Blog

  • Benar-benar Terjadi, Paspor Malaysia Sekuat AS

    Benar-benar Terjadi, Paspor Malaysia Sekuat AS



    Jakarta

    Peringkat paspor Malaysia melonjak ke peringkat 12 dalam daftar Henley Passport Index 2025 edisi Oktober. Kini, paspor Malaysia bersanding setara dengan paspor AS.

    Kebalikan dari Malaysia, kekuatan paspor AS mengalami penurunan. Ya, paspor AS masih bisa bertahan di peringkat satu pada 2014, namun terus mengalami penurunan setelahnya. Kini, paspor AS bahkan keluar dari 10 besar dan itu menjadi yang pertama kalinya. Paspor AS berada di peringkat ke-12 dunia.

    “Menurunnya kekuatan paspor AS selama dekade terakhir lebih dari sekadar perombakan peringkat, ini menandakan pergeseran fundamental dalam mobilitas global dan dinamika kekuatan lunak,” kata Christian H. Kaelin, ketua Henley & Partners, dikutip dari VN Express pada Jumat (17/10/2025).


    Dengan sama-sama berada di urutan ke-12, pemegang paspor dua negara itu bisa mengakses bebas visa ke 180 destinasi dari 227 destinasi di seluruh dunia.

    “Negara-negara yang merangkul keterbukaan dan kerja sama semakin maju, sedangkan negara-negara yang mengandalkan privilese masa lalu justru tertinggal,” kata Kaelin.

    Tahun lalu, paspor Malaysia naik satu peringkat menjadi paspor terkuat ke-11 di dunia, tetapi turun satu peringkat dalam peringkat tahun ini.

    Banyak netizen di Malaysia masih menunjukkan kebanggaan nasional mereka, merayakan fakta bahwa paspor mereka memungkinkan mereka bepergian “hampir ke mana pun tanpa visa.”

    Saat ini Singapura memegang gelar paspor terkuat di dunia, yang memungkinkan masuk bebas visa ke 193 destinasi, diikuti oleh Korea Selatan dan Jepang.

    Indeks Paspor Henley melacak kebebasan perjalanan global di 227 negara dan wilayah, menggunakan data eksklusif dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

    Indeks ini memeringkatkan 199 paspor berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dimasuki pemegangnya tanpa perlu visa terlebih dahulu. Diperbarui secara berkala sepanjang tahun untuk mencerminkan perubahan kebijakan visa, indeks ini secara luas dianggap sebagai tolok ukur utama mobilitas global dan bergengsi.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Siang Kuliah, Malam Jadi Pedagang Jagung Bakar

    Siang Kuliah, Malam Jadi Pedagang Jagung Bakar



    Jakarta

    Windy Syalwa Mutmainna bukan hanya mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Pattimura, biasa. Saat Matahari terbenam, Windy mulai mengeluarkan dagangannya yaitu membakar jagung.

    Meski wajah Windy terlihat lelah, tetapi sepasang matanya selalu memancarkan tekad membara. Sejak mentari terbit hingga terbenam, Windy adalah mahasiswi hukum yang rajin.


    “Saya ingin menjadi Hakim atau Jaksa. Bukan sekadar mengejar jabatan, tapi karena saya tahu betul bagaimana rasanya ketidakadilan dan keterbatasan. Saya juga ingin memberantas korupsi,” ujarnya dalam laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dikutip Jumat (24/10/2025).

    Takut Tidak Bisa Kuliah

    Windy dan kedua orang tuanya tinggal dengan menyewa dua kamar kos untuk ditinggali. Takut terkendala biaya, Windy selalu khawatir tidak akan bisa merasakan bangku kuliah.

    “Sebenarnya, saya takut untuk maju di dunia perkuliahan karena orang tua saya sudah lanjut usia. Bapak dulu nelayan, cuma karena memang sudah berusia 60 tahun jadi sudah enggak memungkinkan, juga cuaca yang tidak menentu. Akhirnya kami putuskan untuk jualan kecil kecilan. Karena kalo jadi nelayan risikonya juga besar,” jelas Windy.

    Namun takdir berkata lain, Windy menjadi salah satu dari ribuan penerima bantuan KIP Kuliah.

    Siang Kuliah, Malam Jualan Jagung Bakar

    Selama kuliah, Windy ulet menekuni pekerjaannya sebagai pedagang jagung bakar. Ia memulai shift malamnya tepat setelah kuliah usai.

