Jakarta –
Pilek menjadi penyakit di musim hujan seperti sekarang ini. Untuk mengatasinya, bisa rutin mengonsumsi makanan sehat, seperti jeruk hingga jahe.
Musim hujan biasa menyerang imunitas hingga menyebabkan serangan penyakit pilek atau flu. Gejala terserang flu ini bisa ditandai dengan hidung yang tersumbat, sehingga membuat saluran pernapasan tidak lancar.
Agar tetap bugar di musim yang tak menentu seperti belakangan ini, pola makan sehat dan bergizi seimbang patut diperhatikan. Untuk mengatasi pilek dan hidung tersumbat, kamu bisa mengonsumsi beberapa makanan sehat yang mengandung zat antioksidan tinggi, anti inflamasi, hingga vitamin C.
Dilansir dari Breathe Freely dan Food NDTV, berikut 5 makanan yang dapat mengatasi pilek dan hidung tersumbat.
1. Jahe
Teh jahe. Foto: Getty Images/imageBROKER RF/imageBROKER/Juergen Pfeiffer |
Jahe termasuk rempah-rempah umum digunakan sebagai bumbu dapur. Selain untuk bumbu masakan, jahe juga bisa digunakan pada racikan minuman hangat, karena sejak dulu terpercaya sebagai obat alami.
Rempah yang memiliki sensasi rasa pedas ini mengandung zat antioksidan, anti bakteri, anti viral, hingga anti inflamasi yang tinggi. Sehingga dapat membantu dalam mengatasi flu yang menyerang tubuh. Caranya dengan membuat wedang jahe.
Kamu bisa merebus jahe bersama segelas air sampai mendidih. Kemudian konsumsi selagi hangat. Jahe tersebut dapat menghangatkan tubuh dan melegakan hidung yang tersumbat.
2. Jeruk
Jeruk diketahui buah yang mengandung vitamin C tinggi. Mengutip USDA, dalam 100 gram jeruk mengandung vitamin C sebanyak 53,2 milligram. Vitamin C dibutuhkan untuk menjaga imunitas tubuh.
Selain kandungan vitamin C yang tinggi, jeruk juga kaya zat antioksidan. Zat antioksidan ini dapat membantu tubuh tetap bugar dan tak mudah terserang flu yang menyebabkan hidung tersumbat.
Rutin mengonsumsi jeruk setiap hari bisa membuat imunitas tubuh tetap terjaga. Bisa dikonsumsi secara langsung ataupun dijadikan jus. Jeruk peras yang hangat juga pas dinikmati saat musim hujan.
3. Madu
madu Foto: Getty Images/Anantaradhika |
Madu dikenal sebagai zat pemanis alami pengganti gula. Biasanya digunakan untuk meracik minuman, seperti teh, kopi, dan minuman lainnya. Selain karena rasa manisnya yang pas, madu juga mengandung nutrisi penting bagi tubuh.
Madu juga dikenal sebagai antibiotik alami, karena di dalamnya mengandung hydrogen peroxide yang merupakan salah satu zat anti bakteri. Kamu bisa mengonsumsi madu secara langsung atau diracik menggunakan air atau teh hangat.
Namun, perlu diperhatikan batas konsumsinya yang tak boleh lebih dari 9 sdm madu (36 gram) untuk pria dan 6 sdm (24 gram) untuk wanita dan anak kecil, seperti dikutip dari Washington Post.
4. Bawang Putih
Zaman dulu banyak yang menggunakan bawang putih sebagai bahan pengobatan tradisional, termasuk flu yang mengakibatkan hidung tersumbat. Diketahui kalau bawang putih mengandung zat anti-inflamasi dan antimikroba.
Kandungan tersebut dapat membantu dalam melawan infeksi yang menyebabkan flu. Kamu bisa mengonsumsinya mentah atau diracik menjadi minuman hangat.
5. Bawang Bombay
Selain bawang putih, bawang bombay juga dapat mengobati flu dan hidung tersumbat. Bawang bombay mengandung banyak quercetin, flavonoid yang membantu meningkatkan fungsi pernapasan dengan mengurangi peradangan dan bertindak sebagai antihistamin alami untuk melawan respons alergi.
Bawang bombay ini dapat dimasukkan pada racikan salad dengan mengirisnya tipis. Selain itu, bawang bombay juga bisa dicincang untuk bumbu masakan daging dan lainnya.
