Tag: ngopi yuk

  • 5 Racikan Kopi Ini Bisa Turunkan BB, Bulletproof hingga Americano


    Jakarta

    Kopi menjadi minuman sehat yang memiliki beragam manfaat, termasuk untuk turunkan berar badan. Seperti beberapa racikan kopi yang enak ini.

    Kopi populer dijadikan minuman diet, karena mengandung kafein yang tinggi. Mengutip Health Line (23/10), kafein dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak. Kopi juga disebut dapat mengurangi nafsu makan.

    Racikan kopi yang baik untuk dijadikan minuman diet sudah pasti kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya. Namun, banyak juga yang meracik kopi hitam untuk diet dengan tambahan lemon, kayu manis, hingga mentega.


    Berikut 5 racikan kopi yang disebut bisa menurunkan berat badan:

    1. Kopi Campur Lemon

    Cup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focusCup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focus Foto: Getty Images/iStockphoto/Ramann

    Lemon diketahui sebagai buah citrus dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Pada 100 gram lemon mengandung 53 mg vitamin C yang dapat memenuhi asupan nutrisi 60 persen. Lemon juga bermanfaat untuk menjaga imunitas hingga diet, seperti dikutip dari Health Line.

    Oleh karena itu, lemon kerap dicampurkan bersama racikan kopi hitam. Samantha Cassetty, seorang ahli gizi di New York membenarkan jika kopi campur lemon baik untuk diet. Lemon bisa menyebabkan defisit kalori dan penurunan berat badan.

    Caranya bisa dengan menyeduh kopi hitam biasa, lalu masukkan perasan air lemon. Penyajian dengan es batu juga menambah kenikmatan rasanya.

    2. Kopi Bulletproof

    Kopi bulletproof merupakan jenis kopi yang unik. Racikannya berupa kopi hitam yang dicampurkan dengan sepotong kecil mentega. Kopi ini populer karena rasa creamy gurihnya.

    Bila mengutip Coffee Affection, kopi bulletproof ternyata cocok dikonsumsi oleh pelaku diet keto. Karena diet keto mengacu pada konsumsi lemak dalam jumlah tinggi dan mengurangi asupan karbohidrat untuk menginduksi proses pembakaran lemak yang disebut ketogenesis.

    Cara membuatnya terbilang simpel, tapi banyak yang menggunakan blender untuk mencampur mentega ke dalam kopi. Sehingga menghasilkan kopi dengan foam (berbusa) halus.

    Racikan kopi untuk diet lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya…

    3. Kopi Campur Kayu Manis

    Kayu manis cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi, karena dapat berperan sebagai pemanis alami. Diketahui juga bahwa kayu manis mengandung senyawa ‘cinnamaldehyde’ yang memberikan rasa dan aroma pedas yang kuat, seperti mengutip Drink Trade.

    Selain rasanya yang enak, kayu manis juga memberikan sejumlah manfaat sehat, termasuk menurunkan berat badan. Menurut Rice University, sebuah penelitian menemukan bahwa kafein dapat meningkatkan oksidasi lemak yang jika dipadukan dengan kayu manis dapat memberikan efek penurunan berat badan.

    Kombinasi antara kopi dan kayu manis juga dapat menahan nafsu makan. Sehingga, lebih mudah untuk menahan rasa lapar di pagi hari.

    4. Iced Americano

    Ice coffee in a tall glass. Cold summer drink on a wooden background with copy space.Ice coffee in a tall glass. Cold summer drink on a wooden background with copy space. Foto: Getty Images/Arta Sermule

    Iced Americano menjadi minuman paling populer di Korea Selatan. Mereka kerap menyebutnya sebagai AA atau ‘Ais Americano’. Jenis racikan kopi satu ini kerap dinikmati sebagai minuman diet.

    Racikannya berupa double shot espresso yang ditambahkan air panas, kemudian disajikan dingin dengan tambahan es batu. Ternyata, memang racikan Iced Americano ini cocok dinikmati untuk diet, hal ini dijelaskan oleh Spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF, seperti dikutip dari detikHealth (2/11/2024).

    Menurutnya, Iced Americano memiliki kandungan nol persen dan kalori rendah. “Boleh dikonsumsi secara rutin asalkan tidak ditambahkan gula, pemanis, dan juga dia tidak memicu terjadinya asam lambung meningkat,” ucap dr Putri.

    5. Kopi Campur Bubuk Protein

    Racikan kopi campur bubuk protein sempat viral beberapa waktu lalu. Banyak dinikmati oleh pelaku diet atau mereka yang berolahraga.

    Melansir Health Line, menambahkan bubuk protein ke dalam racikan kopi memiliki potensi penurunan berat badan. Hal ini karena ada kandungan protein yang dapat mengurangi rasa lapar, sehingga bisa kenyang lebih lama.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Apa Benar Minum Kopi Decaf Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak?


    Jakarta

    Salah satu efek minum kopi yaitu membuat seseorang sulit tidur. Namun, jenis kopi ini disebut-sebut tetap bisa menciptakan tidur berkualitas. Apa benar?

    Bagi sebagian orang, kopi adalah minuman kafein yang mereka cari karena bisa membuat kondisi tetap terjaga, lebih bersemangat, dan bisa membuat seseorang lebih fokus menjalani suatu aktivitas.

    Di sisi lain, kopi juga menawarkan efek yang kurang baik. Salah satunya yaitu merusak kualitas tidur. Terutama ketika diminum sore menjelang malam hari, beberapa jam sebelum waktu tidur.


    ‘The Sleep Doctor’ Michael Breus, PhD mengungkap beberapa perubahan pada rutinitas minum kopi harian bisa membuat seseorang lebih segar di pagi hari. Menurutnya, ada racikan kopi paling tepat yang bisa meminimalkan dampak kafein terhadap tidur.

    Jenis kopi yang direkomendasikan adalah kopi decaf yang lebih rendah kafein.

    Setelah melalui sejumlah proses, kadar kopi tersebut berkurang, meskipun memang tidak sepenuhnya. Kebanyakan kopi decaf masih mengandung kafein sekitar 1-3% dari jumlah kafein yang ditemukan pada kopi biasa.

    Menurut Dr. Breus, minum kopi decaf bisa mengurangi kandungan kafein di tubuh seseorang. Lantas, bagaimana cara dan manfaat kopi decaf bekerja untuk membuat kualitas tidur lebih baik?

