Tag: ngopi yuk

  • Suka Sakit Kepala Usai Minum Kopi? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Beberapa orang pernah alami sakit kepala sehabis minum kopi. Kondisi ini merupakan salah satu efek konsumsi kafein. Untuk mengatasinya, coba lakukan cara ini!

    Kopi lekat dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan, sejumlah orang telah memasukkan kopi ke dalam rutinitas hariannya. Jika belum mengonsumsi minuman kafein itu dalam sehari, bisa-bisa kepalanya justru sakit.

    Namun, sakit kepala tidak hanya muncul ketika seseorang belum mengonsumsi kafein. Efek ini juga bisa muncul setelah mengonsumsi kafein.


    Menurut Mayo Clinic, pada dasarnya, sakit kepala terjadi ketika ada peningkatan aliran darah ke otak. Peningkatan aliran darah itu memberi tekanan pada darah sehingga menyebabkan rasa sakit.

    Mungkin kopi memang bisa mengatasi rasa sakit kepala tersebut. Karena pada dasarnya, kafein secara alami mempersempit pembuluh darah untuk waktu yang singkat. Memungkinkan meringankan sebagian aliran dan tekanan darah di kepala.

    Terlepas dari hal itu, adapun efek buruk dari kafein yang justru membuat sakit kepala. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi kafein.

    Menurut Dr. Crystal, pada dasarnya tubuh menjadi terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah tertentu. Jika berhenti mengonsumsinya, aliran darah mengalir kembali ke otak dan dapat menyebabkan tekanan dan rasa sakit menakutkan, lapor cosmplitan.com (19/11/2022).

    Ilustrasi sakit kepalaSetelah minum kopi, beberapa orang mungkin pernah mengalami pusing atau sakit kepala. Foto: Shutterstock

    Jika mengalami masalah sakit kepala atau pusing setelah minum kopi, kamu bisa mengatasinya dengan minum banyak air putih. Dehidrasi yang disebabkan oleh minuman berkafein dapat memperburuk sakit kepala.

    Obat lain yang disarankan yaitu dengan meminum secangkir teh peppermint. Teh peppermint terbukti mengurangi sakit kepala karena tegang, ujar ahli gizi, Chrissy Williams.

    Selain itu, jangan melewatkan waktu makan. Meskipun efek berdebar dan pusing di kepala membuat sedikit mual, tetapi seseorang tetap perlu makan dengan benar. Sebab, jika dibiarkan, efek itu bisa membuat dehidrasi dan sakit kepala menjadi semakin parah. Ketidakseimbangan gula darah juga membuat sakit kepala semakin parah.

    Lantas, apakah aman minum kopi jika sedang sakit kepala atau migrain? Chrissy William, MS, RD, LDN, seorang ahli menyarankan untuk secara perlahan mengurangi asupan kafein dari waktu ke waktu. Itu dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan asupan kafein yang semakin berkurang.

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariJika memang terjadi efek seperti ini, kamu bisa mengatasinya dengan minum air putih yang banyak dan tentu mengurangi asupan kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Seseorang yang terbiasa mengonsumsi kafein perlu mengurangi asupannya sampai 200 miliram saja sehari, atau bahkan kurang dari jumlah itu. Mengurangi kafein dari waktu ke waktu dapat mengurangi ketergantungan seseorang secara keseluruhan terhadap kafein. Terutama, jika kamu sering mengalami migrain, jelas Dr. Crystal.

    Dengan begitu, tubuh lebih terbiasa dan secara efektif kafein bisa memberikan manfaat lebih baik.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak Kulit


    Jakarta

    Segala hal yang berlebihan tentu tidak akan berujung baik, termasuk konsumsi kopi. Efeknya ternyata dapat merusak kesehatan kulit.

    Kopi secara alami memiliki beberapa komponen nutrisi dan mineral yang terkandung di dalamnya. Mulai dari antioksidan, kafein, dan masih banyak nutrisi lain yang dapat diserap ke dalam tubuh.

    Namun frasa segala yang berlebihan tidak akan baik, nampaknya cocok untuk menggambarkan pola konsumsi kopi masyarakat. Kopi yang dikonsumsi secara berlebihan tanpa takaran yang jelas justru akan menimbulkan efek samping dan merusak beberapa bagian tubuh tertentu.


    Salah satu yang dapat terdampak adalah kesehatan kulit yang sudah dirawat justru akan rusak karena konsumsi kopi. Ada beberapa alasan ahli kulit dan kecantikan yang menyebut kopi dapat merusak kesehatan kulit.

    Berikut ini 5 alasan kopi dapat merusak kulit menurut West Lake Dermatology:

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak KulitKafein yang bersifat diuretik dapat memicu dehidrasi pada kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    1. Menyebabkan dehidrasi

    Efek kafein yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak dapat berubah karakternya menjadi diuretik. Artinya kopi akan mengikat cadangan air di dalam tubuh dan membawanya keluar melalui air kencing.

    Cadangan air yang diserap oleh kopi termasuk air yang seharusnya melembabkan kulit. Ketika kulit kehilangan kelembabannya maka akan muncul beberapa gejala dan gangguan yang dapat terlihat.

    Biasanya tanda-tanda seperti kulit terlihat kusam dan kehilangan kekenyalannya menjadi tanda kulit yang dehidrasi. Selain itu kondisi dehidrasi juga dapat memicu timbulnya garis halus pada kulit wajah.

    2. Memicu stres

    Kandungan kafein yang ada di dalam kopi disebut banyak orang dapat membantu meningkatkan fokus otak mereka. Tetapi pada saat yang bersamaan kafein juga dapat memicu stres pada otak manusia.

    Kafein yang berlebihan dan diserap oleh darah yang dibawa masuk ke otak dapat merilis hormon kortisol. Ketika kadar hormon kortisol meningkat maka produksi sebum pada pori-pori dan permukaan kulit juga ikut meningkat.

