Jakarta –
Pola makan berperan besar dalam keberhasilan program hamil (promil). Ini daftar makanan yang dianjurkan untuk rutin dikonsumsi dan dilarang agar cepat hamil.
Program kehamilan bukan hanya soal seberapa sering pasangan melakukan hubungan seksual, melainkan berkaitan juga dengan apa yang dikonsumsi sehari-hari.
Asupan nutrisi yang tepat bisa berpengaruh memperbesar peluang sel telur matang, ovulasi sehat, dan kondisi rahim yang optimal. Sebaliknya, asupan yang kurang pas bisa menunda proses atau membuat tubuh kurang siap menyambut kehamilan.
Dokter Obgyn dari laman Newh-Obgyn, membagikan beberapa makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin. Begitu pula dengan makanan yang tak disarankan untuk dikonsumsi jika ingin cepat punya anak.
Baca juga: Makan Gado-gado Bentuk Pot, Raditya Dika Bikin Netizen Penasaran
Berikut ini 4 makanan yang disarankan untuk dikonsumsi saat promil:
Protein rendah lemak disarankan untuk pasangan yang ingin cepat punya anak. Foto: Getty Images/Nikola Stojadinovic
|
1. Protein rendah lemak
Mengonsumsi protein dari daging rendah lemak seperti daging kalkun, ayam tanpa kulit, atau tenderloin babi bisa mendukung promil. Hal ini karena protein hewani yang disebutkan mengandung zat besi yang penting untuk proses konsepsi.
Selain itu, memilih protein yang rendah lemak juga membantu menjaga pola hormon dan metabolisme dalam tubuh. Namun penting diingat bahwa sesekali bisa juga diganti dengan protein nabati seperti tahu, tempe atau kacang-kacangan agar tubuh mendapat variasi.
2. Produk susu
Produk susu utuh atau yang kaya nutrisi seperti susu, yoghurt dan keju adalah pilihan bagus untuk mendukung kesuburan. Kandungan kalsium dan nutrisi lainnya membantu kesehatan tulang ibu dan juga kondisi tubuh secara keseluruhan saat persiapan hamil.
Jika calon ibu sedang menjalani diet tertentu, opsi rendah lemak bisa menjadi jalan tengah yang baik. Namun jangan takut sesekali menikmati susu dengan kadar lemak normal agar tubuh juga mendapatkan manfaat, tentunya dalam porsi yang wajar.
3. Biji-bijian utuh
Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum utuh, nasi merah, oatmeal atau roti gandum membantu mengatur gula darah dan insulin. Sistem tubuh yang stabil ini penting agar ovulasi dan kondisi rahim berjalan secara optimal.
Sebaliknya, biji-bijian yang sudah diproses atau karbohidrat sederhana bisa memicu lonjakan gula darah yang justru dapat mengganggu kesuburan. Maka, beralih ke biji-bijian adalah langkah yang lebih tepat saat program hamil.
4. Buah beri
Buah-buahan kecil seperti stroberi, blueberry, dan raspberry kaya akan antioksidan yang bertugas mencegah kerusakan sel, termasuk sel telur. Kondisi sel telur yang sehat adalah salah satu faktor kunci dalam kehamilan.
Dengan rutin menambahkan buah beri ke dalam menu harian, sama saja seperti memberi dukungan bagi tubuh untuk memperlambat penuaan sel dan memperkuat material sel reproduksi. Pilihlah yang segar atau beku dan tanpa tambahan gula agar manfaatnya maksimal.
Sementara, 4 makanan ini harus dihindari ketika promil:
Jika sedang program hamil tak disarankan untuk mengonsumsi minuman beralkohol. Foto: Getty Images/Nikola Stojadinovic
|
1. Alkohol
Mengonsumsi alkohol saat sedang berusaha hamil bukan hanya mempersulit kehamilan, melainkan juga berisiko bila ternyata calon ibu sudah hamil. Maka, sangat disarankan untuk mengurangi atau menghentikan konsumsi alkohol sejak memutuskan untuk promil.
Tubuh yang bebas alkohol akan lebih siap untuk hamil dan menjaga perkembangan janin sejak awal. Selain itu, juga membantu kebiasaan sehat yang nantinya akan berlangsung selama kehamilan.
