Jakarta –
Asupan makanan tinggi gula bisa berdampak lebih dari sekadar energi berlebih. Salah satunya, kaki dan lipatan kulit yang menghitam akibat komplikasi diabetes.
Kadar gula darah tinggi biasanya disebabkan pola makan tinggi gula, kurang olahraga, atau diabetes. Tubuh kesulitan mengolah glukosa sehingga menumpuk di dalam darah.
Akibatnya, organ tubuh dan pembuluh darah bisa terganggu. Salah satu tanda yang terlihat dari luar adalah perubahan warna kulit.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 penjelasannya:
1. Gula Tinggi Memicu Diabetes
Ilustrasi cek kadar gula darah untuk menguji diabetes Foto: Getty Images/iStockphoto/spukkato |
Konsumsi gula berlebih meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Tubuh kesulitan mengolah glukosa, sehingga kadar gula darah tetap tinggi.
Kadar gula tinggi juga dapat merusak pembuluh darah dan saraf. Akibatnya, kaki lebih rentan terhadap luka dan infeksi.
Jika dibiarkan, komplikasi muncul lebih cepat. Perubahan kulit seperti warnanya yang menghitam bisa menjadi tanda awal, lapor Mayo Clinic (10/7).
2. Dermopati Diabetik (Kulit Kaki Menghitam)
Dermopati diabetik muncul sebagai bercak hitam, tebal, dan bersisik di kaki. Hal ini terjadi akibat kerusakan pembuluh darah kecil akibat kondisi gula darah tinggi.
Menurut Cleveland Clinic (21/3/24), bercak ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, perubahan warna kulit menunjukkan adanya gangguan sirkulasi darah.
Penting memeriksa kaki secara rutin. Deteksi dini membantu mencegah komplikasi lebih lanjut.
3. Lipatan Kulit Menghitam
Makanan sehat untuk cegah diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong |
Gula darah tinggi bisa memicu acanthosis nigricans, kondisi yang membuat kulit di lipatan tubuh menebal dan menghitam.
Seringkali terjadi pada area lipatan seperti leher, ketiak, dan selangkangan. Perubahan ini biasanya terkait resistensi insulin.
Meskipun tidak selalu berbahaya, kondisi ini menunjukkan gangguan metabolik. Kontrol gula darah dan konsultasi dokter sangat disarankan.
4. Luka Kaki Menghitam
Luka pada kaki penderita diabetes bisa berkembang menjadi gangren. Menurut Sodel Foot and Ankle (15/3/24), gangren terjadi akibat infeksi yang merusak jaringan.
Gejala gangren meliputi kulit menghitam, bau tak sedap, dan nyeri. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan amputasi.
Perawatan luka tepat dan kontrol gula darah yang baik bisa mencegah komplikasi serius. Segera konsultasikan ke dokter jika muncul gejala tersebut.
5. Pencegahan dan Perawatan
Ilustrasi kaki penderita diabates. Foto: Getty Images/Toa55 |
Menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah langkah utama mencegah kaki dan lipatan kulit menghitam. Diet sehat, olahraga, dan kontrol rutin ke dokter sangat penting.
Periksa kaki setiap hari dan jaga kebersihannya. Gunakan pelembap untuk menghindari kulit pecah dan risiko infeksi.
Deteksi dini dan perawatan rutin bisa menyelamatkan kaki dari komplikasi serius. Jangan tunggu tanda memburuk sebelum bertindak.
(raf/dfl)
Ingin Cepat Hamil? Ketahui 4 Makanan yang Dianjurkan dan Harus Dihindari
Jakarta –
Pola makan berperan besar dalam keberhasilan program hamil (promil). Ini daftar makanan yang dianjurkan untuk rutin dikonsumsi dan dilarang agar cepat hamil.
Program kehamilan bukan hanya soal seberapa sering pasangan melakukan hubungan seksual, melainkan berkaitan juga dengan apa yang dikonsumsi sehari-hari.
Asupan nutrisi yang tepat bisa berpengaruh memperbesar peluang sel telur matang, ovulasi sehat, dan kondisi rahim yang optimal. Sebaliknya, asupan yang kurang pas bisa menunda proses atau membuat tubuh kurang siap menyambut kehamilan.
Dokter Obgyn dari laman Newh-Obgyn, membagikan beberapa makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin. Begitu pula dengan makanan yang tak disarankan untuk dikonsumsi jika ingin cepat punya anak.