    Dampak penyumbatan pori-pori seperti pertumbuhan komedo akan meningkat. Lebih parahnya lagi bagi kulit yang sensitif akan mudah berjerawat.

    Alasan kopi dapat merusak kulit lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mengganggu kualitas tidur

    Sebagaimana diketahui bahwa kopi sering kali diandalkan untuk menahan kantuk, minum kopi secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tidur. Orang yang terganggu jadwal tidurnya dapat mengubah fungsi kerja semua organ tubuhnya.

    Tidur yang tidak berkualitas juga dapat membantu memicu kortisol yang merupakan hormon stres. Tubuh yang kekurangan tidur akan kesulitan untuk memperbaiki sel kulit yang rusak.

    Alasannya karena kulit hanya dapat memperbaiki sel-selnya ketika tubuh tertidur. Sehingga mereka yang memiliki kualitas tidur rendah akan mendapatkan kondisi kulit yang rentan mengalami penuaan.

    4. Menghambat aliran darah

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak KulitJika dikonsumsi berlebihan, kopi juga dapat membuat penyumbatan dalam pembuluh darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    Walaupun kopi sering disebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler ternyata ada efek samping yang juga bisa ditimbulkan. Kopi yang berlebihan dapat memicu penyumbatan pembuluh darah.

    Kondisi yang disebut bernama vasoconstriction ini akan membuat darah kesulitan mengalir oksigen ke seluruh organ tubuh. Sementara kulit merupakan organ tubuh terbesar dari seorang individu manusia.

    Kulit yang sehat harus dijaga kecukupan hidrasi serta oksigennya. Kulit yang tidak mendapatkan pasokan oksigen cukup akan mengalami gangguan dengan tanda-tanda pengeriputan dini.

    5. Menyebabkan penuaan dini

    Para ahli kesehatan hingga ahli kulit setuju bahwa kopi yang sehat adalah kopi yang murni tanpa tambahan apapun. Penambahan susu dan gula ternyata tak hanya berdampak pada asupan lemak dan gula darah tetapi juga memiliki efek samping bagi kesehatan kulit.

    Bagi individu dengan kondisi kulit sensitif, konsumsi kopi dengan tambahan susu dapat memicu pertumbuhan jerawat. Pada kulit yang sudah berjerawat, asupan susu juga akan memperparah kondisinya.

    Sedangkan menambahkan pemanis seperti gula ke dalam kopi akan merusak kulit dengan masuknya radikal bebas. Efeknya produksi kolagen yang menjaga keelastisan kulit akan rusak dan terganggu.

    (dfl/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Manfaat Minum Air Putih Sebelum Ngopi, Pencinta Kopi Perlu Tahu


    Jakarta

    Pakar menganjurkan minum air putih sebelum minum kopi. Tak sekadar membasuh tenggorokan, ternyata ini 7 manfaat minum air putih sebelum ngopi.

    Pencinta kopi perlu mengetahui sebuah tips simpel, tapi berguna dalam menikmati kopi. Pakar menyarankan untuk minum air putih dulu sebelum menenggak minuman berkafein ini.

    Konsumsi air putih sendiri diketahui sangat bermanfaat untuk tubuh. Lalu dalam kaitannya dengan minum kopi, minum air putih sebelumnya memberi manfaat ekstra untuk mereka yang meminumnya.


    Air putih disebut mampu mencegah masalah pencernaan, membuat rasa kopi lebih enak, hingga meminimalisir efek negatif tendangan kafein. Menikmati secangkir kopi pun jadi lebih maksimal.

    Mengutip Death Wish Coffee (1/12/2022), berikut 7 manfaat minum air putih sebelum ngopi:

    1. Air putih mencegah kekurangan mineral hingga masalah pencernaan

    Jika kamu langsung minum kopi setelah bangun tidur, maka keasamannya dapat mengiritasi lapisan perut mengingat tubuh berada dalam kondisi cukup kering. Seperti diketahui, saat kopi diminum, perut menghasilkan asam klorida.

    Efeknya bisa semakin parah ketika kamu minum kopi dalam kondisi perut kosong. Efek tersebut berupa risiko kekurangan mineral dan masalah pencernaan yang mencakup maag, mulas, hingga infeksi kandung kemih. Untuk mencegah hal ini, coba minum air putih dulu sebelum ngopi.

    2. Melindungi warna gigi

    Woman holding cigarettes with yellow teeth isolated on blue background, asianFoto: Thinkstock

    Masalah utama yang dirasakan pencinta kopi adalah warna gigi mereka berubah jadi kuning karena sering minum kopi. Hal ini karena kandungan tannin pada kopi.

    Tannin menciptakan lapisan pada gigi yang seharusnya berwarna cenderung putih. Kondisi ini bisa dicegah dengan minum air putih 15 menit sebelum ngopi. Tujuannya, agar lapisan yang melindungi gigi bisa diproduksi.

    3. Bikin rasa kopi lebih enak

    Dari segi rasa, minum air putih sebelum ngopi ternyata dapat membuat rasa kopi lebih enak. Pasalnya air berfungsi membersihkan palet atau mulut.

    Seperti diketahui, rasa kopi bakal lebih enak dan maksimal saat kamu ‘menyingkirkan’ rasa lain dari mulut terlebih dulu. Air putih ini bisa diminum dalam kondisi apapun, baik dingin, suhu ruang, maupun panas.

    4. Cegah efek naiknya kortisol

    Ternyata Ini Alasan Muncul Rasa Gelisah dan Cemas Usai Minum KopiFoto: Getty Images/iStockphoto/SPmemory

    Saat minum kopi, kadar kortisol yang membantu tubuh merasa waspada dan terjaga bakal naik. Namun efek sampingnya, kamu mungkin merasa stress dan cemas.

