Blog

  • Tak Cuma buat Rekreasi, TSI Juga Jadi Tempat Edukasi dan Konservasi

    Tak Cuma buat Rekreasi, TSI Juga Jadi Tempat Edukasi dan Konservasi



    Jakarta

    Tak hanya menjadi destinasi wisata favorit keluarga, Taman Safari Indonesia (TSI) juga berperan penting sebagai pusat edukasi dan konservasi satwa. Melalui berbagai program pelestarian dan kegiatan pembelajaran interaktif, TSI berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.

    Beberapa hari lalu, detikTravel berkesempatan untuk berkunjung ke Taman Safari Indonesia (TSI) yang berada di Bali. Di sana diperlihatkan bukan hanya TSI sebagai destinasi wisata tapi juga sebagai destinasi edukasi yang sekaligus menjaga tempat konservasi.

    Terpantau ada beberapa area yang didedikasikan untuk konservasi beberapa satwa seperti burung Jalak Bali yang begitu cantik. Dengan keseluruhan badannya didominasi warna putih dan ada warna biru di bagian matanya.


    Tak cuma di Bali, TSI yang mempunyai unit di beberapa kota di Indonesia juga melakukan pelestarian yang sama. Board of Director TSI, Agus Susanto, menjelaskan beberapa keberhasilan dalam mem-breeding dan melestarikan satwa yang sudah terancam populasinya.

    “Di (Taman Safari) Batang itu dolphin akan melahirkan pada awal November, kemudian di Solo itu beberapa kali sudah melahirkan tiga ekor anak macan bengal. Oh iya di Batang juga burung unta, kemudian komodo sering netes (telurnya) di Batang,” kata Agus, Sabtu (11/10/2025).

    “Di Taman Safari Bogor yang sedang kita coba sekarang itu pada ya. Jadi ini adalah usaha-usaha dari Taman Safari Group untuk melakukan konservasi,” dia menambahkan.

    Lebih lanjut, Agus bercerita di Taman Safari Prigen ada area konservasi untuk burung-burung kicau yang sudah langka dan salah satunya termasuk burung Jalak Bali. Dengan upaya tersebut kini burung Jalak Suren yang sudah dilepasliarkan di sana pun telah beranak-pinak.

    Taman Safari Indonesia bukan sekadar tempat rekreasi tapi juga jadi tempat edukasi sekaligus tempat konservasiPenjelasan TSI bukan sekadar tempat rekreasi tapi juga tempat edukasi dan konservasi di Taman Safari Bali, Jumat (10/10/2025). (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Dan masih banyak lagi satwa-satwa lainnya yang coba untuk dilestarikan oleh Taman Safari Indonesia. Setiap tahunnya akan ada satwa-satwa yang dilepas kembali ke alam liar.

    Dalam kesempatan yang sama, Head of Media Digital TSI, Finky Santika, mengatakan bahwa TSI ini lebih mengedepankan aspek konservasinya, yang diimbangi dengan rekreasinya. Hal tersebut supaya masyarakat yang berkunjung bukan sekadar terhibur tetapi juga bisa belajar dan ikut memahami pentingnya pelestarian satwa.

    “Taman Safari sendiri terdaftar sebagai lembaga konservasi, jadi kalau misalnya orang-orang tahunya Taman Sadari itu tempat bermain, betul juga. Tapi kita lebih fokusnya ke lembaga konservasi,” kata Finky.

    Taman Safari Indonesia juga bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BKSDA, dan beberapa NGO lainnya.

    “Kita dipercaya untuk membantu mereka dalam menjaga ekosistem yang ada di Indonesia. Jadi kayak kemarin kita berhasil melepas atau introduction Banteng Jawa di Pangandaran itu kita kasih dua pasang Banteng Jawa,” kata dia.

    Finky bercerita populasi Banteng Jawa di sana sudah tidak ada lagi dan kebetulan pihaknya masih memiliki satwa tersebut. Hingga sekarang Banteng Jawa yang telah dikirim ke Pangandaran itu sudah berhasil berkembang biak.

    “Di sana itu sudah punah jadi sudah tidak ada lagi. Tapi kita masih ada, akhirnya kita kirim dua pasang Banteng Jawa dan berhasil breeding kemarin baru lahiran di bulan Agustus jadi itu membantu,” ujar dia.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Investasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    Investasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045


    Jakarta

    Setiap tanggal 10 Oktober dunia memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia. Namun di balik peringatan ini, ada kenyataan yang perlu kita hadapi: gangguan kesehatan mental bisa dialami siapa saja, tanpa mengenal batas ekonomi, pendidikan, suku, agama, bahkan usia.

    Anak-anak dan remaja bukan pengecualian. Sebuah penelitian terbaru oleh Reaume dan tim (2025) yang dimuat dalam Journal of Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology mengungkapkan bahwa sekitar satu dari lima anak pernah mengakses layanan kesehatan mental. Menariknya, banyak di antara mereka juga mengalami gangguan fisik, yang membuat kondisi mereka semakin kompleks.

    Fakta ini memperkuat seruan global untuk segera mengatasi krisis kesehatan mental pada anak dan remaja. Koalisi Kesehatan Mental Pan-Eropa WHO menempatkan peningkatan kualitas layanan kesehatan mental anak sebagai prioritas utama di berbagai negara. Hal ini bukan tanpa alasan-karena sebagian besar gangguan mental dimulai sejak usia dini, bahkan sebelum anak beranjak dewasa.


    Penelitian besar oleh Solmi dan rekan-rekannya (2022) dalam Molecular Psychiatry menunjukkan bahwa rata-rata usia munculnya gangguan mental adalah 14,5 tahun. Artinya, masa remaja awal menjadi periode kritis bagi perkembangan mental seseorang. Jika diabaikan, gangguan ini dapat memengaruhi tumbuh kembang anak dan berdampak hingga dewasa.

    Sebuah studi nasional di Inggris mengungkap tren peningkatan gangguan kesehatan mental pada anak-anak selama hampir dua dekade terakhir. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1999, 2004, dan 2017 terhadap anak-anak berusia 5-15 tahun itu menunjukkan bahwa pada 2017, anak dengan gangguan mental mengalami kesulitan yang lebih berat serta dampak yang lebih besar dalam aktivitas di sekolah, di rumah, dan dalam kehidupan sehari-hari. Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry ini menunjukkan adanya kecenderungan memburuknya kondisi psikologis anak dari waktu ke waktu. Para peneliti menilai, hasil tersebut menjadi peringatan bagi berbagai pihak untuk memberi perhatian lebih serius terhadap kesehatan mental anak.

    Bermain Penting Bagi Anak

    Sejatinya bermain adalah bagian penting dari masa kecil. Setiap anak memiliki hak untuk bermain, berkreasi, berekreasi, dan beristirahat sesuai usianya. Bermain bukan sekadar hiburan, melainkan hak dasar yang dijamin oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

    Melalui bermain, anak belajar bersosialisasi, mengekspresikan emosi, dan mengembangkan kemampuan berpikir. Namun, realitas saat ini menunjukkan perubahan besar. Di tengah meningkatnya penggunaan ponsel pintar dan internet, banyak anak justru kehilangan waktu bermain di dunia nyata.

    Kecanduan layar kini menjadi ancaman nyata. Data BPS dalam Laporan Komitmen Pemerintah Melindungi Anak di Ruang Digital menyebut: BPS tahun 2024 menyebut bahwa 33,44% anak usia dini di Indonesia telah menggunakan handphone/gawai. Menurut laporan IDN Times (2024), anak-anak Generasi Alpha di Indonesia – usia 5 hingga 11 tahun – menghabiskan rata-rata 2,8 hingga 3,5 jam setiap hari di depan layar. Angka ini jauh melebihi batas waktu bermain digital yang disarankan para ahli.

    Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti kecemasan, depresi, gangguan tidur, hingga gangguan fisik, intensitas bermain gadget yang tinggi berdampak langsung pada penyimpangan perilaku dan gangguan perkembangan mental. Khusus bagi anak-anak, frekuensi penggunaan gadget memang perlu dikendalikan. Dalam konteks anak-anak, bermain menjadi salah satu cara untuk mengatasi gangguan kesehatan mental tersebut, play therapy digunakan banyak konselor dan para ahli dan efektif untuk mendukung kesejahteraan mental, mengurangi kecemasan.

    Ruang Bermain Sebagai Ruang Terapeutik

    Di tengah meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak, muncul kesadaran baru bahwa solusi tidak selalu harus datang dari terapi klinis atau teknologi canggih. Kadang, jawabannya sesederhana menyediakan ruang bermain yang layak di sekitar tempat tinggal. Penelitian Jin, Wang, Sun, Chen, dan Zheng (2025) dalam Frontiers in Public Health menunjukkan bahwa taman bermain anak di kawasan permukiman memberi dampak positif nyata bagi kesehatan mental masyarakat-terutama anak-anak dan penduduk usia muda.

    Namun, manfaat ini bergantung pada seberapa aktif ruang bermain digunakan. Sayangnya, meningkatnya screen time membuat banyak taman bermain menjadi sepi. Riset JF Bobby Saragih dan Michael Tedja berjudul “How Children Create Their Space for Play?” menegaskan bahwa faktor fisik dan sosial sangat menentukan minat anak untuk bermain di ruang publik. Akses mudah, kebersihan, keamanan, dan suasana yang ramah anak terbukti mendorong anak-anak untuk lebih aktif bermain. Sebaliknya, taman yang tertutup, penuh aturan, atau kurang terpelihara justru menghilangkan rasa bebas dan membuat anak kembali pada layar gawai.

    Hal senada ditemukan oleh Mila Karmilah (2019), yang mengungkap bahwa keterbatasan fasilitas, kondisi lingkungan yang tidak nyaman, serta kurangnya perawatan mendorong anak-anak mencari tempat bermain alternatif yang lebih aman-meskipun bukan taman bermain resmi. Anak-anak akan tetap bermain, tetapi ketika ruang yang disediakan tidak mendukung, mereka akan menciptakan ruang bermainnya sendiri di lokasi yang tak selalu ideal.

    Penelitian dalam Journal of Environmental Psychology menambahkan bahwa ruang bermain yang dirancang dengan baik-menggunakan elemen alami, tantangan fisik, dan akses yang inklusif-berpotensi menjadi ruang terapeutik yang mendukung kesehatan mental anak dan memperkuat interaksi sosial komunitas.

    Sementara itu, telaah sistematis oleh Vanaken dan Danckaerts (2018) dalam International Journal of Environmental Research and Public Health terhadap 21 studi di PubMed dan Scopus memperkuat bukti bahwa paparan ruang hijau yang digunakan untuk bermain berperan penting dalam menekan masalah emosional, hiperaktivitas, dan perilaku anak di tengah laju urbanisasi yang semakin cepat.

    Ruang Bermain Inklusif

    Seperti disampaikan sebelumnya, gangguan kesehatan mental dapat dialami oleh siapa pun. Namun, penelitian Child Mental Health Problems and Poverty oleh Graham dan Maughan (2025) menunjukkan bahwa anak-anak yang hidup dalam kemiskinan memiliki risiko tertinggi mengalami masalah kesehatan mental. Tidak seperti anak anak yang lain yang bisa mengekses ruang bermain dalam berbagai dimensi, mereka yang berada dalam kelompok ini tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengakses ruang bermain dengan mudah.

    Untuk mengatasi keterbatasan mereka, langkah paling nyata adalah dengan menyediakan ruang bermain yang inklusif. Pemerintah pusat dan daerah memiliki tanggung jawab moral sekaligus hukum untuk memastikan tersedianya ruang publik yang aman, layak, dan ramah bagi semua anak, ruang bermain inclusive.

    Dan pada akhirnya, sudah saatnya taman bermain dipandang bukan sekadar pelengkap kota, melainkan ruang pemulihan jiwa tempat anak-anak dapat bertumbuh secara sehat-fisik, mental, dan sosial. Karena seringkali, kebahagiaan anak tidak datang dari terapi mahal, melainkan dari kesempatan sederhana untuk bermain dengan bebas di ruang yang menerima semua golongan. Ruang bermain adalah fondasi penting untuk membentuk Generasi dan Indonesia Emas 2045, mengabaikannya berarti melewatkan peluang besar untuk menyiapkan generasi yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi masa depan.

    *)JF Bobby Saragih adalah Guru Besar Arsitektur Binus University, pengajar mata kuliah Perilaku dalam Arsitektur.

    *) Pernah menjadi anggota penyusunan Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sebagian besar penelitian terkait dengan ‘Ruang Bermain Ramah Anak’.

    *) Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan pandangan Redaksi detik.com

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pir Kukus Disebut Bisa Sembuhkan Batuk, Benarkah?

    Pir Kukus Disebut Bisa Sembuhkan Batuk, Benarkah?


    Jakarta

    Buah pir memiliki rasa manis yang nikmat. Selain segar disantap langsung, pir juga bisa dikukus untuk dinikmati sebagai obat batuk. Benarkah fakta tersebut?

    Rasa manis yang didapatkan dari pir alami berasal dari daging buahnya. Manisnya menyegarkan ditambahkan kandungan air pada pir juga melimpah sekitar 80-84 persen.

    Selain dinikmati langsung, buah pir juga banyak dijadikan bumbu masakan pada hidangan Korea. Salah satunya sajian bulgogi atau daging sapi bumbu manis.


    Tak hanya memberikan rasa manis alami pada sajian bulgogi, tapi pir juga membantu proses pengempukan daging, seperti diungkapkan oleh Chef Corey Lee dalam sebuah wawancara di Saveur (20/1/2023).

    Dari sisi kesehatan, pir menyimpan beragam nutrisi penting untuk tubuh yang menyehatkan. Dikutip dari Medical News Today, buah pir banyak mengandung zat antioksidan, serat, dan kalorinya rendah.

    Manfaat lain yang dirasakan dari mengonsumsi pir adalah bisa menyembuhkan batuk. Seperti dikutip dari Balanced Diet Health Care, buah pir dapat dikonsumsi sebagai pengontrol kesehatan paru-paru dan lambung.

    Pir perlu dikukus untuk meredakan demam dan mengencerkan dahak. Pir kukus ini ternyata telah menjadi obat tradisional khas China.

    Selain di China, sajian pir kukus untuk obat batuk ini juga populer di Korea. Nama hidangan ini adalah baesuk yang merupakan arti dari pir kukus.

    Di Korea ada dua tipe sajian pir kukus, yaitu versi reguler dan masakan kerajaan. Pir kukus ala kerajaan terbuat dari pir utuh yang disimpan menggunakan merica, lalu dimasak dalam air bercampur madu dan air jahe, seperti dikutip dari Kimchimari.com (17/5/2025).

    Untuk membuat pir kukus yang berkhasiat mengobati batuk ini memerlukan 1 buah pir Asia (berbentuk bulat), 1 sdm butiran merica, 1/2 sdm madu, dan 3 jujube dates.

    Cara memasaknya cukup membelah bagian atas pir yang akan digunakan sebagai penutup. Lalu, kerok bagian daging buah pir sampai membentuk mangkuk.

    Setelah itu, masukkan bahan-bahan atau rempah tambahan. Tutup buah pir dan kukus sampai buahnya empuk. Sajikan pir kukus ini selagi hangat.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • ‘Liburan Miskin’ Turis China di Jepang Bikin Warga Dua Negara Panas

    ‘Liburan Miskin’ Turis China di Jepang Bikin Warga Dua Negara Panas



    Tokyo

    Seorang turis asal China membuat konten liburan ‘miskin’ di Jepang. Video-video tersebut bikin warga di dua negara emosi.

    Dikutip dari South China Morning Post, Minggu (11/10/2025), seorang pria dengan nama Yikeshu adalah pelakunya. Dia mengklaim sebagai influencer perjalanan dengan hampir 200.000 pengikut di media sosial China. Salah satu kontennya adalah perjalanan ke Osaka, Jepang.

    Dia disorot setelah mendokumentasikan perjalanannya dengan video yang berjudul “Selamat datang untuk menyaksikan perjalanan saya di Osaka dengan uang 100 yuan.


    Videonya dimulai dari pendaratan di Bandara Internasional Kansai. Ia mengantre di bea cukai dan mengabaikan tanda ‘dilarang merekam’, memotret seenaknya dan bergumam “langsung memasuki Jepang kecil”.

    Di toilet bandara, dia bertingkah makin menyebalkan. Alih-alih memakai fasilitas umum dengan bijak, ia malah mencuci rambut di wastafel dan mengeringkannya dengan pengering tangan.

    Kelakuan konyolnya masih berlanjut. Dia melanjutkan perjalanan ke Osaka dengan Kereta Listrik Nankai. Bukannya duduk dengan tengan, ia malah melakukan pull-up dan bergelantungan. Bahkan, ia berbaring di kursi sambil menyanyi lagu patriotik ‘Love My China’.

    Untuk menghemat pengeluaran, ia masuk ke sebuah restoran dan meminta teh yang diberikan secara gratis untuk pelanggan. Setelah minum teh itu, ia kemudian pergi tanpa membeli apa pun.

    Melangkahkan kaki ke pasar lokal, ia memburu semua sampel makanan gratis untuk menghemat biaya makan. Tanpa malu, ia makan sampel anggur sampai 7 butir. Penjual emosi dan mengambil seluruh sampel sebelum dihabiskan oleh turis itu.

    Videonya membuat netizen dari China dan Jepang meradang. Mereka berkata bahwa Yikeshu adalah pribadi yang tak tahu malu.

    “Sejujurnya, saya tidak masalah dengan kebanyakan turis China, tetapi hanya butuh satu orang seperti ini untuk menghancurkan seluruh citra,” kata netizen Jepang.

    “Beberapa orang bekerja keras untuk membangun citra positif bagi orang China, sementara yang lain berusaha keras untuk menghancurkannya. Mengapa platform ini tidak memblokir orang-orang seperti ini?” kata netizen China.

    “Orang seperti ini adalah kanker bagi citra internasional China. Upaya bertahun-tahun oleh 100 orang dapat hancur dalam sekejap hanya dengan tindakan bodoh satu orang,” timpal yang lain.

    Melihat banyaknya kritikan, turis itu menghapus videonya. Tak ada permintaan maaf, ia hanya hilang sementara karena takut dengan kritikan dalam kolom komentar.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi THE WUR 2026, Tidak Ada Indonesia

    10 Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi THE WUR 2026, Tidak Ada Indonesia


    Jakarta

    Peringkat kampus terbaik telah dirilis oleh Times Higher Education (THE) dengan tajuk World University Rankings (WUR) 2026. Ada kampus dari Asia Tenggara yang masuk top 20 terbaik dunia.

    Dalam THE WUR 2026, sebanyak 2.191 institusi dari 115 negara dan wilayah masuk pemeringkatan. Pemeringkatan ini bisa ditampilkan berdasarkan per negara atau wilayah.

    Adapun 18 indikator kinerja terkalibrasi dalam pemeringkatan THE WUR 2026 dibagi ke dalam lima indikator utama, yaitu:


    1. Mengajar (lingkungan belajar) – 29,5 persen

    2. Lingkungan penelitian (volume, pendapatan dan reputasi) – 29 persen

    3. Kualitas penelitian (dampak sitasi, kekuatan penelitian, keunggulan penelitian, dan pengaruh penelitian) – 30 persen

    4. Pandangan internasional (staf, mahasiswa, dan penelitian) – 7,5 persen

    5. Industri (pendapatan dan paten) – 4 persen

    Kampus-kampus Terbaik di Dunia

    Untuk peringkat global, University of Oxford berhasil menjadi kampus terbaik di dunia. Oxford mengungguli kampus terbaik asal Amerika Serikat (AS) seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Princeton University.

    Beberapa kampus asal Asia berhasil masuk top 20 terbaik dunia. Termasuk Tsinghua University, China di peringkat ke-12 dunia, Peking University, China di peringkat ke-13, National University of Singapore di peringkat ke-17 hingga The University of Tokyo, Jepang di peringkat 26.

    Untuk wilayah Asia Tenggara, National University of Singapore berhasil menjadi yang terbaik. Pencapaian NUS disusul oleh Nanyang Technological University (NTU), Singapura yang menduduki posisi ke-31 global.

    Selain dua kampus Singapura, hanya ada kampus-kampus dari Malaysia yang berada di peringkat terdekat. Beberapa di antaranya yaitu Universiti Teknologi Petronas, Malaysia dan University of Malaya, yang ada di peringkat 201-250 global.

    Berikut daftar kampus terbaik di Asia Tenggara versi THE WUR 2026.

    10 Kampus Terbaik di Asia Tenggara Versi THE WUR 2026

    1. National University of Singapore

    Peringkat dunia: 17

    2. Nanyang Technological University, Singapore

    Peringkat dunia: 31

    3. Universiti Teknologi Petronas, Malaysia

    Peringkat dunia: 201-250

    4. University of Malaya

    Peringkat dunia: 201-250

    5. Sunway University, Malaysia

    Peringkat dunia: 301-350

    6. University Kebangsaan Malaysia

    Peringkat dunia: 301-350

    7. Universiti Brunei Darussalam

    Peringkat dunia: 351-400

    8. Universiti Sains Malaysia

    Peringkat dunia: 401-500

    9. Universiti Teknologi Malaysia

    Peringkat dunia: 401-500

    10. Universiti Utara Malaysia

    Peringkat dunia: 401-500

    Bagaimana dengan Kampus-kampus dari Indonesia?

    Dalam THE WUR 2026, kampus-kampus Indonesia tidak masuk dalam 800 besar dunia. Peringkat terbaik kampus Indonesia berada di posisi 801-1.000 yaitu Universitas Indonesia.

    Jika dibandingkan dengan kampus-kampus di negara tetangga, kampus di Indonesia masih tertinggal. Misalnya Chulangkorn University, Thailand dan UEH University, Vietnam, yang ada di peringkat 501-600 dunia.

    Selain UI, kampus dengan peringkat terbaik di Indonesia ada Universitas Sebelas Maret (UNS) yang masuk top 1.001-1.200 dan Binus University di peringkat top 1.201-1.500.

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Makanan Tinggi Vitamin D3, Bagus Buat Imun hingga Kesehatan Mental

    7 Makanan Tinggi Vitamin D3, Bagus Buat Imun hingga Kesehatan Mental


    Jakarta

    Vitamin D3 bisa didapat dengan bantuan paparan sinar matahari. Selain itu bisa dari konsumsi beberapa jenis makanan. Manfaatnya bagus untuk imunitas tubuh sekaligus kesehatan mental.

    Vitamin D3 sering kali diandalkan konsumsinya dari asupan suplemen, padahal jenis vitamin D ini juga terkandung secara alami dalam beberapa makanan. Dikutip dari Halodoc (10/3/2025), manfaat vitamin D3 paling utama adalah membantu penyerapan kalsium dan fosfor dari makanan.

    Tubuh membutuhkan kedua asupan tersebut untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang. Selain itu, vitamin D3 juga punya manfaat lain, termasuk memperkuat daya tahan (imun tubuh). Beberapa penelitian menunjukkan asupan vitamin D3 dapat mengurangi risiko terkena flu, pilek, atau infeksi pernapasan lainnya.


    Kesehatan mental juga bisa dijaga dengan rutin mengonsumsi vitamin D3. Sebab kekurangan vitamin D3 dikaitkan dengan risiko peningkatan gangguan mood, seperti depresi dan kecemasan.

    Untuk dosis konsumsinya, jumlahnya berkisar 15 mikrogram atau 600 IU pada wanita dan pria dewasa. Sementara pada lansia, jumlahnya 20 mikrogram atau setara dengan 800 IU.

    Selain dari suplemen, vitamin D3 juga bisa didapat dari konsumsi makanan berikut:

    1. Ikan berlemak

    15 Jenis Ikan yang Bagus untuk MPASI Bayi dan ManfaatnyaIkan salmon, jenis ikan berlemak yang tinggi kandungan vitamin D3. Foto: Getty Images/Siraphol

    Membicarakan sumber vitamin D3 terbaik, maka ikan berlemak adalah urutan pertama. Jenisnya ada salmon, makarel, dan ikan sarden, seperti dikutip dari Metropolis India (4/7/2025).

    Pada salmon, konsumsinya 1 porsi bahkan sudah bisa memenuhi lebih dari 100% rekomendasi asupan harian vitamin D3. Bonusnya lagi, jenis ikan lemak sehat yang mengandung omega 3 ini juga menyehatkan jantung.

    2. Kuning telur

    Jika dikonsumsi dengan bijak, kuning telur menawarkan banyak manfaat sehat. Salah satunya sumber terbaik vitamin D3. Bagian kuning telur memang menjadi yang paling banyak mengandung vitamin D.

    Selain itu, kuning telur bisa diolah menjadi beragam hidangan enak. Dikonsumsi bersamaan dengan putih telur sebagai telur rebus ataupun telur orak-arik akan menghadirkan manfaat ekstra untuk kesehatan.

    3. Jamur

    Kabar baik untuk pencinta jamur karena sumber protein nabati ini juga merupakan sumber vitamin D. Beberapa varietas jamur diketahui tumbuh dengan terpapar sinar UV yang membuatnya kaya vitamin D.

    Jenis yang bisa kamu coba antara lain shiitake, maitake, dan portobello. Makanan ramah kaum vegan/vegetarian ini juga enak diolah menjadi tumisan hingga sup.

    Makanan mengandung vitamin D3 lain masih ada di halaman selanjutnya.

    4. Susu sapi

    Secara alami susu sapi mengandung vitamin D, tapi kalau mau menambah asupan vitamin D3, bisa pilih produk susu sapi yang difortifikasi. Banyak tersedia di supermarket, susu sapi fortifikasi D3 ini jadi pilihan yang praktis

    Biasanya susu sapi fortifikasi juga mengandung kalsium. Asupan mineral ini penting untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang.

    5. Keju

    Keju, khususnya jenis cottage, terkenal dengan teksturnya yang lembut dan creamy. Konsumsinya juga bantu memenuhi kebutuhan vitamin D3. Jumlahnya memang tidak sebanyak ikan berlemak atau jamur, tapi tetap bisa diandalkan untuk membantu memenuhi rekomendasi asupan harian.

    Bonus lainnya, keju cottage juga tinggi protein. Jenis keju ini cocok dijadikan camilan sehat atau bahan tambahan pada masakan.

    6. Hati sapi

    Cara Mengolah Hati Sapi yang BenarKonsumsi hati sapi bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin D3 harian. Foto: iStock

    Webmd (24/9/2024) mengungkap hati sapi menjadi salah satu asupan kaya vitamin D3. Di dalam 3 ounces hati sapi (sekitar 85 gram), mengandung 42 IU. Jumlah ini memenuhi 5% kebutuhan vitamin D3 harian.

    Konsumsi hati sapi juga menawarkan manfaat sehat lain karena kandungan protein yang tinggi, zat besi, dan vitamin A. Namun pastikan juga tidak mengonsumsinya terlalu banyak karena tinggi kolesterol.

    7. Minyak hati ikan kod

    Dikutip dari detikJogja (17/7/2025), minyak hati ikan kod merupakan salah satu suplemen alami paling kaya vitamin D3. Dalam 1 sendok makan (sdm) mengandung hingga 1.360 IU, setara dengan lebih dari 150% kebutuhan harian orang dewasa.

    Selain vitamin D3, minyak ini juga kaya akan vitamin A dan asam lemak omega-3. Karena konsentrasinya sangat tinggi, penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan dan idealnya di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Satwa dari Hutan Hujan Hingga Penghuni Laut Dalam di Marine Safari Bali

    Mengenal Satwa dari Hutan Hujan Hingga Penghuni Laut Dalam di Marine Safari Bali



    Jakarta

    Taman Safari Bali meluncurkan Marine Safari Bali, wahana edukasi baru dengan enam area menarik. Pengunjung belajar tentang ekosistem laut dan interaksi satwa.

    Di area tersebut, pengunjung akan menyelami bagaimana ekosistem yang hidup di area tersebut. Marine Safari Bali ini punya enam titik: The River, The Rain Forest, The River Monster, The Estuary, The Coast, dan The Ocean.

    Jumat (10/10/225) lalu detikTravel diberikan kesempatan untuk menikmati sekaligus belajar terkait hal-hal yang ada di area tersebut. Sebagai penanda masuk ke area Marine Safari Bali, pengunjung dibawa ke sebuah lorong yang menyerupai perut paus. Di sana terlihat seperti rangka tulang dan ikan-ikan tuna yang menjadi ornamennya.


    The River menjadi wahana yang berada paling dekat dengan pintu masuk lorong itu. Education Manager of MSB, Muhammad Khoiri Habibullah, menjelaskan The River menjadi awal tur edukasi di Marine Safari Bali. Ia menunjukkan salah satu ikan endemik Indonesia yakni Indonesia Tigerfish.

    “Total kita ada empat aquarium di sini,” ujarnya seraya membawa rombongan mengenali ikan-ikan koleksi di The River.

    Kemudian, masuk ke area The Rain Forest. Dengan beberapa koleksi reptil dan amfibi seperti katak, iguana hingga ular.

    “Kita menghadirkan sepuluh exhibition yang kecil-kecil di sini, di mana kita bisa melihat reptil dan ampibi, seperti yang disebutkan tadi kita ada infografik mengenai masing-masing dari animal yang tadi. Jadi selain pengunjung melihat secara langsung juga menambah wawasan dan informasi bagi anak-anak,” kata dia.

    Melanjutkan tur di MSB, untuk area The River Monster, pengunjung akan diperlihatkan ikan-ikan besar yang hidup di beberapa sungai dunia. Salah satunya ikan arapaima yang terkenal dengan ukurannya yang begitu besar. Lalu di The Estuary, pengunjung akan diajak untuk berinteraksi dengan ikan pari yang lucu nan menggemaskan.

    Koleksi satwa-satwa yang ada di beberapa area Marine Safari BaliIkan toman yang jadi salah satu koleksi MSB di area The River. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Nantinya pengunjung akan masuk ke dalam kolam ikan, di sini pengunjung bisa langsung memberi makan sekaligus memegang secara langsung ikan-ikan tersebut.

    Beranjak dari The Estuary, ini jadi salah satu area favorit saat kunjungan. Di The Coast pengunjung akan bertemu dengan singa laut dan pinguin. Ya, pinguin di sini bukanlah pinguin yang hidup di cuaca dingin tapi pinguin yang berasal dari Amerika Selatan seperti Chile dan Peru.

    “(Pinguin Humboldt) salah satu jenis pinguin yang tidak membutuhkan es ataupun salju ketika mereka hidup. Karena mereka aslinya dari Amerika Selatan, tepatnya dari Chile dan Peru,” ujar Khoiri.

    Koleksi satwa-satwa yang ada di beberapa area Marine Safari BaliFeeding experience ikan pari di MSB. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Kemudian beranjak ke area pamungkas dari tur tersebut adalah area The Ocean. Saat masuk ke area ini pengunjung akan diberikan sedikit pengingat tentang kapal USAT Liberty Amerika Serikat yang diserang oleh kapal selam milik Jepang hingga kapal tersebut tak bisa digunakan lagi hingga karam dan kini menjadi spot diving dan ekosistem hewan bawah air yang cantik.

    “Akhirnya sama tentara Amerika ditaruh di pesisir Pantai Tulamben namun pada tahun 1963 saat Gunung Agung meletus dan menghasilkan getaran yang sangat kencang kapal sebesar ini sampai karam ke dalam laut. Sampai saat ini masih ada bangkainya di sana menjadi salah satu diving spot yang ada di Bali dan menjadi rumah bagi terumbu karang,” kata Khoiri.

    Dari mulai daratan hingga laut dalam pengunjung akan diberikan informasi tentang ekosistem yang hidup di setiap areanya. Di The Ocean ini sebelum mencapai lautan yang lebih dalam, pengunjung akan diperlihatkan dengan habitat lumba-lumba.

    Taman Safari Indonesia bukan sekadar tempat rekreasi tapi juga jadi tempat edukasi sekaligus tempat konservasiPengunjung di area The Ocean. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Semakin dalam di The Ocean ini, MSB punya koleksi hiu terganas di dunia yaitu bull shark.

    “Jadi bull shark ini nomor ketiga hiu paling ganas di dunia. Di sini juga kita hadirkan experience untuk bisa berenang di dalam cage bareng bersama aquaris untuk para pengunjung,” kata dia.

    Selain bull shark di The Ocean juga masih banyak jenis-jenis hiu dan ikan lainnya yang bisa disaksikan oleh pengunjung saat menikmati MSB.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hidup Lebih Produktif! Saatnya Belajar Bangun Kebiasaan Baik Bareng NF Academy

    Hidup Lebih Produktif! Saatnya Belajar Bangun Kebiasaan Baik Bareng NF Academy



    Jakarta

    Membangun kebiasaan baik bukan hal yang instan. Banyak orang sudah mencoba berbagai cara untuk berubah, tapi tetap saja sulit untuk konsisten. Padahal, kebiasaan adalah pondasi utama dalam membentuk karakter dan menentukan arah hidup seseorang.

    Kalau kamu merasa butuh dorongan atau panduan yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan baik, kelas pelatihan softskill dari NF Academy bisa jadi langkah awal yang kamu butuhkan.

    Di kelas ini, kamu akan belajar langsung bersama Adi Wahyu Adji, seorang life coach berpengalaman yang siap membantu kamu memahami cara mengubah kebiasaan buruk menjadi tindakan positif.


    Terinspirasi dari riset populer “Atomic Habits”, kelas ini akan membahas strategi ilmiah dan praktis untuk menciptakan perubahan besar lewat langkah kecil. Lewat panduan dari Adi Wahyu Adji, kamu akan mendapatkan insight mendalam tentang bagaimana cara membangun karakter dari akarnya, serta bagaimana menjaga motivasi agar tetap konsisten menjalani kebiasaan baru.

    Acara ini akan dilaksanakan pada:

    • Tanggal: 14 Oktober 2025 (19.30 – 21.30 WIB)
    • Lokasi: Online via Zoom

    Kelas ini mengajak siapapun dan terbuka untuk mahasiswa, profesional muda, ataupun kamu yang sedang mencari cara untuk keluar dari kebiasaan buruk dan ingin jadi pribadi yang lebih baik.

    Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk belajar dari pengalaman nyata dan metode yang sudah terbukti efektif.

    Segera amankan tiketnya di detikevent sebelum penjualan ditutup pada 13 Oktober 2025 pukul 23.30 WIB. Saatnya mulai perubahan dari hal kecil dan wujudkan versi terbaik dari dirimu!

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Minum Cuka Apel Buat Diet? Ini Manfaat dan Dosis Tepatnya

    Minum Cuka Apel Buat Diet? Ini Manfaat dan Dosis Tepatnya


    Jakarta

    Cuka apel banyak dikonsumsi pelaku diet demi turun berat badan. Begini panduan konsumsi cuka apel untuk membantu menurunkan berat badan dengan efektif.

    Cuka apel atau apple vinegar merupakan cairan hasil fermentasi sari buah apel yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Salah satu yang utama adalah membantu menurunkan berat badan.

    Terdapat beberapa alasan mengapa cuka apel dianggap efektif bantu diet. Pertama, karena asam asetat dalam cuka apel bantu meningkatkan rasa kenyang. Jadi, keinginan makan berlebihan akan berkurang.


    Kedua, beberapa penelitian menunjukkan konsumsi cuka apel meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Alhasil, usaha diet akan lebih gampang.

    Ketiga, kandungan cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan. Kondisi ini penting untuk orang yang sedang mencoba mengelola berat badan maupun mengidap kondisi diabetes.

    Terkait manfaat konsumsi cuka apel untuk menurunkan berat badan, dilansir dari Healthline dan Health, penelitian tahun 2024 menunjukkannya. Peserta yang minum cuka apel setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan berat badan, rasio lemak tubuh, lingkar pinggang, hingga indeks massa tubuh (BMI) yang signifikan.

    Waktu terbaik saat minum cuka apelCuka apel bagus dikonsumsi saat diet, tapi dengan takaran dan cara minum yang tepat. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lantas bagaimana aturan konsumsi cuka apel? Apakah cuka apel aman diminum setiap hari?

    Cuka apel ternyata aman dikonsumsi setiap hari. Syaratnya, tidak berlebihan dan memperhatikan cara minumnya.

    Terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel bisa menimbulkan efek samping meliputi erosi email gigi, terasa sensasi terbakar di kerongkongan, menurunkan kadar kalium tubuh, hingga menyebabkan gangguan pencernaan. Cuka apel juga berpotensi berinteraksi dengan obat-obatan tertentu yang sedang diminum seperti obat diuretik dan obat diabetes.

    Untuk dosisnya, cuka apel bisa dikonsumsi berkisar 1-2 sendok teh (sdt) atau 5-10 ml hingga 1-2 sendok makan (sdm) atau 15-30 ml per hari. Takaran ini dapat diminum sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

    Penting untuk mengencerkan hasil fermentasi sari apel ini dengan segelas besar air untuk menghindari efek samping cuka apel. Sejumlah ahli gizi merekomendasikan cuka apel organik tanpa penyaringan yang masih mengandung ‘mother’ atau induk.

    Bagi pemula, sebaiknya mulai konsumsi dengan dosis kecil. Hindari minum cuka apel langsung dalam jumlah besar dan tanpa diencerkan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Wisatawan Medan Lebih Suka Liburan ke Vietnam, Harga Tiket Pesawat Jadi Alasan

    Wisatawan Medan Lebih Suka Liburan ke Vietnam, Harga Tiket Pesawat Jadi Alasan



    Medan

    Warga Medan dilaporkan lebih menyukai untuk liburan ke luar negeri ketimbang domestik. Mereka menilai liburan ke luar negeri lebih murah ketimbang berwisata di Indonesia.

    Salah satu negara yang sedang digemari oleh wisatawan Medan adalah Vietnam. Harga tiket pesawat ke Vietnam lebih terjangkau.

    Sebagai gambaran harga tiket pesawat Medan-Ho Chi Minh termurah dipatok seharga Rp 1,2 jutaan per tiket. Sementara itu, harga tiket pesawat Medan-Yogyakarta mulai dari Rp 2,2 jutaan per lembar.


    “Vietnam ini lagi viral ya untuk dunia travel, kita udah pernah juga ke Da Nang dan Sapa ya. Warga Medan ini antusiasnya ke Vietnam kita lihat luar biasa karena harganya yang murah, ada lah 70 persen kini tamu kita itu memilih Vietnam,” kata salah satu agen travel asal Medan, Cahaya, saat ditemui di TTC Travel Mart Medan, dilansir detikSumut, Minggu (12/10/2025).

    “Luar negeri lebih murah dibanding domestik, kita ada tamu mau ke Bali harus transit ke Kuala Lumpur dulu naik Batik Air karena lebih murah. Kalau ambil langsung domestik itu bisa Rp 6 juta PP. Kita jalan-jalan ke Samosir itu biayanya sama kayak kita jalan-jalan ke Malaysia, hanya bermodalkan paspor,” ujarnya.

    “Kita harap ya harga tiket bisa lebih murah khusus domestik ya yang lagi gila-gilaan harganya, harga Medan-Korea PP bisa sama harganya kayak Medan-Bali,” dia menambahkan.

    Sementara itu, Project Manager TTC Travel Mart, Kidung, menyebutkan bahwa acara yang mempertemukan agen travel dan pelaku pariwisata ini kini didominasi untuk wisata mancanegara. Khususnya, Vietnam yang kini lagi digandrungi pelancong.

    “Tahun ini domestik itu menurun partisipasinya, kecil sekali untuk partisipasi travel asal Indonesia. Tebakan saya mungkin karena pemerintah banyak hold dana, efisiensi jadi berpengaruh buat pengusaha wisata asal Indonesia untuk ikut,” kata Kidung.

    “Destinasi yang paling banyak itu meningkat itu Vietnam, tahun ini China ikut partisipasi dari beberapa provinsi. Mereka update destinasi baru buka yang buat menarik agen travel,” kata dia.

    ***

    Selengkapnya klik di sini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com