Blog

  • Gapapa Jatuh daripada Finis Terakhir

    Gapapa Jatuh daripada Finis Terakhir



    Jakarta

    Francesco Bagnaia mengambil risiko lebih besar saat balapan utama MotoGP Australia. Bagnaia ingin memperbaiki hasil dari sprint race MotoGP Australia, namun ambisinya justru berujung petaka.

    Bagnaia punya tekad untuk tidak mengulangi hasil buruk saat balapan sprint MotoGP Australia. Dia finis posisi dua paling belakang.


    Dalam balapan utama, Bagnaia menggeber motornya hingga melewati batas kemampuan motor dan grip ban. Upayanya itu justru berujung petaka, dia terjatuh saat berada di posisi ke-12 dalam balapan utama MotoGP Australia 2025.

    Bagnaia menegaskan lebih memilih terjatuh saat berjuang, daripada hanya mengikuti balapan tanpa perlawanan di posisi buncit.

    “Saya jauh lebih memilih jatuh saat bertarung–bukan demi hasil bagus, tapi demi beberapa poin–daripada jatuh dari posisi terakhir,” tegas Bagnaia dikutip dari Crash.

    Motor Desmosedici GP miliknya mengalami getaran hebat pada sesi pemanasan. Setelan agresif yang dicoba tim justru memperparah osilasi dan membuat motor nyaris tak bisa dikendalikan.

    Menyadari risiko besar tersebut, Ducati kemudian mengubah arah setelan secara drastis. Hasilnya, Bagnaia akhirnya mendapatkan motor yang lebih stabil untuk balapan jarak penuh.

    “Sejujurnya, motornya lebih baik dibanding kemarin. Untungnya, pagi ini kami mencoba sesuatu yang ternyata sama sekali tidak bekerja, jadi kami berbalik arah dan motornya jadi jauh lebih stabil,” ujar Bagnaia.

    Meski stabil, konsekuensi dari perubahan tersebut adalah motor menjadi lebih kaku dan berat.

    “Lebih sulit dikendarai karena terasa lebih berat, tapi setidaknya sedikit lebih baik. Saya bisa memaksanya lebih jauh, saya bisa menjaga ritme yang bahkan lebih cepat dari para pembalap di depan, jadi saya mulai mengejar,” lanjutnya.

    Namun Bagnaia juga menegaskan bahwa ia membutuhkan waktu adaptasi di awal balapan.

    “Saya butuh waktu dua atau tiga lap pertama untuk memahaminya… Ya, jauh lebih sulit dikendarai, tapi memang sedikit lebih baik,” tutupnya.

    Meski sempat terseok di awal, Bagnaia perlahan menunjukkan progress. Ia merangkak naik hingga posisi ke-12. Bagnaia sempat mencatatkan waktu hanya terpaut 0,4 detik dari catatan terbaik. Namun ambisinya berakhir tragis dengan empat lap tersisa, ketika ia terjatuh dan gagal menyentuh garis finis.

    “Saya menerima jatuh itu, karena saya berkata pada diri sendiri, saya tidak akan finis terakhir lagi,” ungkap Bagnaia tanpa penyesalan.

    “Hari ini saya benar-benar memaksa. Saya sadar bisa saja jatuh, dan ya… saya jatuh,” kata Bagnaia.

    Bagnaia yakin finis 10 besar sangat mungkin diraih andai ia tak kehilangan keseimbangan akibat selip ban belakang.

    “Top 10 itu mungkin. Sayangnya, saya terjatuh karena saya terlalu memaksa, dan begitu ban belakang kembali dari slide, saya kehilangannya,” jelas dia.

    Saat Bagnaia berjuang keras dan berakhir di kerikil, tim VR46 justru meraih sorotan. Fabio Di Giannantonio yang juga membawa Desmosedici GP25 ke posisi kedua, finis di belakang Raul Fernandez (Aprilia).

