Tag: universitas

  • 10 Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga, Wisuda Bareng sampai Liburan

    10 Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga, Wisuda Bareng sampai Liburan


    Jakarta

    Prompt Gemini AI ramai dicoba warganet yang ingin mengedit foto sendiri untuk berbagai kebutuhan. Instruksinya kini juga dikembangkan ke prompt Gemini AI untuk edit foto keluarga.

    Mengutip Google Help, prompt adalah pertanyaan atau instruksi yang diisikan saat menggunakan Gemini, asisten AI dari Google.

    Gemini AI saat ini terbagi atas jenis 2.5 Flash untuk kebutuhan umum dan 2.5 Pro untuk kebutuhan reasoning, matematika, dan koding. Untuk edit foto keluarga, pengguna bisa mencoba Gemini AI 2.5 Flash.


    Sebelum mengedit, pastikan hasil foto yang diharapkan. Contohnya, foto awal wisuda, pernikahan, liburan, atau ulang tahun ditambah dengan anggota keluarga yang berhalangan hadir. Sejumlah warganet juga mengedit foto wisuda hingga pernikahan agar anggota keluarga yang sudah meninggal dapat seolah-olah hadir pada momen berharga tersebut.

    Cara Edit Foto Pakai Gemini AI

    • Buka https://gemini.google.com
    • Klik ikon + di bagian bawah layar
    • Unggah foto yang ingin diedit
    • Isikan prompt yang menggambarkan hasil visual yang diinginkan dan tujuan foto, misalnya menambahkan wajah orang dari foto kedua ke foto pertama, latar foto di ruang tertentu, tone cahaya, pakaian, perabotan, dan lain-lain
    • Tekan ikon panah untuk mengirim prompt
    • Muncul foto hasil olahan Gemini AI
    • Kirim prompt tambahan jika ingin melakukan penyesuaian atau penyempurnaan tambahan, misalnya jadi memegang bunga, dari berdiri jadi duduk, atau rambut belah tengah jadi belah pinggir.
    • Unduh hasil foto.

    Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga

    Berikut sejumlah contoh prompt Gemini AI untuk edit foto keluarga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi.

    1. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga di Wisuda 1

    Gabungkan wisudawan di foto pertama ke dalam foto keluarga (foto kedua). Latar belakang gedung universitas XX. Pastikan wisudawan mengenakan toga dan topi wisuda. Sesuaikan pencahayaan agar terlihat seperti sore hari yang cerah, dengan golden hour glow pada semua orang. Latar belakang gedung universitas dibuat lebih jelas dan fokus. Tambahkan karangan bunga kecil di tangan wisudawan dan balon “Selamat Wisuda” di sudut foto. Rambut semua anggota keluarga terlihat rapi dan bergaya formal.

    2. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga di Wisuda 2

    Gabungkan foto laki-laki di foto B ke foto wisuda di foto A seolah-olah dia menghadiri wisuda tersebut. Mereka duduk dengan latar rak-rak buku. Pakaian formal warna netral/pastel hangat, semua tersenyum. Pencahayaan indoor hangat. Pastikan wisudawan duduk di tengah. Rambut rapi.

    3. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga Liburan

    Gabungkan semua anggota keluarga dari beberapa foto terpisah ini ke dalam satu foto pemandangan Pantai XX yang indah, bersih, berair jernih. Pencahayaan cerah dan hangat seperti siang hari yang cerah. Tambahkan topi pantai, kacamata hitam, dan pakaian renang yang ceria pada semua orang. Buat suasana santai dan gembira. Sertakan satu anggota keluarga yang sedang melompat gembira dan satu anak kecil yang sedang membangun istana pasir.

    4. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga – Ulang Tahun Anak

    Posisikan anggota keluarga inti (ayah, ibu, anak yang berulang tahun) dari foto berbeda di sekitar meja kue ulang tahun. Fokus pada suasana ceria dan penuh warna. Tambahkan dekorasi ulang tahun seperti balon angka, banner Happy Birthday, dan konfeti yang tersebar. Pastikan ada kue ulang tahun dengan lilin menyala angka XX. Pencahayaan lembut dan hangat, seperti di dalam ruangan yang didekorasi. Rambut anak yang berulang tahun bisa dibuat sedikit berantakan tapi menggemaskan, sementara orang tua tampil rapi.

    5. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga – Anniversary Pernikahan Orang Tua

    Tempatkan orang tua di tengah foto, dengan anak-anak mereka mengelilingi. Gabungkan semua individu dari foto terpisah. Pakaian elegan warna silver untuk perempuan dan hitam untuk laki-laki. Latar belakang senja atau malam di ballroom hotel, taman, atau restoran dengan pencahayaan romantis dengan cahaya lilin dan lampu-lampu.

    6. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga – Momen di Rumah

    Gabungkan anggota keluarga yang sedang melakukan aktivitas berbeda (mengaduk, memotong, mencicipi) ke dalam satu foto momen keluarga di dapur. Dapur harus terlihat bersih dan modern dengan peralatan masak yang lengkap. Pencahayaan terang dan alami dari jendela. Tambahkan celemek yang seragam untuk semua orang. Buat ekspresi ceria dan interaksi seolah-olah mereka sedang tertawa atau bercanda. Tambahkan sedikit uap dari panci di kompor.

    7. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga Piknik di Taman

    Satukan semua anggota keluarga dari beberapa foto ke dalam satu adegan piknik keluarga di taman yang luas.Latar belakang rumput hijau, pohon rindang, dan sedikit bunga. Pencahayaan cerah dan alami seperti pagi atau sore hari yang sejuk. Tambahkan tikar piknik, keranjang makanan, dan beberapa camilan yang tersebar. Anak-anak bisa terlihat bermain bola atau gelembung. Suasana santai dan menyenangkan.

    8. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga – Nonton Bareng

    Gabungkan anggota keluarga dari foto terpisah ini menjadi sedang duduk bersama di sofa di depan TV untuk kegiatan nonton bareng keluarga. Ruangan harus terlihat nyaman dan sedikit gelap, hanya diterangi oleh cahaya dari layar TV dan lampu tidur redup. Tambahkan selimut, bantal empuk, dan popcorn di mangkuk besar. Ekspresi semua orang fokus ke TV dengan sedikit senyum atau tawa. Baju casual atau baju tidur. Pastikan suasana terasa hangat.

    9. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga – Idulfitri

    Posisikan semua anggota keluarga (gabungkan dari foto terpisah) di ruang tamu yang didekorasi untuk Hari Raya Idulfitri. Tambahkan ketupat, opor, dan dekorasi Islami. Pencahayaan indoor hangat dan meriah. Suasana bahagia dalam kebersamaan, beberapa sedang salam pada orang yang lebih tua. Pakaian couple atau seragam sekeluarga, dengan celana untuk laki-laki dan rok atau terusan untuk perempuan

    10. Prompt Gemini AI Edit Foto Keluarga – Natal

    Posisikan semua anggota keluarga (gabungkan dari foto terpisah) di ruang keluarga untuk perayaan Natal. Tambahkan pohon Natal yang dihias, kado, dan pernak-pernik Natal. Pencahayaan hangat dan meriah. Semua orang mengenakan pakaian bepergian terbaik mereka warna merah, putih, dan hijau. Suasana hangat dan akrab, beberapa orang sedang berbincang.

    Nah, itulah sejumlah contoh prompt Gemini AI untuk edit foto keluarga yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia 2025, Rekomendasi untuk Calon Mahasiswa

    10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia 2025, Rekomendasi untuk Calon Mahasiswa



    Jakarta

    Masih bingung menentukan pilihan universitas swasta untuk melanjutkan kuliah? Tak perlu khawatir. Kini, sejumlah perguruan tinggi swasta di Indonesia berhasil menorehkan prestasi dengan masuk dalam daftar pemeringkatan dunia versi QS World University Rankings (QS WUR) 2025 dan Times Higher Education (THE) 2025.

    Beberapa di antaranya juga telah mengantongi Akreditasi Unggul dari BAN-PT serta menawarkan program studi populer yang menjadi favorit calon mahasiswa.

    Detik Edu merangkum daftar 10 universitas swasta terbaik di Indonesia tahun 2025 berdasarkan rujukan QS WUR dan THE WUR terbaru. Selain itu, ada juga informasi jurusan populer dan akreditasi kampus sebagai rekomendasi buat detikers yang sedang mempersiapkan pilihan kuliah.


    Yuk simak selengkapnya!

    10 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia

    1. BINUS University

    Nama BINUS University sudah tidak asing lagi bagi calon mahasiswa. Kampus yang berlokasi di Jakarta ini berhasil menembus Times Higher Education (THE) World University Rankings 2025 dengan posisi di rentang 1201-1500 dunia serta 351-400 Asia.

    BINUS dikenal sebagai pionir pendidikan teknologi dan bisnis di Indonesia. Jurusan seperti Informatika, Sistem Informasi, Business, hingga Desain Komunikasi Visual menjadi primadona. Tak heran, BINUS mengantongi akreditasi institusi Unggul BAN-PT dan pengakuan internasional AACSB untuk Fakultas Bisnisnya.

    2. Telkom University

    Bergeser ke Bandung, Telkom University (Tel-U) menjadi salah satu kampus swasta yang konsisten menorehkan prestasi di kancah internasional. Dalam THE WUR 2025, Tel-U tercatat berada pada kelompok 1501+ dunia. Reputasi kampus ini lekat dengan bidang teknologi dan rekayasa.

    Program studi favoritnya meliputi Teknik Telekomunikasi, Informatika, Sistem Informasi, hingga Teknik Industri. Tak hanya unggul secara akademik, Tel-U juga sudah menyandang status akreditasi institusi Unggul, menjadikannya magnet bagi calon mahasiswa yang ingin menekuni dunia teknologi.

    3. Universitas Pelita Harapan (UPH)

    Universitas Pelita Harapan (UPH) yang berlokasi di Tangerang turut mencuri perhatian. UPH tercatat dalam daftar THE 2025, sebuah pengakuan atas kiprah kampus swasta ini di tingkat global.

    Kampus yang dikenal dengan fasilitas modern ini memiliki jurusan populer seperti Manajemen, Psikologi, Ilmu Komunikasi, hingga Desain. Akreditasi BAN-PT untuk banyak program studinya sudah mencapai peringkat A, menegaskan kualitas akademiknya.

    4. Universitas Islam Indonesia (UII)

    Yogyakarta sebagai kota pelajar serta gudangnya perguruan tinggi, salah satunya Universitas Islam Indonesia (UII). Dalam QS WUR 2025, UII berada di kelompok 1201-1400 dunia.

    Sebagai kampus berbasis nilai Islam, UII terkenal dengan jurusan andalannya seperti Hukum, Ekonomi, Informatika, hingga Pendidikan. Dengan status akreditasi institusi Unggul dan banyak prodi berakreditasi A, UII menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di kota pelajar.

    5. Unika Atma Jaya Jakarta dan UAJY

    Nama Atma Jaya hadir dalam dua kampus besar, yakni Unika Atma Jaya Jakarta dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Kedua kampus ini tercatat di QS WUR 2025 pada kelompok 1201-1400 dunia.

    Reputasinya kuat dalam bidang Hukum, Akuntansi, Psikologi, serta Teknik. Dengan banyak program studi terakreditasi A/Unggul, Atma Jaya menjadi salah satu universitas swasta yang tak kalah bersaing dengan kampus negeri.

    6. Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR)

    Masih di Bandung, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) termasuk dalam daftar THE Asia Rankings 2025.
    Kampus ini punya sejarah panjang dan dikenal berhasil melahirkan lulusan di bidang Arsitektur, Hukum, Ekonomi, dan Desain. Dengan sebagian besar prodi berakreditasi A, UNPAR menjadi destinasi favorit bagi calon mahasiswa yang mencari kombinasi antara akademik dan tradisi pendidikan Katolik yang kuat.

    7. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

    Sebagai bagian dari jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, UMY menunjukkan kiprah global dengan tercatat dalam THE Impact Rankings 2025.
    Kampus ini memiliki jurusan unggulan seperti Kedokteran, Manajemen, Informatika, dan Pendidikan. Tak hanya diakui secara internasional, UMY juga menyandang akreditasi institusi Unggul, dengan mayoritas prodi sudah berstatus A.

    8. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

    Masih di Yogyakarta, hadir Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang masuk dalam THE WUR 2025.
    Kampus ini terus berkembang pesat dengan jurusan populer di bidang Pendidikan, Teknologi Informasi, Hukum, dan Bisnis. Dengan akreditasi institusi Unggul dan mayoritas prodi terakreditasi A, UAD menjadi salah satu pilihan favorit generasi muda muslim di Indonesia.

    9. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

    Di Jawa Timur, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hadir sebagai kampus swasta unggulan yang masuk THE Asia Rankings 2025. UMM dikenal sebagai kampus hijau dengan fasilitas lengkap.

    Jurusan favoritnya antara lain Teknik, Manajemen, Pendidikan, dan Teknologi Informasi. Kampus ini juga menyandang status Unggul dengan banyak prodi terakreditasi A, menegaskan reputasinya di tingkat nasional maupun internasional.

    10. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

    Terakhir ada Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dalam QS WUR 2025, UMS berada pada band 1401+ dunia.
    UMS menjadi kebanggaan warga Solo dengan jurusan andalan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Teknik, dan Ilmu Sosial. Dengan akreditasi institusi Unggul dan prodi populer berstatus A, UMS semakin diperhitungkan di kancah global.

    Itulah daftar 10 universitas swasta terbaik di Indonesia 2025 versi QS dan THE. Keberhasilan kampus-kampus ini menembus peringkat dunia membuktikan kualitas pendidikan tinggi swasta di Tanah Air terus meningkat.

    Jadi, buat detikers yang sedang mempersiapkan pilihan kuliah, jangan ragu mempertimbangkan kampus-kampus swasta unggulan ini sebagai langkah awal menuju masa depan cerah.

    *) Penulis adalah peserta Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom

    (pal/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Pascasarjana Unair 2025 Dibuka, Cek Info Seleksinya!

    Pendaftaran Pascasarjana Unair 2025 Dibuka, Cek Info Seleksinya!



    Jakarta

    Universitas Airlangga (Unair) membuka pendaftaran calon mahasiswa baru program Pascasarjana dan Spesialis angkatan tahun 2025/2026. Kapan bisa mulai daftar?

    Pendaftaran program ini bisa dilakukan mulai 2 Oktober hingga 20 Oktober 2025. Adapun seleksinya akan berlangsung hingga Januari 2026.

    “Pendaftaran ini menjadi peluang bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Pascasarjana maupun Spesialis di Unair. Dengan adanya beberapa gelombang, calon mahasiswa memiliki fleksibilitas waktu untuk mempersiapkan diri,” kata Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr Achmad Solihin SE MSi dikutip dari laman Unair, Jumat (3/10/2025).


    Berkas Syarat Daftar Pascasarjana & Spesialis Unair 2025

    • Pas foto dengan latar belakang merah dan pakaian putih berkerah (tidak memakai kacamata)
    • Kartu peserta ujian
    • Surat keterangan lulus S1 (untuk pendaftar S2) dan keterangan lulus S2 (untuk pendaftar S3)
    • Kartu keluarga
    • Surat pernyataan mematuhi aturan dan bebas dari NAPZA yang sudah ditandatangani dan dibubuhi materai Rp 10.000
    • Surat keterangan sehat dari rumah sakit
    • Surat pernyataan heregistrasi yang sudah ditandatangani materai Rp 10.000

    Tahap Seleksi Pascasarjana & Spesialis Unair 2025

    1. Pengisian biodata dan unggah berkas: 2-10 Oktober 2025

    2. Pembayaran biaya ujian: 2-13 Oktober 2025

    3. Verifikasi berkas: 14-15 Oktober 2025

    4. Tes kemampuan bahasa Inggris: penjadwalan akan diinformasikan pada laman https://regmaba.unair.ac.id

    5. Pengumuman hasil verifikasi berkas: pengumuman bisa dilihat pada laman https://regmaba.unair.ac.id

    6. Pengisian kuisioner: dilakkan setelah login https://mahasiswa.unair.ac.id
    Pembukaan rekening dan pengambilan KTM: pembukaan rekening dilakukan pada bank mitra

    7. Pembagian Letter of Acceptance (LoA): pengajuan LoA bisa didapatkan selama satu kali selama menjadi mahasiswa

    8. Pengukuhan mahasiswa baru: jadwal akan diinformasikan kemudian pada https://kemahasiswaan.unair.ac.id

    Biaya Pascasarjana & Spesialis Unair 2025

    – Biaya registrasi daftar ulang mahasiswa S2 dan S3: Rp 1.150.000

    – Biaya registrasi daftar ulang mahasiswa Profesi: Rp 800.000

    – Biaya pendidikan Profesi: bit.ly/biayastudi-profesiunair

    – Biaya pendidikan S2: bit.ly/biayastudi-S2unair

    – Biaya pendidikan S3: bit.ly/biayastudi-S3unair

    Demikian informasi pendaftaran mahasiswa baru Pascasarjana dan Spesialis Unair 2025/2026. Selamat mendaftar.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Masuk Desa Kincir Angin di Belanda Ini Harus Bayar!

    Hati-hati, Masuk Desa Kincir Angin di Belanda Ini Harus Bayar!



    Amsterdam

    Kincir angin menjadi ikon dari Belanda. Sebuah desa bersejarah yang punya banyak kincir menjadi destinasi turis dan kini ingin batasan.

    Adalah Desa bersejarah Zaanse Schans, yang telah dikunjungi oleh 2,6 juta turis pada tahun lalu. Saking ramainya, desa yang hanya dihuni oleh 100 penduduk ini mulai merasa sesak oleh turis, seperti dikutip dari BBC pada Rabu (1/10).

    “Jumlah wisatawan yang datang terlalu banyak,” kata dewan setempat.


    Oleh karena itu, desa mengumumkan akan mengenakan biaya masuk sebesar €17,50 (Rp 336 ribuan) kepada setiap pengunjung dari luar daerah tersebut, untuk mengendalikan jumlah pengunjung. Tiket masuk akan mulai dioperasikan pada musim semi tahun depan.

    “Pada tahun 2017, kami memiliki 1,7 juta pengunjung, tahun ini kami menargetkan 2,8 juta,” ujar Marieke Verweij, direktur museum desa.

    “Tapi tempat ini kecil! Kita tidak punya ruang untuk semua orang ini!”

    Parahnya lagi, kata Marieke Verweij, pengunjung sering tidak tahu kalau ada orang tinggal di sini. Melihat rumah-rumah tradisional membuat mereka penasaran sampai masuk ke rumah, buang air kecil di kebun, mengetuk pintu, berfoto, dan menggunakan tongsis untuk mengintip ke dalam rumah.

    “Jadi tidak ada privasi sama sekali.”

    Rencananya, semua orang dapat memesan dan membayar tiket secara online. Kebijakan museum pasca-Covid masih dirasa sesuai sebagai solusi untuk masalah ini.

    Dengan tiket tersebut wisatawan turis sudah mendapatkan tiket masuk ke dua tempat, yaitu tiket masuk museum dan masuk ke dalam kincir angin.

    Jika hanya setengah dari jumlah pengunjung saat ini yang tetap berkunjung setelah biaya masuk diberlakukan, pendapatan tahunan akan mencapai sekitar €24,5 juta.

    Dewan berencana menggunakan dana tersebut untuk pemeliharaan kincir angin dan infrastruktur baru seperti toilet.

    Namun, para pemilik toko dan restoran sama sekali tidak senang. Toko-toko itu sendiri, harus diakui, cukup menarik. Para staf mengenakan kostum tradisional di toko keju, mereka melakukan demonstrasi membuat bakiak di toko sepatu.

    Dan toko-toko itu terletak di dalam rumah-rumah kayu tua yang indah. Toko barang antik dan suvenir yang berasal dari tahun 1623.

    “Rencana biaya masuk ini mengancam mata pencaharian para pengecer dan pemilik restoran Zaanse Schans,” kata Sterre Schaap, ia merupakan salah satu pengelola toko suvenir bernama Trash and Treasures.

    “Ini mengerikan. Artinya, orang-orang yang tidak punya dompet tebal tidak akan bisa datang ke sini,” kata Schaap.

    “Itu artinya kita akan kehilangan banyak pembeli.

    Kesepakatan ini juga merupakan pertanda perubahan zaman. Rachel Dodds, profesor pariwisata di Universitas Metropolitan Toronto, Kanada, menunjukkan beberapa kasus serupa.

    “Bhutan mengenakan biaya masuk per hari untuk mengunjungi negara ini. Venesia, tentu saja, mungkin yang paling terkenal dengan biaya €5 untuk wisatawan harian,” ujarnya.

    Sementara itu, AS dan Inggris sama-sama mengenakan biaya otorisasi perjalanan atau visa bagi warga negara asing untuk mengunjungi mereka.

    Namun, desa-desa yang mengenakan biaya masuk masih sangat jarang. Contoh lain yang ada saat ini adalah desa nelayan Clovelly yang dikelola swasta di Devon, Inggris, Civita de Bagnoregio dan Corenno Plinio yang dibangun pada abad pertengahan di Italia, dan Penglipuran di Bali, Indonesia.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Guru Besar UGM Saran MBG Dikelola Kantin Sekolah, Belajar dari Negara Maju

    Guru Besar UGM Saran MBG Dikelola Kantin Sekolah, Belajar dari Negara Maju



    Jakarta

    Guru Besar Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Agus Sartono sarankan agar program makan bergizi gratis (MBG) dikelola oleh kantin sekolah. Mengapa hal ini perlu dilakukan?

    Ia menjelaskan, MBG dilaksanakan di Indonesia usai belajar dari pengalaman berbagai negara lainnya. Beberapa negara yang dimaksud yakni Brasil dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

    Bukan hanya dasar programnya, Agus menyoroti berbagai praktik baik menjalankan MBG di negara maju seharusnya juga bisa diperhatikan. Termasuk tentang program MBG yang dilaksanakan melalui kantin sekolah.


    “Cara ini lebih baik dibanding dengan cara atau sistem yang diterapkan di Indonesia saat ini,” tuturnya dikutip dari laman resmi UGM, Minggu (5/10/2025).

    Melalui kantin sekolah, menurutnya makanan yang tersaji dalam MBG akan lebih segar dan tidak cepat basi. Seluruh prosesnya bisa terkontrol dengan baik lantaran berada dalam lingkup yang relatif kecil.

    Agus yakin cara-cara seperti ini bisa dilakukan di Indonesia. Sekolah bisa bekerja sama dengan komite untuk proses pengelolaannya.

    “Sekolah bersama komite sekolah saya kira mampu mengelola ini dengan baik,” urainya.

    Jika sistem MBG dilakukan oleh kantin, ia berpendapat, kebutuhan baku bahan makanan bisa dipenuhi dari UMKM sekitar sekolah. Langkah ini dapat berimbas pada terciptanya sirkulasi ekonomi yang baik.

    “Dengan demikian sekolah mendapatkan dana utuh sebesar Rp 15 ribu per porsi, bukan seperti yang terjadi selama ini hanya sekitar Rp 7.000 per porsi,” tegas Agus.

    Uang MBG Diberikan Secara Tunai ke Siswa

    Jika proses pengolahan MBG tidak mungkin dilakukan oleh kantin sekolah, Agus memberikan alternatif lain. Ia mengatakan, dana bisa diberikan secara tunai kepada siswa.

    Sistem ini akan melibatkan orang tua yang harus membelanjakan dan menyiapkan bekal kepada anak-anaknya. Jika ingin diterapkan, Badan Gizi Nasional (BGN) harus menyusun panduan teknis dan melakukan pengawasan.

    Dalam pelaksanaannya, guru di sekolah juga perlu bertindak tegas. Ketika ada anak yang tidak membawa bekal, sekolah perlu memberi peringatan hingga memanggil orang tuanya.

    “Jika sampai satu bulan tidak membawa (bekal), bisa memanggil orang tuanya dan jika masih terus, bisa dihentikan,” tegas Agus Sartono.

    Cara seperti ini dinilainya lebih efektif dan menanggulangi praktik pemburu rente atau uang program rutin. Dana MBG bisa ditransfer langsung ke siswa setiap bulan layaknya penyaluran KIP atau BOS.

    Penyebab Keracunan MBG

    Agus juga mencoba merunut mengapa persoalan keracunan MBG bisa mencuat. Menurutnya hal ini bisa terjadi karena panjangnya rantai penyaluran makanan.

    Seperti yang diketahui, penyaluran MBG dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada sekolah-sekolah. Proses ini menurut Agus hanya menguntungkan pengusaha besar, mengingat ia menemukan anggaran yang seharusnya Rp 15 ribu per anak menjadi Rp 7 ribu saja.

    “Program Makan Bergizi Gratis pun bisa menjadi ‘Makar Bergiri Gratis’ bagi pengusaha besar karena mereka mendapat keuntungan yang besar secara ‘gratis’,” singgungnya.

    Ia mencoba menghitung pendapatan yang diterima SPPG. Jika margin per porsi diambil Rp 2 ribu dan satu SPPG melayani 3.000 porsi, maka keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 150 juta per bulan atau Rp 1,8 miliar per tahun.

    “Secara nasional margin Rp 2.000 dari Rp 15.000 atau sekitar 13 persen merupakan suatu jumlah yang besar. Karenanya implementasi MBG dengan memberikan tunai kepada siswa akan mampu menekan dan menghilangkan kebocoran/keuntungan pemburu rente sebesar Rp 33,3 triliun,” papar Agus.

    Meski sudah berjalan, Agus yakin masih ada waktu untuk BGN berbenah diri soal MBG. Ia mengajak pemerintah untuk perpendek rantai distribusi MBG dan menghilangkan cara-cara kotor dalam prosesnya.

    “Saya kira masih belum terlambat, dan ajakan saya mari kita perpendek rantai distribusi MBG agar lebih efektif dan hilangkan cara-cara kotor memburu rente. Jadikan MBG benar-benar sebagai Makan Bergizi Gratis bagi siswa,” pungkasnya.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Romantisnya, 2 Pasutri Ini Berhasil Lulus dan Wisuda Bareng di ITS

    Romantisnya, 2 Pasutri Ini Berhasil Lulus dan Wisuda Bareng di ITS


    Jakarta

    Wisuda ke-132 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tidak hanya diwarnai dengan toga dan pengukuhan gelar. Kali ini, ada kisah manis yang datang dari wisudawan.

    Dua pasangan suami istri (pasutri) berhasil menyelesaikan studi bersama di Departemen Teknik Sistem dan Industri, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) ITS. Bagaimana mereka bisa mengukir hidup dan pendidikan secara bersamaan?


    Dari Kampus ke Pelaminan

    Pasangan pertama adalah Bilqis Hanifah Inas dan Muhammad Bilal Teguh yang lulus magister (S2). Bilal dan Inas bercerita awalnya bertemu saat sama-sama melanjutkan studi S2 pada 2023. Inas adalah lulusan S1 Teknik Lingkungan ITS tahun 2022, sedangkan Bilal merupakan alumnus S1 Teknik Kelautan ITS tahun 2019.

    “Setelah itu kami sama-sama melanjutkan S2 di tahun 2023,” ujar Inas dikutip dari laman ITS, Minggu (5/10/2025).

    Mereka sudah dekat sejak kuliah dan ternyata berlanjut hingga ke pelaminan. Bilal dan Inas menikah pada Desember 2024 di tengah kesibukan perkuliahan.

    Inas mengaku sempat keteteran dalam mempersiapkan pernikahan karena saat itu dirinya juga harus menyelesaikan tesis. Meski begitu, akhirnya ia pun bisa lulus tepat waktu.

    “Waktu itu kami sempat terlambat untuk mulai penyusunan tesis, tapi alhamdulillah bisa dikejar dan akhirnya bisa lulus tepat waktu,” kata wanita kelahiran 1999 tersebut.

    Lulus Doktor dan Jadi Orang Tua Baru

    Pasangan lain, yakni Anindya Rachma Dwicahyani dan Benazir Imam Arif Muttaqin, memiliki kisah yang berbeda. Keduanya sudah bersama sejak kuliah S1 di Universitas Sebelas Maret (UNS) tahun 2011.

    Mereka menikah pada 2019 dan akhirnya sama-sama menempuh studi doktoral di ITS. Tak mudah, Benazir dan Anindya mengaku punya tantangan dalam menempuh keduanya.

    Tantangan itu terjadi saat putra pertama lahir pada 2022. Keduanya harus sama-sama menyelesaikan studi di tengah kesibukannya sebagai orang tua baru.

    Bahkan, pasangan yang menerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) ini sempat membawa sang anak yang belum genap setahun ke International Conference on Industrial, Mechanical, Electrical and Chemical Engineering (ICIMECE) 2023 di Lombok.

    Mereka juga aktif menulis di jurnal internasional Elsevier. Topik riset mereka berbeda, Anindya menekuni logistik dan supply chain management, sedangkan Benazir fokus pada rekayasa dan manajemen sistem manufaktur.

    “Tak jarang kami saling bertukar pikiran selama penyusunan disertasi,” ujar Benazir.

    Benazir dan Anindya saat ini pun sama-sama berprofesi sebagai dosen. Namun mereka bekerja di tempat berbeda.

    Cinta dan Ilmu Bisa Sejalan

    Inas-Bilal dan Anindya-Benazir membuktikan bahwa cinta bisa berjalan seiring dengan pencapaian akademik. Dalam perjalanan berumah tangga, mereka juga saling menyemangati dalam menempuh pendidikan.

    Inas dan Bilal berharap bisa saling memahami dan mendukung dalam perjalanan meraih cita-cita. Sementara Anindya dan Benazir ingin ilmu yang mereka peroleh memberi manfaat luas, baik di dunia akademik maupun bagi keluarga kecil mereka.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025, Apa yang Nomor 1?

    25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025, Apa yang Nomor 1?


    Jakarta

    Lembaga pemeringkatan universitas Times Higher Education (THE) telah merilis World University Ranking (THE WUR) 2025. Dalam pemeringkatan ini, detikers juga bisa melihat daftar universitas terbaik di Indonesia

    THEWUR adalah salah satu peringkat universitas global yang memberikan penilaian berdasarkan pengajaran, riset, transfer pengetahuan, dan wawasan internasional. Total, ada 18 indikator kinerja yang digunakan untuk menilai tiap universitas.


    Indikator kinerja perguruan tinggi dikelompokkan ke dalam lima area: pengajaran (lingkungan belajar); lingkungan riset (volume, pendapatan, dan reputasi); kualitas riset (dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset); wawasan internasional (staf, mahasiswa, dan riset); dan industri (pendapatan dan paten).

    Peringkat ini juga bisa digunakan sebagai acuan mendaftar universitas. Penasaran apa saja universitas terbaik di Indonesia versi THE WUR 2025? Simak di bawah ini.

    25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2025

    Berikut daftar universitas terbaik di dunia dari tota 2.092 perguruan tinggi di 115 negara dan wilayah yang masuk pemeringkatan THE WUR 2025.

    1. Universitas Indonesia
    Ranking dunia: 801-1.000
    Skor total:34.5-38.1

    2. Institut Teknologi Bandung
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    3. BINUS University
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    4. Universitas Airlangga
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    5. Universitas Gadjah Mada
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    6. Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    7. Universitas Sebelas Maret
    Ranking dunia: 1.201-1.500
    Skor total: 25.2-30.6

    8. Universitas Diponegoro
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    9. Universitas Hasanuddin
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    11. IPB University
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    12. Universitas Islam Indonesia
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    13. Universitas Jember
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    14. Universitas Negeri Malang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    15. Telkom University

    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    16. Universitas Ahmad Dahlan
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    17. Universitas Andalas
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    18. Universitas Muhammadiyah Malang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    19. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    20. Universitas Negeri Padang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    21. Universitas Negeri Semarang
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    22. Universitas Negeri Surabaya
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    23. Universitas Negeri Yogyakarta
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    24. Universitas Padjadjaran
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    25. Universitas Pendidikan Indonesia
    Ranking dunia: 1.501+
    Skor total: 10.5-25.1

    Itulah 25 universitas terbaik di Indonesia versi THE WUR 2025. Ada kampus impianmu?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar UGM Sebut Celah Ini Picu Keracunan MBG

    Pakar UGM Sebut Celah Ini Picu Keracunan MBG



    Jakarta

    Angka keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) tembus 10.482 anak per 4 Oktober 2025, berdasarkan catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). Dalam kurun 29

    September-3 Oktober 2025, korban keracunan MBG mencapai 1.883 anak, lebih tinggi dari rata-rata mingguan 1.531 anak/minggu.


    Merespons lonjakan kasus keracunan MBG, Pusat Kedokteran Tropis Universitas Gadjah Mada (PKT UGM) menilai kejadian luar biasa (KLB) ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh agar aman dilaksanakan.

    Direktur PKT UGM, Dr dr Citra Indriani MPH menjelaskan ada celah risiko keracunan MBG dari pengelolaan makanan yang dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

    Celah Risiko Keracunan MBG

    Ia menjelaskan, pengelolaan makanan skala besar menjadi celah keracunan. Terlebih jika jumlahnya di luar kapasitas pengelola.

    Citra menyorot skala produksi SPPG disebut setara, bahkan lebih, dari katering industri. Sayangnya, kondisi ini tidak diikuti dengan disiplin terhadap standar Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) yang seharusnya ditaati produksi skala besar tersebut.

    Ia mengungkap, hasil kajian investigasi UGM terhadap sejumlah kasus KLB pangan terkait MBG di Yogyakarta menunjukkan terdapat kesenjangan penerapan kaidah HACCP.

    Di samping itu, pihak UGM menemukan minimnya pengawasan dan terbatasnya pengetahuan pelaksana MBG di lapangan.

    “Jumlah porsi yang diproduksi setiap hari sangat besar. Setiap celah dalam proses, mulai dari pemilihan bahan baku, memasak, penyimpanan, hingga distribusi, bisa berdampak pada ribuan anak sekolah,” kata Citra, dikutip dari laman UGM, Senin (6/10/2025).

    Masalah Pengelolaan Pangan Skala Besar

    Investigasi UGM juga mengungkap total durasi antara proses memasak, pengemasan, sampai konsumsi sering kali lebih dari 4 jam. Masalahnya, manajemen penyimpanan makanan dengan jumlah besar tersebut belum memadai.

    Di proses memasak sendiri, Citra mengatakan beberapa menu kurang matang lantaran dimasak dalam banyak porsi.

    Sedangkan di tahap pengemasan, ia mengatakan sejumlah sekolah mengemas ulang makanan tanpa dipanaskan kembali.

    “Kondisi ini memperbesar risiko terjadinya keracunan massal,” ucapnya.

    Saran Perbaikan untuk Hindari Keracunan MBG

    Berikut sejumlah rekomendasi PKT UGM untuk perbaikan MBG:

    • Standarisasi fasilitas dan kapasitas SPPG
    • Asesmen awal untuk menilai kelayakan produksi massal
    • Penerapan SOP berbasis HACCP, mulai dari bahan baku sampai siap dikonsumsi siswa.
    • Kewajiban pelatihan keamanan pangan dan memastikan setiap staf SPPG mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
    • Pengawasan, termasuk mekanisme kontrol yang jelas, monitoring periodik, serta penguatan koordinasi lintas sektor.

    “Kolaborasi berbagai pihak mutlak diperlukan agar anak-anak benar-benar mendapat manfaat program tanpa terpapar risiko keracunan pangan,” ucap Citra.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Kakek Kim Jong Un Pernah Raih Doktor HC di UI, Ini Fakta Sejarahnya

    Ternyata Kakek Kim Jong Un Pernah Raih Doktor HC di UI, Ini Fakta Sejarahnya



    Jakarta

    Apakah detikers tahu siapa Kim Il-Sung? Ia adalah kakek dari Presiden Korea Utara saat ini, Kim Jong Un sekaligus pendiri negara tersebut.

    Tak banyak yang tahu, ternyata Kim Il-Sung sempat bertandang ke Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Sukarno. Kim Il-Sung diketahui punya hubungan yang erat dengan Sukarno.

    Bahkan, saat kunjungannya tahun 1965, Kim Il-Sung meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia (UI). Bagaimana bisa Kim Il-Sung meraih gelar tersebut?


    Raih Gelar Doktor Honoris Causa

    Pada April 1965 , Kim Il-Sung menghadiri peringatan dasawarsa Konferensi Asia Afrika di Bandung. Saat itu, Presiden Sukarno mengundang Kim untuk mendatangi tempat lain juga, demikian dikutip dari website Arsip UI.

    Kim Il-Sung diundang ke UI untuk menerima gelar doktor honoris causa (Dr HC). Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap pimpinan tertinggi di Korea Utara.

    Kim meraih gelar doktor honoris causa dalam bidang teknik. Meski akhirnya gelar tersebut yang ia raih, sebelumnya Rektor UI saat itu, Pro Dr Soemantri Brodjonegoro hendak memberinya gelar di bidang ilmu sosial.

    Akan tetapi, Sukarno menolak. Menurutnya, bidang teknik lebih tepat disandingkan dengan Kim karena Korea Utara saat itu sedang berkembang dalam pembuatan mesin.

    Mulanya, penganugerahan gelar akan dilakukan di Kampus UI Salemba. Namun, beberapa jam sebelum mulai acara lokasi seketika berubah.

    Pemberian gelar akhirnya dilakukan di Istana Negara karena alasan keamanan. Upacara dilakukan pada 15 April 1965.

    Dalam kesempatan pidato, Kim Il-Sung menyampaikan orasi doktornya tentang “Prinsip Kemandirian dalam Perjuangan Revolusioner Maupun dalam Pembangunan Sebuah Negara”.

    Tak cuma Kim Il-Sung, Indonesia juga pernah memberikan gelar serupa kepada tokoh dunia seperti Pangeran Norodom dari Kamboja dan Carlos P Romulo dari Filipina pada tahun 1964.

    Selain penghormatan atas kunjungan mereka, gelar juga diberikan untuk membina aliansi Games of The New Emerging Forces (GANEFO) dan New Emerging Forces (NEFO).

    Kunjungi Kebun Raya Bogor dan Dihadiahi Anggrek

    Dalam kunjungannya, Kim Il-Sung juga diajak ke Kebun Raya Bogor. Di sana ia tertarik dengan sebuah anggrek hasil penyilangan botanis keturunan Jerman yakni C L Bundt.

    Akhirnya Sukarno menghadiahi Kim Il-Sung anggrek tersebut dan menamai bunganya dengan Kimilsunga. Anggrek tersebut disempurnakan selama 10 tahun, lalu secara resmi dikirim ke Korea Utara untuk dikembangbiakkan.

    Bunga tersebut kemudian menjadi sebuah simbol persahabatan antara Indonesia dan Korea Utara. Kimilsunga pun menjadi nama festival bunga di Korea Utara yang diperingati setiap April.

    Tentang Presiden Kim Il-Sung

    Kim Il-sung dikenal sebagai presiden pertama sekaligus pendiri Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara). Ia secara resmi diproklamasikan pada 9 September 1948.

    Kim memimpin negara tersebut selama lebih dari empat dekade, hingga wafat pada 8 Juli 1994. Dalam masa kepemimpinannya, Kim Il-sung memperkenalkan ideologi Juche yang menekankan prinsip kemandirian dan kepercayaan penuh pada kemampuan bangsa sendiri.

    Pemikiran ini menjadi landasan utama kebijakan Korea Utara yang cenderung menutup diri dari dunia internasional, dengan semangat untuk berdiri di atas kekuatan dan sumber daya mereka sendiri.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Eco Edu Wisata Ciliwung

    6 Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Eco Edu Wisata Ciliwung



    Jakarta

    Eco Edu Wisata Ciliwung merupakan wisata dari revitalisasi sungai Ciliwung. Ada setidaknya 7 kegiatan seru yang bisa dilakukan di tempat wisata ini.

    Tempat wisata yang berdiri sejak 2006 ini memiliki salah satu tujuan yaitu agar sungai Ciliwung bersih dan rapih. Kami pun berkesempatan untuk mengobrol dengan pelopor Masyarakat Pecinta Sungai Ciliwung (Mat Peci), Usman Firdaus.

    Dengan Eco Edu Wisata Ciliwung, pihak pengelola ingin menunjukan kalau wisata itu enggak selalu ‘fun’, tapi juga memiliki milai kepedulian agar lingkungan tetap bersih. Berwisata sambil menanam pohon dan mendaur ulang sampah.


    Tantangan terbesar dalam mengelola Eco Edu Wisata ini adalah kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan di area sekitar sungai dari semua kalangan.

    “Tujuan dari adanya Eco Edu Wisata Ciliwung dalam rangka menjaga kelestarian alam dan sungai”, kata Usman Firdaus, Kamis (27/9).

    Di Eco Edu Wisata Ciliwung, ada setidaknya 7 kegiatan seru yang bisa traveler coba, berikut di antaranya:

    1. Edukasi Lingkungan

    Di sini traveler akan diajarkan bagaimana cara membibitkan tanaman, seperti tanaman-tanaman endemik Jakarta. Tanaman yang ditanam di Eco Wisata Ciliwung ini ada tanaman pohon gandaria, dan kemang.

    2. Urban Farming dan Ketahanan Pangan Mandiri

    Di kegiatan ini, traveler akan diajarkan cara bagaimana menanam sayuran, memelihara ikan, cara mengelola kompos, sebagai bahan edukasi, dan sumber ketahanan pangan warga sekitar Ciliwung.

    3. Kebun Bibit Pohon dan Tanaman

    Menjaga budaya dan kearifan lokal di sekitar sungai juga bisa dilakukan di sini. Hasil perkebunan disalurkan untuk dikonsumsi warga sekitar dan pengelola, dan masyarakat umum yang ingin membelinya. Bibit dan tanaman yang ditanam di kebun ini ada kangkung, cabai, bayam, tomat, dan lainnya.

    4. Pengelolaan Sampah Organik

    Pengelolaan sampah organik berasal dari bahan bekas makanan yang tidak habis untuk dijadikan kompos oleh maggot dan eco enzim. Kegiatan ini sebagai bahan edukasi bagi pengunjung.

    Kompos yang dihasilkan akan dijadikan pupuk bagi tanaman yang ada di kebun urban farming, dan disalurkan ke masyarakat umum secara cuma-cuma. Program pengelolaan sampah organik bertujuan untuk menjaga budaya dan kearifan lokal yang ada di Sungai Ciliwung.

    Eco Edu Wisata Sungai Ciliwung, JakartaEco Edu Wisata Sungai Ciliwung, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detikcom

    5. Susur Sungai

    Kegiatan ini dilakukan untuk pendidikan pelatihan rescue dan kemanusiaan dari masyarakat yang ingin mengadakan susur sungai untuk siaga bencana.

    6. Sekolah Sungai Ciliwung

    Sekolah sungai Ciliwung di Eco Edu Wisata Ciliwung terbuka untuk umum, baik sekolah, universitas, dan mahasiswa yang ingin meneliti sungai ini sebagai tugas akhir.

    Untuk pemateri di sekolah sungai Ciliwung biasanya datang dari relawan mahasiswa dan pengelola Eco Edu Wisata Ciliwung. Program Sekolah lingkungan tergantung request dari peserta.

    “Yang ngisi materi di sekolah lingkungan ada relawan mahasiswa dari kampus-kampus Jakarta, bisa juga saya sendiri yang ngisi materi”, kata Usman Firdaus pelopor Masyarakat Pecinta Sungai Ciliwung (Mat Peci).

    Tujuan diselenggarakan pendidikan sekolah sungai ciliwung adalah alam terjaga, kearifan lokal terpelihara, masa depan lebih baik.

    7. Pembibitan Ikan dan Unggas

    Berdasarkan pengamatan detikTravel, unggas di wisata ini ada bebek, angsa, dan ayam. Sedangkan jenis ikan ada beberapa jenis yang ada dipelihara untuk memenuhi kebutuhan protein sehat bagi masyarakat.

    Eco Edu Wisata Ciliwung biasanya ramai di weekend. Kalau weekday biasanya ada permintaan dari sekolah untuk mengadakan kegiatan edukasi lingkungan di sungai.

    Dengan hadirnya Eco Edu Wisata Ciliwung, masyarakat tidak hanya diajak menikmati wisata, tetapi juga belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan edukatif. Tempat ini menjadi bukti nyata bahwa wisata bisa sejalan dengan kepedulian terhadap alam dan pemberdayaan warga sekitar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com