    Windy menggelar dagangannya di sudut jalan yang ramai. Uang hasil dagangan bukan hanya untuk biaya hidup sehari-hari berkuliah, tetapi juga untuk membantu keluarganya.

    “Jam 8 pagi ada kuliah online. Dari jam 11 sampai jam dua siang itu free biasanya digunakan untuk persiapan dagang jagung bakar seperti menyiapkan bumbu untuk jagung bakar dan kebutuhan dagangan jasuke (jagung susu keju, red). Jam 4 kuliah offline biasanya selesainya jam setengah 6 atau setengah 7. Pulang, tidak ganti baju langsung bantu jualan,” tutur Windy.

    Ia mengaku kerap berjualan hingga hari berganti. Saat berjualan itu, sesekali ia membuka buku dan catatan perkuliahannya.

    “Jualan sampai jam 12 malam kadang jam 1 kalau sedang ramai, setelahnya merapikan peralatan dagang. Kalau lagi kosong saya gunakan untuk belajar,” terangnya.

    Beratnya berdagang sembari berkuliah tidak pernah dikeluhkan Windy. Ia selalu ingat jika perjuangan orang tua untuk membesarkannya, harus dibalas dengan prestasi.

    “Yang saya pikirkan adalah bagaimana saya bisa menyelesaikan pendidikan saya supaya orang tua saya bisa bangga dengan apa yang sudah mereka berikan kepada saya. Mengembalikan apa yang sudah diberikan kepada saya, dan membuat pembuktian kalau anak saya juga bisa loh menjadi seperti orang orang di luar sana,” tegas Windy.

    Lelah yang dirasakan Windy selalu hilang ketika ia mengingat sosok orang tuanya.

    “Kami mendapat cacian dan makian, saya melihat bagaimana mereka bersusah payah menghidupi saya, membuat mereka bangga, dan membuat mereka lebih dihargai oleh orang orang,” tutupnya.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • India Jadi Negara dengan Potensi Pariwisata Terbesar Dunia, Lewati Jepang-China

    India Jadi Negara dengan Potensi Pariwisata Terbesar Dunia, Lewati Jepang-China



    Jakarta

    India dinilai sebagai negara dengan potensi pariwisata terbesar di dunia. India menempati posisi paling atas, Jepang dan China pun kalah.

    Predikat itu diumumkan dalam laporan terbaru GlobalData Tourism Potential Index 2025. Melansir Hotel Management Network, Jumat (17/10/2025) laporan tersebut menilai 60 destinasi utama dunia dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti daya tarik wisata, kekuatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, investasi asing, hingga isu keberlanjutan.


    Hasilnya, India unggul secara menyeluruh dan dinilai paling siap dalam menghadapi masa depan pariwisata global. Kepala Riset Perjalanan dan Pariwisata Global di GlobalData, Nicholas Wyatt, menyatakan India melihatkan progres yang sangat positif dari negara lainnya.

    “India menunjukkan kinerja luar biasa di berbagai pilar. Lonjakan jumlah wisatawan dan pertumbuhan pengeluaran mereka menjadi fondasi utama kesuksesan India, ditambah lagi kekayaan budaya dan warisan sejarahnya sangat menarik bagi wisatawan internasional,” kata Wyatt.

    India memang punya segala elemen yang mendukung potensi wisatanya, mulai dari kuliner yang menggoda, ragam festival hingga destinasi spiritual seperti Varanasi dan kuil-kuil di Rishikesh. Tak heran, sejumlah Situs Warisan Dunia UNESCO di India selalu menjadi magnet bagi pelancong dari seluruh dunia.

    Namun, bukan hanya soal budaya. India juga mencatat kemajuan pesat di bidang infrastruktur dan investasi pariwisata. Program pembangunan nasional yang ambisius serta banjir investasi asing langsung (FDI) di sektor tersebut menjadikan India tampil sebagai kekuatan baru.

    Meski begitu, laporan GlobalData juga mencatat bahwa India masih mempunyai pekerjaan rumah. Skor negara ini di aspek risiko dan keberlanjutan masih di bawah rata-rata.

    “Ada potensi besar, tapi India juga harus terus memperhatikan isu lingkungan dan tata kelola destinasi,” kata Wyatt.

    Di posisi ketiga, Jepang mencuri perhatian berkat lonjakan kunjungan wisatawan pada 2024, yang mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah negeri Sakura. Peningkatan itu membuat Jepang mencatat skor kedua tertinggi di kategori aktivitas pariwisata, tepat setelah India.

