Jakarta –
Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi. Manfaatnya termasuk bikin pikiran fokus dan melancarkan pencernaan.
Bagi sebagian orang, minum enam sampai delapan gelas air per hari mungkin sulit dilakukan. Namun, jangan khawatir karena banyak juga minuman sehat lainnya yang bisa dikonsumsi.
Minuman ini menjadi asupan penting untuk menghidrasi tubuh. Hidrasi dibutuhkan untuk mengatur suhu tubuh, menyalurkan nutrisi ke sel, dan menjaga organ tubuh berfungsi normal.
Pasalnya, tubuh yang tidak mendapat cukup cairan bisa menyebabkan sejumlah masalah, seperti menyebabkan sakit kepala, dehidrasi, kurang konsentrasi, dan pusing.
Dalam jangka panjang, asupan cairan yang kurang bisa menyebabkan perut sembelit, infeksi salurah kemih, dan pembentukan batu ginjal.
Lantas, minuman sehat apa saja yang bisa diminum untuk membantu memfokuskan pikiran sampai melancarkan pencernaan? Melansir womenshealthmag.com (10//04/2025), berikut rekomendasinya!
1. Teh peppermint
Teh peppermint direkomendasikan karena kandungan antioksidannya yang baik untuk kesehatan. Foto: GettyImages/Telegrah |
Teh peppermint mengandung banyak nutrisi, termasuk vitamin A, vitamin C, kalsium, asam folat, dan flavonoid yang merupakan sebuah antioksidan. Antioksidan ini dapat melawan efek radikal bebas yang bisa meningkatkan risiko penyakit.
Menurut ahli gizi Marilia Chamon, teh ini secara alami bebas kafein dan dapat meredakan kembung atau ketidaknyamanan pencernaan berkat efek anti sposmodiknya. Teh peppermint juga merupakan pilihan terbaik bagi mereka yang sedang pilek.
Beberapa penelitian lama yang disebutkan situs womenshealthmag.com menunjukkan bahwa kombinasi mentol dan uap di dalam teh tersebut bisa meningkatkan aliran udara di hidung sehingga pernapasan lebih mudah.
2. Air kelapa murni
Minum air kelapa murni juga baik untuk menjaga konsentrasi dan memperlancar pencernaan. Foto: shutterstock |
Tidak sekadar menyegarkan, air kelapa murni juga menjadi pilihan sehat.
Air kelapa tanpa pemanis merupakan sumber elektrolit alami, seperti kalium. Karenanya, minuman ini bagus diminum usai olahraga atau saat cuaca panas.
Selain kalium, air kelapa murni juga mengandung magnesium yang mendukung fungsi otak dan saraf. Elektrolit ini menjaga hidrasi dan transmisi sara optimal yang penting untuk fokus dan konsentrasi.
Kandungan elektrolit yang menggantikan cairan tubuh ini dapat melancarkan proses pencernaan. Terkandung juga serat yang dapat melunakkan feses dan memperlancar pergerakan usus.
Rekomendasi minuman sehat lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!
3. Teh hijau
Kandungan di dalam teh hijau bisa meningkatkan fokus dan menjaga kesehatan usus. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Ahli gizi Chamon mengungkap jika teh hijau mengandung kafein yang lembut dan tambahan L-theanine yang dapat meningkatkan ketenangan dan fokus.
Di dalam teh hijau juga terkandung antioksidan, seperti EGCG yang telah dikaitkan dengan kesehatan otak dan umur panjang.
Penelitian yang disebut situs Women’s Health pada tahun 2022 menemukan bahwa minum teh hijau juga bisa membantu meningkatkan metabolisme.
Kandungan kafein di dalam teh hijau juga mampu merangsang pergerakan usus. Teh hijau memiliki efek pencahar yang membantu menjaga kesehatan usus.
4. Campuran air jahe, lemon, dan madu
Minuman sederhana yang dibuat dari campuran lemon, madu, dan jahe ini juga bisa dikonsumsi.
Chamon mengungkap kalau campuran hangat ini memiliki sifat anti peradangan, antimikroba, serta mampu menenangkan sakit tenggorokan.
Teh madu, lemon, jahe juga menjadi pilihan baik jika kamu menderita gejala pencernaan tidak nyaman.
Sebuah penelitian tahun 2018 menemukan bahwa minum teh jenis ini dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan kronis.
Selain mengatasi masalah pencernaan, kandungan antioksidan dan vitamin C di dalamnya juga mampu meningkatkan fungsi otak.
5. Air infus buah
Minum air infus buah juga baik untuk meningkatkan konsentrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Foto: Istimewa |
Jika tidak ingin terlalu ribet, kamu bisa mengonsumsi minuman sehat terbuat dari air yang dicampur potongan buah.
“Membuat sesuatu seperti air dicampur dengan mentimun, beri, dan mint adalah cara menyenangkan untuk tetap terhidrasi dengan rasa lembut tanpa gula,” jelas ahli Chamon.
Air infus buah dapat membantu meningkatkan konsentrasi karena mengandung nutrisi yang mendukung fungsi otak. Minuman ini juga mampu melancarkan pencernaan, menjaga pergerakan usus tetap teratur, dan membantu detoksifikasi tubuh.
(aqr/adr)
![]() |
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
6 Makanan dan Minuman Ini Perlu Dihindari Pengidap Kanker
Jakarta – Bagi pengidap kanker, penting untuk memilih pola makan yang seimbang. Pasalnya, beberapa makanan tertentu bisa meningkatkan risiko kanker. Di sisi lain makanan yang tepat akan membantu tubuh tetap kuat, melawan infeksi, membantu menjaga kadar energi, dan kesehatan. Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap KankerDilansir Healthline, berikut adalah daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dikurangi atau dihindari bagi seseorang dengan kanker:
1. Daging OlahanHasil tinjauan pustaka tahun 2018 oleh Maryam S. Farvid, dkk, menyebut bahwa dari 18 penelitian telah mengaitkan asupan daging olahan dengan risiko kanker payudara sebesar 9%. Maka dari itu, karena bisa meningkatkan risiko kanker payudara pengidap kanker tidak boleh makan daging olahan. Jika mau tetap konsumsi, maka perlu dibatasi. Adapun yang termasuk daging olahan meliputi:
2. Makanan Tinggi GulaPola makan yang banyak mengkonsumsi makanan dengan gula tambahan bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Pasalnya, gula akan meningkatkan peradangan dan ekspresi enzim tertentu yang terkait dengan pertumbuhan dan penyebaran kanker. 3. Daging MerahDilansir laman Young Lives vs Cancer, meskipun daging merah seperti sapi, domba, babi, dan kambing termasuk sumber protein, vitamin, dan mineral yang baik, daging merah bisa jadi penyebab ‘mungkin’ kanker. Jadi, sebaiknya pengidap kanker perlu membatasi konsumsi daging ini. Sebaiknya batasi jumlahnya hingga 500g atau kurang (berat matang) per minggu. 4. Makanan Goreng-gorenganPenelitian tahun 2019 yang dipublikasi laman Epidemiology and Health, .menunjukkan bahwa pola makan yang mengandung makanan goreng bisa meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan. Bahkan, dalam penelitian yang melibatkan 620 wanita Iran berusia di bawah 50 tahun, asupan makanan yang digoreng jadi faktor risiko terbesar untuk perkembangan kanker payudara. 5. Makanan Cepat Saji (Fast Food)Pengidap kanker perlu menghindari makanan fast food. Karena makan makanan cepat saji secara rurin punya banyak dampak negatif. Di antaranya bisa menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan kanker payudara. 6. AlkoholKonsumsi alkohol (terutama minuman beralkohol berat) perlu dihindari pengidap kanker. Pasalnya, alkohol bisa meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan. (khq/fds) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
![]() Salah Kaprah! 5 Kebiasaan Makan Ini Bisa Bikin Diet Gagal Total Jakarta – Pola makan sangat berperan penting jika ingin menurunkan berat badan. Hindari kebiasaan makan ini, karena bisa membuat diet gagal total. Adalah impian banyak orang memiliki bentuk tubuh yang ideal. Selain membuat percaya diri, juga dapat memberikan efek positif pada kesehatan tubuh. Saat menjalani diet, sebaiknya berkonsultasi dengan ahli gizi, sebab banyak orang yang salah kaprah tentang pola makan yang dijalani. Kebiasaan buruk justru dilakukan karena ketidakpahaman.
“Orang-orang punya niat baik dengan memulai diet, tetapi terkadang mereka tidak memiliki banyak informasi yang cukup tentang gizi dan pola makan,” ujar ahli gizi McManus. Dikutip dari Health.Harvard (19/04/21) berikut 5 kebiasaan makan yang bisa menggagalkan diet.1. Diet terlalu ketat
Banyak orang yang nekat diet ketat demi mendapatkan hasil yang cepat. Padahal, diet ketat justru bisa berbahaya dan menggagalkan proses penurunan berat badan. Misalnya kamu menghindari makan nasi. Padahal faktanya, tubuh masih membutuhkan asupan karbohidrat untuk dorongan energi. “Memotong asupan karbohidrat secara total sangat berbahaya,” ujar ahli diet McManus. McManus menyarankan agar membuat rencana pola makan yang lebih bijak dan berkelanjutan. Kuncinya adalah mempertimbangkan asupan kalori harian, jadi masih boleh makan tetapi porsinya dibatasi. 2. Menghindari makanan yang salahTak jarang orang melakukan diet tanpa pengetahuan dasar. Alhasil mereka justru menghindari makanan yang seharusnya dikonsumsi saat sedang berdiet. Misalnya pada asupan lemak, lemak ada dua jenis, yakni lemak sehat dan lemak tidak sehat. Jenis lemak yang tidak sehat adalah lemak trans yang biasa ada pada makanan yang digoreng dan tinggi garam. Sedangkan, lemak sehat contohnya adalah lemak omega-3 yang terkandung pada alpukat, salmon, minyak zaitun, dan kacang-kacangan. Lemak ini berperan menurunkan kolesterol. Pola makan yang bisa menggagalkan diet ada di halaman berikutnya.3. Kebanyakan ngemil
Demi menghindari makan besar, tak sedikit pelaku diet yang lebih memiliki ngemil. Justru kebanyakan ngemil dapat menaikkan berat badan, apalagi pilihan menunya tidak sehat. “Lebih banyak makan besar tapi porsi dibatasi, daripada ngemil karena dianggap kecil tapi sering. Akan lebih bahaya jika ngemil makanan manis dan goreng-gorengan,” tutur McManus. McManus menyarankan untuk menghindari stok camilan yang tidak sehat, seperti es krim, permen, kue, atau gorengan cepat saji. Jika ingin ngemil, pilihlah kacang-kacangan yang lebih aman. 4. Makan malamKebiasan makan malam dapat menimbulkan masalah. Misalnya, makan atau ngemil sambil menonton TV. Hal ini bisa menyebabkan makan berlebihan. Dengan begitu akan menyimpan banyak kalori. Dalam hal ini, McManus menyarankan agar makan cukup di siang hari, sehingga malam hari tidak terasa lapar. Jika memang masih lapar, disarankan agar makan 3 jam sebelum tidur, karena tubuh butuh waktu untuk memproses makanan. Untuk menunya bisa dipilih yang tidak terlalu berat agar tidak menyebabkan mules. 5. Tidak mencatat asupan makanan
Mencatat asupan makanan memudahkan kamu untuk memilih jenis makanan. Dengan begitu, kamu juga dapat memperkirakan berapa banyak asupan kalori, sehingga bisa membatasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mencatat asupan makanan mereka, dapat memudahkan proses untuk menurunkan berat badan. “Ini membuat kamu teratur tentang apa yang dimakan dan berapa banyak porsi yang dikonsumsi. Jika sudah cukup, maka kamu bisa membatasi agar tidak berlebihan,” tutur McManus. (raf/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Kombinasi Makanan Sehat Ini Bisa Kurangi Khasiatnya Jakarta – Menyampurkan makanan dianggap menjadi cara untuk mendapatkan khasiat ganda. Faktanya ada beberapa makanan sehat yang jika dicampur justru kurangi manfaatnya. Setiap jenis makanan seperti susu, buah-buahan, dan sayuran memiliki kandungan nutrisinya sendiri. Mengonsumsinya juga dipercaya dapat memberikan khasiat tertentu bagi kesehatan tubuh. Tetapi banyak juga yang mencoba menggabungkan dua jenis makanan dengan harapan untuk membuat rasanya lebih enak maupun khasiatnya secara ganda. Logika bahwa nutrisi dapat saling melengkapi dipegang erat banyak orang yang diterapkan dalam kesehariannya.
Tetapi ahli gizi yang lebih profesional justru tak setuju dengan praktik tersebut. Dikatakan ada beberapa makanan sehat yang jika digabungkan malah mengurangi khasiatnya. Baca juga: Dripper V60 vs Corong Kuning, Mana yang Hasilnya Lebih Enak? Berikut ini 5 kombinasi makanan sehat yang bisa jadi tak menyehatkan seperti dilansir Times of India:
1. Susu dan CitrusKetika sarapan, terutama di restoran atau buffet hotel biasanya tersedia berbagai racikan minuman segar. Salah satunya ialah perpaduan susu dengan buah-buahan citrus atau yang mengandung kadar asam tinggi. Ternyata menurut pandangan ahli perpaduan susu dan buah citrus tidak disarankan apalagi dikonsumsi saat sarapan. Perpaduan keduanya dapat menimbulkan gangguan pada perut seperti kembung dan gangguan pencernaan lain. Alasannya terdapat pada kandungan asam alami dari buah yang dapat membuat susu menggumpal. Efeknya pencernaan akan melambat dan peradangan pada kulit. 2. Teh dan Makanan RinganMenikmati teh yang hangat akan lebih komplet jika dipadukan dengan camilan. Seperti kue yang manis atau gorengan yang asin, renyah, dan masih hangat. Tetapi kebiasaan memadukan teh dengan makanan ringan yang asin justru dikhawatirkan ahli gizi. Ada efek ketidak seimbangan mineral yang dapat terjadi pada tubuh jika memadukan dua kombinasi tersebut. Teh memiliki kandungan tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Sementara makanan asin dapat memicu diuretik yang jika dipadukan, keduanya dapat menyebabkan dehidrasi. Kombinasi makanan sehat yang tak disarankan lainnya berlanjut di halaman berikutnya.3. Yogurt dan DagingPada hidangan bergaya Timur Tengah seringkali makanan yang disajikan dipadukan dengan yogurt. Salah satunya beberapa sajian kebab yang masih menggunakan gaya otentik dari Timur Tengah. Namun secara Ayurveda kedua makanan tersebut tidak bisa dipadukan secara bersamaan. Alasannya merujuk pada efek yang dihasilkan oleh kedua makanan tersebut setelah dicerna dalam tubuh. Olahan susu seperti yogurt atau curd akan memberikan efek untuk mendinginkan tubuh. Sementara daging, terutama daging merah, memberikan efek meningkatkan suhu tubuh sehingga tidak ideal untuk digabungkan. 4. Buah Setelah Makan
Hampir pada berbagai situasi buah akan menjadi pilihan utama sebagai sumber asupan makanan sehat. Termasuk ketika memikirkan makanan penutup, sebagian orang akan memilih mengonsumsi buah setelah makan. Faktanya konsumsi buah setelah makan bukanlah cara yang tepat untuk dilakukan. Buah dicerna lebih cepat oleh tubuh daripada makanan utama yang lebih berat. Konsumsi buah setelah makan akan menyebabkan proses mencerna yang lebih lama sehingga memicu kembung dan rasa tak nyaman pada perut. Urutan yang tepat untuk menikmati buah segar ialah sebelum makanan utama. 5. Susu dan PisangMemadukan susu dan pisang sekilas akan terlihat menyehatkan dan mengenyangkan. Bahkan banyak produk yang memadukan antara susu dengan pisang untuk dikonsumsi pada waktu yang bersamaan. Ahli gizi memiliki pendapat yang berbeda bahkan melarang memadukan pisang dan susu. Kombinasi kedua makanan ini dianggap terlalu memberatkan perut sehingga butuh tenaga ekstra untuk mencernanya. Susu memiliki sifat yang berat dan menyejukkan sementara pisang memiliki karakter yang manis namun padat. Jika tetap ingin memilih memadukan keduanya, sebaiknya menambahkan kayu manis atau cengkeh untuk membantu kerja pencernaan menyerapnya. (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
5 Makanan Ini Ampuh Redakan Asam Lambung, Jahe dan Pisang Jakarta – Asam lambung yang kambuh biasanya merasakan sensasi terbakar di area dada dan naik ke kerongkongan. Untuk meredakannya, bisa mengonsumsi beberapa makanan ini. GERD atau asam lambung merupakan penyakit yang menyerang bagian pencernaan tubuh seseorang. Ketika asam lambung sedang naik, terasa nyeri di area sekitar perut yang didahului dengan gejala sensasi terbakar di dada serta tenggorokan. Melansir dari BBC, ada berapa makanan dan minuman yang dapat menjadi pemicu dari asam lambung. Di antaranya adalah mengonsumsi makanan pedas, asam, berlemak, dan berminyak. Minum alkohol dan kafein terlalu banyak juga dapat memicu asam lambung.
Agar asam lambung cepat mereda, ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi. Makanan itu adalah buah pisang, sayuran hijau, oatmeal, hingga jahe yang dapat meredakan asam lambung, seperti dilansir dari Medical News Today (26/3/2025). Berikut 5 makanan yang ampuh meredakan asam lambung:1. Oatmeal
Salah satu makanan yang dapat menyembuhkan asam lambung harus hang mengandung serat tinggi. Karena, kandungan serat dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari biji-bijian. Makanan ini dapat ditemui pada oatmeal, roti, dan nasi merah. Kamu bisa mengonsumsinya secara rutin agar asam lambung tak kambuh. Oatmeal diketahui makanan yang mengandung serat tinggi. Diketahui bahwa dalam 100 gram oatmeal mengandung 10,4 gram serat yang dibutuhkan oleh tubuh. 2. PisangBuah-buahan juga diketahui baik untuk meredakan gejala asam lambung. Namun, jangan asal memilih jenis buah yang akan dikonsumsi. Sebaiknya pilih buah pisang yang mengandung serat tinggi. Menurut sebuah studi 2023, pisang disebut dapat menetralkan asam lambung. Ini karena buah berwarna kuning tersebut juga bersifat basa dan mengandung serat. Satu pisang matang (100 gram) mengandung sekitar 2,6 gram serat. Makanan yang dapat meredakan asam lambung lainnya cek di halaman berikut… 3. SayuranSayuran memang makanan yang sehat dengan kandungan nutrisi tinggi. Terutama jika rutin mengonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan lainnya. Sayuran hijau ini dapat membantu menurunkan asam lambung, yang membantu refluks asam. Beberapa sayuran itu rendah lemak dan gula yang dapat memicu gejala asam lambung. Contohnya, brokoli diketahui mengandung serat yang cukup tinggi, per 100 gram mengandung 2,6 gram serat. Untuk bayam per 100 gram mengandung 2,2 gram serat. 4. Jahe
Jahe merupakan rempah yang biasa digunakan untuk pengobatan alami karena mengandung gingerol. Rempah satu ini memiliki rasa yang agak pedas dan sensasi hangat. Di dalamnya juga banyak mengandung zat anti-inflamasi alami yang membantu dalam menyembuhkan asam lambung. Biasanya jahe ini diracik menjadi minuman ketika sakit perut dan pencernaan terganggu. Sebuah studi 2023 meneliti efek dari mengonsumsi jahe pada gejala dispepsia fungsional. Seperti rasa nyeri ulu hati hingga terbakar di perut. Gejala asam lambung ini akan mereda setelah mengonsumsinya selama 4 minggu. 5. Lidah BuayaLidah buaya juga termasuk yang dapat meredakan gejala asam lambung. Para penderita asam lambung atau GERD bisa mencoba menjadikan daging buahnya sebagai jelly atau sirupnya untuk minuman. Hal ini telah dijelaskan dalam studi 2022, ada penelitian yang menunjukkan sirup lidah buaya dapat meredakan gejala GERD. Efektivitas manfaat lidah buah ini karena adanya kandungan zat antioksidan dan anti-inflamasi. (yms/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
5 Makanan Tinggi Serat Ini Cocok Dikonsumsi Penderita Diabetes Jakarta – Diabetes dapat dikelola dengan menerapkan pola makan atau diet tinggi serat. Konsumsi 5 makanan tinggi serat ini pun bisa jadi pilihan. Penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman sembarangan. Mereka harus mengelola kadar gula darah dengan baik. Salah satu caranya dengan menjaga pola makan, seperti fokus terhadap asupan makanan tinggi serat.
Jenis makanan ini bagus dikonsumsi karena membantu mengatur gula darah, memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan rasa kenyang, sehingga membantu mengontrol asupan kalori serta mencegah lonjakan gula darah secara berlebihan. Serat juga dapat menunda penyerapan gula, menjaga kadar glukosa lebih terkendali, sekaligus bisa melancarkan pencernaan. Karena alasan-alasan di atas, penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat. Melansir Times of India (02/04/2025), berikut 5 daftar makanan tinggi serat untuk penderita diabetes: 1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan salah satu makanan tinggi serat pembangkit energi yang bisa dikonsumsi. Kacang-kacangan mengandung serat larut dan tidak larut yang mampu memperlambat laju pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Berbagai jenis kacang juga tinggi akan protein yang mampu mendorong rasa kenyang. Salah satu yang direkomendasikan, kacang almond. Menurut penelitian dalam jurnal Metabolism: Clinical and Experimental, makan kacang almond selama 12 minggu bisa membantu mengontrol gula darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Kacang merah juga baik untuk penderita diabetes. Kacang ini tinggi akan serat sehingga membuat penderita diabetes lebih cepat kenyang. Rasa kenyangnya juga lebih lama sehingga mencegah seseorang makan berlebihan yang bisa meningkatkan risiko naiknya kadar gula darah. 2. Biji-bijian utuh
Berbagai jenis biji-bijian juga disarankan, terutama yang tinggi serat. Pilihannya oat dan quinoa yang tidak hanya kaya akan serat larut, tetapi juga kaya akan kadar nutrisi lain, seperti vitamin B, zat besi, dan magnesium. Serat di dalam biji-bijian utuh ini mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko penyakit jantung. Biji-bijian utuh ini bisa didapat dari olahan roti gandum, oatmeal, atau quinoa dalam salad. Daftar makanan tinggi serat lainnya dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Sayuran hijau
Konsumsi sayuran hijau tinggi serat juga tidak boleh dilewatkan. Makanan ini kaya akan berbagai sumber nutrisi, mulai dari kalori yang minimal, tinggi serat, vitamin, dan antioksidan. Sayuran berdaun hijau juga memiliki kandungan magnesium tinggi yang berfungsi dalam mengontrol insulin dan gula darah. Kandungan serat dalam sayuran hijau juga mampu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga mencegah pelepasan glukosa dengan cepat. Sayuran yang direkomendasikan mulai dari brokoli, kale, bayam, kangkung, dan lainnya. 4. Buah beriBuah beri yang asam menyegarkan ini juga cocok dikonsumsi penderita diabetes. Di dalamnya terkandung serat tinggi, terutama serat larut. Buah ini juga kaya akan antioksidan yang mampu melawan peradangan dan mengurangi stress oksidatif yang menjadi faktor utama dalam mengelola diabetes. Serat yang terkandung di dalam buah beri juga dikenal bisa memperlambat pencernaan gula. Buah beri bisa dimakan utuh maupun dijadikan smoothie dan topping yogurt. 5. Ubi jalar
Konsumsi ubi jalar juga direkomendasikan. Selain tinggi serat, makanan ini juga memiliki indeks glikemik rendah, dengan nilai sekitar 54-68. Ubi jalar juga padat akan nutrisi, mulai dari vitamin A, vitamin C, dan kalium. Kandungan senyawa fenolik dan flavonoid di dalamnya juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi stress oksidatif. Meskipun begitu, konsumsinya tetap perlu diperhatikan. Sebelum dikonsumsi lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Rei IVE Diet Ketat Saat ‘Comeback’, Hanya Makan Sekali Sehari Jakarta – Banyak idol Korea yang melakukan diet selama masa promosi ‘comeback’ mereka. Salah satu yang melakukannya adalah ReI IVE yang hanya makan sekali sehari. Idol Korea diketahui harus berpenampilan menarik dengan tubuh ideal. Untuk itu banyak dari mereka yang harus melakukan diet ketat. Biasanya diet tersebut mereka lakukan selama masa promosi lagu baru (comeback). Dilansir dari Koreaboo (17/3), member IVE yang beberapa waktu lalu mencuri perhatian lewat lagu terbaru juga mengungkapkan bahwa mereka menjalani diet. Salah satunya Rei IVE yang menjalani program diet ketat.
Rei mengungkapkan pola dietnya pada tayangan YouTube channel Starship Entertainment. Rei mendokumentasikan makanan yang dikonsumsi olehnya selama beberapa hari. Pelantun lagu ‘Rebel Heart’ ini menjelaskan bahwa dirinya tidak lagi mengikuti metode diet yang ekstrem, tetapi berfokus pada memngontrol porsi makan. Meskipun begitu asupan makanannya masih sangat terbatas.
Dalam videonya, Rei mengungkapkan pola makannya saat memulai promosi lagu baru. Rei memulai paginya dengan makan setengah buah apel. Kemudian, ia menikmati nasi goreng ala Indonesia yang dibelinya dari sebuah restoran untuk makan siang. “Ketika saya promosi lagu baru, saya mencoba untuk menjaga masa puasa saya selama mungkin. Saya menikmati makan sekali sehari, tetapi saya menghindari makanan yang pedas dan camilan larut malam untuk mencegah kembung. Jika masih lapar pada malam hari, biasanya saya akan menikmati beberapa buah,” ujarnya dalam video tersebut. Rei hanya makan berat sekali sehari saat makan siang, untuk makan malam hanya menikmati buah-buahan atau jus. Ini dilakukan Rei untuk menjaga wajahnya tidak bengkak, karena keesokan harinya harus tampil mempromosikan lagunya lagi.
Di hari lainnya, Rei mengungkapkan bahwa ia menikmati sarapan buah stroberi. Kemudian, untuk makan siang ia menikmati pasta creamy dengan topping udang. Rei juga mengungkapkan jika di hari sebelumnya ia menikmati makan malam yang cukup banyak, maka keesokannya ia benar-benar membatasi makan. Ia sempat mengungkapkan bahwa dirinya hanya minum jus tomat. (yms/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Hindari Konsumsi 6 Makanan yang Bikin Perut Buncit Ini Jakarta – Perut buncit tak hanya karena kelebihan berat badan, tapi juga konsumsi makanan yang tidak tepat. Contohnya akibat konsumsi berlebih 6 makanan ini! Salah satu masalah yang dapat memengaruhi penampilan seseorang adalah perut buncit. Tampilan perut yang membesar ini sangat mungkin menurunkan kepercayaan diri. Perut buncit dapat disebabkan berbagai faktor, seperti penumpukan lemak, gas, cairan, atau feses. Melansir Food NDTV (31/3/2025), pilihan makanan juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab perut buncit. Ahli gizi LogaPritika Srinivasan membagikan beberapa makanan yang sebaiknya dihindari agar perut tidak membuncit pada akun Instagram @fitmom.club.
Dalam videonya, LogaPritka mengatakan ada 6 makanan yang dapat menyebabkan perut buncit jika dikonsumsi terus menerus. Apalagi jika keenam makanan itu dikonsumsi lewat dari pukul 6 sore. Berikut 6 makanan yang dapat menyebabkan perut buncit:1. Makanan Manis
Makanan manis seperti ragam dessert diketahui mengandung gula yang tinggi. Itu berarti kalori yang terkandung di dalam kue, cookies, dan lainnya juga banyak. Kalori pada makanan manis itu dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut. Akibatnya, berat badan bertambah dan kondisi perut membuncit. Misalnya pada satu keping cookies mengandung kalori sebanyak 95 kcal, seperti dikutip dari Verywell Fit. Kebanyakan orang tak mungkin hanya menikmati 1 keping saja, pasti menambah 2-3 keping atau lebih. 2. Makanan Tinggi ProteinProtein sebenarnya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi bisa menimbulkan masalah perut buncit jika waktu mengonsumsinya salah. Makanan tinggi protein berupa daging merah sebaiknya dihindari pada malam hari. Ini karena protein tinggi pada daging merah biasanya sulit dicerna. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan perut saat tidur. Jenis protein yang disarankan adalah dada ayam dan telur yang lebih ringan. 3. Minuman BerkarbonasiMinuman berkarbonasi juga sebaiknya dihindari agar perut tidak buncit. Apalagi jika waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore. Contoh minuman berkarbonasi adalah soda, bir, dan lainnya. Minuman tersebut diketahui dapat menyebabkan gas, kembung, juga penambahan lemak karena kandungan gulanya yang tinggi. 4. Produk Susu
LogaPritka juga menyarankan untuk menghindari konsumsi produk susu setelah pukul 6 sore. Semua produk susu, termasuk susu full cream, keju, yogurt, dan lainnya. Pencernaan produk olahan susu cukup membebani perut dan dapat menyebabkan kembung serta masalah pencernaan. Jika ingin mengonsumsinya, atur waktunya pada pagi atau siang hari. 5. Karbohidrat OlahanMakanan yang mengandung karbohidrat tinggi juga sebaiknya dihindari konsumsinya setelah lewat pukul 6 sore. Ini berlaku untuk semua jenis karbohidrat, seperti nasi, pasta, roti, dan lainnya. Karbohidrat tinggi dapat menyebabkan lonjakan insulin. Selain itu, dapat menyebabkan penumpukan lemak perut yang membuat perut menjadi buncit. 6. GorenganGorengan juga termasuk makanan yang patut dihindari agar masalah perut buncit teratasi. Semua jenis gorengan, termasuk tempe mendoan, tahu isi, kentang goreng, ayam crispy, dan lainnya. LogaPritka mengatakan bahwa gorengan mengandung kalori yang tinggi. Proses pencernaannya dapat memperlambat proses metabolisme tubuh yang menyebabkan penumpukan lemak perut berlebihan. (yms/yms) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Cara Masak Nasi yang Benar untuk Kurangi Arsenik Pemicu Kanker Jakarta – Beras mungkin terpapar arsenik beracun saat ditanam. Arsenik diketahui dapat memicu kanker. Untuk mencegahnya, lakukan cara ini saat masak nasi. Beras mungkin mengandung bahan kimia berbahaya berupa arsenik. Sebuah penelitian oleh Universitas Queen Belfast, Inggris menyebut, bahan kimia dari racun industri dan pestisida di tanah bisa membuat nasi menjadi sangat berbahaya. Dalam banyak kasus, nasi bisa memicu keracunan arsenik. Seperti dilansir dari Business Times, arsenik merupakan unsur logam alami yang terdapat di air, udara, dan tanah, lalu diserap beberapa tanaman pangan saat tumbuh.
Ada dua jenis arsenik, yakni anorganik dan organik. Jenis anorganik dianggap bentuk arsenik yang beracun. Tingkat arsenik tertinggi terdapat pada ikan, krustasea, dan rumput laut. Meski demikian, tingkat toksisitas dari tipe arsenik organik terbilang maksimal.
Beras sendiri bisa terpapar arsenik karena padi yang ditanam di tanah tergenang. Hal ini membuat tanaman padi terpapar kandungan arsenik yang lebih tinggi di dalam tanah. Tanaman padi memang memiliki mekanisme untuk menangkap kadar arsenik, terutama arsenik anorganik. Arsenik, menurut International Agency for Research on Cancer, European Food Safety Authority, dan Food and Drug Administration AS, masuk kategori karsinogen. Paparan jangka panjang arsenik bisa menimbulkan kanker kulit, kanker paru, dan kanker kandung kemih. Cara masak nasi yang benar untuk cegah risiko kanker
Mengutip dari Health Shots, ada cara untuk mengurangi kadar arsenik pada nasi. Salah satunya bahkan telah dibuktikan dalam penelitian. Caranya, rendam beras semalaman sebelum dimasak. Perendaman akan membuat kadar arsenik berkurang hingga 80 persen. Cuci kembali beras dan masak hingga benar-benar matang. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Studi Sarankan Masak Nasi dengan Benar agar Terhindar dari Kanker“ (adr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer
|



























