Blog

  • Jangan Khawatir! Ini 5 Bahan Ampuh Penghilang Noda Minyak di Wadah Plastik


    Jakarta

    Wadah makan plastik sering dipakai untuk mengemas makanan. Sayangnya, minyak dari makanan suka menempel dan sulit dihilangkan. Sebagai solusi, coba cara ini!

    Wadah plastik banyak dipakai untuk mengemas makanan dan minuman yang praktis. Terlebih, di era modern ini, banyak wadah plastik yang sudah lolos uji keamanan untuk makanan.

    Harganya yang murah dan bisa dipakai beberapa kali juga membuat wadah plastik populer di kalangan dapur rumah tangga.


    Namun, saat kamu menyimpan beberapa hidangan yang dimasak di dalamnya, seringkali ada noda minyak menempel. Tak hanya membuat tampilannya menjadi tidak sedap dipandang, tetapi noda tersebut juga bisa berbahaya.

    Biasanya, plastik food grade yang digunakan untuk menyimpan makanan sangat tahan lama dan berkualitas baik. Sayangnya, dalam jangka panjang, noda dan sisa makanan tersebut dapat berbahaya.

    Sifat minyak membuatnya melekat pada permukaan plastik. Karenanya ada kemungkinan meresap ke dalam bahan dan menimbulkan noda yang tidak terlihat dan tidak mudah dibersihkan dengan sabun atau air biasa.

    Jika tidak segera dibersihkan atau tidak dibersihkan dengan benar, noda ini tidak hanya meninggalkan bekas pada benda plastik, tetapi juga menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

    Oleh karena itu, jangan sepelekan noda minyak yang menempel pada wadah plastik. Kamu bisa mulai menghilangkannya dengan menggunakan 5 bahan ampuh ini.

    Melansir slurrp.com (17/07/2024), berikut daftar 5 bahannya!

    1. Baking soda

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KueBaking soda sangat efektif untuk menghilangkan noda minyak. Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Baking soda sangat efektif menghilangkan noda minyak dari permukaan plastik. Baking soda bisa dicampur dengan air hingga membentuk adonan seperti pasta.

    Sifat abrasif dan ringan dari baking soda mampu membantu mengangkat dan menyerap minyak tanpa menggores plastik.

    Oleskan campuran baking soda dengan air ke area yang terkena noda. Diamkan selama beberapa menit untuk menghilangkan minyak, lalu gosok perlahan dengan kain lembut atau spons. Bilas hingga bersih dengan air hangat.

    Metode ini sederhana, tetapi dikenal ampuh mengembalikan tampilan wadah plastik agar bersih kembali.

    2. Rendam dalam cuka

    Tips membersihkan peralatan dapur menggunakan cukaWadah plastik juga bisa direndam dalam cuka. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Cuka sebagai asam alami dapat memecah minyak. Sehingga, melonggarkan kerekatan minyak pada permukaan plastik.

    Untuk menggunakan metode ini, kamu bisa merendam benda plastik yang terkena noda dalam cuka putih selama sekitar 15 sampai 30 menit.

    Sifat asam cuka bekerja untuk melarutkan minyak, sehingga lebih mudah dibersihkan.

    Setelah direndam, gosok perlahan dengan spons dan bilas hingga bersih. Larutan ramah lingkungan ini tidak hanya menghilangkan noda, tetapi juga membantu menghilangkan bau yang tertinggal.

    Cara menghilangkan noda minyak di plastik lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Rendam dalam air bersabun

    wadah plastikwadah plastik juga bisa direFoto: Shutterstock/

    Air hangat memang membantu menghilangkan minyak pada permukaan wadah plastik. Namun, air saja tidak cukup. Air hangat tetap membutuhkan sabun untuk memecah struktur molekul minyak supaya lebih mudah dibersihkan.

    Metode ini khususnya berguna untuk barang-barang, seperti wadah atau alat masak plastik yang bersentuhan langsung dengan minyak atau zat berminyak.

    Dengan membiarkan plastik terendam cukup lama dalam air sabun, noda minyak membandel juga perlahan-lahan akan larut.

    Plastik pun menjadi bersih dan siap digunakan kembali tanpa perlu bahan kimia yang keras.

    4. Pasta gigi

    Applying paste on toothbrush near mouthwash, closeupPenggunaan pasta gigi juga bisa dimanfaatkan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Pasta gigi mungkin terdengar bukan seperti pembersih yang tepat. Namun, pasta gigi dikenal sangat efektif menghilangkan noda minyak dari permukaan plastik.

    Sifat abrasif pada pasta gigi mampu membantu menggosok residu membandel dengan lembut, tanpa merusak plastik.

    Kamu hanya perlu mengoleskan sedikit pasta gigi ke area terkena noda. Lalu, gunakan sikat atau kain lembut untuk menggosoknya. Gosok dengan gerakan memutar.

    Bilas hingga bersih dengan air. Metode ini sangat berguna untuk noda kecil pada benda-benda, seperti wadah plastik atau peralatan dapur lain.

    5. Pakai lemon dan jemur di sinar matahari

    Asam nitrat pada lemon bertindak sebagai penghilang minyak alami, yang memecah minyak secara efektif. Saat terkena matahari, kombinasi ini akan meningkatkan proses penghilangan noda.

    Sinar ultraviolet dari matahari membantu memutihkan dan memecah residu minyak lebih lanjut. Sehingga, permukaan plastik menjadi lebih bersih dan segar.

    Metode ini tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan. Sebab, memanfaatkan bahan-bahan alami dan energi matahari untuk mendapatkan hasil akhir yang bersih tanpa bahan kimia keras.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Efek Samping Kebanyakan Makan Nasi Putih


    Jakarta

    Menjadi makanan pokok orang Indonesia, nasi putih sebenarnya punya risiko untuk kesehatan. Jika dikonsumsi berlebihan, maka lima efek samping untuk kesehatan berikut dapat terjadi.

