Blog

  • Thailand Alami Penurunan Wisatawan, Tak Ada Turis dari RI di 5 Besar

    Thailand Alami Penurunan Wisatawan, Tak Ada Turis dari RI di 5 Besar



    Bangkok

    Sepertinya Thailand harus kerja keras untuk meningkatkan citra pariwisatanya. Memasuki ujung tahun 2025, catatan kunjungan turis mengalami penurunan.

    Thailand telah menyambut 25.096.346 wisatawan asing dari 1 Januari hingga 12 Oktober 2025. Menurut Kementerian Pariwisata dan Olahraga, angka ini turun 7,54% dibandingkan periode sebelumnya pada tahun lalu, seperti dikutip dari Nation Thailand pada Rabu (15/10/2025).


    Negara yang paling banyak menyumbang turis adalah Malaysia dengan total 3.608.943 pengunjung. Kemudian disusul oleh Tiongkok dengan 3.582.322 pengunjung.

    Dari lima negara teratas, ternyata tak ada nama Indonesia. Urutan ketiga adalah India dengan 1.850.318 pengunjung, keempat Rusia dengan 1.319.164 pengunjung dan Korea Selatan dengan 1.205.556 pengunjung.

    Natreeya Taweewong, Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga, menyatakan bahwa perkiraan awal menunjukkan lebih dari 25 juta pengunjung internasional memasuki Thailand antara 1 Januari dan 12 Oktober 2025, menghasilkan pendapatan belanja sekitar 1,159 triliun baht.

    Selama 6-12 Oktober 2025, jumlah pengunjung melambat di semua segmen pasar, baik jarak pendek maupun jarak jauh, menyusul berakhirnya masa liburan berturut-turut di beberapa negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan India. Tren ini dianggap umum untuk periode tersebut.

    Akibatnya, total kedatangan internasional selama seminggu mencapai 522.169, turun 82.429 pengunjung atau 13,63% dari minggu sebelumnya, dengan rata-rata 74.596 pengunjung per hari.

    Lima negara teratas untuk minggu ini adalah sebagai berikut:

    • Malaysia: 74.915 pengunjung (naik 7,31% dari minggu sebelumnya)
    • Tiongkok: 70.069 pengunjung (turun 46,93%)
    • India: 39.481 pengunjung (turun 25,67%)
    • Korea Selatan: 31.019 pengunjung (turun 30,01%)
    • Rusia: 25.570 pengunjung (turun 8,38%)

    Untuk minggu mendatang, kedatangan internasional diperkirakan akan tetap stabil, didukung oleh beberapa insentif perjalanan seperti liburan festival Diwali untuk target liburan terdekat, dimulainya musim pariwisata yang ramai bagi wisatawan jarak jauh, dan langkah-langkah Kemudahan Perjalanan pemerintah, termasuk penghapusan Formulir Imigrasi TM6 dan inisiatif untuk mendorong maskapai penerbangan meningkatkan frekuensi penerbangan ke Thailand.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Program Digitalisasi Pendidikan Berlanjut, Dalam 5 Tahun Sekolah Bakal Punya 6 IFP

    Program Digitalisasi Pendidikan Berlanjut, Dalam 5 Tahun Sekolah Bakal Punya 6 IFP


    Jakarta

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pastikan keberlanjutan program digitalisasi pendidikan ke tahun 2026 serta selama masa pemerintahannya. Ia menyebut ini adalah arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

    Kebijakan digitalisasi pendidikan merupakan salah satu upaya untuk mempercepat transformasi pendidikan. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

    Tujuan akhirnya agar akses, mutu, efisiensi, dan daya saing pendidikan di semua jenjang bisa meningkat. Pada 2025, sebanyak 288.865 satuan pendidikan akan mendapatkan perangkat digitalisasi pendidikan.


    Perangkat digitalisasi pendidikan ini mencakup smart board atau Interactive Flat Panel (IFP), laptop, external HDD untuk konten pembelajaran, internet satelit, dan solar panel (cadangan listrik). Mu’ti menyebut pada 2025 memang setiap satu sekolah memang menerima 1 IFP dan target untuk 2026 adalah satu sekolah mendapat 3 IFP.

    “Tahun ini kan satu dulu, satu (untuk) satuan pendidikan, tahun depan (2026) tiga,” jelasnya usai acara dalam acara Taklimat Media Setahun Kemendikdasmen di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta pada Rabu, (22/10/2025) ditulis Kamis (23/10/2025).

    Tidak berhenti, Mu’ti juga sudah menyiapkan target untuk tahun 2027-2029. Ia berharap dalam rentang 5 tahun pemerintahannya ada 6 IFP di masing-masing sekolah.

    “Tahun berikutnya dua (2027-2029). Sehingga, diharapkan dalam rentang waktu lima tahun ada enam (IFP) di masing-masing sekolah,” tegasnya.

    Capaian Program Digitalisasi Pembelajaran

    Per 22 Oktober 2025, Kemendikdasmen mencatat sudah ada 64.072 perangkat digitalisasi pembelajaran tiba di sekolah. Sebanyak 54.578 perangkat diantaranya sudah diinstal media pembelajaran dan siap digunakan.

    Kemendikdasmen berharap pada Desember 2025, semua perangkat digitalisasi pembelajaran yang diberikan ke sekolah sasaran sudah bisa digunakan. Target 288.865 sekolah sasaran penerima bantuan ini, terdiri dari:

    • PAUD: 64.191 sekolah
    • SD: 149.268 sekolah
    • SMP: 43.520 sekolah
    • SMA: 14.829 sekolah
    • SMK: 11.697 sekolah
    • SLB: 2.360 sekolah
    • SKB dan PKBM: 3.000 sekolah

    Kebijakan digitalisasi pembelajaran diiringi dengan hadirnya Rumah Pendidikan. Rumah pendidikan merupakan salah satu ekosistem pembelajaran yang memberikan layanan pendidikan bagi murid, guru mitra dan para pemangku kepentingan.

    Rumah Pendidikan terdiri dari:

    1. Ruang Guru

    Terdapat 1,3 juta pengguna aktif setiap bulannya. Ruang Guru menjadi tempat implementasi program sertifikasi guru melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

    2. Ruang Murid

    Diketahui sudah ada lebih dari 3 juta kunjungan murid sejak bulan Mei 2025. Murid bisa mengakses berbagai sumber belajar melalui layanan ini.

    3. Ruang Pemerintah

    Kemendikdasmen mencatat bila 97,5% dinas kabupaten/kota di seluruh RI telah mengunduh Rapor Pendidikan Daerah untuk melakukan perencanaan berbasis data.

    4. Ruang Sekolah

    Terdapat layanan Rapor Pendidikan Satuan Pendidikan yang telah diakses lebih dari 280 ribu NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) untuk melakukan perencanaan. Di ruang sekolah terdapat rincian pencatatan penggunaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang bisa dilihat secara transparan.

    Demikianlah capaian dan target kebijakan digitalisasi pembelajaran di 2026. Apakah sekolahmu salah satu penerima IFP detikers?

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Wisata Indonesia dan Malaysia, Cek Harga Tiket dan Tarif Transportasi Umum

    Wisata Indonesia dan Malaysia, Cek Harga Tiket dan Tarif Transportasi Umum


    Jakarta

    Pariwisata di Indonesia dan Malaysia disorot setelah data statistik menunjukkan jumlah kedatangan turis asing yang timpang. Jumlah turis asing yang datang ke Malaysia melonjak jauh melampaui Indonesia dengan penilaian destinasi wisatanya mudah dijangkau dengan transportasi umum, pelayanannya ramah terhadap kebutuhan turis, dan promosi internasionalnya gencar di mana-mana. Betulkah?

    Untuk melihat perbedaannya lebih dekat, detikTravel membandingkan harga tiket dan tarif kendaraan umum menuju berbagai destinasi wisata di dua ibu kota, Jakarta dan Kuala Lumpur. Keduanya sama-sama punya jaringan transportasi publik yang luas dan terjangkau, sekaligus citra positif di mata wisatawan dunia.

    Destinasi Wisata di Jakarta, Indonesia

    Tiga destinasi wisata berikut menyimpan kekayaan sejarah dan pesona keindahan alam Indonesia.


    1. Monas

    Langit ibu kota tampak semarak pada Minggu (5/10/2025) ketika atraksi udara spektakuler digelar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di kawasan Silang Monas, Jakarta. Suara deru mesin pesawat yang menggelegar membelah langit, mengundang decak kagum ribuan warga yang memadati area upacara.Puncak Monas dalam HUT TNI ke-80 (dok. Ari Saputra/detikcom)

    Monumen Nasional (Monas) di Lapangan Merdeka, Jakarta Pusat menyimpan sejarah kemerdekaan dan peristiwa lain yang terjadi di Indonesia. Destinasi wisata ini menerapkan harga tiket yang sama untuk WNI dan WNA.

    Tiket Monas-Pelataran Puncak

    Akses untuk tiket ini mencakup museum, ruang kemerdekaan, dan pelataran puncak.

    • Dewasa: Rp 24.000
    • Mahasiswa: Rp 13.000
    • Anak-anak/Pelajar: Rp 6.000

    Tiket Monas-Museum

    Pengunjung dengan tiket ini bisa mengakses ruang museum, ruang kemerdekaan, dan pelataran cawan.

    • Dewasa: Rp 8.000
    • Mahasiswa: Rp 5.000
    • Anak-anak/Pelajar: Rp 3.000.

    Akses Monas

    Jaringan transportasi publik yang tersedia menuju Monas adalah:

    • Transjakarta tujuan Halte Monas, Balai Kota, Perpustakaan Nasional, Gambir atau IRTI dengan tarif Rp 2.000 hingga Rp 3.500
    • MRT tujuan Stasiun Bundaran HI dengan tarif Rp 14-25 ribu.

    2. Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk

    Taman mangrove di KapukTWA mangrove di Kapuk (dok. Wahyu Setyo)

    Destinasi wisata alam berupa hutan mangrove ini menunjukkan pentingnya menjaga ekosistem bakau untuk mencegah erosi pesisir (abrasi). Hutan mangrove juga menjaga keseimbangan lingkungan untuk hidup hewan lain, misal aneka burung.

    Tiket masuk untuk WNA

    • Rp 120 ribu per orang pada hari biasa
    • Rp 125 ribu per orang pada hari libur

    Harga tiket masuk tidak mencakup paket wisata di TWA Mangrove Angke Kapuk. Contohnya sewa sampan, kano, atau menanam mangrove.

