Tag: ngopi yuk

  • Minum Kopi Pagi Hari Menyehatkan Mata? Ini Faktanya


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari mungkin bisa membangkitkan semangat dan memberikan energi tambahan. Namun, apakah efeknya juga bagus untuk kesehatan mata?

    Kopi sering dijadikan pendamping menu sarapan. Banyak orang suka minum kopi di pagi hari karena efek kafeinnya yang dapat mendorong energi dan membuat otak lebih konsentrasi.

    Namun, apakah kopi yang diminum pagi hari juga ikut memberi manfaat baik untuk mata? Selama beberapa tahun terakhir, banyak berita terkait efek kafein pada kesehatan mata.


    Kabar baiknya, menurut dokter mata Massaro Giodano, mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang tampaknya tidak meningkatkan risiko penyakit mata bagi kebanyakan orang.

    Menurutnya, risiko muncul tergantung pada berbagai faktor. Termasuk, seberapa banyak kafein yang diminum. Memiliki masalah mata atau sering mengalami masalah mata sebelumnya juga bisa berpengaruh.

    Secara umum, Massaro-Giodano dan para ahli mengatakan, saran mereka terhadap konsumsi kafein sama dengan saran untuk aspek kesehatan lainnya yaitu dengan mengonsumsi kopi atau minuman kafein dalam jumlah sedang.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait bagaimana kafein mempengaruhi kondisi mata, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari aarp.org (31/01/23).

    1. Kafein justru bisa membantu kondisi mata kering

    close up of woman show her red sick eye with fingerMinum kopi diketahui mampu mengatasi masalah mata kering. Foto: iStock

    Mata kering merupakan salah satu masalah mata yang sering muncul. Ditandai dengan gatal-gatal dan iritasi. Sedangkan, kafein sendiri dipercaya bersifat diuretik ringan. Artinya, kafein bisa memaksa lebih banyak air keluar dari tubuh.

    Studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal Cornea terhadap 85.000 peserta menemukan, konsumsi kafein tidak meningkatkan risiko mata kering atau memperburuknya.

    Faktanya, penelitian terbaru yang diungkap dokter mata di Weill Cornell Medicine di New York, Christopher Starr mengungkap, kafein sebenarnya justru memperbaiki kondisi tersebut dengan menstimulasi kelenjar yang memproduksi air mata.

    Dua penelitian terkontrol plasebo lainnya juga menunjukkan peserta yang diberi kafein menghasilkan lebih banyak air mata.

    2. Kafein bisa meningkatkan risiko glaukoma

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiNamun, hati-hati, minum kopi juga bisa menyebabkan peningkatan glaukoma. Terlebih kepada mereka yang punya riwayat dalam keluarga. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Meskipun kafein diketahui mampu meningkatkan tekanan mata sementara, tetapi penelitian terbaru menunjukkan, kebanyakan orang mengonsumsi kafein tidak mengalami peningkatan risiko glaukoma, penyakit kebutaan karena terlalu banyak tekanan.

    Namun, sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan jurnal Ophthalmology mengungkap, kafein memang meningkatkan risiko bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita glaukoma. Kecenderungan genetik terhadap penyakit tersebut lah yang bisa memicu.

    Khawaja, ahli bedah mata di Rumah Sakit Mata Moorfields, London mengungkap, “Jika Anda memiliki risiko genetik yang tinggi, membatasi konsumsi kafein mungkin dapat membantu melindungi Anda.”

    Efek kopi terhadap mata lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Makan Taoge Bantu Tingkatkan Kesuburan Pria”:

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Kafein memperburuk kedutan di kelopak mata

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKafein pada kopi juga bisa menjadi alasan mengapa kelopak mata sering kedutan. Foto: Ilustrasi iStock

    Kamu mungkin pernah mengalami kedutan mata di bagian kelopak. Kondisi yang disebut myokymia ini juga bisa berlangsung berjam-jam atau berhari-hari.

    Hal ini pun menjadi pertanda jika kamu perlu mengurangi kafein. Sebab, menurut Starr, kafein lah yang menjadi penyebab umum myokymia. Terutama jika seseorang lelah atau sedang stress.

    Oleh karena itu, disarankan menghindari konsumsi kafein. Jika belum bisa menghindari sepenuhnya, setidaknya konsumsi dengan batasan. Gunakan rekomendasi FDA (Food and Drug Administration) untuk minum maksimal 400 mg kafein per hari.

    4. Kafein dapat mengatasi katarak

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanSecangkir kopi juga mampu membantu mencegah masalah katarak. Foto: Ilustrasi iStock

    Secangkir kopi di pagi hari tidak hanya menghilangkan rasa pening. Namun, juga dikenal dapat membantu mencegah katarak.

    Penelitian dalam Clinical Ophthalmology tahun 2016 menemukan, mereka yang minum lebih banyak kopi secara signifikan lebih kecil kemungkinannya terkena kebutaan katarak, dibandingkan mereka yang minum lebih sedikit kopi.

    5. Kafein memperlambat perkembangan penyakit retina

    Kopi juga mengandung antioksidan kuat yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan retina, disebabkan karena penuaan atau penyakit tertentu.

    Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2022 di Frontiers in Pharmacology menemukan, kafein berpotensi menekan respons peradangan yang menyebabkan kerusakan retina akibat degenerasi makula terkait usia.

    Sifat anti-inflamasi yang sama diyakini menjadi alasan mengapa kopi terbukti mampu mengurangi risiko penyakit lain, termasuk Parkinson.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata Peneliti


    Jakarta

    Para ahli ungkap hasil penelitian dan pengamatan terhadap kebiasaan minum kopi. Hasilnya minum kopi di pagi hari tak sehat untuk tubuh. Ini penjelasannya.

    Banyak beredar tips-tips untuk mengonsumsi kopi yang mudah ditemukan di internet. Sebagian menyebut ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat minum kopi untuk mendapatkan khasiat terbaiknya.

    Termasuk penelitian yang juga memaparkan waktu-waktu terbaik untuk mengonsumsi kopi. Salah satunya tips bagaimana kopi bisa menyehatkan jika diminum di pagi hari.


    Sayangnya beberapa informasi yang dikemukakan ahli justru masih belum jelas. Bahkan ada pernyataan terbaru yang menyebut minum kopi dipagi hari tidak tergolong menyehatkan.

    Baca juga: Awas Jangan Salah Beli! 6 Kurma Ini Ditanam dan Diekspor oleh Israel

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiSering dinilai sehat, ternyata konsumsi kopi di pagi hari punya efek samping yang berbahaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Dr. Deborah Lee selaku ahli kualitas tidur dari Get Laid Beds memaparkan pada News24 (19/2) bahwa minum kopi setelah bangun tidur bukan hal yang baik. Kebiasaan ini justru harus dikurangi atau bahkan ditinggalkan jika memungkinkan.

    “Saat kamu bangun tidur, hormon kortisol pemicu stress sedang berada pada puncaknya, yang artinya hormon ini akan membuat otak lebih fokus dan siaga, begitu pula dengan efek metabolisme dan respon sistem imunitas,” kata dr. Lee.

    Dampaknya ketika kortisol sedang tinggi, asupan kafein justru akan berbahaya bagi tubuh. Respon sistem imun yang juga sedang bekerja secara efektif justru akan membuat tubuh kebal terhadap kafein.

    Efeknya akan terjadi ketika kebiasaan minum kopi setelah bangun tidur selalu dilakukan pada waktu yang lama. Jika hal ini sudah menjadi kebiasaanmu, dr. Lee menyarankan untuk segera mengatasinya secara bertahap.

    Baca juga: Penistaan! Mie Instan Campur Minuman Berenergi Ini Dinyinyiri Netizen

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiAda beberapa dampak yang dijelaskan ahli untuk sebaiknya dihindari. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Selain itu hormon kortisol juga secara alami akan menyesuaikan dengan jadwal tidur setiap tubuh manusia. Ketika kortisol tinggi pada pagi hari dan mulai menurun secara perlahan menjelang malam, kondisi ini yang seharusnya terjadi agar tidur yang berkualitas tetap didapatkan oleh tubuh.

    Tetapi ketika hormon kortisol bertemu dengan asupan kafein di pagi hari tentu akan ada pergeseran pada saraf otak yang mengatur waktu tidur malam. Sebenarnya kopi tetap boleh diminum saat pagi hari, hanya saja waktunya harus lebih dipertimbangkan.

    Dr. Lee mengatakan ia tidak melarang sepenuhnya konsumsi kopi pada pagi hari. Tetapi menurut sarannya kopi lebih aman dikonsumsi paling cepat 45 menit setelah bangun dari tidur ketika hormon kortisol mulai menurun dan tidak pada puncaknya.

    Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa ada waktu berhenti konsumsi kopi yang harus diperhatikan. Setidaknya 6 jam sebelum tidur tubuh sudah tidak boleh menerima asupan kafein yang tinggi seperti pada segelas kopi, hal ini bertujuan agar tidak mengganggu kualitas tidur malam.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata Peneliti


    Jakarta

    Para ahli ungkap hasil penelitian dan pengamatan terhadap kebiasaan minum kopi. Hasilnya minum kopi di pagi hari tak sehat untuk tubuh. Ini penjelasannya.

    Banyak beredar tips-tips untuk mengonsumsi kopi yang mudah ditemukan di internet. Sebagian menyebut ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat minum kopi untuk mendapatkan khasiat terbaiknya.

    Termasuk penelitian yang juga memaparkan waktu-waktu terbaik untuk mengonsumsi kopi. Salah satunya tips bagaimana kopi bisa menyehatkan jika diminum di pagi hari.


    Sayangnya beberapa informasi yang dikemukakan ahli justru masih belum jelas. Bahkan ada pernyataan terbaru yang menyebut minum kopi dipagi hari tidak tergolong menyehatkan.

    Baca juga: Awas Jangan Salah Beli! 6 Kurma Ini Ditanam dan Diekspor oleh Israel

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiSering dinilai sehat, ternyata konsumsi kopi di pagi hari punya efek samping yang berbahaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Dr. Deborah Lee selaku ahli kualitas tidur dari Get Laid Beds memaparkan pada News24 (19/2) bahwa minum kopi setelah bangun tidur bukan hal yang baik. Kebiasaan ini justru harus dikurangi atau bahkan ditinggalkan jika memungkinkan.

    “Saat kamu bangun tidur, hormon kortisol pemicu stress sedang berada pada puncaknya, yang artinya hormon ini akan membuat otak lebih fokus dan siaga, begitu pula dengan efek metabolisme dan respon sistem imunitas,” kata dr. Lee.

    Dampaknya ketika kortisol sedang tinggi, asupan kafein justru akan berbahaya bagi tubuh. Respon sistem imun yang juga sedang bekerja secara efektif justru akan membuat tubuh kebal terhadap kafein.

    Efeknya akan terjadi ketika kebiasaan minum kopi setelah bangun tidur selalu dilakukan pada waktu yang lama. Jika hal ini sudah menjadi kebiasaanmu, dr. Lee menyarankan untuk segera mengatasinya secara bertahap.

    Baca juga: Penistaan! Mie Instan Campur Minuman Berenergi Ini Dinyinyiri Netizen

    Minum Kopi di Pagi Hari Kurang Baik Untuk Kesehatan, Ini Kata PenelitiAda beberapa dampak yang dijelaskan ahli untuk sebaiknya dihindari. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suwanmanee99

    Selain itu hormon kortisol juga secara alami akan menyesuaikan dengan jadwal tidur setiap tubuh manusia. Ketika kortisol tinggi pada pagi hari dan mulai menurun secara perlahan menjelang malam, kondisi ini yang seharusnya terjadi agar tidur yang berkualitas tetap didapatkan oleh tubuh.

    Tetapi ketika hormon kortisol bertemu dengan asupan kafein di pagi hari tentu akan ada pergeseran pada saraf otak yang mengatur waktu tidur malam. Sebenarnya kopi tetap boleh diminum saat pagi hari, hanya saja waktunya harus lebih dipertimbangkan.

    Dr. Lee mengatakan ia tidak melarang sepenuhnya konsumsi kopi pada pagi hari. Tetapi menurut sarannya kopi lebih aman dikonsumsi paling cepat 45 menit setelah bangun dari tidur ketika hormon kortisol mulai menurun dan tidak pada puncaknya.

    Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa ada waktu berhenti konsumsi kopi yang harus diperhatikan. Setidaknya 6 jam sebelum tidur tubuh sudah tidak boleh menerima asupan kafein yang tinggi seperti pada segelas kopi, hal ini bertujuan agar tidak mengganggu kualitas tidur malam.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Fakta Kopi dan Depresi, Benarkah Ampuh Atasi Stres?


    Jakarta

    Manfaat dan efek samping minum kopi masih menjadi perdebatan yang terus diperdalam ahli. Benarkah minum kopi bisa atasi stres dan cegah depresi? Ini faktanya.

    Kopi tidak hanya dianggap sebagai minuman biasa, tetapi kandungan kafeinnya juga banyak dipercaya sebagai stimulan. Umumnya kopi dikonsumsi untuk membantu produksi energi dalam waktu yang singkat guna membantu tubuh terjaga saat beraktivitas.

    Pada waktu tertentu, kopi juga dipercaya sebagai minuman untuk menemani waktu bersantai. Beberapa orang mempercayai bahwa kopi dapat membantu relaksasi dan menenangkan diri dari stres selama beraktivitas.


    Namun ketika mengonsumsi kopi terlalu banyak, kandungan kafeinnya juga dapat memicu timbulnya kecemasan hingga depresi. Lantas benarkah kopi dapat mengatasi stres atau sebaliknya?

    Baca juga: Yuk! Konsumsi 5 Ikan Enak Ini untuk Atasi Hipertensi

    Berikut 5 fakta kopi terhadap stres dan depresi menurut Psych Central:

    5 Fakta Kopi dan Depresi, Benarkah Ampuh Atasi Stres?Kafein dapat berfungsi dengan cara memblokir reseptor adenosin pada otak. Foto: Getty Images/Svetlana Denisova

    1. Pengaruh kopi pada otak

    Kandungan kafein pada kopi dapat memberikan efek yang kompleks pada otak dan pusat sistem saraf. Kopi dapat menstimulasi kafein berinteraksi dengan adenosin yang memiliki peran untuk mengirimkan sinyal kantuk pada tubuh.

    Ketika adenosin aktif dan sinyalnya ditangkap oleh reseptor adenosin, kondisi hilang fokus dan mengantuk akan ditimbulkan oleh otak. Banyak orang yang akhirnya memilih minum kopi ketika mulai mengantuk hingga akhirnya membuat kafein bekerja dengan cara memblokir reseptor adenosin.

    Sehingga otak akan kembali tajam dan lebih ‘melek’ setelah mengonsumsi kopi. Sayangnya beberapa riset menyebutkan dampak dari efek kafein tersebut dapat mengganggu produksi serotonin, dopamin, dan noradrenalin yang berkaitan dengan kondisi depresi.

    2. Efek jangka panjang kopi

    Namun pada penelitian lain disebutkan juga bahwa kopi memiliki kaitannya dengan mengurangi risiko depresi. Pengamatan ini diungkap melalui penelitian tahun 2010 yang melibatkan 2.232 partisipan di Finlandia.

    Para peneliti menemukan bahwa konsumen kopi kelas berat justru mengalami pengurangan risiko depresi daripada mereka yang tidak minum kopi. Dilanjut dengan penelitian yang melibatkan 50.739 partisipan wanita di Amerika Serikat ditemukan bahwa risiko depresi berkurang pada konsumen kopi dalam cakupan yang lebih masif.

    Namun beberapa penemuan ini dibatasi hanya pada pengamatan konsumen kopi berkafein. Masih dibutuhkan pengamatan lebih lanjut karena hubungan depresi dan kopi decaf belum ditemukan.

    Fakta lainnya ada di halaman selanjutnya.

    3. Kopi mengurangi inflamasi

    Jika melihat dari kandungan kimianya, kopi justru memiliki komponen antiinflamasi. Banyak manfaat yang bisa diberikan untuk mengatasi inflamasi yang kronis pada tubuh manusia.

    Salah satu yang disebabkan oleh inflamasi adalah kondisi depresi. Juga beberapa penyakit kronis seperti gangguan jantung, kanker, rematik, hingga penyakit Alzheimer.

    Melalui pengamatan peneliti secara ilmiah, ditemukan bahwa konsumen kopi mengalami penurunan risiko gangguan kesehatan fisik secara signifikan. Manfaat ini dikaitkan dengan khasiat dari kopi yang dapat menurunkan inflamasi pada tubuh.

    4. Mencegah kecenderungan dorongan depresi

    5 Fakta Kopi dan Depresi, Benarkah Ampuh Atasi Stres?Kopi ternyata dapat meminimalisir kecenderungan penyintas depresi untuk menyakiti diri sendiri. Foto: Getty Images/Svetlana Denisova

    Pada depresi kelas berat, biasanya penderita akan memiliki kecenderungan untuk menyakiti dan membahayakan dirinya sendiri. Hal ini juga menggelitik peneliti guna melihat apakah kopi dapat berdampak positif bagi penderita depresi berat?

    Hasilnya sebuah penelitian yang dilakukan pada sekelompok orang di tahun 1993 menemukan efek konsumsi kopi dapat meminimalisir kecenderungan yang tidak diinginkan. Para penderita depresi berat mengalami keinginan untuk menyakiti dan membahayakan dirinya sendiri.

    Para peneliti saat itu sempat berspekulasi bahwa kondisi serupa dapat diatasi dengan konsumsi kafein dalam dosis yang tinggi. Tetapi konsumsi kopi tidak terbukti dapat memperbaiki maupun membantu penderita depresi untuk mengelola emosinya.

    5. Potensi efek negatif

    Lantas apa yang mungkin terjadi dalam kondisi terburuknya? Psikolog dan psikiater menyebut kopi memiliki komponen psikoaktif yang wajib diwaspadai.

    Kandungan tersebut dapat memicu gangguan psikiatrik seperti kecemasan, depresi, dan psikosis ada beberapa orang. Pada penelitian tahun 2011 ditunjukkan gejala-gejala depresif pada konsumen kafein tahap tinggi.

    Bagi sebagian orang kopi justru dapat memicu gangguan pada kesehatan mental mereka, yang disebabkan oleh kondisi caffeine crash di dalam tubuh. Namun kopi dinilai cukup aman untuk dikonsumsi dalam dosis yang ringan sebagai pelepas stres apalagi setelah beraktivitas.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Aman Menyeduh Kopi Pakai Air Mentah? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Beberapa orang mungkin pernah menyeduh kopi dengan air mentah (air keran). Terutama, mereka yang tinggal di luar negeri. Namun, apakah kopi tetap enak?

    Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Penggemar kopi pun tidak bisa melewatkan hari tanpa minum kopi.

    Selain membeli kopi di kedai kopi favorit, biasanya para penikmat kopi juga suka membuat kopi sendiri di rumah. Namun, sebagian dari mereka pernah menyeduh kopi menggunakan air mentah (air keran).


    Di Indonesia umumnya air keran dimasak dulu sampai mendidih, tetapi di luar negeri biasanya langsung dipakai untuk menyeduh kopi. Pasalnya, tap water atau air keran di negara maju itu sudah disaring dengan fasilitas khusus.

    Oleh karena itu, masyarakat di sana tidak takut mengonsumsi air putih langsung dari keran.

    Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan jika ingin menyeduh kopi dengan air keran mentah ini.

    Apakah aman dan membuat kopi tetap enak? Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasannya seperti dilansir dari Spurdge (31/08/22).

    1. Bisakah menyeduh kopi dengan air keran?

    Air KeranMenyeduh kopi dengan air keran bisa-bisa saja, tetapi perlu dipertimbangkan lagi terkait keamanan dan kualitas kopi nantinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/profstocktv

    Secara umum, menyeduh kopi dengan air keran tentu bisa-bisa saja. Jika bertanya terkait rasa dan keamanannya, belum tentu cocok untuk semua orang.

    Baik atau tidaknya hasil air keran bergantung pada kota dan sumber air di rumah masing-masing. Tidak semua air keran diciptakan sama. Jaringan distribusi pipanya juga berbeda-beda.

    Beberapa tempat, seperti sejumlah negara maju mungkin punya air keran yang sudah disaring secara khusus. Sehingga dapat digunakan untuk menyeduh kopi nikmat.

    Namun, di Indonesia, kebanyakan air belum tersaring dengan benar. Terlebih, pipa distribusi yang belum bagus kerap menimbulkan kebocoran, sehingga airnya terkontaminasi.

    Sekalipun air mentah telah direbus, belum tentu air tersebut 100% aman diminum. Menurut hellosehat.com, rebusan air keran masih berpotensi terkontaminasi kuman, bakteri, logam berat, samai zat kimia berbahaya.

    Oleh karena itu, pertimbangkan kembali pilihan air seduhan kopimu.

    2. Syarat air keran untuk menyeduh kopi

    4 Peralatan Menyeduh Kopi Paling Praktis Untuk Dipakai di RumahJika air keran ingin dibuat untuk menyeduh kopi, setidaknya memenuhi beberapa kriteria. Foto: Getty Images/Burak Sür

    Jika memang ingin tetap menyeduh kopi dengan air keran, kamu perlu memastikan beberapa hal.

    Pertama, air harus memiliki tingkat ‘kelembutan’ yang tepat. Tidak terlalu keras dan penuh kandungan mineral yang mengganggu ekstraksi. Tidak juga terlalu lembut atau tidak punya kandungan mineral yang bermanfaat bagi ekstraksi kopi.

    Kamu perlu menyiapkan air keran dengan titik terbaik. Dimana mineralisasi, khususnya kalsium karbohidrat, pH, dan faktor lainnya berada dalam rentang yang tepat untuk mengekstraksi padatan kopi secara optimal, tanpa menetralkan rasa atau keasaman.

    Cara mengetahui air keran baik atau tidak untuk menyeduh kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cara mengetahui air keran buruk untuk menyeduh kopi

    Potret keran warga di Karangasem yang tidak mengucurkan air.Kamu juga perlu mengecek keamanan air keran yang akan dipakai. Sebab, tidak semua air di kota atau tempat tinggal aman. (Istimewa)

    Jangan lupa untuk mempelajari air di sekitar tempat tinggal. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi ciri-cirinya.

    Dimulai dari aroma air. Jika baunya alami seperti klorin atau mengeluarkan bau telur (seperti aroma belerang) yang kuat, jelas memberi rasa tidak enak pada kopi.

    Kamu juga bisa melakukan tes sederhana dengan mengisi sebagian botol dengan air keran dan menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring. Kocok botolnya. Jika berbusa banyak, artinya air tidak terlalu sadah.

    Namun, jika hampir tidak berbusa sama sekali, berarti airnya sadah (air yang mengandung mineral tinggi).

    Cara lebih akuratnya lagi dengan menggunakan alat tes murah atau mengundang profesional yang bisa mengukur air dengan alat profesional.

    4. Kekurangan menyeduh kopi dengan air keran

    Air keran yang dipakai untuk menyeduh kopi tentu akan mempengaruhi rasanya. Namun, itu juga bisa mempengaruhi kualitas segelas kopimu.

    Hal sederhana untuk meningkatkan kualitasnya yaitu dengan menggunakan penyaring atau filter. Selain hasil kopi seduhan yang disaring, kamu juga perlu menggunakan air yang telah disaring.

    Pilihan terbaik memang menyeduh kopi menggunakan air yang sudah difilter. Filter air mampu mengurangi masalah kesadahan air, yang membantu mencegah penumpukan kerak pada peralatan kopi.

    Menyeduh kopi dengan air yang sudah disaring atau air galon membuat cita rasa kopi pun menjadi lebih enak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat


    Jakarta

    Kopi tak hanya enak dicampur dengan susu atau krimer saja. Terapi juga bisa dicampur aneka rempah yang menambah banyak manafaat kesehatan.

    Selain teh, kopi juga nikmat diracik dengan campuran rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh hingga jinten hitam. Tak hanya enak, kopi rempah ini juga berkhasiat untuk menambah stamina, mengusir masuk angin dan juga menguatkan sistem imun.

    Untuk membuat berbagai kopi rempah ini juga tak sulit, cukup mencampur bubuk kopi favorit dengan tambahan rempah aromatik. Rasanya juga dijamin siap nendang semangat. Kopi rempah bisa jadi teman santai dan cocok dinikmati hangat saat pagi atau sore hari.


    Dilansir dari berbagai sumber (11/02), berikut lima racikan kopi rempah yang mudah diracik sendiri.

    1. Jinten Hitam

    Black cumin seeds on wooden spoon on wooden background.Kopi Jintan hitam. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei310

    Jintan hitam atau dikenal juga dengan sebutan habbatussauda tak kalah nikmat jika dicampurkan dalam kopi. Jintan hitam dengan aroma dan rasa khasnya mampu membuat tendangan rasa kopi yang aromatik.

    Jintan hitam mengandung nutrisi yang meningkatkan stamina, menutrisi sel otak, anti radang serta meningkatkan produksi ASI.

    Untuk membuat kopi jintan hitam, cukup menyeduh kopi dengan tambahan jintan hitam. Tambahkan madu untuk membuat rasanya lebih manis alami. Kopi jintan hitam bisa langsung dinikmati hangat. Kopi ini cocok jadi minuman pagi yang menyehatkan.

    2. Cengkeh

    5 Manfaat Cengkeh dalam Minuman, Cegah Kanker dan Sehatkan HatiKopi cengkeh. Foto: Getty Images/iStockphoto/deeaf

    Rempah dengan nama latin Syzygium aromaticum ini sudah lama diburu karena aroma dan juga khasiatnya. Cengkeh secara alami mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan.

    Cengkeh yang harum dan punya rasa manis khas ini memiliki khasiat untuk menguatkan tulang, mengobati mual, melancarkan pencernaan dan juga menguatkan sistem imun tubuh. Cengkeh juga cocok jadi campuran kopi yang membuat rasanya lebih nikmat.

    Membuat kopi cengkeh tidaklah sulit, cukup mencampur kopi hitam dengan beberapa butir cengkeh. Untuk membuat rasa dan aromanya lebih keluar, coba rebus kopi dan cengkeh seperti membuat kopi tubruk.

    3. Jahe

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhRacikan kopi jahe yang baik untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jahe kerap diandalkan sebagai bahan baku untuk membuat wedang. Tapi ternyata jahe juga populer jadi bahan campuran kopi. Sensasi rasa segar dan aroma khas jahe membuat kopi lebih nikmat.

    Apalagi jahe memiliki khasiat sebagai obat herbal alami untuk menyembuhkan masuk angin, perut kembung dan demam. Jahe juga melancarkan peredaran darah serta memperkuat sistem daya tahan tubuh.

    Untuk membuat kopi jahe, Kamu cukup siapkan kopi bubuk, satu ruas jahe yang bakar dan dimemarkan serta gula jawa. Campur semua bahan ini dan tuangi air panas, aduk rata lalu nikmati segera selagi hangat.

    4. Kayu Manis

    5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat Foto: Site News/Ilustrasi iStock

    Aroma harum kayu manis ternyata bisa juga menjadikan kopi lebih nikmat. Aroma harum kopi terasa lebih sensasional saat diberi tambahan kayu manis.

    Kayu manis sendiri mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan. Kandungan polifenol dan proanthocyanidins pada kayu manis terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Kayu manis juga baik dikonsumsi wanita karena membantu menstabilkan hormon serta mengurangi nyeri haid.

    Membuat kopi kayu manis cukup mudah, hanya bermodal kopi, kayu manis dan gula secukupnya. Seduh kopi dengan air panas, tambahkan gula dan batang kayu manis. Nikmati segera selagi hangat. Kopi kayu manis ini juga bisa dibuat dengan tambahan susu dan disajikan dingin.

    5. Racikan Aneka Rempah

    5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat Foto: Site News/Ilustrasi iStock

    Kalau satu rempah saja kurang nendang, coba gunakan berbagai rempah sekaligus. Manfaatkan rempah aromatik yang memberi efek hangat pada tubuh.

    Kombinasikan jahe, kapulaga, kayu manis dan jintan. Campur semua rempah ini saat menyeduh kopi dan rasakan sensasi hangatnya. Untuk membuat kopi rempah, gunakan rempah dalam jumlah sedikit saja.

    Selain diseduh dengan air panas biasa, coba juga seduh kopi dengan air rebusan jahe. Kopi wedang juga populer di beberapa daerah sebagai minuman herbal penghangat badan.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Teh Bunga Kopi Lebih Sehat dari Kopi Biasa? Ini Faktanya


    Jakarta

    Muncul variasi minuman lain yang berasal dari tanaman kopi bernama teh bunga kopi. Minuman dari tanaman kopi ini dikenal bermanfaat dan menggugah selera. Apa benar?

    Beberapa bagian dari tanaman kopi bisa dimanfaatkan sebagai minuman. Tidak hanya biji kopi, tetapi bunga dari tanaman ini juga bisa diolah jadi minuman.

    Bagian bunga dari tanaman kopi bisa dibuat menjadi minuman teh enak. Namanya Coffee flower tea atau teh bunga kopi. Di luar negeri, minuman ini sudah mulai diperkenalkan.


    Namun, perkembangannya memang tidak secepat cascara atau minuman dari berbagai bagian pohon kopi lainnya. Pasalnya, bahan utama dari minuman ini juga masih cukup terbatas karena proses panennya singkat.

    Teh bunga kopi juga disebut dapat menggugah selera dan menawarkan manfaat yang disebut lebih baik daripada kopi biasa. Apakah benar?

    Berikut penjelasannya seperti dirangkum dari wellandgood.com (30/11/2023).

    1. Apa itu teh bunga kopi?

    bunga kopiBunga kopi rupanya bisa dimanfaatkan sebagai minuman yang tidak kalah enak. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut buku yang ditulis Jordan Michelman dan Zachary Carlsen, dengan judul ‘But First Coffee’, bunga kopi dideskripsikan sebagai bunga aromatik dengan aroma mirip melati dan honeysuckle. Bunga ini tumbuh di pohon kopi dan bisa diolah menjadi minuman teh yang enak.

    Michelman dan Carlsen mengungkap, bunga kopi mirip seperti cascara. Air bunga kopi menggunakan bagian tanaman kopi yang biasa dibuang, Bunga kopi juga telah dikenal selama berabad-abad di komunitas petani kopi.

    Teh bunga kopi pun dikenal bisa menjadi pilihan lebih baik daripada kopi. Cara meraciknya juga mudah, hanya perlu merebusnya di air mendidih, seperti membuat teh herbal lain.

    2. Manfaat minum teh bunga kopi

    bunga kopiTeh bunga kopi diketahui memiliki manfaat yang lebih baik daripada kopi biasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/joloei

    Menurut Lauren Manaker, MS, RDN, LD, CLEC, CPT, seorang ahli gizi terdaftar, minum teh bunga kopi memiliki beberapa manfaat

    Teh bunga kopi disebut kaya antioksidan, seperti flavonoid, yang mampu membantu memerangi stres oksidatif dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Minuman dari tanaman kopi ini juga dapat memberikan efek menenangkan, mampu mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi. Sifat antibakterinya juga mampu membantu kesehatan mulut.

    Terlepas dari manfaat itu, Manaker mengingatkan untuk selalu mengonsumsi minuman ini dalam jumlah sedang. Jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli kesehatan untuk mendapat saran pribadi.

    Perbedaan teh bunga kopi hingga kopi biasa bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh bunga kopi vs kopi biasa

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMeskipun dari tanaman sama, tetapi teh bunga kopi dan kopi biasa memiliki perbedaan signifikan dari segi rasa hingga manfaat kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Teh bunga kopi dan kopi biasa mungkin terdengar seperti minuman yang serupa. Namun, keduanya sangat berbeda.

    Manaker mengungkap, teh bunga kopi dan kopi tradisional memang berasal dari tanaman yang sama. Namun, keduanya berbeda secara signifikan dalam hal kandungan kafein, rasa, dan manfaat kesehatan.

    Teh bunga kopi merupakan minuman herbal yang tidak akan memicu kegelisahan akibat kafein. Teh ini hanya mengandung sedikit, bahkan tidak mengandung kafein sama sekali.

    Oleh karena itu, teh bunga kopi menjadi pilihan sangat baik bagi mereka yang memang ingin mengurangi minum kafein atau menghindari minuman kafein.

    Di sisi lain, minuman kopi biasa tentu mengandung kafein dalam jumlah cukup banyak. Memang tergantung dari jenis biji kopi dan cara penyeduhan, tetapi di dalam 237 ml kopi, rata-rata mengandung sekitar 95-200 miligram kafein.

    Dari segi rasa, teh bunga kopi juga lebih lembut dibandingkan minum kopi.

    “Profil rasa keduanya juga berbeda. Teh bunga kopi terkenal karena rasanya ringan dan seperti ada rasa bunga. Berbeda dengan rasa kopi yang kuat dan utuh,” ujar Manaker.

    Manfaat kesehatan keduanya juga berbeda. Teh mungkin memiliki beberapa manfaat yang lebih menarik, terutama untuk teh dari bunga kopi ini.

    Dari segi kesehatan, teh dan kopi sebenarnya sama-sama mengandung antioksidan. Namun, teh bunga kopi disebut menawarkan manfaat lebih luas, seperti meningkatkan regulasi gula darah dan memiliki sifat antibakteri.

    Meskipun begitu, Manaker mengingatkan klaim ini masih perlu diteliti lebih banyak.

    4. Orang yang cocok minum teh bunga kopi

    Sebelum tergiur dengan keistimewaan teh bunga kopi, kamu perlu memperhatikan apakah minuman ini cocok atau tidak dikonsumsi.

    Menurut Manaker, orang yang alergi terhadap tanaman kopi berpotensi bereaksi terhadap teh bunga kopi. Ditambah lagi, mereka yang sensitif terhadap tanaman dalam famili Rubiaceae, harus menghindarinya karena risiko reaktivitas silang.

    Orang hamil dan menyusi juga harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan profesional sebelum minum teh ini. Mereka yang dalam kondisi kesehatan kronis atau mengonsumsi obat apa pun juga perlu berkonsultasi terlebih dahulu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 3 Cara Membuat Racikan Kopi Agar Lebih Efektif Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Kopi banyak dikonsumsi pelaku diet, karena manfaatnya yang bisa menurunkan berat badan. Beberapa trik meracik agar kopi lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    Minuman sehat yang mengandung banyak manfaat sehat adalah kopi. Banyak jenis racikan kopi yang umum dikonsumsi setiap hari, dari kopi hitam atau kopi dengan tambahan susu dan krimer.

    Dilansir dari Times of India (25/7), kopi bisa dengan berbagai cara. Terutama dengan tambahan bahan yang memicu penurunan berat badan dan rendah kalori.


    Berikut ini trik meracik kopi agar lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    1. Kopi hitam

    Kopi hitam diketahui bebas dari kalori, jadi sangat aman dikonsumsi saat menjalani diet penurunan berat badan. Racikan kopi ini juga kaya zat antioksidan untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

    Bisa berupa espresso, picollo atau kopi tubruk dengan biji favorit dan diseduh serta dinikmati tanpa tambahan bahan apapun. Selain menambah energi juga mempercepat penurunan berat badan.

    2. Hindari gula dan krimer

    Mitos konsumsi gulagula Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

    Bagaimana Jika tak suka kopi yang pahit? Kamu tetap bisa menambahkan pemanis, tapi hindari penggunaan gula pasir. Alternatifnya bisa menggunakan stevia atau pemanis alami lainnya dalam jumlah kecil.

    Kalau ingin merasakan manfaat berat badan yang turun drastis, hindari kopi yang creamy rasanya. Karena, tambahan krimer atau whipped cream ini akan menambahkan sejumlah kalori pada secangkir kopi.

    Kalau ingin tekstur creamy, kamu bisa menggunakan susu rendah lemak. Bisa juga menggantinya dengan susu nabati, seperti susu almond atau susu oat.

    3. Tambahkan kayu manis

    Tambahan rempah juga bisa membuat racikan kopi terasa nikmat. Bubuk kayu manis ternyata cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi untuk menurunkan berat badan.

    Bubuk kayu manis bisa menambahkan aroma harum yang menggugah selera. Selain itu, bubuk kayu manis ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat sehat, seperti mengontrol kadar gula darah dan mengurangi rasa lapar.

    Kalau ingin membuat racikan kopi rempah dari bubuk kayu manis, kamu juga bisa menambahkan sedikit madu. Madu juga sumber zat antioksidan sekaligus bisa digunakan untuk pengganti gula pasir.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com