Tag: cross content cnn indonesia

  • Hati-hati! 5 Jenis Ikan Ini Mengandung Kolesterol Jahat untuk Tubuh


    Jakarta

    Ikan digadang-gadang sebagai sumber protein hewani menyehatkan, tapi waspadai konsumsi beberapa jenisnya. Sebab ada ikan yang mengandung kolesterol jahat untuk tubuh.

    Konsumsi ikan dikenal bagus untuk menyehatkan jantung. Bahkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan dua kali konsumsi ikan dalam seminggu untuk menjaga kesehatan jantung.

    Khasiat untuk kesehatan jantung didapat dari kandungan asam lemak omega-3 yang banyak ditemukan pada ikan. Senyawa ini mampu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengendapan plak di dinding arteri.


    Namun sayangnya, di balik khasiatnya untuk jantung, muncul juga ancaman kolesterol pada ikan. Beberapa ikan diketahui mengandung kolesterol tinggi.

    Namun, mengutip Live Strong, jika dibandingkan dengan daging merah, kolesterol pada ikan relatif lebih rendah.

    Merangkum berbagai sumber, berbagai jenis ikan yang mengandung kolesterol jahat berikut ternyata cukup sering dikonsumsi sehari-hari:

    1. Salmon

    salmonMeski salmon baik karena mnegandung omega-3 tinggi, tetapi salmon juga tinggi kolesterol. Foto: iStock

    Meski dikenal dengan kandungan asam lemak omega-3, salmon juga mengandung kolesterol. Dalam setiap 100 gram salmon terdapat sekitar 63 mg kolesterol.

    Untuk menjaga asupan lemak jenuh seminimal mungkin, hindari penggunaan mentega saat mengolah salmon.

    2. Sarden

    sardenSarden juga tidak terlalu baik dikonsumsi karena mengandung kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/Olga Gagarova

    Sarden kalengan boleh jadi salah satu teman makan praktis yang menyehatkan. Namun, Anda juga perlu mewaspadai kadar kolesterol pada sarden.

    Setidaknya terdapat sekitar 142 mg kolesterol dalam setiap ikan sarden kalengan seberat 100 gram.

    Pilih sarden segar kalengan dengan pilihan minyak atau saus tomat rendah lemak.

    3. Tongkol

    Tongkol juga masuk dalam daftar ikan yang mengandung kolesterol tinggi. Setidaknya terdapat sekitar 102 mg kolesterol dalam setiap 100 gram ikan tongkol.

    4. Bawal

    Resep Ikan Bawal Kuah KariIkan bawal mengadnung kolesterol sampai 120 mg kolesterol. Foto: iStock

    Ikan bawal, utamanya bawal air tawar, juga ditemukan mengandung kolesterol. Dalam setiap 100 gram ikan bawal terdapat sekitar 120 mg kolesterol.

    5. Kerang dan udang

    Kerang, kepiting, lobster, dan tiram merupakan makanan laut dengan kolesterol tinggi.

    Satu porsi 15 udang besar, misalnya, mengandung 166 miligram (mg) kolesterol. Empat atau lima kerang kukur mengandung 48 mg kolesterol.

    Sementara kepiting mengandung 80 mg kolesterol pada setiap 3 ons-nya. Dalam jumlah yang sama, lobster mengandung 61 mg kolesterol.

    Kendati demikian, kandungan kolesterol di atas bukan berarti mengharuskan Anda untuk menghindari asupan ikan. Bagaimana pun, ikan mengandung banyak nutrisi sehat yang dibutuhkan tubuh.

    Yang Anda perlu lakukan hanya-lah membatasi asupan ikan yang mengandung kolesterol jahat di atas agar tidak berlebihan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Ikan yang Mengandung Kolesterol Jahat, Enak Tapi Bikin Waswas”

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Buah Ini Bisa Redakan Sakit Kepala


    Jakarta

    Sakit kepala yang kerap menyerang tentu mengganggu aktivitas. Untuk mengatasinya secara alami, coba konsumsi 5 buah pereda sakit kepala ini.

    Sakit kepala adalah gangguan kesehatan yang dialami banyak orang. Kondisi ini bisa dipicu beberapa hal, seperti berikut ini:

    • stres
    • dehidrasi
    • lapar
    • masalah tidur
    • sakit leher
    • masalah postur tubuh
    • sinusitis
    • alergi bahan makanan tertentu

    Untuk meredakan sakit kepala biasanya dengan minum obat atau ke dokter. Namun, bagi yang ingin coba cara alami bisa mengonsumsi beberapa jenis buah.


    Berikut 5 buah pereda sakit kepala:

    Jenis pisang buat kreasi jajananPisang yang tinggi serat dapat mengatasi sakit kepala akibat lapar. Foto: Getty Images/iStockphoto

    1. Pisang

    Jika sakit kepala Anda disebabkan rasa lapar, Anda bisa mencoba untuk konsumsi pisang yang mengandung banyak serat.

    Mengutip Real Simple, serat memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan membuat Anda kenyang lebih lama.

    Serat juga berperan mengatur sistem pencernaan, berkontribusi terhadap kesehatan poros usus-otak dan mungkin mengurangi risiko gangguan tertentu pada sistem saraf pusat, termasuk migrain.

    2. Semangka

    Spesialis pengobatan integratif Casey Kelley mengatakan, semangka mengandung 90 persen air yang bermanfaat untuk memulihkan keseimbangan cairan tubuh dan meredakan dehidrasi.

    “Terlebih lagi, semangka mengandung elektrolit seperti potasium, yang hilang melalui keringat saat dehidrasi,” ujar Kelley.

    Tentu saja, makan semangka bukanlah pengganti air minum atau cairan elektrolit, namun semangka tentunya dapat membantu meningkatkan kadar cairan tubuh Anda.

    3. Buah berry

    Wynne Brown, direktur medis di Atrium Health Wake Forest Baptist in Winston-Salem, Carolina utara, mengatakan, mengonsumsi makanan yang mengandung banyak antioksidan dapat membantu meredakan tekanan sinus seiring berjalannya waktu.

    “Blueberry, stroberi, blackberry, dan raspberry adalah pilihan yang baik,” kata Brown mengutip Everyday Health.

    Jelang Imlek, Jeruk Dekopon dan Ponkam Jadi Incaran PembeliJeruk memiliki vitamin C yang daoat meringankan sakit kepala karena migrain. Foto: detikcom

    4. Jeruk

    Buah jeruk kaya akan vitamin C, antioksidan yang ampuh untuk meredakan sakit kepala.

    Menukil GoodRx Health, sejumlah penelitian menemukan vitamin C dapat membantu mengurangi intensitas dan frekuensi sakit kepala migrain.

    5. Melon

    Jika sakit kepala disebabkan oleh dehidrasi, buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi dapat mengatasi nyeri kepala. Salah satunya adalah konsumsi melon.

    Itulah buah pereda sakit kepala. Sebaiknya dibarengi dengan istirahat yang cukup agar tubuh segera pulih.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Buah Pereda Sakit Kepala, Tubuh Segar Pening Hilang”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Jantung Pisang Berkhasiat Turunkan Kolesterol, Apa Benar?


    Jakarta

    Jantung pisang disukai beberapa orang karena keunikan rasanya. Makan jantung pisang juga disebut bagus untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Apakah benar?

    Jantung pisang atau kerap disebut bunga pisang sering kali dimasak sebagai sayur atau diseduh sebagai teh. Jantung pisang disukai karena tekstur dan rasanya yang enak.

    Namun, saat mengolahnya, jangan lupa membuang getah di antara kelopak karena bisa mengeluarkan rasa pahit. Merendam kelopak pisang dalam air lemon dapat mengurangi rasa pahit yang tersisa.


    Seperti buahnya, jantung pisang juga dikenal bernutrisi. Di dalamnya terdapat senyawa antioksidan, beberapa mineral, dan sedikit protein. Selain itu, jantung pisang juga rendah kalori dan lemak, serta menawarkan banyak serat.

    Sayuran jantung pisangFoto: Ari Saputra

    Dalam setiap 100 gram (g) jantung pisang terdapat nutrisi sebagai berikut:

    – 23 kalori
    – 4 g karbohidrat
    – 1,5 g protein

    Konsumsi jantung pisang juga bisa disebut bagus untuk menurunkan kadar kolesterol. Melansir Healthline, jantung pisang ditemukan mengandung senyawa yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Senyawa tersebut ditemukan dalam tangkai dan daging bunga.

    Hal di atas ditemukan dalam sebuah penelitian pada hewan. Senyawa tanaman alami yang dikenal dengan sebutan sterol berkontribusi dalam khasiat satu ini.

    Sterol sendiri diketahui mampu membantu mencegah penyerapan kolesterol dari usus. Hal ini pada akhirnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

    Hal yang hampir serupa juga ditemukan dalam penelitian lain pada tikus. Hewan pengerat tersebut diberi makanan yang mengandung bubuk jantung pisang. Hasilnya, hewan tersebut ditemukan memiliki kadar kolesterol dan gula darah yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.

    Resep Lodeh Jantung PisangResep Lodeh Jantung Pisang Foto: Getty Images

    Para peneliti menduga, kandungan serat pada jantung pisang berpengaruh dalam khasiat ini. Sebuah ulasan menemukan, serat yang dipadukan dengan obat statin memiliki efek penurunan kolesterol yang lebih signifikan jika dibandingkan dengan konsumsi obat statin saja.

    Asupan serat diketahui dapat menggandakan dosis statin.

    Namun demikian, penelitian di atas hanya diuji pada hewan. Diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia demi membuktikan manfaat jantung pisang untuk menurunkan kolesterol ini.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Makan Jantung Pisang untuk Menurunkan Kolesterol, Memangnya Bisa?

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kelompok Orang Ini Tak Disarankan Makan Pepaya, Kenapa Ya?


    Jakarta

    Pepaya memang menyehatkan berkat kandungan vitamin C dan seratnya. Namun tak semua orang cocok konsumsi pepaya. Lima kelompok orang ini sebaiknya tak makan pepaya.

    Di balik teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis enak, pepaya mengandung segudang nutrisi yang menyehatkan.

    Pepaya merupakan salah satu buah yang menjadi gudang bagi vitamin C. Kandungan ini membuat pepaya jadi pilihan tepat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


    Pepaya juga kerap jadi pilihan mereka yang sedang menjalani proses diet. Pasalnya, pepaya juga menjadi salah satu buah rendah kalori.

    Ada banyak nutrisi penting yang dimiliki pepaya. Di antaranya sebagai berikut, mengutip Medical News Today:

    folat
    magnesium,
    tembaga,
    asam pantotenat,
    serat,
    vitamin B, E, C, dan K
    kalsium
    kalium
    likopen.
    Namun, status ‘gudang nutrisi’ yang dimiliki tak lantas membuat pepaya boleh dimakan siapa saja.

    Berikut beberapa orang yang tidak boleh makan pepaya, merangkum berbagai sumber:

    1. Ibu hamil

    Ilustrasi Ibu Hamil Makan SehatFoto: Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark

    Pepaya yang belum matang atau setengah matang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Menukil Healthshots, pepaya yang belum matang sepenuhnya bisa bersifat pencahar dan memicu kontraksi rahim.

    Wanita yang pernah mengalami keguguran juga disarankan untuk menghindari pepaya.

    2. Penderita batu ginjal

    Kandungan vitamin C yang tinggi membuat pepaya perlu dihindari penderita batu ginjal. Asupan vitamin C berlebih bisa memicu batu ginjal atau memperparah kondisinya.

    3. Alergi lateks

    Sejumlah protein dalam pepaya diketahui bisa memicu alergi. Misalnya saja papain, chymopapain, caricaine, dan kitinase.

    Orang yang alergi terhadap lateks kemungkinan besar akan mengalami alergi terhadap senyawa-senyawa di atas.

    4. Orang dengan masalah jantung

    Ilustrasi Ngopi dan Kaitannya Pada Penyakit JantungFoto: Getty Images

    Banyak ahli percaya bahwa orang dengan masalah jantung perlu menghindari konsumsi pepaya. Penyebabnya adalah protein bernama papain yang dipercaya dapat memperlambat detak jantung.

    5. Penderita hipoglikemia

    Pepaya jadi salah satu buah yang bisa membantu mengatur kadar gula darah. Namun, mengutip Times of India, pepaya mungkin bukan pilihan yang baik bagi mereka dengan gula darah rendah atau hipoglikemia.

    Pepaya diketahui memiliki efek penurun gula darah. Pepaya bisa memperparah kondisi hipoglikemia yang memicu kebingungan, gemetar, hingga detak jantung cepat.

    Artikel ini sudah tayang dj CNN Indonesia dengan judul “5 Kelompok Orang yang Tak Boleh Makan Pepaya, Kamu Termasuk?

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Perut Buncit? Konsumsi 10 Buah Ampuh Pembakar Lemak Perut Ini


    Jakarta

    Perut buncit jadi masalah banyak orang karena mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya secara alami, coba konsumsi 10 buah ampuh pembakar lemak perut ini.

    Menurunkan berat badan terbilang gampang-gampang susah. Bagi beberapa orang bisa jadi usaha diet ini sangat berat karena sudah berusaha lama, tapi hasilnya tak kunjung terlihat.

    Namun sejatinya proses penurunan berat badan yang sehat membutuhkan waktu lama. Proses ini berlangsung berkelanjutan hingga Anda memiliki tubuh yang sehat dan bugar.


    Nah, bagi yang punya masalah spesifik berupa perut buncit atau tumpukan lemak di perut, ada cara alami untuk mengatasinya. Konsumsi beberapa jenis buah bisa diandalkan.

    Berikut daftar buah pembakar lemak perut yang bisa Anda coba, merangkum berbagai sumber:

    1. Apel

    Apel mengandung banyak senyawa antioksidan flavonoid dan serat sehat. Kandungan ini membuat apel menjadi salah satu buah terbaik untuk mengusir perut buncit.

    Serat pektin pada apel terurai secara perlahan. Proses yang lebih panjang ini dapat mempertahan rasa kenyang dalam waktu lebih lama hingga Anda tak makan berlebihan setelahnya.

    Selain itu, apel juga rendah kalori dan gula. Hal ini membuatnya jadi pilihan ideal sebagai buah untuk diet.

    2. Tomat

    cara menyimpan tomat yang baik agar tak mudah busukFoto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat merangsang produksi asam amino yang disebut karnitin. Nama terakhir merupakan molekul organik yang berperan penting dalam pengaturan asam lemak dan proses metabolisme.

    Tomat juga diperkaya dengan senyawa 9-oxo-ODA yang membantu mengurangi lipid dalam darah dan memastikan penurunan berat badan yang sehat.

    Sama seperti apel, tomat juga mengandung serat yang bisa menahan rasa lapar berlebih.

    3. Jambu biji

    Jambu biji kaya akan serat yang bisa membantu mempertahankan rasa kenyang dan mencegah makan berlebih. Hal ini membuat jambu biji jadi salah satu buah terbaik untuk menurunkan berat badan.

    Selain itu, indeks glikemik pada jambu biji juga terbilang rendah. Hal ini memungkinkan pelepasan gula secara perlahan dalam aliran darah dan meningkatkan aktivitas insulin serta manajemen berat badan yang lebih baik.

    4. Stroberi

    StrawberryFoto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Stroberi merupakan salah satu buah rendah kalori. Satu porsi stroberi seberat 100 gram hanya mengandung 33 kalori.

    Dengan kandungan kalori di atas, maka stroberi cocok dijadikan buah untuk diet.

    5. Kiwi

    Buah berwarna hijau ini dikenal karena kemampuannya melancarkan pencernaan secara alami. Khasiat ini didapat dari kandungan enzim actinidain di dalamnya yang membantu pencernaan protein dalam tubuh. Pencernaan yang baik sendiri membantu proses penurunan berat badan yang sehat.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    6. Pisang

    Pisang cavendishFoto: Getty Images/LightStock

    Meski punya reputasi buruk karena kandungan gulanya yang tinggi, namun pisang sebenarnya bisa dijadikan salah satu buah untuk mengusir perut buncit.

    Mengutip Times of India, pisang kaya akan pati resisten atau sejenis karbohidrat yang sulit dicerna. Pati resisten bisa bertindak seperti serat larut yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Metabolism menemukan, pati resisten dalam pisang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini memudahkan tubuh untuk membakar lemak.

    7. Jeruk

    Tak cuma melawan flu, jeruk juga bisa membantu proses penurunan berat badan. Khasiat ini didapat dari kandungan vitamin C yang ditemukan dalam jeruk.

    Vitamin C pada jeruk dapat membantu tubuh membakar lemak lebih efisien. Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan, asupan vitamin C yang tinggi terkait dengan lemak tubuh yang lebih rendah dan lingkar pinggang yang lebih kecil.

    Selain jeruk, Anda juga bisa mengonsumsi buah sitrus lainnya untuk menurunkan berat badan seperti lemon.

    8. Semangka

    Ilustrasi jus stroberi semangkaFoto: Getty Images/Foxys_forest_manufacture

    Kandungan air yang tinggi pada semangka dan melon membantu tubuh tetap terhidrasi dan membuat Anda merasa kenyang.

    Sebuah studi dalam jurnal Nutrition mengaitkan konsumsi semangka dengan penurunan berat badan. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh asam amino citrulline yang dapat membantu mengurangi penumpukan lemak.

    9. Alpukat

    Alpukat juga menjadi buah terbaik untuk menurunkan berat badan. Mengutip Health, studi tahun 2021 menemukan, wanita dengan obesitas mengalami penurunan lemak visceral setelah mengonsumsi alpukat setiap hari selama 12 minggu.

    Selain lemak visceral, lemak subkutan yang ada di bawah permukaan kulit pada kelompok partisipan itu juga berkurang.

    10. Pir

    Selain terbukti menurunkan kadar gula darah, buah pir juga jadi satu buah pembakar lemak perut.