    Akses TWA Mangrove Angke Kapuk

    • KRL tujuan Stasiun Jakarta Kota, Rawa Buaya, atau Duri dengan tarif Rp 3.000 hingga Rp 12 ribu
    • Transjakarta tujuan Halte Buddha Tzu Chi dengan tarif Rp 2.000 hingga Rp 3.500.

    3. Seaworld Ancol

    Keindahan kehidupan dasar laut menarik minat warga untuk mengunjungi Seaworld. Tak hanya itu, Seaworld juga menjadi tempat wisata edukasi bagi anak-anak.Seaworld (dok. Pradita Utama/detikcom)

    Pesona bawah laut bisa disaksikan di sini yang dikenal punya salah satu akuarium terbesar se-Asia Tenggara. Selain pesona alam dan penghuninya, pengunjung bisa memperluas wawasan seputar kehidupan bawah laut.

    Tiket masuk untuk WNA

    • Hari biasa Rp 120 ribu
    • Jumat Rp 135 ribu
    • Sabtu dan Minggu Rp 165 ribu.

    Harga tiket Seaworld belum termasuk karcis masuk Kompleks Taman Impian Jaya Ancol dan biaya parkir

    Akses Seaworld Ancol

    • KRL tujuan Stasiun Ancol atau Kampung Bandan dengan tarif Rp 3.000 hingga Rp 12 ribu
    • Transjakarta tujuan Halte Transjakarta Ancol dengan tiket Rp 2.000 hingga Rp 3.500.

    Perjalanan dilanjutkan dengan bis untuk tiap destinasi wisata di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

    Destinasi Wisata di Kuala Lumpur, Malaysia

    Berikut adalah destinasi wisata yang identik dengan pesona Kuala Lumpur, Malaysia yang terdiri dari

    1. Menara Kembar Petronas

    Menara Kembar Petronas di MalaysiaMenara Kembar Petronas di Malaysia (dok. Vega Kurnianto/d’Traveler)

    Berdiri tegak setinggi 451,9 meter, Menara Kembar Petronas dengan 88 lantai ini adalah permata mahkota Kuala Lumpur. Destinasi wisata yang sempat jadi salah satu gedung tertinggi di Asia ini diresmikan tahun 1998.

    Tiket masuk untuk WNA

    Berikut adalah harga tiket yang memungkinkan pengunjung mengakses jembatan penghubung di lantai 41 dan observation deck di lantai 86.

    Hari biasa:

    • Bayi dan balita usia kurang dari 2 tahun: gratis
    • Anak usia 3-12 tahun RM 65 (Rp 255.418)
    • Dewasa usia 13-60 RM 127 (Rp 499.047)
    • Lansia usia lebih dari 61 tahun RM 88 (Rp 345.800)

    Hari libur:

    • Bayi dan balita usia kurang dari 2 tahun: gratis
    • Anak usia 3-12 tahun RM 69 (Rp 271.136)
    • Remaja usia 13-60 tahun RM 137 (Rp 538.343)
    • Lansia usia lebih dari 61 tahun RM 96 (Rp 377.233)

    Akses Menara Kembar Petronas

    • Kereta: RM 2-5 (Rp 7.900 hingga Rp 19.700)
    • Bus: RM 1-3 (Rp 3.930 hingga Rp 11.800).

    2. Batu Caves

    Batu Caves, Selangor, MalaysiaBatu Caves, Selangor, Malaysia (dok. bloodua/Getty Images)

    Gua di Kuala Lumpur ini penuh patung dewa dan simbol dalam agama Hindu. Kondisi tersebut menjadi pesona Gua Batu yang ternyata sangat Instagrammable karena gua ini penuh warna, hingga terkesan ceria.

    Tiket masuk untuk WNA

    • Area Utama dan Gua Kuil Utama: Gratis
    • Cave Villa: RM 15 (Rp 59.000)
    • Ramayana Cave: RM 5 (Rp 19.650)
    • Dark Cave: RM 35 (Rp 138.000)

    Akses Batu Caves

    • Kereta: RM 5-7 (Rp 19.700-Rp 27.600)
    • Bus lanjut kereta: RM 5-16 (Rp 19.700-Rp 62.900).

    3. Aquaria KLCC

    Divers perform an underwater lion dance at the KLCC Aquaria ahead of Chinese Lunar New Year celebrations in Kuala Lumpur, Malaysia Sunday, Feb. 4, 2024. The Chinese Lunar New Year falls on Feb. 10 this year, marking the start of the Year of the Dragon, according to the Chinese zodiac. (AP Photo/Vincent Thian)Pertunjukan di Aquaria KLCC (dok. Vincent Thian/AP)

    Di sini, pengunjung bisa menyaksikan akuarium air asin terbesar di Malaysia lengkap dengan kehidupan di dalamnya. Destinasi ini bisa diakses Warga Negara Asing (WNA) atau non-Malaysian dengan tarif berikut

    Tiket masuk untuk WNA

    Hari biasa:

    • Anak usia 3-12 tahun RM 65 (Rp 255.418)
    • Dewasa usia 13-59 tahun RM 75 (Rp 295.000)
    • Lansia usia 60-99 tahun RM 65 (Rp 255.418)

    Hari libur:

    • Anak usia 3-12 tahun RM 69 (Rp 271.136)
    • Dewasa usia 13-59 tahun RM 79 (Rp 310.500)
    • Lansia usia 60-99 tahun RM 69 (Rp 271.136)

    Akses Aquaria Kuala Lumpur City Centre (KLCC)

    • GOKL Bus: gratis
    • MRT: RM 1-2 (Rp 3.930-Rp 7.900)
    • Bus: RM 1-5 (Rp 3.930-Rp 19.700).

    Konversi ringgit ke rupiah dihitung dengan nilai tukar RM 1= Rp 3.930. Informasi yang diperoleh merupakan gambaran umum, sehingga detikers wajib update informasi untuk memperoleh gambaran jelas kondisi tempat wisata, beserta cara aksesnya

    Dengan informasi ini, detikers bisa menyusun anggaran jika ingin berlibur di area Jakarta atau Kuala Lumpur. Pengunjung bisa menyiapkan dana yang bisa diakses online dan offline, serta itinerary lain agar liburan makin berkesan.

    Selain itu, sejumlah survei menunjukkan Malaysia mampu menunjukkan sebagai posisi teratas negara dengan jalur pendakian gunung terbaik di Asia Tenggara. Survei dilakukan oleh Exoticca yang menganalisis 11 negara ASEAN berdasarkan data All trails. Indikator yang digunakan adalah jumlah pendaki dan ulasan positif.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mendikdasmen Koreksi Istilah ‘Kurikulum MBG’, Siapkan Modul Hidup Sehat via MBG

    Mendikdasmen Koreksi Istilah ‘Kurikulum MBG’, Siapkan Modul Hidup Sehat via MBG



    Jakarta

    Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sempat mengusulkan agar topik soal keamanan pangan dan gizi masuk dalam kurikulum sekolah. Langkah ini dinilai sebagai upaya agar anak lebih paham tentang makanan yang layak dikonsumsi.

    Lebih jauh hal ini juga menjadi salah satu langkah pencegahan masalah keracunan menu makan bergizi gratis (MBG). Usul ini kemudian juga didengar oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti sebagai ‘Kurikulum MBG’.

    Menteri Mu’ti meminta agar masyarakat tak memaknai ‘Kurikulum MBG’ menjadi sebuah kurikulum pendidikan. Dalam artian, kurikulum yang akan diterapkan di sekolah.


    “Jadi ‘Kurikulum MBG’ jangan dimaknai bahwa itu kurikulum ya. Lagi-lagi kita ini kan kacau mengenai istilah kurikulum,” paparnya usai acara dalam acara Taklimat Media Setahun Kemendikdasmen di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta pada Rabu, (22/10/2025) ditulis Kamis (23/10/2025).

    Bila melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah kurikulum diartikan sebagai perangkat mata pelajaran yang diajarkan pada lembaga pendidikan. Saat ini, Kemendikdasmen masih memberlakukan dua kurikulum di sekolah, yakni Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.

    Setelah satu tahun masa pemerintahannya, Menteri Mu’ti tidak mengubah dan menghadirkan kurikulum nasional. Untuk memperkuatnya, ia menghadirkan deep learning atau pembelajaran mendalam sebagai metode pembelajaran di sekolah.

    Sudah Kerja Sama dengan Menkes

    Kembali pada usulan ‘Kurikulum MBG’, Sekum PP Muhammadiyah itu mengaku sudah bekerja sama dengan Menkes Budi untuk program Sekolah Sehat. Program ini telah berjalan dan bahkan informasi Sekolah Sehat ada di buku-buku bacaan pendukung murid.

    “Bacaan pendukung tentang kebiasaan hidup sehat, makan bergizi bahkan ada juga video-video yang berkaitan dengan bagaimana budaya hidup sehat di sekolah,” urai Mu’ti.

    Untuk itu, ia yakin yang dimaksud oleh Menkes adalah masalah kurikulum secara harfiah. Hal ini belum bisa Mu’ti pastikan lantaran ia belum bertemu langsung dengan Menkes Budi.

    “Tapi dari pembicaraan selama ini kami kan sudah berkoordinasi dengan BGN (Badan Gizi Nasional), Menteri Kesehatan untuk bagaimana MBG itu tidak fokus pada makanannya saja. Tapi pada pembentukan karakter melalui MB dan membangun budaya hidup sehat,” tegasnya.

    Saat ini, Kemendikdasmen telah memiliki modul tentang penanaman karakter dan budaya hidup sehat melalui MBG. Modul ini nantinya akan dikirimkan ke semua sekolah.

    “Sehingga harapan kami mudah-mudahan ke depan MBG ini kita dukung penuh ini program Bapak Presiden,” tandasnya.

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Dear Bu Menpar, Bukan Cuma Destinasi Indah, Wisata RI Butuh Akses Mudah

    Dear Bu Menpar, Bukan Cuma Destinasi Indah, Wisata RI Butuh Akses Mudah



    Jakarta

    Destinasi boleh memesona, tapi tanpa transportasi publik yang terhubung, wisatawan bisa enggan datang. Itulah yang disoroti Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pemasaran Pariwisata Digital di Pasuruan, Jawa Timur.

    Bambang menyampaikan pernyataan itu saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Pemasaran Pariwisata Digital yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Komisi VII DPR RI di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (14/10/2025). Menurut Bambang Haryo, transportasi publik yang efisien menjadi salah satu faktor penting agar wisatawan domestik maupun mancanegara tertarik berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia.

    “Destinasi wisata kita sangat butuh akses transportasi publik yang terintegrasi. Turis asing sering enggan datang karena negara tetangga sudah punya sistem transportasi yang memadai, langsung terkoneksi dengan destinasi wisata,” ujarnya.


    Dia mencontohkan kondisi di Bali yang kini mengalami kepadatan dan ketidaknyamanan akibat minimnya transportasi umum.

    “Bali sekarang overload karena semua wisatawan, baik domestik maupun asing, harus memakai kendaraan pribadi. Ini harus segera dibenahi,” ujarnya.

    Ia optimistis Indonesia mampu bersaing secara global jika pemerintah serius memperbaiki fasilitas publik penunjang pariwisata.

    “Potensi kita luar biasa, ada ribuan destinasi wisata alam dan budaya. Negara lain bisa menargetkan puluhan juta turis, masa kita kalah dengan potensi sebesar ini,” ujarnya.

    Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat promosi wisata dengan menyarankan supaya hotel, restoran dan pelaku ekonomi kreatif di daerah aktif menjadi corong promosi destinasi lokal.

    “Kita punya 300 ribu restoran dan ratusan ribu hotel yang bisa jadi corong promosi. Bahkan tenaga kerja Indonesia (TKI) pun bisa berperan, satu TKI menargetkan dua wisatawan saja, kita sudah bisa datangkan jutaan turis,” ujar dia.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Anggit Bima Wicaksana, Mahasiswa IPB Meninggal Saat Ekspedisi Patriot di Papua Barat

    Anggit Bima Wicaksana, Mahasiswa IPB Meninggal Saat Ekspedisi Patriot di Papua Barat



    Jakarta

    Mahasiswa IPB University Anggit Bima Wicaksana meninggal dunia saat bertugas sebagai peserta Ekspedisi Patriot. Ia mengalami kecelakaan lalu lintas di Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Selasa (21/10/2025).

    Rektor IPB University Prof Dr Arif Satria menyatakan pihak kampus berduka atas peristiwa ini.

    “Kami sangat kehilangan sosok anak muda pejuang kesejahteraan rakyat seperti Anggit,” kata Arif, dikutip dari laman kampus, Kamis (23/10/2025).


    Arif mengatakan, Anggit meninggal di tengah perjuangan menjalankan tugas mulia mengharumkan nama kampus dengan memberikan kontribusi riset dan pengabdian yang relevan, aplikatif, serta berdampak bagi pembangunan bangsa.

    Ekspedisi Patriot adalah program gagasan Kementerian Transmigrasi bersama perguruan tinggi mitra yang melibatkan akademisi, mahasiswa, peneliti, dan praktisi multidisiplin. Para peserta program melakukan kajian strategis di kawasan transmigrasi untuk memastikan transformasi ekonomi berbasis komunitas.

    Sebanyak 57 dosen dan tenaga kependidikan, 135 mahasiswa, dan 93 alumni IPB University terlibat sebagai peserta Ekspedisi Patriot. Mereka disebar ke 36 lokus kawasan transmigrasi, 34 kabupaten/kota, di 21 provinsi.

    Anggit merupakan anggota Ekspedisi Patriot asal Prodi Manajemen Sumberdaya Lahan, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, IPB University.

    Pemulangan ke Rumah Duka

    Jenazah Anggit Tiba di rumah duka Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan, Banten dari Fakfak pada Rabu (22/10/2022). Petinya diselubungi bendera Merah Putih.

    Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi mengatakan pihak kampus berkoordinasi dengan keluarga Anggit, termasuk dalam hal pemulangan jenazah. Koordinasi pemulangan Anggit juga berlangsung dengan Kementerian Transmigrasi, pemerintah daerah setempat, Kementerian Perhubungan, TNI AU, dan maskapai penerbangan.

    Sebelumnya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan mengatakan pihaknya bertanggung jawab penuh untuk proses visum, pemulangan jenazah almarhum, dan pendampingan keluarga hingga selesai.

    “Kementerian Transmigrasi akan mengurus dan memastikan prosesi pemakaman berjalan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian beliau,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10/2025), melansir detikNews.

    “Almarhum adalah patriot berdedikasi yang gugur dalam pengabdiannya. Ini bukan hanya kehilangan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Kementerian Transmigrasi,” imbuhnya.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 2 Kunci yang Bikin Jumlah Pendaki Terjebak Darurat di Gunung Fuji Turun Drastis

    Ini 2 Kunci yang Bikin Jumlah Pendaki Terjebak Darurat di Gunung Fuji Turun Drastis



    Jakarta

    Jumlah pendaki yang mengalami kejadian darurat saat mendaki Gunung Fuji dari sisi Prefektur Shizuoka tercatat menurun tajam pada musim pendakian 2025. Itu setelah pemerintah setempat menerapkan aturan ketat.

    Melansir Kyodo News, Rabu (15/10/2025) sepanjang musim pendakian dari Juli hingga September 2025, sekitar 84.000 orang mendaki Gunung Fuji melalui jalur Shizuoka. Meski jumlahnya masih tinggi, hanya 36 pendaki yang membutuhkan bantuan penyelamatan.

    Polisi setempat mencatat penurunan sebesar 44% dibanding tahun sebelumnya, tanpa adanya korban jiwa yang dilaporkan.


    Angka tersebut turun signifikan dari tahun 2024 yang mencatat 64 kasus, termasuk enam pendaki yang meninggal dunia. Gunung Fuji, yang merupakan gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3.776 meter dan terletak di barat daya Tokyo, sempat menghadapi berbagai persoalan terkait keselamatan pendaki.

    Salah satunya adalah fenomena pendaki nekat menempuh jalur menuju puncak semalaman tanpa mementingkan keselamatan. Banyak pendaki juga ditemukan mendaki dengan persiapan minim, berpakaian seadanya seperti mengenakan kaus, celana pendek, bahkan sandal.

    Sebagai respons terhadap tren tersebut, Prefektur Shizuoka menggandakan biaya masuk menjadi 4.000 yen (Rp 420 ribu) pada musim ini. Selain itu, pendakian pada pukul 14.00 hingga 03.00 dini hari dilarang bagi yang tidak memiliki reservasi penginapan di pondok gunung.

    Langkah serupa telah lebih dulu diterapkan di Prefektur Yamanashi yang mengelola salah satu dari empat rute resmi pendakian Gunung Fuji. Tiga rute lainnya berada di wilayah Shizuoka.

    Upaya tersebut terbukti efektif dengan Yamanashi juga melaporkan penurunan signifikan dalam jumlah penyelamatan pendaki sejak kebijakan diberlakukan tahun lalu. Namun demikian, kecelakaan tetap terjadi di luar musim resmi pendakian.

    Menurut otoritas setempat, banyak kasus melibatkan wisatawan asing yang datang saat jalur pendakian ditutup, maupun penduduk lokal yang mendaki secara impulsif tanpa persiapan matang. Pada Juni 2024, tiga pria asal Jepang berusia antara 30 hingga 50 tahun ditemukan tewas di dekat kawah.

    Sementara itu, seorang warga negara Amerika berusia 60-an berhasil diselamatkan setelah mengalami hipotermia saat Gunung Fuji masih ditutup.

    Kasus lain terjadi pada April 2025, ketika seorang mahasiswa asal China harus dievakuasi menggunakan helikopter setelah jatuh sakit di dekat puncak. Empat hari kemudian, ia kembali harus diselamatkan karena kesehatannya menurun saat mencoba naik lagi untuk mengambil ponselnya yang tertinggal.

    Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Prefektur Shizuoka tengah mempertimbangkan untuk mengenakan denda serta biaya evakuasi helikopter bagi pendaki yang dinilai melakukan pendakian secara gegabah.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa BPI GTK 2025 Diumumkan, Ada Namamu?

    Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa BPI GTK 2025 Diumumkan, Ada Namamu?



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengumumkan hasil seleksi administrasi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025. Hasil bisa dilihat mulai 22 Oktober 2025.

    Beasiswa BPI GTK ditujukan khusus untuk calon guru (D4/S1) dan guru aktif. Bagi calon guru, program studi yang bisa dipilih meliputi pendidikan PAUD, pendidikan SD, pendidikan luar biasa, pendidikan jasmani, hingga pendidikan bmbingan dan konseling.

    Sementara untuk kategori guru, pilihan prodi yang bisa dipilih berupa pendidikan SMA/SMK, guru kejuruan, dan guru pendidikan luar biasa yang ingin melanjutkan studi lewat skema RPL atau Rekognisi Pembelajaran Lampau.


    Bagaimana cara cek hasil beasiswa BPI ini? Ini langkahnya.

    Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa BPI GTK 2025

    Hasil seleksi administrasi peserta beasiswa bisa dilihat langsung lewat email masing-masing. Pastikan email yang digunakan untuk mendaftar aktif agar bisa memastikan hasil seleksi.

    “Seleksi administrasi BPI guru dan calon guru S1/D4 telah di umumkan sobat Puslapdik bisa cek pada email dan akun beasiswa masing-masing ya,” tulis Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikdasmen melalui akun Instagram @puslapdik_dikbud, dikutip Kamis (23/10/2025).

    Selain itu, guru dan calon guru bisa memeriksa hasil seleksi lewat website resmi Kemendikdasmen di https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id.

    Tahap Seleksi Beasiswa BPI GTK 2025

    1. Seleksi administrasi dan subtansi
    2. Seleksi administrasi dengan status lengkap akan diikutsertakan dalam seleksi subtansi yang dilakukan panitia seleksi
    3. Seleksi wawancara dilakukan panitia seleksi
    4. Hasil pelaksanaan seleksi disampaikan oleh panitia seleksi kepada kepala Puslapdik
    5. Penerima beasiswa ditetapkan oleh Kepala Puslapdik berdasarkan hasil seleksi penerima BPI GTK
    6. Kepala Puslapdik menerbitkan surat keputusan penerima beasiswa.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa BPI GTK 2025

    • Komponen BPI GTK D4/S1 Calon Guru terdiri atas biaya pendidikan dan biaya pendukung
    • Komponen BPI GTK D4/S1 Guru meliputi biaya pendidikan
    • Biaya pendidikan sebagaimana diberikan untuk membiayai operasional pendidikan yang terkait langsung dengan proses pembelajaran bagi penerima BPI GTK.
    • Biaya pendidikan disalurkan selama paling lama 8 semester atau 48 bulan untuk BPI GTK D4/S1 Calon Guru dan paling lama 4 semester atau 24 bulan untuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi BPI GTK D4/S1 Guru
    • Biaya pendidikan sebagaimana dimaksud pada angka 4 tidak termasuk:
      – Biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata/magang/praktik kerja lapangan mahasiswa
      – Biaya asrama mahasiswa
      – Kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa
      – Biaya wisuda
      – Jas almamater/baju praktikum
      – Biaya yang bersifat pribadi dan tidak terkait langsung dengan proses pembelajaran penerima beasiswa
      – Biaya-biaya lain yang tidak disetujui oleh Puslapdik.

    Selamat bagi yang lolos seleksi beasiswa BPI GTK 2025. Bagi yang belum lolos, bisa mencoba kesempatan lain di tahun berikutnya ya.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Paspor Singapura Masih yang Terkuat di Dunia, Bagaimana Indonesia?

    Paspor Singapura Masih yang Terkuat di Dunia, Bagaimana Indonesia?



    Jakarta

    Untuk kedua kalinya paspor Singapura menjadi yang paling kuat di dunia. Para traveler pemegang paspor Singapura ‘bebas’ melenggang ke mana pun.

    Data itu diungkapkan oleh Indeks Paspor Henley pada tanggal 14 Oktober 2025. Dari data terbaru, untuk pertama kalinya paspor AS tak berada di 10 besar paspor terkuat di dunia.

    Dilihat dari situs resminya, Rabu (15/10/2025) Indeks Paspor Henley membandingkan akses bebas visa dari 199 paspor berbeda ke 227 tujuan wisata. Jika tidak memerlukan visa, maka skor dengan nilai 1 dibuat untuk paspor tersebut. Skor yang sama berlaku jika traveler dapat memperoleh visa saat kedatangan (VOA), izin kunjungan, atau otorisasi perjalanan elektronik (ETA) saat memasuki tujuan wisata.


    Jika visa diperlukan atau jika pemegang paspor harus mendapatkan visa elektronik (e-Visa) sebelum keberangkatan, skor dengan nilai 0 diberikan. Hal ini juga berlaku jika memerlukan persetujuan pemerintah sebelum keberangkatan untuk visa saat kedatangan. Skor total untuk setiap paspor sama dengan jumlah destinasi yang tidak memerlukan visa.

    Pada tahun 2025, paspor Singapura memperoleh skor 91,27 dari 100 pada indeks lain, yaitu indeks paspor VisaGuide 2025. Singapura memiliki akses bebas visa ke 193 destinasi dari 227 destinasi di seluruh dunia.

    Posisi ini menjadikan Singapura berada tiga negara teratas di Asia, termasuk Korea Selatan dan Jepang, yang memiliki akses bebas visa ke destinasi terbanyak. Korea Selatan yang berada di peringkat kedua bisa akses bebas visa ke 190 destinasi.

    Sedangkan Jepang berada di peringkat ketiga dengan akses bebas visa ke 189 destinasi.

    Paspor terkuat tahun 2025

    1. Singapura (193 destinasi)
    2. Korea Selatan (190)
    3. Jepang (189)
    4. Jerman, Italia, Luksemburg, Spanyol, Swiss (188)
    5. Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Irlandia, Belanda (187)
    6. Yunani, Hongaria, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Swedia (186)
    7. Australia, Republik Ceko, Malta, Polandia (185)
    8. Kroasia, Estonia, Slowakia, Slovenia, Uni Emirat Arab, Inggris Raya (184)
    9. Kanada (183)
    10. Latvia, Liechtenstein (182)
    11. Islandia, Lituania (181)
    12. AS, Malaysia (180)

    Kenapa paspor AS loyo?

    Di tahun ini, paspor AS berada di rangking 12 (tahun 2025 di rangking 7) dan memiliki akses bebas visa ke 180 destinasi, yang setara dengan paspor Malaysia. Penurunan itu disebabkan oleh serangkaian perubahan akses, termasuk hilangnya akses bebas visa ke Brasil pada April 2025 karena kurangnya timbal balik.

    China, Myanmar, Papua Nugini, dan Vietnam juga tidak memasukkan AS dalam daftar bebas visa mereka. AS hanya mengizinkan 46 negara lain untuk masuk tanpa visa.

    Bagaimana dengan paspor Indonesia?

    Pada 2024, paspor Indonesia berada di urutan ke-66. Dan tahun 2025 Indonesia turun ke posisi 70. Pemegang paspor Indonesia bisa melenggang ke 73 destinasi di dunia.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • UNS Buka Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025, Dana Rp 52 Juta

    UNS Buka Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025, Dana Rp 52 Juta


    Jakarta

    Universitas Sebelas Maret (UNS) tengah membuka kesempatan emas bagi peneliti post-doctoral lewat program Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025. Program ini terbuka untuk peneliti dari dalam maupun luar negeri.

    Ajang ini diluncurkan sebagai bagian dari inisiatif Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY). Program ini digagas UNS untuk meningkatkan daya saing riset dan reputasi global perguruan tinggi Indonesia, salah satunya melalui Times Higher Education (THE) Impact Rankings dan QS World University Rankings.

    Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga bulan yakni Januari-Juni 2026. Para peserta wajib memiliki gelar doktor (S3) dan diutamakan berkolaborasi dengan peneliti internasional.


    Tertarik melakukan riset dengan bantuan ini? Mengutip pedoman resmi, berikut informasi selengkapnya.

    Fokus Riset: SDGs & Kolaborasi Internasional

    Penelitian harus mengangkat tema yang selaras dengan United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), seperti SDG 2 (Zero Hunger), SDG 6 (Clean Water dan Sanititation), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 16 (Peace, Justice & Strong Institutions), dan SDG 17 (Partnership for the Goals).

    Selain itu, program ini menargetkan peningkatan kerja sama riset internasional untuk mendongkrak International Research Network (IRN) dan reputasi akademik global UNS.

    Dana dan Fasilitas Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025

    • Dana penelitian utama: Rp 52 juta
    • Pembiayaan gaji post doctoral researcher: Rp 30 juta untuk 3 bulan
    • Fasilitas bagi peneliti dari luar negeri termasuk biaya transportasi dan visa di luar honor
    • UNS menyediakan ruangan dan fasilitas pendukung penelitian dan kegiatan akademik

    Syarat Daftar Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025

    • Calon post-doctoral researcher dapat berasal dari dalam atau luar negeri
    • Calon post-doctoral researcher telah menyelesaikan studi doktoral/S3 dengan tanggal kelulusan setelah 1 Januari 2020 (dibuktikan dengan salinan ijazah yang menunjukkan tanggal kelulusan)
    • Calon post-doctoral researcher memiliki rekam jejak penelitian serta publikasi ilmiah minimal 1 artikel di jurnal internasional bereputasi, yang dibuktikan dengan lampiran proposal disertai tangkapan layar artikel tersebut pada pangkalan data Scopus
    • Membuat proposal disertai surat pernyataan kesediaan penelitian dari calon post-doctoral researcher
    • Apabila calon post-doctoral researcher telah memiliki institusi asal, maka wajib melampirkan surat izin institusi yang ditandatangani oleh atasan langsung
    • Artikel hasil penelitian wajib membahas salah satu SDGs yang menjadi target utama
    • Artikel wajib mencantumkan kata kunci “SDGs” serta kata-kata kunci relevan dengan salah satu SDG di atas
    • Setiap luaran publikasi ilmiah wajib mencantumkan ucapan terima kasih (acknowledgement) kepada LPDP, dengan format berikut: This research is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. ##/##/##.##.##/2025).

    Cara Pengajuan Proposal Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025

    1. Pengusul mengisi data meliputi judul, identitas pengusul, dan target luaran melalui laman IRIS1103
    2. Usulan dituliskan dalam template substansi penelitian dengan huruf Arial ukuran 11 dengan jarak antar baris 1,5 spasi.
    3. Substansi proposal meliputi ringkasan (maksimal 500 kata), latar belakang (maksimal 700 kata), tinjauan pustaka (maksimal 1.000 kata), metode (maksimal 600 kata), jadwal, dan daftar pustaka
    4. Pengusul mengisi Rencana Anggaran dan Biaya melalui sistem IRIS1103, kemudian diunduh dalam format PDF
    5. Curriculum Vitae (CV) di-generate dari data yang ada di IRIS1103 dan dapat diunduh dari laman IRIS1103 dalam format PDF.
    6. Proposal disusun menjadi satu file dalam format PDF dengan urutan:

    – Bagian depan proposal (Cover, identitas pengusul, target luaran, ringkasan penggunaan anggaran)
    – Substansi proposal
    – Lampiran, meliputi:

    • Halaman pengesahan kegiatan oleh ketua program studi dan dekan
    • Rincian penggunaan anggaran
    • Curriculum vitae pengusul
    • Surat pernyataan dari calon post-doctoral researcher
    • Curriculum vitae dari post-doctoral researcher
    • Salinan paspor bagi post-doctoral researcher luar negeri atau KTP bagi yang berasal dari dalam negeri
    • Salinan ijazah
    • Surat pernyataan tidak menerima pendanaan ganda
    • Rancangan kegiatan post-doctoral researcher selama di UNS
    • Bukti korespondensi dengan calon post-doctoral researcher yang menyatakan kesediaannya berada di UNS selama kegiatan
    • Lampiran lain yang relevan (bukti publikasi, surat izin atasan, dll).
    • File proposal diunggah ke laman IRIS1103.

    Jadwal Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025

    • Pendaftaran: 6 Oktober-14 November 2025 melalui sistem IRIS1103 UNS.
    • Seleksi proposal: 6 Oktober-14 November 2025
    • Pengumuman proposal yang diterima: Akhir November 2025
    • Pelaksanaan kegiatan: Desember 2025-Juni 2026
    • Pelaporan kegiatan dan pengunaan anggaran: maksimal 20 Juli 2026

    Demikian informasi pengajuan Hibah Penelitian Post-Doctoral Researcher 2025. Selamat mencoba.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com