Tag: buah

  • 5 Buah dan Sayur yang Ternyata Tidak Sesehat yang Dikira

    5 Buah dan Sayur yang Ternyata Tidak Sesehat yang Dikira


    Jakarta

    Buah dan sayur memang menyehatkan karena kaya nutrisi. Namun, konsumsi sebagian buah dan sayur juga bisa berdampak buruk. Kenapa ya?

    Konsumsi buah dan sayuran memang dianjurkan karena kandungan berbagai nutrisi penting di dalamnya. Mulai dari vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

    Namun, ada buah dan sayur yang tidak sesehat dikira. Jika dikonsumsi berlebihan, maka dapat berdampak buruk bagi kesehatan.


    Lantas, buah dan sayur apa saja yang dimaksud? Merangkum lovefood.com, berikut daftarnya!

    1. Tomat

    tomatJika berlebihan, tomat bisa memicu gejala asam lambung dan penyakit lain. Foto: iStock

    Tomat merupakan salah satu makanan kaya nutrisi. Di dalamnya terkandung 95% air yang membuatnya bagus untuk memberi asupan hidrasi pada tubuh.

    Sayangnya, kandungan air berlebihan bisa membatasi nilai nutrisinya. Nutrisi yang tersisa adalah serat dan karbohidrat. Kandungan ini berkontribusi dalam pencernaan sehat dan menyediakan energi

    Kandungan vitamin C, folat, kalsium, dan vitamin K menjadi sumber antioksidan likopen yang penting untuk mencegah penyakit.

    Mengkonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan. Kandungan glutamat dan asam fenolat bisa memicu gejala asam urat pada orang rentan.

    Tomat juga bisa memicu atau memperburuk gejala asam lambung pada orang sensitif. Kadar asam yang tinggi juga bisa meningkatkan asam urat gula darah, terutama bagi mereka yang memiliki masalah asam urat.

    2. Alpukat

    Avocado on old wooden table in bowl. Halfs of avocados fresh fruits healthy food.Alpukat yang dimakan berlebihan bisa menyebabkan beberapa risiko penyakit. Foto: iStock

    Alpukat termasuk salah satu buah yang sering disarankan saat diet karena mengandung lemak tak jenuh tunggal. Jenis lemak sehat itu dapat melindungi diri dari penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah.

    Alpukat juga kaya akan vitamin E yang efektif dalam mengurangi risiko kanker, radang sendi, dan katarak. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan. Zat gizi di dalam alpukat tidak cukup memenuhi nutrisi sehari-hari.

    Alpukat juga minim kandungan protein dan kalsium. Kekurangan protein bisa melemahkan jaringan dan massa otot. Sedangkan kekurangan kalsium berisiko terhadap penyakit tulang.

    Daftar buah dan sayuran lain yang tidak selalu sehat bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Buah bit

    buah bitKonsumsi bit secara berlebihan bisa mengurangi kadar kalsium tubuh serta memicu kenaikan gula darah. Foto: iStock

    Buah berpigmen tinggi ini kaya akan betalain yang memiliki manfaat anti-inflamasi dan nitrat untuk meningkatkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Karenanya, konsumsi buah ini bagus untuk kesehatan jantung.

    Buah bit terkenal dengan aromanya yang langu, sehingga tidak banyak orang suka. Untuk mengakalinya, coba konsumsi buah ini dengan rasa asam supaya lebih seimbang.

    Sayangnya beberapa faktor bisa menyebabkan buah ini tidak sehat. Bit mengandung gula alami yang bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.

    Konsumsi bit berlebihan juga bisa mengurangi kadar kalsium dalam tubuh.

    4. Ubi jalar

    cara memanggang ubi jalarKonsumsi ubi jalar berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan risiko pembentukan batu ginjal. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Ubi merupakan sumber beta karoten yang sangat baik. Kandungan vitamin A di dalam tanaman ini juga penting untuk meningkatkan kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, serta reproduksi.

    Namun, ketika dikonsumsi pastikan bersama kulitnya. Bagian kulit ubi sebagian besar mengandung vitamin C dan kalium serta serat. Mengonsumsi cukup serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker usus.

