi Gejala Eksim dan Jamur KulitCobalah ganti kopimu dengan teh herbal yang lebih sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/tracielouise

    Idealnya, jika kamu ingin setop ngopi, kamu perlu mengurangi kopi sejak 1-2 minggu jelang Ramadan. Namun sekarang pun tidak terlambat untuk memulai mengurangi konsumsi kopi.

    Dikutip dari berbagai sumber, kalau kamu biasanya minum 2-3 cangkir kopi per hari, mulai ganti 1-2 cangkir dengan kopi non kafein (decaf) atau teh herbal.

    Kamu tetap bisa mendapatkan secangkir minuman hangat tanpa harus mengalami sakit kepala, badan tidak nyaman atau efek-efek tak diinginkan lain.

    4. Imbangi dengan asupan cairan

    Cukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. Minimal kamu bisa memenuhi kebutuhan 8 gelas air putih per hari. Ini bukan berarti kamu minum 4 gelas saat sahur dan 4 gelas saat berbuka puasa. Sebaiknya minum air putih secara bertahap atau dibagi per waktu makan.

    Saat bangun untuk sahur, minum 1 gelas, lalu setelah makan sahur 2 gelas air. Kemudian saat berbuka, minum 1 gelas plus kurma, setelah itu 1 gelas sebelum salat maghrib. Saat makan malam, minum 2 gelas air dan jelang tidur 1 gelas air.

    (Tim CNN/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di Arab


    Jakarta

    Ketika menjalankan ibadah puasa, banyak konsumen kopi yang kebingungan untuk menentukan cara minum kopi terbaiknya. Ini saran dari dokter di Arab.

    Ketika berpuasa waktu makan dan minum dibatasi. Aktivitas makan dan minum harus dihentikan sebelum adzan subuh berkumandang dan berbuka puasa setelah adzan maghrib berkumandang.

    Bagi sebagian orang, terutama konsumen kopi kelas berat, seringkali kebingungan untuk menentukan waktu yang tepat mengonsumsi kopi. Berbagai pro dan kontra masih diperdebatkan tentang cara minum kopi yang benar saat berpuasa.


    Seorang dokter asal Fakeeh University Hospital, Dubai Silicon Oasis, menyebut ada beberapa cara yang harus dilakukan jika tetap ingin kopi selama bulan ramadan. Tentunya termasuk beberapa penyesuaian karena tubuh tak akan menerima asupan kafein sebanyak hari-hari biasanya.

    Baca juga: 5 Momen Sahur Pertama Para Selebriti, Ayu Ting Ting hingga Fuji

    Berikut ini 5 tips minum kopi selama ramadan menurut Khaleej Times:

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabKonsumsi kopi saat berpuasa harus diturunkan secara berkala. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    1. Menurunkan asupannya secara berkala

    Sebenarnya ketika hendak memasuki bulan ramadan, konsumen kopi sudah harus menyiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Menurunkan asupan kopi secara berkala akan membantu tubuh beradaptasi dengan pengurangan asupan kafein selama ramadan.

    Dr. Syed Sakib Nazir menyebut kekhawatirannya pada konsumen kopi ketika mengurangi asupan kafein secara mendadak. Efeknya bisa mengalami gangguan kecemasan, sakit kepala, rasa kantuk yang parah, hingga kehilangan konsentrasi.

    Tetapi jika tak sempat menguranginya secara berkala, ada cara lain yang dapat menjadi alternatif. Yaitu mengatur waktu yang tepat untuk minum kopi antara berbuka puasa hingga waktu sahur tiba.

    2. Aturan minum kopi saat sahur

    Dokter Nazir tidak melarang konsumen kopi untuk berhenti minum kopi saat ramadan. Ia justru memberikan waktu yang tepat bagi penggemar kopi kelas berat agar tetap berpuasa dengan aman walaupun mengonsumsi kopi.

