Tag: pesona

  • Staycation Eksklusif Rasa Maldives Dekat Jakarta di Kepulauan Seribu



    Jakarta

    Ingin merasakan liburan ala Maldives tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri? Kepulauan Seribu bisa jadi jawabannya.

    Kawasan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional sejak 2002 ini menawarkan perpaduan antara pesona bahari, keindahan alam tropis, hingga pengalaman staycation eksklusif yang tak kalah dari destinasi internasional.

    “Kawasan ini bukan hanya sekadar destinasi wisata bahari, tetapi juga kawasan konservasi yang dilindungi,” tulis keterangan resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pemprov DKI Jakarta yang dikutip, Senin (25/8/2025).


    Dengan lebih dari 100 pulau kecil di utara Jakarta, Kepulauan Seribu punya dua sisi menarik: pulau berpenghuni dengan suasana lokal, serta pulau privat dengan resort mewah.

    Pulau Pramuka, Pari, Untung Jawa, dan Tidung menjadi opsi terjangkau bagi wisatawan. Homestay dan guest house dikelola masyarakat lokal, menghadirkan keramahan khas pesisir sekaligus kesempatan mengenal budaya serta ikut kegiatan konservasi.

    Di sisi lain, wisatawan bisa menemukan ketenangan di Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, suasana ramai di Pulau Untung Jawa, momen romantis di Jembatan Cinta Pulau Tidung, hingga mengunjungi pusat konservasi penyu sisik yang dikelola oleh warga bersama Balai Taman Nasional di Pulau Pramuka.

    Bagi yang mencari liburan lebih privat, sejumlah resort hadir di pulau-pulau tak berpenghuni. Pulau Macan terkenal dengan konsep eco-luxury, sementara Desa Laguna menawarkan villa privat dengan dermaga snorkeling, menjadikan tempat ini cocok untuk honeymoon atau retreat penuh ketenangan.

    Ada pula Asha Resort di Pulau Payung dengan fasilitas lengkap seperti water park, ATV, hingga beach club. Resort ini adalah pilihan tepat bagi keluarga yang menyukai aktivitas luar ruang.

    Alternatif lain, ada Pulau Sepa yang disebut “Maldives-nya Jakarta” karena pasir putih dan lautnya yang tenang, lalu Oba Resort di Pulau Genting Kecil menghadirkan suasana hangat, personal, dan bersahaja.

    Akses menuju Kepulauan Seribu relatif mudah, melalui Marina Ancol, Muara Angke, atau Tanjung Pasir. Wisatawan bisa menyesuaikan pilihan transportasi dan pulau tujuan sesuai kebutuhan.

    Menurut keterangan resmi Dinas Parekraf, Kepulauan Seribu menjadi destinasi yang menghadirkan pengalaman berlibur berbeda. Dekat dari ibu kota, namun memberikan suasana jauh dari hiruk pikuk, kawasan ini cocok untuk melepas penat, menyatu dengan alam, dan kembali dengan energi baru.

    Waktunya merasakan sendiri keajaiban tropis di depan mata. Nikmati suasana yang memadukan kenyamanan modern dengan pesona alam yang menyegarkan.

    Rencanakan staycation Anda sekarang, manjakan diri dengan pengalaman berbeda, dan temukan sisi lain Jakarta yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya-dari sudut tenang penuh hijau hingga momen relaksasi yang membuat hati terasa lebih ringan.

    (akn/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Tempat Wisata di Puncak Dekat Jakarta untuk Liburan Bareng Keluarga


    Jakarta

    Kawasan Puncak,Bogor tak pernah kehilangan pesonanya sebagai destinasi liburan bareng keluarga. Apalagi lokasi Puncak di antara Kabupaten Bogor dan Cianjur dengan hawanya yang sejuk ini tidak jauh dari Jakarta. Dalam kondisi lancar, perjalanan Jakarta-Puncak bisa ditempuh selama kurang lebih dua jam lewat Jalan Tol Jagorawi.

    Dalam perjalanan, kita perlahan merasakan perubahan udara dari yang semula panas dan lembab khas Jakarta perlahan menjadi lebih adem ketika melewati Sentul, masuk Ciawi, hingga sampai kawasan Puncak. Di sini kita bisa memilih berbagai opsi tempat wisata yang berbasis alam atau menyediakan banyak wahana permainan.

    10 Tempat Wisata di Puncak Dekat Jakarta

    Berikut adalah tempat wisata populer yang bisa masuk rekomendasi destinasi liburan pilihan bareng keluarga atau orang-orang terdekat. Di sini kita bisa belajar bareng, bermain, atau sekadar making good memories yang diabadikan dalam update foto dan video di media sosial.


    1. Taman Safari Indonesia

    Seekor Giant Panda (Ailuropoda melanoleuca) bernama Cai Tao memakan wortel saat perayaan ulang tahun di Istana Panda, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/8/2023). TSI menggelar perayaan ulang tahun Giant Panda Cai Tao ke-13 yang merupakan Giant Panda hasil diplomasi antara pemerintah Tiongkok dengan Indonesia untuk dipelihara dan dikembangbiakkan sejak tahun 2017. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.Seekor Giant Panda (Ailuropoda melanoleuca) bernama Cai Tao memakan wortel saat perayaan ulang tahun di Istana Panda, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (dok. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

    Di destinasi wisata ini, kita bisa melihat langsung hewan dari berbagai belahan dunia di habitat aslinya. Karena itu, berkeliling di Taman Safari Indonesia harus menggunakan mobil atau naik bus yang disediakan gratis. Kita wajib mematuhi aturan demi keselamatan pribadi dan para hewan misal tidak membuka kaca, dilarang turun dari kendaraan, dan hati-hati.