(yms/odi)
![]() |
||||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
9 Makanan Tinggi Kandungan Air Ini Bantu Hidrasi Tubuh Jakarta – Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan hal penting untuk dilakukan. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan tinggi kandungan air ini. Saat musim panas maupun musim hujan, tubuh tetap perlu terhidrasi. Jika tubuh terhidrasi dengan baik, setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh dapat bekerja dengan optimal. Sebaliknya, jika tubuh kekurangan cairan, semua yang disebutkan sebelumnya tidak bisa berfungsi maksimal. Sejumlah gangguan kesehatan bisa muncul, mulai dari masalah gigi dan mulut, sembelit, kulit kering, dehidrasi, dan lain sebagainya.
Oleh karenanya, penting untuk menjaga hidrasi tubuh. Selain minum air putih yang cukup, kamu juga bisa mengonsumsi makanan-makanan dengan manfaat serupa. Melansir Healthy Shots (13/12/2024), berikut rekomendasi 9 makanan tinggi air untuk bantu hidrasi tubuh! 1. Jeruk
Dalam 100 gram jeruk, terkandung 86,7 gram air. Kandungan air dan vitamin C tinggi pada jeruk inilah yang bisa meningkatkan hidrasi dan kekebalan tubuh. Jeruk juga mengandung flavonoid, kalium, dan serat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, serta mendukung kesehatan kulit dan meningkatkan kesehatan jantung. Nutrisi tersebut membuat jeruk bagus dikonsumsi sehari-hari. Jeruk bisa dimakan utuh begitu saja atau dijadikan jus jeruk murni. 2. Apel
Makanan berwarna merah ini juga baik untuk kesehatan jantung sekaligus menghidrasi tubuh. Menurut ahli gizi, Pooja Kezia, di dalam apel terkandung sampai 86 persen air. Apel juga mengandung serat serta antioksidan yang dapat membantu pencernaan dan mendukung kesehatan jantung. Apel juga mengandung gula alami, asam amino, garam mineral, dan vitamin yang mampu membantu mencegah dehidrasi. 3. Wortel
Wortel yang renyah dan manis ini juga mengandung 88% air dan tinggi akan nutrisi beta-karoten. Wortel juga kaya akan vitamin A dan potasium yang bisa meningkatkan imunitas tubuh, menjaga kulit tetap sehat, dan mendukung kesehatan mata. Namun, manfaat wortel ini hanya bisa diperoleh dengan mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan seimbang dan gaya hidup sehat secara keseluruhan. 4. PirSelai apel, pir juga bisa dikonsumsi. Buah ini mengandung 84,1 gram air yang bermanfaat untuk menjaga tubuh dan menjaga kelembaban kulit. Pir juga kaya akan serat, tembaga, dan vitamin K yang dapat meningkatkan kesehatan usus dan memperkuat tulang. 5. Bayam
Di dalam bayam terkandung lebih dari 90% air. Membuatnya menjadi salah satu sayuran paling menghidrasi. Dengan mengonsumsi bayam, seseorang bisa tercukupi kebutuhan cairannya dan terhindar dari dehidrasi. Selain itu, bayam juga mengandung zat besi, magnesium, dan vitamin K yang mampu meningkatkan energi dan kesehatan tulang. Daftar makanan lain yang bisa tingkatkan hidrasi tubuh bisa dilihat pada halaman selanjutnya!6. BrokoliBrokoli sebagai sayuran hasil persilangan juga memiliki kandungan air yang tinggi. Menurut USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat), 100 gram brokoli mengandung sekitar 89,3 gram air. Sayuran ini juga tinggi akan kandungan vitamin C, kalsium. dan serat yang dapat memperkuat kekebalan tubuh dan melancarkan pencernaan. 7. Mentimun
Tidak jadi hiasan pada masakan, jika dikonsumsi dengan tepat, timun juga mampu menghidrasi tubuh karena mengandung lebih dari 95% air. Menurut ahli gizi, di dalam timun ada nutrisi vitamin K, potassium, dan silika yang dapat menghidrasi kulit dan memperkuat tulang. 8. KiwiKiwi biasanya sering jadi pelengkap pada topping pudding atau yogurt. Namun, jika dimakan utuh, buah ini mampu membantu tubuh tetap terhidrasi. DI dalam buah hijau ini terkandung 83,9 gram air. Kiwi juga dikemas dengan vitamin C dan E, hingga potasium yang bisa meningkatkan kesehatan pencernaan dan mendukung kesehatan kulit. 9. Buah bit
Buah warna merah keunguan ini juga mengandung 87,6 gram air. Membuat seseorang yang mengonsumsinya tetap terhidrasi dengan baik. Menurut ahli Pooja, buah bit juga mengandung folat, magnesium, dan nitrat yang mampu mengurangi tekanan darah tinggi. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Anti Loyo! Konsumsi 5 Makanan Penambah Energi Ini Usai Bercinta Jakarta – Setelah berhubungan seksual, tubuh pasti merasa lelah karena energi terkuras dan cairan tubuh berkurang. Untuk memulihkannya, konsumsi makanan sehat ini. Aktivitas seksual merupakan pengalaman alami yang bisa memberikan sensasi rasa puas, baik secara fisik maupun emosional. Namun, hal ini menuntut fisik dan menghabiskan banyak energi. Untuk membantu memulihkan tingkat energi dan cairan tubuh, penting untuk mengonsumsi makanan tinggi nutrisi setelah bercinta. Pilihlah makanan tinggi antioksidan dan kadar air.