Baca juga: Makan Gado-gado Bentuk Pot, Raditya Dika Bikin Netizen Penasaran
Berikut ini 4 makanan yang disarankan untuk dikonsumsi saat promil:
Protein rendah lemak disarankan untuk pasangan yang ingin cepat punya anak. Foto: Getty Images/Nikola Stojadinovic |
1. Protein rendah lemak
Mengonsumsi protein dari daging rendah lemak seperti daging kalkun, ayam tanpa kulit, atau tenderloin babi bisa mendukung promil. Hal ini karena protein hewani yang disebutkan mengandung zat besi yang penting untuk proses konsepsi.
Selain itu, memilih protein yang rendah lemak juga membantu menjaga pola hormon dan metabolisme dalam tubuh. Namun penting diingat bahwa sesekali bisa juga diganti dengan protein nabati seperti tahu, tempe atau kacang-kacangan agar tubuh mendapat variasi.
2. Produk susu
Produk susu utuh atau yang kaya nutrisi seperti susu, yoghurt dan keju adalah pilihan bagus untuk mendukung kesuburan. Kandungan kalsium dan nutrisi lainnya membantu kesehatan tulang ibu dan juga kondisi tubuh secara keseluruhan saat persiapan hamil.
Jika calon ibu sedang menjalani diet tertentu, opsi rendah lemak bisa menjadi jalan tengah yang baik. Namun jangan takut sesekali menikmati susu dengan kadar lemak normal agar tubuh juga mendapatkan manfaat, tentunya dalam porsi yang wajar.
3. Biji-bijian utuh
Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum utuh, nasi merah, oatmeal atau roti gandum membantu mengatur gula darah dan insulin. Sistem tubuh yang stabil ini penting agar ovulasi dan kondisi rahim berjalan secara optimal.
Sebaliknya, biji-bijian yang sudah diproses atau karbohidrat sederhana bisa memicu lonjakan gula darah yang justru dapat mengganggu kesuburan. Maka, beralih ke biji-bijian adalah langkah yang lebih tepat saat program hamil.
4. Buah beri
Buah-buahan kecil seperti stroberi, blueberry, dan raspberry kaya akan antioksidan yang bertugas mencegah kerusakan sel, termasuk sel telur. Kondisi sel telur yang sehat adalah salah satu faktor kunci dalam kehamilan.
Dengan rutin menambahkan buah beri ke dalam menu harian, sama saja seperti memberi dukungan bagi tubuh untuk memperlambat penuaan sel dan memperkuat material sel reproduksi. Pilihlah yang segar atau beku dan tanpa tambahan gula agar manfaatnya maksimal.
Sementara, 4 makanan ini harus dihindari ketika promil:
Jika sedang program hamil tak disarankan untuk mengonsumsi minuman beralkohol. Foto: Getty Images/Nikola Stojadinovic |
1. Alkohol
Mengonsumsi alkohol saat sedang berusaha hamil bukan hanya mempersulit kehamilan, melainkan juga berisiko bila ternyata calon ibu sudah hamil. Maka, sangat disarankan untuk mengurangi atau menghentikan konsumsi alkohol sejak memutuskan untuk promil.
Tubuh yang bebas alkohol akan lebih siap untuk hamil dan menjaga perkembangan janin sejak awal. Selain itu, juga membantu kebiasaan sehat yang nantinya akan berlangsung selama kehamilan.
2. Kafein berlebihan
Minuman berkafein seperti kopi atau soda bisa menjadi gangguan saat sedang ingin cepat hamil. Bila minum lebih dari dua cangkir kopi atau lima soda sehari, peluang kehamilan bisa berkurang secara signifikan.
Ibu yang sedang promil disarankan membatasi konsumsi kafein. Kurangi asupan kopi atau lebih baik beralih ke teh herbal yang aman atau air putih. Menjaga level kafein tetap rendah membantu tubuh tetap dalam kondisi optimal untuk proses persiapan hamil.
3. Makanan manis
Makanan tinggi gula dan olahan seperti kue, pastry, dan camilan manis menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin yang bisa merusak keseimbangan hormon serta menghambat proses ovulasi.
Saat sedang dalam program hamil, penting untuk mengurangi asupan makanan manis dan memilih cemilan yang lebih sehat. Misalnya buah segar, yoghurt tanpa gula, atau kacang-kacangan.
4. Daging olahan
Daging olahan seperti sosis, deli meats, hot dogs dan sejenisnya memiliki kadar natrium tinggi dan bahan tambahan yang bisa berdampak buruk pada kesuburan wanita maupun pria.
