Tag: ngopi yuk

  • Segini Batas Asupan Kopi Harian yang Aman untuk Kesehatan

    Segini Batas Asupan Kopi Harian yang Aman untuk Kesehatan


    Jakarta

    Tren konsumsi kopi harian terus meningkat. Banyak orang pun mengandalkan minuman berkafein ini untuk menambah energi. Namun sebenarnya berapa batas asupan kopi harian yang aman?

    Kopi kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang. Rasanya tak lengkap jika belum minum kopi. Bisa jadi tubuh kurang berenergi atau pikiran sulit fokus di tempat kerja jika belum minum kopi.

    Jumlah kopi yang dikonsumsi global pun kian meningkat. Tahun 2023, laporan dari National Coffee Association menemukan 63% orang Amerika minum kopi setiap hari. Jumlah ini lebih banyak dibanding jenis minuman lain, kecuali air.


    Pada tahun yang sama, British Coffee Association mengungkap kopi telah mengalahkan popularitas teh yang amat populer di sana. Orang Inggris diperkirakan mengonsumsi 98 juta cangkir kopi setiap hari.

    Mengutip The Guardian (8/4/2024), Dr Sander Kersten dari Cornell University mengatakan bahan aktif utama pada kopi adalah kafein. Kafein memiliki efek positif, seperti bikin fokus dan menambah energi.

    5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum KopiJumlah konsumsi kopi harian global kini semakin meningkat. Foto: Ilustrasi iStock

    Menurut Karsten, efek kafein biasanya dapat dirasakan antara 1,5 hingga 2 jam usai minum kopi. “Itu mungkin alasan mengapa orang cenderung terus minum kopi sepanjang hari. Efek minum kopi tidak bertahan lama,” katanya.

    Meski secangkir kopi terasa nikmat dan berkhasiat, mengonsumsinya tetap ada aturan. Jangan sampai berlebihan karena asupan kafein yang terlalu banyak justru merugikan kesehatan.

    Lantas berapa batas asupan kopi harian yang aman untuk kesehatan?

    Menurut Mayo Clinic, asupan 400 mg kafein per hari masih aman untuk sebagian besar orang dewasa. Jumlah ini kira-kira setara dengan 4 cangkir kopi. Ukuran cangkir ini diambil dari patokan kopi yang diseduh di cangkir ukuran 236 ml. Per cangkirnya mengandung sekitar 95 mg kafein.

    Jika lebih dari itu, Dr Edward Giovannucci dari Harvard University’s TH Chan School of Public Health mengatakan bakal berbahaya. Kafein dapat memunculkan rasa gugup dan peningkatan denyut jantung.

    Seseorang dengan gangguan panik atau kecemasan lebih berisiko tinggi mengalami efek samping negatif dari konsumsi kafein.

    Dr Peter Hayes dari University of Edinburgh menyarankan asupan 2-3 cangkir kopi per hari secara umum lebih aman untuk menghindari efek samping asupan kafein berlebih. Namun jumlah ideal pada setiap orang bisa berbeda untuk orang berbeda.

    5 Efek Buruk Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Minum KopiHindari konsumsi kopi berlebihan karena akan menimbulkan efek samping. Foto: Ilustrasi iStock

    Penting untuk mengamati sendiri efek yang dirasakan pada tubuh. Sebab orang punya tingkat sensitivitas kafein berbeda-beda. Ada yang sudah merasa gelisah usai menenggak 1 cangkir kopi, tapi ada yang tak masalah meski sudah minum 3 cangkir kopi.

    Konsumsi kafein yang berlebihan dapat menimbulkan efek yang jauh lebih serius. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), efek toksik kafein seperti kejang telah diamati pada konsumsi cepat 1.200 mg kafein sekaligus.

    Hal yang juga penting, pastikan asupan kopi tak mengganggu tidur. Ahli gizi dan peneliti makanan Dr Kera Nyemb-Diop mengatakan sebuah penelitian menemukan mengonsumsi kafein, bahkan enam jam sebelum tidur dapat mengganggu tidur secara signifikan dan mengurangi total waktu tidur lebih dari satu jam.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Apakah Minum Kopi Picu Peradangan? Ini Kata Ahli

    Apakah Minum Kopi Picu Peradangan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Beberapa kabar beredar jika minum kopi dapat menyebabkan peradangan atau memperburuk kondisi peradangan. Namun, apakah pernyataan ini benar? Ini kata ahli!

    Minuman berkafein seperti kopi telah menjadi minuman sehari-hari yang dikonsumsi karena khasiatnya. Selain karena manfaatnya, pencinta kopi juga mungkin sangat menyukai profil rasa dan kenikmatan dari minuman tersebut.

    Meskipun banyak orang suka minum kopi, tetapi ada beberapa dari mereka yang menghindarinya. Jika tidak menghindari, mungkin mereka merasa bersalah setelah minum kopi.


    Terlepas dari manfaatnya, kopi juga disebut-sebut dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya. Salah satunya yaitu dapat menyebabkan peradangan, atau setidaknya memperburuk gejala kondisi peradangan, seperti nyeri sendi dan masalah gastrointestinal.

    Namun, apakah efek minum kopi benar demikian? Simak penjelasan dari ahli gizi, seperti dilansir dari eatingwell.com (05/07/2024).

    1. Hubungan kopi dengan peradangan

    7 Tips Pola Makan Sehat dari Ahli Gizi untuk Atasi Peradangan TubuhKopi sering dikaitkan dengan peradangan, mulai dari menghindari peradangan maupun justru memicu peradangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/amenic181

    Menurut riset yang disebut Eating Well, kopi tidak menyebabkan peradangan pada kebanyakan orang. Bahkan, dengan mereka yang biasa minum lebih dari satu atau dua cangkir kopi sehari.