    Melansir wellandgood.com (12/06/2024), berikut penjelasannya.

    1. Manfaat minum kopi decaf untuk tidur lebih baik

    Minum kopiMinum kopi decaf disebut dapat tetap membuat seseorang mendapat kualitas tidur yang baik. Foto: Getty Images/gpointstudio

    Kafein memengaruhi tubuh dalam banyak cara. Salah satu interaksi paling signifikan antara kafein dan adenosin, yaitu neurotransmitter utama yang membantu mengatur tidur.

    Pada dasarnya, kafein menghambat adenosin, memberi tubuh efek stimulasi dan perasaan terjaga. Akhirnya mengganggu siklus tidur dalam jangka waktu panjang.

    Untuk tidur optimal, Dr. Breus mengungkap perlu melakukan pengurangan kafein. Ini adalah proses mengurangi kafein secara bertahap dari waktu ke waktu hingga tidak ada kafein yang dikonsumsi.

    Tujuan ini untuk membantu meningkatkan kualitas tidur atau mengurangi ketergantungan kafein.

    Namun apakah perlu menghindari kafein sejak awal? Menurut penelitian yang disebut Well and Good, pantangan kafein dapat membantu meningkatkan durasi dan kualitas tidur.

    Penelitian sama juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kopi decaf mungkin mengalami kesulitan yang lebih sedikit untuk tidur.

    Menghentikan konsumsi kafein secara tiba-tiba bukanlah hal mudah. Oleh karena itu, Dr. Breus merekomendasikan untuk beralih ke kopi decaf sedikit demi sedikit untuk membantu meningkatkan kualitas tidur jangka panjang.

    2. Berapa banyak kopi decaf yang bisa diminum?

    ilustrasi minum kopiAda takaran yang bisa dicoba untuk beralih dari kopi biasa ke kopi decaf. Foto: thinkstock

    Jika menyangkut kualitas tidur, disarankan untuk mengganti setengah cangkir kopi berkafein tinggi dengan setengah cangkir kopi decaf.

    Proses pengurangan kafein ini harus dilakukan selama tiga hingga lima hari, tergantung seberapa banyak kafein yang biasa diminum harian.

    Jika punya kebiasaan minum kafein dalam jumlah banyak, maka proses pengurangannya juga semakin lama dan harus dilakukan perlahan untuk menghindari gejala penarikan kafein.

    Jika saat ini kamu minum dua cangkir kopi sehari, hari pertama mungkin satu cangkir kopi biasa dan satu cangkir yang kombinasinya antara 1/2 berkafein dan 1/2 kopi tanpa kafein. Pada hari-hari selanjutnya, konsumsi kopi biasanya dikurangi sampai akhirnya bisa menikmati kopi decaf sepenuhnya.

    Minuman kafein lain yang bisa bantu tidur dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Minuman kafein lain yang bantu tidur

    Meskipun kopi decaf adalah salah satu cara terbaik untuk memulai perjalanan mengurangi kafein, tetapi ada minuman kafein lain yang juga ramah untuk meningkatkan kualitas tidur.

    Dr. Breus merekomendasikan matcha sebagai alternatif baik untuk menggantikan kopi biasa. Pasalnya, matcha memiliki lebih sedikit kafein dan L-theanine. L-theanine ini dapat meningkatkan serotonin dan dopamin seseorang.

    Kandungan itu juga bisa meningkatkan kadar zat kimia otak yang akhirnya menenangkan dan meningkatkan relaksasi. Sehingga, bisa membantu seseorang tertidur.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Kopi Bisa Jadi Pengisi Cairan Tubuh Asal Dikonsumsi dengan Tepat


    Jakarta

    Kopi seringkali dianggap memicu dehidrasi. Padahal, minuman ini termasuk sebagai minuman hidrasi asalkan kamu menghindari 4 kesalahan minum kopi ini.

    Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan salah satu hal penting. Sebab, tubuh yang terhidrasi dapat memengaruhi hampir setiap aspek kesehatan, mulai dari kesehatan usus, suasana hati, hingga membantu memperpanjang umur.

    Namun, tidak semua orang peduli dengan hidrasi tubuh mereka. Salah satu cara menghidrasi tubuh yaitu dengan banyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat dengan kandungan air tinggi.


    Alih-alih melakukan hal tersebut, lebih banyak orang mendapat cairan tubuh dari minum kopi. Penikmat kopi mungkin sulit menghindari kebiasaan minum kopinya itu.

    Mereka yang kecanduan kopi juga akan lebih banyak memilih minum kopi daripada minum air putih.

    Minum kopi sebenarnya tidak membuat tubuh dehidrasi, asalkan diimbangi dengan minimum air putih yang cukup. Menurut upbatam.ac.id, kopi dengan 80 miligram kafein juga sama menghidrasinya dengan air.

    Seorang ahli gizi asal New York, Sarah Lynn Quick pun mengungkap kesalahan yang perlu dihindari agar asupan kopi tidak membuat tubuh dehidrasi.

    Melansir wellandgood.com (09/07/2024), berikut 4 kesalahan yang perlu dihindari.

    1. Tidak minum air putih saat bangun tidur

    minum kopiSetelah bangun tidur, hal terpenting adalah minum air putih. Barulah kamu bisa sarapan kopi. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Kamu bisa menghindari dehidrasi dan tetap minum kopi asalkan tidak lupa mengimbanginya dengan minum air putih. Terutama, ketika baru bangun tidur.

    Minum air setelah bangun tidur sangat penting karena tubuh telah dibiarkan semalaman tanpa cairan. Oleh karena itu, tubuh perlu diisi cairan kembali untuk menghindari dehidrasi.

    Cairan dalam tubuh juga akan hilang lebih tinggi ketika mereka yang saat tidurnya membuka mulut atau bernapas melalui mulut.

    Dalam kasus apapun, ahli gizi ini menyarankan untuk langsung menghidrasi tubuh dengan tepat di pagi hari. Air putih merupakan pilihan terbaik dibandingkan kopi di pagi hari.

    2. Minum kopi sebelum minum air putih

    cup of tea with lemon and a cup of coffee on a wooden surface, the choice between coffee and teaBoleh minum kopi di pagi hari, asalkan minum air putih dulu. Foto: Getty Images/Nikolay Ponomarenko

    Kesalahan dehidrasi ini berkaitan erat dengan kesalahan sebelumnya.