Dengan mengonsumsi makanan tersebut dapat membantu memulihkan energi, cairan tubuh, dan memperbaiki nyeri otot yang kerap terjadi saat bercinta. Dikutip dari InstaCare (13/04/23) berikut 5 makanan yang bagus dimakan usai bercinta:1. Dark Chocolate
Makan dark chocolate setelah berhubungan seks tidak hanya memuaskan rasa manis, tetapi juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. Cokelat ini kaya akan antioksidan. Ada kandungan polifenol yang berperan membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh. Selain itu, dapat merangsang pelepasan endorfin atau hormon rasa senang. Dengan begitu akan meningkatkan relaksasi setelah berhubungan badan. Disarankan untuk mengonsumsi cokelat hitam dengan persentase 70% atau lebih. 2. PisangPisang mengandung potasium yang tinggi. Dalam 100 gram pisang terdapat 330 mg potasium. Kandungan ini dapat memulihkan energi usai berhubungan seks. Selain itu, terdapat kandungan kalium yang merupakan elektrolit penting untuk membantu mengatur kontraksi otot dan mencegah kram yang biasa terjadi saat berhubungan. Pisang juga merupakan sumber gula alami, karbohidrat, dan vitamin yang memberikan dorongan energi dalam waktu cepat. Makanan yang bisa memulihkan energi usia berhubungan seksual ada di halaman selanjutnya.3. Sayur Bayam
Mengonsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam setelah berhubungan seks dapat meningkatkan nutrisi secara signifikan. Mengingat bayam tinggi akan zat besi. Zat besi merupakan mineral yang berfungsi membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, juga mendukung produksi energi yang telah menurun usai berhubungan. Dalam 100 gram bayam terdapat 79 mg magnesium. Itu jumlah yang tinggi untuk memulihkan otot dan membantu mengisi kembali energi yang hilang. 4. SemangkaMenghidrasi tubuh sangat penting setelah aktivitas fisik, termasuk berhubungan seks. Semangka merupakan pilihan yang tepat karena punya kadar air yang tinggi, mencapai 92%. Mengonsumsi semangka usai seks dapat mengisi kembali cairan yang hilang. Selain itu, buah ini juga kaya akan vitamin A, C, dan likopen, antioksidan yang punya sifat anti-inflamasi. 5. Alpukat
Alpukat merupakan buah yang penuh nutrisi dan lemak sehat. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang ringan membuat buah ini cocok dimakan usai berhubungan badan. Ada kandungan lemak tak jenuh tinggal yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dan memberikan energi berkelanjutan. Tak hanya itu, buah yang dijuluki sebagai superfood ini juga mengandung potasium, serat, vitamin E, dan B6 yang mampu meningkatkan energi setelah beraktivitas. (raf/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
5 Makanan Ini Kaya Magnesium yang Bisa Kurangi Stres Jakarta – Stres kerap dialami banyak orang karena beberapa faktor. Perasaan stres ini dapat dikurangi dengan cara alami. Cukup mengonsumsi makanan kaya akan magnesium. Magnesium ternyata populer dijadikan pengobatan alami untuk meningkatkan kualitas tidur atau menghilangkan stres. Meskipun sudah banyak suplemen yang mengandung magnesium, ahli gizi tetap menyarankan untuk mendapatkan kandungan tersebut dari makanan. Dilansir dari Good House Keeping (29/10), Samantha Cassetty, ahli nutrisi dan pendiri Sam’s Plate, menjelaskan bahwa magnesium dapat memberikan manfaat dan berperan pada 300 reaksi tubuh.
“Magnesium meningkatkan kesehatan jantung, mengatur tekanan darah dan kadar gula darah, juga penting untuk kesehatan tulang dan produksi energi. Selain itu, magnesium juga mengatur hormon stres kortisol dan meningkatkan sekresi melatonin yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur,” jelas Samantha Cassetty. Asupan magnesium ini juga pada aturan konsumsi. Menurut The National Institutes of Health, sebaiknya magnesium dikonsumsi sekitar 310-320 mg untuk wanita, sedangkan untuk pria 420 mg. Berikut 5 makanan kaya magnesium yang dapat me ngurangi stres:1. Bayam
Bayam termasuk sayuran super yang mengandung nutrisi penting. Kandungan magnesium pada bayam rebus ini cukup tinggi, sebanyak 156 mg per cup (225 gram). Sayuran hijau ini juga kaya akan zat besi, serat, vitamin A, dan vitamin C. Untuk mengonsumsinya bisa dijadikan isian sandwich, dihadirkan sup, ditumis atau campuran salad. 2. OatsKalau ingin mendapatkan asupan magnesium yang tinggi untuk mengurangi stres bisa mengonsumsi oats. Disebutkan bahwa satu porsi kecil oats mengandung 13 persen kebutuhan harian magnesium. Oats ini dapat dimasukkan dalam asupan harian sebagai menu sarapan. Bisa ditambahkan potongan pisang dan biji chia agar kandungan nutrisi yang lebih tinggi. 3. Dark ChocolateDark chocolate adalah jenis cokelat yang sehat, karena mengandung beberapa nutrisi penting. Salah satu kandungan dark chocolate adalah zat antioksidan yang tinggi. Cokelat yang rasanya cenderung pahit ini mengandung magnesium tinggi. Dalam 30 gram dark chocolate ini mengandung 65 mg magnesium. Cassetty menyarankan, “Pilihlah dark chocolate dengan kandungan kakao padat sebanyak 70-85 persen.” Sebaiknya, dark chocolate ini dikonsumsi sebagai camilan setelah makan atau sebelum tidur. 4. AlpukatAlpukat juga dapat dikonsumsi secara rutin untuk mendapatkan asupan magnesium dh Arian. Dialami 1 buah alpukat (sekitar 300 gram), mengandung 58 mg magnesium. Selain mendapatkan asupan magnesium untuk meringankan stres, alpukat juga diketahui mengandung lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung. Alpukat bisa diracik jadi avocado toast atau smoothies untuk menu sarapan. 5. Yogurt
Yogurt dikenal sebagai makanan yang mengandung protein dan probiotik tinggi, sering dikonsumsi untuk menyehatkan pencernaan. Selain itu, yogurt (380 gram) juga mengandung magnesium tinggi sekitar 42 mg. Kamu bisa menikmati yogurt ini sebagai camilan yang menyehatkan. Atau racik yogurt dengan berbagai bahan. Seperti aneka buah segar, biji chia, madu, dan lainnya. (yms/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
7 Makanan Ini Bisa Hempaskan Selulit di Kulit Jakarta – Selulit pada kulit bisa mengganggu penampilan. Karenanya samarkan, dengan rutin mengonsumsi makanan dengan antioksidan dan kadar air yang tinggi. Selulit terlihat dari bercak bergaris pada kulit. Kondisi itu disebabkan karena jaringan kolagen dan elastin pada kulit tidak dapat mengimbangi peregangan kulit. Biasanya terjadi pada bagian tubuh, seperti perut, betis, dan lengan. Kulit yang tak sehat rentan mengalami selulit. Tentu itu dapat mengganggu penampilan, apalagi jika tidak tertutup pakaian.
Banyak orang yang rela menggelontorkan uang demi perawatan untuk menghilangkan selulit. Perawatan tersebut pun harus dilakukan secara berkala untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi dengan cara alami. Kuncinya adalah menjaga kulit tetap terhidrasi, sehingga tidak terjadi peradangan. Dikutip dari The Healthy.com (03/10/24) berikut 7 makanan yang bisa atasi selulit.1. Saffron
Saffron bagus untuk mengatasi selulit di kulit. Rempah dari jenis bunga Crocus sativus ini memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan sirkulasi antar jaringan kulit. “Mengonsumsi saffron bisa meningkatkan tonus otot di bawah kulit, sehingga menghilangkan lembah di permukaan untuk membuat kulit lebih halus dan kuat,” tutur ahli gizi Alan Roberts. 2. Buah berryBuah berry khususnya yang berwarna gelap, seperti blueberry dan blackberry mampu meningkatkan produksi kolagen. Ini bagus untuk pertumbuhan jaringan kulit baru. Menurut ahli gizi Lori L. Shemek, mengonsumsi buah berry bisa meningkatkan tekstur dan warna kulit. Kandungan antioksidannya berperan mengurangi peradangan yang membuat selulit semakin terlihat. Selain itu, makan buah berry juga dapat membantu mencegah tanda-tanda penuaan seperti kekeringan dan kerutan pada kulit. 3. Cokelat hitam
Cokelat hitam merupakan sumber nutrisi yang baik, seperti magnesium dan zat besi. Menurut penelitian, kandungan nutrisi itu dapat mendukung sistem kardiovaskular. Dengan begitu, aliran darah akan lancar ke seluruh tubuh, sehingga membuat kulit menjadi lebih halus dan menyamarkan selulit. Untuk mendapatkan manfaat ini, hindari makan cokelat hitam dengan campuran gula. 4. AlpukatAlpukat merupakan buah yang dijuluki sebagai superfood. Itu karena buah bertekstur lembut tersebut kaya akan nutrisi. Ini merupakan sumber serat dan lemak baik. Ahli gizi Smith mengatakan bahwa kandungan serat pada alpukat berperan membantu tubuh menyeimbangkan kadar glukosa dan membuang racun pembentuk selulit. Makanan dan minuman untuk menghilangkan selulit di kulit ada di halaman selanjutnya.5. Air putih
Air putih merupakan obat dari segala penyakit. Air putih dapat meningkatkan proses detoksifikasi alami tubuh dan membuang racun. Ini penting untuk sel kulit. Menurut ahli gizi Janet Brill, banyak minum air putih dapat menjaga sel-sel kulit tetap terhidrasi, sehingga membuat kulit tetap lembab, sehat, dan kencang. 6. SalmonMengonsumsi salmon dan ikan berlemak sehat lainnya, seperti mackerel dan tuna dapat memperbaiki kondisi dan penampilan kulit secara keseluruhan. Itu semua berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Ikan salmon dikemas dengan asam lemak omega-3 dalam jumlah yang tinggi. Ini dapat membantu mengurangi peradangan. Mengingat peradangan dapat memengaruhi penampilan kulit. Selain itu, juga ada vitamin C dan niacinamide yang akan mengurangi risiko kanker kulit dan menjaga kulit tetap terhidrasi. 7. Semangka
Semangka mengandung antioksidan yang mampu mengatasi selulit pada kulit. Antioksidan tersebut dikenal sebagai likopen yang berperan meningkatkan sirkulasi darah. “Likopen membantu mencegah penuaan dan membantu melawan penyakit,” ujar ahli gizi Lisa R. Young. Selain itu, buah itu juga punya kadar air yang tinggi dan rendah kalori, sehingga mampu membantu menghidrasi kulit. Kadar air buah semangka sekitar 92%. (raf/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
5 Menu Sarapan yang Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Jakarta – Tekanan darah tinggi berbahaya karena menjadi penyebab utama serangan jantung dan stroke. Namun, kamu bisa mencegahnya dengan mengonsumsi 5 menu sarapan berikut. Hipertensi merupakan kondisi ketika seseorang memiliki tekanan darah pada nilai 140/90 mmHg atau lebih tinggi. Umumnya, hipertensi tidak menunjukkan gejala atau keluhan tertentu, tetapi bisa membahayakan. Oleh karena itu, penyakit ini disebut ‘The silent killer’ Namun, bagi sebagian orang, hipertensi menunjukkan gejala seperti sakit kepala, pusing, jantung berdebar, gelisah, hingga penglihatan kabur.
Kondisi kesehatan ini perlu diperhatikan. Penyebab utamanya karena pola makan, terutama makanan yang mengandung banyak garam. Karenanya, penting untuk menjaga pola makan, terutama dengan memfokuskan diri pada makanan tertentu yang dapat membantu menurunkannya. Untuk membantu menurunkan tekanan darah di pagi hari, coba konsumsi 5 menu sarapan ini. Berikut daftarnya, seperti dilansir dari getsurrey.co.uk (17/11/2024). 1. Alpukat
Menjadi pilihan sarapan populer, alpukat juga baik untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi. Di dalamnya terkandung lemak tak jenuh tunggal, asam lemak esensial, vitamin E yang berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut studi tahun 2022 yang diterbitkan oleh British Journal of nutrition, konsumsi lima atau lebih porsi alpukat dalam seminggu mampu mengurangi tekanan darah sebanyak 17 persen. 2. Teh hijau
Teh hijau juga terkenal dengan segudang manfaat sehatnya, termasuk membantu menurunkan tekanan darah. Melalui ulasan komprehensif yang hadir dalam The Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Diseases menunjukkan bahwa konsumsi lima hingga enam gelas teh hijau sehari-hari dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah sistolik, kolesterol total, dan kolesterol lipoprotein densitas rendah (kolesterol jahat). 3. ApelMenurut sebuah penelitian di Australia, makan apel dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, para ahli di klinik Cleveland menekankan pentingnya memakan kulit apel sekaligus untuk mendapat semua manfaat kesehatan. Para ahli dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa antioksidan di dalam kulit apel dapat memperlancar aliran darah. Kandungan serat di dalamnya juga berperan baik. Menu sarapan lain yang baik untuk turunkan tekanan darah tinggi ada di halaman selanjutnya!4. Pisang
Pisang juga bisa dinikmati sehari-hari, terutama saat sarapan. Sebab, di dalamnya terkandung potasium tinggi yang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Dalam satu buah pisang berukuran sedang juga disebut mengandung 422 miligram potasium. Kandungan potasium mampu mengurangi efek sodium dan ketegangan di dinding pembuluh darah yang membantu menstabilkan tekanan darah. Kandungan kalium di dalamnya juga bisa membantu sekresi natrium dan air dalam darah. Pasalnya, kelebihan natrium dalam tubuh dapat memicu peningkatan volume tekanan darah. Kadar natrium yang terjaga dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. 5. Brokoli
Brokoli juga menjadi salah satu sayuran yang baik dikonsumsi penderita hipertensi. Menurut studi dari jurnal BMC Medicine (2024), sayuran ini mengandung glukosinolat yang dapat mengurangi tekanan darah. Kandungan antioksidan berupa flavonoid di dalamnya juga dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengoptimalkan kadar oksida nitrat di dalam tubuh. Kandungan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium di dalamnya juga dapat meminimalkan kerusakan pada arteri. Brokoli dapat diolah sebagai tumisan hingga sekadar direbus untuk pilihan sarapan bernutrisi. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
5 Makanan dan Minuman yang Harus Dipantang Penderita Asam Urat Jakarta – Kadar asam urat tinggi termasuk penyakit yang banyak diderita warga perkotaan. Karenanya asupan makanan dan minuman perlu diseleksi agar tak makin parah. Asam urat meruapan salah satu penyakit yang disebabkan oleh makanan tinggi purin yang menyebabkan rasa nyeri akibat terbentuknya kristal asam urat pada persendian. Selain obat penurun kadar asma urat, penderitanya perlu jug amenjaga pola makan. Salah satunya dengan menghindari makanan dan minuman tinggi purin.
1. Seafood
Sejumlah makanan laut (seafood) dikenal mengandung zat purin yang tinggi, salah satunya ikan. Jenis ikan yang harus dihindari oleh penderita asam urat adalah ikan teri, kod, haddock, herring, makarel, remis, telur ikan, sarden, scallop, dan trout. Selain ikan, makanan laut, seperti kepiting, lobster, tiram, dan udang juga harus diwaspadai karena mengandung zat purin walaupun dalam jumlah sedang. 2. Daging Merah
Daging merah, seperti daging sapi, domba, dan babi masuk ke dalam daftar makanan yang harus dihindari penderita asam urat karena mengandung tinggi zat purin. 3. JeroanJeroan, seperti hati dan lidah adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Ternyata, makanan ini tidak direkomendasikan bagi penderita asam urat karena mengandung senyawa purin yang tinggi. 4. Roti
Roti adalah salah satu sumber karbohidrat yang sering dijadikan alternatif nasi untuk mengisi energi. Selain itu, roti pun sering dijadikan pilihan untuk sarapan pagi. 5. Madu
Madu mengandung fruktosa tinggi, yakni pemanis alami yang melepaskan purin saat terurai di dalam tubuh. Para peneliti melaporkan bahwa ada korelasi antara makanan tinggi fruktosa dan gejala asam urat. Maka dari itu, batasi minuman atau makanan yang mengandung fruktosa seminimal mungkin untuk menghentikan atau mengurangi serangan asam urat. (aqr/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
5 Makanan Enak Ini Bisa Mengatasi Perut Kembung Jakarta – Perut yang mengandung gas banyak bisa menyebabkan kembung, dan membuat tak nyaman. Kamu bisa mengonsumsi beberapa makanan kaya nutrisi ini untuk mengurangi gas tersebut. Kamu pasti pernah merasakan perut terasa kembung dan begah. Kondisi itu disebabkan karena banyak gas di dalam perut. Umumnya, kondisi ini terjadi setelah makan-makanan yang tinggi serat. Namun, selain pola makan, tingkat energi kita juga berpengaruh. Menurut dokter osteopati Dr. Joseph Mercola, ketika sel dalam tubuh tidak menghasilkan energi yang cukup, ini bisa mengganggu keseimbangan usus.
Kondisi tersebut dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Misalnya makanan yang mengandung antioksidan, senyawa penting, hingga tinggi akan kadar airnya. Dikutip dari Real Simple (17/09/24) berikut 5 makanan untuk mengurangi gas dalam perut:1. Pepaya
Pepaya tidak hanya rasanya saja yang manis, tetapi juga manfaatnya. Pepaya merupakan obat untuk pencernaan yang sehat. Itu karena pepaya mengandung enzim yang disebut papain. “Papain adalah enzim pencernaan yang ampuh membantu memecah protein di saluran pencernaan,” ujar ahli gizi Mercola. Ia menambahkan bahwa pepaya dapat mengurangi makanan yang tidak tercerna untuk difermentasi oleh bakteri penghasil gas. Rutin ngemil buah pepaya juga dapat membantu menghilangkan banyak gas. 2. JaheJahe umumnya digunakan sebagai bumbu dapur untuk meningkatkan aroma dan rasa masakan. Namun, di samping itu, jahe bermanfaat untuk masalah pencernaan yang disebabkan oleh gas. Mercola menjelaskan bahwa terdapat senyawa aktif dalam kandungan jahe. “Senyawa itu disebut gingerol dan shogaol, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi dan karminatif yang kuat,” ujarnya. Kamu bisa mendapatkan manfaat ini dengan menyeduh jahe dalam air panas, atau mencampurkan ke seduhan teh. Selain dapat mengurangi gas, jahe juga dapat menghangatkan perut. Makanan untuk mengurangi gas dalam perut ada di halaman selanjutnya.3. Mentimun
Mentium dikenal dengan kadar air yang tinggi dalam kandungannya, yakni mencapai 95%. Karenanya mengonsumsi mentimun dapat menghindari tubuh. Ini juga bagus untuk mengatasi masalah pencernaan. Menurut Moskovitz, mentimun dapat mengurangi gas yang membuat perut kembung. “Menghidrasi tubuh adalah cara terbaik untuk menjaga pencernaan tetap teratur dengan baik,” ujar Moskovitz. Selain itu, mentimun juga berperan sebagai pelumas alami untuk mencegah makanan yang terjebak berfermentasi di usus. 4. YogurtAhli gizi Moskovitz dan Mercola sama-sama setuju bahwa yogurt yang dibuat dari susu mentah dan tidak dipasteurisasi adalah makanan yang bagus untuk mengurangi gas di perut. Yogurt mengandung kultur aktif atau yang dikenal sebagai bakteri sehat. “Bakteri tersebutlah yang akan mengatasi gangguan pencernaan dalam jangka panjang,” turur Moskovitz. Dengan begitu, perut tidak akan terasa kembung karena kandungan gasnya berkurang. Yogurt bisa jadi pilihan sarapan atau camilan yang sehat. 5. Teh herbal
Teh mengandung senyawa penting yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antivirus. Moskovitz mengatakan bahwa senyawa tersebut mendukung sistem pencernaan yang sehat. Beberapa teh herbal yang bisa kamu coba adalah, teh peppermint, serai, chamomile, dan teh hijau. Teh herbal tersebut dikemas dengan antioksidan dalam jumlah yang tinggi. Ketika diminum hangat-hangat, perut terasa hangat, nyaman, dan meningkatkan kerja usus. Kondisi tersebut tentu akan membuat perut menjadi lebih rileks. (raf/odi) |
![]() |
|||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
3 Makanan yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Eksim Jakarta – Penderita eksim perlu memperhatikan pola makannya. Mulai dari mengonsumsi makanan yang dapat mencegah eksim kambuh hingga menghindari makanan pemicunya. Sebagian orang mungkin memiliki masalah kulit yang serius, seperti eksim. Eksim merupakan kondisi ketika terjadi gangguan pembengkakan pada kulit. Saat eksim kambuh, reaksi alergi pada kulit dapat ditandai dengan timbulnya kemerahan, ruam, dan rasa gatal. Kondisi ini akhirnya menimbulkan rasa tidak nyaman hingga dapat menganggu penampilan. Selain faktor genetik, eksim juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan hingga paparan bahan kimia dan mikroorganisme.
Dalam waktu tertentu, kondisi eksim bisa kambuh karena sejumlah hal, seperti sistem imun yang sensitif, perubahan suhu tiba-tiba, paparan alergen dan iritan, hingga karena mengonsumsi makanan yang dapat menjadi pemicu. Oleh karena itu, penderita eksim perlu memerhatikan sejumlah hal, termasuk pola makan. Pola makan berperan penting dalam kesehatan kulit secara keseluruhan. Pilih makanan yang dapat mencegah kambuhnya eksim dan hindari makanan yang dapat memicunya. Lantas makanan apa saja yang direkomendasikan untuk dikonsumsi dan dihindari? Melansir byrdie.com (10/10/2024), ini daftarnya: Makanan yang direkomendasikan 1. Pisang
Pisang direkomendasikan karena tinggi potasium yang dapat melawan inflamasi atau peradangan. Kadar potasium tinggi juga membuat buah ini bersifat basa. Menjalani diet alkaline atau diet yang fokus terhadap pengurangan konsumsi makanan bersifat asam dianggap mendukung fungsi hati, sehingga membantu tubuh menghilangkan racun yang berkontribusi pada gejala eksim. Pisang sebenarnya juga mengandung beberapa senyawa amina yang pada sebagian orang dapat memperburuk rasa gatal. Untungnya, buah ini mengandung magnesium dan vitamin C yang dapat mengurangi amina. Karenanya, jika kamu mengonsumsi pisang tetapi ada reaksi yang timbul, bisa jadi kamu sensitif terhadap amina. 2. Salmon
Salmon juga merupakan makanan kaya akan sumber asam lemak omega-3 yang dikenal dapat mengurangi peradangan. Kadar protein dalam ikan salmon juga akan membantu kulit terasa lebih baik. Asam amino yang disediakan oleh ikan salmon memungkinkan tubuh membuat kolagen yang dapat menjaga kulit tetap kuat dan elastis. Selain salmon, kombinasi asam lemak omega-3 dan protein ini sebenarnya juga tersedia dalam beberapa ikan lainnya, seperti ikan sarden hingga tuna. Bisa juga mencari alternatif, seperti suplemen minyak ikan yang dapat mengurangi gejala eksim. 3. Kunyit
Selain menambah rasa dan aroma pada masakan, secara khusus kunyit juga dapat mencegah eksim kambuh. Menurut ahli gizi Perry, kunyit terkenal dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidannya. Kunyit juga mengandung senyawa kurkumin yang bermanfaat bagi penderita eksim. Penelitian tentang kunyit dan eksim masih terbatas, tetapi setidaknya menurut Healthline, sebuah penelitian menemukan perbaikan signifikan pada gejala eksim setelah mereka menggunakan krim yang mengandung rempah-rempahan kunyit. Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa kunyit dapat membantu mengatasi kondisi kulit lainnya. Kunyit bisa dijadikan bumbu tambahan pada daging atau sayur. Bahkan, bisa dicampur ke dalam teh. Makanan yang perlu dihindari penderita eksim bisa dilihat pada halaman selanjutnya!Makanan yang perlu dihindari 1. Alpukat
Untuk menghindari eksim kambuh, kamu juga perlu menghindari alpukat. Meski buah ini dikenal sebagai sumber lemak sehat, tetapi alpukat salah satu sumber amina dan salisilat yang memantik gatal. Ahli gizi Fischer mengungkap, “Alpukat memang makanan sehat yang bisa ditambahkan ke diet ketika kamu tidak punya eksim, karena menjadi salah satu sumber amina dan salisilat.” 2. Brokoli
Brokoli merupakan makanan super yang kaya akan berbagai macam nutrisi, tetapi sayuran ini juga dapat memperburuk gejala eksim. Menurut Fischer, hal ini karena brokoli merupakan sumber asam salisilat dan amina, seperti alpukat, yang dapat memicu rasa gatal. Pasalnya, penderita eksim umumnya memiliki sensitivitas terhadap asam salisilat. Sebagai gantinya, ahli gizi ini menyarankan untuk mengonsumsi seledri. 3. JerukJeruk utuh maupun jeruk yang sudah diolah jadi jus bersifat sangat asam, sehingga terkadang dapat menyebabkan reaksi gatal. Selain itu, buah segar ini juga mengandung salisilat dan senyawa amina yang menyebabkan gatal. Selain jeruk, penderita eksim sebaiknya juga menghindari makanan tinggi asam lainnya, seperti lemon hingga jeruk nipis. (aqr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold |
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold
|
