Daripada memilih daging olahan, sebaiknya beralih ke potongan daging utuh atau ikan yang kaya omega-3. Asupan ini jauh lebih mendukung kualitas sel telur dan sel sperma.
(dfl/adr)
Lebih Sehat Minum Teh Sebelum atau Sesudah Makan? Simak Faktanya!
Jakarta –
Selain kopi, teh merupakan minuman favorit orang Indonesia. Teh dinikmati sepanjang hari. Namun saat disandingkan dengan waktu makan, lebih baik minum teh sebelum atau sesudah makan ya?
Minum teh hitam atau teh hijau membawa banyak manfaat sehat bagi tubuh. Salah satu yang utama adalah mengasup antioksidan yang pada gilirannya dapat menyehatkan jantung hingga mengurangi risiko penyakit kronis.
Dalam mengonsumsi teh, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Contohnya ketika teh dijadikan minuman pengiring waktu makan. Lebih baik meminumnya sebelum atau sesudah menikmati makanan?
Pakar sekaligus pencinta teh Oza Sudewo, melalui akun Instagram @ozasudewo (20/9), mengungkap pandangannya. Menurutnya, jika seseorang sehat, maka sebenarnya tak ada masalah berarti soal kebiasaan minum teh sebelum maupun sesudah makan.
“Yang berisiko jika seseorang punya kecenderungan anemia (kekurangan zat besi). Kalau anemia, maka harus mengatur cara minum teh,” kata Oza.
Mengutip sebuah jurnal, ia mengatakan konsumsi teh memang benar menghambat penyerapan zat besi. “Tapi hanya dari sumber (makanan) nabati saja. Kalau berasal dari sumber (makanan) hewani, itu nggak ngaruh,” jelas Oza.
Jadi, bagi pengidap anemia, sebaiknya minum teh setelah makan. Ketika mengasup zat besi dari makanan nabati, lebih baik memberi jarak 1-2 jam setelahnya jika ingin minum teh.
Oza melanjutkan, “Kalau (risiko kesehatan) minum teh sebelum makan sebenarnya tergantung seberapa sensitif lambung seseorang.” Jika pencernaannya tergolong tidak sensitif dan sehat secara umum, maka hal ini tidak jadi soal.
Namun, memang ada beberapa teh yang jika diminum dalam kondisi perut kosong akan menyebabkan masalah pencernaan.
“Perut biasanya akan ada rasa perih atau mual. Tapi ini tidak semua teh ya. Kalau saya, sensitifnya sama oolong di pagi hari (diminum) ketika perut kosong. Tapi kalau sama teh hitam atau teh hijau itu nggak jadi soal,” kata Oza.
Untuk mengetahui jenis teh apa yang membuat perut kamu sensitif, maka kamu harus mempelajarinya sendiri. Caranya bisa dengan bertahap mencoba satu per satu jenis teh dan melihat efeknya untuk perut.
(adr/adr)
Bye-bye Lengan Gelambir! Ini 5 Makanan yang Bantu Kencangkan Tangan
Jakarta –
Punya tangan bebas gelambir dan lemak berlebih adalah dambaan banyak orang, terutama wanita. Ternyata untuk mendapatkannya, kamu perlu mengasup jenis makanan bernutrisi tepat berikut ini.
Lengan gelambir amat mengganggu penampilan, terlebih bagi wanita yang ingin memakai baju berlengan pendek. Tampilan lemak yang berlebih ini bisa menurunkan rasa percaya diri.
Untuk mengatasinya, ahli gizi Mary Sabat berbicara kepada Eat This, Not That! (4/9). Ia mengatakan, “Kehilangan lemak terjadi secara sistematis, artinya tubuh Anda menentukan bagian mana yang akan dibakar terlebih dahulu.”
Namun ada hal yang bisa kita lakukan yaitu mengatur pola makan untuk memengaruhi cara tubuh membakar lemak secara keseluruhan, termasuk lemak di lengan.
“Dalam hal membakar lemak di sekitar lengan, kuncinya adalah konsistensi. Caranya dengan memilih makanan yang tinggi protein, serat, dan lemak sehat, serta menghindari gula dan karbohidrat olahan berlebih,” ujar Sabat.
Ia mengatakan, konsumsi rutin makanan tersebut dapat membantu mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan dan membuat lengan tampak lebih ramping serta kencang.
Berikut 5 makanan yang bantu kencangkan tangan:
1. Ayam
Membicarakan makanan berprotein tinggi, ayam pasti masuk daftar. Kamu bisa memilih dada ayam untuk dipanggang. Kemudian kombinasikan dengan salad sayuran hijau dan alpukat.
“Protein rendah lemak dari ayam dikombinasikan sayuran tinggi serat dan lemak sehat dari alpukat bakal membuat kadar gula darah stabil, meningkatkan rasa kenyang, dan mendukung pemeliharaan otot. Kombinasi ini membantu tubuh Anda memanfaatkan lemak yang tersimpan untuk energi,” kata Sabat.
2. Greek yogurt
Dalam 100 gram Greek yogurt plain bisa mengandung sekitar 9 gram protein. Profil nutrisi inilah yang membuat Greek yogurt ideal sebagai makanan pengikis gelambir lengan.
Agar manfaatnya makin maksimal, kombinasikan dengan buah berry yang kaya antioksidan dan serat. Lalu biji chia yang mengandung asam lemak omega 3 dan meningkatkan rasa kenyang.
Sabat berujar, “Makanan ini menyeimbangkan kesehatan usus dan metabolisme, yang keduanya berperan dalam pembakaran lemak.”
3. Salmon dan brokoli kukus
Jika punya budget lebih, kamu bisa mengandalkan konsumsi salmon untuk membuat lengan bebas gelambir. Salmon tinggi protein dan asam lemak omega 3 yang mengurangi inflamasi dan mendukung metabolisme lemak.
“Dipasangkan dengan brokoli yang kaya serat dan quinoa dalam porsi sedang, menu ini memberi bahan bakar pada tubuh tanpa meningkatkan insulin,” jelas Sabat.
4. Protein smoothie
Membuat smoothie bisa jadi cara ideal dan menyenangkan untuk mengasup kebutuhan protein harian. Namun racik smoothie yang sehat. Kamu bisa mengombinasikan sari almond tanpa pemanis, bayam, bubuk protein, dan biji chia.
Sabat menjelaskan, “Smoothie ini mengandung protein untuk perbaikan otot, sayuran hijau untuk mikronutrien, dan biji chia untuk lemak omega-3 yang sehat. Mudah dibawa, mengenyangkan, dan ideal untuk hari-hari sibuk ketika Anda ingin menjaga asupan kalori tetap seimbang.”
5. Telur dan daging sapi
Selain daging ayam, kamu bisa rutin mengonsumsi makanan sumber protein, seperti telur, seafood, daging sapi, dan kacang-kacangan. Healthline mengungkap asupan tinggi protein bisa membantu tubuh membakar lebih banyak lemak dan mempertahankan massa otot, yang dapat membantu mengubah komposisi tubuh.
Diet tinggi protein juga dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan kadar ghrelin, hormon yang merangsang rasa lapar.
(adr/adr)
Minum Banyak Air Putih Bisa Bikin Kurus, Mitos atau Fakta?
Jakarta –
Banyak orang meyakini minum air putih lebih banyak bakal bantu berat badan lebih cepat turun. Sebenarnya hal ini mitos atau fakta?
Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar tubuh terhidrasi dan organ-organ di dalamnya dapat berfungsi maksimal. Namun, dalam kaitannya dengan diet, benarkah konsumsi air putih membantu?
Dikutip dari Times of India (27/9), konsumsi air putih memang punya peran saat diet. Utamanya dalam menjawab pertanyaan, apakah kamu benar-benar lapar atau hanya haus semata? Sebab seseorang sering kali salah mengartikan sinyal haus sebagai lapar.
Jadi, jika rasa lapar tiba-tiba menyerang, hindari langsung makan. Coba minum segelas air putih. Jika rasa laparnya sudah hilang, berarti sebenarnya tubuh kamu hanya haus. Tubuh perlu hidrasi yang cukup dari minum air putih.
Manfaatkan juga air putih untuk meningkatkan rasa kenyang. Caranya cukup minum segelas besar air putih sebelum makan. Dengan begini, kamu akan terhindar dari makan berlebih. Asupan kalori yang lebih sedikit berkaitan dengan berat badan yang lebih cepat turun.
Minum air putih yang cukup ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/deepart386 |
Peran lain dari minum air putih saat diet adalah hidrasi. Dengan kondisi tubuh yang terhidrasi, maka kamu memastikan semua organ dan fungsi tubuh berjalan lebih lancar. Kondisi ini menciptakan sistem tubuh yang ideal untuk bantu penurunan berat badan.