    Studi tahun 2021 di Nutrients menemukan jika kopi mungkin memiliki efek anti peradangan pada tubuh. Efek ini dianggap sebagai alasan utama mengapa penelitian telah menghubungkan konsumsi kopi secara teratur dengan risiko lebih rendah terhadap peradangan, termasuk Alzheimer, Parkinson, diabetes tipe-2. asam urat, hingga beberapa jenis kanker.

    Menurut ulasan tahun 2023 di Food Science & Nutrition, manfaat anti peradangan kopi berasal dari banyaknya senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Minuman ini mengandung senyawa polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan.

    Polifenol dalam kopi, seperti asam klorogenat, diterpene, dan trigonelline, dapat menghentikan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan dan kemudian menimbulkan peradangan.

    Beberapa polifenol juga ditemukan menghalangi produksi senyawa inflamasi dengan menghambat ekspresi gen dan enzim terkait dengan perkembangannya.

    Hasil studi tersebut juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dapat menurunkan satu atau lebih penanda inflamasi atau peradangan dalam darah. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut karena ada juga bukti yang bertentangan dengan hal ini.

    2. Bagaimana jika minum kopi dengan topping pemanis?

    Manis Pahit, Eiskaffee Khas Jerman yang Memadukan Kopi dan Es KrimKopi yang ditambah krim, gula, atau pemanis lainnya sebaiknya dihindari. Foto: VoltageCoffee

    Beberapa orang menyukai kopi yang ditambah dengan gula atau pemanis buatan. Sayangnya, kopi yang dicampur dengan bahan ini telah dikaitkan dengan peradangan.

    Ketika melihat potensi anti peradangan kopi, sebagian besar melakukan penelitian dengan melihat efek kopi hitam berkafein tanpa tambahan, seperti gula, pemanis, atau krim.

    Bahan-bahan tambahan itu sebenarnya mengandung gula tambahan, bahan kimia, dan lemak jenuh yang dapat memicu peradangan jika dikonsumsi berlebihan.

    Namun, penelitian sebelumnya pada tahun 2015 di American Journal of Epidemiology menunjukkan kopi tetap bermanfaat meskipun mengandung krim dan gula. Dalam hal peradangan, kemungkinan dampaknya akan kecil jika memang ditambah dalam jumlah sedikit.

    Penggemar kopi decaf atau tanpa kafein juga perlu berbahagia karena ada bukti menunjukkan bahwa kopi ini menawarkan manfaat sebanding dengan kopi biasa. Meskipun beberapa temuan menunjukkan penurunan penanda inflamasi mungkin sedikit berkurang daripada jika minum kopi berkafein.

    Jumlah kafein yang disarankan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jumlah kafein yang disarankan

    ilustrasi minum kopiBatasi asupan kafein hanya 400 mg per hari atau sekitar 4 sampai 5 gelas kopi. Foto: thinkstock

    Efek stimulan kafein adalah alasan mengapa banyak orang memilih minum kopi. Namun, perlu diingat terlalu banyak kafein juga bisa menyebabkan kegelisahan dan jantung yang berdebar kencang.

    Penelitian yang disebut Eating Well menggunakan subjek yang memiliki asupan kafein lebih tinggi, sekitar 3 sampai 7 cangkir. Hasilnya mereka memperoleh manfaat yang sangat mirip dengan subjek yang konsumsi lebih sedikit kafein.

    Namun, bukan berarti harus mengonsumsi kopi sebanyak itu. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika (FDA), batas kafein yang diminum setiap hari yaitu 400 miligram atau setara dengan 4 sampai 5 cangkir kopi berukuran kecil.

    Kopi memang sumber utama polifenol yang memberikan efek anti peradangan pada kebanyakan orang. Namun, tetap awasi asupannya secara keseluruhan. Pertimbangkan juga untuk beralih ke kopi tanpa krim gula, atau pemanis tambahan lainnya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Ibu Hamil Tetap Doyan Ngopi, Aman Nggak ya Buat Janin?


    Jakarta

    Konsumsi kopi berlebihan perlu diwaspadai terkait efek samping yang ditimbulkan. Misalnya pada ibu hamil yang bisa menyebabkan risiko kesehatan serius pada janin.

    Konsumsi kafein selama masa kehamilan kerap menjadi topik yang banyak diperbincangkan, terutama karena risiko yang dapat meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan.

    Meski sebagian besar ibu hamil sudah mengetahui pantangan selama masa kehamilan seperti menghindari alkohol, merokok, atau konsumsi makanan mentah, tapi bahaya kafein pada ibu hamil kerap luput dari perhatian. Padahal hasil sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kafein dalam jumlah tinggi bisa berdampak serius terhadap kesehatan janin.


    young attractive asian woman who drink coffeeKonsumsi kopi berlebihan pada ibu hamil perlu diwaspadai terkait efek samping yang ditimbulkan. Foto: iStock

    Dilansir dari Stylist UK (03/08/2025), berdasarkan pedoman dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), ibu hamil disarankan untuk membatasi asupan kafein maksimal 200 miligram per hari. Jumlah ini setara dengan 2 cangkir kopi instan, 1 cangkir kopi saring (140 mg), atau 3 cangkir teh.

    Minuman ringan seperti minuman bersoda dan makanan yang mengandung cokelat juga memiliki kafein, meski dalam jumlah yang lebih kecil. Maka dari itu penting bagi ibu hamil untuk memperhitungkan keseluruhan asupan dari berbagai sumber.