    Banyak orang Indonesia merasa belum makan kalau belum menikmati nasi putih. Sumber karbohidrat ini berasal dari beras dan kerap dinikmati dengan berbagai lauk pendamping.

    Mengutip Healthline, berbeda dengan beras merah yang mengandung dedak yang kaya serat, kuman baik, dan endosperm yang kaya karbohidrat, nasi putih dihilangkan dedak dan kumannya, sehingga hanya menyisakan endospermnya.


    Kemudian diproses untuk meningkatkan rasa, memperpanjang masa simpan, dan meningkatkan khasiat masakan.

    Nasi putih bisa memberi manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam porsi aman. Namun waspadai efek sampingnya jika nasi putih dikonsumsi terlalu banyak.

    Ini 5 hal yang dapat terjadi:

    1. Meningkatkan risiko diabetes

    5 Tips Konsumsi Nasi Putih yang Aman untuk Penderita DiabetesKebanyakan makan nasi meningkatkan risiko diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Mengutip Eat This Not That, nasi putih mengandung indeks glikemik yang tinggi sehingga berpeluang lebih besar meningkatkan kadar gula darah.

    “Ini bisa menjadi masalah bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengatur kadar gula darah,” kata ahli gizi Trista Best.

    Dietisian lainnya Mary Sabat mengatakan, memilih gandum utuh sebagai alternatif karbohidrat pengganti nasi putih lebih bermanfaat untuk kesehatan.

    “Mengkonsumsi nasi putih dalam jumlah sedang dan memadukannya dengan makanan kaya serat dapat membantu mengurangi efek ini [pada gula darah Anda].”

    2. Hanya memberikan sedikit nutrisi

    Dibandingkan dengan biji-bijian lainnya, nasi putih lebih banyak diproses dan dihilangkan dedak dan kumannya, sehingga kandungan nutrisinya lebih rendah.

    “Proses pemurnian menghilangkan sebagian besar vitamin esensial, mineral, dan antioksidan yang ada di lapisan luar beras, dan dibandingkan dengan beras merah, yang mempertahankan nutrisi tersebut, nasi putih menawarkan lebih sedikit senyawa yang meningkatkan kesehatan,” ujar Sabat.

    Misalnya, beras merah tidak hanya mengandung lebih banyak serat dibandingkan nasi putih-3,5 gram pada beras merah dibandingkan 0,6 gram pada nasi putih-tetapi beras merah juga memiliki kadar mikronutrien lain yang lebih tinggi, termasuk zat besi, folat, dan magnesium.

    3. Picu risiko sindrom metabolik

    Penjelasan soal nutrisi nasi putih dan roti gandumKebanyakan makan nasi picu risiko sindrom metabolik. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Istilah “sindrom metabolik” mengacu pada sekelompok faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan stroke.

    Melansir The Health Site, orang yang mengonsumsi nasi putih dalam jumlah banyak secara teratur memiliki peluang lebih tinggi terkena sindrom metabolik, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition.

    Namun, hubungan antara penyakit ini dan penyakit jantung masih belum diketahui.

    Efek samping kebanyakan makan nasi ada di halaman selanjutnya.

    4. Sebabkan sembelit

    Salah satu perbedaan paling mencolok antara nasi putih dan jenis nasi lainnya adalah kurangnya serat.

    “Proses pemurnian nasi putih menghilangkan kandungan serat yang penting untuk kesehatan pencernaan dan menjaga rasa kenyang,” kata Best.

    Tanpa serat, efek samping nasi putih akan menjadi kurang mengenyangkan, sehingga berpotensi menyebabkan makan berlebihan atau kurang mengontrol ukuran porsi.

    “Asupan serat yang tidak mencukupi dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit, dan dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu seperti kanker usus besar,” tambah Sabat.

    Jika Anda menggunakan nasi putih sebagai karbohidrat dalam makanan Anda, pastikan Anda menemukan cara lain untuk menambahkan serat, seperti sayuran, buah, atau kacang-kacangan.

    5. Tidak memenuhi pola diet seimbang

    Penjelasan soal nutrisi nasi putih dan roti gandumKebanyakan masih nasi bukan merupakan pola makan seimbang. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Efek samping makan nasi putih berlebihan lainnya adalah tidak sesuai dengan pola diet seimbang. Mengonsumsi terlalu banyak nasi atau makanan tertentu lainnya dapat membatasi asupan nutrisi beragam.

    Seiring waktu tubuh akan mengalami kekurangan seperti vitamin A, zinc, besi. Karena itu, penting untuk berdiskusi dengan dokter terkait porsi konsumsi nasi yang tepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Efek Samping Makan Nasi Putih Berlebihan, Bisa Bikin Diabetes”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Menu Sehat Ini Ternyata Bikin Umur Pendek


    Jakarta

    Makanan dan minuman yang terkenal menyehatkan ternyata belum tentu benar-benar bermanfaat. Ada beberapa makanan sehat yang sebenarnya bisa memperpendek umur.

    Meskipun tidak ada yang tahu sampai kapan seseorang hidup, tetapi banyak yang mengharapkan bisa hidup lebih panjang. Untuk hidup lebih panjang, tentu kesehatan perlu dijaga.

    Pasalnya, ada banyak kematian disebabkan oleh penyakit kronis. Oleh karena itu, kematian dini dapat dicegah dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat.


    Namun, makanan dan minuman yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Pasalnya, ada sejumlah makanan yang diklaim sehat tetapi sebenarnya bisa menyebabkan masalah kesehatan. Lantas, makanan dan minuman apa itu?

    Berikut informasinya seperti dilansir dari huffpost.com (26/06/2024).

    1. Alkohol

    Minuman alkoholMinuman alkohol dapat membahayakan tubuh dan memicu penyakit kronis. Foto: iStock

    Alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menimbulkan risiko penyakit serius. Hal tersebut pun mampu mengarah ke kematian dini.

