Tag: manfaat kopi

  • 5 Cara Bikin Kopi Lebih Sehat, Tetap Pakai Susu dan Gula

    5 Cara Bikin Kopi Lebih Sehat, Tetap Pakai Susu dan Gula


    Jakarta

    Racikan kopi yang sehat tak perlu selalu mengorbankan susu atau gula. Tapi bisa dengan memilih biji kopi sampai menambahkan rempah tertentu.

    Kopi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas banyak orang. Selain dikenal karena kandungan kafeinnya, kopi juga kaya akan antioksidan dan senyawa lain yang dapat membantu mengurangi peradangan serta melindungi tubuh dari penyakit kronis menurut studi dari Universitas Johns Hopkins.

    Penelitian lain juga menunjukkan bahwa peminum kopi rutin berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, demensia, Parkinson, bahkan kanker. Kopi juga dapat menunjang kesehatan mental, membantu pengelolaan berat badan, memperbaiki fungsi paru, dan mendukung kesehatan usus.


    Konsumsi kopi dalam jumlah wajar memang memiliki banyak manfaat kesehatan, mulai dari jantung hingga otak. Tapi ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat secangkir kopi menjadi lebih sehat, tanpa perlu menghindari susu atau gula.

    Dilansir dari NYPost (28/07/2025), berikut 5 cara sederhana untuk meningkatkan kualitas kopi:

    1. Pilih Biji Kopi Berkualitas

    Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copyspace for your textIlustrasi Biji Kopi Berkualitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/karandaev

    Kualitas kopi sangat bergantung pada cara penanaman dan pengolahan biji kopinya. Untuk pilihan yang lebih sehat, carilah biji kopi yang memiliki label organik. Kopi dengan label organik menandakan biji tersebut ditanam tanpa pestisida, herbisida, atau pupuk sintetis yang dapat membahayakan kesehatan.

    Biji kopi yang ditanam di dataran tinggi, seperti dari Ethiopia, Kolombia, atau Kenya cenderung mengandung lebih banyak polifenol, senyawa tumbuhan dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi.

    Perlu diingat, proses pemanggangan akan mengurangi kandungan polifenol. Oleh karena itu, pilihlah biji dengan tingkat sangrai light roast (ringan) hingga medium roast (sedang). Periksa juga tanggal sangrai pada kemasan dan usahakan membeli biji yang dipanggang kurang dari dua minggu sebelumnya.

    2. Gunakan Kertas Saring Kopi

    Cara menyeduh kopi juga mempengaruhi manfaat kesehatannya. Studi menunjukkan bahwa menggunakan kertas saring saat menyeduh kopi lebih baik, terutama bagi lansia yang masih minum kopi.

    Kopi tanpa penyaring diketahui mengandung diterpena, senyawa yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Harvard Health melaporkan bahwa kopi tanpa saring memiliki kandungan diterpena 30 kali lebih banyak dibanding kopi yang disaring.

    Bagi pengguna mesin kopi perlu mempertimbangkan kembali kebiasaannya. Karena cup kopi bisa beresiko melepaskan mikroplastik ke dalam kopi dan penelitian awal menunjukkan partikel ini berpotensi membahayakan kesehatan.

    3. Tambahkan Kunyit di Kopi

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah kopi selesai diseduh, agar lebih sehat bisa menambahkan sejumput kunyit. Rempah berwarna kuning keemasan ini mengandung kurkumin, senyawa antiinflamasi yang kuat.

    Kunyit diyakini dapat membantu meredakan nyeri, mendukung kesehatan jantung, membantu mengontrol berat badan, meningkatkan suasana hati serta memperbaiki pencernaan.

    Agar kurkumin lebih mudah diserap tubuh tambahkan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, atau susu ke dalam racikan kopi.

    4. Tambahkan Kayu Manis

    Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanCampuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkan Foto: Getty Images

    Jika bubuk kunyit dirasa terlalu aneh jika dicampur ke kopi, ada alternatif lainnya yang bisa membuat kopi menjadi lebih sehat. Salah satunya dengan menambahkan kayu manis yang bisa menjadi alternatif sehat dan tak kalah bermanfaat dari kunyit.

    Rempah ini telah digunakan secara tradisional selama ribuan tahun karena kandungan antioksidan dan senyawa aktifnya. Kayu manis terbukti dapat membantu melawan peradangan, melindungi kesehatan jantung, menurunkan gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

    Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu mencegah kanker serta melawan infeksi bakteri dan jamur. Kayu manis tak hanya menambah khasiat, tetapi pengaruh aroma dan rasanya yang khas bikin kopi jadi lebih enak.

    5. Kopi Bulletproof Bisa Jadi Pilihan

    Bulletproof Coffee, cocok untuk dikonsumsi pelaku diet keto.Bulletproof Coffee, cocok untuk dikonsumsi pelaku diet keto. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Bulletproof coffee dikenal sebagai racikan kopi campur mentega yang menyehatkan tubuh. Selain itu ada juga klaim kopi ini bisa membantu menurunkan berat badan.Bulletproof coffee pertama kali ditemukan oleh pengusaha bernama Dave Asprey.

    Minuman ini merupakan modifikasi kopi berkafein yang dicampur mentega. Kopi yang digunakan berasal dari biji kopi hitam yang sudah hilang kandungan mikotoksinnya. Mikotoksin biasanya terbentuk saat proses fermentasi.

    Penggemar bulletproof coffee mengklaim bahwa minuman ini dapat membuat tubuh terasa kenyang lebih lama, membantu mengendalikan berat badan, serta meningkatkan fungsi otak.

    Cukup sederhana jika ingin membuat Bulletproof Coffee. Hanya diperlukan bahan-bahan seperti kopi, mentega, dan minyak kelapa jenis Medium-chain triglycerides (MCT). Mentega yang digunakan untuk pembuatan kopi ini adalah mentega tawar. Blender selama 20 hingga 30 detik hingga teksturnya lembut, atau gunakan milk frother jika ingin lebih praktis.

    Bulletproofcoffee juga bisa dibuat sekadar dengan racikan kopi hitam dengan gula pasir dan ketika masih panas ditambahkan mentega di atasnya. Tidak seperti minuman berkafein biasa, kopi ini dipercaya mampu memberikan energi yang stabil sepanjang hari tanpa rasa lemas setelahnya.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Tren! Ini Nih 4 Manfaat Sehat Kombinasi Kopi dan Santan

    Lagi Tren! Ini Nih 4 Manfaat Sehat Kombinasi Kopi dan Santan


    Jakarta

    Tak hanya susu sapi (dairy), kopi juga bisa dicampur dengan susu kelapa atau santan. Bahkan jika dikonsumsi rutin ada khasiatnya bagi tubuh.

    Susu sapi atau susu alternatif lain seperti susu oat dan kedelai seringkali ditambahkan dalam secangkir kopi. Tujuannya untuk memberikan tambahan cita rasa dan tekstur pelengkap yang bikin makin enak.

    Akhir-akhir ini ekstraksi susu dari kelapa atau santan juga mulai dilirik sebagai opsi racikan kopi yang menyegarkan. Selain menambah cita rasa gurih dan tekstur lembut, ternyata ada sejumlah manfaat kesehatan.


    Berikut 4 alasan utama tentang khasiat susu santan (coconut milk) yang bisa mendongkrak nilai gizi kopi. Namun, perlu dicatat bahwa santan tetap tinggi kandungan lemak jenuh dan kalori, sehingga konsumsinya tetap harus dalam batas wajar.

    Baca juga: Viral! Pria Korea Jualan Cilok Keliling Naik Sepeda di Ansan

    Dilansir dari Medical News Today, berikut 4 manfaat menambahkan santan ke dalam kopi:

    cara bikin iced latte yang enak dan tepatMengombinasikan kopi dengan santan dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    1. Mendukung Penurunan Berat Badan

    Salah satu kandungan khas dalam santan adalah medium-chain triglycerides (MCTs). MCT diklaim mampu meningkatkan termogenesis, yakni produksi panas dalam tubuh, yang bisa membantu membakar energi lebih cepat.

    Dalam beberapa studi pada hewan dan manusia, jenis lemak seperti MCT ini terlihat bisa mengurangi penumpukan lemak tubuh, terutama lemak visceral (lemak perut). Namun menambahkan santan ke kopi untuk mendapatkan MCT tetap harus disertai pola makan dan aktivitas fisik yang seimbang.

    Perlu diperhatikan juga efek MCT tidak terjadi secara instan. Artinya, santan bukan obat mujarab penurunan berat badan, melainkan bisa menjadi bagian dari pola diet yang mendukung.

    2. Menyehatkan Jantung dan Kolesterol

    Santan mengandung asam laurat yang bersifat antioksidan. Dalam beberapa studi ditemukan kandungan asam laurat dapat memicu efek positif terhadap profil kolesterol dan kesehatan jantung.

    Beberapa penelitian pada hewan memperlihatkan kombinasi diet tinggi protein plus santan berpotensi menurunkan kolesterol total dan trigliserida. Akan tetapi, karena lemak jenuh masih mendominasi santan, hubungan antara konsumsi santan dan kesehatan jantung tetap kompleks.

    Konsumsi berlebih dari lemak jenuh justru bisa menaikkan LDL (kolesterol jahat). Oleh sebab itu, menambahkan santan ke kopi bisa menjadi langkah risiko-terkendali apabila dilakukan dalam takaran moderat dan tidak mengganti semua sumber lemak sehat lain dalam diet.

    3. Sumber Antioksidan & Perlindungan dari Radikal Bebas

    Selain memiliki kandungan kafein, kopi secara alami juga memiliki antioksidan. Ketika dipadukan dengan santan ada asupan antioksidan ganda yang dapat diterima tubuh.

    Santan tidak sekadar lemak, tetapi juga menyimpan komponen fenolik dan antioksidan alami dari kelapa. Komponen ini dapat membantu tubuh melawan radikal bebas, sehingga menurunkan stres oksidatif dan kerusakan sel.

    Dalam sebuah studi, santan kelapa dari Malaysia menunjukkan aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan susu sapi ataupun susu kambing. Saat dikombinasikan dengan kopi, efek protektif terhadap sel dan jaringan tubuh bisa jadi sinergis, mendukung kesehatan, hingga panjang umur.

    cara bikin iced latte yang enak dan tepatJika dikonsums secara rutin dan tak berlebihan, campuran kopi dan santan dapat memperkuat imun. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    4. Antimikroba dan Menguatkan Imun

    Salah satu senyawa menarik dalam santan adalah asam laurat, yang telah diteliti memiliki potensi antimikroba terhadap berbagai bakteri patogen, termasuk Staphylococcus aureus dan Streptococcus pneumoniae.

    Dalam sebuah penelitian, asam laurat mampu menghambat pertumbuhan mikroba tertentu di laboratorium meskipun jumlahnya dalam santan harian mungkin jauh lebih kecil dari dosis yang digunakan dalam studi.

    Konsumsi kopi dengan santan diyakini tetap dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun jangan dilihat sebagai pengganti vitamin, melainkan sebagai tambahan nutrisi yang bisa memperkaya kopi kamu dari sisi cita rasa dan fungsi.

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com