    Menurut Quick, kafein yang bersifat diuretik ini dapat menyebabkan peningkatan buang air kecil dan kehilangan cairan. Efeknya bisa lebih parah ketika seseorang sudah mengalami dehidrasi setelah semalaman tidak minum cairan.

    Oleh karena itu, sebelum sarapan dengan kopi, jangan lupa untuk memberi tubuh asupan cairan dari air putih.

    Kopi tidak akan menyebabkan dehidrasi berat, tetapiasupannya tetap perlu dibatasi. Terlebih, ketika kamu berada pada situasi yang berpotensi mengalami dehidrasi.

    Kesalahan minum kopi lainnya yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Tidak cukup terhidrasi setelah kehilangan cairan

    Meskipun penting menghidrasi tubuh secara teratur sepanjang hari, tetapi kamu harus ekstra hati-hati untuk mengisi kembali cairan, setelah kehilangan cairan.

    Perlu diingat, cairan tidak hanya hilang setelah kamu tidur semalaman. Cairan juga bisa hilang ketika kamu melakukan aktivitas fisik berlebihan, atau sekadar tinggal di area dengan cuaca panas atau lembab.

    Cairan di tubuh juga bisa hilang akibat minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan bersifat diuretik.

    Dalam kondisi seperti itu, kamu bisa langsung mengisi cairan kembali dengan minuman dan makanan menghidrasi.

    4. Tidak cukup sumber elektrolit

    kopiKesalahan lain yaitu tidak cukup sumber elektrolit Foto: Getty Images/grandriver

    Terkadang, memprioritaskan air putih saja tidak cukup untuk menghidrasi diri secara memadai. Melakukannya juga dapat memperburuk dehidrasi dengan membuang elektrolit tanpa menggantinya.

    Karena elektrolit menjaga keseimbangan cairan di dalam dan luar sel, elektrolit juga memainkan peran utama dalam persamaan hidrasi.

    Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa natrium menjadi elektrolit utama yang perlu diperhatikan untuk menjaga hidrasi.

    Quick menjelaskan, natrium memang menjadi elektrolit utama yang penting dalam hidrasi tubuh. Senyawa ini memang sering dikaitkan secara negatif dengan tekanan darah tinggi dan telah menyebabkan banyak orang perlu membatasinya.

    Namun, menurut Quick, natrium dan elektrolit lainnya merupakan nutrisi yang diperlukan setiap hari, terutama ketika melakukan aktivitas yang menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat atau kehilangan elektrolit.

    Oleh karena itu, daripada salah, kamu bisa berkonsultasi dengan tim kesehatan tentang memasukkan elektrolit ke pola makan sehari-hari. Terutama ketika kamu disarankan untuk membatasi asupan natrium atau lebih perlu memperhatikan elektrolit lainnya, seperti magnesium dan kalium.

    Dengan mempertimbangkan ini, ahli gizi itu mencatat, seseorang bisa meningkatkan asupan elektrolit dengan mudah melalui pola makan.

    Selain air putih, seseorang juga bisa mendapat asupan elektrolit dari makanan-makanan, seperti pisang, jeruk, kentang, alpukat, bayam, strawberry, hingga semangka.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi? Ini Kata Dokter Ahli


    Jakarta

    Penderita diabetes harus memantang beberapa makanan dan minuman agar gula darah tetap stabil. Bagaimana dengan konsumsi kopi? Begini penjelasan ahli!

    Kopi merupakan minuman sehat yang memiliki berbagai manfaat sehat untuk tubuh. Salah satunya mengandung zat antioksidan yang baik untuk imunitas tubuh.

    Minum kopi juga disebutkan baik untuk diet, karena menunjang proses metabolisme tubuh. Bagaimana jika dikonsumsi oleh penderita diabetes?


    Dilansir dari Only My Health (5/7), terkait konsumsi kopi pada pasien diabetes, Dr Shivane, Consultant Diabetology and Metabolic Physician, Department of Endocrinology, Jaslok Hospital and Research Center, Mumbai mengatakan kalau dampaknya beragam. Shivane juga menambahkan bahwa meskipun beberapa penelitian kopi menunjukkan kadar gula darah dapat turun, ternyata juga ada dampak buruknya.

    Kopi dapat mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin yang merupakan hormon pengatur gula darah. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah hingga menimbulkan masalah.

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Minum Kopi Foto: iStock

    Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang minum 3-4 cangkir kopi sehari mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2.Para peneliti percaya bahwa zat dalam kopi, seperti asam klorogenat dan kafein, mungkin bertanggung jawab atas efek positif ini.

    Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum hingga 6 cangkir sehari memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2. Berbanding terbalik dengan mereka yang jarang minum kopi.

    Menariknya, manfaat ini tampaknya berasal dari kopi berkafein dan tanpa kafein. Berarti hal ini menunjukkan bahwa mungkin ada lebih dari sekedar kafein yang berperan.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan kopi yang tinggi justru dapat menyebabkan resistensi insulin pada beberapa orang. Jadi, Dr Shivane menyimpulkan bahwa pasien diabetes boleh minum kopi, tapi dalam jumlah sedikit.

    Jumlahnya mengacu pada anjuran minum kopi per hari, menurut Mayo Clinic. Sejumlah 1-4 cangkir kopi per hari (400 miligram per hari). Dianjurkan mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis dan krimer atau susu. Lebih baik lagi jika penderita diabetes berkonsultasi dulu pada dokter untuk takaran tepat minum kopi.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Hat-hati! Minum Kopi Saat Sarapan Bisa Picu Berat Badan Naik


    Jakarta

    Kopi sering dikaitkan sebagai minuman yang bantu turunkan berat badan. Tapi jika salah konsumsi, kopi justru bisa memicu kenaikan berat badan.

    Banyak orang yang merasa belum berenergi jika belum minum kopi di pagi hari. Meski kopi memiliki beberapa manfaat untuk tubuh, tapi bahan tambahanyang dimasukkan ke dalam kopi justru membuat kopi tidak sehat. Juga bisa memicu kenaikan berat badan.

    Dilansir berbagai sumber (01/07), berikut beberapapenyebab kopi jadi tidak sehat dan memicu kenaikan berat badan.


    1. Jenis Susu yang Digunakan

    Racikan kopi susu pakai susu nabatiRacikan kopi susu pakai susu nabati Foto: Getty Images/iStockphoto

    Banyak orang yang menambahkan susu ke dalam racikan kopi mereka, sebagai pemanis sehingga kopi tidak terasa pahit. Hal ini justru membuat kopi memiliki kalori tinggi, dan membuat tubuh kelebihan kalori.

    Meski susu sendiri memiliki banyak manfaat seperti vitamin B12 hingga vitamin A. Tapi para ahli gizi menyarankan sebaiknya menghindari susu di dalam kopi. Terutama susu jenis full cream, yang mengandung 170 kalori dalam cangkir. Sebaiknya gunakan susu jenis skim milk yang hanya mengandung 90 kalori. Jenis susu ini cocok untuk mereka yang sedang berdiet membatasi asupan kalori.

    2. Takaran Kopi

    Warna dan Bentuk Cangkir Ternyata Pengaruhi Rasa KopiKopi Foto: Getty Images/iStockphoto/ThomasVogel

    Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, sebaiknya perhatikan porsi kopi harian. Jika biasanya kamu memesan kopi dalam gelas besar, bisaberalih ke gelas yang lebih kecil ukurannya.

    Terutama bagimereka yang gemar ngopi di kafe. Rata-rata kopi yang disajikan di kafe, atau gerai kopi memiliki 126 kalori untuk gelas kopi ukuran besar. Jumlah kalori ini merupakan perkiraan jika kopi menggunakan susu skim. Sementara bagi kopi yang menggunakan susu full cream, kisaran kalorinya bisa mencapai 219 kalori.

    3. Topping tambahan

    Penjelasan mengenai racikan kopi pakai krimerPenjelasan mengenai racikan kopi pakai krimer Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kini semakin banyak gerai kopi hingga kafe yang menambahkan beragam topping kekinian. Seperti sirup cokelat, choco chips, permen, hingga whipped cream. Topping ini membuat kalori dalam segelas kopi bertambah besar.

    Seperti satu gelas kopi moka mengandung 234 kalori. Kisaran kalori ini setara dengan kue creme brulee yang mengandung 230 kalori. Jumlah kalori tersembunyi ini tentunya harus dihindari jika sedang berdiet.

    Jumlah kisaran kalori ini belum termasuk tambahan gula sachet, yang memiliki kalori juga. Jadi para ahli gizi menyarankan, agar menghindari tambahan susu, topping, hingga porsi kopi jika sedang berdiet.

    4. Mempengaruhi Kualitas Tidur

    InsomniaInsomnia Foto: Yanyong/Istock

    Selain kandungan kafein yang bisa memicu tubuh menjadi gemuk, ada faktor lain. Faktor genetika seseorang juga berperan dalam menentukan seberapa cepat tubuh mencerna kafein. Contohnya pada Gen CYP1A2 sangat cepat dalam berperan memproses kafein pada tubuh.

    Tak hanya mempengaruhi metabolisme tubuh, kafein juga bisa mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Ketika tidak bisa tidur nyenyak, tubuh menghasilkan hormon Leptin dan Ghrelin. Hormon tersebut diketahui dapat meningkatkan nafsu makan.

    Terakhir yang harus dicermati adalah penambahan bahan makanan lain, seperti tambahan gula, krimer, sirop, susu dalam kopi.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Apa Benar Minum Kopi Bikin Kolesterol Tinggi? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Minum kopi sering dikaitkan dengan penyakit tertentu. Salah satunya meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Namun, apakah benar ada kaitan minum kopi dengan kolesterol?

    Kopi memang memberi manfaat bagi kesehatan tubuh. Di sisi lain, kopi juga dapat memberi efek buruk. Salah satunya berkaitan dengan masalah kolesterol.

    Dalam jumlah sedang, kopi tampaknya tidak berdampak pada kolesterol. Namun, jenis kopi tertentu mungkin bisa menyebabkan bahaya pada kadar kolesterol seseorang.


    Untuk mengetahui hubungan antara kopi dan kolesterol lebih lanjut, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari healthcentral.com (28/05/2024).

    1. Apakah minum kopi meningkatkan kolesterol?

    minum kopiMinum kopi bisa berisiko sebabkan kolesterol jika dikonsumsi dengan takaran berlebihan. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Beberapa jenis kopi, khususnya kopi tanpa filter, seperti french press, espresso, atau kopi Turki, mengandung zat disebut diterpen. Menurut harvard TH Chan School of Public Health, zat ini dapat meningkatkan kadar LDL (low density-lipoprotein) atau kolesterol jahat dan trigliserida.

    Zat tersebut melakukannya dengan menghambat metabolisme kolesterol oleh tubuh. Salah satu jenis diterpen yang dikaitkan dengan peningkatan kolesterol adalah cafestol.

    Meskipun demikian, konsumsi kopi dalam jumlah sedang (tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari) atau setara dengan tiga sampai empat cangkir tidak berbahaya. Sebab, lebih banyak penelitian yang disebut healthcentral.com menghubungkan konsumsi kopi secara teratur dengan manfaat baiknya dalam penurunan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Harmony Reynolds MD, ahli jantung di NYU Langone Health juga mengungkap, “Manfaat kopi bagi kesehatan tampaknya lebih besar dari risikonya.”

    Menurut penelitian yang diterbitkan di Nature, minum kopi dalam jumlah sedang juga tidak dikaitkan dengan risiko penyakit jantung lebih tinggi dan tekanan darah sistolik dan diastolik lebih rendah. Namun, jika kopi dikonsumsi dalam jumlah tinggi, barulah terlihat peningkatan kolesterol LDL (jahat) yang lebih tinggi juga.

    Tentu tidak semua kopi sama. Beberapa jenis kopi tertentu memiliki dampak lebih besar dari jenis kopi lainnya.

    Lantas, jenis kopi apa saja yang berisiko menyebabkan peningkatan kolesterol?

    2. Filter coffee tidak terlalu berisiko memicu kolesterol

    Benarkah Warna Kertas Filter Pengaruhi Rasa Kopi? Ini PenjelasannyaFilter kopi sebenarnya tidak terlalu berisiko meningkatkan kolesterol. Foto: Getty Images/ArtRachen01

    Kopi yang dibuat dengan cara disaring atau filter coffee punya kandungan diterpen paling rendah. Dalam proses brewing, senyawa tersebut dihilangkan oleh kertas saring.

    “Komponennya (diterpen) akan hilang ketika kopi disaring dengan kertas filter,” ujar Dr. Reynolds.

    Sehingga, jika minum banyak kopi jenis ini, kamu tidak perlu begitu khawatir kadar kolesterol akan meningkat.