Pastikan kamu hanya minum air putih yang sehat dan minim kalori. Jangan mengganti air putih dengan jus kemasan, soda, teh manis, minuman kopi kekinian, atau minuman lanis lain. Konsumsinya malah bisa bikin berat badan makin naik.
Saat minum air putih, kamu juga disarankan tidak berlebihan. Sebab asupan air putih berlebihan juga bakal memunculkan efek samping karena sifatnya yang mengganggu elektrolit tubuh.
Cara termudah untuk tahu sudah cukup minum air putih atau belum adalah dengan melihat warna urin. Jika warnanya kuning pucat itu bagus, jika gelap berarti kamu harus minum lebih banyak. Lalu jika warna urin sebening kristal, sebaiknya kurangi karena itu berarti kamu terlalu banyak minum.
(adr/adr)
7 Makanan Super Ini Punya Asam Folat buat ‘Ngeboost’ Imunitas
Jakarta –
Makanan yang mengandung asam folat baik dikonsumsi untuk kesehatan. Tak hanya bagi ibu hamil, tapi juga untuk orang dewasa. Fungsinya mencegah anemia, menjaga fungsi otak, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Asam folat dinilai sangat penting untuk memelihara kesehatan terutama untuk ibu hamil. Asam folat bermanfaat untuk membantu tabung saraf bayi berkembang dengan baik sehingga menghindarkan bayi dari risiko lahir cacat yang menyerang otak dan juga sumsum tulang belakang.
Selain itu, asam folat juga dapat mengobati defisiensi sel darah merah atau anemia. Orang dewasa yang sehat disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 400 mcg folat per hari untuk mencegah defisiensi.
Berikut 7 makanan yang mengandung asam folat untuk dikonsumsi rutin:
1. Polong-polongan
Kacang-kacangan dan polong-polongan mengandung asam folat yang baik untuk ibu hamil. Dalam 177 gram kacang merah matang mengandung 131 mcg folat atau sekitar 33 persen dari kebutuhan harian.
Sementara itu dalam 198 gram lentil matang mengandung 358 mcg folat yang merupakan 90 persen dari kebutuhan harian.
Kacang polong juga merupakan sumber protein, serat dan antioksidan yang bagus serta mikronutrien penting seperti kalium, magnesium dan zat besi.
2. Telur
Foto: Getty Images/iStockphoto |
Telur menjadi makanan yang mengandung asam folat sehingga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Satu butir telur mengandung sekitar 22 mcg folat atau sekitar 6 persen dari jumlah kebutuhan asam folat harian.
Selain itu, telur juga mengandung protein, selenium, riboflavin dan vitamin B12 yang bermanfaat untuk kesehatan.
Asam folat dalam telur juga tinggi akan zeaxanthin dan lutein, keduanya adalah antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko gangguan mata seperti degenerasi makula.
3. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung yang rendah kalori juga tinggi kandungan asam folat. Sebanyak 30 gram bayam mentah mengandung 58,2 mcg atau 15 persen dari kebutuhan folat harian.
Sayuran hijau juga tinggi serat dan vitamin K serta vitamin A yang dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan.
4. Buah bit
Buah bit merupakan sumber asam folat yang tinggi. Satu cangkir buah bit dengan berat 136 gram mengandung sekitar 148 mcg asam folat atau sekitar 37 persen dari kebutuhan asam folat harian.
Selain itu, buah bit juga mengandung nitrit tinggi, sejenis senyawa tanaman yang telah dikaitkan memiliki banyak manfaat kesehatan.
Sebuah studi menunjukkan minum jus bit menurunkan sementara tekanan sistolik 4-5 mmHg pada orang dewasa yang sehat.
5. Jeruk
Buah jeruk berukuran besar dapat mengandung sekitar 55 mcg asam folat atau sekitar 14 persen dari jumlah kebutuhan asam folat harian.
Selain itu buah jeruk juga dikemas dengan vitamin C, yang tidak hanya dapat meningkatkan kekebalan tubuh tetapi juga dapat membantu penyerapan zat besi secara efektif.
6. Brokoli
Foto: Getty Images/Weeraa |
Brokoli tidak hanya mengandung serat tetapi juga mengandung asam folat. Brokoli seberat 91 gram brokoli mentah dapat mengandung sekitar 57 mcg asam folat atau sekitar 14 persen dari kebutuhan asam folat harian.
Selain itu, brokoli yang merupakan makanan tinggi asam folat juga mengandung vitamin C, vitamin K dan vitamin A yang dapat menunjang fungsi organ tubuh.