    Dr. Amy Myers mengungkap laporan terbaru menyimpulkan minum alkohol dalam jumlah sedang, termasuk wine, dapat menyebabkan kanker, tekanan darah tinggi, dan fibrilasi atrium.

    Ini juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam penuaan dini dan kematian.

    Dr. Sara Szal Gottfried asisten profesor klinis di departemen kedokteran integratif dan ilmu gizi Universitas Thomas Jefferson mengungkap kenapa HuffPost, minum alkohol dalam jumlah berapapun tidak baik untuk umur panjang.

    Menurutnya, alkohol adalah neurotoksin yang mampu meningkatkan kadar kotrisol dan menganggu tidur dan meningkatkan gula darah.

    2. Jus buah

    jus buahTidak semua jus buah menyehatkan. kalau bisa memilih jus buah murni tanpa gula tambahan. Foto: Getty Images/habovka

    Jus buah merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak manfaat. Sehingga, orang tua seringkali memberi jus buah kepada anak-anaknya.

    Namun, bisa jadi jus buah yang diminum setiap hari tidak begitu menyehatkan.

    Dr. Nilda Abellera, direktur medis perusahaan pengobatan integritas infuze MD mengungkap, jus buah seringkali mengandung kadar gula tambahan yang tinggi dan tidak mengandung serat yang ada pada buah biasa.

    Banyak jus buah mengandung gula sebanyak 30 gram yang jumlahnya hampir sama dengan gula ditemukan dalam soda.

    Disarankan untuk membatasi asupan gula di bawah 36 gram sehari untuk wanita dan 25 gram sehari untuk laki-laki.

    Makanan dan minuman lain yang bisa bikin umur pendek dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Olahan daging

    Sosis bakarOlahan daging, seperti sosis bisa membahayakan tubuh dan memperpendek umur. Foto: iStock

    Olahan daging, seperti sosis, bacon, smoked beef memang praktis dan enak. Namun, jangan berpikir makanan ini sehat.

    Dr. Norma mengungkap bahwa ada bukti kuat yang menghubungkan daging olahan dengan berbagai bentuk kanker, serta penyakit jantung dan diabetes.

    Dokter ahli Abellera juga menjelaskan, daging olahan, seperti bacon, sosis, dan daging olahan dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, termasuk insiden penyakit kardiovaskular dan kanker tertentu yang lebih tinggi.

    Penyebab utamanya adalah zat aditif yang digunakan dalam pengolahan, seperti nitrat dan nitrit, dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

    Daging olahan juga cenderung tinggi natrium dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Akhirnya bisa meningkatkan penyakit jantung.

    4. Yogurt berperasa

    Resep Salad Buah Saus YogurtYogurt berperasa juga sebenarnya bisa memicu risiko penyakit bahaya. Foto: istock

    Yogurt dengan aneka macam rasa, seperti peach, blueberry, lemon, memang terdengar lebih lezat daripada yogurt tawar.

    Sayangnya yogurt dengan varian rasa ini tidak begitu menyehatkan.

    Menurut Alberra, yogurt dengan varian rasa seringkali mengandung gula tambahan dalam jumlah yang signifikan.

    Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi yogurt tawar murni tanpa tambahan gula apapun. Jika ingin menambah rasa manis, kamu bisa pakai pemanis alami, seperti madu atau buah-buahan.

    5. Acai bowl

    Belakangan ini banyak orang mulai mengonsumsi semangkuk smoothies dengan acai karena dianggap sehat.

    Tambahan acai disebut-sebut sebagai makanan super, tetapi Gottfried mengungkap bahwa semangkuk acai adalah makanan yang seringkali mengandung banyak gula.

    Bagi banyak orang, makan semangkuk acai secara signifikan meningkatkan kadar gula darah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit kardiovaskular, dan obesitas.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenapa Ya Menu Sayuran di Restoran Lebih Enak dari Bikinan Sendiri?


    Jakarta

    Banyak orang merasa menu sayuran lebih enak jika dimakan di restoran daripada sayuran yang dimasak di rumah. Ternyata ada alasan di balik hal ini.

    Meskipun sayuran dikenal bergizi, tetapi kebanyakan rasa sayuran dianggap tidak enak. Bahkan, sayuran segar pun dapat dengan mudah lembek dan hambar jika tidak diolah dengan benar.

    Namun, tidak dengan sayuran di restoran. Di antara makanan lain, para pengunjung mungkin paling terkejut dengan rasa dan kenikmatan sayuran yang mereka makan di restoran.


    Chef mampu mengolah sayuran tersebut menjadi begitu lezat, segar, dan beraroma. Ternyata, ada sejumlah rahasia di balik kenikmatan sayuran di restoran.

    Melansir thedailymeal.com (22/07/2024), berikut 5 rahasia atau alasan mengapa sayuran lebih enak di restoran daripada di rumah.

    1. Pasokan sayuran segar dan unik

    sayuranSayuran di restoran biasanya punya kualitas baik dan unik. Foto: Getty Images/iStockphoto/anilakkus

    Restoran memiliki keunggulan dalam hal pasokan sayuran. Mereka biasanya punya pemasok atau penyalur khusus untuk sayuran berkualitas dengan varietas unik yang dapat digunakan untuk melengkapi hidangan mereka.

    Beberapa restoran bahkan memiliki kebun sendiri, tempat mereka menanam produk untuk memenuhi kebutuhan.

    Restoran juga menggunakan sayuran yang mungkin belum pernah didengar atau diketahui oleh chef rumahan.

    2. Diolah dengan teknik

    sayuranPara chef juga biasa mengolahnya dengan teknik tersendiri, termasuk saat memotong sayurannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/anilakkus

    Salah satu yang dikuasai oleh chef restoran adalah keterampilan dalam menggunakan pisau. Keterampilan ini dapat membuat perbedaan besar dalam memasak sayuran.

    Tidak semua sayuran harus dipotong dengan cara sama. Beberapa sayuran memerlukan pisau khusus, seperti pisau pengupas. Sayuran lain juga perlu ditangani dengan hati-hati, baik karena kulitnya yang halus atau karena bentuknya yang tidak beraturan.

    Adapun jenis sayuran yang mungkin lebih baik menggunakan jenis potongan tertentu tergantung pada resep.

    Selain mengetahui cara memotong sayuran yang tepat, para chef juga memperhatikan waktu penyimpanan sayuran.

    Beberapa sayuran juga ada yang mudah layu jika dipotong terlalu cepat dan terburu-buru. Untuk menjaga warna agar tetap cerah dan teksturnya tetap renyah, lebih baik merendam sayuran dalam air es.

    Penasaran dengan alasan lain mengapa sayuran di resto lebih enak? Simak penjelasannya pada halaman berikut ini!

    3. Teknik blansir sayuran

    sayuranChef juga sangat memerhatikan pengolahan sayuran ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/anilakkus

    Berbicara tentang warna sayuran yang cantik, salah satu trik yang sering digunakan restoran yaitu memastikan sayuran hijau tetap berwarna dengan cara merebusnya.

    Sayuran segar direndam dalam panci berisi air mendidih yang diberi garam. Sayuran itu pun bisa direbus selama satu atau dua menit, sebelum dipindahkan ke semangkuk air es. Metode bernama blansir ini dikenal dapat menghentikan proses pemasakan dan mencegahnya menjadi lembek.

    Merebus sayuran juga dapat mencegah hilangnya nutrisi. Merebus juga mampu membuang kelebihan pasir dan kotoran yang suka menempel di tanah.

    4. Sayuran tidak dimasak terlalu lama

    Kesalahan terbesar saat memasak sayuran yang sering dilakukan adalah memasaknya terlalu lama. Hal ini mengakibatkan sayuran kehilangan nutrisi.

    Memasak sayuran terlalu lama juga mampu membuat warnanya menjadi pudar, teksturnya lembek, dan dalam beberapa kasus, membuat sayuran tidak bisa dimakan sama sekali.

    Oleh karena itu, para chef tidak memasak sayuran terlalu lama. Salah satu cara termudah untuk menghindari sayuran terlalu matang yaitu dengan tidak merebusnya.

    Pilih teknik blansir, dimana sayuran direndam dalam air es sebelum mencapai titik yang tidak dapat dikembalikan lagi. Kamu juga bisa memilih metode memasak lain, seperti memanggang, membakar, atau menumis sayuran yang memiliki kontrol lebih terhadap tingkat kematangan.

    Jika sayuran terlalu matang, ada beberapa cara untuk menyelamatkannya. Kamu bisa mengolah kembali sayuran misalnya menjadi sup, dengan mencampurkannya dalam kaldu ayam, rempah-rempah, dan beberapa bawang.

    Bisa juga sayuran dicampur dengan telur untuk membuat olahan sayuran telur yang enak untuk sarapan.

    5. Pakai bumbu unik

    Resep Tumis Kangkung Rebon dan Telur PuyuhSayurannya juga dibumbui dengan bumbu-bumbu yang pas. Foto: Getty Images

    Sekalipun sayuran segar sudah enak, tetapi mereka tetap membutuhkan beberapa bumbu untuk memperkuat rasa aslinya.

    Tidak hanya garam dan lada, chef restoran biasanya menggunakan berbagai macam rempah dan herba kering. Para chef juga mengetahui kombinasi bumbu mana yang cocok dan mana yang tidak.

    Mereka juga mengandalkan campuran rempah-rempahan eksotis dan klasik. Dengan begitu dapat mengimbangi komponen rasa antara manis pahit, atau umami.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Penderita Diabetes Boleh Makan Mi Instan? ini Kata Ahli Gizi


    Jakarta

    Nikmatnya mi instan seringkali dikaitkan dengan efek kesehatannya. Lantas apakah penderita diabetes boleh makan mi instan? Begini anjuran para ahli gizi.

    Pada banyak kondisi mi instan dianggap sebagai makanan penyelamat kelaparan. Porsinya yang mengenyangkan, rasanya yang lezat, serta mudah dimasak membuat banyak orang yang tak punya waktu seringkali memilih hidangan yang satu ini.

    Tetapi ada banyak rumor yang mengatakan bahwa mi instan tak cukup sehat untuk dikonsumsi. Berbagai efek samping untuk kesehatan yang ditimbulkannya justru harus dihindari.


    Lantas apakah penderita diabetes tak boleh konsumsi mi instan sama sekali? Menanggapi pertanyaan tersebut para ahli gizi berusaha menjelaskannya.

    Baca juga: 5 Permintaan Makanan Paling Aneh Presiden Amerika yang Diungkap Pelayan Presiden

    Penderita Diabetes Boleh Makan Mi Instan? ini Kata Ahli GiziKonsumsi mi instan pada penderita diabetes harus diperhatikan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Dalam Buku Putih Panduan Tanya Jawab Mi Instan yang ditulis oleh F. G. Winarno (2002) dijelaskan bahwa tak ada satupun ahli gizi yang menyarankan konsumsi mi instan setiap hari. Hal ini berkaitan dengan segala jenis kandungannya yang dipengaruhi bahan-bahan dasar untuk membuat mi instan.

    Mengonsumsi satu mangkuk mi instan dalam intensitas waktu yang jarang masih diperbolehkan. Tak ada efek samping terhadap kesehatan jika tidak dilakukan secara rutin.

    Tetapi bagi penderita diabetes, konsumsi mi instan harus diwaspadai dengan lebih ketat. Mengingat mi instan terbuat dari olahan tepung terigu yang tergolong dalam karbohidrat olahan.

    Tepung terigu memiliki kandungan karbohidrat sebanyak 62-70 gram per 100 gram penggunaannya. Hal ini menandakan bahwa tepung terigu memiliki kandungan pati yang tinggi sehingga kadar indeks glikemiknya harus diperhatikan karena dapat berdampak pada penderita diabetes.

    Penderita Diabetes Boleh Makan Mi Instan? ini Kata Ahli GiziPenggunaan tepung terigu dengan indeks glikemik tinggi menjadi sumber kekhawatirannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Dalam beberapa jurnal penelitian juga disebutkan bawah indeks glikemik tepung terigu menyentuh hingga 70%. Artinya indeks glikemik yang tinggi membuat tepung terigu begitu mudah dicerna menjadi glukosa di dalam darah sehingga akan memicu produksi insulin.

    Kestabilan insulin di dalam tubuh seorang penderita diabetes tidak boleh melonjak dalam waktu yang terlalu singkat. Para peneliti dari universitas-universitas di Korea Selatan, Boston, dan Dallas juga telah membuktikan efek konsumsi mi instan dengan peningkatan risiko diabetes.

    Sebanyak 10.711 remaja di Korea Selatan diperhatikan pola makannya. Ditemukan bagi para wanita yang gemar makan mi instan setidaknya dua minggu sekali cenderung lebih renta terhadap kenaikan intoleran glukosa.

    Bahkan ditunjukan dengan persentase yang mencapai 68%. Mi instan juga digolongkan oleh peneliti sebagai salah satu bentuk makanan cepat saji yang mampu meningkatkan LDL atau kolesterol buruk secara cepat dan risiko obesitas.

    Karena itu mi instan disarankan untuk dihindari bagi penderita diabetes. Atau setidaknya dikurangi konsumsinya termasuk bagi para remaja dengan tujuan meminimalisir risiko terjadinya diabetes tipe 2.

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim Panas

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim Panas


    Jakarta

    Semangka memiliki kandungan air yang tinggi sehingga disarankan untuk rutin dikonsumsi saat cuaca panas. Ternyata ada lima manfaat lain di balik anjurannya.

    Semakin hari suhu di lingkungan sekitar semakin terasa lebih panas. Sudah waktunya untuk memerhatikan asupan hidrasi tubuh agar tak mudah lelah atau jatuh sakit.

    Selain konsumsi air mineral yang cukup, memerhatikan asupan makanan tinggi air juga harus dilakukan. Salah satu yang paling disarankan oleh ahli adalah rajin mengonsumsi semangka sebagai buah yang tinggi kandungan airnya.


    Ternyata, jika didalami, semangka tidak hanya memberikan asupan air ke dalam tubuh saja. Tetapi ada banyak manfaat sehat yang dapat diterima tubuh dengan rajin makan semangka yang segar.

    Baca juga: Unik! Mantan Ahli Keuangan Jualan Ramen di Apartemen Pakai Ember

    Berikut ini 5 manfaat rutin konsumsi semangka menurut Eating Well:

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim PanasKandungan semangka yang tinggi air cocok untuk membantu hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    1. Menghidrasi tubuh

    semangka biasanya ditemukan dalam ukuran yang besar dan berat. Sekilas berat semangka terlihat didominasi oleh lapisan kulitnya yang tebal dibandingkan dengan buah lainnya.

    Tetapi berat dari semangka juga dipengaruhi bobot kandungan air di dalamnya. Sebuah semangka memiliki 92% kandungan air dari total berat keseluruhan buah semangkanya.

    “Semangka memiliki kandungan air, yang membuatnya sangat baik untuk hidrasi dan menjaga keseimbangan elektrolit karena mengandung potasium dan magnesium,” jelas Maggie Michalczyk selaku ahli gizi.

    2. Meningkatkan antioksidan

    Selain kandungan airnya, warna semangka yang merah menyala juga menjadi perhatian para ahli. Asupan makanan memiliki warna tertentu tidak hanya sekadar warna tetapi juga mencirikan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

    “Antioksidan berupa likopen berkontribusi terhadap warna semangka yang merah dan merah muda terang,” papar Michalczyk.

    Likopen sendiri berperan sebagai salah satu antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan radikal bebas. Di mana diketahui bahwa radikal bebas dapat memicu perkembangan sel-sel penyakit di dalam tubuh.

    Khasiat untuk menguatkan imunitas hingga menjaga kesehatan otot ada di halaman berikutnya.

    3. Memperkuat imunitas

    Bagi tubuh yang mudah kelelahan atau memiliki masalah dengan pernapasan, ternyata konsumsi semangka juga pilihan yang tepat. Semangka memiliki kandungan vitamin A dan C yang tinggi.

    Jenis vitamin ini dapat membantu menguatkan imunitas hingga menyehatkan kulit tubuh secara keseluruhan. Selain likopen, vitamin C juga merupakan antioksidan yang cukup kuat untuk melindungi tubuh.

    Bahkan dengan mencukupi asupan vitamin C dapat membantu memperbaiki saluran pernapasan dan melawan infeksi. Banyak penelitian yang membenarkan bahwa likopen dan beta karoten memang terdapat dengan melimpah dalam semangka.

    4. Menyehatkan jantung

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim PanasSemangka yang rendah kolesterol dan rendah garam cocok untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    American Heart Association selaku lembaga dunia yang fokus pada kesehatan jantung masyarakat dunia memuji semangka. Buah merah ini telah tersertifikasi memiliki khasiat sehat untuk menjaga kesehatan jantung.

    Ada beberapa alasan buah ini disebut sehat untuk jantung, yaitu bebas lemak, bebas kolesterol, dan bebas garam. Semangka juga diperkaya dengan gula alami dan serat yang rendah indeks glikemiknya.

    “Banyak penelitian yang menunjukkan likopen dapat membantu menurunkan kolesterol dan gula darah, keduanya memang penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler,” Michalczyk menerangkan.

    5. Meningkatkan kekuatan otot

    Bagi para binaragawan atau siapapun yang hendak memiliki otot yang kuat seperti cocok untuk mengonsumsi semangka. Di samping kandungan air dan nutrisinya yang tinggi, ada kandungan asam amino di dalam buah semangka.

    Sebuah penelitian sederhana menerangkan melalui Journal of Agricultural and Food Chemistry tentang kandungan kimia dalam semangka. Ditemukan ada citrulline yang berpotensi untuk meredakan nyeri otot.

    Semangka juga disarankan untuk para atlet atau siapapun yang baru saja melatih ototnya. Caranya sederhana, dengan mengonsumsi jus semangka setelah latihan, bisa langsung meredakan nyerinya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ikan Kembung Vs Salmon, Mana yang Lebih Bernutrisi?

    Ikan Kembung Vs Salmon, Mana yang Lebih Bernutrisi?


    Jakarta

    Ikan kembung dan salmon sama-sama jenis ikan laut yang enak. Keduanya memiliki karakteristik dan harga yang berbeda jauh. Namun, menyoal nutrisi seperti apa?

    Ikan salmon merupakan jenis ikan laut yang populer dan terkenal dengan kandungan nutrisinya yang menyehatkan. Kerap ditemui pada hidangan khas Jepang.

    Namun, harga ikan salmon di Indonesia terbilang tinggi. Mengutip akun Instagram @indonesiabaik.id (22/7), ikan salmon harganya mencapai Rp 300.000 per kilogram.


    Sebenarnya masih banyak jenis ikan laut di pasaran yang harganya lebih terjangkau di Indonesia. Tentunya dengan kandungan nutrisi yang tak kalah unggul, bahkan melebihi salmon.

    Mengutip beberapa sumber, ikan salmon dan ikan kembung memiliki kandungan nutrisi yang sehat. Ikan kembung disebut bisa menjadi alternatif ikan salmon menyoal nutrisinya.

    Lantas, seperti apa kandungan nutrisi kedua ikan laut ini?

    Nutrisi Ikan Salmon

    ilustrasi salmonilustrasi salmon Foto: Getty Images/iStockphoto/happy_lark

    Ikan salmon ternyata memiliki beberapa nutrisi sehat. Jumlah nutrisi per 100 gram ini mengandung omega-3 salmon sekitar 1,4 gram, lemak 5,93 gram, kolesterol 45 miligram, protein 21,62 gram, energi 146 kcal, dan zat besi 0,77 miligram.

    Jika mengutip Food Struct, kandungan mineral pada salmon ternyata lebih rendah. Hanya rendah sodium sekitar -26,5 persen dari nilai harian.

    Nutrisi Ikan Kembung

    Ikan Kembung, Kembung Fish or Mackerel Fish on wooden chopping board.Ikan Kembung, Kembung Fish or Mackerel Fish on wooden chopping board. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tyas Indayanti

    Nutrisi ikan kembung per 100 gram terdiri atas kandungan omega-3 sebesar 2,6 gram. Kandungan nutrisi lain berupa 9,36 gram, 64 miligram kolesterol, 19,2 gram protein, 167 kcal energi, dan 0,9 miligram zat besi.

    Menurut Food Struct, kandungan mineral ikan kembung ternyata berlebih. Di antaranya ada magnesium, fosfor, zinc, zat besi, copper, selenium, dan lainnya.

    Jadi, lebih unggul kandungan nutrisi ikan yang mana? Menurut data dari berbagai sumber, ternyata nutrisi ikan kembung dinilai lebih tinggi dan lebih baik dari ikan salmon.

    Ikan kembung juga lebih unggul dari segi harga. Di pasaran, ikan kembung ini dibanderol Rp 25.000 – Rp 35.000 per kilogram. Bisa ditemui di segala pasar di Indonesia.

    Resep Pindang Ikan KembungResep Pindang Ikan Kembung Foto: iStock

    Cara mengolah ikan kembung juga lebih mudah. Kamu bisa menggoreng ikan kembung, bisa juga diolah menjadi hidangan pepes yang dikukus sedap.

    Selain dipepes, ikan kembung juga bisa dibakar dan dimasak bersama kuah asam segar. Hidangan tersebut bisa menjadi alternatif buat yang sedang mengurangi minyak.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Minum Kopi Tiap Pagi Aman untuk Kesehatan Usus?

    Apakah Minum Kopi Tiap Pagi Aman untuk Kesehatan Usus?


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari telah menjadi kebiasaan makan orang. Namun, apakah rutinitas minum kafein ini baik untuk kesehatan usus atau justru sebaliknya?

    Minum secangkir kopi di pagi hari memang bermanfaat untuk membuatmu lebih bersemangat dan membantu mendorong energi. Namun, masih banyak yang meragukan manfaatnya terhadap kesehatan usus.

    Padahal, minuman berkafein ini dapat memberi dukungan bagi miliaran mikroba ramah yang tinggal dalam sistem pencernaan.


    Pasalnya, menurut sejumlah penelitian yang disebut Telegraph.com, ada bukti yang menunjukkan espresso dapat memengaruhi mikrobioma secara positif, dan mengarah pada kesehatan lebih baik secara keseluruhan, dan bahkan umur lebih panjang.

    Menurut Nicola Shubrook, ahli gizi dan praktisi pengobatan fungsional mengungkap, kopi mengandung beberapa senyawa yang berfungsi sebagai prebiotik.

    Berarti senyawa itu memberi nutrisi pada bakteri probiotik yang bermanfaat dengan menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi.

    Lantas, apa sebenarnya efek minum kopi di pagi hari pada kesehatan usus? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari telegraph.com (23/06/2024).

    1. Efek minum kopi pagi hari

    minum kopiMinum kopi tiap pagi sebenarnya bisa memberi manfaat pada pencernaan. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Sebenarnya minum kopi di pagi hari bisa membantu menjaga kesehatan usus serta mencegah berbagai macam penyakit.

    Menurut ahli gizi Nicola Shubrook, dampak kopi pada flora usus ada dua. Pertama, kafein bertindak sebagai stimulan yang mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.

    Kopi juga mengandung senyawa tanaman disebut polifenol. Kategori senyawa ini secara alami ditemukan dalam makanan nabati, seperti buah, sayur, rempah, teh, cokelat, dan anggur.

    Polifenol dikenal bertindak sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat mengurangi risiko kanker dengan menetralkan radikal bebas berbahaya.

    Polifenol khusus dalam kopi dikenal dengan sebutan asam klorogenat.

    Menurut studi tahun 20202 yang diterbitkan dalam Experimental and Clinical Science, pasien yang mengonsumsi kopi kaya akan asam klorogenat, mampu menurunkan risiko diabetes tipe-2 dan penyakit hati berlemak.

    Penelitian yang sudah ada juga menunjukkan efek baik kafein untuk usus. Kafein dapat merangsang usus besar dan menyebabkan buang air besar secara teratur.

    Dalam banyak hal, tampaknya secangkir kopi bermanfaat bagi kesehatan usus. Namun, jenis kopi apa yang terbaik untuk mendapat manfaat ini?

    2. Racikan kopi terbaik untuk kesehatan usus

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanPilihan terbaik yaitu dengan minum kopi hiitam saja tanpa gula atau pemanis buatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Para ahli yang disebut Telegraph cenderung sepakat bahwa kopi hitam lebih baik daripada cappuccino, latte, flat white, atau kopi susu lainya.

    Menurut Julia Kopczyńska, ahli mikrobiologi di Institut Biokimia dan Biofisika Polandia menyebut susu terbukti menghambat penyerapan polifenol.

    Ia juga mengungkap, penambahan banyak krim dan gula akan mengubah kpi menjadi sebuah dessert. Gula akan lebih membahayakan dan merusak manfaat kopi.

    Oleh karena itu, lebih baik memilih kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis buatan apapun.

    Jenis biji kopi sampai takaran cangkir yang harus diminum bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jenis biji kopi yang lebih baik

    Tidak hanya racikannya, biji kopi yang dipilih juga perlu diperhatikan.

    Terdapat dua jenis biji kopi utama, yaitu Arabika dan Robusta. Masing-masing memiliki kualitas berbeda pada tahap pemanggangan tertentu.

    Julia mengungkap, meskipun biji kopi panggang ringan umumnya memiliki kandungan kafein lebih tinggi, biji kopi ini yang mempertahankan lebih banyak antioksidan daripada biji kopi yang dipanggang gelap.

    Terlepas dari kondisi panggangannya, jenis biji kopinya juga perlu dilihat karena keduanya menawarkan manfaat berbeda.

    Biji kopi robusta yang dipanggang ringan memiliki lebih banyak antioksidan daripada biji kopi panggang arabika yang dipanggang ringan juga.

    Lamanya waktu penyimpanan biji kopi juga memengaruhi kadar polifenol, dengan penurunan terlihat pada biji kopi yang disimpan selama 12 bulan atau lebih.

    4. Berapa cangkir yang harus diminum?

    Ilustrasi kopi hitamMeskipun sehat, tetapi asupannya perlu dibatasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Meskipun kopi bermanfaat untuk usus atau organ tubuh lain, tetapi kamu tetap perlu membatasi asupannya.

    Julia menyetujui, jumlah kafein maksimum yang direkomendasikan adalah 400 mg sehari. Pasalnya, minum kopi diatas 600 mg telah dikaitkan dengan insomnia dan tekanan darah tinggi.

    Menurut Julia, secangkir kopi seduh rumahan mengandung antara 70 mg dan 140 mg kafein, tergantung biji kopi dan metode penyeduhan.

    Sementara itu, kopi di coffee shop rata-rata mengandung 180 mg kafein. Espresso dan cappucino siap saji juga mengandung kafein serupa, atau bahkan lebih tinggi, mencapai 325 mg.

    Untuk mendapatkan manfaat maksimal, lebih baik membatasi asupan kopi dan memperhatikan jenis kopi mana yang lebih baik.

    Kamu juga bisa membuat kopi lebih sehat untuk usus dan keseluruhan tubuh dengan menambahkan rempah-rempah sebagai pengganti pemanis buatan.

    Misalnya, menambah kapulaga yang bersifat anti radang dan dapat mengatur kadar gula darah. Jahe juga bisa ditambah karena dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan menurunkan kolesterol.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengandung MSG, Apa Benar Mie Instan Bikin Bodoh? Ini Faktanya!

    Mengandung MSG, Apa Benar Mie Instan Bikin Bodoh? Ini Faktanya!


    Jakarta

    Kelezatan pada mie instan salah satunya karena kandungan MSG. Lantas, berapa banyak kandungan tersebut dan apa efek untuk kesehatan?

    Sudah bukan rahasia lagi bahwa mie instan mengandung MSG yang terbilang tinggi. MSG atau singkatan dari Monosodium Glutamat ini berperan sebagai penyedap rasa.

    Kandungan MSG tersebut ada pada bumbu mie instan. Wujudnya berbentuk kristal putih, rasanya asin dan menyebabkan sensasi rongga mulut yang dapat menimbulkan rasa enak dan puas.


    Selain itu, MSG juga dapat menekan munculnya rasa dan bau yang tidak diingini. Hal ini lah yang mungkin membuat mie instan beraroma sedap dan rasanya gurih nagih.

    Dikutip dari buku berjudul ‘Buku Putih Panduan Tanya Jawab Mi Instan’ yang ditulis oleh Profesor F.G Winarno, berikut fakta kandungan MSG pada mie instan.

    1. Apa benar ada kandungan MSG pada bumbu mie instan?

    Cara memanfaatkan sisa bumbu mie instanBumbu mie instan mengandung msg Foto: Getty Images

    Sebagian besar produk mie instan yang ada di Indonesia memang menggunakan MSG sebagai penyedap rasa. Meski begitu, ada pula produk mie instan yang tidak menggunakan MSG.

    Namun, pengalaman di pasaran baik di dalam negeri maupun luar negeri menunjukkan bahwa produk mie instan yang tidak menggunakan MSG pemasarannya tidak berkembang dengan baik.

    Alasannya sederhana, yakni karena rasa mie instannya tidak seenak dan tidak selezat mie instan yang memiliki kandungan MSG.

    2. Berapa banyak kandungan MSG pada bumbu mie instan?

    Dalam setiap bungkus mie instan dengan rata-rata berat 65 gram dan terdiri dari bumbu 5 gram biasanya mengandung MSG sekitar 0,3 milligram.

    Karena kandungan MSG tersebut, Acceptable Daily Intake (ADI)nya dinyatakan non specified. Maka baik standard Codex (CAC) maupun SNI 01-3551-2000 tentang mie instan tidak secara jelas mencantumkan persyaratan mengenai cara penggunaan MSG.

    Penjelasan apakah benar mengonsumsi mie instan dapat merusak otak ada di halaman selanjutnya.

    3. Apa benar mengonsumsi mie instan merusak otak?

    5 Efek Makan Mie Instan yang Tak Berkaitan dengan KesehatanPada dasarnya memang benar bahwa konsumsi MSG dapat meningkatkan glutamat dalam darah. Foto: Site News

    Pada dasarnya memang benar bahwa konsumsi MSG dapat meningkatkan glutamat dalam darah. Secara hypothetis kadar glutamat yang berlebihan dalam darah dapat secara kuat merangsang beberapa bagian otak.

    Karenanya dapat memicu reaksi-reaksi yang tidak diingini, sehingga menyebabkan kerusakan tenunan otak.

    Namun, menurut US-FDA (Oktober 1991) tidak ada satu pun bukti dari data hasil penelitian yang mampu meyakinkan dan mendukung hypothesa bahwa MSG yang dikonsumsi secara lazim dapat menyebabkan kerusakan otak.

    Jadi, mengonsumsi mie instan dengan kadar MSG yang rendah, masih terbilang aman dan tidak akan merusak otak. Namun, efek sebaliknya jika dikonsumsi berlebihan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kesalahan Makan Malam yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

    5 Kesalahan Makan Malam yang Harus Dihindari Penderita Diabetes


    Jakarta

    Makan malam juga tetap harus dilakukan penderita diabetes. Namun, harus sesuai dengan anjuran dan menghindari beberapa kesalahan agar gula darah tak melonjak.

    Meski sarapan adalah waktu makan terpenting, bukan berarti makan malam harus dilewatkan. Makan malam bisa tetap menyehatkan kalau sesuai anjuran dan memperhatikan asupannya.

    Dilansir dari Food NDTV (19/7), bagi penderita diabetes, penting untuk mmeilih asupan makan yang tepat. Karena, makanan dan minuman tertentu dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah.


    Beberapa kesalahan yang umum dilakukan saat makan malam. Mulai dari tidak menentukan waktu makan malam hingga tidak mengontrol porsi makan.

    Berikut 5 kesalahan yang harus dihindari penderita diabetes ketika makan malam:

    1. Tidak Menentukan Waktu Makan Malam

    Waktu makan malam ternyata penting untuk ditetapkan. Waktunya harus seimbang setiap hari, jangan berbeda-beda. Misalnya, malam ini makan malam pukul 7, maka esoknya juga harus pukul 7.

    Memang menentukan waktu makan malam ini agak sulit, namun memang harus dibiasakan. Dengan menentukan makan malam yang teratur, tubuh akan terbiasa dan tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

    2. Kelebihan Karbohidrat

    Rice berry Rice, organic rice in bowl, Thia healthy foodnasi merah Foto: Getty Images/iStockphoto/dontree_m

    Karbohidrat memang penting dikonsumsi setiap hari, tapi perhatikan juga asupannya. Jenis karbohidratnya juga harus diperhatikan.

    Pilihlah karbohidrat komplet daripada karbohidrat sederhana, karena dampaknya lebih kecil terhadap gula darah. Jenis yang bagus dipilih adalah oat, beras merah, quinoa, hingga tepung gandum utuh.

    3. Tidak Cukup Serat dan Protein

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan Kesehatanmakanan mengandung protein Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    Asupan serat dan protein yang cukup setiap hari juga penting diperhatikan. Jangan sampai kurang atau tidak menyertakannya sama sekali.

    Saat merencanakan makan malam, penting untuk memasukkan serat dan protein dalam jumlah yang cukup bersama dengan karbohidrat. Makanan seimbang memastikan tubuhmu mendapatkan semua nutrisi penting yang dibutuhkan untuk kesehatan optimal.

    Makanan tinggi serat dan protein juga membantu dalam mengontrol gula darah dengan lebih baik. Asupan itu juga membuat Anda kenyang lebih lama.

    4. Memilih yang Tak Sehat

    Lauk pendamping saat makan malam juga harus yang sehat, tapi banyak orang kerap memilih yang tak sehat. Misalnya memilih makanan dengan kandungan gula tinggi.

    Makanan pendamping seperti saus tomat atau saus celupan lainnya sebaiknya dihindari. Hindari juga minuman yang terlalu manis ketika sedang makan malam.

    5. Tak Mengontrol Porsi Makan

    Jika porsi makan tampak berlebihan, sebaiknya dihindari saat makan malam. Jangan beranggapan kalau tubuh sehat jadi bebas menyantapnya, karena kadar gula darah bisa meningkat kapanpun.

    Sebagai aturan praktis, hindari makan ketika kamu sudah mulai merasa sedikit kenyang. Dengan cara ini, kamu secara alami akan makan lebih sedikit dan menghindari makan berlebihan.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com