    Sebuah studi mengamati, partisipan dengan sindrom metabolik mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang secara signifikan setelah mengonsumsi buah pir setiap hari selama 12 minggu.

    Satu buah pir sendiri menyediakan 106 kalori. Sekitar 30 persen dari hampir 6 gram (g) buah pir merupakan serat larut.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “10 Buah Ini Ampuh Bakar Lemak Perut, Siap-siap Perut Jadi Rata

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Jenis Teh yang Bagus Diminum Saat Demam dan Batuk

    7 Jenis Teh yang Bagus Diminum Saat Demam dan Batuk


    Jakarta

    Cuaca tak menentu meningkatkan risiko flu, pilek, dan batuk. Untuk bantu mengatasinya secara alami, coba konsumsi jenis teh berikut.

    Sakit flu, pilek, dan batuk tentu mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika terjadi berkepanjangan dan disertai rasa sakit di hidung maupun tenggorokan.

    Kondisi tersebut dapat diatasi secara medis melalui pengobatan, tapi ada juga cara alami yang bisa dilakukan untuk mendukung penyembuhan. Salah satunya melalui konsumsi teh hangat.


    Mengapa teh? Selain membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, uap dari teh panas bisa membantu membuka saluran hidung dan bronkial. Sementara itu, cairan hangatnya bisa menenangkan tenggorokan yang teriritasi.

    Melansir Real Simple, berikut 7 jenis teh yang bagus diminum saat demam dan batuk:

    1. Teh jahe

    Jahe dikenal sebagai stimulating expectorant, yaitu membantu mengencerkan lendir dan mempercepat pengeluarannya dari paru-paru. Cocok untuk batuk berdahak atau yang disertai rasa penuh di dada. Teh jahe juga memiliki kemampuan menghangatkan tubuh dan meningkatkan sirkulasi.

    2. Teh kunyit

    Kunyit kaya akan senyawa antiinflamasi dan antioksidan. Saat tubuh melemah karena sakit, secangkir teh kunyit bisa membantu memperkuat sistem imun, mengurangi peradangan, serta meredakan batuk. Tambahkan

    sedikit jahe untuk efek penyembuhan yang lebih optimal.

    3. Teh chamomile

    Dikenal sebagai teh penenang, chamomile juga memiliki sifat antiinfeksi dan antiinflamasi. Teh dari bunga chamomile ni membantu tubuh melawan penyebab batuk sekaligus memberikan efek relaksasi, ideal diminum sebelum tidur.

    4. Teh peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Teh peppermint Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh dari daun mint ini memiliki kandungan mentol alami yang dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Selain itu, peppermint juga efektif dalam mengurangi gejala infeksi sinus, yang kerap memicu batuk.

    5. Teh thyme

    Tak hanya lezat sebagai bumbu dapur, thyme atau daun timi juga bisa dijadikan teh yang ampuh meredakan batuk. Sebuah studi di 2021 menunjukkan bahwa kombinasi thyme dan ivy bisa mengurangi intensitas batuk secara signifikan.

    6. Teh hijau

    Teh hijau kaya akan senyawa antibakteri dan antiinflamasi. Selain itu, penelitian menemukan bahwa berkumur dengan teh hijau dapat mengurangi frekuensi batuk pada pasien pasca operasi jantung.

    7. Teh dengan madu

    Apa pun jenis tehnya, tambahkan madu untuk manfaat tambahan. Madu memiliki efek menenangkan pada tenggorokan, serta mengandung senyawa antivirus dan antimikroba. Studi di 2018 bahkan menunjukkan bahwa madu dapat memperpendek durasi batuk, terutama pada anak-anak.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Minum 7 Jenis Teh Ini Saat Terkena Demam dan Batuk”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Cara Simpan Pisang agar Tak Cepat Lembek dan Menghitam

    5 Cara Simpan Pisang agar Tak Cepat Lembek dan Menghitam


    Jakarta

    Pisang mudah lembek dan menghitam. Untuk mencegahnya, perhatikan cara menyimpan pisang yang tepat berikut ini.

    Pisang sering dikonsumsi sehari-hari oleh orang Indonesia. Namun, sayangnya pisang mudah menghitam dan lembek.

    Hal tersebut bisa jadi karena cara kamu menyimpan pisang salah. Cara yang tidak tepat memang membuat pisang cepat matang hingga warnanya berubah dan teksturnya semakin lembek.


    Lantas, bagaimana cara menyimpan pisang agar tak cepat lembek dan menghitam?

    Melansir Real Simple, cara menyimpan pisang sendiri akan tergantung pada tingkat kematangannya saat dibeli. Pisang akan bertahan segar selama 2-6 pekan.

    Apakah pisang bisa disimpan kulkas?

    5 Cara Menyimpan Pisang Agar Awet dan Segar hingga 7 Hari.Foto: Getty Images

    Pada dasarnya, sama seperti banyak buah lainnya, mendinginkan dan membekukan pisang dapat memperpanjang umurnya. Namun, perlu diingat bahwa suhu dingin dan kering akan memperlambat proses pematangan.

    Dengan kata lain, jika Anda memasukkan pisang yang masih hijau dan belum matang ke dalam kulkas, kemungkinan besar mereka akan tetap dalam kondisi tersebut.

    Selain itu, menyimpan pisang di kulkas terlalu cepat justru bisa merusaknya dan menyebabkan yang disebut sebagai ‘cedera karena suhu dingin’ (chilling injury). Hal ini akan menghentikan proses pematangan dan membuat pisang terasa pahit.

    Apakah pisang bisa dibekukan?

    Pisang juga bisa dibekukan. Namun, Anda harus memastikan menunggu hingga pisang benar-benar matang sebelum membekukannya. Pasalnya, suhu beku akan menghentikan proses pematangan.

    Sebaiknya, kupas dan iris pisang sebelum dibekukan agar lebih mudah digunakan saat dibutuhkan.

    Untuk membekukan pisang, letakkan irisan di atas loyang atau nampan yang dilapisi kertas roti, lalu masukkan ke dalam freezer. Setelah beku, pindahkan ke dalam wadah tertutup atau kantong plastik.

    Cara simpan pisang agar tidak cepat lembek dan menghitam

    5 Cara Menyimpan Pisang Agar Awet dan Segar hingga 7 Hari.Foto: Getty Images

    Terlepas dari apa pun cara penyimpanan yang Anda pilih, berikut beberapa tips penyimpanan pisang yang perlu diingat.

    1. Jangan menyimpan pisang di tempat yang terkena banyak sinar matahari atau terlalu dekat dengan kompor. Panas dari matahari atau kompor akan membuat pisang cepat matang dan lembek.

    2. Jangan menyimpan pisang dalam mangkuk atau tempat lain yang memberi tekanan pada buah. Pasalnya, tekanan ini bisa menyebabkan memar dan munculnya bintik cokelat.

    3. Simpan pisang jauh dari makanan lain seperti apel, pir, alpukat, dan persik. Buah-buahan ini dapat mengeluarkan gas etilen yang bisa membuat pisang matang lebih cepat hingga menghitam.

    4. Di mana pun Anda menyimpan pisang, pastikan suhunya sekitar 54 derajat Fahrenheit (sekitar 12 derajat Celsius).

    5. Hindari menyimpan pisang dalam wadah atau kantong tertutup. Cara ini hanya akan membuat pisang cepat membusuk.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Cara Tepat Menyimpan Pisang agar Tak Cepat Lembek dan Menghitam

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Pembersih Ginjal Buat Buang Racun dalam Tubuh

    5 Minuman Pembersih Ginjal Buat Buang Racun dalam Tubuh


    Jakarta

    Kesehatan ginjal perlu dijaga karena organ vital ini berfungsi membuang racun dari dalam tubuh. Coba konsumsi minuman yang dipercaya membersihkan ginjal berikut ini.

    Ginjal pada dasarnya punya kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, tapi dalam beberapa kasus, dorongan dari luar diperlukan untuk membantu prosesnya.

    Proses pembersihan ginjal sendiri dapat menghilangkan limbah dari darah. Hasilnya, ginjal jadi bersih dan sehat.


    Jika proses ini tidak berlangsung, maka kondisi ginjal yang kotor dapat memicu berbagai masalah. Fungsi organ lain juga bisa terganggu.

    Salah satu cara membersihkan ginjal adalah dengan asupan minuman tertentu. Berikut beberapa minuman pembersih ginjal, merangkum berbagai sumber.

    1. Air kunyit

    Ilustrasi teh kunyitFoto: Getty Images/udra

    Kunyit diyakini ampuh menjaga kesehatan ginjal. Mengutip Very Well Health, kunyit bisa mengurangi urea, mencegah peradangan pada ginjal, dan membantu mengeluarkan limbah yang mengendap.

    Cara membuat air kunyit yaitu dengan mendidihkan air dan memasukkan irisan kunyit. Campur dengan madu untuk menambahkan rasa.

    2. Air jahe

    Jahe dipercaya dapat membatasi toksisitas ginjal. Air jahe dapat menjadi salah satu pilihan minuman yang membersihkan ginjal.

    Rebus irisan jahe dalam air mendidih. Campur dengan lemon dan madu untuk menambahkan rasa.

    3. Teh ginseng

    teh ginsengFoto: iStock

    Ginseng juga diklaim ampuh membersihkan ginjal dari limbah. Ginseng diketahui bisa mengatasi toksisitas sisplatin atau efek obat kemoterapi untuk kanker ginjal.

    4. Teh hijau

    Minuman herbal lainnya untuk kesehatan ginjal adalah teh hijau. Teh ini dipercaya dapat membantu mencegah perkembangan penyakit ginjal.

    Selain itu, teh hijau juga mengandung kadar oksalat yang rendah. Kadar oksalat yang tinggi bisa memicu pembentukan batu ginjal.

    5. Air lemon

    manfaat konsumsi air lemon hangatFoto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon mengandung asam sitrat yang dipercaya dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Asam sitrat mengikat kalsium, yang mencegah pertumbuhan kristal pembentuk batu ginjal.

    Demikian beberapa pilihan minuman pembersih ginjal. Demi keamanan, konsultasikan penggunaannya dengan dokter.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Minuman Pembersih Ginjal, Ampuh Buang Racun yang Mengendap

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Tinggi Gula Ini Perlu Dihindari Penderita Diabetes

    7 Buah Tinggi Gula Ini Perlu Dihindari Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes perlu mengatur asupannya. Hindari konsumsi beberapa jenis buah yang konsumsinya mengakibatkan lonjakan kadar gula darah. Berikut daftarnya.

    Diabetes merupakan penyakit kronis yang mengakibatkan melonjaknya kadar gula dalam darah. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin.

    Kondisi diabetes tidak boleh diabaikan. Di dunia dan Indonesia, diabetes jadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diidap. Diabetes juga jadi salah satu ‘pembunuh’ terbesar karena komplikasinya yang bisa berujung penyakit jantung dan stroke.


    Menghindari asupan tinggi gula jadi salah satu cara mengontrol diabetes. Meski dianggap aman dan menyehatkan, penderita diabetes dianjurkan membatasi daftar buah berikut.

    1. Delima

    Delima Disebut Buah Surga dalam Al-Quran, Berikut Manfaat JusnyaBuah delima tinggi kandungan gula sehingga perlu dihindari. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Buah delima berukuran sedang mengandung 38,6 gram (g) gula. Agar lebih aman, Anda bisa cukup mengonsumsi setengah potong buah delima yang kadar gulanya lebih rendah.

    2. Anggur

    Ilustrasi buah anggurBuah anggur juga sebaiknya dihindari karena kandungan gula yang cukup banyak. Foto: Thinkstock

    Setiap 100 g anggur umumnya mengandung sekitar 23,2 g gula. Setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi anggur cukup sebanyak 50 g dalam sehari.

    3. Mangga

    buah manggaBuah mangga juga mengandung tinggi gula sampai 22,5 gram. Foto: iStock

    Mangga jadi buah tropis favorit banyak orang. Namun sayangnya, mangga mengandung banyak gula dengan jumlah sebanyak 22,5 g gula dalam setiap buahnya.

    Untuk itu, penderita diabetes perlu membatasi asupan buah mangga.

    Meski tinggi gula, mangga mengandung banyak nutrisi lain seperti vitamin A, vitamin C, kalium, dan beta-karoten.

    4. Pisang

    Pisang mudah ditemukan di Indonesia. Tak heran pisang jadi buah yang kerap dikonsumsi sehari-hari.

    Namun hati-hati, pisang termasuk golongan buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Satu buah pisang matang mengandung sekitar 15,4 g gula.

    Coba pilih pisang berukuran kecil atau makan setengahnya untuk menjaga asupan gula.

    5. Nanas

    Ilustrasi buah nanasNanas juga lebih baik dihindari karena kandungan indeks glikemik tinggi. Foto: Getty Images/Teen00000

    Nanas tergolong buah dengan indeks glikemik tinggi. Semakin tebal dan lebar buah nanas, maka semakin banyak kandungan karbohidrat di dalamnya.

    Untuk alasan yang lebih baik, pilih jenis nanas muda. Batasi juga asupannya dan padukan dengan makanan lain yang kaya protein.

    6. Kismis

    Buah kering seperti kismis sering kali mengandung tambahan gula.

    Mengutip Medical News Today, konsumsi asupan kismis dan buah kering dengan kacang-kacangan agar dapat membantu mengelola gula darah.

    Kacang-kacangan kaya akan lemak, serat, dan protein. Ketiga nutrisi ini dapat memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah.

    7. Kurma

    Buah KurmaBuah Kurma memang bermanfaat tetapi tidak cocok untuk penderita diabetes. Foto: iStock

    Buah terburuk untuk penderita diabetes lainnya adalah kurma kering. Sama dengan kismis, kandungan gula dan karbohidrat dalam kurma cenderung tinggi.

    Misalnya, setiap 24 g kurma Medjool mengandung sekitar 67 kalori dan 18 g karbohidrat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Buah Terburuk untuk Penderita Diabetes, Awas Tinggi Gula”

    (Tim CNN Indonesia/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Penderita Diabetes Sebaiknya Batasi Konsumsi 5 Sayuran Ini


    Jakarta

    Penderita diabetes harus memperhatikan betul asupan makanan mereka. Sebaiknya batasi konsumsi sayuran ini karena tinggi karbohidrat yang bisa memicu lonjakan gula darah.

    Diabetes merupakan penyakit kronis yang membuat tubuh tak mampu memproduksi insulin dengan baik. Akibatnya, kadar gula darah pun melonjak.

    Penting bagi pasien diabetes untuk selalu menjaga asupan makanan. Pasalnya, makanan punya peran penting dalam menjaga kestabilan gula darah.


    Beberapa makanan manis tidak disarankan bagi penderita diabetes. Ada pula sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes, utamanya yang mengandung karbohidrat.

    Pasalnya, karbohidrat bisa memicu lonjakan gula darah dalam tubuh. Saat gula darah terus melonjak, diabetes bisa jadi semakin parah.

    Pada dasarnya, tak ada sayuran yang dilarang untuk penderita diabetes. Namun demikian, ada beberapa sayuran yang perlu jadi perhatian penderita diabetes.

    Salah satu penyebabnya adalah kandungan karbohidrat di dalam tepung. Berikut sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes, melansir berbagai sumber.

    Manfaat konsumsi kentang untuk dietKentang memiliki karbohidrat yang tinggi dan tidak disarankan bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

    1. Kentang

    Melansir All Recipes, Kentang dianggap sebagai sayuran bertepung. Artinya, kentang mengandung lebih banyak karbohidrat dibandingkan kebanyakan sayuran.

    “Meski tak ada sayuran yang dilarang bagi penderita diabetes, tapi perhatikan porsinya [kentang],” ujar ahli gizi Makenzie Burgees.

    2.Kacang polong

    Sayuran yang ‘berbahaya’ untuk penderita diabetes selanjutnya adalah kacang polong.

    Perhatikan porsi asupan kacang polong. Kacang polong merupakan salah satu sayuran yang mengandung karbohidrat.

    Dalam 175 gram kacang polong umumnya terkandung sebanyak 20 gram karbohidrat.

    Anda disarankan memilih porsi yang lebih kecil dari di atas.

    Gegara 5 Makanan Ini Terjadi Peristiwa Tragis, Ada Jagung hingga RotiJagung mengandung karbohidrat yang cukup tinggi dan tak disarankan dikonsumsi berlebihan. Foto: Site News/Ilustrasi iStock

    3. Jagung

    Jagung rebus sebenarnya merupakan pilihan camilan yang sehat. Namun, hati-hati dalam mengonsumsinya.

    Perhatikan kandungan karbohidrat di dalam jagung. Umumnya, 90 gram jagung mengandung sekitar 21 gram karbohidrat.

    Anda disarankan memadukan jagung dengan makanan lain sumber protein dan serat.

    4. Jus sayuran

    Green smoothie jadi pilihan menu diet bagi banyak orang. Namun, hal yang sama bisa jadi tak berlaku untuk pasien diabetes.

    Ahli gizi Harland Adkins mengatakan, jus sayur kekurangan satu komponen kunci untuk mengatur kadar gula darah. Komponen itu adalah serat.

    “Apa pun sayuran yang Anda pilih, yang terbaik adalah memakannya tanpa dijus,” ujar Adkins. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat serat sepenuhnya.

    Dalam setiap 250 gram jus sayuran biasanya terkandung hampir 20 gram karbohidrat. Angkanya akan meningkat jika Anda menambahkan buah pada sajian jus tersebut.

    5. Labu mentega

    Labu jadi sayuran favorit banyak orang. Namun, penderita diabetes tampaknya perlu memperhatikan asupannya.

    Labu mentega jadi salah satu sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes. Dalam setiap 205 gram labu mentega umumnya mengandung 16 gram karbohidrat dan kurang dari 3 gram serat.

    Pastikan untuk melengkapi sajian labu mentega dengan sayuran hijau lainnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Sayuran Ini ‘Berbahaya’ untuk Penderita Diabetes, Batasi Porsinya”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com