7. Alpukat
Buah alpukat ini tidak hanya memiliki rasa dan tekstur yang unik tapi juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, termasuk asam folat. Hanya dengan setengah buah alpukat, seseorang bisa mendapatkan asupan 82 mikrogram asam folat.
Makanan-makanan di atas memang mengandung asam folat yang cukup tinggi, tapi konsumsinya belum tentu dapat memenuhi semua kebutuhan harian ibu hamil. Untuk itu, ibu hamil tetap disarankan berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter untuk mencukupi kebutuhan asam folatnya.
(adr/adr)
Kenapa Setelah Makan Ngantuk? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Jakarta –
Setelah makan, sering kali seseorang merasa langsung ngantuk. Ternyata hal ini bukan karena tubuh butuh tidur, melainkan akibat pola makan yang kurang tepat. Begini penjelasannya.
Rasa kantuk atau mengantuk merupakan salah satu gejala food coma, biasanya terjadi ketika seseorang makan banyak. Selain itu, jenis makanan yang dikonsumsi juga bisa memengaruhi munculnya rasa kantuk usai makan.
Selama ini banyak orang menganggap penyebab utama ngantuk setelah makan adalah ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh. Makanan kaya lemak atau karbohidrat pun paling sering dihubungkan dengan hal ini.
Dari sisi ilmiah, Science Alert (7/7/2016) mengungkap para peneliti di Jerman menemukan kalau konsumsi makanan tinggi karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi memang menyebabkan peningkatan hormon insulin. Hormon ini membantu penyerapan dan penggunaan glukosa darah setelah makan. Namun juga memungkinkan asam amino spesial bernama triptofan masuk ke otak.
Triptofan selanjutnya diubah menjadi zat kimia lain di otak bernama serotonin. Zat ini berhubungan dengan rasa tenang dan kantuk terutama pada anak-anak. Tetapi bukan berarti konsumsi makanan tinggi triptofan seperti keju cottage, tahu, dan pisang langsung sebabkan rasa kantuk. Hal ini kembali lagi pada indeks glikemik makanan yang dikonsumsi.
Secara keseluruhan, rasa kantuk yang muncul setelah makan cukup rumit dijelaskan. Namun hal yang mungkin jadi penyebabnya adalah peranan enterogastrone dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi.
Dikutip dari detikJogja (7/9/2024), Sleep Foundation juga mengungkap daftar makanan lain yang memicu kantuk. Makanan itu antara lain makanan berlemak tinggi, makanan yang mengandung triptofan, hingga kacang-kacangan yang tinggi melatonin.
Selain mengonsumsi jenis-jenis makanan tersebut, ada beberapa penyebab lain yang dapat meningkatkan rasa kantuk ini. Pola hidup buruk seperti konsumsi alkohol, kurangnya tidur saat malam hari, dan kondisi tubuh yang kurang sehat juga dapat menyebabkan rasa kantuk berlebih setelah makan.
Ngantuk usai makan bisa terjadi karena pola makan yang kurang tepat. Foto: Getty Images/iStockphoto/gpointstudio |
Lalu bagaimana cara mengatasi rasa ngantuk yang muncul usai makan? Berikut informasinya:
1. Jangan makan berlebihan
Batasi porsi makan Anda dan beri waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan. Dengan cara ini hormon leptin yang berperan mengurangi rasa lapar akan bertambah dan ghrelin yang dilepaskan ketika seseorang mulai makan akan berkurang. Kondisi ini membuat napsu makan seseorang berkurang sekaligus merangsang perasaan kenyangnya.
2. Seimbangkan nutrisi makanan
Jangan hanya mengisi piring dengan karbohidrat. Usahakan ada protein dan karbohidrat dengan proporsi 1:2. Konsumsi juga lemak sehat yang didapat dari produk nabati dan ikan laut. Hindari lemak jenuh yang biasa ada pada produk hewani.
3. Makan buah dan sayur
Buah dan sayur juga sebaiknya tak ditinggalkan karena mengandung nutrisi yang tidak bisa dihasilkan tubuh sendiri. Usahakan mengonsumsinya dalam jenis yang beragam agar makin banyak vitamin dan mineral yang didapat.
4. Imbangi dengan aktivitas fisik
Aktivitas fisik membuat tubuh tetap aktif. Hal ini efektif mencegah kantuk karena kontrol gula darah dalam tubuh akan membaik.
(adr/adr)
5 Tips Pola Makan Sehat untuk Jaga Kesuburan Wanita di Usia 30 Tahun
Jakarta –
Memasuki usia 30 tahun, banyak wanita mulai memperhatikan kesehatan reproduksi. Kesuburan bisa menurun secara perlahan jika pola hidup dan pola makan kurang tepat.
Selain faktor genetik, gaya hidup dan nutrisi harian memengaruhi kualitas sel telur. Mengonsumsi makanan sehat jadi salah satu cara untuk mendukung hormon reproduksi.
Stres dan kurang olahraga juga bisa memengaruhi peluang hamil. Aktivitas ringan seperti gerakan rukuk-duduk bisa membantu sirkulasi darah dan menyeimbangkan hormon tubuh.
Mempertimbangkan pola diet sehat juga patut diperhatikan untuk menjaga kesuburan wanita. Berikut tips pola makan yang bisa membantu menjaga kesuburan di usia 30 tahun.
1. Perbanyak Konsumsi Protein
Tempe bangus untuk meningkatkan kualitas sel telur. Foto: iStock |
Kunci utama untuk meningkatkan kesuburan reproduksi di usia 30 tahun adalah dengan rutin mengasup protein, baik protein hewani maupun nabati, lapor hertilityhealth.com (2/1/24).
Protein hewani seperti ayam, ikan, dan telur mendukung produksi hormon reproduksi. Protein nabati dari kacang-kacangan juga penting untuk keseimbangan tubuh.
Pastikan setiap kali makan ada sumber protein, agar tubuh mampu membentuk sel telur sehat. Kombinasikan dengan sayuran hijau untuk vitamin tambahan.
2. Pilih Lemak Sehat
Lemak sehat dari alpukat, kacang, dan minyak zaitun membantu hormon reproduksi tetap stabil. Hindari lemak trans dari makanan olahan yang bisa mengganggu kesuburan.
Omega-3 yang terkandung pada ikan salmon dan biji chia, misalnya, penting untuk kualitas sel telur. Konsumsi minimal 2-3 kali seminggu agar hormon tetap seimbang.
Sambil santai, lakukan gerakan rukuk-duduk untuk meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh menyerap lemak sehat lebih efektif.
3. Cukupi Asupan Zat Besi dan Folat
Daging merah kaya akan zat besi. Foto: iStock |
Zat besi juga penting untuk meningkatkan kesuburan di usia 30 tahun. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari daging merah, bayam, dan kacang lentil.
Zat besi berperan untuk mendukung siklus menstruasi yang sehat. Sementara itu, folat dari sayuran hijau penting untuk perkembangan sel telur.
Kombinasi zat besi dan folat juga mencegah anemia yang bisa mengganggu kesuburan. Konsumsi harian sesuai rekomendasi dokter atau ahli gizi.
4. Perbanyak Antioksidan
Meningkatkan kesuburan reproduksi bisa dengan rutin mengonsumsi buah-buahan yang kaya antioksidan, seperti vitamin C dan vitamin E.
Vitamin tersebut dapat meningkatkan kualitas sel telur. Kamu bisa mendapatkan asupan tersebut dari buah beri, jeruk, dan tomat.
Makan buah segar setiap pagi atau sebagai camilan dapat menyeimbangkan hormon reproduksi. Variasikan warna buah agar nutrisi lebih lengkap.
5. Pertimbangkan Karbohidrat Kompleks
Rutin makan nasi merah untuk mengasup karbohidrat kompleks. Foto: iStock |
Penting untuk menghindari gula berlebih yang bisa mengganggu kesuburan. Gula bisa didapatkan dari mengasup karbohidrat.
Karenanya pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks dari beras merah, gandum utuh, dan ubi jalar membantu hormon insulin stabil.
Karbohidrat sehat memberi energi tahan lama dan mendukung metabolisme tubuh. Konsumsi 3-4 porsi per hari sesuai kebutuhan kalori.
(raf/dfl)
Hati-hati! 5 Makanan Ini Berbahaya Jika Disantap Mentah
Jakarta –
Baik memasak sendiri di rumah maupun makan di restoran, penting untuk tahu makanan apa saja yang aman dimakan mentah dan mana yang sebaiknya dihindari.
Pasalnya bakteri, virus, hingga parasit penyebab berbagai penyakit bisa berkembang pada bahan makanan tertentu. Mengkonsumsi daging setengah matang misalnya, bisa berisiko menimbulkan keracunan makanan dengan gejala berupa kram perut, mual, diare, muntah, demam, hingga kasus parah yang bisa merusak ginjal.
Keracunan makanan memang tidak menyenangkan, dan bisa sangat berbahaya bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah. Data CDC memperkirakan 48 juta orang di Amerika terkena penyakit akibat makanan setiap tahun. Karena itu, memasak makanan dengan benar adalah cara paling sederhana untuk tetap aman.
Dilansir dari Good Housekeeping (19/09/2025), berikut 5 makanan yang tidak boleh dimakan dalam keadaan mentah:
1. Daging Unggas
Daging ayam. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rungroj Nuiman |
Daging unggas seperti ayam, bebek, kalkun, angsa, burung puyuh hingga burung dara perlu dimasak hingga benar-benar matang untuk membunuh semua patogen, termasuk virus flu burung yang tak bisa bertahan pada suhu tinggi.
Saat menyiapkan daging ayam atau daging unggas lainnya, jangan pernah mencucinya dengan air. Cara itu justru meningkatkan risiko kontaminasi silang karena cipratan air dapat membawa bakteri ke peralatan dapur lain. Cukup pastikan dimasak matang sempurna sebelum dikonsumsi.
2. Daging Sapi Giling
Tidak semua jenis daging sapi aman untuk dikonsumsi mentah atau setengah matag. Contohnya daging sapi giling yang berisiko membawa bakteri E. coli yang bisa menyebabkan penyakit serius, terutama pada anak-anak dan orang dengan imun lemah.
Berbeda dengan potongan daging sapi utuh, bakteri pada daging giling bisa menyebar ke seluruh bagian saat proses pengolahan. Itulah sebabnya daging giling lebih rentan. Menurut USDA, suhu aman untuk mematangkan daging sapi giling adalah 72 derajat celcius.
Artinya, patty untuk burger yang dimasak sampai matang akan lebih aman dikonsumsi. Cara memastikannya bisa menggunakan termometer makanan dan tusukkan ke bagian tengah daging untuk memeriksa suhunga.
Dengan begitu, olahan daging giling bisa dinikmati tanpa khawatir ada bakteri berbahaya yang tertinggal.
3. Seafood
Seafood. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock |
Kerang-kerangan seperti tiram, remis, kerang hijau, udang, lobster hingga kepiting bisa membawa bakteri Vibrio atau virus seperti norovirus, terutama jika kurang matang. Patogen ini bisa memicu gangguan pencernaan serius.
Kerang harus dimasak sampai cangkangnya terbuka, sedangkan udang atau lobster disarankan untuk dimasak di suhu minimal 63 derajat celcius. Gunakan termometer dan cek bagian tengah udang atau lobster untuk hasil yang akurat.
Dengan pengolahan yang tepat, seafood tidak hanya terasa lebih lezat tetapi juga aman dikonsumsi tanpa risiko kesehatan yang mengintai.
4. Telur
Telur mentah atau setengah matan banyak dikonsumsi sebagai cocolan makan roti, daging, sampai campuran di nasi putih hangat seperti di negara-negara Asia. Faktanya, menyantap telur mentah atau setengah matang berisiko membawa bakteri Salmonella.
Setiap telur sebaiknya dimasak hingga bagian putih dan kuningnya benar-benar padat. Selain itu, meski virus flu burung sempat menimbulkan kekhawatiran, telur dari ayam yang terinfeksi biasanya cacat dan tidak dipasarkan.
Jadi orang-orang tak perlu khawatir. Pastikan saja telur dimasak dengan benar sebelum dikonsumsi. Hindari mencicipi adonan kue atau makanan yang masih menggunakan telur mentah sebagai bahan utamanya.
5. Tauge
Tauge Foto: Getty Images/iStockphoto/xuanhuongho |
Kecambah mentah seperti alfalfa atau tauge memang memberi sensasi renyah pada hidangan seperti salad sampai bakso, tetapi sebaiknya sayuran ini dihindari saat masih mentah. Tauge yang tumbuh di tempat lembap berpotensi terpapar bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria.
Bakteri ini berbahaya, terutama bagi ibu hamil, anak kecil, serta lansia. Meski kaya nutrisi dan antioksidan, kecambah mentah terlalu berisiko.
Kabar baiknya, cukup dengan menumis atau memasaknya sekitar dua menit, sebagian besar bakteri pada tauge akan mati. Dengan begitu, kecambah tetap bisa dinikmati dengan aman dan bergizi.
(sob/dfl)