    Terlalu banyak konsumsi kafein saat hamil rupanya bisa berdampak serius pada perkembangan janin. Beberapa risiko yang bisa muncul antara lain berat badan bayi yang rendah saat lahir. Lalu pertumbuhan janin yang terhambat sampai meningkatnya risiko keguguran.

    Hal ini karena kafein bisa menyempitkan pembuluh darah di rahim dan plasenta, yang akhirnya mengurangi aliran darah ke bayi. Bahkan ada penelitian yang menyebut konsumsi kafein berlebih bisa meningkatkan risiko bayi lahir mati (stillbirth).

    Tak hanya itu, efeknya juga bisa terasa dalam jangka panjang. Misalnya, anak-anak yang ibunya sering minum kafein saat hamil cenderung punya tinggi badan yang lebih pendek saat mereka berusia 4-8 tahun.

    Pregnant woman touching her belly sitting on the bed in bedroomIlustrasi Hamil Besar. Foto: Getty Images/iStockphoto/N_Saroach

    Menjelang akhir kehamilan, tubuh ibu hamil akan semakin lambat memproses kadar kafein. Kalau di trimester pertama kafein bisa hilang dari tubuh dalam waktu sekitar lima jam, di trimester ketiga waktu ini bisa molor hingga 18 jam. Artinya kafein menetap lebih lama di tubuh dan bisa meningkatkan risiko pada janin, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

    Para ahli menyarankan sebaiknya ibu hamil mulai mengurangi asupan kafein sejak awal kehamilan. Bahkan kalau bisa dihindari sama sekali. Kopi tanpa kafein atau minuman herbal bisa jadi alternatif yang lebih ramah untuk ibu hamil.

    Sebagian dokter memang masih memperbolehkan satu cangkir kopi sehari. Tapi intinya, ibu hamil tetap harus bijak dan tahu batasan jika mengonsumsi kopi atau minuman lainnya yang mengandung kafein.

    Kalau tubuh terasa lelah, daripada mengandalkan kopi lebih baik coba istirahat sebentar atau tidur siang. Dengan memahami risikonya dan lebih hati-hati dalam memilih minuman, ibu hamil bisa tetap sehat sambil menjaga pertumbuhan si kecil tetap optimal di sepanjang kehamilan.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Gegara 5 Kebiasaan Ini, Minum Kopi Jadi Bisa Membahayakan Kesehatan


    Jakarta

    Tidak sekadar jadi minuman pendorong energi pada pagi hari, efek minum kafein dari kopi jauh lebih besar. Supaya terhindar dari risiko bahaya, sebaiknya jangan lakukan 5 kebiasaan ini.

    Kopi merupakan minuman sumber kafein yang terkenal dengan efek pendorong energi dan berpotensi memberikan manfaat kesehatan.

    Di dalamnya terkandung antioksidan tinggi dan senyawa alami lainnya yang telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif, meningkatkan metabolisme lebih baik, sampai menurunkan risiko penyakit kronis tertentu.


    Sayangnya, tanpa sadar banyak orang mengikuti kebiasaan minum kopi yang kurang baik. Misalnya, minum kopi terlalu larut atau menjadikannya pengganti makanan.

    Banyak juga yang minum kopi dengan tambahan gula atau sirup berlebihan. Kebiasaan-kebiasaan ini dapat menyebabkan bahaya, seperti mengganggu tidur, menyebabkan hidrasi, mengganggu kesehatan usus, atau risiko bahaya lebih besar lainnya.

    Para ahli mengungkap kesalahan-kesalahan umum minum kopi yang bisa dihindari agar mendapat efek optimal.

    Dilansir dari Times of India pada Sabtu, (19/7/2025), berikut 5 kebiasaan minum kopi yang perlu dihindari.

    1. Minum kopi terlalu malam

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliMinum kopi terlalu larut bisa menyebabkan insomnia dan kegelisahan. Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein dalam kopi merupakan stimulan utama dan dapat bertahan di aliran darah selama beberapa jam. Oleh karena itu, kopi lebih disarankan diminum pagi atau siang hari.

    Mengonsumsi kopi terlalu larut bisa mengganggu waktu dan kualitas tidur secara signifikan.

    Memiliki tidur restoratif sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh, kejernihan mental, dan kesehatan menyeluruh. Dengan hal ini, para ahli menyarankan untuk hindari kafein di sore atau malam hari.

    Minum kopi di malam hari juga bisa memicu kecemasan, kegelisahan dan efek, seperti sakit kepala, mual atau peningkatan frekuensi buang air kecil

    2. Minum kopi tanpa disaring

    Jangan Dibuang! Ampas Kopi Bisa Dimanfaatkan Untuk Hal Penting IniMinum kopi yang tidak disaring bisa menimbulkan risiko peningkatan kolesterol jahat. Foto: iStock

    Beberapa orang suka menikmati kopi yang tidak disaring atau masih memiliki ampas. Kopi seperti ini memang punya cita rasa yang lebih kuat.

    Sayangnya metode penyeduhan, seperti French press atau kopi Turki tanpa filter mengandung kadar diterpen lebih tinggi, khususnya kahweol dan kafestol. Senyawa-senyawa ini telah terbukti meningkatkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat, serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke.

    Lebih baik pilih metode penyeduhan kopi yang melalui proses penyaringan, seperti drip coffee atau pour over.

    Kebiasaan kopi lain yang bisa timbulkan risiko bahaya ada di halaman selanjutnya!

    3. Minum kopi dengan gula berlebihan

    Es Kopi SusuKopi yang dicampur dengan susu, gula, atau pemanis lainnya bisa menimbulkan risiko bahaya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sejumlah orang lebih menyukai kopi yang manis. Ditambah gula atau sirup pemanis lainnya.

    Meskipun rasanya mungkin lebih enak, tambahan bahan tersebut dalam jumlah besar dapat menjadi sumber kalori kosong yang tidak sehat.

    Asupan gula tinggi telah dikaitkan dengan obesitas, risiko diabetes tipe-2, hipertensi, dan masalah kesehatan mental.

    Mengonsumsi kopi dengan gula tinggi juga bisa mengganggu mikrobioma usus yang berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh dan pencernaan. Lebih baik minum kopi hitam atau kopi dengan pemanis alami sebagai alternatif.

    4. Minum kopi langsung setelah bangun tidur

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanTidak disarankan minum kopi pagi hari karena bisa mneganggu produksi kortisol alami dalam tubuh. Foto: Ilustrasi iStock

    Salah satu manfaat yang dicari dari kopi yaitu kemampuannya untuk membuat tubuh terjaga dan mendorong energi. Namun bukan berarti kopi bisa diminum langsung setelah bangun tidur.

    Minum kopi saat bangun tidur dapat mengganggu produksi alami kortisol dalam tubuh. Kortisol merupakan hormon yang membantu mengatur tingkat energi.

    Minum kopi terlalu pagi juga bisa menyebabkan adenosin, neurotransmitter yang menjaga tidur nyenyak dan menjaga keseimbangan menjadi terganggu, Tunda sedikit waktu untuk minum kopi di pagi hari.

    5. Menggantikan makanan dengan kopi

    Mereka yang sudah kecanduan minum kopi bisa saja menjadikan minuman tersebut sebagai pengganti makanan. Meskipun menekan nafsu makan dengan minum kopi mujur, ini bukan pilihan tepat.

    Dengan hanya minum kopi, seseorang bisa kekurangan nutrisi penting, seperti protein, serat, lemak sehat, dan vitamin yang dibutuhkan untuk energi berkelanjutan.

    Melewatkan makan demi kafein dari kopi juga menyebabkan perubahan suasana hati, kelelahan dan kekurangan nutrisi di tubuh.

    Jika mau, bisa mengonsumsi kopi bersamaan dengan makanan. Bisa disajikan minuman pendamping saat sarapan. Dengan cara ini, kopi mampu mendukung fungsi metabolisme dan menghindari penurunan energi.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Minum Kopi Berbahaya Saat Cuaca Panas, Matcha Bisa Jadi Solusi


    Jakarta

    Konsumsi es kopi saat cuaca panas menjadi pilihan sebagian besar penikmat kopi. Ternyata, ahli justru menilai kopi tak aman untuk dikonsumsi saat cuaca panas.

    Bukan hanya Indonesia, beberapa negara di dunia juga sedang mengalami panas ekstrem beberapa waktu terakhir. Sengatan matahari yang terasa menembus kulit bagi sebagian orang dirasa mengganggu dan membuat malas beraktivitas.

    Rasa haus karena tenggorokan yang kering butuh penawar berupa minuman segar. Bagi penikmat kopi, menyeruput es kopi yang manis dan dingin dapat menjadi solusi.


    Ternyata ahli kesehatan menilai konsumsi kopi justru tidak dianjurkan ketika terjadinya gelombang panas ekstrem. Dilansir dari Food and Wine, Jumat (18/7), alasan kopi tak dianjurkan untuk dikonsumsi saat panas ialah karena kandungan kafeinnya.

    Baca juga: Ngeri! 5 Makanan Ekstrem dari Jawa Tengah Berbahan Darah hingga Ular

    Aerocano Kembali Populer, Kopi Hitam Creamy yang Bikin MelekKonsumsi es kopi yang menyegarkan ternyata tak disarankan ketika cuaca panas terik. Foto: Istimewa

    Pada penelitian yang dipublikasi melalui Journal of Science and Medicine in Sport (2015), kafein dapat menyebabkan efek diuretik minor yang sebenarnya dapat dihindari dengan berolahraga. Tetapi kekhawatiran akan kehilangan cairan tubuh yang justru lebih banyak disoroti ahli.

    Apalagi ketika tubuh manusia terpapar suhu panas, berkeringat menjadi salah satu bentuk reaksi yang terjadi. Keluarnya keringat merupakan salah satu bentuk berkurangnya cairan tubuh.

    Hal ini disetujui oleh Linda Lin, ahli gizi dan kesehatan, yang justru menyarankan asupan lain selain kopi. “Jika kamu ingin menikmati minuman berkafein (saat cuaca panas), matcha akan menjadi pilihan yang lebih lembut daripada kopi,” ujar Lin.

    Satu cangkir matcha dengan campuran bubuk matcha 2-4 gram mengandung 38-176 miligram kafein berdasarkan jenis dan kualitasnya. Sementara pada kopi secangkir kopi terdapat 95-200 miligram kafein.

    5 Komponen Penting Meracik Kopi Agar Rasanya Lebih MaksimalAlasannya mengacu pada efek diuretik kafein yang dapat memicu dehidrasi. Foto: Getty Images/VadimZakirov

    Kadar kafein yang tinggi masuk ke dalam tubuh tidak hanya akan dicerna sebagai dorongan energi. Tetapi ada juga efek sampingnya seperti diuretik.

    Ketika diterpa suhu panas tinggi yang intens hingga berkeringat dibarengi dengan buang air kecil yang lebih sering, maka tubuh manusia akan lebih berisiko tinggi mengalami dehidrasi.

    Selain itu, alasan matcha lebih disarankan juga karena adanya kandungan L-theanin yang tidak ada di dalam kopi. Perpaduan kafein dan L-theanin memberikan fokus yang lebih tajam dengan durasi yang lebih lama.

    Ahli kesehatan juga menyarankan beberapa asupan alternatif lain pengganti es kopi saat panas terik. Misalnya seperti air kelapa, minuman elektrolit, atau es teh seduhan herbal yang berkhasiat nan menyegarkan.

    (dfl/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • 7 Efek Minum Kopi Setiap Hari, Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh


    Jakarta

    Banyak orang minum kopi setiap hari tanpa tahu efek jangka panjangnya untuk kesehatan. Mereka hanya merasakan ‘tendangan’ energi, tapi belum menyadari efeknya untuk kesehatan jantung hingga otak.

    Kopi merupakan sumber kafein yang jadi andalan banyak orang di dunia. Bahkan hanya dengan menghirup aromanya saja sudah bikin mereka semangat.

    Minum kopi dalam batasan wajar juga membawa banyak manfaat sehat. Dikutip dari EatingWell (2/7/2025), ahli gizi Elizabeth Shaw menjelaskan berdasarkan penelitian, konsumsi 3-4 cangkir kopi setiap hari pada orang sehat, tidak menyebabkan risiko kesehatan dan malah mungkin memberikan manfaat.


    Berikut 7 efek minum kopi setiap hari untuk kesehatan:

    1. Energi meningkat

    Biji kopi mengandung kafein, stimulan alami yang dapat membantu kamu merasa lebih berenergi. Secara spesifik, senyawa ini menstimulasi sistem saraf pusat sehingga membantu kamu menjadi lebih bersemangat.

    2. Buang air besar lebih lancar

    Efek minum kopi juga bagus untuk kelancaran sistem pencernaan. Konsumsi kopi telah terbukti merangsang motilitas kolon atau pergerakan yang terjadi di saluran pencernaan.

    Sekitar 1/3 populasi dunia diperkirakan merasakan efek ini. Mereka bakal merasa ingin buang air besar sesaat setelah minum kopi. Rasa mulas yang muncul sering kali tak terhindarkan.

    3. Suasana hati membaik

    Banyak pencinta kopi setuju bahwa secangkir kopi yang nikmat adalah kunci kebahagiaan. Hal ini bukan tanpa alasan karena kafein meningkatkan produksi dopamin yang merupakan hormon bahagia.

    Dalam penelitian juga terbukti bahwa minum kopi dapat menghasilkan suasana hati (mood) yang positif. Tingkat depresi, kecemasan, dan stres pun dapat berkurang.

    4. Risiko Alzheimer dan demensia berkurang

    Kopi tidak hanya memberikan asupan kafein yang tinggi. Kopi juga mengandung sejumlah senyawa polifenol bioaktif yang dapat mendukung aspek-aspek tertentu dari kesehatan, termasuk otak.

    Konsumsi kopi dapat berkorelasi dengan penurunan risiko terkena beberapa kondisi neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan demensia.

    5. Penyakit jantung dapat dicegah

    Kebiasaan minum kopi setiap hari ternyata berefek positif untuk kesehatan jantung (kardiovaskular). Penelitian telah menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang per hari (sekitar 2-4 cangkir) secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

    Namun hati-hati, karena minum kopi berlebihan justru berefek sebaliknya. Jadi pastikan memperhatikan batas aman konsumsi kopi harian.

    6. Kualitas tidur mungkin terganggu

    Konsumsi kopi setiap hari juga bisa menimbulkan efek samping jika takaran dan caranya tidak tepat. Menurut Mayo Clinic, kelebihan stimulan atau lebih dari 4 cangkir kafein sehari bisa memicu insomnia, kegelisahan, kegugupan, dan jantung berdebar-debar. “Tidur pasti terganggu akibat asupan kafein, bahkan ketika dikonsumsi di pagi hari,” ungkap ahli gizi Kylene Bogden.

    Alasan pertama yaitu berkaitan dengan genetika, Ini menentukan kemampuan seseorang untuk memetabolisme kafein secara efektif.

    Faktor kedua adalah usia. Kemampuan seseorang untuk mendetoksifikasi seiring bertambahnya usia menjadi kurang efisien. Hal ini berperan dalam pengaruh kafein terhadap tidur.

    7. Mungkin ketergantungan kafein

    Kafein mungkin menimbulkan ketergantungan, seperti nikotin dan alkohol. Jadi, semakin banyak dikonsumsi, maka semakin banyak pula yang bisa ditoleransi oleh tubuh. Semakin banyak pula yang kamu butuhkan untuk mencapai efek yang diinginkan.

    “Salah satu alasan mengapa kafein begitu menarik adalah karena bagaimana dia membuat kita merasa produktif, energik, waspada, dan termotivasi,” ujar Pendiri dan CEO NY Nutrition Group dan penulis The Core 3 Healthy Eating Plan, Lisa Moskovitz.

    Ia menambahkan, jika kamu tidak nyaman bergantung pada kafein, kamu bisa mengurangi ketergantungannya. Caranya dengan mengurangi konsumsi kopi secara perlahan.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Minum Kopi Bisa Cegah ‘Mental Breakdown’, Ini 5 Alasannya

    Minum Kopi Bisa Cegah ‘Mental Breakdown’, Ini 5 Alasannya


    Jakarta

    Minum kopi tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi dan memberi dorongan energi. Kopi juga dipercaya bisa meningkatkan kesehatan mental karena 5 alasan ini.

    Rasanya yang pahit asam dengan aroma menyegarkan membuat kopi digemari banyak orang. Kopi juga menjadi minuman serbaguna yang cocok dipadukan dengan bahan lain, seperti gula, susu, atau rempah.

    Terlepas dari rasanya, kopi banyak dicari karena manfaat kandungan kafeinnya. Kopi bisa mendorong energi sampai meningkatkan suasana hati. Secara khusus minum kopi juga bisa membantu meningkatkan Kesehatan otak dan mengurangi stress.