    Penasaran dengan jenis kopi lain, apakah bisa menyebabkan kolesterol atau tidak? Baca pada halaman berikut ini!

    3. Espresso berpotensi menyebabkan kolesterol

    espressoDalam jumlah banyak, kopi sejenis espresso mungkin memang bisa menimbulkan risiko kolesterol. Foto: Getty Images/grandriver

    Sedangkan kopi yang tidak disaring, seperti espresso menjadi salah satu yang bisa berdampak buruk.

    Kopi seperti ini memiliki tingkat diterpen tinggi dibandingkan kopi filter. Mereka diproses tanpa menggunakan kertas penyaring. Sehingga, tidak ada yang bisa ‘menangkap’ diterpen sebelum kopi akhirnya masuk ke teko atau cangkir kopi.

    Meskipun demikian, kopi espresso atau french press coffee tidak langsung memengaruhi kadar kolesterol jika diminum dalam jumlah sedikit. Jika diminum dalam jumlah banyak, baru bisa memengaruhi kadar kolesterol atau meningkatkan risiko masalah jantung.

    Sebuah penelitian diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology terhadap lebih dari 500.000 orang dewasa Norwegia, yang mengonsumsi sembilan atau sepuluh cangkir kopi non-filter setiap hari dikaitkan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang risikonya meningkat 25% lebih tinggi.

    4. Kopi tanpa kafein

    Metode penyeduhan memengaruhi jumlah diterpen dalam kopi, bukan tingkat kafeinnya. Sehingga, jenis kopi tanpa kafein yang diseduh dengan kertas saring tetap akan mengandung jumlah diterpen rendah.

    Sedangkan kopi yang diseduh dengan metode french press atau espresso akan tetap mengandung lebih banyak diterpen, lapor temuan yang diterbitkan dalam Journal of AGricultural and Food Chemistry.

    Namun, kemungkinan besar jenis-jenis kopi ini akan berdampak pada kolesterol tergantung pada seberapa banyak kopi yang kamu konsumsi.

    5. Bahan tambahan yang memengaruhi kolesterol

    Penjelasan mengenai racikan kopi pakai krimerWaspada karena krimer atau pemanis lainnya lah yang membuat kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Meskipun kopi hitam yang diminum dalam jumlah sedang tidak dianggap menimbulkan masalah bagi jantung, tetapi campuran bahannya mungkin akan memengaruhi.

    Dr. Reynolds mengungkap, “Terlalu banyak minum kopi ini (kopi dengan tambahan gula atau pemanis) dapat menimbulkan lebih banyak masalah kesehatan yang menghilangkan manfaat asli dari kopi.”

    Oleh karena itu, pastikan untuk mengurangi beberapa jenis tambahan dalam kopi.

    Mulai dari krim atau creamer yang didalamnya mengandung lemak jenuh. Lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL yang jahat. Menurut Mayo Clinic, satu sendok makan creamer mengandung 3,5 gram lemak jenuh.

    Kopi yang diminum dengan tambahan gula atau pemanis lainnya juga bukan pilihan baik. Selain susu murni, krim kental, krim kocok, atau pemanis seperti sirup mengandung banyak gula tambahan.

    Mengonsumsi banyak gula tambahan dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Sebagian gula dapat meningkatkan kadar trigliserida. Oleh karena itu, sebaiknya membatasi bahkan hindari minum kopi dengan tambahan krim, gula, atau pemanis buatan lainnya.

    Minum kopi setiap hari dalam batas wajar (tidak lebih dari 400 mg per hari) tidak akan memengaruhi kadar kolesterol. Namun, perlu diingat, hal ini akan bekerja selama kamu membatasi bahan tambahan, seperti krim atau gula.

    Namun, jika kamu memang menderita kolesterol tinggi, pertimbangkan lagi untuk tidak terlalu banyak minum kopi. Terutama kopi yang diseduh dengan media french press dan lebih baik minum kopi filter.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Adakah Manfaat Berhenti Ngopi? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Kopi telah membuat banyak orang adiksi sampai menjadi minuman rutin mereka. Lantas, jika kamu berhenti minum kopi, apakah ada manfaatnya?

    Kopi lebih dari sekadar minuman. Minuman berkafein ini telah menjadi bagian penting di hidup sebagian orang karena dikenal dapat memberi dorongan energi di pagi hari.

    Selain enak, kopi memang dapat memberi manfaat seperti yang disebutkan sebelumnya. Namun, manfaat tersebut hanya hadir ketika kamu minum dalam takaran tepat.


    Pada sebagian orang, minum kopi berlebihan bisa memicu masalah kecemasan, mulas, dan gangguan tidur. Karena alasan ini, beberapa orang pun memilih untuk berhenti minum kopi.

    Namun, apakah berhenti minum kopi harus menjadi sebuah pertimbangan? Benarkah berhenti meminumnya dapat mendatangkan manfaat lebih baik?

    Melansir realsimple.com (23/05), berikut penjelasannya menurut ahli:

    1. Dampak minum kopi

    Diminta Buatkan Kopi, Karyawan Ini Mengeluh Gegara Tak Tahu CaranyaMinum kopi sebenarnya memberikan manfaat baik asalkan diminum dalam takaran tepat. Foto: iStock

    Sebelum membahas manfaat berhenti minum kopi, kamu juga perlu tahu dampak kesehatan dari mengonsumsi kopi.

    Di dalam biji kopi sebenarnya tidak hanya terkandung kafein, tetapi juga ada nutrisi lain, seperti vitamin B dan magnesium.

    Lina Begdache PhD, RDN menjelaskan, kopi kaya akan beberapa polifenol dan antioskidan. Polifenol dapat meningkatkan kesehatan pada tingkat molekuler dan antioksidan mematikan oksidasi yang biasanya memakan jaringan sehat.

    Meskipun beberapa orang mempertimbangkan untuk berhenti atau mengurangi konsumsi kopi, tetapi kamu tidak boleh mengabaikan manfaatnya.

    2. Manfaat minum kopi

    minum kopiSecangkr kopi menawarkan manfaat untuk mendorong energi hingga meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/Pheelings Media

    Secangkir kopi tidak hanya enak, tetapi juga menawarkan manfaat bagi kesehatan.

    Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan energi. Laura Purdy, MD, seorang dokter pengobatan di Miami yang memiliki keahlian di bidang nutrisi menyebut kafein sebagai stimulan yang dapat membantu melawan kelelahan.

    Kafein juga dapat meningkatkan suasana hati hingga membantu mengatasi depresi. Kopi juga dikenal dapat meningkatkan fungsi otak, meningkatkan kewaspadaan, hingga konsentrasi.

    3. Potensi kerugian minum kopi

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniSelain manfaat baik, minum kopi juga bisa berpotensi merugikan kondisi kesehatan tubuh. Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Meskipun mengandung sejumlah manfaat, tetapi kopi juga berpotensi menyebabkan masalah kesalahan.

    Misalnya, mereka yang lebih sensitif terhadap kafein mungkin mengalami sejumlah efek samping. Bahkan, jika mereka mengonsumsinya dalam jumlah kecil.

    Ketika seseorang mengonsumsi kafein melebihi kemampuan tubuh untuk mengatasinya, hal tersebut cenderung memengaruhi kualitas tidur.

    Ahli bernama Begdache juga menjelaskan, kopi mengandung stimulan yang dapat meningkatkan respon stres dan berpotensi meningkatkan kecemasan. Menyebabkan beberapa orang mengalami peningkatan detak jantung hingga tekanan darah tinggi.

    Minum kopi juga tidak terlalu baik untuk saluran pencernaan.

    Menurut Barbara Kovalenko, RDN, kafein dapat merangsang sekresi asam lambung dan memperburuk gejala refluks asam dan sindrom iritasi usus besar.

    Dengan dampak buruk ini, sebagian orang mungkin mempertimbangkan untuk berhenti atau mengurangi konsumsinya.

    Terlebih, mereka yang memang sensitif dengan minuman ini. Namun, wanita hamil, ibu menyusui, atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu juga perlu mempertimbangkan asupan kopi karena berpotensi memberi efek samping.

    Penasaran dengan manfaat berhenti minum kopi? Bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Manfaat berhenti minum kopi

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti minum kopi bisa lebih sehat dan memberikan manfaat lebih baik bagi sebagian orang. Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Lantas, apakah setelah berhenti atau mengurangi minum kopi kesehatan tubuh lebih baik? Menurut beberapa pakar yang disebut realsimple.com, ada manfaat ketika berhenti atau mengurangi asupan kopi.

    Mulai dari peningkatan kualitas tidur. Kafein pada kopi bisa menghambat reseptor adenosis, dan adenosin ini meningkatkan kualitas tidur.

    Peningkatan energi instan usai minum kafein juga dapat menyebabkan seseorang mengalami kecemasan. Dengan menguranginya, itu bisa membantu mengurangi tingkat kecemasan.

    Berhenti minum kopi juga dapat mengurangi fluktuasi jumlah energi yang dimiliki sepanjang hari.

    Menurut ahli Ungerleider, ketika seseorang berhenti minum kopi, ketergantungan tubuh pada kafein akan berkurang. Kondisi ini menghasilkan tingkat energi lebih konsisten.

    Kesehatan pencernaan juga akan kembali normal ketika kamu mengurangi kopi.

    5. Tips untuk berhenti minum kopi

    Mereka yang sudah terbiasa minum kopi akan kesulitan mengurangi atau bahkan berhenti.

    Namun, ini bisa dilakukan secara perlahan. Dimulai dari mengurangi takarannya setiap hari. Misalnya dari yang setiap hari dua cangkir, kini satu cangkir saja.

    Kamu juga bisa mengurangi kandungan kafein pada setiap kopi yang diminum. Misalnya secara bertahap mengganti kopi biasa dengan kopi yang lebih rendah kafein.

    Kamu juga bisa mengganti kopi dengan alternatif minuman lain yang lebih sehat. Misalnya menggantinya dengan minuman teh herbal atau tetap minum kopi tetapi pilih yang tanpa kafein.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini


    Jakarta

    Berhenti minum kopi secara tiba-tiba ternyata bisa memicu beberapa efek samping yang bisa dirasakan tubuh. Seperti berat badan naik hingga sulit konsentrasi.

    Bagi yang sudah terbiasa minum kopi setiap harinya, pasti sulit untuk berhenti minum kopi. Selain sudah menjadi rutinitas harian, mengurangi asupan kopi ternyata memiliki beberapa efek samping yang bisa dirasakan tubuh.

    Efek samping ini sering dikenal dengan nama ‘caffeine withdrawal’, merupakan gejala yang timbul ketika tubuh tak lagi mengasup kafein yang terkandung di dalam kopi. Salah satunya ditandai dengan pusing kepala, cemas, lemas sampai suasana hati yang memburuk.


    Gejala ini timbul ketika tubuh sudah mengalami ketergantungan pada kafein. Hilangnya asupan kafein bisa berakibat pada kondisi ‘caffeine withdrawal’ yang berlangsung 12-24 jam setelah berhenti konsumsi kafein.

    Tapi ada juga beberapa efek samping lainya yang dirasakan banyak orang usai berhenti minum kopi. Berikut5 efek samping pada tubuh dilansir dari Healthline (16/05).

    1. Mudah Lelah

    Tired mixed race Black business woman, office employee touching, rubbing nose bridge with closed irritable eyes, bad strain blurry vision, eyesight problems, headache, feeling stress, fatigueFoto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

    Salah satu alasan bagi setiap orang mengonsumsi kopi adalah agar lebih bersemangat menjalani hari. Maka itu kopi sering dijadikan teman untuk menyantap sarapan. Karena meminum kopi di pagi hari dipercaya dapat meningkatkan energi harian.

    Efek energi tersebut akan berlangsung selama 5 jam pertama. Setelahnya kamu akan merasa lelah dan akan meminum kopi lagi. Kopi ini juga akan membantu kamulebih fokus dalam bekerja.

    Saat kamu sudah kecanduan kafein, akan terasa sulit saat menghentikan konsumsi kafein. Tubuh akan terasa mudah lelah dan kamu lebih cepat kehilangan konsentrasi.

    2. Sakit Kepala dan Cemas

    Close up unhappy woman suffering from strong headache and dizziness, depressed young female blurry motion background, sitting on couch alone, touching temples, feeling pain, unwell and unhealthyFoto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

    Kecemasan dapat terjadi pada siapa saja. Sekalipun mereka yang masih tetap meminum kopi. Namun saat kamu berhenti minum kopi, rasa cemas akan lebih meningkat.

