Tag: menu sahur

  • Resep Kecipir dan Kacang Panjang Masak Santan yang Mantap Lezat

    Jakarta

    Masakan rumahan sederhana ini bisa jadi penyemangat makan sahur. Kecipir dan kacang panjang yang renyah segar diberi santan yang gurih sedap.

    Tinggal beberapa hari lagi puasa ramadan akan berakhir. Tetapi santap sahur tetap harus dinikmati dengan penuh semangat. Lauk sederhana ala rumahan yang sedap bisa jadi pemancing selera.

    Seperti kecipir dan kacang panjang yang diberi bumbu sederhana. Bawang merah, bawang putih dan sedikit cabe merah memberi aroma dan rasa sedap. Ditambah dengan santan, rasanya gurih enak.


    Lauk sederhana ini bisa jadi menu sahur yang lezat. Selain bahannya sederhana dan murah, juga gampang dibuat. Berikut ini bahan dan cara membat selengkapnya yang mudah diikuti.

    Resep Kecipir dan Kacang Panjang Masak Santan

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : Jawa
    Kategori Masakan : sayuran

    Bahan Bahan

    • 100 g kecipir muda
    • 5 helai kacang panhang, potong melintang 1 cm
    • 3 sdm minyak sayur
    • 5 butir bawang merah, iris halus
    • 3 siung bawang putih, iris halus
    • 2 buah cabe merah, iris halus
    • 1 cm lengkuas, memarkan
    • 2 lembar daun salam
    • 250 ml santan
    • 1 sdm kaldu jamur
    • 1 sdt terasi bakar
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1/2 sdt garam

    Cara Memasak:

    1. Bersihkan kecipir lalu cuci bersih dan potong-potong kecil. Sisihkan.
    2. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu.
    3. Masukkan cabe merah, lengkuas dan daun salam, aduk hingga layu.
    4. Tuangi santan, bumbui dengan kaldu jamur, merica, terasi dan garam. Aduk hingga mendidih.
    5. Masak hingga sayuran lunak lalu matikan api.
    6. Sajikan hangat.
    Selada Kecipir dan UdangKecipir muda dan segar untuk kecipir masak santan. Foto: iStock

    Tips membuat kecipir dan kacang panjang masak santan:

    1. Pilih kecipir yang muda, warnanya hijau terang agar mendapatkan rasa renyah segar.
    2. Gunakan santan segar agar mendapatkan rasa gurih sedikit manis yang enak.

    Simak Video “Video: Jangan Lupa Makan Sayur Buah Saat Sahur untuk Tahan Lapar!
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sayap Ayam Kremes yang Gurih Renyah Buat Lauk

    Jakarta

    Sayap Ayam Kremes memadukan kelezatan ayam yang digoreng renyah dengan taburan kremes yang gurih. Proses penggorengan yang tepat membuat sayap ayam memiliki tekstur yang spesial. Kulitnya garing, sementara dagingnya tetap juicy. Kremes yang terbuat dari campuran tepung, bumbu, dan air menghasilkan lapisan renyah yang menambah sensasi saat digigit. Disajikan dengan sambal atau saus favorit, sayap ayam kremes menjadi hidangan yang sempurna untuk menemani momen santap bersama keluarga atau teman.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Menit Sedang 4
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Ayam

    Bahan Bahan

    300 gram sayap ayam
    500 ml minyak goreng
    bahan kremesan:
    4 siung bawang putih, haluskan
    250 ml santan dari 1/4 butir kelapa
    200 ml air
    120 gram tepung beras
    25 gram tepung sagu
    1/2 sdt garam
    1/4 lada bubuk
    bumbu halus
    2 butir kelapa
    2 siung bawang putih
    3 butir bawang merah
    1 sdt ketumbar

    Cara Memasak:

    1. cara membuat kremesan:
    2. campur semua bahan ke dalam wadah, aduk hingga rata
    3. panaskan minyak, ciprat-cipratkan adonan kremesan ke dalam minyak panas. Kecilkan api, kumpulkan kremesan ke tengah
    4. letakkan sayap ayam di bagian tengah kremesan
    5. lipat bagian kanan dan kiri kremesan ke arah dalam hingga sayap ayam terbungkus
    6. goreng di atas api sedang hingga sayap ayam matang sambil dibalik
    7. angkat dan sajikan

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Puasa Anti Lemas! Coba Konsumsi Menu Ini Saat Sahur


    Jakarta

    Saat sahur, penting untuk memerhatikan nutrisi makanan yang disantap. Beberapa makanan bagus dikonsumsi karena membuat tubuh tidak lemas. Ini daftarnya!

    Sahur dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena menawarkan sejumlah keutamaan. Tak hanya menambah pahala dan membuat puasa lebih berkah, tapi juga memasok energi dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

    Dalam menyiapkan menu sahur, perhatikan nutrisi makanan yang dipilih. Pastikan mengandung karbohidrat kompleks, memilih pangan tinggi protein, dan memastikan menu secara keseluruhan bersifat padat nutrisi.


    Berikut beberapa menu sahur sehat sekaligus bikin kenyang lebih lama dan tidak cepat lemas:

    1. Kurma

    Ilustrasi kurmaIlustrasi kurma Foto: Getty Images/iStockphoto/Armastas

    Siapa bilang kurma hanya untuk membatalkan puasa? Kurma juga baik dikonsumsi sebagai menu sahur. Meski manis, kurma rendah indeks glikemik berkat kandungan seratnya.

    Kurma juga sumber karbohidrat, protein, vitamin B6 dan mineral termasuk kalium, magnesium, tembaga, mangan dan zat besi.

    2. Whey protein

    Whey protein merupakan protein dari sisa susu pada proses pembuatan keju. Whey protein termasuk jenis protein yang komplet. Proteinnya cocok untuk menu sahur sehat sebab proses pencernaan protein berlangsung perlahan yang bikin kenyang lama.

    3. Biji-bijian utuh

    roti whole-grainroti whole-grain Foto: iStock

    Sebaiknya pilih menu sahur dari biji-bijian utuh. Roti, pasta, oatmeal dari biji-bijian utuh juga beras merah atau coklat rendah indeks glikemik. Proses metabolisme pangan berlangsung lambat dan tidak cepat menaikkan gula darah.

    Makanan yang gak akan menyebabkan tubuh lemas ketika puasa ada di halaman selanjutnya.

    4. Buah tinggi kandungan air

    Jangan lupa memasukkan buah-buahan sebagai menu sahur sehat terutama buah yang tinggi kandungan air. Buah-buahan ini akan membantu menjaga hidrasi sekaligus memberikan nutrisi serat, vitamin dan mineral. Serat membantu Anda kenyang lebih lama.

    5. Telur

    Ini 5 Eksperimen Orang Makan Ratusan Telur yang ViralIlustrasi telur rebus. Foto: Site News

    Sumber protein yang juga baik dikonsumsi untuk sahur adalah telur. Telur tinggi kandungan protein yang membuat perut kenyang lebih lama dan tubuh tetap berenergi.

    Melansir NDTV, ada banyak cara untuk mengonsumsi telur. Anda bisa menjadikan dadar telur sebagai topping roti gandum. Kemudian telur rebus bisa untuk campuran salad.

    6. Kacang-kacangan

    Ilustrasi kacang-kacanganIlustrasi kacang-kacangan Foto: Pixabay/piviso

    Hanya dengan segenggam kacang-kacangan, Anda bisa melewati hari tanpa rasa lemas. Tidak heran kacang-kacangan cocok menjadi menu sahur simple tapi bikin kenyang lama.

    Anda bisa mengombinasikan kacang-kacangan dengan susu atau yogurt. Kacang-kacangan berupa selai bisa jadi olesan pada roti gandum utuh.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Agar Tidak Lemas Seharian, Coba Menu Ini Saat Sahur”

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Sahur Minum Susu? Jangan Kebanyakan karena Picu Efek Samping Ini


    Jakarta

    Susu kerap jadi andalan untuk menu sahur praktis mengenyangkan. Namun, minum susu sebaiknya tidak berlebihan karena dapat memicu efek samping yang mengganggu kesehatan.

    Susu, terutama susu sapi, merupakan salah satu sumber nutrisi penting buat tubuh termasuk kalsium, protein, dan vitamin D. Kebanyakan orang menjadikan susu sebagai pelengkap nutrisi harian atau menu sahur selama bulan puasa.

    Melansir dari Medical News Today, dalam 244 milliliter (ml) susu sapi (whole milk) mengandung 7,9 gram (g) lemak; 7,7 g protein; 12,3 g gula; 276 miligram (mg) kalsium; 322 mg kalium; dan 3,2 microgram (mkg) vitamin D.


    Melihat nutrisinya, susu memberikan manfaat buat kekuatan tulang, kesehatan otak, serta pembentukan otot.

    Meski demikian, minum susu perlu diatur porsinya. Dalam sehari, konsumsi susu cukup 1-3 gelas tergantung usia dan kebutuhan asupan.

    Jika terlalu banyak, minum susu malah bisa memicu sejumlah masalah. Apa saja?

    1. Lelah dan lesu

    Ilustrasi lelahMinumm susu bisa memicu lelah dan lesu. Foto: Getty Images/simon2579

    Susu mengandung kalori yang bisa menjadi sumber tenaga. Namun, jika terlalu banyak, susu malah bisa memicu kelesuan dan kelelahan luar biasa.

    Mengutip Times of India, kasein A1 pada susu sapi kadang bisa memicu peradangan pada lapisan usus dan mengganggu keseimbangan mikroba. Oleh karenanya, orang yang alergi susu dianjurkan untuk minum varian susu A2.

    2. Sulit fokus

    Jika Anda susah fokus dan bermasalah dengan memori, bisa jadi Anda terlalu banyak minum susu.

    Menurut ahli, kandungan kasein dalam jumlah tinggi bisa mengelabui reseptor otak tertentu dan mengeluarkan sinyal palsu. Beberapa orang juga berkata bahwa konsumsi susu berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan mental seiring bertambah usia.

    3. Bintik merah hingga ruam

    asian beauty woman has dry skin and scratching her faceMinum susu juga bisa muncul karena anyak minum susu. Foto: Getty Images/PonyWang

    Breakout atau jerawat parah biasanya timbul saat kulit tidak cocok dengan kandungan produk skincare. Ternyata, breakout juga bisa muncul saat terlalu banyak minum susu.

    Selain jerawat, pada kulit juga bisa ditemukan bintik-bintik merah dan ruam.

    Hal ini bisa disebabkan konsumsi susu berlebihan memicu perubahan hormon. Namun, hal ini belum diteliti lebih lanjut.

    4. Masalah pencernaan

    makanan pencernaanMinum susu juga bbisa sebabbkan perut kembung. Foto: iStock

    Susu bisa mengenyangkan tanpa harus menambah asupan makanan lain. Hanya saja, saat porsinya berlebihan, susu bisa mengakibatkan kembung, mual dan rasa tidak nyaman di perut.

    5. Tulang rapuh

    Tersedak Tulang Ikan susu juga bisa bikin masalah tulang lebih rapuh. Foto: Getty Images/PeopleImages/Ist

    Dalam jumlah yang wajar, minum susu memang bisa menguatkan tulang. Sebaliknya, ketika porsinya berlebihan, susu malah membuat tulang jadi rapuh dan kepadatannya berkurang.

    Studi BMJ yang diterbitkan pada 2014 menemukan bukti bahwa pria lansia yang minum sangat sedikit susu cenderung tidak mengalami patah tulang atau radang dibanding wanita yang cukup minum susu.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jangan Terlalu Banyak, Ini 5 Efek Samping Minum Susu Berlebihan”

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 4 Tips Makan Sahur untuk Penderita GERD agar Puasa Lancar


    Jakarta

    Penderita GERD perlu memperhatikan asupan makanan sehari-hari, termasuk saat sahur dan buka puasa. Coba tiru 4 tips makan sahur dari dokter ini agar puasa lancar dan penyakit tidak kambuh.

    Asupan sahur penting diperhatikan oleh penderita gastroesophageal reflux disease (GERD). Jika salah mengonsumsi makanan, bukan tidak mungkin gejala GERD muncul hingga menyebabkan ketidaknyamanan.

    Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi dan hepatologi Ari Fachrial Syam menyebut, santap sahur fungsinya mirip dengan sarapan. Oleh karena itu, Anda dilarang melewatkan santap sahur selama berpuasa.


    “Sahur itu sangat penting. Jangan karena malas bangun, terus Anda sengaja melewatkan sahur. Jangan sampai begitu,” kata Ari dalam webinar yang digelar FK UI terkait GERD saat puasa Ramadhan, Jumat (31/3).

    Orang dengan GERD juga tak boleh sembarangan memilih menu sahur. Jika salah langkah, penyakitnya bisa kambuh.

    “Jadi tidak boleh asal sahur saja, misal makanan sahurnya tidak dijaga, jadi sama saja. Sahur atau tidak sahur kalau salah langkah, ya, GERD kambuh juga,” kata dia.

    Lantas, bagaimana tips menjalani sahur bagi penderita GERD agar tidak kambuh?

    1. Hindari makanan berlemak

    Makanan berlemak seperti gorengan atau sesuatu berkuah santan memang enak. Tapi, jenis makanan ini harus dihindari saat sahur sebab bisa meningkatkan asam lambung beberapa jam setelah dikonsumsi.

    2. Jangan makan makanan asam

    kombinasi yogurt yang pas di lidah.Makanan asam seperti yogurt sebaiknya dihindari penderita GERD. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Makanan yang mengandung asam juga tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur. Misalnya, perasan jeruk lemon untuk diminum hingga yogurt.

    3. Minum air putih hangat dulu

    Sebelum makan sahur, sebaiknya minum air putih hangat satu gelas terlebih dahulu. Hal ini untuk menetralisir organ tubuh di bagian perut setelah bangun tidur sebelum makan sahur.

    4. Pilih makanan yang direbus

    David Beckham Ungkap Victoria Beckham Hanya Makan Ikan Panggang dan Sayur Rebus Selama 25 Tahun.Konsumsi makanan yang direbus dan dibakar lebih dianjurkan. Foto: iStock

    Alih-alih mengonsumsi makanan berlemak, Ari menyarankan agar Anda memilih makanan yang lebih sehat saat sahur.

    Makanan-makanan tersebut misalnya, sayuran rebus, protein rendah lemak yang dikukus atau dibakar, kemudian makanan yang tidak pedas dan asam.

    “Tidak disarankan juga makanan yang digoreng. Tapi tetap makannya harus seimbang, antara nutrisi dan gizi semua harus terpenuhi,” kata dia menambahkan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “4 Hal yang Harus Diperhatikan ‘Sobat GERD’ saat Sahur”

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Doyan Makan Gorengan Saat Buka Puasa? Ahli Ingatkan 4 Risiko Ini


    Jakarta

    Gorengan jadi menu buka puasa favorit orang Indonesia. Namun waspadai konsumsinya terlalu banyak karena ahli kesehatan mengingatkan 4 risiko yang mungkin terjadi.

    Makan gorengan terlalu banyak dapat memicu dampak negatif untuk tubuh. Seperti apa risikonya? Berikut penjelasan ahli kesehatan.

    1. Obesitas

    Makanan yang melalui proses penggorengan cenderung mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Sebab, makanan yang digoreng akan kehilangan kadar air yang terkandung di dalamnya dan menyerap lemak berlebih. Akibatnya, makanan tersebut akan memiliki kadar lemak yang tinggi.


    “Sebagai contoh, 100 gram kentang yang dipanggang akan mengandung 93 kalori dan 0.13 gram lemak, sedangkan pada 100 gram kentang yang digoreng akan mengandung 312 kalori dan 15 gram lemak,” papar dokter spesialis gizi klinik dari Eka Hospital Cibubur, dr. Imelda Goretti melalui keterangannya.

    Imelda mengatakan, makanan yang memiliki kalori serta lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas. Obesitas adalah kondisi ketika lemak yang menumpuk di dalam tubuh sangat banyak. Bila tidak segera ditangani, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, hingga diabetes.

    2. Kanker

    Imelda mengatakan, makanan yang digoreng berpotensi tinggi menghasilkan zat akrilamida. Akrilamida adalah senyawa berbahaya yang timbul jika makanan digoreng terlalu lama dalam minyak.

    “Diketahui, [zat akrilamida] merupakan zat beracun penyebab kanker yang terbentuk dalam makanan selama proses memasak suhu tinggi, seperti menggoreng,” jelas dr. Imelda.

    Ia menjelaskan, zat akrilamida adalah reaksi kimia dari gula dan asam amino yang disebut asparagine. Zat ini terbentuk di dalam beberapa makanan, seperti kentang, daging merah, dan makanan bertepung yang diproses dengan suhu tinggi, salah satunya dengan digoreng.

    Mengeluh Harga Gorengan Tak Lagi Rp 500, Netizen Ini Kena Nyinyir!Gorengan yang renyah dan nikmat berisiko buruk untuk tubuh jika dikonsumsi sebagai menu buka puasa. Foto: Site News

    3. Penyakit jantung

    Gorengan berpengaruh besar pada risiko meningkatnya tekanan darah, obesitas, dan penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini karena gorengan memiliki kadar lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

    4. Diabetes tipe 2

    Menurut studi oleh Shenzhen University Health Science Center, mengonsumsi gorengan secara terus-menerus berkaitan erat dengan risiko pengembangan diabetes tipe 2.

    Berdasarkan penelitian tersebut, risiko diabetes tipe 2 seseorang yang makan gorengan empat hingga enam kali per minggu dapat meningkat hingga 39 persen. Sementara itu, jika gorengan dimakan lebih dari tujuh kali dalam seminggu, peningkatannya menjadi 55%.

    “Penelitian menemukan orang yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji memiliki risiko mengalami resistensi insulin dan menyebabkan diabetes tipe 2,” kata dr. Imelda.

    Sebagai alternatif, dr. Imelda menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti kurma, jus buah, dan air mineral sebagai menu berbuka puasa. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup dengan menggunakan metode masak selain goreng, yakni rebus, kukus, atau panggang.

    “Makanan yang dipanggang dengan oven pemanggang maupun air fryer bisa menghasilkan makanan dengan nilai kalori serta lemak yang lebih rendah. Penggunaan oven dan air fryer juga dapat mengurangi penggunaan minyak hingga 70 sampai 80 persen,” jelas dr. Imelda.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Selalu Makan Gorengan Tiap Buka Puasa? Waspada 4 Penyakit Ini

    (dfl/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Cepat Lapar Saat Puasa? Hindari Konsumsi 10 Makanan Ini


    Jakarta

    Saat puasa beberapa orang cepat lapar padahal sudah makan sahur. Kuncinya ternyata ada pada menghindari 10 makanan berikut ini.

    Saat sahur dan buka puasa, penting untuk mengonsumsi makanan bernutrisi tepat. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari masalah seperti lemas atau cepat lapar selama berpuasa.

    Beberapa makanan diketahui membuat cepat lapar karena umumnya terdiri dari karbohidrat olahan dan tinggi gula. Kandungan protein dan seratnya minim sehingga tak memunculkan rasa kenyang yang lama.


    Mengutip Eat This Not That, kombinasi karbohidrat olahan yang tinggi, rendah serat, dan protein dapat mengacaukan kadar gula darah Anda, berkontribusi pada rasa lapar dan nafsu makan yang tak terpuaskan.

    Berikut daftar 10 makanan yang bikin cepat lapar saat puasa:

    1. Pastry

    Rasa manis dari pastry memang menggugah selera, apalagi jika disandingkan dengan kopi sebagai pelengkap sarapan. Meski demikian, makanan ini bukanlah pilihan tepat karena justru bisa membuat Anda semakin lapar.

    “Makanan yang dipanggang ini bagus untuk memuaskan selera Anda tetapi tidak terlalu mengenyangkan perut karena cenderung kaya akan karbohidrat [sederhana],” kata dietitian Destini Moody.

    “Tanpa cukup protein atau serat (yang cenderung kurang pada kue kering), camilan ini akan meningkatkan gula darah, menyebabkan kembalinya penurunan gula darah segera setelahnya.”

    Moody pun menyarankan jika Anda ingin makan pastry, maka sandingkan makanan ini dengan protein seperti telur rebus atau greek yogurt.

    2. Keripik kentang

    Keripik kentang jadi makanan favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan bikin nagih. Namun, makanan yang mengandung banyak natrium ini justru bisa membuat perut bertambah lapar.

    “Garam membuat hampir semua hal terasa lebih enak karena membuat Anda mengeluarkan air liur,” kata Moody.

    “Lebih banyak air liur berarti lebih banyak reseptor aktif di indera pengecap Anda, yang berarti lebih banyak rasa yang dalam.”

    Namun ada alasan lain mengapa kita mendambakan makanan asin. Para ilmuwan berhipotesis bahwa manusia mendambakan garam karena kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan kita merasakan kepuasan.

    “Hal ini dapat menciptakan lingkaran setan karena camilan asin seperti keripik kentang dan pretzel cenderung mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan Anda,” kata Moody.

    Hal ini membuat Anda lebih cepat lapar, yang bisa membuat Anda memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya terus berlanjut.

    3. Roti gandum

    Penjelasan soal nutrisi nasi putih dan roti gandumFoto: Getty Images/iStockphoto

    Roti gandum mungkin mengandung tinggi serat, tetapi juga lebih banyak diproses daripada biji-bijian utuh seperti oat dan quinoa, serta kurang lemak dan protein yang bisa mengenyangkan rasa lapar.

    Agar roti Anda lebih tahan lama membuat kenyang, ganti selai dengan topping yang mengandung lemak sehat, seperti selai kacang, telur, atau alpukat.

    “Kalori ekstra dalam makanan ini menyediakan lemak, protein, dan serat-semuanya merupakan kunci untuk membantu Anda tetap kenyang lebih lama,” kata dietitian Alex Caspero mengutip Prevention.

    Jika Anda memilih selai kacang, pertahankan porsinya dengan maksimal dua sendok makan per porsi.

    4. Jus buah

    Buah mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat. Namun, hampir tidak protein atau lemak yang bisa menciptakan rasa kenyang.

    “Dan meskipun banyak jus 100% mengklaim mengandung tiga hingga empat porsi buah dan sayuran per botol, meminum produk Anda tidak memberikan tubuh Anda rasa lapar yang sama seperti memakannya,” kata Caspero.

    “Tanpa sebagian besar serat dalam dagingnya, jus bisa membuat Anda merasa seperti tidak makan apa pun,” katanya.

    Sebagai gantinya, masukkan produk Anda ke dalam makanan dengan menyiapkan salad atau tumis, atau menambahkan yogurt atau oatmeal dengan buah segar.

    5. Cookies dan cake

    Ilustrasi cookiesFoto: Getty Images/WRS Photos

    Gula, baik itu madu organik atau gula pasir mengaktifkan jalur nafsu makan di otak Anda secara berbeda dibandingkan sumber energi lainnya, demikian temuan penelitian dari Yale University School of Medicine.
    Secara khusus, thalamus, hipotalamus, dan insula otak, yaitu area yang mendorong Anda untuk makan, cenderung menjadi tenang setelah Anda mengonsumsi makanan.

    Namun, menurut penelitian itu, ketika Anda menelan makanan manis seperti cookies atau cake, area tersebut tetap aktif.

    “Singkatnya, otak Anda memberitahu tubuh bahwa Anda belum kenyang, dan Anda memiliki keinginan untuk makan lebih banyak agar merasa kenyang, kata Dr. Robert Lustig, peneliti gula dan ahli endokrinologi anak di Universitas California, San Francisco mengutip Time Magazine.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    6. Nasi putih

    Meski nasi putih tidak selalu buruk, namun lebih baik memilih nasi merah atau hitam untuk lebih sering dikonsumsi. Hal ini terkait dengan cara pengolahan nasi putih.

    Moody mengatakan, semua nasi putih bermula dari beras merah, yang kemudian dimurnikan dan dipoles untuk menghilangkan lapisan luar berwarna coklat yang disebut dedak. Hal inilah yang membuat nasi putih berwarna mutiara dan teksturnya yang lembut.

    “Masalahnya adalah hampir semua serat dan vitamin B dalam beras ditemukan pada dedak,” katanya.

    “Vitamin B1, juga dikenal sebagai thiamin, ditemukan setelah Angkatan Laut Kekaisaran Jepang mengalami kekurangan B1 secara luas setelah mengubah pola makan mereka dari nasi merah ke nasi putih. Setelah banyak pria meninggal karena beri-beri, penyakit yang sangat tidak menyenangkan yang terjadi akibat penyakit beri-beri. kekurangan B1, diketahui ‘pengobatannya’ adalah makan nasi merah lagi.”

    Tak hanya vitamin pada bekatul yang penting, serat pada bekatul juga berperan dalam mengendalikan rasa lapar.

    “Tanpa serat, makan seporsi nasi putih mempercepat respon insulin dan mempercepat pengosongan lambung, yang akhirnya membuat kita semakin lapar dalam jangka panjang,” kata Moody.

    7. Sereal dengan tambahan gula

    serealFoto: Getty Images

    Sereal dengan tambahan pemanis tidak mengandung cukup serat dan protein, yang keduanya membantu rasa kenyang. Itu sebabnya mengonsumsi sereal jenis ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam dan kemudian turun lagi.

    Jika Anda suka makan sereal dan menginginkan sesuatu yang membantu Anda menghindari rasa lapar dan menjaga kadar gula darah lebih stabil, pilihlah produk yang mengandung lebih dari 5 gram serat per porsi.

    Selain itu, Anda bisa pasangkan sereal dengan susu berprotein tinggi, seperti susu atau susu kedelai, atau gunakan yogurt Yunani sebagai bahan dasarnya.

    8. Pasta

    Seperti banyak sumber karbohidrat lainnya, Anda bisa menemukan pasta dalam bentuk putih (halus) dan gandum utuh. Dan pasta putihlah yang sebaiknya dihindari lebih sering jika rasa kenyang adalah tujuan Anda untuk makan.

    Pasta putih terbuat dari tepung olahan, yang serat, vitamin, dan mineralnya jauh lebih rendah dibandingkan karbohidrat dari sumber biji-bijian.

    “Sebagian besar pasta yang tersedia di toko terbuat dari sumber tepung olahan tanpa banyak kandungan serat, yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah dan rasa lapar segera setelah dikonsumsi,” kata dietitian Lena Bakovic.

    Di sisi lain, karbohidrat kompleks, seperti pasta gandum membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membantu kita merasa kenyang lebih lama.

    9. Kentang goreng

    Jika Tak Dimakan Berlebihan, Ini 5 Mnafaat sehat Makan Kentang GorengFoto: Getty Images/Rafa Jodar

    Meskipun kentang sangat bagus dalam meningkatkan rasa kenyang, namun kentang kurang efektif jika disajikan dalam bentuk kentang goreng.

    “Ini karena makanan ini kaya akan karbohidrat olahan dan natrium, yang rasanya memuaskan, namun tidak terlalu memuaskan rasa lapar,” kata Moody.

    10. Putih telur

    Meskipun 3 hingga 4 gram protein yang ditemukan di setiap putih telur secara teknis membuat Anda merasa lebih kenyang, putih telur sangat rendah kalori dan hampir bebas lemak.

    Itu berarti Anda tidak akan merasa kenyang dalam waktu lama. Karena itu penting untuk konsumsi telur secara utuh, baik putih dan kuningnya.

    “Kuning telur mengandung nutrisi sehat, seperti lutein yang menyehatkan mata, bersama dengan beberapa protein dan lemak sehat yang akan membuat hidangan telur Anda jauh lebih bergizi,” kata dietitian Isabel Smith.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, Konsumsi 10 Makanan Ini Malah Bikin Kamu Tambah Lapar”

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur Bantu Hidrasi dan Dorong Energi


    Jakarta

    Asupan makanan saat sahur penting untuk menjaga energi tubuh sepanjang puasa. Secara khusus, kamu perlu konsumsi makanan yang mampu menghidrasi tubuh seperti makanan ini.

    Memasuki Ramadan, umat muslim wajib melaksanakan puasa. Mereka harus menahan nafsu makan, minum, dan hal lain yang membatalkan puasa sejak fajar hingga terbenamnya matahari.

    Karena saat puasa tubuh tidak diberi asupan makan dan minum selama beberapa jam, oleh karena itu penting memilih makanan apa saja yang masuk saat sahur.


    Makanan yang dikonsumsi perlu mengandung nutrisi esensial. Nutrisi ini mampu memberi stamina tambahan sekaligus menghidrasi tubuh sepanjang hari.

    Merangkum ndtv.com (11/05), berikut rekomendasi 5 makanan bernutrisi yang cocok dikonsumsi saat sahur:

    1. Telur

    puding telur mentahTelur merupakan protein yang bisa dikonsumsi saat sahur karena mampu menahan lapar. Foto: sora news

    Telur mengandung banyak protein, mineral, dan vitamin. Konsumsi telur saat sahur bisa membuat perut kenyang lebih lama. Hal ini berkat kandungan protein dan lemak yang mampu membuat seseorang tidak cepat lapar.

    Banyak cara mengonsumsi telur. Bisa diolah dengan berbagai sayuran atau dijadikan omelet. Omelet bisa ditambah dengan bayam, jamur, atau tomat agar lebih bernutrisi.

    Selain diolah menjadi omelet, kamu juga bisa mengonsumsi telur rebus.

    2. Ikan atau ayam

    Fresh organic chicken breast with spices ready to cookDada ayam atau ikan juga baik dikonsumsi saat sahur. Foto: Getty Images/da-kuk

    Jenis protein lain yang bisa dikonsumsi yaitu ikan atau ayam.

    Ikan dikenal mampu meningkatkan vitalitas tubuh. Namun, jangan olah ikan dengan cara digoreng. Konsumsi Ikan goreng hanya akan membuat perut kembung. Selain itu, makanan yang digoreng membuat tenggorokan semakin serat dan haus.

    Kamu bisa mengonsumsi jenis ikan seperti sarden, tuna, hingga salmon. Ikan juga bisa diolah dengan cara dipanggang.

    Selain itu, ayam juga bisa dikonsumsi saat sahur. Ayam memiliki nutrisi yang mampu memberikan energi sepanjang hari. Agar nutrisi yang didapat maksimal, ayam bisa dikonsumsi bersama dengan sayuran.

    Rekomendasi makanan sehat untuk sahur lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Buah dan sayuran

    Ilustrasi semangkaBuah dan sayuran yang mengandung banyak air bisa dikonsumsi. Misalnya buah semangka ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/463421fc_202

    Buah dan sayuran juga merupakan makanan yang perlu dikonsumi saat sahur. Kedua makanan ini kaya vitamin dan mineral yang mampu menambah energi bagi tubuh.

    Selain itu, buah dan sayuran juga mengandung air yang tidak kalah menghidrasi seperti air putih.

    Kamu bisa mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak air. Misalnya, semangka, tomat, jeruk, mentimun, hingga bayam.

    Selain buah-buahan tersebut, kamu juga bisa mengonsumsi pisang karena buah ini kaya akan mineral, magnesium, dan pottasium yang dapat membuat perut kenyang lebih lama.

    4. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan juga bagus dikonsumsi saat sahur karena dengan kuantitas yang sedikit, kacang bisa memberi rasa kenyang lebih lama.

    Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks dan protein yang bersifat mengenyangkan. Sehingga cocok dikonsumsi saat sahur. Kandungan serat yang cukup tinggi pada kacang kacangan juga penting memperbaiki jaringan tubuh.

    Kamu bisa mengonsumsi kacang-kacangan, seperti almond atau bahkan edamame.

    5. Oatmeal

    Ilustrasi OatmealMakan Oatmeal saat sahur juga mampu memberi rasa kenyang. Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

    Oatmeal merupakan jenis karbohidrat dan protein yang mampu memberi energi tambahan pada tubuh. Oatmeal juga mengandung serat tinggi, vitamin, folat, dan vitamin.

    Kandungan serat dalam oatmeal dapat meningkatkan bakteri baik di saluran pencernaan. Konsumsi oatmeal mampu menurunkan risiko sembelit atau susah buang air.

    Konsumsi oatmeal saat sahur juga memberikan manfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Oatmeal bisa meningkatkan respon insulin yang memungkinkan penurunan kadar gula darah.

    Oatmeal bisa dikonsumsi begitu saja atau dimakan bersama aneka buah-buahan, seperti strawberry, blueberry, atau pisang. Bisa ditambah madu, biji chia, hingga kacang almond.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Konsumsi 6 Makanan Ini Saat Sahur agar Kenyang Lebih Lama

    Konsumsi 6 Makanan Ini Saat Sahur agar Kenyang Lebih Lama


    Jakarta

    Saat sahur perlu berstrategi memilih makanan yang tepat. Konsumsi beberapa jenis makanan diketahui menciptakan rasa kenyang lebih lama. Ini daftarnya!

    Beberapa makanan dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama karena mengandung banyak protein dan serat sehingga cocok dijadikan sebagai menu sahur agar tahan puasa seharian.

    Berikut adalah beberapa jenis makanan yang membuat Anda kenyang lebih lama seperti dilansir Medical News Today:


    1. Kentang

    manfaat kentang rebus untuk dietFoto: Getty Images/GMVozd

    Dalam studi indeks rasa kenyang yang asli, kentang rebus atau kentang panggang memiliki skor tertinggi yaitu 323. Kentang goreng memiliki skor yang relatif rendah yaitu 116.

    Kentang adalah makanan yang sangat padat dan kaya akan pati, vitamin C, dan beberapa nutrisi sehat lainnya.

    Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalamAnnals of Nutrition & Metabolismmenemukan bahwa makanan berbahan dasar kentang efektif dalam mengurangi nafsu makan, dibandingkan dengan bahan lainnya.

    2. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan juga merupakan karbohidrat yang lambat dicerna dengan kandungan protein dan serat yang tinggi.

    Manfaat nutrisi ini berarti kacang-kacangan merupakan makanan yang baik untuk mengimbangi rasa lapar dan mengatur asupan kalori, menurut sebuah studi tahun 2010 dalam jurnal Advances in NutritionTrusted Source.

    3. Makanan tinggi serat

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainFoto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Serat merupakan komponen makanan yang penting. Serat memiliki banyak fungsi seperti membantu mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol.

    Serat juga bantu menciptakan rasa kenyang. Menurut sebuah studi tahun 2014, serat mungkin bukan komponen yang paling efektif untuk menurunkan berat badan, meskipun perlu ada lebih banyak studi klinis di bidang nutrisi ini.

    Makanan berserat tinggi meliputi oat, roti gandum utuh, sayuran seperti wortel atau bit, dan buah-buahan seperti pisang serta jeruk.

    4. Produk olahan susu rendah lemak

    Meningkatkan konsumsi produk olahan susu rendah lemak dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan dalam jangka pendek.

    Misalnya, satu studi dalam jurnal Appetite menemukan bahwa greek yogurt berprotein tinggi efektif untuk mengimbangi rasa lapar, meningkatkan rasa kenyang, dan mengurangi konsumsi lebih lanjut.

    5. Telur

    trik masak telur orak-arik tanpa mentega atau susuFoto: Getty Images/iStockphoto

    Telur merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral yang sangat baik. Telur juga memiliki efek menguntungkan dalam mengurangi rasa lapar dan memperpanjang rasa kenyang.

    Sebuah studi dari tahun 2011 dalamInternational Journal of Food Sciences and Nutritionmemberi peserta makan siang berupa telur dadar, kentang goreng, atau sandwich ayam. Mereka yang mengonsumsi telur dadar merasa lebih kenyang daripada mereka yang mengonsumsi makanan karbohidrat 4 jam kemudian.

    6. Daging dan ikan tanpa lemak

    Baik daging maupun ikan mengandung banyak protein dan rendah lemak jenuh. Diet yang mengandung protein tingkat tinggi dapat secara efektif mengendalikan nafsu makan dan mendorong penurunan berat badan. Ini termasuk protein nabati, misalnya kedelai, menurut penelitian lain dalamThe American Journal of Clinical Nutrition.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama, Cocok Buat Sahur

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Bikin Tahan Lapar dan Awet Kenyang Saat Puasa

    10 Makanan Bikin Tahan Lapar dan Awet Kenyang Saat Puasa

    Jakarta

    Jika detikers merasa sangat lapar saat puasa, mungkin pilihan menu sahur kamu kurang tepat. Menu makanan sahur menjadi kunci agar puasa tetap terasa kenyang dan bisa menahan lapar lebih lama.

    Bukan masalah porsi, tetapi rahasianya ada pada pilihan menu yang bernutrisi tepat. Pastikan menu tersebut mengandung protein dan serat yang tinggi. Simak 10 menu sahur yang tepat berikut ini.

    Makanan Sahur agar Kenyang Lebih Lama

    Dilansir dari Healthline, berikut ini beberapa pilihan makanan yang bisa dijadikan menu sahur agar dapat menahan lapar selama berpuasa.


    1. Kentang Rebus

    manfaat kentang rebus untuk dietKentang rebus. Foto: Getty Images/GMVozd

    Kentang rebus termasuk sumber karbohidrat yang tinggi, sekaligus mengandung beberapa vitamin dan mineral, termasuk vitamin C dan kalium. Dibandingkan sumber karbohidrat lainnya, kentang termasuk yang sangat mengenyangkan.

    Kentang juga mengandung air dan karbohidrat yang tinggi, serta mengandung serat dan protein dalam jumlah sedang. Sebagai informasi, kentang hampir tidak mengandung lemak.

    2. Telur

    telur ceplok veganTelur ceplok Foto: Instagram

    Telur merupakan makanan padat nutrisi, terutama protein yang memberikan efek kenyang lebih lama. Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk 9 asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia.

    Hidangan dari telur juga mudah diolah dengan aneka bahan yang mudah diperoleh. Misal telur dadar dan ceplok yang hanya perlu digoreng, telur rebus, atau balado bagi penyuka pedas.

    3. Ikan

    Menu gombyang ikan etong di Lampu Satu Resto Subang.Menu gombyang ikan etong. Foto: Istimewa

    Ikan dengan berbagai olahannya menjadi sumber protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi. Nutrisi ini dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama dibandingkan sumber protein hewani lainnya.

    Beberapa menu ikan yang dapat dimasak seperti ikan goreng, kukus, panggang, bumbu asam manis, dan sebagainya. Selain sebagai menu sahur, ikan juga pilihan yang tepat untuk buka puasa.

    4. Oatmeal

    Ilustrasi oatmealOatmeal. Foto: Getty Images/Stefan Tomic

    Oatmeal merupakan makanan tinggi serat yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Serat beta-glucan di dalam oat juga mendorong pelepasan hormon kenyang peptida YY (PYY) dan menunda pengosongan perut. Oatmeal dapat diolah dengan menambahkan susu, yoghurt, potongan buah-buahan, kacang-kacangan, dan telur.

    5. Daging

    Sliced grilled meat barbecue steak Machete on dark backgroundSapi lada hitam. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lisovskaya

    Daging sapi maupun ayam tanpa lemak cocok menjadi santapan sahur karena bisa memberi rasa kenyang lebih lama. Protein tinggi di dalam daging dapat menahan hormon yang berkaitan dengan rasa lapar.

    Berbagai menu olahan daging sapi dan daging ayam dapat dibuat di rumah, seperti ayam goreng, sup, tumisan, hingga daging panggang. Tentunya daging jangan diolah terlalu lama dengan banyak gula, garam, dan lemak yang bisa merusak kandungan nutrisinya.

    6. Nasi Merah

    Ilustrasi Nasi MerahIlustrasi Nasi Merah Foto: Getty Images/iStockphoto/NNK

    Nasi merah dikenal lebih sehat dibandingkan nasi putih karena lebih tinggi kandungan serat dan proteinnya. Kandungan tersebut membuat perut kenyang lebih lama, sehingga juga cocok menjadi menu diet.

    Nasi merah juga kaya akan antioksidan flavonoid yang akan membantu melawan radikal bebas. Nasi jenis ini juga cocok dipadukan dengan berbagai menu makanan.

    7. Kacang-kacangan

    Berbagai jenis kacang-kacangan memiliki kandungan protein nabati dan serat yang tinggi, namun kepadatan energinya rendah. Hal ini membuat kacang-kacangan sangat mengenyangkan.

    Beberapa kacang-kacangan bisa dibuat sayur, seperti buncis, kacang polong, lentil, dan kacang tanah. Jenis lain seperti almond dan kenari cocok dimakan sebagai cemilan sambil menunggu imsak.

    8. Sayuran

    Ilustrasi irisan wortel, buncis, batang seledri, dan paprika merahIlustrasi irisan wortel, buncis, batang seledri, dan paprika merah Foto: Getty Images/Searsie

    Sayuran sangat bergizi dengan kandungan berbagai macam vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang bermanfaat. Kandungan seratnya juga tinggi, sehingga membantu mengenyangkan perut lebih lama.

    Sayuran yang lebih keras, seperti wortel dan brokoli membutuhkan waktu lebih banyak untuk dikunyah, sehingga bisa menahan rasa lapar. Banyak menu yang dibuat dari sayuran, seperti sup, capcay, sayur bayam, hingga sayur oyong.

    9. Kurma

    kurmaKurma. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawpixel

    Kurma tak hanya cocok untuk berbuka puasa. Kandungan gula dan seratnya juga bisa mencukupi asupan harian sehingga membantu menahan lapar lebih lama. Cukup makan 2-3 butir kurma saat sahur untuk mendapatkan manfaatnya.

    10. Buah

    Ilustrasi buah apelIlustrasi buah apel. Foto: Getty Images/Hakase_

    Selain kurma, berbagai buah mengandung serat yang tinggi, sehingga dapat memperlambat pencernaan dan membantu merasa kenyang lebih lama. Sebaiknya konsumsi buah-buahan utuh daripada jus karena seratnya lebih tinggi. Beberapa pilihan buah mengenyangkan seperti apel, pir, dan alpukat.

    Detikers bisa memadukan berbagai pilihan makanan di atas untuk menu sahur yang kaya nutrisi dan bikin awet kenyang. Selain pilihan menu yang tepat, detikers wajib menjaga kecukupan cairan selama puasa agar tetap sehat.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com