    Dalam hal ini, diperlukan minum beberapa gelas air putih sebagai bahan bakar untuk membuat tubuh siap menghadapi efek tersebut. Minum air putih sebelum ngopi juga membuat metabolisme, fokus, dan energi kamu meningkat lebih baik.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Menghidrasi tubuh

    Manfaat penting lain dari minum air putih sebelum ngopi adalah menghidrasi tubuh dan melawan efek buruk dari dehidrasi. Efek tersebut mencakup perasaan lelah, sakit kepala, pusing, dan linglung. Pada efek terparah, dehidrasi dapat memicu ragam masalah kesehatan termasuk hipertensi, batu ginjal, dan obesitas.

    Dehidrasi saat minum kopi mungkin terjadi karena kafein bersifat diuretik. Artinya, tubuh terstimulasi untuk buang air kecil lebih sering. Pakar menyarankan minum 500-800 ml air putih sebelum minum cairan apapun, termasuk kopi.

    6. Memuaskan dahaga

    Hidrasi Tubuh Tak Hanya dengan Air Mineral, Bisa dengan 2 Minuman IniFoto: Getty Images/iStockphoto/YSedova

    Banyak orang minum kopi pada pagi hari karena haus. Minum air akan menghilangkan dahaga tersebut sehingga membantu kamu menghindari konsumsi kopi berlebihan.

    7. Meminimalisir efek buruk kafein

    Minum air putih sebelum ngopi membantu meminimalisir efek buruk kafein yang biasanya terjadi 25 menit setelah minum kopi. Sebutannya caffein crash yang disebabkan oleh bahan kimia bernama theobromine. Biasanya efek yang ditimbulkan adalah perasaan lelah.

    Minum air putih mencegah hal itu sehingga kamu lebih produktif sepanjang hari. Efek kafein yang positif pun bisa terasa lebih maksimal saat kamu minum air putih dulu sebelum ngopi.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Segini Jumlah Kopi yang Perlu Diminum untuk Bikin Otak Fokus


    Jakarta

    Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. Agar manfaatnya maksimal, kamu perlu mengikuti takaran minum kopi yang tepat. Segini jumlahnya.

    Kopi digemari bukan hanya karena rasanya enak, melainkan juga karena manfaatnya. Salah satu manfaat minum kopi yaitu dapat meningkatkan fungsi otak, sekaligus membuat seseorang lebih fokus.

    Namun, hal ini hanya bisa dirasakan jika kopi diminum dalam jumlah yang tepat. Minum kopi dalam batasan wajar dapat memberikan manfaat, sekaligus mengurangi semua risiko penyakit.


    Jika ingin mendapatkan manfaat kopi untuk meningkatkan fungsi otak, kamu perlu memperhatikan takarannya. Jangan sampai berlebihan.

    Untuk mengetahui manfaat kopi bagi fungsi otak sekaligus takarannya, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari beberapa sumber.

    1. Hubungan antara kopi dan otak

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariTerdapat keterkaitan antara minum kopi dengan fungsi otak. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Kafein pada kopi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dalam beberapa cara.

    Melansir healthline.com (25/08/2021), efeknya diyakini berasal dari cara kafein berinteraksi dengan reseptor adenosin. Adenosin adalah neurotransmitter di otak yang dapat mendorong seseorang untuk tidur. Adenosin biasanya menumpuk pada siang hari, dan akhirnya membuat seseorang mengantuk saat sudah jam tidur.

    Namun, karena adenosin dan kafein punya struktur molekul serupa, ketika kafein hadir di otak, ia akan bersaing dengan adenosin untuk berikatan dengan reseptor yang sama.

    Kafein tidak memperlambat kerja neuron seperti halnya adenosin. Ia justru mencegah adenosin memperlambat aktivitas saraf.

    Kafein juga menyebabkan peningkatan entropi otak. Entropi ini yang penting untuk fungsi otak. Peningkatan entropi menunjukkan kemampuan seseorang untuk memproses lebih tinggi. Kafein dapat meningkatkan fungsi otak dalam beberapa aspek, termasuk suasana hati, reaksi, kewaspadaan, dan perhatian.

    2. Seberapa banyak kopi bisa diminum?

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Kopi sebaiknya diminum 3 sampai 4 cangkir agar memberi manfaat efektif untuk meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Agar efek kafein dapat maksimal, kamu perlu minum kopi dalam takaran pas.

    Sebuah studi yang dibagikan mindbodygreen.com (18/11), mengatamati otak manusia berusia antara 45 dan 74 tahun. Studi tersebut membandingkan empat kelompok orang yang mengaku rutin minum kopi. Mulai dari yang suka minum kopi kurang dari satu cangkir per hari, 1-2 cangkir per hari, 3-4 cangkir per hari, hingga 5-6 cangkir per hari.

    Studi itu menemukan, mereka yang terbiasa minum kopi tiga sampai empat cangkir per hari, memiliki struktur otak paling kuat. Hal ini ditandai dari beberapa faktor termasuk ketebalan kortikal.

    Namun, penelitian ini masih belum sempurna. Para penulis mencatat, penelitian ini dilakukan pada kelompok yang relatif kecil dan homogen. Penelitian ini juga menunjukkan mereka yang minum lebih banyak kopi cenderung lebih sehat dan berpendidikan tinggi.

    Penelitian lain yang diunggah BMJ Publishing Group Limited juga menyebut takaran yang baik untuk mendatangkan efek ini kurang lebih 200 sampai 400 mg kopi per hari.

    Kesimpulan terkait takaran kopi untuk meningkatkan fungsi otak bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kesimpulan

    Penelitian menunjukkan minum kopi dalam batas 3-4 cangkir per hari mampu memperbaiki struktur otak. Namun, jenis kopi dan waktu minum kopinya juga perlu diperhatikan.

    Pastikan mengurangi konsumsi kafein pada pagi hari karena bisa berdampak negatif pada kesehatan otak. Kamu juga perlu berhenti meminumnya jika sudah merasa gelisah, cemas, atau jantung berdebar dengan kencang.

    Kopi juga bukan satu-satunya hal yang bisa meningkatkan fungsi otak. Banyak cara lain yang bisa dilakukan sehari-hari untuk mendukung kesehatan otak. Misalnya dengan cukup tidur, tetap aktif, dan mempelajari hal-hal baru.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Minum Kopi Saat Sedang Flu, Apakah Aman untuk Kesehatan?


    Jakarta

    Saat pilek dan flu, pencinta kopi biasanya masih menikmati minuman favoritnya. Dari segi kesehatan, apakah hal ini aman untuk kesehatan? Begini kata pakar.

    Konsumsi minuman hangat disarankan saat tengah pilek dan flu karena meringankan gejala hidung meler atau radang tenggorokan, tapi bagaimana dengan kopi hangat? Konsumsi minuman berkafein ini, ketika tengah sakit, masih menjadi tanda tanya besar untuk banyak orang.

    Mengutip Huff Post (6/10/2023), kopi rupanya tidak disarankan untuk diminum saat sakit. Para pakar mengatakan hal ini terkait pengaruh kopi terhadap kondisi kesehatan.


    Kopi membuat badan terjaga disaat sedang butuh istirahat karena sakit

    Ketika sakit, kamu dianjurkan untuk banyak istirahat. Hal ini bisa terganggu ketika kamu minum kopi karena tubuh akan berada dalam fase terjaga.

    Epidemiolog Suan Hassig dari Universitas Tulane di New Orleans menjelaskan kafein adalah stimulan. “Ketika kamu menghadapi infeksi virus, salah satu hal yang sangat diperlukan adalah memiliki kualitas istirahat yang baik,” katanya.

    Tidur membantu tubuh sembuh dari jeratan virus. Sementara kopi memberi efek berlawanan yang membuat kamu sulit tidur. Ini juga berlaku untuk minuman energi, kata Hassig.

    “Terlalu banyak konsumsi kafein dapat berdampak buruk saat kamu pilek dan flu ataupun tidak,” tegas Hassig.

    Kopi memicu dehidrasi

    kopi disebut memberikan efek dehidrasi pada tubuhKopi disebut memberikan efek dehidrasi pada tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Hal lain yang membuat minum kopi tidak disarankan saat sedang pilek dan flu adalah memicu dehidrasi. Dr. Daniel Monti mengatakan, “Kafein bisa memicu dehidrasi dengan sedikit efek diuretik.”

    Namun perlu diingat, hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Penelitian terbaru menunjukkan mereka yang rutin minum kopi dalam jumlah sedang tidak mengalami dehidrasi. Sebaliknya, dehidrasi ringan akibat sifat diuretik kopi dialami oleh mereka yang tidak terbiasa mengonsumsi kafein dan meminumnya dalam jumlah banyak sekaligus.

    Jadi jika kamu bukan peminum kopi, hindari meracik minuman ini saat pilek dan flu. Lebih baik minum banyak air putih.

    Lalu jika kamu mengalami gejala akibat sakit seperti muntah atau diare, lebih baik fokus pada hidrasi tubuh. Caranya dengan minum air putih, bukan kopi.

    “Saat membicarakan flu dimana ada kemungkinan seseorang alami muntah atau diare, maka kita harus hati-hati karena rehidrasi dan hidrasi sangat penting,” jelas Monti.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu alasan lain mengapa kopi bikin tak ideal dikonsumsi saat flu dan alternatifnya.

    Kopi bikin perut tak nyaman

    Minum kopi terkenal dengan efek mulas yang membuat kamu buang air besar (BAB). Tak jarang juga ada kasus kopi membuat perut seseorang tak nyaman.

    Hassig mengatakan, “Infeksi saat flu kadang dapat menyebabkan gejala gastrointestinal juga. Dengan memperparah seluruh sistem dari lambung hingga usus bukanlah hal yang bagus.”

    Jadi jika kamu merasa tak enak perut dan memiliki riwayat sakit perut akibat minum kopi, lebih baik tidak mengonsumsi minuman berkafein ini saat pagi.

    Minum sedikit saja jika sangat menginginkannya

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariJika tubuh tidak sensitif, kamu bisa minum sedikit kopi saat flu.Foto: Ilustrasi iStock

    Bagi mereka yang sulit lepas dari kebiasaan minum kopi, Hassig mengatakan konsumsi sedikit kopi tidak masalah. Ini untuk menghilangkan efek samping yang biasa dirasakan akibat tidak minum kopi, seperti kurang bersemangat atau sulit fokus.

    Ia menekankan jangan konsumsi kopi terlalu banyak karena efek stimulan dari kafein dapat mengganggu tubuh beristirahat yang sebenarnya sangat diperlukan ketika tengah sakit.

    “Kalau sakitnya tidak terlalu parah, risiko berbahaya minum kopi sangat rendah,” kata Monti. Namun hindari minum kopi kalau kamu mengalami pilek dan flu dengan gejala muntah atau diare.

    Minuman ideal pengganti kopi

    Sebagai pengganti kopi, ada beberapa minuman yang disarankan untuk dikonsumsi saat pilek dan flu. Minuman ini bersifat lebih menghidrasi tubuh.

    Hassig merekomendasikan cukup minum air putih atau jus buah organik. “Air putih sebenarnya yang paling bagus karena memenuhi apa yang paling dibutuhkan tubuh, dimana cairan dapat ‘melawan’ penyakit,” kata Hassig.

    Sementara itu Monti mengatakan minum teh herbal panas dan kaldu hangat juga bisa jadi pilihan saat sakit. Lalu kalau mau tetap dapat ‘tendangan’ kafein, coba konsumsi teh hijau yang lebih mudah dicerna di perut.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 5 Manfaat Sehat Tambahkan Susu ke Dalam Secangkir Kopi


    Jakarta

    Menambahkan susu ke dalam secangkir kopi ternyata tak hanya membuat rasanya lebih enak. Ada khasiat tertentu yang bikin tubuh jadi lebih sehat!

    Penambahan susu ke dalam kopi masih menjadi perdebatan akan dampaknya terhadap kesehatan. Di satu sisi, menambahkan susu ke dalam kopi akan membuat rasanya menjadi lebih creamy dan nikmat.

    Tetapi banyak orang yang mengkhawatirkan kandungan lemak di dalam susu. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasi pada Journal of Agriculture and Food Chemistry, disebutkan bahwa mengonsumsi kopi yang telah dicampur dapat meredakan pembengkakan di dalam tubuh.


    Kopi secara alami memang sudah memiliki komponen yang berkhasiat untuk tubuh. Lantas apakah menambahkan susu akan mengganggu khasiatnya? Ternyata beberapa ahli menyebut susu di dalam kopi dapat memberikan manfaat tertentu.

    Berikut ini 5 manfaat menambahkan susu ke dalam kopi yang telah dirangkum melalui beberapa sumber:

    5 Manfaat Sehat Tambahkan Susu ke Dalam Secangkir KopiMenambah susu ke dalam koppi dapat mengurangi kadar keasaman dari biji kopi yang digunakan. Foto: Getty Images/iStockphoto/onsuda

    1. Menurunkan keasaman

    Kopi memiliki kadar keasaman alami sebagai hakikatnya yang berasal dari buah. Terutama pada biji kopi arabika, tingkat keasamannya lebih tinggi dibandingkan dengan biji kopi robusta.

    Pada kopi yang asam biasanya beberapa orang seringkali merasa terganggu atau merasakan dampak seperti gejala naiknya asam lambung. Tetapi dengan menambahkan susu ke dalam kopi konon dapat membantu menetralisir rasa asamnya.

    Susu dapat membantu menyeimbangkan pH yang ada di dalam segelas kopi. Sehingga rasa asamnya akan lebih terkendali dan tidak mengganggu bagi mereka yang tahan asam.

    2. Menambah nutrisi

    Walaupun kopi secara alami memiliki komponen yang berkhasiat tetapi kadar nutrisinya tetap rendah. Kopi hanya mengandung beberapa mineral seperti antioksidan dan sebagainya.

    Sementara jika menambahkan susu ke dalam gelas kopi dapat membantu melengkapi kandungannya. Seperti protein, karbohidrat, hingga lemak yang dibutuhkan tubuh.

    Susu di dalam kopi dapat membantu mencukupi kebutuhan kalsium tubuh. Dampaknya kesehatan tulang juga akan terjaga dengan rutin menambahkan susu ke dalam segelas kopi.

    Manfaat menambahkan susu ke dalam kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mencegah kanker esofagus

    Kandungan kafein hingga antioksidan di dalam kopi seringkali disebut berkhasiat untuk tubuh. Tetapi terlalu banyak konsumsi kopi juga dapat memicu terjadinya kanker esofagus.

    Hal ini lantaran saluran esofagus yang menghubungan telinga, hidung, dan tenggorokan terpapar dengan sisa-sisa kandungan kopi yang menempel. Solusinya kamu bisa menambahkan susu untuk mencegah efek samping yang lebih parah.

    Kehadiran susu dalam segelas kopi membantu menetralisir ekses atau sisa komponen dari kopi. Tetapi para ahli lebih menganjurkan untuk senantiasa mengonsumsi kopi atau kopi susu dalam batas yang tidak berlebihan.

    4. Membantu relaksasi

    5 Manfaat Sehat Tambahkan Susu ke Dalam Secangkir KopiKopi yang ditambahkan susu juga cocok untuk relaksasi tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/onsuda

    Kadar kafein di dalam kopi bukan menjadi rahasia lagi jika berdampak dalam produksi energi. Efeknya banyak orang akan merasa lebih semangat setelah meminum segelas kopi hitam tanpa campuran.

    Tetapi kopi hitam yang tinggi kafein bukan pilihan yang baik untuk diminum ketika sore hari. Menambahkan susu ke dalam kopi dapat menekan efek kafein yang memproduksi energi sehingga tubuh akan lebih rileks.

    Kopi dengan kadar kafein yang tinggi akan mengganggu kualitas tidur jika dinikmati saat menjelang malam. Minum kopi dengan campuran susu saat sore hari selain membuat tubuh rileks juga akan mengondisikan pikiran lebih tenang.

    5. Memproduksi energi

    Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan kopi hitam, sebaiknya tetap menambahkan susu ke dalam gelas kopinya. Sebelumnya kopi yang ditambahkan susu disebutkan dapat merelaksasi tubuh tetapi tidak akan menghilangkan efeknya dalam membantu produksi energi.

    Susu yang mengandung protein dan karbohidrat juga ampuh untuk membantu produksi energi. Ditambah dengan dorongan kafein, kopi susu cocok untuk peminum kopi ringan jika ingin meningkatkan energi di pagi hari.

    Tak hanya itu, ternyata manfaat rutin mengonsumsi susu juga dapat meningkatkan fungsi kognitif pada otak. Dampaknya peminum kopi susu akan lebih memiliki ingatan yang tajam dan mudah fokus.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Ini Dia Jenis Kopi Terbaik untuk Kesehatan Gigi Menurut Dokter


    Jakarta

    Kopi dihindari bukan hanya karena berefek ke tubuh, tapi juga ke gigi. Namun, pecinta kopi tidak perlu khawatir, dokter gigi ini ungkap jenis kopi terbaik untuk jaga kesehatan gigi.

    Minum kopi telah menjadi bagian rutinitas banyak orang. Meskipun enak dan menyegarkan, tetapi minum kopi terlalu sering, tetap memberi efek samping ke kesehatan. Tidak hanya kesehatan tubuh bagian dalam, tetapi kopi juga berefek kepada gigi.

    Minum kopi terlalu sering erat kaitannya dengan masalah kerusakan enamel atau lapisan terluar gigi. Kopi juga mampu mengubah warna gigi menjadi lebih kuning. Masalah-masalah ini sering mengganggu banyak orang, terutama wanita.


    Untuk mengatasi masalah ini, rupanya ada beberapa jenis kopi terbaik untuk menjaga kesehatan gigi. Seorang dokter gigi, Dani Benyaminy, DDS pun menyarankan jenis kopi terbaik untuk kesehatan dan kecantikan gigi. Merangkum wellandgood.com (28/10), berikut penjelasannya!

    1. Bagaimana kopi berdampak pada kesehatan gigi?

    KopiKopi bisa berdampak buruk bagi kesehatan gigi, mulai dari membuat gigi berubah warna hingga meningkatkan sensitivitasnya. Foto: iStock

    Kopi memang tidak baik untuk kesehatan dan kecantikan gigi. Pertama, kopi meninggalkan noda pada gigi karena mengandung pigmen yang disebut tanin. Tanin juga kerap ditemui pada teh.

    Pigmen tanin itu kemudian akan menempel pada email gigi, dan menyebabkan perubahan warna seiring berjalannya waktu.

    Dr. Benyamin menambahkan, orang yang membiarkan kopi tetap berada di mulut dalam waktu agak lama, memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena lebih banyak noda.

    Namun, perubahan warna gigi bukan satu-satunya potensi bahaya dari terlalu sering minum kopi. Paparan terlalu lama atau berlebihan dari kopi yang bersifat asam juga bisa melemahkan enamel gigi. Dengan begitu meningkatkan risiko sensitivitas dan kerusakan gigi.

    Dokter gigi ini juga mengungkap, minuman asam seperti kopi juga dapat menyebabkan erosi pada email gigi. Membuat gigi lebih rentan rusak.

    2. Jenis kopi terbaik untuk kesehatan gigi

    cara membuat espresso tanpa mesin kopiEspresso rendah asam atau biji kopi yang dipanggang gelap menjadi salah satu solusi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Karena paparan zat asam adalah salah satu penyebab utama melemahnya enamel, sehingga lebih baik memilih kopi dengan tingkat keasaman rendah.

    Menurut Dr. Benyaminy, kopi rendah asam dan dingin menjadi pilihan terbaik. Jika suka kopi panas, pilihlah kopi yang dipanggang gelap atau sejenis espresso yang rendah asam. Penurunan keasaman membantu meminimalkan erosi enamel dan sensitivitas gigi, ujarnya.

    Tips minum kopi untuk menjaga kesehatan gigi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tips menjaga kesehatan gigi untuk peminum kopi

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariPenikmat kopi perlu memperhatikan beberapa tips minum kopi untuk menghindari kerusakan gigi. Foto: Ilustrasi iStock

    Cara untuk tetap menjaga gigi agar sehat bukan hanya minum kopi dengan tingkat keasaman rendah. Untuk menghasilkan senyum lebih sehat dan cerah, dokter gigi ini menyarankan untuk mencoba beberapa tips.

    Pertama, gunakan sedotan ‘reusable’ atau yang bisa dipakai berkali-kali. Sedotan membantu meminimalkan kontak langsung minuman dengan gigi. Sebaiknya, berinvestasi pada sedotan yang dapat digunakan kembali, atau memilih sedotan ramah lingkungan.

    Setelah minum kopi, Dr. Benyaminy menyarankan untuk membilas mulut segera. Peminum kopi bisa membiasakan diri dengan berkumur atau meludah setelah minum kafein. Hal ini dilakukan untuk menetralkan keasaman dan membantu menghilangkan residu yang tertinggal.

    Dr. Benyaminy juga menyarankan minum kopi terlebih dahulu, baru menyikat gigi. Jika minum kopi masuk ke dalam rutinitas pagi hari, sebaiknya minum kopi terlebih dahulu baru sikat gigi.

    Namun, perlu diberi jeda sekitar 30 menit setelah minum kopi. Hal ini memungkinkan air liur untuk melakukan remineralisasi gigi secara alami dan mengurangi risiko kerusakan email gigi.

    Kamu juga perlu mempertahankan kebersihan mulut secara teratur. Pastikan menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan benang secara teratur. Kalau perlu, mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan dan pembersihan.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini


    Jakarta

    Kopi sehat memang identik tanpa gula dan pemanis buatan. Tapi ada banyak pemanis alternatif yang bisa dicampur ke dalam racikan kopi sehat.

    Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau secangkir kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minuman yang kaya akan antioksidan ini, disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker.

    Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat bahkan memiliki kalori tinggi.


    Dilansir dari The Daily Meal ada lima bahan pemanis alternatif yang sehat untuk kopi. Berikut daftarnya.

    1. Susu Almond

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Beberapa tahun terakhir, susu almond begitu digandrungi. Susu yang dibuat dari sari almond ini punya rasa agak manis, creamy, dan rasa nutty yang khas.

    Segelas susu almond tanpa pemanis mengandung sekitar 40 kalori, 2 gram protein, dan 3 gram lemak. Susu almond juga tinggi vitamin E yang bagus untuk kesehatan kulit dan imunitas tubuh.

    Untuk campuran kopi, susu almond juga memberikan aroma dan cita rasa khas kacang almond yang khas. Bagi kamu yang ingin minum kopi susu rendah kalori dan lemak, jenis susu ini layak dicoba.

    2. Madu

    Tambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat ManisTambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat Manis Foto: Ilustrasi iStock

    Madu memiliki lebih banyak kalori daripada gula. Madu juga mempengaruhi gula darah dengan cara yang sama seperti gula pada umumnya. Satu sendok teh madu memiliki sekitar 21 kalori sementara gula putih hanya memiliki sekitar 12 kalori.

    Tetapi ketika berbicara soal manfaat kesehatan, kita tidak bisa hanya melihat kalori. Meskipun kandungan kalorinya lebih tinggi tapi madu juga turut memberi stamina dan energi. Rasanya juga lebih manis madu ketimbang gula.

    Jadi cukup dengan satu sendok teh madu saja rasa kopi sudah manis.

    3. Cokelat Bubuk

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Bubuk kakao mengandung serat, zat besi dan kalsium. Menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2011 dari National Center of Biotechnology, bubuk kakao alami juga tinggi fenolik yang membantu mencegah peradangan, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membuat bahagia serta meredakan stres.

    “Cocoa kaya akan antioksidan, dan tidak mengandung gula,” tambah Senior. Cokelat bubuk membuat kopi lebih nikmat dan creamy. Cukup tambahkan satu sendok cokelat bubuk pada kopi maka kamu sudah bisa menikmati secangkir kopi moka.

    4. Santan

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Santan bukan hanya bisa ditambahkan sebagai bumbu masakan tapi juga membuat minuman kamu lebih enak. Tambahkan sedikit santan pada kopi dan rasakan sensasi nikmatnya yang legit dan sedikit gurih.

    Santan mengandung gula alami yang membuat kopi jadi sedikit manis namun tidak mengandung kalori berlebih. Santan juga mengandung asam lemak yang bermanfaat: Sebuah studi tahun 2013 menemukan bukti bahwa santan merupakan sumber lemak jenuh yang sehat yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

    5. Kayu Manis

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi rempah punya banyak penggemar. Aroma dan rasanya yang harum khas menjadikan kopi rempah cepat populer. Kamu bisa menambahkan sepotong kayu manis atau kayu manis bubuk untuk membuat kopi yang manis dan harum meskipun tanpa tambahan gula.

    Studi tahun 2019 dari National Center for Biotechnological Information menunjukkan bahwa kayu manis memiliki efek anti-diabetes karena dapat menghambat enzim gastrointestinal dan membantu memodulasi respons dan sensitivitas insulin. Kopi kayu manis paling pas dinikmati dalam keadaan hangat.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Bahaya! 5 Kebiasaan Ngopi Ini Bikin Berat Badan Melonjak


    Jakarta

    Sering dianggap sepele, beberapa kebiasaan saat minum kopi justru kurang sehat dan bahkan bisa memicu kenaikkan berat badan secara signifikan.

    Kopi sudah lama menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Dari sekadar teman begadang hingga ritual pagi sebelum beraktivitas, secangkir kopi dianggap mampu menambah energi dan fokus. Tak heran, kafe dengan beragam menu kopi terus bermunculan dan ramai pengunjung.

    Namun di balik kenikmatannya, kebiasaan minum kopi ternyata bisa membawa dampak yang tidak selalu baik. Apalagi jika dikombinasikan dengan bahan tambahan tertentu atau dikonsumsi dengan cara yang keliru.


    Alih-alih menyehatkan, kebiasaan ini justru berpotensi menambah asupan kalori, mengacaukan pola makan, bahkan memengaruhi kondisi hormon.

    Dilansir dari Parade (24/09/2025), penting bagi penikmat kopi untuk memahami kebiasaan kecil yang sering dilakukan tanpa sadar, tetapi diam-diam bisa menaikkan berat badan.

    Berikut ini 5 kebiasan ngopi yang bikin berat badan melonjak:

    1. Kopi dengan Perisa

    how to make coffee latte artcoffee latte art Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Kopi hitam sejatinya rendah kalori dan aman untuk dikonsumsi. Namun, masalah muncul ketika berbagai perisa seperti vanila, moka, atau karamel ditambahkan ke dalamnya. Umumnya, kafe tidak menggunakan bahan alami murni untuk racikan kopi, melainkan sirup gula yang membuat kandungan kalori melonjak.

    Sebagai contoh, segelas cinnamon dolce latte ukuran grande di Starbucks mencapai 340 kalori, setara dengan seporsi makanan berat. Untuk menyiasati hal ini, ahli gizi merekomendasikan menaburkan kayu manis asli sebagai pengganti rasa atau perisa di atas kopi.

    Selain menambah aroma dan rasa, bubuk kayu manis juga memiliki sifat antiinflamasi serta membantu menstabilkan kadar gula darah. Dengan begitu, kenikmatan kopi tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kesehatan maupun timbangan tubuh.

    2. Tambahan Pemanis Buatan

    Banyak orang mengganti gula dengan pemanis buatan, berharap kopi tetap manis tanpa tambahan kalori. Namun, penelitian menunjukkan bahwa bahan seperti aspartam, sukralosa, atau sakarin justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan usus. Selain itu, rasa manis yang terlalu intens membuat lidah terbiasa sehingga tubuh semakin menginginkan makanan manis.

    Akibatnya, risiko kenaikan berat badan tetap ada meski kalori lebih sedikit. Sebagai alternatif, madu atau sirup maple bisa digunakan dalam jumlah terbatas, misalnya satu sendok makan.

    Meski tetap mengandung gula, keduanya menawarkan vitamin B dan mineral seperti zinc serta mangan. Pilihan lain adalah rempah alami, seperti kayu manis lebih aman dan menyehatkan.

    3. Kopi Sebagai Pengganti Sarapan

    Benarkah Minum Kopi Sebelum Sarapan Picu Maag?Sarapan kopi. Foto: Getty Images/hxyume

    Banyak orang melewatkan sarapan demi mengurangi kalori, lalu hanya mengandalkan secangkir kopi. Menurut pakar gizi, kebiasaan ini tidak selalu buruk, terutama jika dilakukan sebagai bagian dari pola intermittent fasting. Minum kopi hitam di pagi hari lalu makan sekitar pukul 11 siang dapat membantu mengontrol gula darah sekaligus menjaga berat badan. Namun, ada pengecualian.

    Bagi mereka yang berolahraga di pagi hari, tubuh membutuhkan asupan lebih cepat karena olahraga menurunkan kadar gula. Jika hanya minum kopi, rasa lapar berlebih bisa muncul dan memicu makan berlebihan di kemudian waktu.

    Jadi meski bisa bermanfaat bagi sebagian orang, pola ngopi ini tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan tujuan kesehatan masing-masing.

    4. Kopi Bisa Ganggu Hormon

    Meski terkenal sebagai penyemangat, kopi juga bisa menimbulkan dampak negatif, terutama jika diminum saat perut kosong. Kafein dapat merangsang produksi hormon kortisol, dikenal sebagai hormon stres, yang terkait dengan peningkatan berat badan. Alih-alih merasa segar, sebagian orang justru mengalami cemas, jantung berdebar, atau kelelahan setelah efek kopi mereda.

    Hal ini menandakan adanya gangguan pada sistem hormonal yang bekerja ekstra keras. Jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman setelah minum kopi, sebaiknya konsumsi dikurangi atau diganti dengan minuman lain yang lebih ringan.

    Intinya, memperhatikan reaksi tubuh adalah langkah penting agar kopi tetap menjadi teman produktivitas, bukan pemicu masalah kesehatan.

    5. Menikmati Kopi dengan Pastry

    Slice of Sachertorte or Chocolate cake served with fresh cream and coffeeMenikmati Kopi dengan Pastry. Foto: iStock

    Pasangan klasik kopi dan pastry memang sulit ditolak. Donat, muffin, hingga roti pisang sering menjadi teman minum kopi yang praktis. Sayangnya, pilihan ini jarang memberi nilai gizi berarti, justru menambah asupan gula dan kalori berlebih. Sebagai ilustrasi, satu biji muffin rata-rata mengandung 510 kalori dan 49 gram gula, angka yang cukup tinggi hanya untuk camilan pagi.

    Jika kebiasaan ini dilakukan rutin, usaha menurunkan berat badan bisa berakhir sia-sia. Bukan berarti harus sepenuhnya menghindari, tetapi cobalah lebih selektif.

    Memilih camilan kaya serat atau protein, seperti roti gandum atau buah segar, bisa menjadi alternatif lebih sehat tanpa mengurangi kenikmatan menyeruput kopi hangat.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Terungkap! Waktu Ideal Minum Kopi agar BAB Lancar dan Pencernaan Sehat


    Jakarta

    Kopi dinikmati bukan hanya karena rasanya, melainkan juga berkat manfaat sehatnya. Kopi bisa melancarkan Buang Air Besar (BAB) jika diminum dengan cara dan waktu yang tepat.

    Banyak orang mengandalkan asupan kopi untuk mendapatkan manfaat sehat. Misalnya meningkatkan fokus dan mendorong energi yang amat dibutuhkan saat memulai hari.

    Bagi yang ingin menyehatkan pencernaan dan melancarkan BAB, konsumsi kopi ternyata juga bisa jadi andalan. Dikutip dari Eating Well (19/9/2025), ada jam ideal untuk minum kopi agar kamu bisa merasakan manfaat tersebut.


    “Pagi hari memang waktu yang optimal untuk minum kopi guna melancarkan buang air besar,” ujar dokter spesialis gastroenterologi Dr. Rosario Ligresti.

    Meskipun tidak ada waktu pasti jam berapa kopi sebaiknya diminum, tapi penelitian dan para ahli sepakat kalau pagi hari adalah waktu yang ideal. Hal ini menyesuaikan ritme sirkadian alami tubuh.

    Perut Mulas Setelah Minum Kopi di Pagi Hari, Ini PenyebabnyaKopi picu mulas dan BAB lancar jika diminum pagi hari. Foto: Getty Images/iStockphoto/Yevhen Roshchyn

    Untuk diketahui, usus besar paling aktif dan siap untuk buang air besar dalam beberapa jam pertama setelah bangun tidur. Kontraksi usus besar meningkat di pagi hari dan melambat di malam hari.

    “Minum kopi selama waktu ini bertindak sebagai stimulan tambahan yang kuat, bekerja secara sinergis dengan proses alami tubuh Anda,” tambah Ligresti.

    Minum kopi juga memicu refleks gastrokolik, proses alami di mana makan atau minum menyebabkan gelombang kontraksi untuk mendorong tinja menuju rektum, jelas ahli gastroenterologi Dr. Kiran Sachdev.

    Pada dasarnya, refleks ini adalah suara internal tubuh yang memberi tahu seseorang: “Saya harus buang air besar!”. Refleks ini pun paling kuat terjadi pada pagi hari.

    Refleks gastrokolik bisa semakin kuat jika kopi dikonsumsi bersama menu sarapan. Dr. Sachdev juga menyarankan untuk menghindari minum kopi saat perut kosong karena dapat menyebabkan refluks, kembung atau diare bagi sebagian orang.

    Perut Mulas Setelah Minum Kopi di Pagi Hari, Ini PenyebabnyaSaat pagi hari, hindari minum kopi dalam kondisi perut kosong. Foto: Getty Images/iStockphoto/Yevhen Roshchyn

    Selain manfaat maksimal untuk kesehatan pencernaan dan kelancaran BAB, minum kopi pada pagi hari juga disarankan karena tidak akan mengganggu kualitas tidur malam.

    Lalu, mengapa kopi memicu mulas dan ingin BAB? Jawabannya ada pada kombinasi beberapa faktor. Salah satunya kafein yang memang bersifat sebagai pencahar alami.

    Kopi juga mengandung senyawa lain yang melancarkan buang air besar. “Kopi sendiri mengandung ratusan senyawa, termasuk asam klorogenat dan melanoidin, yang secara langsung merangsang aktivitas motorik kolon,” jelas Dr. Ligresti.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park