    Selama Safari Journey kita bisa lihat dari dekat hewan dari zona Afrika, Asia, dan Amerika dari dekat lewat kaca mobil. Pengunjung tak perlu panik jika hewan tersebut tiba-tiba jalan santai di depan mobil, mengetuk jendela, atau sekadar melihat ke dalam. Jika gangguan sangat parah, petugas akan datang untuk menenangkan hewan.

    Buat yang gede nyali, bisa merasakan Safari Journey pada malam hari yang disebut Safari Night. Dalam perjalanan ini kita bisa melihat dari dekat kehidupan singa, harimau, dan hewan pemangsa lain yang lebih aktif di malam hari. Di sini juga ada 25 wahana permainan tempat kita bisa menghabiskan liburan bareng keluarga.

    2. Dairyland Farm Theme Park

    Cimory Dairyland di Puncak, BogorCimory Dairyland di Puncak, Bogor (dok. Luthfi Hafidz/detikcom)

    Tempat wisata ini menawarkan sensasi unik piknik tepi sungai di dataran Eropa. Suasana Eropa makin kental dengan suasana Dairyland Farm yang sejuk, plus pengaturan tanaman dan spot-spot foto khas negara di benua tersebut. Kita bisa menemukan spot ini di De Windmills dengan kincir angin besar dan kecil warna-warni yang menyenangkan dilihat.

    Setelah puas ambil foto, kita bisa bergeser ke kebun binatang dan memegang hewan lucu di sini dengan halus. Jangan lupa untuk belajar memerah susu sapi dan memberi makan unta, burung dara, dan bebek di arena animal feeding bersama petugas. Di sini, keluarga bisa liburan sambil belajar bersama untuk mencintai dan menyayangi hewan.

    Selain itu, jangan lupa melihat Magic Village yang sangat indah dan unik seperti negeri dongeng. Dimulai dari menyusuri terowongan ajaib, kita akan melihat desa hobbit dengan deretan rumah mini. View makin komplit dengan jalan setapak berbatu dan banyak pohon rindang. Suasana pedesaan khas fairytale makin kental dengan adanya taman bunga dan patung kurcaci.

    3. The Ranch Puncak

    The Ranch di BogorThe Ranch di Bogor (dok. maureen/d’Tarveler)

    Rekomendasi wisata Puncak berikutnya adalah The Ranch Puncak yang menawarkan interaksi dengan hewan ternak dan berkuda. Tersedia juga panahan dan peluang berinteraksi dengan hewan ternak untuk anak. Di sini, kita dan keluarga tidak hanya belajar sayang hewan tapi juga melakukan berbagai aktivitas fisik di ruang terbuka.

    Tak hanya Mini Zoo yang cocok untuk liburan anak dan keluarga. Di The Ranch Puncak ada berbagai pilihan wahana permainan misal sepeda balita untuk anak kecil dan gandeng, renteng, tandem untuk dewasa. Bagi pengunjung dengan nyali besar bisa coba flying fox, sepatu roda, dan perosotan besar dengan kolam bola di bawahnya.

    Setelah jalan-jalan dan ambil foto, kita bisa istirahat sambil makan enak di sentra kuliner dengan aneka makanan pilihan. Misal ayam bakar, sambal bakar, seblak, siomay, batagor, bakso, dan kupat tahu susu. Jangan lupa beli oleh-oleh khas Bogor untuk yang menunggu di rumah.

    4. MiniMania Puncak

    Mini ManiaMiniMania (dok. Mini Mania/instagram)

    Tempat wisata ini cocok buat kita yang ingin merasakan sensasi keliling dunia, tanpa perlu makan waktu lama dan menghabiskan banyak dana. MiniMania Puncak menyajian miniatur ikon dunia berupa landmark kota dan bandara internasional. Misal miniatur Changi Airport di Singapura, Menara Eiffel di Prancis, dan Burj Al Arab di Uni Emirat Arab (UEA).

    Di sini juga ada Sakura River Cruise, wahana yang bikin kita ada di Jepang dengan pohon sakura tumbuh di sepanjang sungai buatan. Kita bisa naik perahu menyusuri sungai dan indahnya sakura dengan bunga berwarna pink. Kita bisa menyewa kimono yang bikin vibe Jepang makin kental ketika naik perahu di Sakura River Cruise.

    Setelah Sakura River Cruise, jangan sampai melewatkan wahana Sky ride yang mengajak kita seperti berpetualang di ketinggian. Kita bisa melihat seluruh miniatur dari berbagai negara dan indahnya destinasi MiniMania Puncak dalam sekejap. View ini pastinya akan nempel dalam ingatan menjadi memori yang sangat indah untuk dikenang.

    5. Little Venice Puncak

    Little VeniceLittle Venice (dok. Ismet Selamet/detikcom)

    Seperti namanya, Little Venice menampilkan pesona khas Kota Venesia di Italia dengan kanal dan gondola. Di sini, kita bisa merasakan pengalaman unik naik gondola di kanal buatan dengan lingkungan sejuk khas Kawasan Puncak. Dilengkapi dengan bangunan bergaya Eropa, vibe liburan di luar negeri makin terasa tanpa harus keluar banyak uang.

    Perjalanan dengan gondola tak hanya menyenangkan buat anak, tapi juga orang tua dan pasangan yang hendak liburan bersama di Little Venice. Naik perahu di miniatur Kota Venesia memberikan sensasi romantis dan menyenangkan, serta bisa jadi memori yang sangat menyenangkan. Apalagi di sekitarnya banyak spot foto Instagramabel cocok untuk update media sosial.

    Setelah jalan-jalan, kita bisa mampir di sentra kuliner di Little Venice dengan pilihan menu lokal dan internasional. Tersedia juga aneka minuman serta camilan dari berbagai tenan di destinasi wisata ini. Jika sudah kenyang, jangan lupa beli oleh-oleh untuk yang di rumah ya.

    6. Nicole’s River Park

    nicole's river park.Nicole’s River Park (dok. Instagram @nicolesriverpark)

    Pilihan tempat wisata dengan berbagai miniatur dunia ada juga di Nicole’s River Park. Kita bisa hunting foto dengan background yang unik dan sangat okey untuk update medsos. Jalan-jalan di destinasi wisata ini bikin kita merasa keliling dunia hanya dalam satu hari, tanpa perlu merasakan jetlag atau repot ke bandara.

    Setelah keliling ikon dunia, kita bisa mampir di magical forest dengan view glow in the dark. Wahana dengan tema jamur ini cocok jadi tempat foto yang menampilkan perbedaan suasana di dalam dan luar ruangan. Setelah muter-muter di hutan rahasia, jangan lupa mampir di Deep Sea Nicole’s River Park yang berisi miniatur hewan laut dengan pencahayaan yang keren.

    Bagi penyuka hewan, bisa mampir ke Mini Zoo dengan banyak binatang unik misal ayam brahma. Ada juga kelinci-kelinci lucu yang bisa dielus dan diperlakukan dengan baik, atau ngasih makan bersama pengawas. Pilihan lain adalah wahana karnival yang seru dan cocok buat para pencari adrenalin.

    7. Taman Bunga Nusantara

    taman bunga nusantaraTaman Bunga Nusantara (dok. Ronasekarrr/d’Traveler)

    Kamu cari tempat wisata yang bisa lihat pemandangan indah, warna-warni, dan Intagramabel? Salah satu pilihannya adalah Taman Bunga Nusantara yang punya banyak variasi bunga dan flora lain yang sangat Instagramabel. Kita benar-benar bisa menikmati indahnya alam Nusantara lewat berbagai bunga dan terpukau dengan penyajian yang tertata rapi.

    Liburan ke Taman Bunga Nusantara benar-benar bisa bikin kita cuci mata, memperbaiki mood, dan mengembalikan energi. Tentunya, sangat disayangkan jika keindahannya hanya direkam dalam ingatan. Pastikan kamera selalu siap membidik spot-spot favorit dalam berbagai pose untuk stok foto. Kelak, foto bisa diupload di medsos atau mengisi album.

    Keindahan bunga dan flora bukan satu-satunya yang dipamerkan di destinasi wisata ini. Tapi juga berbagai gaya taman dari dalam dan luar negeri dengan penataan yang detail serta cermat. Misal Taman Jepang dengan elemen batu, kayu, kolam sehingga menimbulkan ketenangan, atau gaya Prancis yang memangkas tanaman mirip bingkai.

    8. Melrimba Garden

    Sejumlah wisatawan mencoba menaiki wahana balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5/2025).Wahana balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat (dok. Agung Pambudhy)

    Destinasi Melrimba Garden adalah pilihan bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu dengan bonding dalam suasana tenang. Dengan cuaca yang sejuk dan dikelilingi Kebun Teh Ciliwung, keluarga bisa beraktivitas bersama taman bermain yang tersedia atau sekadar makan bareng di resto. Keluaga bisa berbagi cerita sambil bermain bersama dalam suasana hangat dan akrab.

    View Melrimba yang punya banyak koleksi bunga sangat sayang jika dilewatkn begitu saja. Kita bisa ambil foto dengan background super indah bersama anggota keluarga lain. Kita bisa menggunakan spot taman bunga atau koleksi anggrek yang juga sangat bagus untuk update medsos. Jangan sampai melewatkan kunjungan ke Melrimba Garden ya.

    9. Kebun Raya Cibodas

    Bunga sakura mekar di Kebun Raya CibodasBunga sakura mekar di Kebun Raya Cibodas (dok. Ismet Selamet/detikcom)

    Liburan ke Puncak sebaiknya jangan melewatkan Kebun Raya Cibodas yang punya koleksi tanaman langka misal bunga bangkai, lanskap indah dan menarik, keindahan wahana ikonik destinas wisata ini. Misalnya taman sakura yang berbunga Januari-Februari dan Juli-Agustus, taman lumut dengan koleksi terlengkap di dunia, serta rumah kaca yang menyimpan tanaman langka kantong semar, jenis anggrek, dan aneka kaktus.

    Di sini juga ada padang rumput luas, kolam besar, dan sungai kecil berair jernih yang menciptakan suasana mirip di negeri dongeng. Pesona kebun raya bisa juga dijumpai di Danau Cibodas, padang rumput, Curug Ciismun, dan Curug Cibogo yang sangat cocok bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama di area luas terbuka. Kita bisa ambil foto atau melakukan berbagai aktivitas fisik bersama.

    10. Telaga Warna Resort n Resto

    Telaga Warna Puncak BogorTelaga Warna Puncak Bogor (dok Pribadi Azril Shiva / @frameofnjdrl)

    Destinasi wisata ramah lingkungan ini cocok buat keluarga yang ingin relaksasi sambil menikmati aneka kuliner lezat. Keindahan telaga yang memantulkan berbagai warna terlihat indah dan sangat tenang di lingkungan yang teduh dan rindang. Seluruh anggota keluarga bisa menghabiskan waktu bersama sebelum kembali ke aktivitas masing-masing.

    Rekomendasi wisata di Puncak ini bisa jadi bahan pertimbangan kamu sebelum liburan bersama keluarga. Yuk, segera rencanakan liburanmu dan pilih waktu yang tepat agar tidak terjebak macet.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kepulauan Seribu, Surga Tropis Tak Terduga di Utara Jakarta



    Jakarta

    Tak perlu jauh-jauh untuk merasakan liburan bahari tropis. Cukup menyeberang sekitar satu jam dari Jakarta, wisatawan sudah bisa menikmati laut biru jernih, pasir putih, hingga biota laut yang beragam di Kepulauan Seribu.

    Sejak ditetapkan sebagai Taman Nasional pada 2002, Kepulauan Seribu menjadi rumah bagi terumbu karang, hutan mangrove, penyu sisik, hingga elang bondol. Konsep ekowisata berkelanjutan diterapkan agar keindahan alam tetap terjaga, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

    “Kawasan ini adalah keindahan alam yang dijaga dengan konsep ekowisata berkelanjutan. Beberapa pulau telah berkembang jadi destinasi wisata, sementara sisanya dibiarkan tetap liar agar menjaga harmoni antara manusia dan alam,” tulis Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dalam keterangan resminya, Selas (25/8/2025).


    Beberapa pulau populer seperti Pulau Tidung dengan jembatan cintanya, Pulau Pari dengan Pantai Perawan yang tenang, serta Pulau Harapan yang cocok untuk island hopping ke pulau-pulau kecil di sekitarnya, menjadi favorit wisatawan.

    Akses ke kawasan ini dapat ditempuh dengan kapal cepat dari Dermaga Marina Ancol atau kapal tradisional dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke.

    Selain itu, wisatawan tak perlu cuti panjang atau transit di bandara, Kepulauan Seribu menawarkan liburan laut praktis. Dalam satu akhir pekan, wisatawan bisa snorkeling, diving, atau sekadar bersantai menikmati senja dari penginapan terapung.

    Aktivitas snorkeling dan diving menjadi daya tarik utama. Perairannya yang relatif tenang membuat kegiatan ini aman bagi pemula hingga anak-anak.

    Sejumlah titik favorit di antaranya Pulau Pramuka dengan pusat konservasi penyu, Pulau Sepa yang dijuluki ‘Little Bali’, Pulau Macan dengan eco resort sehingga area perairannya juga kaya biota laut, hingga Pulau Kotok yang ideal untuk fotografi bawah laut.

    Selain itu, wisatawan juga bisa mengikuti program transplantasi karang. Kegiatan ini tidak hanya memberi pengalaman berbeda, tetapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian laut.

    Ekowisata bukan hanya tren, melainkan kebutuhan. Di era perubahan iklim dan tekanan lingkungan yang semakin tinggi, Kepulauan Seribu menjadi contoh bagaimana destinasi wisata bisa tetap lestari dan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan wisatawan.

    Dinas Parekraf juga mengingatkan wisatawan untuk memesan penginapan lebih awal saat musim liburan, membawa uang tunai karena tidak semua pulau memiliki ATM, serta menggunakan sunscreen dan perlengkapan snorkeling ramah lingkungan.

    Dengan lebih dari 100 pulau kecil, Kepulauan Seribu menawarkan pilihan liburan singkat yang praktis, terjangkau, sekaligus berkelanjutan. Surga tropis di utara Jakarta ini menyimpan pesona alam yang layak dijaga bersama.

    Menjelajah Kepulauan Seribu bukan hanya soal memanjakan mata dengan laut biru dan pasir putih, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian terhadap alam. Setiap kunjungan yang dilakukan dengan penuh kesadaran turut membantu menjaga kelestarian ekosistem, sehingga generasi mendatang juga dapat merasakan keindahan yang sama.

    (akd/akd)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Gunung Geulis di Sumedang, Cantik Sekaligus Berisiko Gempa


    Jakarta

    Gunung Geulis di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini seperti menyimpan pesona dua mata pedang. Terletak di area hutan perbatasan Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, dan Tanjungsari, hutan di Gunung Geulis sangat layak untuk dicicipi para pendaki. Tentunya dengan panduan dari pendaki yang punya kompetensi.

    Gunung Geulis Sumedang sisi barat tahun 2021Gunung Geulis Sumedang sisi barat tahun 2021 (dok. Irvan Ary Maulana/wikimedia commons)

    Berada di ketinggian 1.282 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Geulis punya hutan yang sangat rimbun dengan vegetasi beragam. Seperti namanya, Gunung Geulis punya alam yang sangat cantik dan kaya biodiversitas bahkan menjadi sarana pendidikan ITB Kampus Jatinangor serta diharapkan menjadi hutan pendidikan universitas ini.

    Gunung Geulis juga punya fungsi penting bagi keseimbangan alam dan lingkungan di wilayah Jatinangor. Kawasan ini adalah hutan lindung dengan peran utama sebagai penyangga kehidupan yang mengatur tata air. Peran hutan lindung ini bisa mencegah banjir, mengendalikan erosi, dan memelihara kesuburan tanah. Keberadaan hutan Gunung Geulis sangat penting bagi kelangsungan kehidupan masyarakat setempat.


    Pesona Gunung Geulis di Sumedang, Jawa Barat

    Keindahan Gunung Geulis telah lama diolah masyarakat lokal menjadi destinasi wisata. Awalnya pada tahun 2022, pemerintah Desa Jatiroke membangun Teras Gunung Geulis di kawasan lembahnya. Pembangunan flying fox, kolam renang, tempat wisata, dan spot Instagramabel ini melibatkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

    Teras Gunung Geulis Sumedang.Teras Gunung Geulis Sumedang (dok. Nur Azis)

    Area tempat wisata di kaki gunung ini awalnya adalah lahan bekas galian yang ditinggalkan begitu saja. Teras Gunung Geulis menawarkan pemandangan kota yang sangat mempesona ketika disaksikan malam hari. Lampu-lampu kota bikin wilayah sekitar Gunung Geulis terlihat sangat mempesona dan jangan sampai dilewatkan.

    Di tempat yang tidak jauh dari Teras Gunung Geulis berdiri kafe Teras Kopi Geulis. Tempat nongkrong dan ngobrol bareng teman atau keluarga ini menawarkan suasana tenang dan hangat dilengkapi dengan alunan musik. Kafe dengan konsep alam dan outdoor ini menyediakan cukup banyak meja dan kursi, serta saung untuk lesehan.

    Sesar Gunung Geulis

    Di balik pesonanya yang serba hijau dan rimbun, Gunung Geulis menyimpan risiko terjadinya bencana tektonik. Wilayah ini memiliki sesar atau patahan dengan ukuran normal, yang ditemukan di daerah Tanjungkerta dengan nama Sesar Gunung Geulis. Patahan ini aktif bergerak, meski saat ini belum terjadi gempa dengan kekuatan cukup berbahaya.

    Sesar Gunung Geulis terletak memanjang di sekitar puncak Gunung Geulis. Patahan Gunung Geulis ini adalah sesar normal dengan lokasi retakan terdapat pada satu blok dinding batuan. Gerakan batuan berlawanan dengan blok di bawahnya yang berada tepat di bawahnya. Pergerakan sesar Gunung Geulis disebabkan tegangan akibat kerak bumi yang makin panjang.

    Dengan kondisi ini, warga sekitar Gunung Geulis dan wisatawan harus punya pengetahuan terkait mitigasi bencana. Warga wajib menjaga keseimbangan lingkungan dan tahu langkah yang diambil jika terjadi bencana. Mitigasi wajib diketahui untuk menekan jumlah korban dan kerugian.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pantai Klotok, Permata Tersembunyi di Timur Bali yang Mempesona



    Jakarta

    Jauh dari gemerlapnya Kuta dan riuhnya Canggu, ada pantai dengan pesona alam yang masih asri dan belum banyak tersentuh wisatawan. Pantai Klotok namanya.

    Pantai Klotok atau yang juga dikenal sebagai Pantai Watu Klotok, terletak di Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali. Destinasi ini cocok untuk para pencari ketenangan yang ingin merasakan keindahan Bali dalam versi yang lebih sunyi dan sakral.

    Nama Watu Klotok diambil dari bahasa Bali; watu berarti batu dan klotok merujuk pada suara ketukan atau dentingan. Konon, pantai itu dinamai berdasarkan batu unik yang saat digoyang mengeluarkan suara nyaring, yang hingga kini dipercaya memiliki nilai spiritual tinggi oleh masyarakat sekitar.


    Tepat di bibir pantai berdiri megah Pura Watu Klotok, tempat suci umat Hindu yang rutin digunakan dalam berbagai upacara keagamaan seperti melukat (ritual pembersihan diri secara spiritual) dan pujawali (peringatan hari suci pura). Pura itu juga diyakini berkaitan erat dengan Dewa Brahma, dewa pencipta dalam kepercayaan Hindu.

    Punya Panorama yang Eksotis

    Pantai Klotok menyuguhkan pemandangan yang memukau dengan hamparan pasir hitam berkilau yang terlihat memesona saat tersapu cahaya matahari. Laut biru yang membentang luas dengan ombak yang cukup tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi para peselancar, termasuk wisatawan asing yang ingin merasakan tantangan ombak khas pantai timur Bali.

    Bagi traveler yang hanya ingin bersantai, Pantai Klotok menawarkan suasana yang tenang. Menikmati hembusan angin laut, berjalan menyusuri bibir pantai, atau sekadar duduk di tepi sambil menatap cakrawala bisa menjadi pengalaman yang menyegarkan, jauh dari kebisingan kota.

    Mengutip Antara, pada pertengahan tahun 2020 Pantai Klotok mencatat temuan mengejutkan, yakni sekitar 2.900 telur penyu ditemukan bertelur di sepanjang garis pantai itu hingga ke Pantai Sidayu.

    Menyadari potensi besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Klungkung segera merancang pembangunan tempat konservasi penyu, tidak hanya sebagai sarana pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai objek edukatif dan wisata ramah keluarga.

    Telur-telur yang berhasil menetas dirawat dengan baik sebelum dilepas ke habitat aslinya di laut, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut yang kini semakin terancam. Menariknya, penyu-penyu tersebut juga memiliki nilai penting dalam konteks keagamaan masyarakat setempat.

    Tak hanya untuk bersenang-senang, Pantai Klotok juga menjadi lokasi penting dalam sejumlah upacara adat Bali. Setiap perayaan Saraswati dan Banyu Pinaruh, Pantai Klotok dipadati umat Hindu yang melakukan ritual melukat untuk membersihkan diri secara lahir dan batin.

    Kehadiran pura di tepi pantai memperkuat nuansa religius yang kental, menjadikan tempat tersebut bukan sekadar objek wisata, melainkan ruang spiritual.

    Fasilitas Lengkap dan Akses Mudah

    Meskipun dikenal sebagai destinasi tersembunyi, Pantai Klotok sudah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Setelah melalui proses revitalisasi pada akhir 2023, kawasan ini kini memiliki jalur pedestrian yang nyaman, gazebo untuk bersantai, toilet bersih, area parkir luas hingga mushola bagi pengunjung Muslim.

    Biaya masuk pun sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 5.000 per orang. Dengan harga tersebut, wisatawan sudah bisa menikmati panorama alam yang memesona sekaligus fasilitas yang layak.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Tersembunyi Leuwi Hejo, Bogor



    Jakarta

    Traveler yang ingin basah-basahan di weekend yang lokasinya dekat Jakarta, bisa datang nih ke Leuwi Hejo. Air terjun dengan kolam air yang jernih bisa digunakan traveler bermain air sambil mandi di sekitar lokasi curug.

    Leuwi dalam bahasa Sunda berarti relungan atau kolam, sedangkan hejo berarti hijau. Sesuai dengan namanya, air terjun ini yang diapit tebing batu pegunungan ini juga punya pemandangan indah.

    Wisata Trekking Curug Leuwi HejoWisata Trekking Curug Leuwi Hejo (Instagram @whatraveltrekkingclub)

    Curug Leuwi Hejo terletak di Kampung Wangan Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Bogor. Jika kamu ke sini dengan menggunakan kendaraan roda empat bisa langsung keluar di pintu Tol Sentul lalu ambil ke arah kawasan Jungleland dan jarak ditempuh sekitar 4 jam perjalanan dari Jakarta.


    Lokasi detailnya bisa ditemukan di Google Maps kok.

    Daya tarik

    Selain punya kolam air terjun yang jernih, datang ke sini traveler bisa menikmati curug lain karena Leuwi Hejo memiliki beberapa curug dengan total jumlahnya ada lima. Mulai dari Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Liek, Curug Leuwi Ciung, Curug Leuwi Cepet dan Curug Baliung.

    Lokasi antara curug yang satu dengan yang lainnya tidak terlalu jauh kok. Hanya memerlukan waktu sekitar 5-15 menit dengan perjalanan tracking.

    Oh iya, saking indahnya, Curug Leuwi Hejo sering disebut sebagai Green Canyon Bogor. Curug Leuwi Hejo sendiri memiliki kedalaman yang bervariatif mulai dari kedalaman 2 meter hingga 10 meter. Airnya yang berwarna kehijauan membuat pemandangannya semakin indah.

    Harga tiket masuk dan operasional

    Biaya masuk ke Curug Lewi Hejo ini sangat terjangkau. Hanya dengan membayar Rp 15.000 sekali datang, kamu bisa menikmati keindahan alam di sini. Dan jika ingin mendatangi curug lainnya cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 10.000.

    Tetap patuhi protokol kesehatan saat berkunjung ke Curug Leuwi Hejo. Jika tertarik datang ke sini, kamu bisa mampir setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Keanekaragaman Hayati Indonesia Timur, Cocok untuk Traveler dan Patut Dijaga



    Waisai

    Indonesia Timur dikenal sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan alam paling luar biasa di dunia. Dari bawah laut Raja Ampat yang sering dijuluki sebagai surga dunia hingga lebatnya hutan Papua yang menyimpan banyak flora dan fauna langka.

    Wilayah itu menawarkan pengalaman yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga sangat penting untuk kelestarian lingkungan.

    Tak heran jika banyak pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri, menjadikan kawasan ini sebagai destinasi impian. Raja Ampat yang terletak di Papua Barat Daya, dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia.


    Di sana, hamparan terumbu karang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan dan biota laut lainnya yang jarang ditemukan di tempat lain. Menyelam di perairan tersebut seperti masuk ke dunia lain yang menakjubkan.

    Keindahan serupa juga bisa dinikmati di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Kawasan ini kini berkembang menjadi pusat penelitian kelautan dan destinasi edukasi ekowisata yang semakin menarik perhatian traveler.

    Tak hanya bawah lautnya yang memesona, daratan Indonesia Timur pun menyimpan sejuta keindahan. Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu ikon pariwisata yang menggabungkan panorama savana, bukit-bukit eksotis, serta laut jernih berwarna biru kehijauan.

    Namun yang paling terkenal tentu saja adalah Komodo, kadal raksasa purba yang hanya bisa ditemukan di sana. Sementara itu, Papua menyuguhkan hutan hujan tropis yang menyimpan kekayaan hayati luar biasa.

    Burung cenderawasih, yang dikenal dengan bulunya yang indah, serta beragam tanaman endemik, menjadikan wilayah ini sangat penting bagi upaya pelestarian alam secara global.

    Sayangnya, pesona alam yang luar biasa ini tidak lepas dari berbagai ancaman. Aktivitas pertambangan, penangkapan ikan berlebihan, serta dampak negatif dari pariwisata massal menjadi tantangan besar.

    Contohnya, penolakan terhadap tambang nikel di sekitar Raja Ampat beberapa waktu lalu menjadi pengingat bahwa ekosistem di kawasan tersebut sangat rentan. Traveler yang datang ke Indonesia Timur diharapkan tak hanya menikmati keindahan alamnya, tapi juga ikut menjaga keberlanjutannya.

    Mulai dari memilih operator wisata yang peduli lingkungan, mematuhi aturan konservasi, hingga menghormati budaya lokal. Semua ini adalah langkah sederhana yang bisa memberi dampak besar.

    Membawa botol minum sendiri, menghindari penggunaan plastik sekali pakai, serta membeli produk kerajinan lokal juga merupakan bagian dari perjalanan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

    Musim kemarau, yang biasanya berlangsung dari Mei hingga September, disebut sebagai periode terbaik untuk berkunjung. Cuaca cenderung cerah dan laut lebih tenang, sehingga aktivitas wisata pun lebih nyaman.

    Namun, mengingat setiap daerah memiliki karakter cuaca yang berbeda, ada baiknya traveler selalu mengecek prakiraan cuaca terkini sebelum berangkat.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kebun Teh Kemuning Karanganyar: Destinasi Fotogenik



    Karanganyar

    Jawa Tengah penuh pesona, wisata alamnya juga juara. Kamu yang mau jalan-jalan di destinasi fotogenik, wajib datang ke Karanganyar

    Memiliki pemandangan hijau nan asri, Kebun Teh Kemuning menjadi salah satu destinasi tersembunyi. Lokasinya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tak begitu jauh dari Solo.

    Jika ingin berburu foto, datanglah pagi hari, sekitar pukul 08.00-10.00 WIB. Jangan lupa untuk mengecek ramalan cuaca supaya kamu datang saat hari cerah dan tidak berkabut.


    Pemandangan utama kebun teh ini adalah Gunung Lawu. Pemandangan yang megah dan udara yang segar akan membuatmu lupa dengan hiruk-pikuk dan rutinitas kota.

    Kebun Teh Kemuning di KaranganyarKebun Teh Kemuning di Karanganyar (dok.Wahyu Setyo Widodo/detik travel)

    Dengan latar seindah itu, tak heran Kebun Teh Kemuning jadi incaran turis-turis. Yang kini sedang viral adalah spot foto kincir angin dan Bukit Teletubbies.

    Mengutip laman Dinas Pariwisata Solo, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa kamu lakukan selama berkunjung di Kebun Teh Kemuning. Kalau mulai bosan jalan-jalan di kebun teh, detikers bisa mencoba bermain olahraga yang menantang seperti paralayang.

    Untuk menjajal paralayang, traveler harus mengunjungi bukit paralayang di Desa Segoro, Kemuning, Karanganyar. Sayangnya, tidak dijelaskan berapa harga tiket untuk bermain paralayang.

    Di sekitar Kebun Teh Kemuning juga terdapat sebuah air terjun bernama Air Terjun Jumog. Bila dilihat dari Google Maps, jaraknya hanya sekitar 6,5 km atau 15 menit perjalanan dari Kebun Teh Kemuning.

    Ingin seru-seruan bermain air bersama teman atau keluarga? Cobalah datang ke Senatah Adventure. Di tempat wisata ini, kamu bisa mencoba beragam aktivitas petualangan seru seperti river tubing, menyusuri hutan dengan Jeep, hingga outbound.

    Harga tiket masuk (HTM) ke Kebun Teh Kemuning tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Jadi, detikers hanya dikenakan tarif parkir kendaraan saja.

    Kamu akan dikenakan biaya tambahan jika berkunjung ke bukit Teletubbies, yakni sebesar Rp 10.000/orang. Oh ya, ada juga jembatan kaca yang bikin senam jantung! Harga tiketnya Rp 30.000/orang.

    Jam operasional Kebun Teh Kemuning yakni pukul 08.00 – 15.00 WIB. Namun, ada juga sejumlah wisatawan yang menginap di sini karena mereka akan mengikuti touring Jeep di malam hari.

    (bnl/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Masjid Agung Al-Azhar, Ruangnya Penuh Cahaya dan Jendela Besar


    Jakarta

    Berdiri menjulang di usianya yang ke-67, Masjid Agung Al-Azhar tak kehilangan pesonanya. Melewati berbagai zaman, Masjid Agung Al-Azhar masih berdiri mengayomi umat, menjalankan misi pendidikan, kemanusiaan, dan ikut serta dalam aksi sosial kemasyarakatan.

    Detik travel dalam Famtrip-Strolling Around Blok M yang diselenggarakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Selatan, sempat mengunjungi masjid bersejarah ini pada Kamis (25/9/2025). Masjid Agung Al-Azhar terlihat sangat bersih dan bersinar.

    Ruang Utama salat dipenuhi cahaya alami dari jendela besar di sekelilingnya. Di lantai 2, dinding depannya bertuliskan Al-Baqarah: 255 yang mengajarkan keesaan dan kuasa Allah SWT. Tulisan ayat dikelilingi kaligrafi Asmaul Husna atau 99 nama baik Allah SWT.


    Masjid Agung Al-AzharMasjid Agung Al-Azhar (dok Qonita Hamidah/detik travel)

    Sejarah Masjid Agung Al-Azhar

    Bangunan masjid yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini dulunya bernama Masjid Agung Kebayoran Baru. Proses pembangunan masjid berlangsung selama 5 tahun yaitu pada 1953-1958 oleh Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar.

    Masjid Agung Al-Azhar di Indonesia tidak ada hubungannya dengan masjid dengan nama yang sama di Mesir. Menurut pemandu wisata dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan, Muti, nama Al-Azhar diberikan seorang syeikh yang juga Rektor Universitas Al-Azhar Kairo (Syeikh Syaltout).

    “Saat itu beliau bertanya kepada Buya Hamka, selaku pengurus masjid, tentang nama masjid. Lalu dijawab, masjid ini bernama Masjid Agung Kebayoran Baru. Syeikh menyarankan namanya diganti menjadi Al-Azhar seperti di Mesir,” kata Muti.

    Seiring waktu, Masjid Agung Al-Azhar mendapat makin banyak tempat dan kepercayaan di hati para muslim. Dengan penuh amanah, Masjid Agung Al-Azhar terus berkembang hingga seperti sekarang menjadi kompleks lengkap dengan fasilitas pendidikan.

    Di halaman belakang Masjid Agung Al-Azhar, terdapat layanan pendidikan Al-Azhar yang dikelola sebagai tempat mengaji dan kursus. Kursuss Al-Azhar terdiri dari PMA (Pendidikan Mubaligh Al Azhar), PIA (Pendidikan Islam Al Azhar), dan AMI (Al Azhar Muhtadin Institute).

    Masjid Agung Al-AzharMasjid Agung Al-Azhar Foto: Qanita Hamidah/detik travel

    Masjid Agung Al-Azhar terletak di posisi strategis di salah satu jalan menuju kawasan Blok M. Masjid ini juga punya shelter atau halte busway tepat di depannya. Berikut beberapa penjelasannya

    MRT

    Jika Menggunakan MRT, detikers bisa turun di stasiun ASEAN dan berjalan sekitar 500 meter menuju Masjid Agung Al Azhar.

    Transjakarta

    Untuk rute TransJakarta detikers bisa menggunakan Transjakarta koridor 1 Blok M dan turun di Halte Masjid Agung.

    Kendaraan Pribadi

    Bagi detikers yang menggunakan kendaraan pribadi bisa menitipkan kendaraannya di area parkir Masjid Agung Al-Azhar dengan tarif sebagai berikut:

    Mobil

    • 1 jam pertama Rp 3 ribu
    • Jam berikutnya Rp 2 ribu
    • Maksimal Rp 20 ribu

    Motor

    • 1 jam pertama Rp 2 ribu
    • Jam berikutnya, Rp 1 ribu
    • Maksimal, Rp 4 ribu

    Truk/mobil boks

    • 1 jam pertama, Rp 3 ribu
    • Jam berikutnya, Rp 2 ribu
    • Maksimal, Rp 20 ribu.

    Masjid Agung Al Azhar bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan sejarah yang lekat dengan peran tokoh besar seperti Buya Hamka. Dengan akses yang mudah dijangkau, masjid ini layak menjadi destinasi religi sekaligus wisata budaya di Jakarta Selatan.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Grand Aston Puncak, Hotel Full Pemandangan Gunung Lobi-Kamar



    Jakarta

    Kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tak pernah kehilangan pesonanya menarik perhatian wisatawan. Termasuk deretan hotel pengisi area yang terkenal dengan hawa sejuk, pemandangan serba hijau, dan rasa nyaman maksimal cocok untuk liburan atau healing.

    Grand Aston Puncak menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan saat traveler ingin menginap di Puncak. Berlokasi di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), hotel bintang lima ini adalah pilihan tepat untuk detikers yang ingin staycation sendiri atau liburan bareng keluarga.

    “Hotel Grand Aston Puncak adalah tempat menginap dengan pengalaman lengkap paduan keindahan alam, kemajuan teknologi, dan pelayanan profesional. Kami menghadirkan fitur Google Nest di tiap kamar agar tamu makin mudah mengakses layanan,” ujar Andi Grinaldi Mattinetta selaku General Manager Grand Aston Puncak.


    Grand Aston PuncakKamar Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

    detikTravel sempat mengunjungi hotel yang berada tepat di pinggir Jalan Raya Puncak, Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur pada Rabu (15/10/2025). Sejuknya area hotel dan kawasan Puncak sangat kontras dengan panas dan bisingnya area Jakarta.

    Grand Aston PuncakLobi Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

    Ketika menginjakkan kaki di lobi, pandangan langsung dimanjakan dengan panorama bunga dan tanaman hijau. Gunung Beser yang berada tepat di belakang bangunan jadi poin plus buat hotel yang menyediakan 205 kamar dengan 11 tipe ini.

    Para tamu bebas mengakses pemandangan yang langsung bikin mata rileks ini, apalagi hotel memasang banyak jendela di berbagai area. Sehingga, tiap pengunjung bisa dengan bebas melempar pandangan ke gunung menikmati keindahan pemandangan area Puncak.

    Terkait fasilitas, tentunya pengunjung tak perlu khawatir. Di sini ada infinity pool, yaitu kolam renang yang didesain seperti tidak ada pinggirnya. Kolam ini tidak ditempatkan di lantai dasar, sehingga para tamu bisa menatap langsung Gunung Beser yang jadi view utama Grand Aston Puncak.

    Grand Aston PuncakKolam renang infinity pool Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

    Infinity pool menyediakan kolam air hangat yang jadi poin tambahan lain untuk salah satu hotel paling terpercaya di Indonesia ini. Fasilitas ini memungkinkan tamu yang takut dingin bisa tetap berenang. Area kolam renang dilengkapi shower dan ruang ganti baju yang nyaman.

    Buat pengunjung yang membawa anak selama menginap tak perlu khawatir. Hotel menyediakan kids area yang menyediakan area permainan plus kelinci yang dipelihara pihak hotel. Selain itu, hotel bekerja sama dengan Kebun Raya Cibodas di berbagai program edukatif untuk anak.

    Pengunjung yang ingin menikmati aneka hidangan terbaik bisa berkunjung ke Altius atau Plum Grill & Bar. Grand Aston Puncak menyediakan pilihan menu berbeda bagi tamu yang ingin menikmati sarapan, makan siang, atau dinner bersama keluarga dan kolega.

    Grand Aston PuncakRestoran Altius Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

    Bagi pengunjung yang memilih hidangan Nusantara, bisa datang ke restoran Altius. Di sini ada layanan breakfast in the sky, yaitu sarapan di ruang terbuka dengan pemandangan bebas ke gunung, langit, dan area sekitar hotel. Layanan tersedia maksimal untuk 10 orang dengan harga Rp 250 ribu per packs.

    Grand Aston PuncakPlum Grill & Bar di Grand Aston Puncak Foto: situs Grand Aston Puncak

    Pengunjung yang memilih menu internasional bisa datang ke Plum Grill & Bar. Resto yang dirancang dengan gaya modern kontemporer ini cocok untuk makan malam spesial dengan orang terkasih atau jamuan formal bersama rekan bisnis. Resto menyediakan beragam menu makanan dan minuman yang pastinya berkualitas serta menggugah selera.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com