    Ia memperbolehkan konsumsi kopi saat waktu sahur dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan. Kopi harus diminum 2 jam sebelum waktu sahur berakhir. Tetapi dr. Sarah Alam selaku spesialis endokrinologi di Dubai menyebut tetap penting untuk membatasi asupan minuman berkafein.

    Konsumsi kopi saat waktu sahur dikatakan aman jika tidak dilakukan secara berlebihan. Cukup dengan 1 cangkir dan tidak menggunakan banyak pemanis atau campuran ke dalamnya.

    Tips lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Minum kopi saat berbuka puasa

    Sama seperti aturan minum kopi saat sahur, dr. Nazir menyebut boleh dan aman untuk mengonsumsi kopi setelah berbuka puasa. Tetapi tetap dengan beberapa aturan yang harus diperhatikan dan tidak sembarangan.

    Jika kamu merasa membutuhkan kopi setelah berbuka puasa, hendaknya tidak membatalkan puasa dengan kopi. Batalkan puasa dengan air putih dan makanan manis terlebih dahulu secara perlahan dan bertahap.

    Setelah dua jam dari waktu buka puasa, baru kemudian mengonsumsi kopi untuk membantu menyegarkan tubuh. Perlu diingat juga bahwa konsumsi kopi setelah berbuka puasa dibatasi hanya boleh 1 cangkir saja.

    4. Perhatikan kebutuhan hidrasi

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabJika ingin minum kopi saat berpuasa, pastikan juga kebutuhan hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Dibalik berbagai manfaatnya untuk tubuh, kopi memiliki efek diuretik yang tak dapat terelakkan. Hal ini yang menjadi alasan utama para dokter dan ahli kesehatan mewaspadai konsumsi kopi selama bulan ramadan.

    Ancaman dehidrasi dapat terjadi jika mengonsumsi kopi pada waktu dan jumlah kadar yang tak tepat. Bahkan ada kasus di Dubai yang menyebutkan seorang pasien mengalami insomnia dan gangguan mood akibat mengalami dehidrasi selama bulan ramadan.

    “Tetap menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa adalah hal yang penting, dan setiap orang harus memprioritaskan minum air mineral antara buka puasa dan imsak,” jelas dr. Alam.

    5. Tips bagi penderita diabetes

    Bagi penderita diabetes yang juga penikmat kopi kelas berat ternyata perlu perhatian khusus selama bulan ramadan. Para dokter tidak menyarankan penderita diabetes mengonsumsi kopi sembarangan tanpa konsultasi atau pengawasan dokter.

    Kondisi tubuh yang berpuasa tentu akan memengaruhi kadar insulin di dalam tubuh yang sangat sensitif efeknya bagi penderita diabetes. dr. Alam menyebut sebelum menjalankan puasa, seharusnya penderita diabetes memeriksakan kondisinya kepada dokter yang menangani.

    Tetapi jika tak sempat melakukan pemeriksaan, asupan makanannya harus tetap dijaga dengan ketat. Penderita diabetes boleh mengonsumsi kopi selama ramadan, hanya saja keseimbangan nutrisi, asupan sayur dan buah, hingga kebutuhan hidrasinya harus tetap terkendali.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Bahaya Kurang Minum Air Putih Saat Puasa, Awas Sembelit!


    Jakarta

    Saat puasa penting untuk mengatur waktu minum air putih agar kebutuhannya tetap terpenuhi. Jangan sampai terlalu sedikit karena bisa memicu 5 bahaya ini.

    Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar tubuh dapat menjalani semua fungsinya dengan normal. Jangan sepelekan efek kurang minum air putih.

    Bahaya kurang minum air putih tidak hanya haus dan dehidrasi, tapi juga sampai risiko kena penyakit kronis. Hal ini tentu ingin dihindari selama berpuasa.


    Untuk kebutuhan cairan orang dewasa rata-rata mencapai 2 liter atau 8 gelas per hari. Air putih jadi salah satu sumber cairan yang baik sebab tidak mengandung zat tambahan yang berpotensi memicu masalah buat tubuh.

    Kalau pasokan air putih kurang, ada sederet bahaya mengintai. Apa saja?

