Tag: pengemudi

  • Pelajaran dari Mobil Listrik Tabrak Driver Ojol Hingga Tewas



    Jakarta

    Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan. Seorang pengendara (ojek online) ojol tewas pada kecelakaan yang melibatkan mobil listrik.

    Dikutip detikNews, insiden ini melibatkan mobil listrik Hyundai Ioniq dengan motor yang dikendarai ojol. Driver ojol meninggal dunia, sementara pemboncengnya mengalami luka-luka.

    Peristiwa ini terjadi pada Rabu (30/7) dini hari sekitar pukul 00.36 WIB. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan warung yang turut ditabrak mobil Ioniq.


    Kecelakaan diawali saat pengemudi Ioniq melaju dari selatan ke utara di Jalan Antasari. Setiba di persimpangan Pasar Inpres, pengendara mobil diduga tidak hati-hati dan tidak konsentrasi sehingga kendaraan menabrak pengemudi sepeda motor dari arah utara ke selatan.

    “Berakibat pengendara sepeda motor meninggal dunia dan pemboncengnya berinisial MG luka ringan,” ujarnya.

    Dari kecelakaan ini, bisa diambil pelajaran penting agar tak terulang peristiwa serupa. Menurut Road Safety Comission Ikatan Motor Indonesia dan Wakil Ketua Umum Bidang Diklat Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo) Erreza Hardian, waktu kecelakaan di tengah malam itu memang berisiko.

    “Kebanyakan orang sedang istirahat dan tidur, tapi untuk lalu lintas Jakarta aktivitas hampir 24 jam. Jadi ketika di atas jam 22.00 (sebagai acuan dasar jam biologis manusia istirahat) tapi ini tetap beraktivitas, artinya ada penurunan kondisi fisik dan mental tubuh. Sering dianggap aman, padahal justru bahaya makin banyak di atas jam tersebut,” kata Reza kepada detikOto, Kamis (31/7/2025).

    Tak cuma itu, Reza menyoroti ojol dan penumpangnya banyak yang lalai, tidak menggunakan peralatan keamanan dengan benar. Sedangkan pengguna kendaraan listrik dengan torsi yang besar, juga turut menjadi sorotan. Ketika torsi besar kendaraan listrik menabrak pemotor dengan perlindungan yang minim, maka fatal akibatnya.

    “Pengguna kendaraan listrik dengan torsi awal sangat besar, mungkin dia sudah mengurangi kecepatan saat perempatan. Tapi karena dianggap aman, tambah akselerasi. Dan ini yang membuat risiko bertambah adalah pemicu ketika korbannya tanpa perlindungan terbaik, apalagi pengguna motor tanpa perlengkapan yang baik dan benar,” sebutnya.

    Reza menyarankan, pengemudi mobil bertransmisi otomatis sebaiknya jangan anteng di gear D. Manfaatkan gigi lain agar kecepatan kendaraan dapat dibatasi.

    “Saya sering memberikan teknis mengemudi mengendalikan kendaraan matic dengan cara membatasi transmisi. Kecepatan kendaraan kita dipengaruhi oleh transmisi, maka jangan melulu di D ketika potensi bahaya meningkat contoh di atas jam rawan. Pindahkan ke 3 atau 2, jadi kalau kaki kanan mulai out of control, rpm tinggi, tapi kecepatan terkendali pada batas transmisinya. Tidak usah takut rusak ketika sering memainkan transmisi matic, udah banyak insinyur dan ada teknologi mahal di dalamnya. Inilah yang saya sebut pengendalian risiko, bahaya tetap ada tapi risiko crash dengan kecepatan rendah akan berbeda,” beber Reza.

    Sementara dengan mobil listrik yang biasanya menggunakan single speed atau direct drive, pengemudi sebaiknya jangan melulu meletakkan kakinya di pedal gas. Pada saat mulai lelah dan jam rawan biologis manusia, biarkan mobil menggelinding, pengendaliannya dengan rem kaki.

    “Hindari akselerasi mendadak karena ini akan memunculkan tenaga dorong selain putaran roda. Rajin-rajinlah lihat rpm. Akselerasi secara gradual atau bertahap/benjenjang jangan kaya orang mau lari saat start gas, ini mobil bukan tenaga orang,” pungkas Reza.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Jurus Menghemat Baterai Mobil Listrik



    Jakarta

    Menggunakan mobil listrik tentunya membawa banyak keuntungan, mulai dari nol emisi hingga biaya operasional yang lebih efisien dibanding kendaraan berbahan bakar fosil. Namun pemilik juga perlu mengetahui cara berkendara yang tepat agar konsumsi energi lebih hemat, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Ini tipsnya.

    Menurut Product Planning & Strategy GAC Indonesia Iqbal Taufiqurrahman, kunci utama efisiensi mobil listrik bukan sekadar memilih mode hemat energi, tetapi ada pada cara pengendara menginjak pedal akselerator.

    “Kita buru-buru pengin mengaktifkan Power Save mode gitu ya, ini nggak perlu teman-teman, karena kita cukup set driving mode di mode Comfort untuk normal driving. Hal ini sudah bisa cukup menghemat konsumsi listrik. Kenapa? Karena kuncinya mode mobil listrik boros atau nggak itu ada di injakan pedalnya,” ujar Iqbal kepada wartawan di sela-sela kegiatan media test drive AION UT Jakarta-Bandung-Jakarta (18/9/2025).


    Mode Comfort disebut sudah cukup untuk penggunaan harian. Caranya, pengemudi bisa menginjak pedal gas dengan halus, lalu membiarkan mobil meluncur ketika kecepatan sudah tercapai. Teknik sederhana ini mampu mengurangi beban pada baterai.

    Untuk perjalanan dengan medan naik-turun, seperti ke arah Bandung, pengendara bisa memanfaatkan Power Save mode ketika melalui jalan menurun. Perpindahan mode pun tidak rumit, karena dapat dilakukan lewat tombol maupun voice command.

    Selain itu, menjaga kecepatan di rentang 80-100 km/jam di jalan tol juga disarankan. Selain lebih aman, hal ini membuat konsumsi energi tetap stabil.

    “Lalu mengakselerasi dengan kalem gitu ya, dan maintain speed (jaga kecepatan) di 80-100 km per jam di highway. Nah ini untuk menjaga keamanan dan juga konsumsi daya listriknya terjaga,” jelas Iqbal.

    Aspek lain yang sering terlupakan adalah penggunaan pendingin udara. Menyetel AC di suhu 23 derajat celcius dengan kecepatan kipas level 2 atau 3 sudah cukup menjaga kenyamanan kabin tanpa membebani daya baterai secara berlebihan.

    Dengan teknik berkendara yang tepat, pemilik mobil listrik tidak hanya bisa menekan konsumsi energi, tetapi juga memperpanjang usia baterai, serta membuat pengalaman berkendara lebih optimal.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • BMW Terjun dari Tol, Ini Cara Pakai Google Maps yang Tepat

    Jakarta

    Di momen arus balik Lebaran 2025 ini, ada kejadian mobil BMW terjun dari tol yang belum jadi gegara mengikuti Google Maps. Inilah cara pakai Google Maps yang tepat, jangan percaya 100% begitu saja.

    Pada saat perjalanan arus balik Lebaran dari kampung halaman ke kota besar, Google Maps memang menjadi andalan. Namun, masih banyak yang kurang familiar dengan cara menggunakan Google Maps secara optimal.

    Beberapa bahkan tersesat, seperti kasus pemudik yang salah arah hingga masuk ke persawahan. Yang terbaru adalah pada Sabtu malam (5/4) kemarin, ada BMW terjun dari tol Krian-Gresik (KLBM) yang belum tersambung gara-gara mematuhi Google Maps.


    Untuk itu, penting untuk memahami cara menggunakan Google Maps dengan benar agar dapat membantu navigasi perjalanan. Mari simak panduan menggunakan Google Maps dan tetap waspada saat menggunakannya.

    Cara menggunakan Google Maps yang tepat

    1. Buka Google Maps dan tentukan tujuan

    Langkah awal adalah membuka aplikasi Google Maps pada perangkat Anda. Pastikan koneksi internet aktif untuk penggunaan yang lancar.

    Temukan lokasi tujuan Anda. Anda dapat menentukannya dengan menempatkan titik pada peta atau dengan mengetikkan nama lokasi tujuan pada kolom pencarian.

    2. Pilih rute sesuai moda transportasi

    Setelah menemukan lokasi tujuan mudik, klik tombol Direction. Google Maps akan menentukan rute perjalanan menuju tujuan yang Anda pilih. Google Maps akan menampilkan rute tercepat yang ditandai dengan warna biru. Namun, juga akan ditampilkan rute alternatif dengan warna abu-abu. Pilihlah rute yang sesuai dengan preferensi Anda.

    Pastikan untuk memilih rute sesuai dengan moda transportasi yang digunakan. Jika Anda naik mobil, pilih rute mobil. Jika Anda naik motor, pilih rute motor. Ingat ya, jangan tertukar. Pilihlah rute sesuai dengan moda transportasi yang Anda gunakan.

    3. Manfaatkan fitur Street View agar yakin

    Gunakanlah fitur Street View untuk mengecek kondisi jalan yang belum Anda kenal atau baru pertama kali akan lewat situ. Terkadang, meskipun itu jalan mobil bisa saja jalurnya sempit atau hanya muat satu mobil. Hal itu bisa dipantau dari Street View.

    Kalau belum ada Street View, waspadalah. Bisa jadi itu jalan baru, atau memang kawasan tertutup. Jika akhirnya melewati jalan tersebut, pantaulah situasi jalanan dengan mata kepala sendiri.

    4. Evaluasi rute jika ada kejanggalan, jangan manut Google Maps 100%

    Pastikan untuk mengevaluasi rute yang dipilih. Periksa apakah rute tersebut sesuai dengan kendaraan Anda, terutama jika terdapat jalan kecil atau rute alternatif yang tidak biasa.

    Jika ada penghalang jalan atau jalannya menyempit, jangan ragu untuk berhenti dengan memeriksa situasi. Siapa tahu ada gangguan di hadapan. Seperti kasus BMW terjun di Gresik, sebenarnya sudah ada barrier penghalang jalan, namun tetap diterobos.

    5. Apabila ragu, bertanyalah!

    Jika kamu merasa ragu karena merasa rute yang diambil terasa menyesatkan, tidak ada salahnya untuk bertanya kepada penduduk sekitar untuk memastikan bahwa kamu berada di jalur yang benar.

    Demikianlah cara menggunakan Google Maps untuk membantu Anda dalam perjalanan. Meskipun terlihat sederhana, tetaplah berhati-hati dan cermat selama perjalanan.

    Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda mengatakan kejadian BMW terjun dari jalan tol belum selesai, terjadi pada Sabtu (5/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, mobil berjalan dari arah Krian menuju Bunder (selatan ke Utara).

    Saat berada di lokasi kejadian, pengemudi mengikuti petunjuk dari Google Maps yang mengarahkan untuk terus lurus. “Meski ada barrier, pengemudi menerobos karena ada celah yang cukup dimuat satu mobil,” kata Rizki, Minggu (6/5).

    Karena mengikuti Google map, lanjut Rizki, mobil tersebut masuk ruas tol Krian Gresik yang belum terhubung atau belum tersambung dengan jalan Tol Manyar. Mobil tersebut sempat terjun dan terbang sekitar 10 meter. Supir dan penumpang mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina sedangkan mobil mengalami kerusakan.

    (fay/jsn)



    Sumber : inet.detik.com

  • Mobil Listrik Penantang BYD Atto 1 Meluncur, Harganya Rp 130 Jutaan!

    Mobil Listrik Penantang BYD Atto 1 Meluncur, Harganya Rp 130 Jutaan!



    Jakarta

    Produsen roda empat asal China, Dongfeng, resmi meluncurkan mobil listrik untuk konsumen domestik, yakni Dongfeng Nammi 01 EV. Kendaraan untuk konsumen entry level tersebut akan bersaing dengan nama-nama tenar, seperti BYD Seagull alias Atto 1.

    Disitat dari Carnewschina, Senin (20/10), Dongfeng Nammi 01 EV tampil selayaknya mobil listrik perkotaan. Kendaraan tersebut punya dimensi kompak dengan panjang 4.020 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm dan jarak sumbu roda 2.663 mm.


    Secara ukuran, Nammi 01 EV memang sejajar dengan para pesaing di kategori hatchback kompak. Mobil listrik tersebut memang dirancang pas untuk penggunaan di kawasan ramai atau padat kendaraan.

    Dongfeng Nammi 01 EV.Dongfeng Nammi 01 EV. Foto: Doc. Dongfeng

    Mobil tersebut dilengkapi lampu depan terpisah, lampu daytime running LED tipe tembus pandang, dan gril bawah bergaya jaring hitam. Varian yang lebih tinggi mendapat lampu depan LED dengan lampu jauh/dekat otomatis, pintu tanpa bingkai, gagang pintu tersembunyi, dan velg alloy dual-tone 17 inci.

    Di bagian dalam, pabrikan tetap mempertahankan tata letak minimalis dengan panel instrumen digital lima inch dan layar tengah 12,8 inch dengan resolusi HD. Canggihnya, sistem infotainment-nya mencakup memori 8 GB, mendukung kontrol suara berbasis AI, fitur bangun otomatis dan pet mode seperti di Tesla.

    Varian yang lebih tinggi mendapat jatah jok kulit, pengisian daya ponsel nirkabel 50W, kursi depan dengan ventilasi dan pemanas, serta kursi pengemudi elektrik 6 arah dengan fitur memori. Kursi belakang dapat dilipat rata sepenuhnya, menambah kapasitas bagasi dari 326 liter menjadi 945 liter.

    Nammi 01 EV mendukung output daya eksternal (V2L) dan dilengkapi sistem kamera panorama 540°. Fitur bantuan pengemudi meliputi adaptive cruise control (ACC), lanekeeping assist (LKA), integrated cruise assist (ICA), dan pengereman darurat otomatis (AEB).

    Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 95 dk dan torsi 160 Nm. Sementara baterainya ada dua opsi, yakni 31,45 kwh dengan jangkauan 330 km dan 42,3 kwh dengan jarak tempuh 430 km.

    Di China, Nammi 01 EV dibanderol mulai dari 59.800 yuan atau Rp 139 jutaan. Namun, khusus untuk pembelian pertama, kendaraan itu hanya ditawarkan mulai dari 58.800 yuan atau Rp 136 jutaan.

    Saksikan Live DetikPagi :

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengintip Kabin Mobil Listrik Jaecoo J5 EV, Mewah dan Modern

    Mengintip Kabin Mobil Listrik Jaecoo J5 EV, Mewah dan Modern



    Jakarta

    Jaecoo mengajak sejumlah media untuk merasakan langsung performa mobil listrik terbaru mereka dalam test drive singkat, Bekasi-Bogor, belum lama ini. Salah satu hal yang ditonjolkan adalah interior Jaecoo J5 EV, yang mewah dan berbalut teknologi modern.

    Begitu masuk ke kabin, kesan premium langsung terasa. Interior Jaecoo J5 EV didominasi material soft touch di hampir seluruh permukaannya. Kemudian, disempurnakan oleh aksen metal dan ambient light yang elegan. Sebagai catatan, unit yang dites merupakan Jaecoo J5 EV varian tertinggi, yakni premium.

    Nuansa futuristis juga hadir di mobil ini berkat layar sentuh besar berukuran 13,2 inci di tengah dasbor, yang berfungsi sebagai pusat kendali seluruh fitur kendaraan mulai dari pengaturan AC, audio, hingga sistem navigasi. Tersedia pula fitur konektivitas Apple Car Play yang bisa dioperasikan secara nirkabel, juga ada wireless charging daya 50 watt.


    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Selain itu, Jaecoo J5 EV juga dilengkapi panel instrumen full digital di balik kemudi dengan tampilan grafis yang tajam juga mudah dibaca. Sayangnya, dimensinya terlalu kecil, sehingga butuh pembiasaan.

    Bicara kemudi, mobil ini menggunakan setir flat-bottom berbalut kulit, memberikan kesan sporty sekaligus ergonomis. Tak ketinggalan, terdapat pengisian daya nirkabel ganda, port USB di setiap baris, serta sistem audio premium yang memanjakan telinga.

    Soal kenyamanan, Jaecoo J5 EV dibekali kursi elektrik dengan fitur pemanas dan ventilasi, lengkap dengan memori posisi untuk pengemudi. Ruang kaki di baris kedua terasa lega, sementara atap panoramic berukuran besar menambah kesan lapang di dalam kabin.

    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Interior Jaecoo J5 EV juga cukup clean lantaran mengurangi kehadiran tombol fisik. Artinya, sebagian besar pengaturan mobil dioperasikan melalui layar sentuh di tengah. Tapi jangan khawatir, konsumen tetap dimudahkan dengan dukungan fitur perintah suara (voice command) yang sudah bisa berbahasa Inggris dan Indonesia.

    Dengan desain elegan dan teknologi canggih, Jaecoo J5 EV menyasar konsumen yang mencari kombinasi antara kemewahan, kenyamanan, dan gaya hidup modern. Mobil ini resmi dijual di Indonesia dengan harga pre-booking mulai Rp 350 juta untuk varian Standard dan Rp 450.000.000 untuk varian Premium.

    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Istimewa

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Terulang Lagi, Kenapa Pajero-Fortuner Banyak yang Pakai Pelat Dinas Palsu?

    Terulang Lagi, Kenapa Pajero-Fortuner Banyak yang Pakai Pelat Dinas Palsu?



    Jakarta

    Penggunaan pelat nomor dinas polisi palsu kembali terulang. Lagi-lagi, pelakunya menggunakan mobil SUV Pajero Sport. Kenapa banyak Fortuner-Pajero pakai pelat dinas palsu?

    Video pengendara Pajero Sport berpelat nomor polisi dengan strobo-sirene viral di media sosial. Perekam video menegur pengemudi Pajero Sport yang menyalakan strobo ketika jalanan sedang macet-macetnya. Namun, bukannya meminta maaf atau patuh, pengemudi kendaraan tersebut justru membuka jendela, kemudian melontarkan kalimat dengan nada menantang.


    “Mau diviralin ya? Mau diviralin? Jangan kayak begitu,” demikian ujar pengemudi Pajero Sport berstrobo tersebut kepada si perekam video.

    Peristiwa itu terjadi di Bandung, Jawa Barat. Dikutip detikJabar, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moch Faruk Rozi menyebut sopir itu merupakan warga Tasikmalaya. Pengendara dan pemilik mobil Pajero Sport itu bukan polisi.

    “Sudah kita amankan, ternyata itu bukan anggota Polri, itu masyarakat sipil. Kemudian untuk plat nomornya, strobo dan sirene itu sudah kami perintah untuk dicopot, Alhamdulillah sudah dicopot,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk Rozi.

    Penggunaan pelat nomor dinas palsu ini tidak hanya terjadi sekali-dua kali. Sudah banyak kejadian yang terungkap pengendara memakai pelat nomor TNI/Polri palsu. Bahkan, mereka juga menambahkan perangkat strobo dan sirene.

    Pada 2021 lalu, viral pengendara Toyota Fortuner diberhentikan karena menggunakan pelat nomor dinas Polri. Toyota Fortuner tersebut memakai tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) kendaraan dinas Polri bernomor 351-00. Ternyata pelat nomor polisi yang digunakan pada Fortuner tersebut palsu. Tahun lalu, juga viral pengemudi Fortuner arogan pakai pelat nomor TNI di Tol Jakarta-Cikampek. Ternyata, pengendara Fortuner itu pakai pelat TNI palsu. Kali ini, viral juga Pajero Sport pakai pelat nomor polisi palsu dan strobo ilegal.

    Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, penggunaan pelat dinas palsu kemungkinan dimanfaatkan agar mendapat prioritas di jalan. Tapi kenapa lebih sering Fortuner dan Pajero Sport yang pakai pelat dinas palsu?

    “Pajero/Furtuner dan lain-lain, selain digunakan oleh banyak pejabat, image-nya sudah mobil terabas kemacetan. Tinggal dikasih itu (pelat nomor dinas palsu dan strobo-sirene) biasanya yang lain pada minggir. Siapa sih yang nggak takut dengan pelat dinas? Siapa yang nggak terganggu dengan suara sirene atau lampu strobo? Pasti pada milih minggir,” kata Sony kepada detikOto, Senin (20/10/2025).

    Sayangnya, pelanggaran ini terus terulang. Tidak ada sanksi tegas yang membuat pelakunya kapok.

    “Orang-orang yang tidak pernah berurusan dengan hukum atau yang dijerat ‘pasal’ materai, mereka-mereka itu yang nggak jera, tersebar berita betapa mudahnya hukum ditempuh dengan cara damai. Semakin mereka dikasih toleransi semakin banyak pelanggaran,” sebut Sony.

    Menurut Sony, penggunaan pelat palsu sudah masuk pasal pelanggaran berat. Banyak masyarakat yang dirugikan akibat penggunaan pelat palsu dan strobo-sirene ilegal itu. “Jadi jangan cuma menjerat dengan undang-undang lalu lintas. Tapi pidana, supaya ada efek jera,” katanya.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • New Toyota Land Cruiser FJ Debut Global, SUV Gagah Paket Hemat!

    New Toyota Land Cruiser FJ Debut Global, SUV Gagah Paket Hemat!



    Jakarta

    Toyota akhirnya membuka selubung Land Cruiser FJ. Rencananya SUV gagah ini akan dijual mulai 2026.

    Land Cruiser FJ diciptakan untuk memperluas pasar. Model ini disebut-sebut bisa menggaet lebih banyak pelanggan yang menikmati Land Cruiser. Land Cruiser sudah memiliki beberapa model, yakni Seri 300, Seri 70, dan Seri 250.

    Land Cruiser FJLand Cruiser FJ Foto: Dok. Toyota

    Secara tampilan, Land Cruiser FJ ini punya wajah yang gagah disertai unsur klasik. Misalnya lampu depan berbentuk lingkaran, sementara yang lainnya menampilkan unit lampu berbentuk persegi panjang dengan lampu daytime running light (DRL) berbentuk huruf C.


    Land Cruiser FJLand Cruiser FJ Foto: Dok. Toyota

    Singkatnya Land Cruiser FJ ini punya bentuk klasik Land Cruiser yang praktis sambil menambahkan detail modern dan fitur yang meningkatkan daya tahan dan kemampuan personalisasi.

    Soal kemampuan personalisasi, Toyota menyebut model ini akan dilengkapi dengan bumper sudut depan dan belakang yang dapat dilepas. Toyota merancang bagian-bagian tersebut agar mudah diganti, yang sangat praktis untuk kendaraan off-road atau yang sering digunakan di medan berat.

    Land Cruiser FJ dibekali gril sederhana dengan tulisan Toyota, serta memiliki bumper plastik yang sedikit berbeda. Lanjut ke bagian samping, model Land Cruiser FJ ini menonjolkan bodi yang sangat bergaya, lengkungan roda yang tegas, pelindung bodi yang tebal.

    Land Cruiser FJLand Cruiser FJ Foto: Dok. Toyota

    Toyota akan menawarkan banyak aksesori tambahan yang fokus pada ketangguhan dan off-road, seperti pelindung samping, snorkel dan rak atap ARB. Mereka juga menyertakan panel MOLLE di interior untuk memudahkan penyimpanan peralatan.

    Dari segi ukuran, model ini memiliki ukuran panjang 4.575 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.960 mm dengan jarak sumbu roda 2.580 mm. Ukurannya lebih hemat dibanding Land Cruiser lain. Konfigurasi tempat duduk hanya bisa menampung 5 orang penumpang.

    Jarak sumbu rodanya lebih pendek 270 mm dibandingkan dengan Seri 250, radius putar minimum hanya 5,5 meter dan mobilitas yang baik di medan off-road, memberikan daya tarik baru pada Land Cruiser.

    Toyota belum memberikan informasi lebih lanjut soal interior. Dari foto-foto, terdapat panel instrumen yang dilengkapi dengan sistem infotainment layar lebar (widescreen) serta kontrol iklim (AC) yang terpisah. Banyak tombol fisik yang didedikasikan untuk off-road.

    Soal keselamatan, Land Cruiser FJ ini sudah dilengkapi rangkaian sistem bantuan pengemudi Toyota Safety Sense.

    Tenaga berasal dari mesin empat silinder 2.7 liter 2TR-FE yang menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 246 Nm.

    Belum ada informasi harga yang disampaikan. Sebab mobil ini baru sebatas diperkenalkan.

    Toyota akan membawa Land Cruiser FJ di booth-nya pada Japan Mobility Show 2025 yang akan diadakan dari 30 Oktober hingga 9 November 2025.

    (riar/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Spek Land Cruiser FJ yang Pakai Mesin Fortuner

    Spek Land Cruiser FJ yang Pakai Mesin Fortuner



    Jakarta

    Toyota akhirnya membuka selubung Land Cruiser FJ. Model ini disebut-sebut bisa menggaet lebih banyak pelanggan yang ingin menikmati Land Cruiser.

    Land Cruiser sudah memiliki beberapa model, yakni Seri 300, Seri 70, dan Seri 250. Nah, Land Cruiser FJ ini melengkapi seri yang lain.

    Secara tampilan, Land Cruiser FJ ini punya wajah yang gagah disertai unsur klasik. Misalnya lampu depan berbentuk lingkaran, sementara yang lainnya menampilkan unit lampu berbentuk persegi panjang dengan lampu daytime running light (DRL) berbentuk huruf C.


    Singkatnya Land Cruiser FJ ini punya bentuk klasik Land Cruiser yang praktis sambil menambahkan detail modern dan fitur yang meningkatkan daya tahan dan kemampuan personalisasi.

    Soal kemampuan personalisasi, Toyota menyebut model ini akan dilengkapi dengan bumper sudut depan dan belakang yang dapat dilepas. Toyota merancang bagian-bagian tersebut agar mudah diganti, yang sangat praktis untuk kendaraan off-road atau yang sering digunakan di medan berat di mana kerusakan kosmetik.

    Land Cruiser FJ dibekali gril sederhana dengan tulisan Toyota, serta memiliki bumper plastik yang sedikit berbeda. Lanjut ke bagian samping, model Land Cruiser FJ ini menonjolkan bodi yang sangat bergaya, lengkungan roda yang tegas, pelindung bodi yang tebal.

    Toyota akan menawarkan banyak aksesori tambahan yang fokus pada ketangguhan dan off-road, seperti pelindung samping, snorkel dan rak atap ARB. Mereka juga menyertakan panel MOLLE di interior untuk memudahkan penyimpanan peralatan.

    Dasar rancangan (platform) mobil FJ ini sama dengan basis yang dipakai pada Toyota Hilux Rangga, Innova dan Fortuner (seri IMV), dan telah diperkuat dengan struktur tambahan agar bodinya lebih kaku dan handling-nya lebih baik.

    Dari segi ukuran, model ini memiliki ukuran panjang 4.575 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.960 mm dengan jarak sumbu roda 2.580 mm. Ukurannya lebih compact dibanding Land Cruiser lain. Konfigurasi tempat duduk hanya bisa menampung 5 orang penumpang.

    Jarak sumbu rodanya lebih pendek 270 mm dibandingkan dengan Seri 250, radius putarnya hanya 5,5 meter dan mobilitas yang baik di medan off-road, memberikan daya tarik baru pada Land Cruiser.

    Toyota belum memberikan informasi lebih lanjut soal interior. Dilihat dari foto-fotonya, terdapat panel instrumen yang dilengkapi dengan sistem infotainment layar lebar (widescreen) serta climate control (AC) yang terpisah. Banyak tombol fisik yang didedikasikan untuk off-road.

    Soal keselamatan, Land Cruiser FJ ini sudah dilengkapi rangkaian sistem bantuan pengemudi Toyota Safety Sense.

    Lanjut ke sektor dapur pacunya, Land Cruiser FJ ini ditenagai mesin empat silinder 2.7 liter 2TR-FE yang menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 246 Nm. Ini merupakan kode mesin yang juga dipakai Land Cruiser Prado, Fortuner, hingga Hilux.

    Lebih lanjut, Land Cruiser FJ dibekali transmisi otomatis 6-percepatan dengan teknologi Super ECT (Electronically Controlled Transmission). Mobil ini memakai sistem penggerak empat roda (4WD) yang bersifat part-time, alias tidak selalu aktif.

    Belum ada informasi soal harga. Sebab mobil ini baru sebatas diperkenalkan.

    Toyota akan membawa Land Cruiser FJ di booth-nya pada Japan Mobility Show 2025 yang akan diadakan dari 30 Oktober hingga 9 November 2025.

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Spesifikasi Mobil Listrik Pesaing BYD Atto 1 Seharga Rp 130 Jutaan

    Spesifikasi Mobil Listrik Pesaing BYD Atto 1 Seharga Rp 130 Jutaan



    Jakarta

    BYD Seagull alias Atto 1 punya penantang baru, nih, di China. Namanya Dongfeng Nammi 01 EV. Meski murah, kendaraan listrik tersebut punya spesifikasi yang terbilang mumpuni. Penasaran seperti apa?

    Dilansir dari Carnewschina, Rabu (21/10), Dongfeng Nammi 01 EV merupakan mobil listrik kompak yang dirancang untuk konsumen perkotaan. Menariknya, kendaraan itu hanya dibanderol mulai dari 59.800 yuan atau Rp 139 jutaan. Khusus untuk pembelian pertama, pembeli cukup menyiapkan mahar 58.800 yuan atau Rp 136 jutaan.


    Dongfeng Nammi 01 EV.Dongfeng Nammi 01 EV. Foto: Doc. Dongfeng

    Nah, dengan harganya yang sedemikian terjangkau, bagaimana spesifikasi Dongfeng Nammi 01 EV di China? Benarkah fitur dan teknologinya mampu bersaing dengan BYD Seagull atau Atto 1?

    Berikut Spesifikasi Dongfeng Nammi 01 EV

    Dongfeng Nammi 01 EV tampil selayaknya mobil listrik perkotaan. Kendaraan tersebut punya dimensi kompak dengan panjang 4.020 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm dan jarak sumbu roda 2.663 mm.

    Secara dimensi, Nammi 01 EV memang sejajar dengan para pesaing di kategori hatchback kompak. Mobil listrik tersebut memang dirancang pas untuk penggunaan di kawasan ramai atau padat kendaraan.

    Mobil tersebut dilengkapi lampu depan terpisah, lampu daytime running LED tipe tembus pandang, dan gril bawah bergaya jaring hitam. Varian yang lebih tinggi mendapat lampu depan LED dengan lampu jauh/dekat otomatis, pintu tanpa bingkai, gagang pintu tersembunyi, dan velg alloy dual-tone 17 inci.

    Dongfeng Nammi 01 EV.Dongfeng Nammi 01 EV. Foto: Doc. Dongfeng

    Di bagian dalam, pabrikan tetap mempertahankan tata letak minimalis dengan panel instrumen digital lima inch dan layar tengah 12,8 inch dengan resolusi HD. Canggihnya, sistem infotainment-nya mencakup memori 8 GB, mendukung kontrol suara berbasis AI, fitur bangun otomatis dan pet mode seperti di Tesla.

    Varian yang lebih tinggi mendapat jatah jok kulit, pengisian daya ponsel nirkabel 50W, kursi depan dengan ventilasi dan pemanas, serta kursi pengemudi elektrik 6 arah dengan fitur memori. Kursi belakang dapat dilipat rata sepenuhnya, menambah kapasitas bagasi dari 326 liter menjadi 945 liter.

    Nammi 01 EV mendukung output daya eksternal (V2L) dan dilengkapi sistem kamera panorama 540°. Fitur bantuan pengemudi meliputi adaptive cruise control (ACC), lanekeeping assist (LKA), integrated cruise assist (ICA), dan pengereman darurat otomatis (AEB).

    Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 95 dk dan torsi 160 Nm. Sementara baterainya ada dua opsi, yakni 31,45 kwh dengan jangkauan 330 km dan 42,3 kwh dengan jarak tempuh 430 km.

    (sfn/sfn)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kenaikan Tarif Bikin Orderan Maxim Turun, Rugikan Driver dan Pengguna

    Kenaikan Tarif Bikin Orderan Maxim Turun, Rugikan Driver dan Pengguna


    Jakarta

    Tarif perjalanan adalah hal krusial dalam menjaga kestabilan permintaan dan penawaran layanan transportasi daring. Namun, kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) yang turut mengintervensi regulasi tarif yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat menciptakan masalah baru dalam keseimbangan industri e-hailing.

    Seperti yang terjadi di Provinsi Kalimantan Timur dan Kepulauan Riau, kondisi mitra driver menjadi semakin sulit setelah Pemerintah Daerah mulai menaikkan tarif Angkutan Sewa Khusus (ASK). Salah satu penyedia layanan transportasi online terkemuka di Indonesia Maxim, mengungkapkan bahwa berdasarkan riset dan evaluasi dari implementasi kenaikan tarif ini memberikan dampak signifikan terhadap penurunan jumlah pesanan di aplikasi.

    Di Kalimantan Timur, hasil penelitian menunjukkan kenaikan tarif ASK yang terjadi di Kota Samarinda dan Balikpapan telah membuat minat masyarakat untuk menggunakan layanan taksi online menurun tajam. Dalam waktu satu bulan, jumlah pesanan turun lebih dari 20 kali lipat, dengan hanya sekitar 4-5% pesanan transportasi berasal dari wilayah perkotaan.


    Kenaikan tarif juga menyebabkan berkurangnya ketersediaan pengemudi dan menurunnya kualitas layanan bagi penumpang. Biaya perjalanan rata-rata naik sekitar 30%, membuat masyarakat enggan memesan untuk jarak dekat.

    Sementara itu, banyak pengemudi yang tidak tertarik mengambil order karena kenaikan tarif tidak serta-merta meningkatkan penghasilan mereka. Sebagian besar lebih memilih menerima perjalanan jarak dekat dengan volume pesanan yang lebih tinggi dibandingkan perjalanan jarak jauh yang lebih sedikit. Akibatnya, waktu penjemputan menjadi lebih lama dan tingkat pembatalan pesanan oleh pengemudi meningkat hingga 37%.

    “Kami tidak setuju dengan kenaikan tarif karena dengan pendapatan kami saat ini saja tidak cukup untuk menutupi kebutuhan hidup termasuk kebutuhan dapur apalagi kalau kebutuhan perjalanan semakin mahal. Regulasi harus dikaji kembali karena kami menilai tidak cocok antara mahalnya harga transportasi online dengan kami sebagai masyarakat biasa,” ujar pengguna Maxim, Ina, dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025).

    Selain itu, di Kepulauan Riau, pendapatan driver di Kota Tanjung Pinang dan Batam menurun drastis setelah kenaikan tarif minimum ASK. Dampak signifikan langsung terlihat dimana telah terjadi penurunan pemesanan sekitar 44% yang merupakan penurunan total orderan harian. Di sisi lain, jumlah penyelesaian order harian juga mengalami rata-rata penurunan sebesar 39% yang membuat rata-rata pendapatan mitra pengemudi berkurang sebanyak 11%.

    “Dengan adanya keputusan SK Gubernur mengenai kenaikan tarif ini tentunya membuat orderan kami menjadi berkurang. Oleh karena itu, sebagai driver tentunya kami berharap agar regulasi tarif ini harus kembali dipertimbangkan lagi dengan matang dengan mempertimbangkan dampaknya kepada kami,” ujar driver Maxim di Batam Zarman.

    Menanggapi hal ini, Director Development Maxim Indonesia Dirhamsyah turut menyayangkan kenaikan tarif yang diberlakukan oleh Pemerintah Daerah yang dinilai tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

    “Sangat disayangkan, hadirnya peraturan tarif baru yang dikeluarkan Gubernur telah membuat kehidupan driver semakin sulit. Alih-alih membuat pendapatan driver meningkat karena tarif yang mahal, ternyata kenaikan tarif ini membuat minat masyarakat untuk menggunakan layanan taksi online menurun drastis sehingga driver kehilangan kesempatan untuk memperoleh penghasilan yang layak,” kata Dirhamsyah.

    Sebelumnya, kebijakan tarif telah diatur sepenuhnya oleh Kementerian Perhubungan melalui PM 118 2018. Peraturan menteri tersebut secara tegas menyebutkan bahwa tidak ada pengaturan rujukan mengenai tarif minimum dan hanya mengatur tarif batas atas dan tarif batas bawah.

    Dengan begitu, kenaikan tarif minimal yang dikeluarkan oleh Pemda melalui SK Gubernur di Kalimantan Timur dan Kepulauan Riau menuai polemik karena tidak sejalan dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yang menyebabkan implementasinya tidak efektif dan merugikan ekosistem transportasi online.


    (akd/ega)



    Sumber : inet.detik.com