    Lantas, bagaimana cara kerja kopi yang bisa membantu otak lebih sehat, bahagia, dan cegah mental breakdown? Dilansir dari stokescoffee.com pada 2 Mei 2025, berikut penjelasannya.

    1. Kopi meningkatkan suasana hati

    Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak OptimalMinum kopi bisa meningkatkan suasana hati karnea kafeinnya bisa meningkatkan dopamin dan serotonin. Foto: Ilustrasi iStock

    Secangkir kopi di pagi hari tidak hanya meningkatkan energi fisik, tetapi memiliki manfaat signifikan pada kesehatan mental terutama dalam mengurangi risiko depresi.

    Kafein di dalam kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi neurotransmitter tertentu, seperti dopamine dan serotonin yang berfungsi memberikan rasa senang.

    Zat ini sama dengan yang ingin ditingkatkan oleh banyak obat antidepresan. Itu sebabnya minum kopi bisa meningkatkan suasana hati.

    Penelitian yang dilampirkan oleh situs Stokes Coffee menemukan minum 2 sampai 4 cangkir kopi per hari memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami depresi dibandingkan mereka yang tidak konsumsi kafein.

    2. Kopi meningkatkan fungsi kognitif

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliKafein pada kopi juga bertindak sebagai stimulan otak. Foto: Ilustrasi iStock

    Bahan aktif kafein dalam kopi juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif. Bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, kafein bertindak sebagai stimulan otak yang mampu meningkatkan perhatian, fokus, dan memori.

    Efek stimulan dari kafein bekerja dengan cara menghalangi adenosin, neurotransmitter yang meningkatkan relaksasi dan rasa kantuk. Pemblokiran ini menyebabkan peningkatan kadar dopamine dan norepinefrin pada otak untuk memproses informasi. Hasilnya, kopi bisa membuat seseorang berpikir lebih jernih dan memproses informasi lebih cepat.

    Manfaat kopi lainnya untuk Kesehatan mental bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Kopi mengurangi stress dan kecemasan

    minum kopiKandungan di dalam kopi bisa membantu kurangi stress hingga kecemasan asalkan kopi diminum dalam batas wajar. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Minum kopi juga bisa meredakan tingkat stress pada situasi tertentu.

    Kemampuan kopi untuk meningkatkan kadar dopamine berperan penting dalam hal ini. Dopamin yang meningkat mampu membuat suasana hati lebih baik dan membantu meredam efek negatif stress.

    Kopi juga meningkatkan norepinefrin, hormon yang meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Meskipun begitu, kopi tetap bisa membantu mengurangi stress. Hal terpenting yaitu mengonsumsinya secara moderat, tidak berlebihan. Minum kopi berlebihan hanya akan memperburuk kecemasan.

    4. Meningkatkan produktivitas dan fokus

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaMereka yang ingin meningkatkan produktivitas bisa mengonsumsi kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi menjadi teman terbaik dalam meningkatkan produktivitas. Kafein di dalamnya mampu meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan. Pekerjaan pun terasa lebih ringan usai minum kopi.

    Kafein juga mentsimulasi otak dan meningkatkan kadar dopamine dan noradrenalin yang mampu meningkatkan daya ingat, fungsi kognitif, dan pengambilan keputusan.

    Minum kopi juga bisa mencegah kelelahan. Alasannya karena kopi memiliki kemampuan untuk merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan kejernihan mental.

    5. Atasi sakit kepala akibat stress

    Kopi juga bisa meredakan nyeri fisik tertentu, termasuk sakit kepala dan ketegangan otot. Efek stimulasi yang datang dari kafein bisa mengendurkan otot tegang dan meningkatkan sirkulasi.

    Beberapa penelitian yang disebut oleh situs Stokes Coffee juga menemukan kopi bisa mengurangi migrain, terutama bila dikonsumsi di awal siklus. Semua manfaat ini bisa didapat jika kopi dikonsumsi secukupnya.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Duh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur


    Jakarta

    Kopi bisa jadi minuman yang sehat untuk tubuh. Tapi jika diminum di waktu yang salah, justru berdampak buruk bagi tubuh. Sebaiknya hindari ngopi di jam ini.

    Minum kopi memang jadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan bagi banyak orang. Aroma dan rasanya yang khas sering dijadikan semangat untuk mengawali hari, bahkan beberapa orang bisa menikmati kopi berkali-kali dalam sehari.

    Namun meski kopi memiliki rasa yang nikmat, konsumsi kopi di waktu yang tidak tepat berdampak buruk bagi kesehatan. Terutama untuk sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi di tubuh.


    Melansir Food NDTV (24/06), berikut ini adalah panduan dari para ahli kesehatan mengenai waktu-waktu yang sebaiknya dihindari untuk menikmati secangkir kopi:

    1. Jangan Berlebihan

    Duh! Ngopi Salah 'Timing' Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola TidurDuh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan sistem saraf pusat. Menurut Indian Council of Medical Research (ICMR), asupan kafein yang disarankan per hari tidak boleh lebih dari 300 miligram atau setara dengan 3 cangkir berukuran sedang.

    Sebagai gambaran, satu cangkir kopi seduh (150 ml) mengandung sekitar 80-120 mg kafein. Sedangkan kopi instan mengandung 50-65 mg kafein. Sehingga Jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan tidur, serta meningkatkan kecemasan.

    2. Hindari Saat Perut Masih Kosong

    Meskipun banyak orang terbiasa minum kopi sebagai ritual atau rutinitas di pagi hari, tapi menurut ahli ayurveda Dr. Dixa Bhavsar Savaliya menyarankan agar kebiasaan ini dihentikan. Tentunya ada alasan khusus mengapa banyak ahli kesehatan tidak merekomendasikan minum kopi saat baru bangun tidur di pagi hari.

    Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat mengganggu produksi hormon kortisol yang berperan mengatur stres. Jika kadar kortisol terganggu, tubuh bisa merespons dengan perasaan gelisah, lelah, atau tidak stabil secara emosional sejak awal hari.

    3. Jangan Bersamaan dengan Makanan

    Duh! Ngopi Salah 'Timing' Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola TidurDuh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kebiasaan menyeruput kopi sambil makan atau setelah makan juga patut dikoreksi. Kopi bersifat asam dan dapat memperlambat proses pencernaan. Bila dikonsumsi bersamaan dengan makanan berprotein, keasaman kopi dapat menyebabkan protein menjadi lebih sulit dicerna.

    Selain itu, kafein dalam kopi juga dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Para ahli menyarankan untuk memberi jeda setidaknya satu jam sebelum dan sesudah makan jika ingin minum kopi.

    Cek Penjelasan Lain di Halaman Berikutnya!

    4. Perhatikan Waktunya

    Duh! Ngopi Salah 'Timing' Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola TidurDuh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Bagi yang senang ngopi di sore atau malam hari, penting untuk memperhatikan waktu terakhir mengonsumsi kopi. Dr. Savaliya menganjurkan agar kafein dihindari setidaknya 6-10 jam sebelum waktu tidur.

    Artinya sebaiknya hentikan konsumsi kopi setelah pukul 16.00. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas tidur, mendukung detoksifikasi hati, menurunkan kadar kortisol, serta memperlancar fungsi pencernaan di malam hari.

    Meskipun kopi bisa memberi manfaat seperti meningkatkan fokus dan energi, penting untuk tetap bijak dalam mengonsumsinya. Memerhatikan waktu dan jumlah asupan kopi dapat membantu menjaga kesehatan tubuh tanpa harus menghilangkan kenikmatan minum kopi dari rutinitas harian.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Penelitian Terbaru Ungkap Minum Kopi Pagi Hari Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Minum kopi di pagi hari disebut lebih sehat dan bisa membuat orang panjang umur. Hal ini ditemukan dalam penelitian kopi terbaru.

    Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di European Heart Journal menemukan bahwa orang yang minum kopi terutama di pagi hari memiliki risiko kematian lebih rendah, terutama dari penyakit jantung, dibandingkan dengan mereka yang minum kopi sepanjang hari atau tidak minum kopi sama sekali.

    Temuan ini menunjukkan bahwa tak hanya jumlah kopi yang diminum, tetapi juga waktu konsumsinya, yang bisa mempengaruhi kesehatan jangka panjang.


    Beberapa penelitian tentang konsumsi kopi sebelumnya memang menunjukkan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian.

    Namun, hasilnya tidak selalu konsisten, terutama bagi mereka yang minum kopi dalam jumlah besar. Para peneliti menduga bahwa perbedaan kebiasaan minum, seperti waktu minum kopi, mungkin menjadi penyebab perbedaan hasil tersebut. Dari sini muncul gagasan untuk meneliti hubungan antara waktu minum kopi dan efeknya pada kesehatan.

    Tambahkan Sejumput Garam ke Secangkir Kopi untuk Dapatkan Khasiat Ini.Secangkir kopi. Foto: Getty Images

    Penelitian ini dipimpin oleh Lu Qi, selaku Interim Chair of the Department of Epidemiology di Tulane University, New Orleans, Amerika Serikat. Mereka menganalisis data dari National Health and Nutrition Examination Survey di Amerika Serikat. Penelitian ini mencakup lebih dari 40.000 orang dewasa antara tahun 1999 hingga 2018.

    Partisipan diminta untuk mengingat makanan dan minuman yang mereka konsumsi selama 24 jam, termasuk waktu minum kopi. Hasilnya menunjukkan dua kelompok utama yaituorang yang minum kopi di pagi hari (antara pukul 4 pagi hingga tengah hari) dan mereka yang konsumsi kopi sepanjang hari. Ada juga kelompok lain yang terdiri dari orang yang tidak minum kopi sama sekali.

    Peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. Peminum kopi di pagi hari 16% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama periode penelitian, sementara risiko kematian akibat penyakit jantung menurun hingga 31%.

    drinkPangeran Philip Rutin Minum Kopi Hitam di Pagi Hari, Ini 5 Manfaat SehatnyaMinum kopi di pagi hari. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sebaliknya, orang yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan penurunan risiko yang signifikan dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

    Manfaat minum kopi lebih banyak hanya terlihat pada kelompok yang minum kopi di pagi hari. Pada kelompok ini, semakin banyak kopi yang dikonsumsi, semakin rendah risiko kematiannya. Namun, pada mereka yang minum kopi sepanjang hari, jumlah kopi yang diminum tidak memiliki hubungan yang jelas dengan risiko kesehatan.

    “Minum kopi dapat mempengaruhi kebiasaan terkait ritme sirkadian, seperti tidur, serta hormon seperti melatonin dan kortisol, yang berperan penting dalam kesehatan. Oleh karena itu, waktu minum kopi dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan,” kata Lu Qi dalam wawancaranya dengan PsyPost (29/03).

    Para peneliti menduga bahwa minum kopi di pagi hari lebih bermanfaat karena kopi bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh dan hormon yang terkait dengan tidur seperti melatonin. Sementara itu minum kopi di sore atau malam hari bisa mengganggu siklus tidur dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum Kopi Hitam di Pagi Hari. Foto: Ilustrasi iStock

    Meskipun penelitian ini bersifat observasional dan tidak dapat membuktikan hubungan sebab-akibat (kausal), hasilnya memberikan pandangan baru tentang pentingnya waktu konsumsi kopi untuk kesehatan jangka panjang.

    Tentunya butuh penelitian lanjutan yang bisa menganalisa dan meneliti lebih lanjut tentang bagaimana waktu minum kopi mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan”Kami berharap bisa menguji efek kausal waktu minum kopi terhadap kesehatan manusia dalam uji klinis di masa mendatang,” ungkap Lu Qi.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 5 Khasiat Kopi Khusus Wanita, Redakan PMS hingga Bikin Awet Muda


    Jakarta

    Wanita yang hobi minum kopi bisa merasakan khasiat sehat dari konsumsi minuman kafein ini. Mulai dari meredakan gejala PMS hingga membuat awet muda!

    Kopi digemari karena selain nikmat, di dalamnya juga terkandung banyak senyawa penting, termasuk antioksidan untuk meningkatkan kesehatan.

    Kebiasaan minum kopi tidak hanya dilakukan oleh para pria, karena banyak juga wanita yang minum kopi sebagai bagian dari rutinitasnya.


    Beruntungnya, minum kopi bagi wanita menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan energi dan mood, meredakan gejala PMS, sampai membuat awet muda.

    Melansir www.eatiqbar.com (02/10/2023), berikut 5 manfaat minum kopi bagi wanita.

    1. Meredakan gejala PMS

    efek minum kopiMinum kopi bisa meredakan dan menghindari gejala pra menstruasi. Foto: Getty Images/Jomkwan

    PMS atau sindrom pra menstruasi biasanya dirasakan oleh wanita sebelum memasuki masa menstruasi.

    Gejalanya beragam, mulai dari kram perut, perubahan suasana hati, sakit kepala, kelelahan, hingga kembung.

    Kabar baiknya, minum secangkir kopi bisa meredakan gejala PMS ini.

    Di dalam kopi terdapat kandungan kafein, yang bisa mengurangi kelesuan dan rasa kantuk. Kafein juga dapat membantu mengubah persepsi rasa nyeri (dikaitkan dengan interaksi berbagai area sistem saraf perifer dan sentral yang berkontribusi pada pengalaman nyeri secara keseluruhan).

    Kopi juga mengandung vitamin B. Menurut penelitian yang disebut dalam situs eatiqbar, vitamin B dalam kopi dapat menurunkan risiko PMS dan bisa mengurangi gejala PMS secara fisik dan mental.

    Wanita yang PMS juga seringkali memiliki kadar magnesium rendah. Namun, di dalam kopi terkandung magnesium yang dapat mencegah gejala PMS, perubahan suasana hati, dan nyeri haid.

    2. Meredakan migrain

    Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan CepatMinum secangkir kopi hitam juga bisa meredakan migrain. Foto: Getty Images/Domepitipat

    Wanita juga sering kali migrain. Ketika sudah terkena migrain, serangannya lebih lama, risiko sakitnya lebih tinggi, dan pemulihannya juga lebih lama.

    Hal ini bisa diatasi dengan cara minum secangkir kopi hitam tanpa gula ketika merasa migrain mulai datang.

    Kandungan kafein di dalam kopi bisa mengatasi nyeri kepala migrain.

    Konsumsi campuran asetaminofen, aspirin, dan kafein secara bersamaan juga bisa meredakan mual, sensitivitas cahaya dan suara, serta disabilitas fungsional terkait serangan migrain.

    Namun, takaran kopi yang diminum juga perlu diperhatikan supaya terhindari dari efek samping lainnya.

    Manfaat minum kopi bagi wanita lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Bikin wanita awet muda

    rahasia wanita awet mudaSenyawa bioaktif di dalamnya bisa membantu membuat wanita lebih awet muda. Foto: Instagram

    Banyak risiko penyakit berbahaya yang bisa menyerang wanita dan membuat umurnya menjadi lebih pendek.

    Namun, minum kopi bisa mencegah beberapa krisis kesehatan ini.

    Senyawa bioaktif dalam kopi, seperti antioksidan dan polifenol dapat menghalangi terbentuknya radikal bebas dan menghancurkan sel-sel darah.

    Senyawa tersebut juga memiliki sifat anti inflamasi, dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko kanker.

    4. Atasi stres atau kesehatan mental

    Statistik kesehatan mental yang disebut situs eatiqbar juga menunjukkan bahwa wanita hampir 2 kali lebih mungkin terkena kecemasan dan depresi daripada pria.

    Dalam hal ini, minum kopi dapat membantu mengurangi stress dan mengubah suasana hati ke arah positif.

    Sebuah meta-analisis terhadap lebih dari 50.000 wanita menunjukkan bahwa semakin tinggi konsumsi kopi berkafein, semakin rendah risiko depresi bagi wanita.

    Selain itu, kafein dalam kopi juga memicu pelepasan neurotransmitter yang memberikan rasa senang, seperti dopamin dan serotonin untuk meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental.

    5. Menjaga kesehatan kulit

    Ilustrasi Kulit GlowingAda juga kandungan dalam kopi yang bikin kulit pada wanita terjaga kesehatannya, Foto: Dok. Shutterstock

    Manfaat lain yang tak kalah menarik yaitu kopi bisa menjaga kesehatan kulit pada wanita.

    Sebab, terdapat kandungan dalam kopi yang memang punya efek positif pada kulit.

    Kopi kaya akan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas. Radikal bebas ini bisa merusak sel dan mempercepat penuaan.

    Dengan mengonsumsi kopi, kandungan antioksidan bisa memberikan perlindungan ekstra pada kulit.

    Selain itu, kandungan antioksidan dalam kopi juga secara khusus melindungi otak dari biomarker stress utama.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer