Blog

  • Punya Banyak Sisa Putih Telur? Manfaatkan dengan 5 Cara Ini


    Jakarta

    Putih telur biasanya bersisa banyak saat membuat aneka cake. Jangan dibuang atau disimpan, manfaatkan dengan cara berikut ini.

    Telur merupakan bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Menurut USDA, kandungan protein pada 100 gram telur sebesar 13 gram.

    Sisa telur bisa dimanfaatkan menjadi hidangan atau minuman yang lezat kalau caranya tepat. Biasanya sisa putih telur didapatkan dari pembuatan cake yang memakai kuning telur.


    Dilansir dari Times of India (14/12), sisa putih telur tersebut bisa dijadikan bahan campuran kue hingga kreasi minuman beralkohol. Kamu bisa mencoba tips berikut.

    Berikut cara mengolah sisa telur agar tak terbuang sia-sia:

    1. Bahan Campuran Kue

    cara memanfaatkan sisa putih telurcara memanfaatkan sisa putih telur Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa jenis kue hanya menggunakan bagian kuning telur saja, sehingga bagian putihnya kerap tak digunakan. Namun, bagian putih telur itu jangan langsung dibuang, karena bisa disimpan untuk diolah kembali.

    Kamu bisa mengocok putih telur hingga menjadi meringue. Lalu, dikreasikan sebagai cloud bread atau roti awan. Selain itu, bisa juga dijadikan campuran untuk membuat kue chiffon pandan.

    2. Mousse

    Mousse adalah jenis dessert yang kerap ditemukan di restoran Prancis atau kafe kue. Mousse ini juga terbuat dari campuran putih telur dengan dark chocolate, aneka buah, gula, dan vanila.

    Rasa mousse yang lembut ini sangat nikmat disantap dingin. Tekstur mousse dari putih telur ini mirip seperti puding, hanya saja lebih lembut.

    3. Cocktails

    cara memanfaatkan sisa putih telurcara memanfaatkan sisa putih telur Foto: Getty Images/iStockphoto

    Cocktails merupakan kreasi minuman beralkohol yang rasanya unik. Ternyata kreasi minuman beralkohol ini juga bisa dipadukan dengan putih telur.

    Jika memiliki sisa putih telur, jangan langsung membuangnya begitu saja. Cocok sekali mencampurkan putih telur ini dengan whisky dan aneka minuman yang rasanya agak asam.

    Putih telur ini dapat memperkaya rasa dari cocktail. Sensasinya membuat cocktail terasa lembut dan agak berbusa.

    4. Marshmallow

    Marshmallow bisa dengan mudah didapatkan di supermarket. Jenis permen yang manis empuk ini sangat disukai oleh anak kecil.

    Untuk membuat marshmallow sendiri di rumah ternyata bisa menggunakan sisa putih telur. Caranya dengan mencampurkan 3 putih telur yang dikocok bersama sirup gula.

    Marshmallow ini bisa disantap langsung. Enak juga menikmatinya dengan cara dipanggang. Jadi campuran topping cokelat panas juga terasa nikmat.

    5. Omelet

    cara memanfaatkan sisa putih telurcara memanfaatkan sisa putih telur Foto: Getty Images/iStockphoto

    Omelet yang biasanya terbuat dari telur utuh, juga bisa hanya menggunakan putihnya saja. Omelet putih telur ini cocok sekali untuk mereka yang membutuhkan asupan protein lebih tinggi.

    Jika memilih sisa putih telur, kamu bisa mengocoknya dengan beberapa jenis potong sayuran. Bisa juga menambahkan bumbu rempah dan keju untuk memperkaya rasanya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Fakta Jus Wortel yang Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh


    Jakarta

    Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, rutin minum jus wortel bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaatnya sudah dibuktikan peneliti!

    Wortel identik dengan kandungan vitamin A-nya yang bagus untuk kesehatan mata. Tak hanya itu saja, wortel juga dikemas dengan nutrisi lainnya sehingga bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa wortel juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini penting, mengingat kasus COVID-19 kembali tinggi di beberapa negara, termasuk Indonesia.


    1. Konsumsi sebagai jus

    Jus wortelJus wortel mampu meningkatkan imunitas tubuh. Foto: iStock

    Kamu bisa mengolah wortel menjadi jus untuk dikonsumsi setiap hari. Hal tersebut disarankan oleh peneliti dari University of Southern Denmark.

    Menurut peneliti, kandungan senyawa bioaktif falcarinol (FaOH) dan falcarindiol (FaDOH) yang ditemukan dalam jus wortel bisa memengaruhi peradangan, lapor Fox News (14/12/23).

    Itu telah terbukti setelah melakukan penelitian dengan melibatkan 14 sukarelawan sehat berusia di antara 20-55 tahun. Mereka telah menjalani tes darah sebelum dan satu jam setelah mengonsumsi jus wortel.

    2. Penjelasan penelitian

    Para relawan tersebut mengonsumsi 30 gram bubuk wortel kering beku yang dicampur dengan 500 mililiter air keran. Studi tersebut menunjukkan hasil yang menjanjikan setelah dikonsumsi.

    Karenanya para peneliti percaya bahwa mengonsumsi jus wortel dapat bermanfaat bagi penderita penyakit tertentu, seperti diabetes dan kanker, di mana peradangan ikut berperan.

    “Sebaliknya, asupan jus wortel bisa mempengaruhi sitokin pro dan anti-inflamasi pada sampel plasma yang distimulasi LPS satu jam setelah asupan jus dibandingkan dengan tidak mengonsumsi jus,” tutur peneliti.

    3. Ada kandungan beta karoten

    Jus wortelJus wortel Foto: iStock

    Lebih lanjut, peneliti juga menuturkan bahwa jus wortel memiliki efek akut pada reaktivitas di bagian sistem kekebalan bawaan. Itu karena adanya kandungan beta karoten.

    “Wortel adalah sumber beta karoten nomor 1, yang merupakan prekursor vitamin A yang penting untuk sistem kekebalan tubuh kita,” ujar peneliti Muhlstein yang berbasis di Los Angeles.

    Meskipun studi ini bermanfaat, Muhlstein berpendapat bahwa akan lebih bermanfaat jika melakukan penelitian yang sama dengan wortel utuh, bukan diolah menjadi jus.

    “Mereka akan mendapat banyak manfaat tambahan dari serat, yang hilang saat membuat jus buah atau sayuran,” tutur Muhlstein.

    4. Manfaat serat pada wortel

    Lebih lanjut, Muhlstein menjelaskan bahwa serat pada wortel dapat berperan sebagai probiotik yang dapat membantu kesehatan usus dan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    “Serat juga bermanfaat dalam mengontrol gula darah, yang selanjutnya dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh,” tutur Muhlstein.

    Peneliti juga mencatat bahwa masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi manfaat jus wortel terhadap fungsi kekebalan dan peradangan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Perbedaan Extra Virgin Olive Oil dan Extra Light Olive

    Jakarta

    Minyak zaitun (olive oil) terdapat beberapa macam jenisnya. Jika melihat di pasaran, ada yang berjenis olive oil saja. Ada juga yang berlabel extra virgin, extra light, dan sebagainya.

    Namun, apakah masing-masing minyak zaitun tersebut berbeda? Kalau iya, apa yang perbedaannya? Simak tipe-tipe minyak zaitun serta bedanya pada uraian di bawah ini.

    Jenis-jenis Minyak Zaitun

    Dilansir laman The Spruce Eats, ada lima tingkatan utama untuk minyak zaitun. Masing-masing jenisnya ini memiliki titik asap yang berbeda. Dan titik asap inilah yang menentukan minyak zaitun tersebut cocok digunakan untuk apa.


    Ini adalah minyak zaitun dengan kualitas tertinggi. Minyak ini diolah dengan cold process atau proses dingin yang mencegah kandungan alaminya berubah setelah terpapar suhu dingin. Hasilnya, extra virgin olive oil memiliki kandungan asam yang rendah yakni tidak lebih dari 0,8%.

    Selain itu, minyak zaitun jenis ini juga dianggap punya rasa yang lebih unggul. Meski begitu, kualitas, aroma, rasa, warna, dan harganya bervariasi tergantung mereknya.

    Extra virgin olive oil bisa digunakan untuk memasak maupun memanggang. Minyak ini juga cocok dicampurkan dengan hidangan yang belum dimasak seperti dijadikan saus dan salad dressing.

    2. Virgin Olive Oil

    Virgin olive oil adalah tipe minyak zaitun yang tidak dimurnikan dan diekstrak menggunakan teknik pengepresan dingin. Minyak ini memiliki tingkat keasaman yang sedikit lebih tinggi, sekitar 1-4%.

    Minyak zaitun tipe virgin tahan terhadap suhu. Minyak ini juga punya rasa yang enak serta cocok untuk aktivitas menggoreng dan menumis.

    3. Refined Olive Oil

    Jenis minyak zaitun ini juga dikenal dengan ‘pure olive oil’ atau ‘olive oil’ saja. Refined olive oil merupakan kombinasi dari extra virgin atau virgin olive oil dengan minyak zaitun olahan. Perbandingannya sekitar 85% minyak zaitun olahan dan 15% extra virgin atau virgin olive oil.

    Refined olive oil diperoleh dengan metode penyulingan. Minyak ini memiliki keasaman yang disebut asam oleat tidak lebih dari 0,3%.

    Lantaran proses penyulingan yang telah dilaluinya, minyak zaitun olahan ini tahan terhadap panas dengan baik. Karena itu, refined olive oil juga cocok untuk memasak.

    Extra light olive oil memiliki rasa dan warna yang lebih ringan. Namun, tidak mengandung lemak atau kalori yang lebih rendah.

    Karena proses pemurniannya, minyak zaitun ekstra ringan punya titik asap yang sangat tinggi. Sehingga minyak ini cocok untuk masak pada suhu tinggi.

    Rasanya yang netral juga bisa jadi pilihan terbaik untuk resep kue yang membutuhkan minyak, atau penggunaan untuk masakan apapun yang menginginkan aroma tidak mengganggu.

    5. Olive Pomace Oil

    Tipe pomace adalah jenis minyak zaitun dengan kualitas terendah yang beredar di pasaran. Saat minyak diperas menggunakan mesin, masih ada minyak yang tersisa di dalam buah zaitun. Sekitar 5-8% yang tersisa dalam daging buah zaitun inilah yang disebut pomace.

    Untuk mengekstrak sisa minyak, kombinasi pelarut kimia dan panas sangat tinggi digunakan. Hasilnya adalah olive pomace oil ini. Minyak ini juga dicampur dengan minyak berkualitas tinggi untuk meningkatkan kualitasnya.

    Olive pomace oil paling cocok untuk pijat dan terapi. Minyak ini tidak bisa digunakan untuk memasak.

    Setelah mengetahui masing-masing tipe minyak zaitun, diketahui kalau extra virgin olive oil dan extra light olive oil itu berbeda. Berikut perbedaannya:

    • Extra virgin olive oil merupakan minyak zaitun kualitas terbaik. Minyak ini memiliki rasa dan aroma yang bagus. Selain itu, ekstra virgin mengandung tingkat keasaman yang rendah.
    • Minyak ini bisa digunakan untuk memasak maupun memanggang. Juga cocok dicampurkan dijadikan saus maupun salad dressing.
    • Sementara extra light olive oil memiliki rasa yang netral dan warna yang kuning pucat. Walau begitu, minyak ini tidak mengandung lemak dan kalori yang lebih rendah.

    Rasanya yang lebih ringan cocok untuk campuran dalam resep kue atau masakan yang tidak ingin beraroma menyengat. Extra light olive oil juga cocok untuk memasak pada suhu tinggi.

    Itu dia penjelasan jenis-jenis tingkatan minyak zaitun serta bedanya extra virgin olive oil dan extra light olive oil.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Rekomendasi 15 Menu Diet yang Sehat dan Bernutrisi, Ada Telur Hingga Ikan


    Jakarta

    Diet merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Namun, masih banyak orang yang tak bisa mengatur pola makannya setiap hari. Alhasil, program dietnya tak berjalan baik.

    Agar program diet berjalan lancar, sebaiknya mulai membuat menu diet sehat dan bernutrisi untuk sehari-hari. Hal ini dilakukan agar kamu tak sembarangan memasak makanan yang dikhawatirkan malah menambah berat badan.

    Lantas, apa saja menu diet yang sehat dan bernutrisi? Simak rekomendasinya di bawah ini.


    Rekomendasi Menu Diet yang Sehat dan Bernutrisi

    Mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi, dan bernutrisi tinggi dapat membantu jalannya program diet sekaligus menjaga tubuh agar tetap sehat.

    Biar nggak salah pilih, simak rekomendasi menu diet sehat yang dilansir situs Healthline dan Medical News Today di bawah ini:

    1. Ayam

    Ayam merupakan sumber protein yang sehat asalkan dimasak secara tepat. Saat menjalani program diet, disarankan untuk mengkonsumsi bagian dada ayam karena tinggi protein dan rendah lemak.

    Selain itu, hindari mengkonsumsi ayam yang digoreng atau dibakar. Kemudian jangan makan bagian kulit ayam, meski sungguh nikmat dan menggoda namun mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol.

    2. Ikan

    Mengkonsumsi ikan seperti salmon, mackerel, sarden, hingga herring merupakan sumber asam lemak omega-3 yang tinggi, sehingga bagus dikonsumsi ketika sedang menjalankan diet.

    Selain itu, jenis-jenis ikan tersebut juga dapat menyehatkan jantung, menjaga sistem saraf, hingga membantu mengurangi peradangan penyebab obesitas.

    3. Telur

    Telur merupakan sumber protein serbaguna yang mengandung banyak vitamin penting, mulai dari vitamin B2, B12, hingga kolin. Direkomendasikan untuk mengkonsumsi telur sebagai menu diet harian. Sebab, telur rebus mengandung rendah kalori dan asam amino yang dapat membantu memperlancar metabolisme tubuh.

    4. Tahu dan Tempe

    Tahu dan tempe merupakan makanan tradisional khas Indonesia yang digemari banyak masyarakat. Selain enak dan murah harganya, ternyata tahu dan tempe mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh.

    Tahu dan tempe kaya akan protein dan antioksidan tinggi. Untuk bisa merasakan manfaatnya, sebaiknya konsumsi tahu dan tempe dengan cara direbus agar kadar gizinya tidak berkurang.

    5. Kentang Rebus

    Kentang rebus juga menjadi salah satu menu diet yang banyak direkomendasikan sebagai pengganti nasi putih. Soalnya, kentang mengandung pati resisten yang dapat membantu menurunkan berat badan.

    Sebaiknya konsumsi kentang rebus bersamaan dengan kulitnya. Hal ini dikarenakan kulit kentang dapat membantu mengendalikan nafsu makan sekaligus melancarkan pencernaan.

    6. Roti Gandum

    Ingin sarapan yang sehat dan bernutrisi? Cobalah mengkonsumsi roti gandum. Tak perlu banyak-banyak, cukup dua irisan roti gandum sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian.

    Akan tetapi, jangan konsumsi roti gandum bersamaan dengan susu apalagi menggunakan selai. Sebab, susu dan selai mengandung kalori yang tinggi sehingga dapat mengganggu program diet.

    7. Oatmeal

    Selain roti gandum, oatmeal juga bisa menjadi pilihan alternatif sebagai menu sarapan. Sebagai informasi, oatmeal mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi. Hal ini dapat membantu kadar gula darah tetap stabil sekaligus membuatmu merasa kenyang lebih lama.

    8. Brokoli Rebus

    Brokoli rebus bisa menjadi menu diet yang patut dicoba. Sebab, sayuran hijau ini kaya akan serat, kalsium, kalium, golat, hingga fitonutrien yang dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

    9. Bayam Rebus

    Kalau bosan mengkonsumsi brokoli sebagai menu diet, cobalah diselingi dengan bayam rebus. Perlu diketahui, bayam mengandung serat yang tinggi dan juga rendah kalori sehingga baik untuk kesehatan tubuh.

    10. Jamur Rebus

    Sayur-sayuran lain yang bisa dicoba sebagai menu diet adalah jamur rebus. Sebagai informasi, jamur mengandung serat yang tinggi serta rendah kalori. Selain itu, mengkonsumsi jamur juga dapat membuatmu kenyang lebih lama, sehingga tak mudah lapar.

    11. Wortel Rebus

    Sayuran yang satu ini tentu sudah tidak asing. Selain mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, ternyata wortel juga rendah kalori dan dapat membantu membakar lemak di tubuh lebih maksimal.

    12. Jagung Rebus

    Menu diet yang sehat dan bernutrisi selanjutnya adalah jagung. Perlu diketahui, jagung mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus membuatmu terasa kenyang lebih lama.

    Tak hanya itu, jagung juga rendah kalori sehingga baik untuk kamu yang sedang menjalani diet. Usahakan untuk memasak jagung dengan cara direbus bukan dibakar agar kandungan gizinya tidak hilang.

    13. Alpukat

    Alpukat bisa dimasukkan ke dalam menu diet harian sebagai camilan sehat. Memang alpukat memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, akan tetapi lemak tersebut masuk ke dalam kategori lemak sehat.

    Selain itu, alpukat juga mengandung berbagai vitamin penting, mulai dari vitamin B, K, dan E. Lalu, alpukat juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh.

    14. Pisang

    Selain alpukat, pisang juga baik dikonsumsi untuk kamu yang sedang diet. Sebab, pisang adalah sumber potasium yang baik. Selain itu, pisang mengandung vitamin B6 dan kaya akan serat.

    15. Air Putih

    Setelah mengkonsumsi makanan dan buah-buahan yang sehat, imbangi juga dengan minum air putih yang cukup. Tahukah kamu bahwa air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan, lho.

    Untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, dianjurkan mengkonsumsi sebanyak delapan gelas air putih berukuran 230 ml per hari atau jika ditotal sebanyak 2 liter.

    Itu dia 15 menu diet harian yang sehat dan bernutrisi. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam menjalani program diet.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 7 Rempah yang Ampuh Turunkan Kolesterol Secara Alami


    Jakarta

    Kadar kolesterol tinggi bisa memicu penyakit serius lainnya. Selain obat kimia ada beragam jenis rempah asli Indonesia yang ampuh turunkan kolesterol.

    Genetika dan gaya hidup dapat memengaruhi jumlah kolesterol yang diproduksi hati. Jika produksinya terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Selain dengan obat-obatan, kolesterol tinggi juga dapat diobati secara alami dengan mengonsumsi rempah-rempah tertentu. Tumbuhan tertentu, seperti kunyit dan rosemary, dapat membantu menurunkan kolesterol.


    Berikut rempah-rempah yang terbukti efektif menurunkan kolesterol secara alami seperti dilansir dari Medical News Today:

    7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesBawang putih mengandung komponen allicin yang dapat menurunkan kadar LDL dalam darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

    1. Bawang putih

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Allicin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

    Cara mengonsumsi bawang putih untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti sup, tumisan, atau sambal.Kamu juga bisa mengonsumsi bawang putih mentah tapi pastikan untuk mengunyahnya dengan baik agar allicin dapat dilepaskan.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Cara mengonsumsi kunyit untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti kari, sambal, atau jus.

    3. Jahe

    Jahe mengandung senyawa gingerol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Gingerol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Dalam tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2018, peneliti mengamati 12 uji coba. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dosis rendah, kurang dari 2 gram per hari, memiliki efek yang baik dalam menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL.

    Meski demikian, mereka juga mencatat bahwa penelitian tambahan yang lebih berkualitas diperlukan untuk membuktikan sepenuhnya efektivitasnya dalam menurunkan kolesterol tinggi.

    Cara mengonsumsi jahe untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti sup, tumisan, atau minuman.

    4. Kayu manis

    Kayu manis mengandung senyawa polifenol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Polifenol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

    Cara mengonsumsi kayu manis untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti teh atau smoothies.

    5. Daun mint

    parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terraceDaun mint mengandung mentol yang dapat menurunkan LDL dan trigliserida dalam darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Daun mint mengandung senyawa mentol yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Mentol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Cara mengonsumsi daun mint untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan. Kamu juga bisa mengonsumsi daun mint dalam bentuk suplemen.

    6. Rosemary

    Rosemary mungkin juga memiliki beberapa efek positif pada kadar kolesterol. Rosemary sering dianjurkan sebagai rempah penurun kolesterol.

    Menurut penelitian sebelumnya pada tahun 2014, orang yang mengonsumsi 2, 5, atau 10 gram bubuk rosemary setiap hari mengalami penurunan kadar kolesterol total. Mereka berpendapat ramuan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kondisi kronis lainnya.

    Meski demikian, penelitian tersebut hanya menggunakan ukuran sampel yang kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan yang lebih kuat.

    7. Cuka apel

    Cuka apel mengandung asam asetat yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Asam asetat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.
    Cara mengonsumsi cuka apel untuk menurunkan kolesterol adalah dengan mencampurkan 1-2 sendok makan cuka apel ke dalam 200 ml air. Minum campuran ini 2 kali sehari.

    Perlu diingat bahwa mengonsumsi rempah-rempah untuk menurunkan kolesterol hanya efektif jika dilakukan secara rutin.

    Selain itu, kamu juga perlu menerapkan pola hidup sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan berhenti merokok.Dengan mengonsumsi rempah-rempah secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat,

    Kamu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Jangan lupa dengan dokter sebelum mengonsumsi rempah-rempah untuk menurunkan kolesterol dalam bentuk suplemen.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengunyah Makanan Pelan-pelan Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya


    Jakarta

    Banyak orang masih mengunyah makanan dengan cepat dengan alasan buru-buru. Padahal, mengunyah makanan pelan-pelan punya manfaat termasuk, bisa bantu turunkan berat badan.

    Hal yang jarang disadari orang adalah makan terburu-buru ternyata bisa meningkatkan berat badan. Sebaliknya, makan perlahan dan mengunyah lebih lama justru bisa menurunkan berat badan.

    Melansir Healthline, orang yang makan lebih cepat memiliki kemungkinan 115 persen lebih besar mengalami obesitas. Berat badan mereka cenderung bertambah seiring berjalannya waktu.


    Sebuah penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang dewasa paruh baya diketahui bahwa mereka yang makan lebih cepat cenderung lebih berat. Bahkan mengaku mengalami kenaikan berat badan sejak 20 tahun terakhir.

    Studi lain juga menemukan bahwa orang yang makan cepat mengalami kenaikan berat badan dua kali lebih cepat. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang makan lebih lambat. Studi tersebut dilakukan terhadap 529 pria selama 8 tahun.

    Manfaat makan pelan-pelan

    Saat kamu mencoba makan lebih lambat, itu berarti juga mengunyah lebih lama. Hal ini bisa membantu kamu mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 45 orang pernah dilakukan. Mereka diminta untuk makan pizza hingga kenyang dan mengunyah dengan kecepatan yang berbeda.

    Mulai dari kecepatan normal, mengunyah lebih banyak dan perlahan, hingga sangat banyak dan sangat pelan. Hasilnya, mereka yang mengunyah agak banyak dan perlahan asupan kalorinya menurun hingga 9,5 persen. Sementara mereka yang mengunyah lebih banyak lagi kalori menurun hingga 15 persen.

    Para ahli menyarankan untuk mengunyah setiap gigitan makanan selama 30 detik. Dengan begitu, bisa mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan.

    Ilustrasi Makan SehatMakan secara perlahan efektif untuk menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Cara mengatur kecepatan makanan

    Jika selama ini kamu termasuk dalam golongan makan cepat dan ingin mengubahnya jadi lebih lambat, memang bukan perkara mudah. Apalagi jika hal itu sudah jadi kebiasaan.

    Tapi, bukan hal yang mustahil mengubah kecepatan makan dan mengunyah. Ada beberapa cara untuk memulainya, berikut caranya:

    1. Pakai timer

    Menukil Sydney Morning Herald, Idealnya Anda harus meluangkan waktu 20 menit setiap kali makan. Hal ini bisa terjadi jika kamu mengunyah lebih lambat. Cobalah pasang timer, untuk memastikan seberapa cepat kamu makan.

    2. Hilangkan gangguan

    Makan sambil menonton atau bermain handphone sudah jadi bagian hidup sebagian besar orang. Tapi hal ini justru mengurangi esensi mengunyah dan membuat kamu makan sangat cepat.

    Cobalah berhenti makan sambil menonton atau bermain ponsel. Hal ini bisa membuat Anda lebih fokus dengan makanan.

    3. Jangan makan sambil berdiri

    Makan sambil duduk di meja makan, dengan suasana tenang bisa membuat kamu lebih fokus pada apa yang dimakan. Hal ini bisa membantu kamu makan dan mengunyah lebih lambat dari biasanya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan untuk Paru-paru Sehat dan Kuat, Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Akibat kualitas udara yang buruk, kasus pneumonia dilaporkan meningkat. Untuk menjaga kesehatan paru-paru dan memulihkannya, coba rutin konsumsi 5 makanan ini!

    Akibat kualitas udara yang buruk, banyak masyarakat mengeluhkan gangguan pada kesehatan pernapasan dan paru-paru mereka. Bahkan laporan atas kasus pneumonia diketahui meningkat, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

    Tak hanya selesai setelah pengobatan saja, ternyata kesehatan paru-paru yang mengalami pneumonia tetap harus diperhatikan kondisinya pasca pengobatan. Ada makanan yang direkomendasikan untuk memulihkan paru-paru.


    Asupan nutrisi yang tepat dapat membantu paru-paru kembali sehat dan kuat untuk melawan bakteri. Bawang, teh hingga rempah-rempah di dapur rumah disarankan bagi pasien pneumonia pasca pengobatan.

    Baca juga: Parah! Pelayan Hina Keluarga Pelanggan Lewat Catatan Bon

    Berikut ini 5 makanan untuk memulihkan paru-paru menurut My Natural Treatment:

    5 Makanan untuk Paru-paru Sehat dan Kuat, Bagus Dikonsumsi RutinAda lebih dari 2000 komponen aktif dalam bawnag putih yang dapat memulihkan paru-paru dari pneumonia. Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    1. Bawang putih

    Di balik aromanya yang menyengat, para ahli mengungkapkan ada lebih dari 2000 komponen biologis aktif dalam bawang putih. Kandungannya tersebut membuat bawang putih memiliki banyak khasiat untuk tubuh.

    Salah satunya adalah antibiotik alami yang bermanfaat untuk mengatasi inflamasi dan melawan radikal bebas. Gangguan pneumonia yang disebabkan oleh inflamasi pemulihannya juga bisa dibantu dengan cara konsumsi bawang putih.

    Terapi bernama Jill Stansbury dari National College of Naturopathic Medicine di Portland, Oregon, Amerika Serikat mengaku menyarankan bawang putih kepada mahasiswanya. Bawang putih akan digunakan untuk pengobatan yang bertujuan melawan atau membunuh bakteri dan virus pengganggu pernapasan.

    2. Bawang bombai

    Mirip seperti bawang putih, komponen aktif dalam bawang bombai juga tak kalah banyak. Secara khusus, komponen di dalam bawang bombai memiliki fungsi yang hebat untuk mengatasi infeksi pada pernapasan.

    Pada beberapa penelitian, bawang bombai pernah digunakan untuk perawatan pasca penyembuhan pada penderita pneumonia. Hasilnya pasien-pasien yang menjadi partisipannya mengalami peningkatkan kesehatan paru-paru yang luar biasa.

    Konsumsi bawang bombai yang mentah secara ilmiah juga terbukti dapat membantu meningkatkan sistem imunitas. Hasilnya tubuh akan lebih kuat dalam melawan virus dan bakteri termasuk untuk memulihkan paru-paru setelah terjangkit pneumonia.

    Makanan untuk paru-paru lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kunyit

    Tidak hanya populer di Indonesia, kunyit menjadi salah satu rempah paling berkhasiat yang digunakan hampir di seluruh Asia. Kunyit dipercaya dalam ilmu Ayurveda sebagai rempah yang dapat mengatasi berbagai keluhan penyakit.

    Meredakan radang sendi, meningkatkan fungsi hati, hingga menyehatkan pencernaan bisa didapatkan dengan konsumsi kunyit. Bahkan kandungan aktifnya juga membunuh bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh secara efektif.

    Khasiatnya tersebut membuat kunyit dinobatkan sebagai rempah antiinflamasi terbaik yang dapat dikonsumsi. Maka banyak ahli kesehatan yang menyarankan konsumsi kunyit pada pasien pneumonia.

    4. Teh hijau

    5 Makanan untuk Paru-paru Sehat dan Kuat, Bagus Dikonsumsi RutinHangatnya teh hijau juga dapat mengatasi inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh pneumonia. Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Hangat dan segarnya teh hijau tidak hanya bisa dinikmati dengan cara disesap saja. Konsumsi teh hijau secara rutin ternyata juga dapat menyehatkan paru-paru dari bakteri dan virus.

    Teh hijau memiliki kandungan antioksidan tinggi yang berasal dari tiga jenis antibiotik di dalamnya. Minum teh hijau disarankan untuk menghangatkan tubuh sekaligus memulihkan paru-paru yang mengalami pneumonia akibat serangan bakteri dan virus.

    Asupan teh hijau juga dapat memancing ketahanan imunitas secara alami untuk mencegah bakteri menyerang sel-sel tubuh. Teh hijau disarankan untuk dikonsumsi dalam kondisi hangat.

    5. Kayu manis

    Kayu manis begitu berguna di dapur rumah tangga. Selain dicampurkan ke dalam makanan, kayu manis yang ditambahkan ke dalam racikan minuman juga dapat memperkaya rasanya.

    Rempah bernama kayu manis ini menjadi daftar makanan lainnya yang disebutkan ahli memiliki kandungan antibiotik yang kuat. Di balik aromanya yang harum, kayu manis dapat mengatasi serangan bakteri bahkan hingga efek setelahnya di dalam tubuh.

    Fungsinya memperkuat imunitas sebagai stimulan alami juga direkomendasikan untuk penderita diabetes. Kayu manis bisa dicampurkan ke dalam bumbu makanan maupun diracik bersama teh yang hangat.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Mengonsumsi Jamur Kuping yang Jarang Diketahui


    Jakarta

    Jamur kuping merupakan jenis jamur yang aman untuk dikonsumsi. Seringkali jamur ini digunakan untuk berbagai macam masakan, seperti tumisan, campuran sup, dan sebagainya.

    Jamur ini memiliki warna yang gelap, yaitu coklat dengan bentuk yang kenyal. Jamur kuping memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh, diantaranya protein, lemak, serat, energi, vitamin B, vitamin C, dan mineral.

    Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi jamur kuping? Simak penjelasannya di bawah ini.


    10 Manfaat Mengonsumsi Jamur Kuping

    Berikut ini beberapa manfaat mengonsumsi jamur kuping:

    1. Memperlancar peredaran darah

    Dikutip dari skripsi yang ditulis oleh Mahrus Ali dalam e-theses Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, jamur kuping dapat digunakan untuk memperlancar peredaran darah. Gangguan peredaran darah dapat menyebabkan penyakit jantung atau hipertensi karena tingginya kandungan kolesterol.

    2. Mengatasi ambeien

    Kandungan zat gizi pada jamur kuping dapat membantu memperlancar proses pencernaan serta dapat meringankan gejala ambeien. Jamur kuping juga dapat memperlancar sirkulasi darah yang dapat membantu peradangan dan pembengkakan.

    3. Mencegah aterosklerosis

    Salah satu manfaat mengonsumsi jamur kuping adalah untuk mencegah aterosklerosis. Aterosklerosis adalah kondisi penebalan dinding pada pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan pada penyumbatan dan pembekuan darah (trombosit) atau bahkan serangan jantung.

    4. Menurunkan gula darah

    Dikutip dalam jurnal berjudul Potensi Jamur Kuping Hitam (Auricularia polytricha) Sebagai Terapi Alternatif Diabetes Melitus yang ditulis oleh Dhea Oksalia Edi, jamur kuping mengandung senyawa flavonoid dan polisakarida.

    Flavonoid merupakan senyawa antioksidan yang memiliki hipoglikemia pada penderita diabetes melitus. Sedangkan, polisakarida berupa serat tinggi yang dapat mengendalikan penyerapan glukosa darah. Hal tersebut membuat jamur kuping memiliki potensi sebagai terapi alternatif untuk menurunkan glukosa darah.

    5. Penawar racun

    Racun adalah zat yang memiliki efek buruk pada tubuh. Salah satu contohnya adalah racun logam, racun yang dapat mengakibatkan gangguan sintesis hem dan aktivitas enzim. Hal tersebut dapat membuat kadar sel darah merah menurun sehingga mengakibatkan anemia.