2. Kafein berlebihan
Minuman berkafein seperti kopi atau soda bisa menjadi gangguan saat sedang ingin cepat hamil. Bila minum lebih dari dua cangkir kopi atau lima soda sehari, peluang kehamilan bisa berkurang secara signifikan.
Ibu yang sedang promil disarankan membatasi konsumsi kafein. Kurangi asupan kopi atau lebih baik beralih ke teh herbal yang aman atau air putih. Menjaga level kafein tetap rendah membantu tubuh tetap dalam kondisi optimal untuk proses persiapan hamil.
3. Makanan manis
Makanan tinggi gula dan olahan seperti kue, pastry, dan camilan manis menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin yang bisa merusak keseimbangan hormon serta menghambat proses ovulasi.
Saat sedang dalam program hamil, penting untuk mengurangi asupan makanan manis dan memilih cemilan yang lebih sehat. Misalnya buah segar, yoghurt tanpa gula, atau kacang-kacangan.
4. Daging olahan
Daging olahan seperti sosis, deli meats, hot dogs dan sejenisnya memiliki kadar natrium tinggi dan bahan tambahan yang bisa berdampak buruk pada kesuburan wanita maupun pria.
Daripada memilih daging olahan, sebaiknya beralih ke potongan daging utuh atau ikan yang kaya omega-3. Asupan ini jauh lebih mendukung kualitas sel telur dan sel sperma.
(dfl/adr)
Sumber : food.detik.com
Source : unsplash.com / Rachel Park
Jakarta –
Rambut rontok jadi masalah mum jutaan orang di dunia. Temukan cara alami untuk menjaga kesehatannya dengan enam asupan makanan ini.
Faktor genetik dan perubahan hormonal memang berperan besar, namun pola makan sehari-hari tidak kalah penting dalam menjaga kekuatan rambut dan mencegah kerontokan dini. Rambut yang sehat tumbuh dari folikel yang membutuhkan asupan nutrisi secara konsisten, terutama protein, vitamin, dan mineral penting.
Tanpa gizi seimbang pertumbuhan rambut dapat melambat, helai rambut menjadi rapuh, mudah patah, hingga mengalami penipisan. Bahkan kekurangan nutrisi tertentu bisa mempercepat uban atau memicu kerontokan lebih parah.
Kabar baiknya, dengan memilih makanan yang tepat, kita dapat mendukung siklus pertumbuhan rambut secara alami. Dilansir dari Cosmed Hair Skin (29/09/2025), berikut enam makanan sehat untuk cegah rambut rontok.
1. Lemak Ikan
Salmon. Foto: iStock
|
Salmon, makarel, sarden, dan jenis ikan berlemak lainnya dikenal sebagai sumber terbaik asam lemak omega-3 yang sangat penting bagi kesehatan rambut. Kandungan lemak baik ini membantu menjaga kilau alami sekaligus memperkuat batang rambut, serta mendukung kesehatan kulit kepala.
Selain itu, ikan berlemak juga kaya protein berkualitas tinggi dan vitamin D yang berperan besar dalam menjaga folikel rambut tetap kuat.
Kekurangan kandungan omega-3 pada tubuh dapat memicu rambut kering, rapuh, bahkan kerontokan. Karena itu, para ahli gizi menyarankan untuk menambahkan ikan berlemak ke dalam menu makan sebanyak dua hingga tiga kali seminggu, agar manfaatnya terasa optimal pada rambut maupun kesehatan tubuh secara keseluruhan.
2. Telur
Telur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tatiana Volgutova
|
Telur adalah salah satu sumber alami terbaik biotin dan protein, dua zat gizi utama yang penting untuk mencegah kerontokan. Biotin berperan dalam produksi keratin, yaitu protein penyusun rambut. Sedangkan protein itu sendiri menjadi bahan baku pertumbuhan rambut yang sehat dan kuat.
Tidak hanya itu, telur juga mengandung mineral seperti selenium, zat besi, dan zinc yang semuanya mendukung pertumbuhan rambut secara alami. Kombinasi lengkap nutrisi ini menjadikan telur pilihan sarapan ideal, terutama bagi mereka yang ingin memperkuat rambut sejak dari akar.
Menyantap telur secara rutin, baik direbus maupun diolah sehat lainnya, dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi rambut sehari-hari.
3. Sayuran Hijau
Sayuran hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka
|
Sayuran hijau seperti bayam, kale dan sawi dikenal kaya akan zat besi, folat, serta vitamin A dan C. Kekurangan zat besi diketahui menjadi salah satu penyebab utama kerontokan rambut, khususnya pada perempuan. Sehingga menjadikan sayuran ini penting untuk dikonsumsi.
Vitamin C dalam sayuran hijau membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik, sementara vitamin A mendukung produksi sebum, minyak alami yang menjaga kelembapan kulit kepala dan rambut.
Dengan memasukkan satu porsi sayuran hijau dalam menu harian, kebutuhan nutrisi rambut dapat terpenuhi dengan lebih seimbang, sekaligus mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Alpukat
Avocado Toast agar lebih enak dan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto
|
Alpukat kaya akan lemak sehat tak jenuh tunggal, vitamin E, serta biotin yang baik untuk pertumbuhan rambut. Vitamin E bekerja sebagai antioksidan kuat yang melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres lingkungan. Lemak sehat dalam alpukat juga menjaga kelembapan kulit kepala serta menambah kilau alami rambut.
Kekurangan biotin kerap dikaitkan dengan kerontokan, sehingga alpukat bisa menjadi pilihan tepat untuk mencegahnya. Konsumsi alpukat secara rutin, baik sebagai jus, salad, atau olesan roti, memberikan manfaat gizi lengkap untuk menunjang kekuatan dan keindahan rambut dari dalam tubuh.
5. Kacang dan Biji-Bijian
Almond, kenari, biji rami, hingga biji chia merupakan camilan sehat kaya asam lemak esensial, vitamin E, dan zinc (seng). Kenari bahkan mengandung asam alfa-linolenat, sejenis omega-3 yang dapat membantu menutrisi rambut secara alami.
Sementara itu, biji labu kaya akan zinc yang berperan penting dalam pertumbuhan jaringan rambut serta memperbaiki sel yang rusak.
Cukup konsumsi segenggam campuran kacang dan biji-bijian setiap hari, rambut akan mendapat tambahan nutrisi penting. Selain praktis, camilan ini juga sehat bagi tubuh dan bisa menjadi alternatif pengganti camilan tinggi gula atau lemak jenuh.
6. Ubi Jalar
ubi jalar Foto: Getty Images/iStockphoto
|
Ubi jalar adalah sumber beta-karoten yang melimpah, zat yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini penting bagi pertumbuhan sel, termasuk sel rambut, serta membantu produksi sebum yang menjaga kelembapan alami rambut. Berbeda dengan beberapa sumber vitamin A lain, beta-karoten dari ubi jalar relatif aman karena kecil kemungkinan menyebabkan kelebihan dosis.
Dengan rasa manis alami dan tekstur lembut, ubi jalar bisa menjadi pilihan menu sehat sekaligus enak untuk mendukung kesehatan rambut. Mengkonsumsinya secara rutin, baik direbus, dipanggang, maupun diolah menjadi sup, memberikan manfaat nyata bagi kekuatan dan keindahan rambut.
(sob/adr)
Sumber : food.detik.com
 |
Source : unsplash.com / Rachel Park
Jakarta –
Memasuki usia 30 atau sedang berada di kisaran 30, maka wanita harus lebih memerhatikan asupan nutrisinya. Konsumsi 5 jenis makanan berikut disarankan untuk membuat tubuh tidak cepat lemas dan tetap sehat.
Seiring pertambahan usia, seorang wanita harus semakin memperhatikan kesehatannya. Sebab risiko penyakit semakin tinggi dan kerap tak terhindarkan.
Namun, semua itu bisa dicegah dengan pola hidup sehat. Salah satunya mengonsumsi makanan mengandung nutrisi tepat, seperti vitamin D, vitamin B, kalsium, hingga sumber energi yang tahan lama.
Dikutip dari Times of India (4/9/2025), inilah 5 makanan wajib untuk wanita usia 30-an:
1. Bayam dan sayuran hijau
Bayam dan sayuran hijau lain sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi rutin oleh wanita 30-an. Jenis sayuran ini mengandung zat besi yang lawan rasa lelah mendalam, magnesium untuk meredakan gejala tak nyaman dari PMS, serta vitamin K yang membantu cegah tulang diam-diam melemah.
2. Ikan berlemak sehat
Untuk sumber protein, wanita 30-an disarankan mengonsumsi ikan berlemak sehat atau mengandung asam lemak omega 3. Misalnya kembung dan salmon yang punya banyak manfaat sehat.
Konsumsi rutin ikan ini bisa menjaga otak tetap fokus dan sendi-sendi tidak cepat kaku setelah melalui aktivitas padat. Karena kebanyakan wanita juga kurang vitamin D, konsumsi ikan juga bisa bantu penuhi kebutuhannya. Vitamin D penting untuk kesehatan tulang, sistem imunitas tubuh, dan menjaga kesehatan jantung.
3. Kacang-kacangan
Konsumsi sumber kacang-kacangan dan bijian, seperti kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai, lentil, kacang chickpea, dan yang lainnya, bisa membantu menjaga kadar gula darah karena kombinasi protein dan serat di dalamnya.
Gula darah yang terjaga berefek positif untuk suasana hati (mood) wanita. Selain itu, sumber kacang dan bijian juga kaya vitamin B yang bagus untuk metabolisme tubuh.
4. Bijian utuh
Bijian utuh (whole grains) seperti beras merah, oat, dan quinoa adalah sumber energi yang tahan lama. Konsumsinya tidak seperti nasi putih atau roti yang bisa dengan cepat menaikkan energi, tapi kemudian merosot tajam. Bijian utuh bagus dalam menjaga sistem tubuh tetap stabil.
5. Produk olahan susu
Susu sapi dan susu nabati, seperti almond serta kedelai, juga bisa diandalkan sebagai asupan wanita 30-an. Tentunya disertai produk olahan susu seperti keju dan yogurt yang juga punya manfaat sehat.
Jenis makanan ini kaya kalsium dan vitamin D yang sangat penting bagi kesehatan tulang. Mengonsumsi sumbernya bisa menjaga tulang tetap kuat dan tak mudah terserang osteoporosis, mengingat risiko wanita semakin tinggi mengalami penyakit tersebut seiring pertambahan usia.
(adr/adr)
Sumber : food.detik.com
 |
Source : unsplash.com / Rachel Park
Jakarta –
Ada beberapa makanan dan buah-buahan yang direkomendasikan bagi wanita yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Makanan-makanan ini bisa meningkatkan kesehatan.
Memasuki usia 50 tahun, banyak perempuan mulai menghadapi fase menuju atau sudah berada dalam masa menopause. Perubahan ini sering diiringi masalah pencernaan, rasa panas mendadak (hot flashes), hingga melemahnya tulang dan otot.
Kondisi tersebut juga kerap memicu peradangan kronis dalam tubuh. Oleh karena itu, menjaga pola makan menjadi salah satu kunci penting untuk menyehatkan tubuh dan otak di masa ini.
Dilansir dari Eating Well (29/08/2025), ahli gizi merekomendasikan lima jenis makanan kaya antioksidan, serat, kalsium, lemak sehat, serta protein yang dapat membantu mengurangi peradangan sekaligus melindungi kesehatan.
Berikut daftarnya:
1. Buah Beri
Buah beri. Foto: Getty Images/Dziuba Volodymyr
|
Blueberry, blackberry, stroberi, dan raspberry adalah sumber antioksidan tinggi yang mampu melawan peradangan serta mendukung proses penuaan sehat.
“Saya merekomendasikan buah beri karena mudah ditambahkan ke makanan yang sudah biasa dikonsumsi, seperti yogurt di pagi hari atau camilan sore,” ujar ahli gizi Zariel Grullón, RDN, CDN.
Buah beri juga bagian penting dari pola makan MIND diet, sebuah pola makan yang dirancang untuk membantu mencegah demensia dan penurunan fungsi kognitif. Mengingat dua dari tiga orang berusia di atas 50 tahun mengalami penurunan daya ingat, konsumsi makanan yang mendukung kesehatan otak sangatlah berharga.
2. Biji-bijian
Biji-bijian mengandung peptida, polifenol, dan saponin yang memiliki sifat anti-inflamasi. “Mengonsumsi beragam jenis kacang-kacangan membuat tubuh lebih lama merasa kenyang sekaligus membantu melawan peradangan berlebih,” ungkap Grullón.
Selain itu, biji-bijian kaya akan serat yang baik untuk kesehatan usus, terutama membantu mengatasi masalah pencernaan terkait menopause. Satu cangkir kacang hitam yang termasuk biji-bijian saja sudah memenuhi sekitar setengah kebutuhan serat harian.
Biji-bijian juga merupakan sumber protein nabati yang bermanfaat mencegah kehilangan massa otot seiring bertambahnya usia.
“Seperti halnya buah beri, kacang dan biji-bijian mudah ditambahkan dalam menu harian, entah sebagai lauk di pagi hari, sup, atau salad padat untuk makan siang,” tambah Grullón.
3. Sayuran Hijau
sayur bening bayam campur wortel Foto: Getty Images/Tyas Indayanti
|
Bayam, kale, selada air, hingga bok choy kaya akan vitamin A, C, E, K, serta polifenol yang mampu menekan peradangan dan mengurangi stres oksidatif.
“Beberapa sayuran hijau berdaun juga mengandung senyawa nabati seperti sulforaphane dan indole-3-carbinol yang menghambat jalur peradangan dalam tubuh,” jelas ahli gizi Seema Shah, M.P.H., M.S., RD.
Sayuran hijau ini juga menjadi sumber serat yang mendukung sistem imun, mengontrol gula darah, dan menurunkan proses inflamasi. Pada masa menopause, penurunan kadar estrogen sering merusak kesehatan tulang. Itu sebabnya, konsumsi kalsium menjadi sangat penting.
“Sayuran hijau gelap kaya akan kalsium, magnesium, dan kalium yang membantu menjaga kepadatan tulang,” ujar Shah.
Bila bosan menyantap sayuran sebagai salad, ahli gizi Jamie Baham, M.S., RDN, LD, menyarankan untuk mencoba smoothie berbahan dasar buah yang dipadukan dengan sayuran hijau.
4. Salmon
Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 yang terkenal dengan khasiat anti-inflamasi.
“Mengonsumsi satu hingga dua porsi ikan berlemak per minggu dapat mendukung kesehatan jantung, mengurangi kaku sendi akibat artritis, dan menjaga fungsi otak. Bagi perempuan usia 50 tahun ke atas, salmon juga menjadi sumber protein berkualitas tinggi serta vitamin D yang penting untuk otot dan tulang,” kata ahli gizi Lizzie O’Connor, M.S., RD.
Baham menambahkan salah satu cara lezat menyantap salmon adalah dengan membuat poke bowl buatan sendiri.
“Saya suka membuat hidangan poke bowl dengan salmon, nasi cokelat, alpukat, timun, dan sedikit saus kedelai. Rasanya seperti sushi dalam mangkuk dan sudah menjadi menu favorit di rumah,” ujarnya.
5. Kacang-Kacangan
kacang almond. Foto: iStock
|
Segenggam kacang bisa menjadi camilan praktis yang kaya antioksidan dan nutrisi penunjang jantung, seperti selenium, magnesium, lemak tak jenuh, polifenol, hingga serat. Konsumsi kacang juga terbukti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Kacang seperti almond dan walnut dikenal efektif mengurangi peradangan, sementara kacang Brazil dapat membantu melawan stres oksidatif. Bagi yang tidak mengonsumsi ikan, kenari sangat disarankan karena mengandung omega-3 nabati yang bermanfaat melawan peradangan.
6. Tips untuk Penuaan yang Sehat
Selain mengatur pola makan, ada beberapa kebiasaan penting lain yang sebaiknya dijaga. Salah satunya tetap rutin melakukan olahraga kardio, latihan kekuatan, keseimbangan, dan peregangan.
Kemudian menjaga kualitas tidur, karena tidur yang baik berkaitan dengan rendahnya risiko penyakit dan menjaga fungsi fisik maupun mental. Selain itu setiap orang wajib rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi, untuk mendeteksi dini serta mengendalikan penyakit yang mungkin muncul.