    1. Dehidrasi

    Dehidrasi adalah kondisi tubuh kekurangan cairan dengan tanda awal rasa haus. Tanda-tanda dehidrasi lain yang tidak boleh diabaikan antara lain, mulut kering, mudah lelah, urine berwarna kuning gelap dan mata cekung.

    Jika dibiarkan dalam jangka panjang, dehidrasi mengarah pada tekanan darah rendah, kulit kehilangan elastisitas dan sakit kepala atau migrain. Bahkan dehidrasi berat akan mengakibatkan syok, koma, bahkan kematian.

    2. Gangguan kekuatan otot dan sendi

    Asian woman suffering from pain in bone against gray background, Concept with hand arthritis grimace in painFoto: iStock

    Kekurangan cairan meski hanya 5 persen dari kebutuhan harian bisa mengakibatkan gangguan kekuatan otot. Kenapa? Air berfungsi melumasi sendi agar gerakan tubuh tetap lancar dan mencegah kekakuan.

    Selain itu, air berfungsi mengalirkan oksigen ke otot terutama saat otot digunakan untuk berolahraga.

    3. Gangguan sistem kekebalan tubuh

    Bahaya kurang minum air putih salah satunya gangguan sistem kekebalan tubuh.

    Air digunakan untuk melembapkan feses sehingga mudah dikeluarkan. Air pula yang membantu pembentukan urine. Kekurangan cairan akan membuat tubuh rentan menumpuk limbah dan mengganggu sistem kekebalan tubuh.

    4. Sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Sembelit tak cuma soal kekurangan serat tapi juga air. Air membantu usus besar mencerna makanan dan membentuk feses.

    Namun saat kekurangan air, usus tidak berkontraksi dengan baik sehingga menyerap terlalu banyak air sehingga susah buang air besar atau sembelit.

    5. Penyakit kronis

    Anda perlu cek lagi jumlah air putih yang diminum setiap hari. Bahaya kurang minum air putih bisa termasuk penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2, penyakit kardiovaskular, infeksi kandung kemih dan gagal ginjal.

    Ketika kekurangan cairan, tubuh akan mengeluarkan hormon vasopresin yang meningkatkan produksi hormon kortisol. Hormon ‘stres’ ini bisa memicu inflamasi kronis dalam waktu lama.

    Alhasil, dalam jangka panjang tubuh akan memproduksi batu ginjal hingga berisiko gagal ginjal dan infeksi kandung kemih.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bahaya Kurang Minum Air Putih, Dehidrasi sampai Picu Penyakit Kronis”

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Bebas Sembelit! Ini 7 Makanan dan Minuman untuk Dikonsumsi Selama Puasa


    Jakarta

    Pada hari-hari awal puasa, banyak orang alami sembelit karena penyesuaian pola makan. Untuk menghindari hal tersebut, berikut 7 makanan dan minuman yang bagus dikonsumsi saat sahur dan buka.

    Sembelit atau konstipasi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan dalam proses buang air besar (BAB). Penyebabnya beragam seperti kurang serat dan kurang aktivitas fisik.

    Biasanya sembelit juga terjadi di awal-awal masa puasa, terutama karena pola makan yang tidak tepat. Kondisi ini pun bikin perut tidak nyaman dan mengganggu aktivitas.


    Beruntung sembelit bisa dicegah dengan cara alami melalui konsumsi beberapa makanan dan minuman. Nutrisinya berupa serat hingga probiotik yang bantu melancarkan pencernaan.

    Mengutip Medical News Today (11/3/2024), berikut 7 makanan dan minuman untuk cegah sembelit:

    1. Probiotik

    Probiotik adalah bakteri menguntungkan yang bantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan melembutkan feses. Dalam sebuah penelitian tahun 2017 ditemukan konsumsi probiotik dalam mengatasi konstipasi lebih baik 10-40% dibanding plasebo.

    Beberapa makanan dan minuman mengandung probiotik seperti yogurt, kimchi, sauerkraut, hingga kefir. Pastikan mengonsumsi sumber probiotik secara rutin agar bebas sembelit.

    2. Sayuran tinggi serat

    brokoliFoto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

    Sayuran adalah makanan mengandung serat tidak larut yang berfungsi menambah berat feses. Dengan begitu, BAB bakal lebih teratur.

    Konsumsi sayuran tinggi serat untuk mendapat manfaat bebas sembelit. Nutrisi di dalamnya juga mampu melindungi usus seperti sulforaphane (banyak terkandung pada brokoli) yang dapat mencegah pertumbuhan berlebih mikroorganisme usus yang mengganggu kesehatan pencernaan.

    3. Kacang-kacangan

    Kabar baik untuk pencinta kacang-kacangan karena makanan favorit mereka tinggi serat sehingga bermanfaat atasi sembelit. Sebuah penelitian tahun 2017 menemukan kalau konsumsi 100 gram kacang-kacangan matang memenuhi 26% kebutuhan harian akan asupan serat yang direkomendasikan di Amerika Serikat.

    Beberapa kacang tinggi serat antara lain kacang putih, kacang hitam, kacang polong, kacang hijau, hingga kacang merah. Bonusnya lagi, kacang-kacangan bisa diolah menjadi ragam makanan enak.

    4. Buah tinggi serat

    buah baby kiwiFoto: Istimewa

    Untuk mengatasi sembelit, secara khusus kamu dapat mengonsumsi buah-buahan yang tinggi serat. Kiwi, apel, pir, anggur, dan buah berry jadi pilihan tepat.

    Pada apel dan pir, misalnya, mengandung tinggi air yang mencegah konstipasi dan memudahkan pencernaan. Lalu pada kiwi ada enzim actinidin yang meringankan gejala gastrointestinal bagian atas.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Roti atau pasta gandum utuh

    Produk gandum utuh adalah sumber serat tidak larut yang sangat bagus. Biasanya berupa roti, sereal, atau pasta. Makanan ini juga bisa diolah menjadi aneka hidangan lezat, tapi pastikan pilih yang alami.

    6. Air putih

    air putihFoto: Getty Images/andreswd

    Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar kamu bebas sembelit. Sebab cairan ini berfungsi melembabkan feses dan melancarkan perjalanannya melalui sistem pencernaan.

    Pastikan minum banyak air putih setiap hari. Kebutuhannya bisa didasarkan pada berat badan, tapi rata-rata sekitar 2 liter.

    7. Minyak zaitun

    Minyak zaitun tak hanya bagus untuk kulit, tapi juga kesehatan secara umum. Dalam kaitannya dengan konstipasi, konsumsi minyak zaitun ternyata bersifat laksatif ringan sehingga bisa melancarkan jalannya feses di sistem pencernaan.

    Selain itu, minyak zaitun juga mengandung senyawa antioksidan yang bagus untuk kesehatan. Sifatnya juga antibakteri dan antiinflamasi. Supaya makin enak, jadikan minyak zaitun saus dressing salad.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur Bantu Hidrasi dan Dorong Energi


    Jakarta

    Asupan makanan saat sahur penting untuk menjaga energi tubuh sepanjang puasa. Secara khusus, kamu perlu konsumsi makanan yang mampu menghidrasi tubuh seperti makanan ini.

    Memasuki Ramadan, umat muslim wajib melaksanakan puasa. Mereka harus menahan nafsu makan, minum, dan hal lain yang membatalkan puasa sejak fajar hingga terbenamnya matahari.

    Karena saat puasa tubuh tidak diberi asupan makan dan minum selama beberapa jam, oleh karena itu penting memilih makanan apa saja yang masuk saat sahur.


    Makanan yang dikonsumsi perlu mengandung nutrisi esensial. Nutrisi ini mampu memberi stamina tambahan sekaligus menghidrasi tubuh sepanjang hari.

    Merangkum ndtv.com (11/05), berikut rekomendasi 5 makanan bernutrisi yang cocok dikonsumsi saat sahur:

    1. Telur

    puding telur mentahTelur merupakan protein yang bisa dikonsumsi saat sahur karena mampu menahan lapar. Foto: sora news

    Telur mengandung banyak protein, mineral, dan vitamin. Konsumsi telur saat sahur bisa membuat perut kenyang lebih lama. Hal ini berkat kandungan protein dan lemak yang mampu membuat seseorang tidak cepat lapar.

    Banyak cara mengonsumsi telur. Bisa diolah dengan berbagai sayuran atau dijadikan omelet. Omelet bisa ditambah dengan bayam, jamur, atau tomat agar lebih bernutrisi.

    Selain diolah menjadi omelet, kamu juga bisa mengonsumsi telur rebus.

    2. Ikan atau ayam

    Fresh organic chicken breast with spices ready to cookDada ayam atau ikan juga baik dikonsumsi saat sahur. Foto: Getty Images/da-kuk

    Jenis protein lain yang bisa dikonsumsi yaitu ikan atau ayam.

    Ikan dikenal mampu meningkatkan vitalitas tubuh. Namun, jangan olah ikan dengan cara digoreng. Konsumsi Ikan goreng hanya akan membuat perut kembung. Selain itu, makanan yang digoreng membuat tenggorokan semakin serat dan haus.

    Kamu bisa mengonsumsi jenis ikan seperti sarden, tuna, hingga salmon. Ikan juga bisa diolah dengan cara dipanggang.

    Selain itu, ayam juga bisa dikonsumsi saat sahur. Ayam memiliki nutrisi yang mampu memberikan energi sepanjang hari. Agar nutrisi yang didapat maksimal, ayam bisa dikonsumsi bersama dengan sayuran.

    Rekomendasi makanan sehat untuk sahur lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Buah dan sayuran

    Ilustrasi semangkaBuah dan sayuran yang mengandung banyak air bisa dikonsumsi. Misalnya buah semangka ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/463421fc_202

    Buah dan sayuran juga merupakan makanan yang perlu dikonsumi saat sahur. Kedua makanan ini kaya vitamin dan mineral yang mampu menambah energi bagi tubuh.

    Selain itu, buah dan sayuran juga mengandung air yang tidak kalah menghidrasi seperti air putih.

    Kamu bisa mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak air. Misalnya, semangka, tomat, jeruk, mentimun, hingga bayam.

    Selain buah-buahan tersebut, kamu juga bisa mengonsumsi pisang karena buah ini kaya akan mineral, magnesium, dan pottasium yang dapat membuat perut kenyang lebih lama.

    4. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan juga bagus dikonsumsi saat sahur karena dengan kuantitas yang sedikit, kacang bisa memberi rasa kenyang lebih lama.

    Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks dan protein yang bersifat mengenyangkan. Sehingga cocok dikonsumsi saat sahur. Kandungan serat yang cukup tinggi pada kacang kacangan juga penting memperbaiki jaringan tubuh.

    Kamu bisa mengonsumsi kacang-kacangan, seperti almond atau bahkan edamame.

    5. Oatmeal

    Ilustrasi OatmealMakan Oatmeal saat sahur juga mampu memberi rasa kenyang. Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

    Oatmeal merupakan jenis karbohidrat dan protein yang mampu memberi energi tambahan pada tubuh. Oatmeal juga mengandung serat tinggi, vitamin, folat, dan vitamin.

    Kandungan serat dalam oatmeal dapat meningkatkan bakteri baik di saluran pencernaan. Konsumsi oatmeal mampu menurunkan risiko sembelit atau susah buang air.

    Konsumsi oatmeal saat sahur juga memberikan manfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Oatmeal bisa meningkatkan respon insulin yang memungkinkan penurunan kadar gula darah.

    Oatmeal bisa dikonsumsi begitu saja atau dimakan bersama aneka buah-buahan, seperti strawberry, blueberry, atau pisang. Bisa ditambah madu, biji chia, hingga kacang almond.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer