Tag: manfaat kopi

  • Minum Kopi Saat Diet ‘Intermittent Fasting’ Ini Saran Ahli

    Minum Kopi Saat Diet ‘Intermittent Fasting’ Ini Saran Ahli


    Jakarta

    Minum kopi secara rutin disebut dapat menurunkan berat badan. Namun, apakah aman ketika dikonsumsi pelaku diet intermittent? Berikut fakta yang diberikan ahli.

    Intermittent fasting atau puasa intermitten merupakan metode diet yang populer belakangan ini. Pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa sebagai jendela makan.

    Mereka yang menjadi metode diet ini akan mengatur waktu makan dalam kurun waktu tertentu. Umumnya berpuasa selama 16 jam dan bebas makan selama 8 jam. Meski dibebaskan, tentu saja harus diimbangi dengan makanan bergizi.


    Dilansir dari Woman’s World (12/8/2024), minuman yang banyak dipertanyakan ketika diet intermittent adalah kopi. Cesar Lara, selaku ahli diet akan menjelaskan terkait diet intermittent dan kopi.

    Jadi, apakah minum kopi aman saat diet intermittent? Dr. Lara mengungkapkan bahwa kopi bukan hal yang membahayakan untuk metode diet itu.

    Mengutip Very Well Fit, kopi hitam bebas kalori, ada juga sedikit protein dan mineral lainnya, seperti kalium, magnesium, fosfor, mangan, folat, dan kolin.

    Diketahui juga kopi mengandung kafein yang tinggi. Menurut Medical News Today, dalam 237 ml kopi (1 cangkir) terdiri atas 80-100 mg kafein.

    “Jika minum kopi, kopi itu harus yang hitam. Tak boleh dicampur bahan lain yang mengandung kalori,” ungkap Dr. Lara.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Foto: Ilustrasi iStock

    Ia juga menjelaskan bahwa kopi hitam pada dasarnya adalah minuman bebas kalori dan tak memicu reaksi insulin. Insulin merupakan hormon yang membantu tubuh dalam menyimpan glukosa untuk energi.

    Saat menghindari makanan dan minuman yang merangsang produksi insulin akan membantu dalam pembakaran lemak tubuh. Tentunya akan bermanfaat untuk diet intermittent.

    Selain membakar lemak, apa manfaat lain dari mengonsumsi kopi?

    “Kopi merupakan stimulan yang dapat membantu fungsi otak, memberi sedikit energi (semangat),” kata Dr. Lara.

    Kafein yang merupakan senyawa aktif dalam kopi dapat meningkatkan fokus seseorang. Ini juga membantu dalam menekan nafsu makan sementara waktu.

    Lantas, apakah mencampurkan bahan lain ke dalam secangkir kopi dapat menghalangi diet intermittent?

    Dr. Lara menjelaskan, “Jika menambahkan krim dalam secangkir kopi atau memasukkan zat lain, itu akan menghalangi diet intermittent.”

    Hal ini karena susu, krim, gula, atau sirup perasa lain dapat menambahkan kalori pada secangkir kopi. Pemanis buatan yang ditambahkan juga dapat merangsang pelepasan insulin pada beberapa orang, sehingga gula darah tak mengalami penurunan.

    Padahal, cara kerja dari diet intermittent adalah mengurangi glukosa yang kemudian menurunkan insulin. Namun, jika kopi hitam dirasa terlalu pahit bisa menambahkan sedikit kayu manis untuk menyeimbangkan rasa tanpa menambahkan kalori.

    Asupan kopi hitam saat diet intermittent juga jangan berlebihan. Dr. Lara memperingatkan bahwa konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping, seperti stres yang membuat tubuh memproduksi gula sendiri.

    (yms/yms)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 5 Racikan Kopi Ini Bisa Turunkan BB, Bulletproof hingga Americano


    Jakarta

    Kopi menjadi minuman sehat yang memiliki beragam manfaat, termasuk untuk turunkan berar badan. Seperti beberapa racikan kopi yang enak ini.

    Kopi populer dijadikan minuman diet, karena mengandung kafein yang tinggi. Mengutip Health Line (23/10), kafein dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak. Kopi juga disebut dapat mengurangi nafsu makan.

    Racikan kopi yang baik untuk dijadikan minuman diet sudah pasti kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya. Namun, banyak juga yang meracik kopi hitam untuk diet dengan tambahan lemon, kayu manis, hingga mentega.


    Berikut 5 racikan kopi yang disebut bisa menurunkan berat badan:

    1. Kopi Campur Lemon

    Cup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focusCup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focus Foto: Getty Images/iStockphoto/Ramann

    Lemon diketahui sebagai buah citrus dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Pada 100 gram lemon mengandung 53 mg vitamin C yang dapat memenuhi asupan nutrisi 60 persen. Lemon juga bermanfaat untuk menjaga imunitas hingga diet, seperti dikutip dari Health Line.

    Oleh karena itu, lemon kerap dicampurkan bersama racikan kopi hitam. Samantha Cassetty, seorang ahli gizi di New York membenarkan jika kopi campur lemon baik untuk diet. Lemon bisa menyebabkan defisit kalori dan penurunan berat badan.

    Caranya bisa dengan menyeduh kopi hitam biasa, lalu masukkan perasan air lemon. Penyajian dengan es batu juga menambah kenikmatan rasanya.

    2. Kopi Bulletproof

    Kopi bulletproof merupakan jenis kopi yang unik. Racikannya berupa kopi hitam yang dicampurkan dengan sepotong kecil mentega. Kopi ini populer karena rasa creamy gurihnya.

    Bila mengutip Coffee Affection, kopi bulletproof ternyata cocok dikonsumsi oleh pelaku diet keto. Karena diet keto mengacu pada konsumsi lemak dalam jumlah tinggi dan mengurangi asupan karbohidrat untuk menginduksi proses pembakaran lemak yang disebut ketogenesis.

    Cara membuatnya terbilang simpel, tapi banyak yang menggunakan blender untuk mencampur mentega ke dalam kopi. Sehingga menghasilkan kopi dengan foam (berbusa) halus.

    Racikan kopi untuk diet lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya…

    3. Kopi Campur Kayu Manis

    Kayu manis cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi, karena dapat berperan sebagai pemanis alami. Diketahui juga bahwa kayu manis mengandung senyawa ‘cinnamaldehyde’ yang memberikan rasa dan aroma pedas yang kuat, seperti mengutip Drink Trade.

    Selain rasanya yang enak, kayu manis juga memberikan sejumlah manfaat sehat, termasuk menurunkan berat badan. Menurut Rice University, sebuah penelitian menemukan bahwa kafein dapat meningkatkan oksidasi lemak yang jika dipadukan dengan kayu manis dapat memberikan efek penurunan berat badan.

    Kombinasi antara kopi dan kayu manis juga dapat menahan nafsu makan. Sehingga, lebih mudah untuk menahan rasa lapar di pagi hari.

    4. Iced Americano

    Ice coffee in a tall glass. Cold summer drink on a wooden background with copy space.Ice coffee in a tall glass. Cold summer drink on a wooden background with copy space. Foto: Getty Images/Arta Sermule

    Iced Americano menjadi minuman paling populer di Korea Selatan. Mereka kerap menyebutnya sebagai AA atau ‘Ais Americano’. Jenis racikan kopi satu ini kerap dinikmati sebagai minuman diet.

    Racikannya berupa double shot espresso yang ditambahkan air panas, kemudian disajikan dingin dengan tambahan es batu. Ternyata, memang racikan Iced Americano ini cocok dinikmati untuk diet, hal ini dijelaskan oleh Spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF, seperti dikutip dari detikHealth (2/11/2024).

    Menurutnya, Iced Americano memiliki kandungan nol persen dan kalori rendah. “Boleh dikonsumsi secara rutin asalkan tidak ditambahkan gula, pemanis, dan juga dia tidak memicu terjadinya asam lambung meningkat,” ucap dr Putri.

    5. Kopi Campur Bubuk Protein

    Racikan kopi campur bubuk protein sempat viral beberapa waktu lalu. Banyak dinikmati oleh pelaku diet atau mereka yang berolahraga.

    Melansir Health Line, menambahkan bubuk protein ke dalam racikan kopi memiliki potensi penurunan berat badan. Hal ini karena ada kandungan protein yang dapat mengurangi rasa lapar, sehingga bisa kenyang lebih lama.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi? Ini Kata Dokter Ahli


    Jakarta

    Penderita diabetes harus memantang beberapa makanan dan minuman agar gula darah tetap stabil. Bagaimana dengan konsumsi kopi? Begini penjelasan ahli!

    Kopi merupakan minuman sehat yang memiliki berbagai manfaat sehat untuk tubuh. Salah satunya mengandung zat antioksidan yang baik untuk imunitas tubuh.

    Minum kopi juga disebutkan baik untuk diet, karena menunjang proses metabolisme tubuh. Bagaimana jika dikonsumsi oleh penderita diabetes?


    Dilansir dari Only My Health (5/7), terkait konsumsi kopi pada pasien diabetes, Dr Shivane, Consultant Diabetology and Metabolic Physician, Department of Endocrinology, Jaslok Hospital and Research Center, Mumbai mengatakan kalau dampaknya beragam. Shivane juga menambahkan bahwa meskipun beberapa penelitian kopi menunjukkan kadar gula darah dapat turun, ternyata juga ada dampak buruknya.

    Kopi dapat mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin yang merupakan hormon pengatur gula darah. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah hingga menimbulkan masalah.

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Minum Kopi Foto: iStock

    Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang minum 3-4 cangkir kopi sehari mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2.Para peneliti percaya bahwa zat dalam kopi, seperti asam klorogenat dan kafein, mungkin bertanggung jawab atas efek positif ini.

    Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum hingga 6 cangkir sehari memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2. Berbanding terbalik dengan mereka yang jarang minum kopi.

    Menariknya, manfaat ini tampaknya berasal dari kopi berkafein dan tanpa kafein. Berarti hal ini menunjukkan bahwa mungkin ada lebih dari sekedar kafein yang berperan.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan kopi yang tinggi justru dapat menyebabkan resistensi insulin pada beberapa orang. Jadi, Dr Shivane menyimpulkan bahwa pasien diabetes boleh minum kopi, tapi dalam jumlah sedikit.

    Jumlahnya mengacu pada anjuran minum kopi per hari, menurut Mayo Clinic. Sejumlah 1-4 cangkir kopi per hari (400 miligram per hari). Dianjurkan mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis dan krimer atau susu. Lebih baik lagi jika penderita diabetes berkonsultasi dulu pada dokter untuk takaran tepat minum kopi.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Apakah Sehat Minum Kopi Setiap Hari? Ini Anjuran Ahli Gizi


    Jakarta

    Kopi mengandung senyawa penting yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, amankan jika mengonsumsi kopi setiap hari?

    Kopi identik dengan kandungan kafein atau disebut juga sebagai stimulan alami. Kafein tersebut bekerja dengan merangsang otak dan sistem saraf pusat.

    Manfaatnya bisa meningkatkan energi, mencegah rasa lelah, hingga menghindari risiko penyakit kronis. Selain kafein, kopi juga mengandung senyawa penting lainnya.


    Hal tersebut telah dibuktikan oleh seorang ahli gizi, Lorraine Kearney, RD, CDN, dan CEO New York City Nutrition. Dikutip dari Delish (19/01/24) berikut penjelasannya.

    1. Nutrisi penting kopi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi ini mengandung beberapa nutrisi penting selain kafein, seperti magnesium dan polifenol. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi diekstraksi dari biji kopi yang dipanggang dan digiling. Kopi ini mengandung beberapa nutrisi penting selain kafein, seperti magnesium dan polifenol.

    Nutrisi tersebut berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Banyak penelitian dan ahli gizi yang menemukan potensi manfaat kesehatan dari kopi.

    “Kopi kaya akan antioksidan, stimulan alami yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, konsentrasi, dan kewaspadaan,” ujar Kearney.

    Kearney mengatakan dengan rutin mengonsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu, penyakit Parkinson hingga Alzheimer.

    2. Risiko kesehatan dari kopi

    Meski dikemas dengan nutrisi penting, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa minum kopi juga bisa menimbulkan risiko atau efek samping pada kesehatan.

    “Kandungan kafein dalam kopi bisa berbeda-beda, tergantung faktor seperti jenis biji kopi, cara penyeduhan, dan takaran saji,” tutur Kearney.

    Menurut Kearney, secangkir kopi umumnya mengandung 95-200 mg kafein. Sementara itu, Food and Drug Administration (FDA) menyebutkan 400 mg kafein adalah jumlah yang tidak dikaitkan dengan efek negatif.

    3. Efek kafein

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Foto: Ilustrasi iStock

    Lebih lanjut, FDA menjelaskan bahwa efek kafein bisa berbeda-beda di setiap orang tergantung seberapa sensitif tubuh mereka terhadap kafein.

    Juga seberapa cepat tubuh mereka dapat memetabolismenya. Kearney mengatakan bahwa terlalu banyak minum kopi bisa menyebabkan kecemasan, masalah pencernaan, tremor otot, sakit, kepala, ketergantungan kafein, hingga gangguan penyerapan kalsium.

    Selain itu, kafein yang berlebih juga dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Kearney menyarankan agar mereka yang memiliki masalah jantung dan refluks asam menghindari kopi.

    4. Batasan kafein

    Kafein pada kopi bisa berakibat fatal jika dikonsumsi berlebihan. Sebelumnya FDA mengatakan bahwa 400 mg kafein setiap hari masih batas aman.

    Khusus untuk wanita hamil, disarankan membatasi kafein hingga 300 mg per hari. Yang pasti, jangan sampai berlebihan hingga mencapai 1.200 mg kafein per hari.

    FDA menjelaskan bahwa jumlah tersebut dapat menyebabkan efek toksik seperti kejang. Bahkan pada 2023 lalu, ada kasus kematian seorang siswa dengan penyakit jantung yang terjadi usai minum Charged Lemonade yang mengandung kafein.

    5. Bolehkan minum kopi setiap hari?

    Racikan kopi campur lada hitamMinum kopi setiap hari aman asalnya tidak berlebihan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sehat atau tidaknya minum kopi setiap hari pada akhirnya tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing dan seberapa banyak kamu mengonsumsi kopi.

    “Ini bervariasi berdasarkan toleransi individu terhadap kafein dan seberapa sensitif mereka terhadap efeknya, juga seberapa cepat mereka metabolismenya,” ujar Kearney.

    Untuk pilihan rendah kalori, Kearney merekomendasikan untuk mengonsumsi kopi hitam dengan sedikit gula, krim, atau perasa. Akan lebih baik tanpa gula tambahan.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Membuat Orang Panjang Umur

    Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Membuat Orang Panjang Umur


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari disebut bisa membantu orang lebih panjang umur. Klaim ini didukung oleh penelitian yang membahas hal ini.

    Hidup sehat dan panjang umur adalah impian dari banyak orang. Ada beragam cara yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, mulai dari menjaga pola makan, menghindari rokok, rajin berolahraga, dan lain sebagainya.

    Selain hal-hal tersebut, sebagian orang juga percaya rutin minum kopi dapat memperpanjang umur. Tapi, apakah benar kopi bisa bikin panjang umur?


    Faktanya, sejumlah penelitian memang menganalisa kaitan antara kopi dan panjang umur. Dilansir dari Prevention (22/01), minum kopi di waktu tertentu juga disebut bisa membuat orang lebih panjang umur.

    Rutin Minum 2 Cangkir Kopi Hitam Sehari Bikin Panjang UmurRutin Minum 2 Cangkir Kopi Hitam Sehari Bikin Panjang Umur Foto: Getty Images/iStockphoto/thawisak rattanasit

    Hal ini disebutkan dalam European Heart Journal yang menganalisa 40,725 orang dewasa di U.S National Health dan Nutrition Examination Survey (NHANES), dalam rentang waktu 1999-2018. Peserta yang mengikuti penelitian ini ditanya tentang makanan dan minuman yang mereka konsumsi setiap harinya, termasuk pola mereka minum kopi.

    Kemudian semua informasi yang dikumpulkan ini dikaitkan dengan data kematian hingga penyebab kematian dalam rentang waktu 10 tahun terakhir.

    Para peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki kemungkinan 16% lebih rendah risikonya untuk meninggal karena penyebab apa pun, dan memiliki risiko 31% lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan yang tidak minum kopi.

    Namun, tidak ada penurunan risiko pada orang yang minum kopi sepanjang hari, dibandingkan dengan yang tidak minum kopi.

    Peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian dan penyakit jantung yang lebih rendah. Ini berlaku baik bagi mereka yang minum 2-3 cangkir kopi per hari, maupun yang minum lebih dari 3 cangkir. Sementara itu, orang yang hanya minum satu cangkir atau kurang di pagi hari, efek penurunan risikonya lebih kecil.

    Saat Menikmati Kopi, Bagusnya Cepat atau Pelan-pelan?Saat Menikmati Kopi. Foto: iStock

    “Temuan kami menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah kopi yang diminum, tapi juga waktu meminumnya yang penting,” kata Lu Qi, profesor di Celia Scott Weatherhead School of Public Health and Tropical Medicine di Tulane University.

    “Biasanya, kami tidak memberikan saran soal waktu dalam panduan diet, tapi mungkin di masa depan, hal ini perlu dipertimbangkan.” lanjutnya.

    Lalu bagaimana kopi dapat memberikan manfaat bagi kesehatan? Selain membuat seseorang merasa lebih semangat dan bertenaga, kopi juga mengandung asam fenolat dan flavonoid, antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Selain itu ahli spesialis jantung Adedapo Iluyomade, di Baptist Health Miami Cardiac & Vascular Institute menambahkan bahwa ada kaitan jelas antara waktu minum kopi dan panjang umur.

    Karena jika orang rajin minum kopi di waktu-waktu tertentu, maka bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh. Misalnya mengonsumsi kopi di sore hari, kandungan kafeinnya ini bisa mengganggu pola tidur dan sekresi melatonin yang bisa mengurangi manfaat kesehatan dari kopi itu sendiri.

    Sementara minum kopi di pagi hari tidak akan terlalu mengganggu ritme tubuh seseorang.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula


    Jakarta

    Minum kopi pada pagi hari memang memiliki banyak manfaat kesehatan. Apalagi jika kopi diminum tanpa tambahan pemanis atau gula. Begini efeknya untuk tubuh.

    Minuman yang kaya akan antioksidan ini disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker.

    Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat, bahkan memiliki kalori tinggi.


    Dilansir dari berbagai sumber, ada banyak manfaat kesehatan dari kopi tanpa gula atau pemanis buatan. Berikut lima daftarnya:

    1. Tingkatkan Daya Ingat dan Kinerja Fisik

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi dapat membantu meningkatkan kinerja fisik. Kopi bekerja dengan meningkatkan kadar epinefrin (adrenalin) dalam darah, yang mempersiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Ini juga memecah lemak tubuh yang tersimpan dan melepaskan sel lemak ke dalam aliran darah dalam bentuk asam lemak bebas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk aktivitas fisik yang berat.

    Selain itu, seiring bertambahnya usia dapat mengurangi daya ingat seseorang atau disebut pikun. Nah, untuk meningkatkan daya ingat bisa dilakukan dengan rutin minum kopi. Terutama kopi hitam tanpa gula dan tambahan lainnya, dipercaya bagus untuk meningkatkan daya ingat. Minum kopi hitam secara teratur akan membantu mengatasi hal ini dengan menjaga saraf tetap aktif. Sehingga mampu meningkatkan fungsi otak.

    Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian tahun 2018 oleh Crystal F Haskell-Ramsay, yang mengaitkan manfaat kopi dengan suasana hati dan fungsi otak.

    2. Mengurangi Risiko Diabetes

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi tanpa gula dapat membantu seseorang mengurangi risiko diabetes tipe dua. Selain tidak adanya kandungan gula dalam kopi membuat kopi mampu mengendalikan diabetes dengan meningkatkan produksi insulin.

    Lebih lanjut, lewat penelitian Coffee Consumption, Obesity and Type 2 Diabetes tahun 2016 oleh Roseane Maria Maia Santos, menunjukkan bahwa minum 3-4 cangkir (720-960 ml) kopi per hari bisa melindungi seseorang dari diabetes tipe 2.

    Pasalnya, ada kandungan kafein dan asam klorogenat dalam kopi yang berkaitan dengan penemuan ini.

    3. Bagus untuk Kesehatan Jantung

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Asupan kopi hitam yang teratur pada awalnya bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, tapi efek ini akan berkurang seiring berjalannya waktu.

    Minum 1-2 cangkir kopi hitam tanpa gula setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular termasuk stroke. Kopi hitam juga mengurangi tingkat peradangan di tubuh.

    Sebelumnya ada analisis data dari tiga uji coba penyakit jantung besar dan terkenal yang diterbitkan jurnal American Heart Association Circulation: Heart Failure. Studi ini menemukan bahwa semakin banyak orang minum kopi, maka semakin rendah risiko gagal jantung. Namun, perlu dicatat bahwa manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang meminum kopi tanpa kafein.

    4. Pembakar Lemak Alami

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Tak perlu konsumsi pil diet yang dapat membakar lemak, cukup konsumsi kopi hitam di pagi secara teratur. Dilansir dari Lean Joe Bean, kopi mengandung banyak kafein yang merupakan pembakar lemak alami.

    Dalam beberapa penelitian, kafein menstimulasi lemak cokelat atau brown fat. Brown fat merupakan jenis lemak yang membantu membakar kalori, untuk membuat tubuh tetap hangat.

    Peneliti menyarankanminum kopi hitam, karena jenis kopi hitam memiliki kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi lainnya.

    Dalam satu cangkir kopi hitam (270 gram) tanpa gula atau susu, hanya mengandung 1 kalori dan 0,3 protein. Sehingga minuman ini cocok diminum bagi orang yang tengah diet.

    5. Mengurangi Stres

    Kerjaan yang menumpuk dapat membuat mudah stres dan depresi. Cara menenangkan pikiran adalah dengan minum kopi hitam tanpa gula, meminum kopi saat sedang stres bisa membantu mengubah mood seseorang menjadi lebih baik.

    Kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi dopamin, serotonin, dan noradrenalin. Semuanya merupakan neurotransmiter penting yang meningkatkan mood. Dengan berkurangnya stres, seseorang akan terlihat lebih awet muda.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Peneliti Temukan Bakteri Baik pada Kopi yang Sehatkan Usus

    Peneliti Temukan Bakteri Baik pada Kopi yang Sehatkan Usus


    Jakarta

    Ilmuwan baru saja menemukan manfaat besar kopi bagi kesehatan. Ada banyak kandungan bakteri baik pada kopi untuk kesehatan usus. Ini penjelasannya!

    Kopi telah lama disebut-sebut memiliki banyak manfaat kesehatan. Mulai dari kesehatan jantung, otak, hingga hati. Mengingat kopi memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Selain itu, ada banyak ribuan senyawa yang terkandung dalam setiap cangkir. Belum lama ini sebuah penelitian menemukan temuan baru, kaitan antara kopi dan kesehatan usus.


    Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Microbiology tersebut mengungkap adanya kandungan bakteri baik dalam kopi, seperti dilansir Food and Wine (09/03/25). Berikut faktanya!

    1. Hasil temuan peneliti

    Biji kopiBiji kopi mengandung bakteri baik. Foto: iStock

    Dalam studi ini, para peneliti menganalisis sampel tinja dari 22.867 peserta untuk memahami dampak kopi pada bakteri usus.

    Mereka mengkategorikan peserta ke dalam tiga kelompok, yakni kelompok ‘tidak pernah minum kopi’, kelompok ‘peminum kopi’, dan kelompok ‘peminum kopi berat’.

    Para peneliti menemukan bahwa peminum kopi memiliki kadar yang tinggi pada satu jenis bakteri, yakni L. asaccharolyticus.

    Hasilnya menunjukkan bahwa minum kopi dapat memberikan efek positif pada usus yang akan membantu pertumbuhan bakteri baik.

    2. Pentingnya kesehatan usus

    Profesor klinis di University of Chicago sekaligus kepala staf ilmiah di Endeavor Health Michael Caplan, MD mengatakan bahwa mikrobioma dalam usus sangatlah penting.

    “Bakteri baik dalam usus kita sangat penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan, dan memiliki mikrobioma yang beragam sangatlah penting,” tutur Michael Caplan.

    Menurutnya, usus yang sehat dapat membantu mencegah diare yang disebabkan oleh antibiotik, dan bahkan dapat berperan dalam mengatasi obesitas, penyakit jantung, dan hasil kemoterapi.

    Usus juga menampung sebagian besar sel imun, sehingga sangat penting untuk melindungi dan menjaga kekuatannya. Usus yang sehat juga mendukung pencernaan, mengurangi peradangan, dan memengaruhi pikiran kita.

    Fakta tentang manfaat kopi untuk usus ada di halaman selanjutnya.

    3. Korelasi kopi pada bakteri baik

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKandungan polifenol pada kopi bagus untuk kesehatan usus. Foto: Ilustrasi iStock

    Lebih lanjut, Dr. Caplan menunjukkan bahwa sebenarnya bukan hanya kafein yang meningkatkan bakteri baik. Kopi tanpa kafein pun dapat memberikan efek positif pada usus.

    Hal tersebut karena peran dari polifenol, termasuk asam klorogenat dan asam kuinat, yang ditemukan dalam kopi yang membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol bertindak seperti prebiotik. Mereka memberi makan dan mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.

    4. Berapa banyak konsumsi kopi untuk mendapatkan manfaat ini?

    Dr. Caplan mengatakan bahwa untuk mendapatkan manfaat ini disarankan minum 1-2 cangkir kopi setiap hari. Jumlah itu cukup untuk merangsang flora usus agar siap meningkatkan kesehatan.

    “Jumlah tersebut sejalan dengan rekomendasi Food and Drug Administration (FDA), yang membatasi asupan kafein tidak lebih dari 400 miligram dalam sehari atau sekitar 4 cangkir,” tuturnya Dr. Caplan.

    Bisa juga menambahkan sedikit susu dan gula, karena menurut Dr. Caplan bahan tambahan tersebut tidak akan memengaruhi manfaat kesehatan usus, asalkan tidak berlebihan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Bisa Cegah Perkembangan Sel Kanker karena 4 Komponen Ini

    Minum Kopi Bisa Cegah Perkembangan Sel Kanker karena 4 Komponen Ini


    Jakarta

    Banyak ahli mencoba membuktikan khasiat kopi terhadap tubuh. Salah satu yang menarik ialah komponen aktif yang dapat mencegah perkembangan sel kanker pada tubuh.

    Segarnya kopi selama ini lebih terkenal untuk membantu meningkatkan fokus dan menyegarkan mata saja. Tetapi sudah banyak penelitian yang dilakukan ahli untuk melihat lebih jauh dari khasiatnya tersebut.

    Sebagaimana diketahui bahwa kopi berasal dari sebuah tanaman yang tentu memiliki komponen kimia alami di dalamnya. Ada beberapa komponen yang ditemukan ahli dan dipercaya dapat meminimalisir serta mencegah perkembangan kanker.


    Untuk mendapatkan khasiatnya tersebut konon kopi cukup diminum dengan rutin merujuk pada dosis aman, yakni tak lebih dari 4 cangkir setiap hari. Mulai dari kafein, antioksidan, hingga asam klorogenat di dalamnya terbukti dapat mengatasi sel kanker.

    Baca juga: Kacau! Harga Makanan Kemahalan, 5 Pengunjung Restoran Kabur Tak Bayar

    Berikut ini 4 komponen aktif dalam kopi yang dapat mencegah perkembangan kanker:

    Menurut Ahli Ini 4 Faktor yang Pengaruhi Rasa Kopi Secara PsikologisKafein di dalam kopi berperan sebagai antiinflamasi yang mencegah kerusakan sel dan perkembangan sel kanker. Foto: Getty Images/Farknot_Architect

    1. Kafein

    Kafein yang paling banyak terkandung di dalam kopi merupakan komponen antagoni dari adenosis pada otak. Alasan minum kopi dapat mencegah kantuk ialah karena kafein memblokir reseptor adenosin.

    Secara umum kafein yang terserap pada orak akan menstimulasi baik fisik maupun kemampuan kognitif. Setelah diserap oleh reseptor adenosin, kafein baru disebarkan ke seluruh tubuh termasuk usus halus dan organ lainnya.

    Melansir National Library of Medicine, masuknya kafein ke dalam tubuh juga berperan sebagai inflamasi dan mengurangi terjadinya proses inflamasi yang merusak sel tubuh. Ketika sel tubuh rusak dan terpapar stres oksidatif serta pengaruh lainnya sel kanker akan lebih mudah berkembang.

    2. Cafestol dan Kahweol

    Ada molekul-molekul terstruktur di dalam kopi yang bernama cafestol dan kahweol. Pada berbagai hasil penelitian ahli dikonfirmasi bahwa kedua senyawa tersebut memiliki peran sebagai antiinflamasi dan antiangiogenik.

    Peran antiangiogenik ini dibutuhkan guna mencegah inflamasi angiogenesis. Jenis inflamasi tersebut merupakan salah satu cara sel kanker dan tumor akan memperluas paparannya dan menjadi ganas.

    Sementara ini, pada penelitiannya terhadap manusia, cafestol dan kahweol terbukti potensial dalam menghentikan pertumbuhan tumor. Namun tetap dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam guna melihat berbagai efek yang mungkin terjadi.

    Komponen pencegah kanker dalam kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Asam Klorogenat

    Asam klorogenat merupakan kadar asam yang berada di tengah-tengah kafein dan asam quinat. Komponen ini merupakan jenis polifenol yang secara alami terbentuk pada tanaman.

    Asam klorogenat dalam kopi ditemukan dalam kadar yang cukup tinggi yaitu mencapai 98%. Walaupun kadarnya tinggi tetapi konsentrasi dalam darah akan menjadi rendah karena transformasi metabolik.

    Jenis asam dari tumbuhan ini memiliki kapasitas antikanker yang mampu menurunkan jumlah radikal bebas dan oksigen tunggal. Sehingga konsumsi kopi yang memiliki asam klorogenat tinggi dapat menghambat pembentukan karsinogen atau zat yang memicu terjadinya kanker.

    7 Kebiasan Minum Kopi yang Lebih SehatKandungan antioksidan di dalam kopi berperan mencegah peradangan hingga perkembangan kanker. Foto: Getty Images/VioletaStoimenova

    4. Antioksidan

    Pada jurnal yang dipublikasi ScienceDirect, kopi disebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Pembuktiannya dilakukan dengan eksperimen terhadap tiga konsentrasi kopi yang sudah disiapkan.

    Melalui lima eksperimen yang dilakukan ditemukan bahwa kandungan antioksidan pada kopi cukup tinggi. Adalah aktivitas eksperimen Folin-Ciocalteu yang membuktikan kandungan fenolik di dalam kopi melihat berbagai jenis antioksidan yang ditemukan.

    Mulai dari fenolik hingga asam galat yang keduanya memiliki fungsi antikanker. Kemampuannya menangkal radikal bebas memiliki efek terapeutik untuk mengatasi alergi, radang, hingga perkembangan kanker.

    Baca juga: Viral! Ada Gerai Kopi Nescafe Buka di Yogya, Harganya Rp 5 Ribuan

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bapak-bapak! Minum 2 Cangkir Kopi Sehari Bisa Tambah Gairah Seks


    Jakarta

    Sebuah penelitian menyebut bahwa minum kopi dua cangkir dalam sehari bisa meningkatkan gairah seksual, khususnya pada pria dewasa. Ini faktanya!

    Kopi terkenal dengan kandungan kafeinnya yang bermanfaat. Stimulan tersebut berperan meningkatkan energi dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

    Manfaat itulah yang kemudian dapat meningkatkan gairah seksual. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Texas.


    Mengutip dari Independent.co.uk (28/05) disebutkan bahwa pria yang minum dua cangkir kopi dalam sehari 42% lebih kecil kemungkinan mengalami disfungsi ereksi.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein bisa meningkat gairah seksual. Foto: Ilustrasi iStock

    Studi yang terbitkan dalam Sains Amerika Plos One tersebut telah mempelajari sebanyak 4.000 pria yang mengonsumsi minuman berkafein, termasuk kopi, teh, dan minuman bersoda lainnya.

    Hasilnya pun rama, terlepas dari berat badan, usia, dan tekanan darah mereka. Oleh karena itu, para peneliti mempercayai bahwa ini terjadi karena peran dari kafein.

    Kafein dapat memicu reaksi kimia yang pada akhirnya meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke alat vital. Selain itu, juga dapat mengendurkan otot.

    Kondisi tersebut penting untuk mendapatkan ereksi tang kuat dan tahan lama. Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa dua cangkir merupakan batasannya.

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi bagus untuk meningkatkan libido. Foto: iStock

    Artinya tidak disarankan untuk minum lebih dari dua cangkir dalam sehari. Sebab, para peneliti juga menemukan bahwa minum kopi berlebihan hasilnya bisa sedikit menurun menjadi 39% untuk pria yang minum tiga cangkir sehari.

    Penting juga untuk diketahui bahwa manfaat tersebut tidak berpengaruh pada pria pengidap diabetes, seperti yang disampaikan oleh Profesor David Lopez, dari University of Texas, Houston.

    “Walaupun kami melihat adanya penurunan prevalensi disfungsi ereksi pada pria yang mengalami obesitas, kelebihan berat badan, dan hipertensi, itu tidak berlaku para pria pengidap diabetes,” ujarnya.

    Sebelumnya, sebuah penelitian lainnya juga menemukan bahwa kafein dapat membangkitkan gairah seksual pada wanita. Studi ini dilakukan lewat eksperimen pada tikus betina oleh Southwestern University di Texas tahun 2006.

    Peneliti menjelaskan bahwa minum kopi dapat merangsang bagian otak yang memberi sinyal gairah seksual. Namun, efek ini mungkin hanya bisa terlihat pada wanita yang tidak berlebihan saat minum kopi.

    Pasalnya, berlebihan minum kopi justru bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti menyebabkan gelisah, tremor, insomnia, hingga sakit perut.

    Catatan yang paling penting, kopi yang dikonsumsi harus berupa kopi hitam tanpa tambahan primer, susu dan gula atau pemanis lainnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Espresso Bisa Cegah Alzheimer, Ini Faktanya


    Jakarta

    Bagi pecinta kopi secangkir espresso dapat mengatasi kantuk di pagi hari. Selain itu, rutin minum espresso juga bisa mencegah Alzheimer. Ini faktanya!

    Espresso merupakan metode penyeduhan kopi yang berasal dari Italia. Metode ini dilakukan dengan menekan uap air mendidih untuk menyalurkan kopi yang telah digiling halus sehingga mendapatkan air kopi kental.

    Di balik rasanya yang pahit, kopi espresso bermanfaat untuk mencegah penyakit Alzheimer. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian dari University of Verona di Italia.


    Dikutip dari dari Medical News Today (28/11/23) peneliti menemukan bahwa ekstrak espresso bisa menghambat agregasi protein yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

    Berikut ini beberapa fakta dari penelitian tersebut.

    1. Adanya kandungan Carbon Quantum Dots

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Sebuah studi menunjukkan bahwa dalam ekstrak kopi terdapat kandungan Carbon Quantum Dots (CACQDs) yang berbasis asam caffeic. Zat ini dapat melindungi otak dari gangguan neurodegeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson

    Peneliti juga menunjukkan bahwa sifat anti-inflamasi dan antioksidan pada asam caffeic dapat membantu melawan efek gaya hidup dan faktor lingkungan yang meningkatkan risiko gangguan tersebut.

    Dengan menerapkan kebiasaan gaya hidup sehat, seperti mengikuti pola makan bergizi, berolahraga secara teratur dan tidur yang cukup dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya gangguan neurodegeneratif.

    2. Apa itu Carbon Quantum Dots?

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Carbon Quantum Dots adalah nanopartikel yang ukurannya kecil, ukuran gigitan atau sekitar 2-10 nm. Nanopartikel ini disintesis dari prekursor yang mengandung karbon itu sendiri.

    “Mereka tidak ditemukan sebagaimana adanya, tetapi perlu disintesis. Kami menggunakan pendekatan ramah kimia yang memungkinkan asam caffeic dikarbonisasi ulang menjadi Caffeic Acid Derived Carbon Quantum Dots (CACQDs),” ujar peneliti Dr. Mahesh Narayan.

    Asam caffeic sendiri memiliki kemampuan untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan otak rentan terhadap stres oksidatif. Karenanya Asam caffeic dapat menjadi alat yang berguna untuk mengelola kondisi neurodegeneratif.

    Fakta kopi yang dapat mencegah Alzheimer ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat Asam caffeic

    Kopi bisa mencegah AlzheimerKopi bisa mencegah Alzheimer Foto: iStock

    Dr. Natalia Pessoa Rocha, asisten profesor di Departemen Neurologi mengatakan bahwa asam caffeic memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    “Stress oksidatif dan peradangan berkontribusi terhadap kematian sel di organ manapun, termasuk otak. Dengan minum kopi, maka asam caffeicnya akan berperan untuk menghalau itu semua,” tutur Dr. Natalia.

    Mengingat sel-sel otak lebih rentan terhadap stres oksidatif dan peradangan dibandingkan sel-sel dari organ lain. Sel-sel otak memiliki kapasitas yang sangat terbatas untuk beregenerasi,” lanjutnya.

    4. Bisakah kopi mengobati demensia?

    Demensia merupakan penyakit yang menyerang daya ingat, sehingga membuat seseorang cepat lupa. Dengan studi yang dilakukan, menyebutkan kopi dapat mengobati demensia.

    Namun, studi ini perlu dipelajari lebih lanjut, karena studi ini hanya diuji secara in vitro. Artinya penelitian ini dilakukan hanya menguji suatu sel, jaringan, atau bagian organ tertentu di dalam laboratorium.

    “Mereka menggunakan sel SH-SY5Y, yaitu sel neuroblastoma. Ini banyak digunakan sebagai model penyakit neurodegeneratif in vitro,” ujar Dr. Pessoa Rocha.

    Karenanya, kita tidak dapat berasumsi bahwa efeknya pada otak akan sama. Mengingat penyakit neurodegeneratif bersifat kompleks dan multifaktorial.

    5. Jangan minum berlebihan

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Kopi hiitam Foto: iStock

    Oleh karena itu, para penelitian menyarankan untuk membatasi asupan kopi. Jika tidak, maka manfaat kopi dalam mencegah Alzheimer bisa hilang.

    Peneliti mengatakan bahwa membatasi asupan kopi sebaiknya tak lebih dari empat cangkir per hari. Hindari juga menambahkan gula pada kopi, karena bisa menghilangkan efek antioksidannya.

    “Sebaiknya gunakan pemanis seminim mungkin,” ujar peneliti.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com