(sob/dfl)
Sumber : food.detik.com
 |
Source : unsplash.com / Rachel Park
Jakarta –
Rambut rusak dan rontok dapat terjadi karena beberapa faktor. Kondisi tersebut dapat dipulihkan dengan rutin mengonsumsi makanan kaya zat besi dan lemak sehat.
Rambut rontok merupakan masalah umum yang dapat disebabkan karena faktor genetika, perubahan hormonal, kondisi medis, dan stres. Kondisi ini dapat dialami siapa saja.
Sebenarnya tidak ada obat ajaib yang sepenuhnya dapat menghentikan kerontokan rambut, tetapi kondisi ini bisa diatasi dengan pola makan yang baik.
Rutin makan makanan yang kaya akan zat besi, lemak sehat, dan vitamin dapat membantu menyehatkan rambut dan kulit kepala, sehingga mencegah kerontokan.
Dikutip dari Healthera (12/12/24), berikut makanan yang dapat mencegah rambut rontok.
1. Salmon
Salmon kaya akan asam lemak omega-3 yang bagus untuk kesehatan rambut. Foto: Getty Images/Siraphol
|
Salmin kaya akan asam lemak omega-3 yang penting untuk menjaga kesehatan kulit kepala. Selain itu, nutrisi tersebut juga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.
Omega-3 pada salmon tersebut berperan menutrisi folikel rambut, sehingga membuat rambut lebih kuat dan kecil kemungkinan terjadinya patah atau rontok.
Salmon juga kaya akan protein dan vitamin D, keduanya bagus untuk membuat rambut kuat dan sehat secara menyeluruh.
2. Bayam
Bayam merupakan sumber nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan rambut. Baya, dikemas dengan zat besi yang akan membentuk sel darah merah membawa oksigen ke folikel rambut.
Selain itu, bayam juga meningkatkan pertumbuhan dan perbaikan rambut. Terdapat kandungan vitamin A dan C yang berperan memproduksi sebum.
Sebum sendiri adalah minyak alami yang melembabkan kulit kepala dan menjaga kesehatan rambut.
Makanan untuk kesehatan rambut ada di halaman selanjutnya.
3. Telur
Telur dikemas dengan protein dan biotin untuk kesehatan rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto
|
Tak hanya protein, telur juga mengandung biotin yang sangat baik. Baik protein maupun biotin sangat bagus untuk kesehatan rambut.
Protein bagus untuk pertumbuhan dan perbaikan rambut. Sementara itu, biotin berperan untuk meningkatkan kekuatan dan tekstur rambut. Biotin bereaksi dengan enzim khusus.
Kemudian memproduksi asam amino untuk memproduksi protein. Rutin makan telur bisa membantu mencegah kerusakan rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut baru.
4. Ubi Jalar
Ubi jalar kaya akan beta-karoten, yang kemudian diubah menjadi vitamin A. Vitamin tersebut lah yang akan memproduksi sebum, sehingga menjaga rambut agar tidak kering dan rapuh.
Vitamin A pada ubi jalar juga membantu mempercepat laju pertumbuhan rambut dan mendorong perkembangan rambut lebih tebal. Selain itu, juga ada vitamin C yang tinggi.
Vitamin C tersebut dapat merangsang produksi kolagen, yakni protein yang ada pada rambut dan kulit. Kolagen yang optimal juga dapat mencegah rambut kering.
5. Kacang dan Biji-bijian
Kacang-kacangan kaya akan vitamin E yang bagus untuk kesehatan. Foto: Pixabay/piviso
|
Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti almond, walnut, dan biji rami dikemas dengan nutrisi penting untuk kesehatan rambut. Mulai dari vitamin E, seng, dan selenium.
Vitamin E tersebut berperan sebagai antioksidan yang memperbaiki dan membangun jaringan dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
Sementara kandungan seng dan seleniumnya berkontribusi pada kesehatan kulit kepala dan mengurangi risiko kerontongan rambut. Kacang-kacangan juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu menambah ketebalan rambut.
(raf/odi)
Sumber : food.detik.com
|