    Sementara itu, China menempati posisi unggul di sektor pembangunan dan investasi. Negara itu meraih skor tertinggi dalam proyek konstruksi pariwisata, serta sub-indikator investasi langsung dan modal. Kombinasi pasar domestik yang besar dan dukungan pemerintah membuat China semakin dilirik investor global.

    “Pemerintah dan sektor swasta China bergerak cepat, hal itu ini terlihat dari tingginya minat investor serta kemajuan proyek-proyek besar di sektor wisata,” kata Wyatt.

    Asia Jadi Pusat Pertumbuhan Pariwisata Dunia

    Secara keseluruhan, laporan GlobalData 2025 menyoroti bahwa tiga negara Asia: India, Jepang, dan China, kini menjadi pendorong utama arah baru industri pariwisata global. Ketiganya unggul dalam inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan destinasi.

    Asia pun kini tidak lagi hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga menjadi pusat kekuatan baru dalam dunia pariwisata internasional.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Studi Ungkap Air di Laut Merah Pernah Menghilang, Bagaimana Bisa Terisi Kembali?

    Studi Ungkap Air di Laut Merah Pernah Menghilang, Bagaimana Bisa Terisi Kembali?



    Jakarta

    Laut Merah yang berada di antara Semenanjung Arab dan benua Afrika, ternyata pernah menghilang dan hanya tersisa garam. Fakta ini diungkapkan oleh para peneliti dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST).

    Menurut peneliti, sekitar 6,2 juta tahun lalu, Laut Merah mengalami peristiwa kekeringan total. Semuanya berubah menjadi gurun garam yang tandus.

    Namun, kurang dari 100.000 tahun, air dari Samudra Hindia datang membanjiri dan mengisi kembali cekungan tersebut. Ini membuat Laut Merah dan kehidupan di dalamnya pulih secara dramatis.


    Banjir dari Samudra Hindia Pulihkan Laut Merah yang Kekeringan

    Sebelum terjadi peristiwa kekeringan total, Laut Merah terhubung dengan Laut Tengah melalui selat dangkal di utara dan dengan Samudra Hindia melalui penghalang vulkanik di selatan. Kekeringan ini berakhi ketika air dari Samudra Hindia menembus penghalang vulkanik di selatan, tepatnya di dekat Kepulauan Hanish.

    Banjir dahsyat membuka selat Bab el-Mandeb dan mengalirkan air laut ke dalam cekungan Laut Merah. Proses ini membentuk ngarai bawah laut sepanjang 320 kilometer yang masih terlihat hingga kini.

    Usai air membanjiri Laut Merah, ekosistem pulih dalam waktu cepat. Kehidupan terumbu karang dan biota laut lainnya kembali berkembang pesat, menjadikan Laut Merah sebagai ekosistem laut yang kaya dan unik hingga hari ini.

    Dijadikan Laboratorium Alam bagi Studi Geologi Lautan

    Fenomena kekeringan total Laut Merah pada masa lalu menjadi hal penting bagi ilmuwan. Kini, Laut Merah dijadikan sebagai laboratorium alam untuk mempelajari bagaimana lautan terbentuk dan berevolusi melalui peristiwa geologis ekstrim.

    Proses pengeringan dan banjir besar yang terjadi di Laut Merah memberikan wawasan baru tentang dinamika cekungan laut dan interaksi antara tektonik lempeng, iklim, dan ekosistem laut.

    “Temuan ini menegaskan pentingnya Laut Merah dalam studi geologi lautan dan memperkuat posisi KAUST sebagai pusat penelitian terkemuka di bidang ini,” ujar Prof Abdulkader Al Afifi, salah satu penulis studi tersebut, dilansir Science Daily.

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Menyusuri Kemang Raya, Kawasan Elite yang Masuk Daftar Kawasan Terkeren di Dunia

    Menyusuri Kemang Raya, Kawasan Elite yang Masuk Daftar Kawasan Terkeren di Dunia



    Jakarta

    Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tengah jadi sorotan usai masuk dalam daftar ‘kawasan paling keren dunia tahun 2025’ versi Time Out. Namun, tak semua warga Jakarta tahu bahwa kawasan ini kini dianggap salah satu yang paling keren di dunia.

    Kemang menduduki urutan ke 28 dari 39 kawasan paling keren dunia. Namun, tak semua warga Jakarta tahu bahwa kawasan ini kini dianggap salah satu yang paling keren di dunia.

    Kamis (16/10/2025), detikTravel menelusuri salah satu kawasan di Kemang, yaitu Jalan Kemang Raya yang dianggap sebagai poros utama kawasan itu. Sepanjang jalan, suasana sibuk terlihat saat malam hari. Deretan mobil mewah tampak berjejer di depan restoran, bar, dan hotel yang berjajar di sepanjang trotoar.


    Di sisi lain, kehidupan sederhana juga masih terasa. Pedagang kaki lima tampak berjualan di pinggir jalan, menawarkan jajanan khas yang ramai diburu pengunjung.

    “Aku belum tahu kalau Kemang masuk kawasan keren dunia, ya. Aku ke sini cuma buat jajan di kaki lima sih,” kata Eva, salah satu pengunjung yang ditemui di kawasan Kemang Raya.

    Eva mengaku sering mampir ke daerah ini hanya untuk menikmati suasana dan kuliner kaki lima. “Biasanya aku beli jajanan aja, pernah juga ke Kampung Kemang di seberang sana,” dia menambahkan.

    Menurutnya, mungkin yang membuat Kemang terkesan ‘keren’ adalah banyaknya tempat elit yang berdiri di kawasan ini. “Masuk kawasan keren mungkin karena tempat-tempatnya kali, ya, yang elit,” ujarnya sambil tersenyum.

    Pernyataan serupa diungkapkan Audina, warga yang malam itu tengah duduk santai di trotoar Kemang. “Suasananya sih biasa aja, jalan biasa, tapi di sini banyak banget tempat elit kayak hotel, bar, restoran luar negeri,” kata Audina.

    Audina juga sempat mencicipi salah satu restoran Korea di kawasan itu. “Harganya lumayan sih, makanan di atas Rp 50 ribu ke atas,” jelasnya.

    Selain restoran Korea, di Kemang juga berjejer kafe bergaya modern, toko fashion, spa perawatan tas, hingga Plaza 88, kampung Kemang. Tak jauh dari situ, juga ada restoran khas Indonesia, yaitu makanan padang sate Madura yang menambah warna kuliner kawasan ini. Di kawasan Jalan Kemang Raya juga ada area food court, cocok bagi detikers yang ingin berkuliner di kawasan Kemang.

    Meski banyak yang menganggap Kemang sebagai kawasan hits dan berkelas, sebagian warga Jakarta justru heran dengan predikat ‘kawasan terkeren dunia’ yang disematkan oleh Time Out.

    “Kalau soal keren, mungkin karena tempatnya yang banyak dikunjungi orang kelas menengah atas, suasananya sendiri kayak jalanan biasa atau tempat biasa yang di Jakarta,” kata Audina.

    Apa pun alasannya, Kemang memang punya daya tarik tersendiri, perpaduan antara modernitas, gaya hidup urban, dan kehangatan khas Jakarta yang tak pernah hilang.

    Sejarak Kemang

    Dalam arsip detik.com, nama Kemang itu adalah nama pohon. Dalam kbbi disebutkan bahwa kemang adalah pohon dengan kulit batang berwarna abu-abu dan pecah-pecah, tinggi 20-40 m, bunganya terdapat dalam malai, menyerupai bunga mangga, berwarna ungu tua, bagian tepi berwarna putih, buahnya besar berbentuk seperti avokad dan tidak simetris, berwarna kecokelat-cokelatan, daging buah berwarna kuning kotor mengandung banyak cairan dan rasanya asam manis

    Sejarawan JJ Rizal mengungkapkan kawasan Kemang dulu memang identik dengan pepohohon yang hijau. Kemang juga disebut sebagai tempat yang berlembah.

    “Karena menilik dari nama tempatnya kan itu nama pohon, pohon kemang (Mangifera kemanga caecea). Sejenis mangga. Tapi ada sumber yang menyebutkan itu kawasan yang berlembah-lembah. Basah, rumahnya air,” kata JJ Rizal dalam arsip detikcom pada 2021.

    JJ Rizal menjelaskan bahwa Kemang dibangun berdasarkan masterplan di era Wali Kota Soediro yang menjabat pada 1953-1960. Masterplan ini menjadi rujukan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Kemang, menjadi salah satu kawasan hijau untuk mengatasi banjir.

    “Sebagai dataran yang rendah dan dekat kali, itu memang dalam masterplan tahun 1965 dan 1985. Masterplan ini mengadopsi masterplan yang dibuat Wali Kota Soediro. Masterplan yang dibuat sama Bang Ali ini mengacu kepada masterplan Wali Kota Soediro yang mengacu kepada aturan kolonial juga,” kata dia.

    “Karena masalah banjir menetapkan kawasan di sekitar Tanjung West (Tanjung Barat) itu sebagai green belt atau sabuk hijau. Itu yang harus jadi kawasan hijau, kawasan resapan air,” dia menambahkan.

    Kemang Sebelum Pandemi

    Sebelum wabah Covid-19, Kemang adalah salah satu kawasan yang ‘lebih hidup’ di malam gari. Area itu merupakan salah satu pusat nongkrong, kuliner mewah dan street food, juga kelab malam.

    Dalam arsip CNNIndonesia disebutkan bahwa Kemang adalah kawasan ikonik bagi kalangan muda-mudi sejak tahun 90-an. Saat itu, trotoar belum selebar dan sebagus kini, namun di situlah pedagang kaki lima berderet sejak sore. Pengunjung ramai seiring waktu makin malam.

    Di Kemang berjejer beragam jenis tempat usaha, mulai dari hotel, bank, restoran, kafe, salon, hingga toko-toko yang menyajikan berbagai kebutuhan bagi kalangan kelas menengah ke atas Jakarta. Bahkan, sekolah dan perguruan tinggi berstatus internasional ada di sana.

    Dinamisnya pembangunan bisnis di kawasan Kemang juga semakin menjadi, tatkala Kemang didaulat sebagai ‘Kampung Modern’ berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 1999.

    Selain destinasi muda-mudi, kawasan Kemang menjadi magnet bagi ekspatriat yang bekerja di Indonesia. Selain banyak tempat hiburan, kebanyakan ekspatriat memilih tinggal di kawasan Kemang lantaran dekat dengan sejumlah pusat perkantoran Jakarta, seperti Sudirman, Kuningan, dan Menteng.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Polusi Udara Bisa Memperlambat Perkembangan Otak Bayi yang Baru Lahir

    Polusi Udara Bisa Memperlambat Perkembangan Otak Bayi yang Baru Lahir



    Jakarta

    Sebuah studi menemukan polusi udara bisa berdampak buruk bagi ibu hamil. Para ilmuwan dari Barcelona mengungkapkan polusi udara bisa memperlambat pematangan otak bayi yang baru lahir.

    Dalam temuannya, peneliti menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang terpapar partikel halus (PM 2.5) cenderung memiliki perkembangan mielin otak relatif lambat. Hal ini dapat menjadi indikator penting dalam proses tumbuh kembang sistem saraf.

    Untuk menemukan hasil ini, tim peneliti dari Barcelona Institute for Global Health (ISGlobal) memindai 132 otak bayi baru lahir menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI).


    Pengaruh Paparan Polusi Udara terhadap Ibu Hamil

    Hasil penelitian menemukan bahwa bayi yang ibunya terpapar udara dengan kadar PM2.5 tinggi selama masa kehamilan menunjukkan tingkat mielinasi (myelination) lebih rendah dibanding bayi dalam lingkungan udara yang bersih.

    “Paparan polusi udara, bahkan dalam kadar yang relatif rendah, sudah cukup untuk mempengaruhi pematangan otak neonatus,” ungkap Dr Mònica Guxens, peneliti utama studi ini, dikutip dari EurekAlert.

    Mielinasi merupakan proses pembentukan lapisan pelindung pada sekitar serabut saraf otak. Proses ini penting karena membuat sinyal listrik antar sel otak dapat berjalan cepat dan efisien, bisa diilustrasikan seperti “kabel listrik” yang dilindungi isolator.

    Jika mengalami kelambatan dalam prosesnya, maka perkembangan yang tidak optimal pada koneksi otak bayi bisa terjadi pada fase awal kehidupan.

    Tempat Tinggal Ibu Hamil dan Paparan Polusi Udara

    Para ilmuwan melakukan penggabungan data kualitas udara dari lokasi tempat tinggal ibu hamil dengan hasil MRI otak bayinya di bulan pertama pasca kelahiran.

    Polutan utama yang diamati adalah PM 2.5, yaitu partikel halus berdiameter kurang dari 2,5 mikrometer yang dihasilkan dari pembakaran kendaraan bermotor, industri, serta asap rokok.

    Hasil analisis menunjukkan hubungan linier, di mana semakin tinggi paparan PM 2.5 selama kehamilan, semakin rendah pula tingkat mielinasi otak bayi.

    Namun, peneliti belum bisa memastikan zat mana dalam PM 2.5 yang paling berpengaruh, karena partikel ini terdiri dari banyak unsur termasuk logam berat seperti besi dan tembaga serta senyawa organik beracun.

    Ibu Hamil Wajib Perhatikan Kualitas Udara Sekitar

    Studi ini menjadi yang pertama memetakan efek polusi udara terhadap struktur otak bayi baru lahir secara langsung.

    Selama ini, sebagian besar riset hanya meneliti efek jangka panjang seperti penurunan IQ atau gangguan perhatian pada anak usia sekolah.

    “Mengetahui dampaknya sedini mungkin sangat penting. Jika perubahan mielinasi ini berlanjut, bisa memengaruhi fungsi kognitif dan perilaku anak di kemudian hari,” jelas Guxens.

    Para ilmuwan menekankan pentingnya upaya mengurangi kadar polusi udara, terutama di kawasan perkotaan dengan lalu lintas padat.

    Selain itu, ibu hamil disarankan untuk lebih memperhatikan kualitas udara di sekitar tempat tinggal, seperti menghindari paparan asap kendaraan dan memperbanyak aktivitas di ruang terbuka hijau.

    “Kesehatan lingkungan ibu bukan hanya soal paru-paru, tapi juga otak generasi masa depan,” tulis para peneliti dalam laporannya di Environmental Research.

    Meski temuan ini belum membuktikan hubungan sebab-akibat secara penuh, hasilnya memberikan peringatan kuat, bahwa polusi udara tidak hanya berdampak pada tubuh, tapi juga otak bayi bahkan sebelum ia lahir.

    Penelitian lanjutan diharapkan dapat menjawab apakah perlambatan mielinasi ini akan berpengaruh hingga usia sekolah atau dewasa.

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Turis Nyasar 2 Hari, Semua Barang Hilang Cuma Tersisa Kunci Hotel

    Turis Nyasar 2 Hari, Semua Barang Hilang Cuma Tersisa Kunci Hotel



    Pattaya

    Seorang turis Italia tersesat di Pantai Pattaya. Tanpa identitas, dia hanya memegang kunci hotel sebagai petunjuk.

    Adalah Marco De Vivo turis yang tersesat di Pattaya itu. Dia tampak linglung di Kantor Polisi Pattaya.

    Dikutip dari the taiger, Jumat (17/10/2025), pada awal pekan ini, dia mengaku menikmati liburannya di sebuah bar lokal Pattaya dua hari lalu.


    Saat diinterogasi, ia mengaku mabuk berat malam itu. Petaka pun dimulai setelah dia mabuk itu. Semua barangnya hilang, yang tertinggal hanya kunci kamar hotel. Ia bahkan lupa nama hotel tempatnya menginap.

    Dibantu oleh petugas penghubung internasional, ia memberikan kunci hotel yang menjadi satu-satunya benda berharga yang diharapkan bbisa menuntunnya pulang.

    Namun, kunci itu polos, tidak ada logo hotel atau penanda khusus lain yang jadi mewakili hotel. Di kunci itu cuma ada gantungan dengan menunjukkan bahwa dia menginap di kamar nomor dua.

    Polisi pun bingung, di hotel mana dia menginap.

    Berbekal foto kunci hotel, petugas mencari bantuan lewat dunia maya. Upaya itu menuai respons positif.

    Banyak netizen yang mengidentifikasikan beberapa akomodasi. Bahkan, banyak yang meminta polisi untuk memeriksa sistem seperti Kartu Kedatangan Digital Thailand (TDAC) atau basis data TM30, yang melacak pendaftaran hotel untuk pengunjung asing.

    Pattaya Mail menyatakan polisi Thailand memastikan bahwa semua hotel dan penginapan di Thailand wajib melaporkan tamu asing ke imigrasi dalam waktu 24 jam setelah check-in. Aturan itu membantu petugas melacak keberadaan wisatawan jika terjadi sesuatu, karena data mereka tercatat secara resmi.

    Dalam prosesnya, polisi bersama warga berhasil menemukan tempat menginap De Vivo. Kini, De Vivo berada di bawah pengawasan aparat internasional dan diperkirakan akan segera kembali ke hotelnya dalam keadaan selamat.

    Insiden itu menjadi pelajaran penting bagi wisatawan untuk membawa informasi penting seperti kartu hotel, nomor kamar, atau kontak darurat. Selain itu, sebaiknya tidak mabuk, ya!

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nilai Rapor Tinggi Belum Cukup! Ini Strategi Lolos SNBP Tanpa Tes 2026

    Nilai Rapor Tinggi Belum Cukup! Ini Strategi Lolos SNBP Tanpa Tes 2026



    Jakarta

    Bagi siswa SMA/sederajat, masa kelas 12 sering jadi waktu paling menegangkan. Persiapan ujian, tugas akhir, sampai seleksi masuk kuliah datang bersamaan. Banyak yang mengira punya nilai rapor tinggi sudah cukup untuk lolos SNBP, padahal kenyataannya tidak selalu begitu. Tanpa strategi yang tepat, peluang bisa meleset walau nilai sudah bagus.

    Program Kuliah Tanpa Tes dari Lampung Cerdas jadi solusi buat kamu yang ingin punya peluang lebih besar masuk kampus impian tanpa tes. Program ini membahas tuntas 21 strategi jitu lolos SNBP dan jalur undangan lain, yang sudah terbukti membantu lebih dari 18.700 siswa se-Indonesia menembus kampus favoritnya.

    Bukan cuma soal kelulusan, lewat program ini kamu juga bisa belajar cara mendapatkan biaya kuliah yang lebih ringan, bahkan berpeluang meraih beasiswa. Banyak peserta sebelumnya yang akhirnya membayar UKT lebih rendah berkat bimbingan intensif dari Lampung Cerdas.


    Tahun 2024 lalu, Lampung Cerdas juga berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan meraih Rekor MURI. Pencapaian ini semakin menguatkan semangat mereka untuk terus mendampingi siswa-siswa di seluruh Indonesia menuju bangku kuliah. Hingga kini, lebih dari 2.000 siswa sudah bergabung dan merasakan manfaat nyata dari program Kuliah Tanpa Tes.

    Kalau kamu ikut, kamu akan mendapatkan banyak benefit menarik seperti:
    E-book lengkap strategi SNBP & jalur undangan
    Modul khusus agar biaya kuliah lebih ringan
    Panduan KIP Kuliah langkah demi langkah
    Tes minat & bakat untuk menentukan jurusan yang tepat
    Pendampingan intensif selama 9 bulan penuh
    Live mentoring bersama mentor berpengalaman
    Plus, bonus e-modul pembahasan TKA

    Dapatkan harga spesial! Total manfaatnya bernilai lebih dari Rp3,7 juta, tapi kamu bisa dapat semuanya hanya dengan Rp287.000 kalau daftar sebelum 31 Oktober 2025. Setelah mendaftar, kamu langsung dapat akses ke semua materi dan arahan dari tim mentor.

    Program ini khusus untuk kamu yang masih kelas 12 SMA/sederajat, karena jalur undangan hanya bisa diikuti oleh siswa aktif. Jadi, kalau kamu serius ingin masuk kampus tanpa stres dan tanpa tes, jangan tunggu nanti.

    Yuk, daftar sekarang di Program Kuliah Tanpa Tes by Lampung Cerdas, dan mulai perjuangan menuju kampus impianmu dari hari ini! Beli tiketnya sekarang di detikevent.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Warganya Terjebak Scamming, Korsel Terbitkan ‘Kode Hitam’ ke Kamboja

    Banyak Warganya Terjebak Scamming, Korsel Terbitkan ‘Kode Hitam’ ke Kamboja



    Jakarta

    Pemerintah Korea Selatan mengambil sikap setelah 1.000 warganya terjebak bekerja sebagai penipu setelah datang ke Kamboja. Mereka mengeluarkan travel ban dan menghimbau warganya tak ke daerah-daerah di Kamboja yang disebutkan.

    Dilansir dari Reuters, Kamis (16/10/2025) Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Wi Sung-lac mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Kim Jina memimpin tim ke Kamboja untuk mencari penyelesaian atas keterlibatan warga Korea Selatan dalam penipuan tersebut. Badan Intelijen Korea Selatan juga terlibat dalam penyelidikan.

    Kementerian Luar Negeri mengeluarkan larangan perjalanan baru untuk sebagian wilayah Kamboja, termasuk Poipet dan Kampot. Mereka mengimbau untuk meninggalkan wilayah-wilayah tersebut, termasuk Sihanoukville.


    Kemlu Korsel menyebutkan adanya peningkatan kasus penahanan dan ‘pekerjaan kotor’ baru-baru ini. Larangan ‘kode hitam’ ini merupakan larangan perjalanan paling serius dengan perintah bagi warga negara untuk meninggalkan negara yang idsebut.

    “Lebih dari 1.000 warga Korea Selatan diyakini termasuk di antara sekitar 200.000 orang dari berbagai negara yang terlibat dalam kompleks penipuan di Kamboja,” ujar Wi.

    Tindakan Korea Selatan ini menyusul kematian seorang mahasiswa Korea Selatan yang dibujuk untuk bekerja di sebuah pusat penipuan di Kamboja dengan janji upah yang besar. Dia bernasib buruk, meninggal setelah disiksa oleh geng kriminal.

    Pekan lalu, Korea Selatan memanggil duta besar Kamboja terkait kematian tersebut serta penahanan warga negaranya oleh geng-geng kejahatan siber. Pemerintah mendesak Phnom Penh untuk mengambil tindakan.

    Mundur ke bulan Juni, Amnesty International menuduh pemerintah Kamboja sengaja mengabaikan pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok-kelompok kriminal. Di sini terlihat pola kegagalan negara yang memungkinkan industri penipuan bernilai miliaran dolar berkembang pesat.

    Pemerintah Kamboja menolak dituduh tidak melakukan apa-apa dan mengatakan laporan kelompok HAM itu dibesar-besarkan.

    “Kepolisian Korea Selatan dan Kementerian Luar Negeri telah menangani lebih dari 300 laporan yang diajukan tahun ini oleh kerabat warga negara yang diyakini hilang di Kamboja, dan sekitar 80% dari kasus ini telah diselesaikan,” kata Wi.

    Pemerintah Korsel saat ini menangani 72 kasus dan berencana untuk memulangkan sekitar 60 orang yang telah ditangkap sejak Juli oleh otoritas Kamboja. Wi mengatakan pemerintah menghadapi kendala mengingat Kamboja memiliki hak untuk menanggapi kejahatan di negara itu dan mengatakan tindakan terbaik bagi Korea Selatan adalah membantu dan bekerja sama.

    (sym/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Susun Peta Hidup dan Wujudkan 100 Mimpimu Lewat Kelas Life Plan!

    Susun Peta Hidup dan Wujudkan 100 Mimpimu Lewat Kelas Life Plan!



    Jakarta

    Menjalani hidup di tengah ritme dunia yang cepat membuat perjalanan hidup sering kali diisi dengan keputusan spontan tanpa perencanaan matang. Akibatnya, arah hidup pun terasa kabur dan kehilangan makna.

    Kabar baiknya, sekarang kamu bisa belajar menata kembali arah hidup lewat kelas Life Plan: Menyusun Peta Hidup 70 Tahun dan Daftar 100 Mimpi. Kelas ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi panduan untuk mengenal diri lebih dalam, menetapkan tujuan jangka panjang, dan menyusun strategi praktis agar setiap langkah hidupmu punya makna yang jelas.

    Selama dua jam intensif, peserta akan dibimbing untuk menyusun peta hidup pribadi yang berisi perjalanan 70 tahun ke depan, sekaligus membuat daftar 100 mimpi yang ingin diwujudkan.


    Kamu juga akan belajar teknik menentukan prioritas hidup dengan metode simulasi bejana dan batu, serta memahami bagaimana perencanaan jangka pendek bisa membantu mewujudkan impian besar.

    Kelas ini akan digelar online melalui Zoom pada Selasa, 27 November 2025, pukul 19.30-21.30 WIB. Dengan durasi yang padat dan penuh insight, sesi ini dirancang agar kamu langsung bisa mempraktikkan apa yang dipelajari, bukan sekadar mendengarkan teori.

    Kelas Life Plan ini cocok untuk siapa pun, baik kamu yang masih mahasiswa dan ingin menata arah hidup sejak dini, profesional muda yang sedang mencari kejelasan karier, atau siapa saja yang ingin hidup lebih terarah dan bermakna.

    Dengan panduan praktis dan latihan reflektif, kamu akan belajar bahwa perencanaan hidup tidak membuatmu kaku justru membuatmu lebih siap, fleksibel, dan percaya diri menghadapi setiap perubahan.

    Jadi, kalau kamu ingin berhenti melangkah tanpa arah dan mulai menulis kisah hidup yang kamu inginkan, ikuti Kelas Life Plan sekarang juga!

    Segera beli tiketnya di detikevent dan mulai perjalanan menuju hidup yang lebih terarah dan penuh makna.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com