    Namun, konsumsi ubi juga perlu diperhatikan. Ubi mengandung manitol, jenis karbohidrat yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut, diare, dan kembung. Kandungan oksalat di dalamnya juga mampu meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

    5. Wortel

    Sering dipakai sebagai tambahan dalam salad atau makanan lain, wortel juga sebenarnya menawarkan manfaat sehat.

    Sayuran ini dikenal mengandung beta karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Kandungan tersebut juga penting untuk kesehatan mata dan kekebalan tubuh.

    Mengonsumsi wortel berlebihan bisa menyebabkan efek negatif. Vitamin A di dalamnya memang bisa menjaga kesehatan penglihatan. Namun, dalam jumlah berlebihan kandungan ini bisa sebabkan keracunan.

    Kandungan serat berlebih di dalamnya juga bisa menyebabkan gangguan saluran pencernaan, seperti sembelit atau konstipasi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral Menu MBG Depok Pangsit Goreng-Kentang Rebus, Kepsek-Kepala SPPG Bilang Begini

    Viral Menu MBG Depok Pangsit Goreng-Kentang Rebus, Kepsek-Kepala SPPG Bilang Begini


    Jakarta

    Viral menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mampang 1 Depok, Jawa Barat di media sosial. Dalam sejumlah pos, warganet menyorot pangsit goreng hingga kentang rebus pada foto menu tersebut.

    Dalam foto yang beredar di media sosial, menu MBG tersebut di antaranya berisi potongan kentang rebus, irisan wortel, pangsit goreng, saus saset, dan jeruk.


    Merespons menu MBG sekolahnya yang viral, kepala sekolah dan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Pemerintah Kota Depok angkat bicara.

    Kepala SDN Mampang 1 Iwan Setiawan menjelaskan menu MBG viral tersebut bagian dari variasi menu dalam sepekan pertama pelaksanaan program di sekolahnya.

    “Sudah satu minggu (program MBG) dari minggu kemarin itu, makanannya kan bervariasi. Ada nasi, ada karbo, ada protein, itu kan bervariasi. Nah, kebetulan hari ini, karbonya, nasinya diganti dengan kentang hari ini,” ujar Iwan kepada wartawan, Senin (6/10/2025), melansir detiknews.

    Menurut Iwan, pangsit goreng tersebut berisi telur dan daging sebagai asupan protein. Di samping pangsit goreng, ada juga tahu goreng pada menu MBG hari itu.

    Sejumlah warganet menyorot porsi MBG sebagai ‘sedikit’ dan ‘minimalis’. Iwan mengatakan menu MBG tersebut tidak sedikit dan sesuai dengan keinginan orang tua.

    “Sebenarnya menunya nggak terlalu sedikit. Cuma karena melihatnya, kan orang tua itu punya keinginan, saya ingin makannya itu, yang begini-begini gitu ya, request,” tuturnya.

    Iwan tak menampik sejumlah orang tua menyatakan menu MBG tersebut tidak sesuai dan menyatakannya di media sosial. Di sisi lain, ia mengatakan SPPG sudah memiliki standar sendiri untuk menentukan menu MBG.

    “Cuma yang hari ini ada orang tua yang tidak sesuai dengan selera. Itu aja sih sebenarnya,” ucapnya.

    “Tapi kan yang SPPG itu punya ahli gizi sendiri, standar sendiri bahwa hari ini itu dia makannya apa, hari ini makannya apa. Jadi yang posting orang tua itu, ya dia itu merasa, oh nggak sesuai dengan selera yang keinginannya itu,” kata Iwan.

    Ia menyatakan siswanya tak protes soal menu MBG di sekolah tersebut.

    “Dari pertama sampai kemarin hari Jumat itu menu bervariasi dan anak-anak senang sih sebenarnya kemarin. Anak-anak malah bilang, ‘Pak, jangan sampai berhenti nih makan’ dan bilang anak-anak menunya enak-enak itu kemarin,” ucapnya.

    Kata Kepala SPPG

    Kepala SPPG Dapur Mampang 1 Mustika menjelaskan, menu MBG viral tersebut disajikan lantaran banyak sampah makanan (food waste). Ia mengatakan, ada lima kantong berisi nasi dan sayur terbuang di minggu pertama MBG.

    Untuk itu, Mustika mengatakan, tim SPPG merancang menu yang tak membuat siswa bosan.

    “Kami memilih menggunakan menu itu karena berdasarkan hasil analisis ahli gizi beserta tim koki dan seluruh tim kami itu, ketika di minggu pertama hari ketiga, tepatnya di hari Rabu itu, banyak tersisa food waste atau sampah makanan,” ujar Mustika kepada wartawan, Selasa (7/10/2025), dikutup dari detiknews.

    “Itu sampai lima kantong itu isinya nasi, sayur terbuang. Nah maka dari itu, kami di hari Kamis itu mencoba merancang menu kembali supaya anak itu tidak bosan,” jelasnya.

    Mustika mengatakan pihaknya mengutamakan kandungan nutrisi dalam upaya inovasi dan pergantian menu. Di sisi lain, ia mengakui tampilan menu MBG jadi kurang menarik bagi anak.

    “Kami tetap mengedepankan, kentang itu pengganti nasi sebagai karbohidrat. Kemudian wortel itu kan sayur, walaupun memang seperti ditampilkan itu sangat kurang menarik,” tuturnya.

    “Kemudian pangsit yang kami kemas menjadi satu, padahal itu isinya ada telur ayam, daging, kemudian ada tahu dan daun bawang,” kata Mustika.

    Ia menyatakan pihaknya juga bertemu para orang tua siswa, kepala sekolah, dan mitra terkait keluhan menu MBG ini. Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan pihaknya mengakui kesalahan tampilan menu MBG yang kurang menarik bagi anak tapi tetap memaksimalkan kandungan nutrisi MBG.

    “Bahwasanya memang kesalahan kami pada tampilan menu itu kurang menarik. Namun, kami sudah ibaratnya di dalam ompreng itu sudah ada kandungan dari karbohidrat, terus protein, nabati, hewani, buah itu sudah masuk. Dan kemudian ada sayurnya,” tuturnya.

    Kata Pemkot Depok

    Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan SPPG bersangkutan dalam kapasitas pemkot untuk mengawasi pelaksanaan MBG.

    “Pastinya nanti kami akan berkoordinasi dengan SPPG. Pihak BGN untuk cek SPPG mana. Karena kebetulan kemarin setelah rapat dengan Mendagri, memang Pemda diberikan kewenangan ya, untuk membantu pengawasan terhadap SPPG-SPPG yang ada di wilayah masing-masing. Dan pengawasan terhadap berjalannya program MBG ini di wilayah,” ungkapnya, dikutip dari detiknews.

    Sementara itu, Chandra meminta SPPG di wilayahnya menyediakan makanan yang memenuhi standar gizi untuk anak-anak.

    “SPPG untuk benar-benar memberikan, menyediakan makanan yang bergizi gitu, memenuhi standar gizi untuk anak-anak di Kota Depok,” ucapnya.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Menyusuri Kemang Raya, Kawasan Elite yang Masuk Daftar Kawasan Terkeren di Dunia

    Menyusuri Kemang Raya, Kawasan Elite yang Masuk Daftar Kawasan Terkeren di Dunia



    Jakarta

    Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tengah jadi sorotan usai masuk dalam daftar ‘kawasan paling keren dunia tahun 2025’ versi Time Out. Namun, tak semua warga Jakarta tahu bahwa kawasan ini kini dianggap salah satu yang paling keren di dunia.

    Kemang menduduki urutan ke 28 dari 39 kawasan paling keren dunia. Namun, tak semua warga Jakarta tahu bahwa kawasan ini kini dianggap salah satu yang paling keren di dunia.

    Kamis (16/10/2025), detikTravel menelusuri salah satu kawasan di Kemang, yaitu Jalan Kemang Raya yang dianggap sebagai poros utama kawasan itu. Sepanjang jalan, suasana sibuk terlihat saat malam hari. Deretan mobil mewah tampak berjejer di depan restoran, bar, dan hotel yang berjajar di sepanjang trotoar.


    Di sisi lain, kehidupan sederhana juga masih terasa. Pedagang kaki lima tampak berjualan di pinggir jalan, menawarkan jajanan khas yang ramai diburu pengunjung.

    “Aku belum tahu kalau Kemang masuk kawasan keren dunia, ya. Aku ke sini cuma buat jajan di kaki lima sih,” kata Eva, salah satu pengunjung yang ditemui di kawasan Kemang Raya.

    Eva mengaku sering mampir ke daerah ini hanya untuk menikmati suasana dan kuliner kaki lima. “Biasanya aku beli jajanan aja, pernah juga ke Kampung Kemang di seberang sana,” dia menambahkan.

    Menurutnya, mungkin yang membuat Kemang terkesan ‘keren’ adalah banyaknya tempat elit yang berdiri di kawasan ini. “Masuk kawasan keren mungkin karena tempat-tempatnya kali, ya, yang elit,” ujarnya sambil tersenyum.

    Pernyataan serupa diungkapkan Audina, warga yang malam itu tengah duduk santai di trotoar Kemang. “Suasananya sih biasa aja, jalan biasa, tapi di sini banyak banget tempat elit kayak hotel, bar, restoran luar negeri,” kata Audina.

    Audina juga sempat mencicipi salah satu restoran Korea di kawasan itu. “Harganya lumayan sih, makanan di atas Rp 50 ribu ke atas,” jelasnya.

    Selain restoran Korea, di Kemang juga berjejer kafe bergaya modern, toko fashion, spa perawatan tas, hingga Plaza 88, kampung Kemang. Tak jauh dari situ, juga ada restoran khas Indonesia, yaitu makanan padang sate Madura yang menambah warna kuliner kawasan ini. Di kawasan Jalan Kemang Raya juga ada area food court, cocok bagi detikers yang ingin berkuliner di kawasan Kemang.

    Meski banyak yang menganggap Kemang sebagai kawasan hits dan berkelas, sebagian warga Jakarta justru heran dengan predikat ‘kawasan terkeren dunia’ yang disematkan oleh Time Out.

    “Kalau soal keren, mungkin karena tempatnya yang banyak dikunjungi orang kelas menengah atas, suasananya sendiri kayak jalanan biasa atau tempat biasa yang di Jakarta,” kata Audina.

    Apa pun alasannya, Kemang memang punya daya tarik tersendiri, perpaduan antara modernitas, gaya hidup urban, dan kehangatan khas Jakarta yang tak pernah hilang.

    Sejarak Kemang

    Dalam arsip detik.com, nama Kemang itu adalah nama pohon. Dalam kbbi disebutkan bahwa kemang adalah pohon dengan kulit batang berwarna abu-abu dan pecah-pecah, tinggi 20-40 m, bunganya terdapat dalam malai, menyerupai bunga mangga, berwarna ungu tua, bagian tepi berwarna putih, buahnya besar berbentuk seperti avokad dan tidak simetris, berwarna kecokelat-cokelatan, daging buah berwarna kuning kotor mengandung banyak cairan dan rasanya asam manis

    Sejarawan JJ Rizal mengungkapkan kawasan Kemang dulu memang identik dengan pepohohon yang hijau. Kemang juga disebut sebagai tempat yang berlembah.

    “Karena menilik dari nama tempatnya kan itu nama pohon, pohon kemang (Mangifera kemanga caecea). Sejenis mangga. Tapi ada sumber yang menyebutkan itu kawasan yang berlembah-lembah. Basah, rumahnya air,” kata JJ Rizal dalam arsip detikcom pada 2021.

    JJ Rizal menjelaskan bahwa Kemang dibangun berdasarkan masterplan di era Wali Kota Soediro yang menjabat pada 1953-1960. Masterplan ini menjadi rujukan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Kemang, menjadi salah satu kawasan hijau untuk mengatasi banjir.

    “Sebagai dataran yang rendah dan dekat kali, itu memang dalam masterplan tahun 1965 dan 1985. Masterplan ini mengadopsi masterplan yang dibuat Wali Kota Soediro. Masterplan yang dibuat sama Bang Ali ini mengacu kepada masterplan Wali Kota Soediro yang mengacu kepada aturan kolonial juga,” kata dia.

    “Karena masalah banjir menetapkan kawasan di sekitar Tanjung West (Tanjung Barat) itu sebagai green belt atau sabuk hijau. Itu yang harus jadi kawasan hijau, kawasan resapan air,” dia menambahkan.

    Kemang Sebelum Pandemi

    Sebelum wabah Covid-19, Kemang adalah salah satu kawasan yang ‘lebih hidup’ di malam gari. Area itu merupakan salah satu pusat nongkrong, kuliner mewah dan street food, juga kelab malam.

    Dalam arsip CNNIndonesia disebutkan bahwa Kemang adalah kawasan ikonik bagi kalangan muda-mudi sejak tahun 90-an. Saat itu, trotoar belum selebar dan sebagus kini, namun di situlah pedagang kaki lima berderet sejak sore. Pengunjung ramai seiring waktu makin malam.

    Di Kemang berjejer beragam jenis tempat usaha, mulai dari hotel, bank, restoran, kafe, salon, hingga toko-toko yang menyajikan berbagai kebutuhan bagi kalangan kelas menengah ke atas Jakarta. Bahkan, sekolah dan perguruan tinggi berstatus internasional ada di sana.

    Dinamisnya pembangunan bisnis di kawasan Kemang juga semakin menjadi, tatkala Kemang didaulat sebagai ‘Kampung Modern’ berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 1999.

    Selain destinasi muda-mudi, kawasan Kemang menjadi magnet bagi ekspatriat yang bekerja di Indonesia. Selain banyak tempat hiburan, kebanyakan ekspatriat memilih tinggal di kawasan Kemang lantaran dekat dengan sejumlah pusat perkantoran Jakarta, seperti Sudirman, Kuningan, dan Menteng.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Apakah Pengidap Diabetes Boleh Konsumsi Mangga? Begini Penjelasan Studi

    Apakah Pengidap Diabetes Boleh Konsumsi Mangga? Begini Penjelasan Studi


    Jakarta

    Mangga dikenal sebagai buah tropis yang manis dan menyegarkan. Namun, bagi pengidap diabetes, rasa manis pada buah ini seringkali memunculkan keraguan, apakah masih aman untuk dikonsumsi?

    Dikutip dari Times of India, penelitian baru menunjukkan mengonsumsi mangga setiap hari dapat membantu mengontrol gula darah dan mengurangi lemak tubuh.

    Para peneliti di George Mason University mengungkapkan orang yang mengonsumsi mangga setiap hari dapat memiliki kontrol gula darah yang lebih baik dan lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengemil makanan rendah gula.


    Temuan yang dipublikasikan di jurnal Foods pada bulan Agustus 2025 tersebut berjudul ‘Daily Mango Intake Improves Glycemic and Body Composition Outcomes in Adults with Prediabetes: A Randomized Controlled Study’.

    Bagaimana Mangga Baik untuk Diabetes?

    Asisten profesor di Departemen Nutrisi dan Studi Pangan di George Mason University, Raedeh Basiri mengatakan komposisi nutrisi keseluruhan dalam makanan itu penting.

    Meskipun mangga mengandung gula alami, mangga juga kaya akan serat, antioksidan, vitamin, dan masih banyak laig. Kombinasi ini efektif dalam memperlambat penyerapan gula dan menjaga kadar glukosa darah.

    Kombinasi ini juga mendukung pencernaan dan rasa kenyang, serta mencegah makan berlebihan. Dalam hal indeks glikemik (IG), mangga berkisar antara 51 dan 56, serupa dengan jus jeruk.

    Oleh karena itu, menurut American Diabetes Association (ADA), mangga termasuk buah dengan kategori IG rendah hingga sedang, sehingga cocok dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    Manfaat Lain Buah Mangga

    Di balik rasa manis dan menyegarkannya, mangga juga memiliki manfaat lain, yakni mengontrol kadar kolesterol.

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition pada tahun 2011 menunjukkan bahwa tikus yang diberi diet tinggi lemak dengan tambahan mangga kering beku mengalami penurunan lemak tubuh, penurunan kolesterol, dan kadar glukosa dibandingkan tikus yang diberi obat penurun gula.

    (dpy/suc)



    Sumber : health.detik.com