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengenal Mobil Pertama Chery, Sedan Fulwin

    Mengenal Mobil Pertama Chery, Sedan Fulwin



    Wuhu

    Chery memulai langkah pertamanya di dunia otomotif pada akhir ’90-an. Mobil mereka yang pertama ternyata merupakan sebuah sedan dan langsung mengguncang pasar Tiongkok saat itu.

    Mobil itu dipamerkan di Chery International User Summit yang tengah dihelat di Chery International Park, Wuhu, Anhui, China.

    Seperti dilihat detikcom, wujud mobil ini sangat khas bentuk mobil sedan di era ’90-an, dengan bentuk bola lampu persegi baik di depan dan belakang dengan grille yang mengingatkan kita pada sedan-sedan Eropa.


    Modelnya sangat kontras dengan mobil-mobil canggih keluaran Chery International yang juga dipamerkan di tempat yang sama.

    “Mobil ini mobil yang pertama diproduksi Chery, namanya Chery Fulwin keluaran pabrik 18 Desember 1999, saya saja malah belum lahir,” ujar seorang petugas penjaga mobil yang berumur masih muda saat ditemui di Chery International Park.

    Chery FulwinChery Fulwin Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

    Ada tulisan 18 Desember 1999 di bagian pintu depan sebelah kanan menandakan tanggal produksi kendaraan, dan tanggal bersejarah buat Chery.

    Dia mengatakan mobil berwarna putih itu dipenuhi oleh tanda tangan orang-orang terkenal di China. Mereka membubuhkan tanda tangan atau menuliskan pesan semangat di bodi mobil.

    Chery FulwinChery Fulwin Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

    Bagian dalam mobil terlihat klimis dengan setir yang berada di sebelah kiri. Menurut sejarah singkatnya mobil ini aslinya merupakan blueprint pinjaman dari SEAT Toledo.

    Kini 20 tahun setelah kelahiran Fulwin, Chery sudah berubah menjadi salah satu raksasa produsen mobil di dunia yang menjual kendaraan di berbagai negara termasuk Indonesia. Chery juga masuk dalam daftar 500 perusahaan top global dan juga tercatat di bursa saham Hong Kong.

    (ddn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mobil Listrik Penantang BYD Atto 1 Meluncur, Harganya Rp 130 Jutaan!

    Mobil Listrik Penantang BYD Atto 1 Meluncur, Harganya Rp 130 Jutaan!



    Jakarta

    Produsen roda empat asal China, Dongfeng, resmi meluncurkan mobil listrik untuk konsumen domestik, yakni Dongfeng Nammi 01 EV. Kendaraan untuk konsumen entry level tersebut akan bersaing dengan nama-nama tenar, seperti BYD Seagull alias Atto 1.

    Disitat dari Carnewschina, Senin (20/10), Dongfeng Nammi 01 EV tampil selayaknya mobil listrik perkotaan. Kendaraan tersebut punya dimensi kompak dengan panjang 4.020 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm dan jarak sumbu roda 2.663 mm.


    Secara ukuran, Nammi 01 EV memang sejajar dengan para pesaing di kategori hatchback kompak. Mobil listrik tersebut memang dirancang pas untuk penggunaan di kawasan ramai atau padat kendaraan.

    Dongfeng Nammi 01 EV.Dongfeng Nammi 01 EV. Foto: Doc. Dongfeng

    Mobil tersebut dilengkapi lampu depan terpisah, lampu daytime running LED tipe tembus pandang, dan gril bawah bergaya jaring hitam. Varian yang lebih tinggi mendapat lampu depan LED dengan lampu jauh/dekat otomatis, pintu tanpa bingkai, gagang pintu tersembunyi, dan velg alloy dual-tone 17 inci.

    Di bagian dalam, pabrikan tetap mempertahankan tata letak minimalis dengan panel instrumen digital lima inch dan layar tengah 12,8 inch dengan resolusi HD. Canggihnya, sistem infotainment-nya mencakup memori 8 GB, mendukung kontrol suara berbasis AI, fitur bangun otomatis dan pet mode seperti di Tesla.

    Varian yang lebih tinggi mendapat jatah jok kulit, pengisian daya ponsel nirkabel 50W, kursi depan dengan ventilasi dan pemanas, serta kursi pengemudi elektrik 6 arah dengan fitur memori. Kursi belakang dapat dilipat rata sepenuhnya, menambah kapasitas bagasi dari 326 liter menjadi 945 liter.

    Nammi 01 EV mendukung output daya eksternal (V2L) dan dilengkapi sistem kamera panorama 540°. Fitur bantuan pengemudi meliputi adaptive cruise control (ACC), lanekeeping assist (LKA), integrated cruise assist (ICA), dan pengereman darurat otomatis (AEB).

    Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 95 dk dan torsi 160 Nm. Sementara baterainya ada dua opsi, yakni 31,45 kwh dengan jangkauan 330 km dan 42,3 kwh dengan jarak tempuh 430 km.

    Di China, Nammi 01 EV dibanderol mulai dari 59.800 yuan atau Rp 139 jutaan. Namun, khusus untuk pembelian pertama, kendaraan itu hanya ditawarkan mulai dari 58.800 yuan atau Rp 136 jutaan.

    Saksikan Live DetikPagi :

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 28 Tahun Chery, dari Lahan Kosong Jadi Raksasa Otomotif

    28 Tahun Chery, dari Lahan Kosong Jadi Raksasa Otomotif



    Wuhu

    Dalam waktu yang tidak terlalu lama, 28 tahun, Chery bertransformasi menjadi sebuah pabrikan mobil raksasa. Chery memulai kiprah mereka di Wuhu, Provinsi Anhui, China yang berada di pinggiran sungai Yangtze.

    “Tahun 1997, Chery memulai perjalanan dari lahan kosong di Wuhu menjadi merek mobil Tiongkok,” ujar Chairman of Chery Automobile Co., Ltd Yin Tongyu di, Wuhu, China, seperti dilaporkan wartawan detikcom, Dadan Kuswaraharja, Senin (20/10/2025).

    Kiprah Chery di industri otomotif makin diakui dunia setelah merek mobil ini terdaftar di bursa saham dunia dan masuk ke daftar Fortune Global 500 dan menjadi merek mobil China pertama yang sanggup mengekspor 5 juta kendaraan ke seluruh dunia.


    “Chery sedang menulis sejarah,” ujar Yin Tongyue.

    Chery Innovation  DayChairman of Chery Automobile Co., Ltd Yin Tongyu. Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

    Gubernur Provinsi Anhui, Wang Qingxian mengatakan Chery memulai kiprahnya dari yang sangat sederhana menjadi sebuah produsen global di lebih dari 120 negara. Chery terus unggul dalam budaya, inovasi dan manajemen.

    “Keberhasilan Chery berdasar pada keyakinan bahwa inovasi dapat mengubah dunia untuk terintegrasi dalam rantai industri otomotif internasional sebuah pelajaran berharga untuk perusahaan ini. Perjalanan Chery mencerminkan kemajuan industri China, dalam 10 tahun industri otomotif China telah bertransformasi dari pengikut jadi pemimpin,” ujarnya.

    Chery juga memegang kue pasar yang cukup signifikan di dunia. “58 persen paten berasal dari China dan menjadikannya pemimpin dalam industri hijau,” ujar Wang.

    (ddn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Interior Mobil Listrik China Minim Tombol Fisik, Bikin Susah Konsumen?

    Interior Mobil Listrik China Minim Tombol Fisik, Bikin Susah Konsumen?



    Jakarta

    Mobil listrik buatan China yang dipasarkan di Indonesia sebagian besar mengurangi kehadiran tombol fisik untuk mengoperasikan berbagai fungsi di mobil. Sebagai gantinya, mereka memindahkan tombol fisik ke panel layar sentuh di bagian headunit. Apakah hal itu tidak menyusahkan konsumen nantinya?

    Ya, mobil listrik China memang jauh lebih modern bagian interiornya dengan penyematan layar headunit super besar di bagian tengah. Layar headunit ini bukan sekadar buat mengoperasikan fitur entertainment atau hiburan di mobil, tapi juga untuk mengoperasikan banyak fungsi di mobil, seperti AC, sunroof, mode berkendara, dan banyak lainnya.


    Untuk penumpang depan yang belum terbiasa, mungkin akan merasakan kesulitan saat pertama kali naik mobil yang minim kehadiran tombol fisik seperti mobil listrik China. Menurut Head of Product Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean Tirto, karakter mobil listrik buatan China memang seperti itu.

    “Jadi kalau saya bilang untuk NEV atau New Energy Vehicle itu memang kebanyakan, banyak fitur yang disematkan di display audio. Memang itu menjadi salah satu ciri khas. Desainnya semakin clean (jarang tombol fisik). Dan NEV itu kalau di China terlihatnya ya seperti itu,” ungkap Ryan kepada wartawan di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

    Artinya, konsumen mobil listrik China di Indonesia harus terbiasa mengoperasikan berbagai fungsi mobil dari panel layar sentuh yang ada di tengah. Nah, sebagai kompensasi dari pengurangan tombol fisik tersebut, kata Ryan, produsen-produsen mobil listrik China sudah menyematkan fitur perintah suara alias voice command.

    “Walaupun tidak ada banyak tombol fisik, mereka itu mendukung dengan adanya voice command (perintah suara). Jadi salah satu alternatifnya untuk memudahkan customer ya voice command itu. (Di model Jaecoo J5 EV) misalnya, sudah bisa pakai perintah suara bahasa Inggris, juga bahasa Indonesia,” tukas Ryan.

    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tantang Rolls-Royce, Toyota Hadirkan Merek Mobil Mewah Baru: Century

    Tantang Rolls-Royce, Toyota Hadirkan Merek Mobil Mewah Baru: Century



    Jakarta

    Toyota siap naik kelas ke segmen super mewah dengan memperkenalkan mobil premium baru bernama Century. Jika sebelumnya Century adalah nama mobil sedan dan SUV mewah Toyota, maka pada strategi terbaru Toyota ini Century akan dijadikan sebagai merek mewah terpisah dan posisinya di atas Lexus.

    Melalui media resminya, Toyo Times, Toyota Motor Corporation mengumumkan strategi baru untuk lima mereknya, termasuk peluncuran Century anyar yang kini hadir dalam bentuk coupe dua pintu. Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya Toyota untuk bersaing langsung dengan mobil mewah seperti Rolls-Royce dan Bentley.


    Toyota SUV CenturyCentury yang sebelumnya nama mobil Toyota, bakal dijadikan merek mobil mewah Foto: Toyota

    Mengutip laman Respons, CEO Toyota Akio Toyoda bersama Simon Humphreys, Kepala Desain di Brand Creation Office, menjelaskan bahwa Century akan jadi puncak dari lini produk Toyota. Nantinya, merek Century akan berada di segmen paling atas, diikuti Lexus, GR, Toyota, dan Daihatsu.

    Untuk memperkenalkan merek Century, Toyota pun membuat sebuah iklan yang memperlihatkan mobil terbaru Century dengan wujud coupe dua pintu warna oranye terang, kontras dengan citra klasik Toyota Century sebelumnya yang berwarna hitam.

    Iklan tersebut menggambarkan transformasi Century sebagai simbol era baru. Paruh pertama video menampilkan sejarah Century dalam nuansa warna hitam putih, kemudian bagian kedua menampilkan mobil coupe oranye dengan lampu depan dua tingkat.

    Toyota hadirkan lini mobil mewah: CenturyToyota hadirkan lini mobil mewah: Century Foto: Response

    Di media sosial X (sebelumnya Twitter), warganet pun langsung heboh. Banyak yang penasaran dengan mekanisme pintu unik mobil ini dan menebak harganya bakal ‘selangit’. Ada warganet yang memperhatikan konsep pintu mobil Century yang digeser ke depan, ada juga warganet yang ingin mobil ini menggunakan mesin V12.

    Sebagian lain warganet menyebut Century coupe ini sebagai ‘Wraith-nya Jepang’, membandingkannya langsung dengan Rolls-Royce Wraith. Dengan hadirnya sedan, SUV, dan kini coupe, banyak yang percaya Century akan tumbuh menjadi merek mewah independen layaknya Rolls-Royce versi Jepang.

    Century coupe terbaru dijadwalkan tampil perdana di Japan Mobility Show 2025, yang dibuka untuk publik mulai 30 Oktober mendatang. Ini bisa jadi langkah bersejarah bagi Toyota menuju segmen mobil super mewah.

    Toyota hadirkan lini mobil mewah: CenturyToyota hadirkan lini mobil mewah: Century Foto: Response

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • BBM Etanol 10% Belum Siap Diterapkan Tahun Depan

    BBM Etanol 10% Belum Siap Diterapkan Tahun Depan



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan mengharuskan bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di Indonesia punya kandungan etanol 10 persen mulai tahun depan. Namun, menurut pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), rencana itu terlalu terburu-buru.

    Dosen Program Studi Teknik Pangan FTI – ITB, Profesor Ronny Purwadi mengatakan, jika melihat situasi sekarang, maka Indonesia belum siap menerapkan wajib BBM etanol 10 persen mulai tahun depan. Bahkan, jika industrinya dibangun mulai hari ini, persiapannya masih dianggap belum matang.

    “Hitung-hitungannya belum, karena kalau kita mengandalkan industri bioetanol tahun ini, jawabannya belum (siap). Kalau kita bangun mulai hari ini juga pabriknya, saya nggak yakin juga,” ujar Prof. Ronny Purwadi, di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/10).


    “Cita-cita baik, tapi realisasinya harus dihitung, mudah-mudahan mimpi itu tidak padam,” tambahnya.

    Diberitakan sebelumnya, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas menegaskan, mulai tahun depan Indonesia wajib menggunakan BBM dengan kandungan etanol atau metanol 10 persen. Langkah tersebut, kata dia, diambil untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap bahan bakar berbasis minyak mentah.

    “Sudah diumumkan oleh Menteri ESDM, pada tahun depan direncanakan, kita sudah mulai pakai premium atau bensin campur, 10 persen etanol atau metanol,” kata Zulhas, pekan lalu.

    “Oleh karena itu, kita sekarang besar-besaran untuk mengembangkan tebu dan singkong (sebagai bahan baku etanol),” tambahnya.

    Zulhas menegaskan, kebijakan tersebut bukan bersifat sukarela, melainkan wajib. Namun, semuanya harus diukur juga melalui kesiapan infrastruktur yang ada.

    “Wajib. Tapi kalau kita sudah siap ya, perintah Bapak Presiden begitu,” ungkapnya.

    Zulhas mengingatkan, penerapan E10 akan berdampak luas terhadap perekonomian rakyat. Sebab, bahan bakunya berasal dari hasil pertanian lokal seperti singkong, tebu, dan jagung.

    “Jadi artinya program itu, saudara-saudara, akan menggerakkan ekonomi rakyat itu luar biasa. Karena bahan bakunya kan singkong, tebu, dan satu lagi jagung,” kata dia.

    (sfn/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kita Bisa Bikin Jip Sendiri, 3 Tahun Lagi Punya Mobil Buatan RI

    Kita Bisa Bikin Jip Sendiri, 3 Tahun Lagi Punya Mobil Buatan RI



    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan dalam waktu tiga tahun ke depan Indonesia akan memiliki mobil buatan sendiri. Prabowo sudah mempersiapkan segala halnya. Termasuk soal pendanaan dan pabriknya.

    Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025) seperti dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

    “Belum merupakan prestasi tapi sudah kita mulai rintis, kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang. Saya sudah alokasi dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna dikutip kanal Youtube Sekretariat Presiden.


    Prabowo kemudian membangga-banggakan mobil Maung buatan Pindad. Menurutnya, lahirnya Maung buatan Pindad menjadi bukti Indonesia pun bisa membuat mobil jip sendiri.

    “Kita sudah menghasilkan jip buatan Indonesia. Jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jip buatan negara lain. Kita pakai jip buatan Indonesia sendiri. Komandan-komandan pasukan kita, kalau naik kendaraan memimpin pasukannya dia bangga, dia pakai jip buatan Indonesia. Presidenmu pakai jip buatan Indonesia,” tegas Prabowo.

    Mobil dinas kepresidenan yang menjadi kendaraan harian Prabowo memang merupakan mobil Maung buatan Pindad. Pindad membuat mobil kepresidenan khusus berupa Maung MV3 Garuda Limousine.

    MV3 Garuda Limousine dikembangkan khusus dari MV3 untuk kendaraan Presiden dan Wakil Presiden RI. Kendaraan ini berwarna putih dengan tampilan eksklusif dan maskulin yang memiliki proteksi tinggi serta memberikan kenyamanan dengan material berkualitas dan fitur-fitur mutakhir. Garuda memiliki bobot 2,95 ton, dimensi panjang sekitar 5,05 m, lebar 2,06 m, tinggi 1,87 m serta desain long wheelbase yang nyaman dan lega. Kendaraan ini memiliki daya mesin 202 PS/199 dk, dan transmisi AT dengan 8 percepatan, dan memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam.

    “Kemarin saya pergi, saya mau incognito, jadi saya nggak mau pakai (Maung), jadi saya pakai mobil biasa. Tapi saya pakai Alphard, udah lama saya nggak menikmati Alphard, enak juga ini ya. Tapi, ‘Eits Prabowo, ingat kamu Presiden Republik Indonesia, harus beri contoh.’ Ya sudah pakai Maung terus,” ujar Prabowo.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Duh! Tak Ada yang Ngalah, Voxy vs Gran Max Saling Senggol di Jalan

    Duh! Tak Ada yang Ngalah, Voxy vs Gran Max Saling Senggol di Jalan



    Jakarta

    Heboh Daihatsu Gran Max dan Toyota Voxy terlibat aksi senggolan di Jalan Jembatan Dua, Jelambar arah Pesing, Jakarta Barat. Aksi road rage ini mencuri perhatian pengendara jalan.

    Video yang direkam oleh pengendara motor menunjukkan kedua mobil berwarna hitam tersebut terlibat aksi saling senggol dan adu bodi di tengah jalan.

    “Ribut nih, ribut.. tabrak terus, tabrak,” ujar suara dalam video tersebut.


    “Di daerah Jembatan dua, arah ke Pesing, ugal-ugalan, tabrak-tabrakan,” tambahnya lagi.

    Dalam video yang diunggah ke akun instagram @dashcam_owners_indonesia terlihat jelas bagaimana mobil Gran Max dan Voxy saling berdekatan.

    Sejurus kemudian pengemudi Voxy tampak menyalip dan kemudian sengaja mengarahkan mobilnya hingga bersentuhan dengan bodi Gran Max. Toyota Voxy melaju tidak terlihat lagi setelah beradu dengan Gran Max.

    Bodi Gran Max itu terlihat jelas mengalami kerusakan parah di sisi kiri mobil, mulai dari bagian depan hingga belakang. Pintu dan panel bodi mobil tampak ringsek dan penyok akibat benturan berulang kali. Ban mobil depan kiri juga terlihat kempis.

    Sementara itu, Toyota Voxy yang terlibat dalam aksi tersebut kemungkinan juga mengalami kerusakan pada bemper belakang kiri.

    Aksi road rage bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah ada beberapa kejadian serupa yang dipicu arogansi pengendara. Sayangnya, aksi tersebut masih terus berulang. Pengendara seolah tak belajar dari kejadian yang sudah-sudah.

    Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana pernah mengungkap aksi road rage ini tak akan bisa hilang di jalan.

    “Karena itu bagian dari ketidakmampuan sebagian dari mereka dalam me-manage emosi dan egonya,” terang Sony beberapa waktu lalu.

    Adapun saat menghindari road rage, kata Sony, sebaiknya memilih untuk menghindar dan mengalah supaya jauh dari masalah. Pikirkan risiko buruk yang akan terjadi sebelum salah bertindak.

    “Melayani mereka dengan asumsi jangka pendek dan panjang berubah menjadi seperti mereka,” kata Sony.

    Di lain pihak, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu pernah mengungkap beberapa pemicu road rage di jalan. Pertama, kesadaran aturan hukum dan tata tertib berlalu lintas di jalan yang lemah. Kedua, kesadaran empati yang lemah. Ketiga, penegakan hukum pasca kejadian kebanyakan kurang tegas.

    (riar/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengintip Kabin Mobil Listrik Jaecoo J5 EV, Mewah dan Modern

    Mengintip Kabin Mobil Listrik Jaecoo J5 EV, Mewah dan Modern



    Jakarta

    Jaecoo mengajak sejumlah media untuk merasakan langsung performa mobil listrik terbaru mereka dalam test drive singkat, Bekasi-Bogor, belum lama ini. Salah satu hal yang ditonjolkan adalah interior Jaecoo J5 EV, yang mewah dan berbalut teknologi modern.

    Begitu masuk ke kabin, kesan premium langsung terasa. Interior Jaecoo J5 EV didominasi material soft touch di hampir seluruh permukaannya. Kemudian, disempurnakan oleh aksen metal dan ambient light yang elegan. Sebagai catatan, unit yang dites merupakan Jaecoo J5 EV varian tertinggi, yakni premium.

    Nuansa futuristis juga hadir di mobil ini berkat layar sentuh besar berukuran 13,2 inci di tengah dasbor, yang berfungsi sebagai pusat kendali seluruh fitur kendaraan mulai dari pengaturan AC, audio, hingga sistem navigasi. Tersedia pula fitur konektivitas Apple Car Play yang bisa dioperasikan secara nirkabel, juga ada wireless charging daya 50 watt.


    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Selain itu, Jaecoo J5 EV juga dilengkapi panel instrumen full digital di balik kemudi dengan tampilan grafis yang tajam juga mudah dibaca. Sayangnya, dimensinya terlalu kecil, sehingga butuh pembiasaan.

    Bicara kemudi, mobil ini menggunakan setir flat-bottom berbalut kulit, memberikan kesan sporty sekaligus ergonomis. Tak ketinggalan, terdapat pengisian daya nirkabel ganda, port USB di setiap baris, serta sistem audio premium yang memanjakan telinga.

    Soal kenyamanan, Jaecoo J5 EV dibekali kursi elektrik dengan fitur pemanas dan ventilasi, lengkap dengan memori posisi untuk pengemudi. Ruang kaki di baris kedua terasa lega, sementara atap panoramic berukuran besar menambah kesan lapang di dalam kabin.

    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Interior Jaecoo J5 EV juga cukup clean lantaran mengurangi kehadiran tombol fisik. Artinya, sebagian besar pengaturan mobil dioperasikan melalui layar sentuh di tengah. Tapi jangan khawatir, konsumen tetap dimudahkan dengan dukungan fitur perintah suara (voice command) yang sudah bisa berbahasa Inggris dan Indonesia.

    Dengan desain elegan dan teknologi canggih, Jaecoo J5 EV menyasar konsumen yang mencari kombinasi antara kemewahan, kenyamanan, dan gaya hidup modern. Mobil ini resmi dijual di Indonesia dengan harga pre-booking mulai Rp 350 juta untuk varian Standard dan Rp 450.000.000 untuk varian Premium.

    Jaecoo J5 EVJaecoo J5 EV Foto: Istimewa

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com