    Ini terjadi karena ketidakseimbangan kimia di otak yang disebabkan oleh pasokan kafein yang tidak tercukupi. Selain kecemasan, sakit kepala juga akan sering muncul jika kamu berhenti minum kopi.

    Saat kamu kekurangan asupan kafein, ini akan membuat pembukaan pada pembuluh darah. Sehingga meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Namun setelah tubuh kamu dapat beradaptasi dengan peningkatan aliran darah tersebut, perlahan sakit kepala akan memudar.

    3. Pengaruhi Berat Badan

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Kopi dikenal dengan kandungan kafeinnya yang tinggi. Kafein ini dapat membantu meningkatkan metabolisme pada tubuh. Artinya tubuh akan membakar kalori lebih efisien.

    Terutama bagi mereka yang mengonsumsi kopi hitam setiap harinya. Yang tadinya tubuh dapat membakar lemak dengan mengonsumsi kopi kini tidak lagi terjadi. Karena itu kenaikan berat badan dapat terjadi.

    Tapi efek positif didapat mereka yang terbiasa minum kopi dengan campuran susu atau lemak lainnya seperti cappuccino, frappuccino, kopi susu, dan lainnya. Berhenti minum kopi tersebut akan membuat kamu kehilangan berat badan karena tidak lagi mengonsumsi banyak kalori.

    4. Sulit Konsentrasi

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Kopi yang kandungan kafeinnya tinggi ini sering disebut dapat menghilangkan rasa kantuk. Tak heran banyak yang mengonsumsinya pada siang atau malam hari. Kopi juga dikonsumsi untuk menambah semangat dalam menjalani hari.

    Karena saat meminum kopi akan membuat orang lebih terjaga. Ini akan merangsang pelepasan dopamin dan adrenalin sehingga dapat meningkatkan aktivitas otak dan meningkatkan tekanan darah.

    Karenanya saat kamu berhenti minum kopi, kamu akan lebih sulit dalam berkonsentrasi. Kamu juga akan lebih mudah ngantuk. Ini dikarenakan otak kamu tidak lagi distimulasi seperti dulu.

    5. Tremor

    Berhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh IniBerhenti Minum Kopi Sebabkan 5 Efek Samping pada Tubuh Ini Foto: Ilustrasi Getty Images/AntonioGuillem

    Tremor adalah gerakan yang tidak terkendali pada satu atau lebih dari bagian tubuh. Hal ini dapat terjadi karena bagian otak yang mengontrol mengalami masalah. Bagian tubuh yang sering mengalami tremor adalah tangan.

    Tremor dapat terjadi bagi yang sedang mengurangi atau berhenti minum kopi. Ini karena kafein yang merupakan sumber stimulasi kuat untuk sistem saraf pusat (otak) berhenti memberi asupan. Namun tak perlu khawatir karena ini adalah gejala biasa.

    Gejala tremor pada tangan atau bagian tubuh akan dialami selama 9 hari sejak kamu memutuskan berhenti untuk minum kopi. Tak hanya terjadi bagi yang berhenti minum kopi saja, ini juga dapat terjadi pada mereka yang kecanduan kafein.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Mengapa Anak Kecil Tak Boleh Minum Kopi? Ini Alasannya


    Jakarta

    Kopi adalah minuman yang biasa dikonsumsi orang dewasa sehari-hari. Mengapa kopi tak boleh dikonsumsi anak-anak? Ini kata pakar kesehatan.

    Bagi orang dewasa, minum kopi adalah bagian dari rutinitas. Kopi telah menjadi minuman sehari-hari yang dianggap orang dewasa bisa membangkitkan energi dan membantu daya konsentrasi.

    Melihat keseharian orang dewasa yang minum kopi, mungkin beberapa anak kecil penasaran. Bertanya-tanya apakah minuman ini rasanya enak dan bisa dikonsumsi oleh mereka.


    Sayangnya, ada batasan umur minimal anak-anak bisa mencoba minum kopi.

    Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak harus menghindari kafein sampai mereka mencapai usia 12 tahun.

    Lauren Manaker, RDN, pendiri Nutrition Now mengungkap, dari usia 12 sampai 18 tahun, mereka juga hanya boleh mengonsumsi maksimal 100 mg kafein per hari.

    Ada banyak alasan mengapa anak kecil tidak boleh minum kopi. Seperti dilansir dari wellandgood.com (19/06/2023), berikut ini beberapa alasannya.

    1. Mengganggu pola tidur anak

    Bangun Tidur Jangan Langsung Ngopi, Ini Waktu Tepat Buat NgopiKopi bisa menganggu tidur anak kecil. Foto: Ilustrasi iStock

    Efek yang dirasakan orang dewasa setelah minum kopi, seperti kecemasan dan tekanan darah tinggi, semua itu akan dirasakan juga oleh anak-anak.

    Menurut Lauren, karena anak lebih kecil dibandingkan orang dewasa, maka dibutuhkan stimulan yang jauh lebih sedikit untuk memengaruhi anak-anak.

    Meskipun para ahli masih belum mengetahui efek kafein secara pasti pada anak-anak, tetapi menurutnya kafein tumbuh dan berkembang dengan pesat.

    Secara khusus, kopi dapat berdampak negatif pada tidur anak-anak. Kafein di dalam kopi bisa menyulitkan anak tidur.

    Para ahli juga mempertanyakan apakah stimulan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan otak mereka.

    2. Kebiasaan anak-anak minum kopi

    Kopi dengan campuran kapulagaKopi juga bisa membuat anak kecil menjadi ketergantungan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Memberi anak kecil kopi mungkin dianggap hal yang tidak lumrah.

    Seperti yang disebut Well and Good, menurut penelitian pada tahun 2015 terhadap 315 ibu di Boston menemukan, 14 persen orang tua mengizinkan anak mereka yang berusia dua tahun untuk minum antara 100 – 400 ml kopi sehari.

    Di Amerika Latin juga pada dasarnya memperbolehkan anak kecil minum kopi. Di sana lazim anak-anak muda minum kopi panas dengan susu sejak usia dini. Brazil khususnya, tidak menganggap kopi secara eksklusif sebagai minuman dewasa.

    Sebelum mengambil tindakan berlebih, perlu diingat juga bahwa di banyak negara, remaja, pra remaja, atau yang lebih muda juga sudah banyak minum soda, cokelat panas, dan juga teh. Semua minuman itu sebenarnya mengandung kafein.

    Dampak buruk minum kopi pada anak kecil bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Dampak buruk minum kopi pada anak kecil

    Minum Kopi Campur Cangkang Telur Turunkan Kadar Asamnya, Benarkah?Banyak dampak buruk bisa terjadi pada anak kecil yang minum kopi. Foto: iStock

    Meskipun hal yang lumrah bagi anak kecil untuk minum kafein, termasuk kopi, tetapi bukan berarti hal ini tidak membawa masalah besar.

    Minum kopi bisa membuat anak kecil lebih waspada. Itu juga memungkinkan mereka menjadi ketergantungan pada stimulan ini. Hal ini tentu tidak baik.

    Mellansir alodokter.com, anak kecil yang minum kopi juga bisa memicu gangguan pencernaan. Sebab, kandungan kafein mampu meningkatkan asam lambung.

    Kopi yang dikonsumsi anak kecil juga dapat meningkatkan risiko anak mengalami kekurangan gizi. Pasalnya, minuman ini tidak mengandung nutrisi, seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan.

    Kafein juga dapat menghambat pertumbuhan anak. Mengganggu penyerapan kalsium pada tubuh anak, sehingga pertumbuhan tulang juga terganggu.

    Lauren Manaker mengungkap, “Daripada minum minuman berkafein, anak-anak dapat minum minuman yang menghidrasi untuk membantu mereka tetap berenergi untuk menghindari stimulan ini.”

    Bagi mereka yang berusia 12 tahun lebih, disarankan memastikan pilihan minuman yang setidaknya hanya mengandung 100 mg kafein.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Minum Kopi Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Hubungan antara minum kopi dengan kerontokan rambut mungkin jarang terdengar. Sampai salah satu ahli kesehatan menyoroti hal ini dan mengungkapkan hubungannya, terutama pada wanita.

    Kopi banyak dikonsumsi sebagai pilihan minuman yang dapat menambah energi secara instan. Namun, minuman berkafein ini tidak hanya memberi manfaat, tetapi juga bisa efek buruk.

    Terlebih jika kopi dikonsumsi berlebihan. Dampak buruknya bisa semakin banyak. Salah satunya yaitu berdampak pada kesehatan rambut wanita.


    Theo Bergmann menjelaskan seseorang melepaskan lebih banyak adrenalin yang seiring berjalannya waktu melemahkan adrenal. Lemahnya adrenal adalah alasan mengapa wanita kehilangan rambut.

    Namun, Shubha Ramesh L, kepala ahli gizi Rumah Sakit DHEE mengatakan hal bertentangan dengan Bergmann. Menurutnya, kafein yang telah ia pelajari memiliki potensi manfaat jika dioleskan ke kulit kepala, dibandingkan jika didapatkan dari minum kopi.

    Shubha Rames mengungkap, “Penelitian menunjukkan jika kafein dapat merangsang folikel rambut dan memperpanjang siklus hidup pertumbuhan rambut bila dioleskan langsung ke kulit kepala.”

    Shubha pun mengutip studi penting yang dilakukan pada tahun 2007. Studi tersebut menunjukkan jika kafein yang dioleskan langsung ke folikel rambut dari ekstarksi individu dengan androgenetic alapecia, dapat melawan efek penekanan testosteron pada pertumbuhan rambut.

    Terdapat beberapa pendapat berbeda terkait efek minum kopi terhadap kerontokan rambut wanita. Lantas, mana yang benar? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan ini, seperti yang dilansir dari indianexpress.com (24/04).

    1. Kopi untuk apliksasi vs konsumsi

    kopiMinum kopi dihubungkan dengan kerontokan rambut pada wanita. Foto: Getty Images/milanvirijevic

    Shubha menjelaskan, penyerapan kafein melalui kulit memungkinkan kafein mencapai folikel rambut secara langsung. Tidak seperti ketika kopi melewati saluran pencernaan yang sebagian besar potensinya bisa hilang.

    Studi yang disebutkan dalam International Journal of Drematology menunjukkan penggunaan kafein secara topikal (pemberian obat secara lokal dengan cara mengoleskan obat pada permukaan kulit atau mukosa), lebih efektif untuk memberikan efek yang ditagertkan pada pertumbuhan rambut.

    Shubhna mencatat, meskipun banyak bukti mendukung penggunaan kafein topikal untuk pertumbuhan rambut, korelasi antara konsumsi kafein secara langsung dan peningkatan kesehatan rambut tidak memiliki dukungan empiris yang substansial.

    2. Risiko asupan kafein berlebih pada kesehatan rambut

    Meskipun belum diketahui secara pasti efek kafein terhadap kerontokan rambut, tetapi tetap ada potensi jika asupan kafein berlebihan dapat mempengaruhinya.

    Salah satunya bisa memengaruhi hormonal dan penyerapan nutrisi. Asupan kafein berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, dan memengaruhi penyerapan nutrisi. Secara tidak langsung, ini berdampak pada kesehatan rambut.

    Misalnya, kadar kafein yang tinggi dapat meningkatkan kortisol, yang mungkin berkontribusi ada fase telogen dari siklus folikel rambut, di mana kerontokan lebih sering terjadi.

    Selain itu, kafein dapat menganggu penyerapan nutrisi penting, seperti zat besi dan magneisum yang sebenarnya penting untuk pertumbuhan rambut sehat.

    Jumlah kafein yang direkomendasikan untuk rambut sehat bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jumlah kafein untuk kesehatan rambut optimal

    kopiKopi baik saja dikonsumsi untuk kesehatan rambut, hanya perlu diberi batasan. Foto: Getty Images/milanvirijevic

    Shubha menyarankan setiap individu yang peduli dengan kesehatan rambut untuk memantau asupan kafein dan menjaganya dalam batas yang disarankan.
    Umumnya konsumsi kafein tidak melebihi 400 mg per hari.

    Selain membatasi konsumsinya, para individu juga perlu bijak mengaplikasikan produk berbahan kafein ke rambut. Jangan sampai terlalu sering keramas atau pakai scrub rambut dari kopi.

    Bagi mereka yang punya rambut berwarna pirang juga perlu hati-hati. Sebab kopi bisa menggelapkan warna rambut.

    Selain pakai kopi, kamu sebenarnya bisa menjaga kesehatan rambut dengan menggunakan vitamin khusus rambut. Perbanyak juga konsumsi makanan bernutrisi lainnya, seperti makan bayam, telur, atau alpukat yang secara alami dapat memperkuat rambut.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt