Jakarta –
Protein adalah nutrisi yang berperan dalam regenerasi dan pembentukan sel, jaringan, serta otot. Protein juga berfungsi dalam penyusunan hormon dan antibodi. Karena itu, kebutuhan protein tubuh harus selalu terpenuhi lewat asupan sehari-hari.
10 Makanan Tinggi Protein
Sumber pangan tinggi bisa berasal dari tumbuhan disebut nabati dan hewani jika diambil dari hewan. Pangan nabati dan hewani saling melengkapi memenuhi kebutuhan tubuh.
Dikutip dari Healthline dan BBC Good Food, ada sejumlah makanan yang ternyata mengandung lebih banyak protein daripada pangan lain. Berikut daftarnya:
1. Telur
Telur mengandung semua asam amino esensial yang menjadikannya sumber protein lengkap. Satu butir berukuran sedang mengandung sekitar 6 gram protein yang mudah dicerna.
2. Kacang Almond
Kacang almond kaya akan nutrisi penting seperti serat, vitamin E, mangan, magnesium, dan protein nabati. Mengkonsumsi kacang almond bisa memberi manfaat bagi kesehatan dengan menurunkan faktor risiko penyakit jantung. Satu ons almond sekitar 28,35 gram menyediakan 6 gram protein.
3. Dada Ayam
Dada ayam adalah pilihan yang cocok untuk kamu yang mau menambah asupan protein. Bagian ayam ini juga menyediakan berbagai vitamin B, mineral seperti seng dan selenium. Setengah dada ayam seberat 86 gram menyediakan 26,7 gram protein.
4. Keju Cottage
Keju cottage merupakan keju rendah lemak dan kalori tapi tinggi protein. Kandungan lain yang dimiliki keju cottage yaitu kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, riboflavin, dan berbagai nutrisi lain. Secangkir keju cottage menyediakan 28 gram protein.
5. Daging Sapi tanpa Lemak
Daging sapi tanpa lemak kaya akan protein. Selain itu, ada kandungan zat besi, seng, selenium, vitamin B12 dan B16. Satu porsi sapi rendah lemak (85g) memiliki protein sebanyak 24,6 g.
6. Ikan
Ikan adalah sumber protein yang sangat baik dan menyediakan berbagai vitamin dan mineral penting seperti yodium, selenium, dan vitamin B12. Ikan berlemak memiliki manfaat besar untuk kesehatan secara keseluruhan.
Kamu bisa memilih ikan berlemak seperti salmon dan herring yang mengandung banyak lemak omega-3. Setengah salmon fillet seberat 124 gram mengandung 30,5 gram protein.
7. Quinoa
Quinoa kaya akan folat, serat, folat, tembaga, zat besi, dan seng. Kandungan protein yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan dengan banyak biji-bijian.
Sering disebut sebagai protein lengkap, quinoa mengandung sembilan asam amino yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Secangkir quinoa seberat 186 gram yang dimasak menyediakan 8 gram protein.
8. Biji Labu
Biji labu adalah sumber mineral yang baik seperi fosfor, zat besi, magnesium, dan seng. Selain itu, biji labu juga kaya akan serat nabati dan protein.
Untuk mengonsumsinya, tambahkan biji labu ke salad, makanan panggang, oatmeal, atau yoghurt. 1/4 cangkir biki labu mengandung 8,8 gram protein.
9. Kerang-kerangan
Kerang-kerangan seperti tiram, kepah, dan remis merupakan sumber protein yang sangat baik. Tak hanya itu, kerang juga mengandung lemak sehat dan sejumlah vitamin dan mineral, seperti seng, selenium, vitamin B12, dan zat besi. Seporsi kerang yang dimasak seberat 85 gram menyediakan sebanyak 21,8 gram protein.
10. Kacang Tanah
Kacang tanah mengandung banyak nutrisi seperti folat, protein, magnesium, dan vitamin E. Berkat kandungan proteinnya yang tinggi, mengkonsumsi kacang tanah bisa membantu tubuh merasa kenyang. Satu porsi kacang tanah seberat 28,35 gram menyediakan 7,31 gram protein.
Selain makanan tinggi protein, jangan lupa konsumsi pangan bernutrisi lain sesuai keperluan tubuh. Pangan bernutrisi sebaiknya jangan diolah terlalu lama dengan banyak gula, garam, dan lemak.
(row/row)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
![]() 5 Tips Cegah Kontaminasi Silang di Dapur agar Tidak Keracunan Jakarta – Kontaminasi silang bisa terjadi pada bahan makanan di dapur hingga membahayakan kesehatan. Namun, tidak perlu khawatir karena bisa dicegah dengan tips ini. Kontaminasi silang atau cross contamination adalah perpindahan bakteri atau mikroorganisme berbahaya dari satu makanan ke makanan lain. Kontaminasi silang umumnya terjadi pada bahan makanan mentah, seperti daging atau ayam. Keduanya mungkin mengandung bakteri berbahaya dan menyebabkan keracunan makanan jika bersentuhan dengan makanan lain.
Kontaminasi silang tidak terbatas pada sentuhan fisik, tapi juga melalui kebiasaan-kebiasaan yang umum dilakukan di dapur. Untuk menghindari terjadinya kontaminasi silang, coba ikuti 5 tips mudah ini, seperti dilansir dari sluurp.com (01/08/2024). 1. Pakai talenan berbeda
Setiap dapur rumah tangga harus memiliki 2 talenan berbeda. Satu talenan digunakan untuk sayur dan buah, sedangkan talenan lain untuk memotong daging mentah dan unggas. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kontaminasi silang karena dapat terjadi perpindahan bakteri dari daging ke buah, sayuran, atau makanan lain. Talenan bisa dipisahkan dengan mencari warna atau jenis yang berbeda. Pastikan juga untuk mencuci talenan dengan benar. Gunakan air sabun dan siram dengan air hangat atau panas. Jangan lupa juga membersihkan wastafel cuci piring secara berkala dengan cuka atau deterjen supaya kuman tidak berkembang biak di wastafel. 2. Jangan lupa cuci tangan
Tangan adalah ‘alat’ yang paling bekerja ketika di dapur. Untuk itu, sebelum mulai menyiapkan makanan, cucilah tangan sampai bersih. Setelah memasak atau menyiapkan makanan, jangan lupa untuk mencucinya kembali. Mencuci tangan yang benar bukan sekadar membasahi tangan dengan air dingin selama 2 detik. Pertama kamu perlu membasahi tangan dengan air lalu gunakan sabun. Gosok tangan, lengan, dan sela-sela jari selama 10-15 detik. Barulah bilas dan keringkan dengan tisu. Hindari mengeringkan tangan dengan handuk karena mungkin tangan akan terkontaminasi kembali dari bakteri atau kuman yang menempel di handuk. Tips lain untuk mencegah kontaminasi silang di dapur bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Simpan daging dan unggas di tempat terpisah
Saat menyimpan daging mentah atau unggas lain di kulkas, sebaiknya tempatnya dipisah dengan penyimpanan buah, sayuran, atau makanan lain. Makanan seperti daging dan unggas perlu disimpan di bagian paling bawah kulkas. Kamu juga perlu menyimpannya dalam kantong plastik untuk mencegah cairan menetes. Saat merendam makanan, pastikan melakukannya di atas meja dapur dan dalam wadah tertutup. Saus yang digunakan untuk memarinasi daging mentah, unggas, atau makanan laut lain juga harus dibuang atau direbus sebelum digunakan pada makanan lain. 4. Tidak perlu mencuci dagingBanyak perdebatan terkait perlu atau tidaknya mencuci daging atau unggas sebelum dimasak. Namun, beberapa orang lebih setuju untuk tidak mencuci daging atau unggas sebelum dimasak. Alasannya karena membilasnya air dapat menyebabkan air memercik ke seluruh meja dapur, wastafel, dan piring di dekatnya. Air ini mungkin mengandung bakteri. Lebih baik memasak daging, unggas, atau makanan laut dengan suhu tepat karena akan membunuh bakteri atau kuman. 5. Cuci sayuran dengan benar
Kontaminasi silang juga bisa terjadi pada buah dan sayuran. Hal ini umumnya terjadi akibat mengiris sayuran dan buah. Kotoran di bagian luar dan bakteri yang ditemukan di bagian luar buah dan sayuran bisa masuk ke bagian dalam. Selain itu, bakteri, virus, dan sisa pestisida di buah dan sayuran juga bisa berpindah ke makanan lain atau alat di dapur jika tidak dicuci terlebih dahulu. Oleh karena itu, lebih baik membilas buah dan sayuran dengan air mengalir terlebih dahulu untuk menghilangkan kotorannya. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Lakukan 4 Cara Praktis Ini Agar Tak Mudah Haus saat Puasa Jakarta – Rasa haus saat puasa tak dapat dihindari. Terutama jika beraktivitas di luar ruangan dan cuaca panas. Lakukan cara praktis ini agar tak mudah haus saat puasa. Agar tubuh tidak gampang dehidrasi dan kuat sampai waktu berbuka tiba, ketahui cara agar tidak mudah haus saat puasa Ramadan. Saat puasa, tubuh memang jadi lebih gampang mengalami dehidrasi. Sebab orang yang berpuasa akan cenderung minum lebih sedikit air dibandingkan hari biasanya.
Cara mencegah rasa haus berlebih saat puasa bisa dilakukan dengan mengubah pola kebiasaan sehari-hari selama Ramadan. Berikut cara agar tidak cepat haus saat berpuasa, seperti dikutip dari CNN Indonesia (10/4): 1. Perbanyak minum air putih
Pastikan cukup minum air putih saat berbuka puasa dan sahur. Minum setidaknya delapan gelas sehari dengan membagi asupan air, misalnya sejak sahur, berbuka, dan malam setelah salat tarawih. Namun jangan mengonsumsinya air sekaligus dalam jumlah banyak, sebab tubuh justru akan kesulitan menyerap air. 2. Konsumsi buah dan sayurCara lain untuk mendapatkan asupan cairan yakni dengan mengonsumsi banyak buah dan sayur. Selain punya kandungan air yang tinggi, buah dan sayur juga kaya vitamin dan mineral yang membantu melengkapi kebutuhan nutrisi bagi tubuh. Buah yang banyak mengandung air seperti semangka, anggur, belimbing, apel, jeruk, kiwi, dan jeruk. Kamu juga dapat memilih sayuran yang mengandung banyak air seperti sayuran berdaun hijau, mentimun, tomat, seledri, dan kubis untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Tips agar tidak cepat haus saat puasa ada di halaman berikutnya.3. Kurangi makanan terlalu asin, manis, dan pedas
Makanan yang terlalu asin, manis, dan pedas dapat menyebabkan rasa haus setelah dikonsumsi. Rasa haus yang ditimbulkan ini merupakan sinyal untuk memberi tahu bahwa tubuh membutuhkan cairan. Makan camilan asin, manis, atau makan pedas boleh saja, asalkan jangan terlalu sering dan porsinya banyak. Imbangi dengan banyak minum air putih setelah makan supaya tubuh dapat menyeimbangkan kadar natrium atau gula dengan air. 4. Hindari minum kopiCara agar tidak mudah haus saat puasa adalah menghindari minum kopi, teh, soda, atau minuman yang mengandung kafein lainnya sementara waktu. Minuman kopi maupun teh sendiri memang tidak menyebabkan dehidrasi. Akan tetapi minuman berkafein tersebut memiliki efek diuretik yang merangsang tubuh kehilangan air dengan cepat melalui urine, sehingga membuatmu lebih sering buang air kecil. (raf/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Asupan Makanan untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Jakarta – Tak hanya secara alami, luka juga dapat dipercepat kesembuhannya. Mengonsumsi beberapa asupan tepat ini membantu luka menutup rapat dan pulih lebih cepat. Luka gores akibat insiden kecelakan menjadi tugas besar yang harus dirawat dengan baik. Apalagi lukanya terjadi pada permukaan kulit dalam kondisi berupa sayatan besar yang menganga. Jika tak ditangani kebersihan atau dipercepat kesembuhannya, risiko infeksi dapat terjadi. Ketika akhirnya luka mengalami infeksi kemungkinan terburuknya luka akan terus menyebar dan mengganggu permukaan kulit lainnya.
Selain dibantu dengan obat dan pola hidup yang sehat, asupan makanan juga penting untuk menyembuhkan luka. Ada beberapa jenis makanan yang disarankan untuk mempercepat penutupan dan pemulihan luka. Berikut ini 5 makanan untuk mempercepat penyembuhan luka melansir Times of India:
1. ProteinProtein termasuk sebagai nutrisi makro yang kebutuhannya sangat diperlukan oleh tubuh. Konsumsi protein dapat membantu membangun dan memperbaiki lapisan kulit lebih cepat. Ketika tubuh terluka, asupan protein yang cukup diperlukan guna membantu sel-sel baru dan kolagen. Komponen ini nantinya akan menutup rapat luka secara perlahan dari waktu ke waktu. Ada beberapa asupan protein yang sangat disarankan ahli untuk menyembuhkan luka dengan cepat. Seperti ikan, daging minim lemak, telur, hingga biji-bijian dalam bentuk protein nabati. 2. Vitamin CBukan rahasia lagi jika vitamin C memang memiliki fungsi yang baik untuk tubuh. Selain melindungi imunitas, vitamin C juga dibutuhkan untuk membentuk produksi kolagen pada kulit. Produksi kolagen yang maksimal dapat mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kesehatan kulit. Selain itu, konsumsi vitamin C dalam fungsinya meningkatkan imunitas dapat mencegah terjadinya infeksi. Adapun beberapa sumber vitamin C yang disarankan seperti jeruk, lemon, dan buah-buahan lain. Sementara untuk sayur-sayuran yang tinggi vitamin C disebutkan berupa paprika, brokoli, bayam, dan masih banyak jenis sayuran lainnya. Makanan lainnya untuk menyembuhkan luka berlanjut di halaman berikutnya.3. Bawang putih dan bombayWalaupun tak berperan banyak pada pembentukan lapisan tisu pada kulit, bawang-bawangan punya sifat antibakteri. Bawang putih dan bombay dinobatkan sebagai jenis bawang dengan kandungan antibakteri yang paling baik. Komponen ini dibutuhkan guna meminimalisir terjadinya infeksi terutama pada luka yang terbuka. Ketika infeksi minim terjadi, maka luka akan mengering dan sembuh lebih cepat. Secara tak langsung konsumsi bawang putih dan bawang bombay juga dapat merangsang produksi kolagen. Cara konsumsinya cukup menambahkan kedua jenis bawang ini sebagai bumbu utama dalam masakan sehari-hari. 4. Air mineral
Mencukupi kebutuhan hidrasi punya fungsi yang sangat banyak untuk tubuh. Termasuk mengantarkan nutrisi yang didapat dari makanan ke seluruh tubuh yang membutuhkannya. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, proses penyembuhan luka akan terhambat. Kulit dapat menjadi kering yang justru akan memperparah kondisi luka. Air mineral tetap menjadi yang diandalkan dalam mencukupi kebutuhan hidrasi. Tetapi beberapa asupan pendukung juga bisa didapatkan melalui timun, semangka, hingga seledri yang tinggi akan kandungan airnya. 5. Asupan vitamin AVitamin A hanya dikenal sebagai asupan nutrisi yang dibutuh oleh mata. Jauh lebih kompleks, vitamin A juga berperan dalam tubuh untuk menjaga kesehatan kulit dan sistem imun. Dua fungsi tersebut memiliki peran vital dalam penyembuhan luka yang lebih cepat. Vitamin A mampu memperbaiki lapisan tisu dan menjaga kekenyalan kulit sehingga lapisan kulit yang terbentuk akan menjadi lebih kuat. Vitamin A tak hanya bisa didapatkan pada tomat atau wortel saja. Beberapa asupan lain yang tinggi vitamin A juga bisa rutin dikonsumsi seperti ubi, bayam, dan sayuran berdaun hijau lainnya. (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Hal Sederhana Ini Bisa Bikin Gorengan Lebih Sehat Jakarta – Banyak orang takut makan gorengan karena kandungan kalori dari minyaknya. Namun, gorengan bisa dibuat lebih sehat dengan 5 hal ini. Gorengan selalu menjadi hidangan favorit, karena rasanya gurih ezat. Untuk menghasilkan tekstur yang sangat renyah, biasanya diolah dalam minyak yang sangat panas. Sayangnya, gorengan tak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Hal ini karena gorengan mengandung minyak tinggi yang merupakan sumber lemak trans.
Mengutip World Health Organization (WHO), lemak trans sangat membahayakan tubuh, karena dapat menyumbat pembuluh darag arteri yang bsa memicu serangan jantung dan kematian. Kelebihan lemak trans juga dapat mengakibatkan obesitas. Dilansir dari Times of India (26/3), gorengan dapat diracik menjadi lebih sehat. Beberapa tips berikut penting diperhatikan agar gorengan tidak menyebabkan efek buruk bagi kesehatan. Berikut tips membuat gorengan menjadi lebih sehat:1. Gunakan Wajan yang PasPenggunaan wajan yang tepat ternyata dapat membuat gorengan jauh lebih sehat. Setidaknya, setiap rumah tangga harus memiliki 3 jenis wajan, yaitu berukuran kecil, sedang, dan besar. Ketiga jenis wajan itu dapat mengukur seberapa banyak minyak yang digunakan. Misalnya, jika hanya menggoreng makanan dalam jumlah kecil, sebaiknya jangan menggunakan wajan yang besar. Penggunaan wajan yang besar berpotensi menggunakan banyak minyak goreng. Tentunya hal tersebut dapat menyebabkan gorengan menyerap minyak lebih banyak. 2. Jumlah Minyak yang Tepat
Gorengan memang menggunakan minyak dalam jumlah anyak untuk menggoreng agar tekstur yang dihasilkan garing renyah. Minyak tersebut harus merendam semua permukaan gorengan. Penggunaan minyak yang banyak ini juga harus disesuaikan dengan jumlah gorengannya. Ketika menggoreng juga perhatikan masing-masing sisi permukaannya. Jika satu sisi telah kecokelatan, langsung balik gorengan tersebut agar tidak menyerap minyak berlebih. Tips berikutnya bisa cek di sini… 3. Perhatikan KonsumsinyaKonsumsi gorengan juga ada batasannya meski rasanya sangat lezat. Ketika sudah merasa cukup, hentikan konsumsinya. Jika mengonsumsi dalam jumlah yang banyak dan terlalu sering, hal tersebut juga tak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, selalu ingat untuk makan sesuai yang dibutuhkan tubuh. 4. Pilih Minyak Goreng yang Tepat
Minyak goreng banyak jenisnya dan biasanya terbuat dari tumbuhan. Di Indonesia, minyak goreng dari kelapa sawit yang umum digunakan. Pilihan lainnya ada yang menggoreng dengan minyak kelapa. Minyak kelapa dianggap lebih menyehatkan untuk tubuh, selain itu rasa dan aroma masakan juga terasa lebih nikmat. Untuk minyak kelapa juga bisa dibuat sendiri di rumah dan kualitasnya lebih bersih. Minyak kelapa dianggap lebih sehat, karena mengandung asam lemak baik yaitu asam laurat dan medium-chain triglycerides (MCT). 5. Jangan Gunakan Minyak Berkali-kaliMinyak yang telah digunakan berulang kali disebut sebagai minyak jelantah. Sebaiknya, jangan gunakan lagi minyak jelantah yang warnanya sudah cokelat pekat atau kehitaman. Idealnya minyak goreng hanya bisa digunakan sebanyak 2 kali untuk menggoreng. Penggunaan minyak goreng berulang kali juga dapat mengubah rasa dan kualitas makanan. Bahkan, efek buruk bagi kesehatan. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Penelitian Terbaru Ungkap Minum Kopi Pagi Hari Bikin Panjang Umur Jakarta – Minum kopi di pagi hari disebut lebih sehat dan bisa membuat orang panjang umur. Hal ini ditemukan dalam penelitian kopi terbaru. Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di European Heart Journal menemukan bahwa orang yang minum kopi terutama di pagi hari memiliki risiko kematian lebih rendah, terutama dari penyakit jantung, dibandingkan dengan mereka yang minum kopi sepanjang hari atau tidak minum kopi sama sekali. Temuan ini menunjukkan bahwa tak hanya jumlah kopi yang diminum, tetapi juga waktu konsumsinya, yang bisa mempengaruhi kesehatan jangka panjang.
Beberapa penelitian tentang konsumsi kopi sebelumnya memang menunjukkan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian. Namun, hasilnya tidak selalu konsisten, terutama bagi mereka yang minum kopi dalam jumlah besar. Para peneliti menduga bahwa perbedaan kebiasaan minum, seperti waktu minum kopi, mungkin menjadi penyebab perbedaan hasil tersebut. Dari sini muncul gagasan untuk meneliti hubungan antara waktu minum kopi dan efeknya pada kesehatan.
Penelitian ini dipimpin oleh Lu Qi, selaku Interim Chair of the Department of Epidemiology di Tulane University, New Orleans, Amerika Serikat. Mereka menganalisis data dari National Health and Nutrition Examination Survey di Amerika Serikat. Penelitian ini mencakup lebih dari 40.000 orang dewasa antara tahun 1999 hingga 2018. Partisipan diminta untuk mengingat makanan dan minuman yang mereka konsumsi selama 24 jam, termasuk waktu minum kopi. Hasilnya menunjukkan dua kelompok utama yaituorang yang minum kopi di pagi hari (antara pukul 4 pagi hingga tengah hari) dan mereka yang konsumsi kopi sepanjang hari. Ada juga kelompok lain yang terdiri dari orang yang tidak minum kopi sama sekali. Peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. Peminum kopi di pagi hari 16% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama periode penelitian, sementara risiko kematian akibat penyakit jantung menurun hingga 31%.
Sebaliknya, orang yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan penurunan risiko yang signifikan dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Manfaat minum kopi lebih banyak hanya terlihat pada kelompok yang minum kopi di pagi hari. Pada kelompok ini, semakin banyak kopi yang dikonsumsi, semakin rendah risiko kematiannya. Namun, pada mereka yang minum kopi sepanjang hari, jumlah kopi yang diminum tidak memiliki hubungan yang jelas dengan risiko kesehatan. “Minum kopi dapat mempengaruhi kebiasaan terkait ritme sirkadian, seperti tidur, serta hormon seperti melatonin dan kortisol, yang berperan penting dalam kesehatan. Oleh karena itu, waktu minum kopi dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan,” kata Lu Qi dalam wawancaranya dengan PsyPost (29/03). Para peneliti menduga bahwa minum kopi di pagi hari lebih bermanfaat karena kopi bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh dan hormon yang terkait dengan tidur seperti melatonin. Sementara itu minum kopi di sore atau malam hari bisa mengganggu siklus tidur dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Meskipun penelitian ini bersifat observasional dan tidak dapat membuktikan hubungan sebab-akibat (kausal), hasilnya memberikan pandangan baru tentang pentingnya waktu konsumsi kopi untuk kesehatan jangka panjang. Tentunya butuh penelitian lanjutan yang bisa menganalisa dan meneliti lebih lanjut tentang bagaimana waktu minum kopi mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan”Kami berharap bisa menguji efek kausal waktu minum kopi terhadap kesehatan manusia dalam uji klinis di masa mendatang,” ungkap Lu Qi. (sob/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Nenek 80 Tahun Bakal Ikut Maraton, Ini Santapannya agar Stamina Kuat Jakarta – Meskipun usianya sudah 80 tahun, tetapi wanita ini masih semangat ikut lomba lari maraton. Rupanya ada menu andalannya yang ia santap pada pagi hari. Di usia yang tidak muda lagi, banyak orang lebih memilih untuk istirahat. Namun, tidak sedikit juga yang tetap aktif berkegiatan, termasuk dalam bidang olahraga. Seperti yang dilakukan oleh wanita bernama Mary Palmer. Di usianya yang sudah mencapai 80 tahun ia masih aktif secara fisik, bahkan ikut lari maraton.
Mary Palmer merupakan pensiunan guru yang berkeinginan lari maraton di Barcelona, Spanyol. Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, pelari ini memiliki rutinitas latihan yang dibagi menjadi 3 tahap dalam sehari.
Ia memulai latihannya pukul 08.30 pagi untuk lari sejauh 26 mile atau sekitar 41 kilometer. Wanita ini akan lari dengan kondisi perut kosong menuju taman terdekatnya dimana ia menyelesaikan 10 putaran lintasan sepanjang 1 km dan menaiki tangga. Barulah setelah latihan fisik, ia menyantap sarapan sederhana. Menurut themirror.com (21/03/2025), Mary Palmer biasanya sarapan dengan roti spelt (yang terbuat dari tepung biji-bijian kuno mirip seperti gandum), dengan tambahan wijen, sedikit minyak zaitun, dan telur rebus setiap hari.
Roti berbahan biji-bijian yang ditambah minyak zaitun ini merupakan makanan yang baik karena mengandung lemak sehat dan karbohidrat kompleks untuk menambah energi. Sedangkan tambahan telur rebus di dalamnya mampu menambah protein dan otot untuk pemeliharaan dan pemulihan otot. Selain itu, Mary Palmer juga suka menambahkan unsur lain ke dalam rutinitas hariannya.
Ia mengungkap senang minum teh chamomile yang ditambah jahe dan kunyit. Minuman sehat lainnya yang ia sukai yaitu air lemon dengan tambahan sesendok madu. Racikan minuman herbal ini bersifat anti-inflamasi karena kandungan kunyit dan jahe di dalamnya. Sedangkan air lemon menawarkan vitamin C dan madu memberikan dorongan energi. Setelah sarapan nikmat, wanita itu akan menuju pantai untuk berlari kembali sejauh 5 km di sepanjang tepian pantai. Bahkan di usianya yang tidak muda lagi, wanita itu masih senang berenang di lautan untuk menyegarkan diri Tahap terakhir dari latihan hariannya yaitu pulang dengan berlari dari pantai ke tempat tinggalnya. “Saya harus mempersiapkan diri dengan baik. Ini tantangan besar, dan saya mengerahkan energi untuk memulihkannya supaya mampu bertahan sejauh 42 kilometer,” ujarnya. Dari 27.000 peserta maraton, hanya segelintir yang berusia di atas 65 tahun. Hal ini pun menunjukkan komitmen Palmer yang luar biasa. Ia tidak hanya menunjukkan pentingnya tetap aktif di usia tua, tetapi juga berbagi motivasi di balik upayanya ikut maraton. Menurutnya sangat penting untuk terus bergerak, berolahraga, dan menjaga kesehatan. Rupanya tujuan wanita tua ini ikut maraton tidak hanya semata-mata karena kesehatan. Mary Palmer ikut lari maraton untuk sekaligus menggalang dana proyek Shamrock 7 Students di Nepal. Hasilnya akan digunakan untuk mendukung pendidikan tujuh siswa Nepal tersebut. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Kenali 5 Tanda Tubuh Telalu Banyak Mengasup Lemak Jakarta – Makanan yang dikonsumsi saat buka dan sahur bisa saja berupa makanan gorengan atau bersantan. Tubuhpun mengasup banyak lemak. Kenali ciri-cirinya! Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak bisa menimbulkan dampak negatif bagi tubuh, termasuk masalah pencernaan dan kualitas tidur. Makanan berlemak banyak ditemukan dalam daging dan produk sampingan hewani, seperti keju dan susu. Ada beberapa tanda utama yang menunjukkan bahwa Anda mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh.
Ahli jantung dan pendiri Step One Foods, Dr. Elizabeth Klodas, MD, FACC, merinci beberapa tanda peringatan tersebut dan menjelaskan beberapa efek jangka panjang dari mengonsumsi terlalu banyak lemak yang dapat diderita tubuh. Berikut paparannya seperti dilansir dari Eat This Not That.1. Berat badan bertambahLemak memasok kalori dua kali lebih banyak daripada karbohidrat atau protein. Hal ini membuat berat badan Anda bertambah. Sebagai konteks, lemak menyediakan sembilan kalori per satu gram, sedangkan karbohidrat dan protein sama-sama menyediakan empat kalori per gram. 2. Kadar kolesterol meningkat
Orang yang mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah berlebihan cenderung menunjukkan peningkatan kadar kolesterol LDL. Kolesterol LDL juga dikenal sebagai jenis kolesterol jahat. Mereka yang mengikuti diet keto sangat rentan memiliki kadar LDL yang lebih tinggi dari normal karena mereka mengonsumsi lemak. 3. Napas akan berbau tidak sedap“Jika kamu menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, Anda memproduksi keton, yang menyebabkan kamu mengeluarkan bau napas yang tidak sedap,” kata Klodas. Banyak orang yang menjalani diet tinggi lemak dan sangat mengurangi asupan karbohidrat perlu menggosok gigi beberapa kali sehari untuk mengurangi efek samping ini. 4. Alami ketidaknyamanan gastrointestinalJika makanan kamu tinggi lemak, kemungkinan besar kamu tidak mengonsumsi banyak sayuran, buah, atau biji-bijian utuh, yang semuanya merupakan sumber serat yang baik. Diet rendah serat dapat menyebabkan sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Ini juga merupakan efek samping umum bagi mereka yang makan terlalu banyak daging. 5. Sering kembung
Klodas mengatakan bahwa lemak jenuh dan lemak trans sama-sama diketahui menyebabkan peradangan dalam tubuh, yang dapat membuat kamu merasa kembung dan lesu, di antara hal-hal lainnya. Efek samping dalam jangka panjangJika kamu lebih suka mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, seperti daging, jenis ikan tertentu, dan bahkan kacang-kacangan daripada mengonsumsi berbagai jenis makanan yang seimbang seperti sayuran berdaun hijau, buah, dan biji-bijian utuh, kamu bisa kekurangan beberapa vitamin dan mineral penting. Hal lain yang diperingatkan Klodas adalah perubahan biokimia bawaan tubuh. Jika kamu secara teratur mengonsumsi makanan padat kalori atau makanan yang tinggi lemak dan menyadari bahwa berat badan bertambah dan dapat meningkatkan risiko terkena resistensi insulin. Hal itu dapat menyebabkan diabetes tipe 2, penyakit hati berlemak, dan hipertensi. Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak makanan lemak secara terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. “Studi yang mengamati kebiasaan makan berbagai populasi dan metrik kesehatan menunjukkan hubungan yang konsisten antara asupan lemak tinggi dan tingkat kanker keseluruhan yang tinggi,” ungkapnya. (yms/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Rutin Konsumsi 7 Makanan Ini Bikin Otak Makin Tajam Jakarta – Semakin bertambahnya usia, kapasitas memori umumnya semakin berkurang. Tapi tentu kamu tak ingin mulai pikun di usia muda. Memori sendiri merupakan salah satu fungsi otak. Menjaga memori tetap kuat sama dengan menjaga fungsi otak tetap stabil. Otak merupakan organ yang menggunakan banyak energi atau sekitar 20 persen dari kalori tubuh. Tak heran jika otak membutuhkan banyak bahan bakar untuk berkonsentrasi sepanjang hari.
Otak membutuhkan nutrisi tertentu agar fungsinya terus berjalan dengan baik, salah satunya terkait memori. Berikut beberapa makanan yang bikin otak tajam, merangkum berbagai sumber seperti dilansir CNN Indonesia (21/3): 1. Ikan sarden
Ikan sarden merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3. Nutrisi ini membantu membangun membran di setiap sel tubuh, termasuk sel otak. Asam lemak omega-3 dapat meningkatkan struktur sel-sel otak yang disebut neuron. Melansir Medical News Today, sebuah studi menemukan, kadar omega-3 yang tinggi dapat menjaga kemampuan kognitif dan kemampuan berpikir yang lebih baik. Selain sarden, kamu juga bisa mengonsumsi ikan salmon, ikan kembung, atau ikan tuna. 2. Dark chocolateKakao dalam dark chocolate mengandung senyawa antioksidan bernama flavonoid. Antioksidan sendiri berperan penting untuk kesehatan otak. Sebuah penelitian menemukan, flavonoid dapat mendorong pertumbuhan neuron dan pembuluh darah di bagian otak yang terkait memori. Beberapa penelitian juga menemukan, komponen flavonoid dapat mengatasi masalah ingatan pada siput. Namun, para ilmuwan belum mengujinya pada manusia. 3. Buah beriSama seperti dark chocolate, buah beri juga mengandung flavonoid. Buah beri menjadi salah satu makanan terbaik untuk otak. Sebuah ulasan menemukan, buah beri memberikan banyak efek positif terhadap otak. Di antaranya meningkatkan komunikasi antar-sel otak, mengurangi peradangan, meningkatkan plastisitas yang membantu meningkatkan pembelajaran dan memori, dan mencegah penyakit neurodegeneratif terkait usia. Makanan yang bikin otak makin tajam ada di halaman selanjutnya… 4. Kacang almond
Kacang almond dikenal akan asam lemak omega-3 dan vitamin E. Keduanya punya manfaat untuk otak. Sebuah ulasan menemukan, vitamin E berkontribusi pada peningkatan kognitif seseorang. Selain kacang almond, Anda juga bisa mengonsumsi biji bunga matahari. 5. Biji-bijian utuhMengonsumsi biji-bijian utuh adalah cara lain mendapatkan asupan vitamin E yang bermanfaat untuk otak. Anda bisa coba mengonsumsi beras merah dan gandum. 6. KopiTak lain tak bukan, kopi menjadi salah satu minuman yang bikin otak semakin tajam. Kopi dikenal sebagai alat bantu konsentrasi. Banyak orang meminumnya untuk meningkatkan fokus. Sebuah studi menemukan, kafein-seperti yang ditemukan pada kopi-dapat meningkatkan kapasitas otak untuk memproses informasi. 7. AlpukatAlpukat merupakan salah satu sumber lemak sehat yang bisa mendukung otak. Alpukat bisa jadi makanan yang bikin otak tajam. Selain alpukat, ada juga kacang almond, biji chia, minyak kedelai, dan ikan yang menjadi sumber lemak tak jenuh. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer
|

