    Dikutip dari laporan akhir yang ditulis oleh Nabila Giri anjani dalam e-report Institut Pertanian Bogor, proses pengolahan jamur kuping dapat menghasilkan lendir. Lendir tersebut dapat bermanfaat sebagai penangkal racun.

    6. Mengandung antioksidan yang tinggi

    Dikutip dari situs Healthline, jamur umumnya memiliki antioksidan yang tinggi. Senyawa ini dapat menangani stres oksidatif, yang dikaitkan dengan peradangan dan berbagai penyakit.

    7. Melindungi organ hati

    Jamur hitam dapat melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh zat-zat tertentu. Senyawa yang ada pada jamur dapat mencegah kerusakan hati akibat overdosis asetaminofen. Para peneliti mengaitkan efek ini dengan sifat antioksidan yang dimiliki oleh jamur.

    8. Meningkatkan kesehatan otak

    Jamur dianggap dapat meningkatkan kesehatan fungsi otak. Jamur kuping dapat menghambat aktivitas beta secretase. Beta secretase merupakan enzim yang melepaskan protein beta amiloid. Protein ini beracun bagi otak dan berhubungan dengan penyakit degeneratif, seperti alzheimer. Meski menjanjikan, masih diperlukan penelitian lanjutan pada manusia.

    9. Menurunkan kolesterol

    Dikutip dari jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Jamur Kuping Hitam (Auricularia Polytricha) terhadap Kadar Kolesterol Total Serum Tikus Wistar yang Diinduksi Minyak Jelantah yang ditulis oleh Ratih Budinastiti, kandungan antioksidan pada jamur kuping kemungkinan dapat mempengaruhi kolesterol. Kandungan tersebut adalah flavonoid. Flavonoid dapat menurunkan kadar LDL serum melalui mekanisme penghambatan VLDL.

    10. Mengandung antitumor

    Dikutip dari jurnal berjudul Manfaat Jamur Konsumsi (Edible Mushroom) Dilihat dari Kandungan Nutrisi serta Perannya dalam Kesehatan yang ditulis oleh Netty Widyastuti dan Donowati Tjokrokusumo dalam Jurnal Universitas Sahid Jakarta, jamur kuping memiliki sifat antitumor, hipoglikemik, dan antikoagulan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Rebusan Herbal untuk Asam Lambung, Bantu Ringankan Gejalanya


    Jakarta

    Asam lambung adalah kondisi ketika naiknya kadar asam lambung ke kerongkongan. Saat ini terjadi bisa menyebabkan gejala yang tidak nyaman, seperti dada yang terasa terbakar serta mulut yang asam.

    Jika kondisi asam lambung menjadi lebih parah dan terjadi terus-menerus dapat mengarah ke kondisi penyakit refluks gastroesofagus atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

    GERD biasanya dapat diobati dengan obat-obatan medis yang dibeli di apotek. Seperti yang mengandung antasida, penghambat pompa proton, prostaglandin, atau sukralfat.


    Namun, ada pengobatan alami yang dapat mengurangi terjadinya asam lambung dan meringankan gejala yang ditimbulkan sebagaimana dilansir situs Medical New Today. Salah satunya dengan memanfaatkan rebusan herbal.

    Lantas, apa saja bahan herbal yang bisa digunakan sebagai rebusan untuk asam lambung?

    Rebusan untuk Asam Lambung

    Berikut beberapa bahan alami dan herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai rebusan untuk asam lambung:

    1. Jahe

    Penelitian menunjukkan bahwa jahe bisa bantu mengatasi mual, muntah, dan gejala lainnya. Ini lantaran jahe bersifat antiinflamasi alami yang dapat mengurangi pembengkakan, iritasi pada kerongkongan, serta menghambat produksi asam lambung.

    Peneliti menyarankan untuk mengkonsumsi dosis harian jahe sekitar 1.500 miligram. Asupan jahe yang lebih tinggi dapat memiliki efek samping.

    Cara menggunakan jahe sebagai obat asam lambung bisa dengan merebusnya di dalam air atau merendamnya dalam secangkir air panas selama untuk diminum.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki efek antiinflamasi yang tinggi. Dengan mengkonsumsi kunyit disebut bisa mengurangi peradangan pada kerongkongan dan lapisan perut.

    Untuk mengkonsumsinya sebagai obat asam lambung, kunyit dapat direbus dan diminum air rebusannya.

    3. Chamomile

    Menurut sebuah penelitian, chamomile memiliki efek menenangkan dan dapat bantu mengurangi peradangan. Chamomile yang dijadikan secangkir teh bisa meringankan gejala asam lambung atau GERD saat dikonsumsi setelah makan atau sebelum tidur.

    4. Akar Licorice

    Penelitian menyebut bahwa akar licorice mengandung senyawa yang dapat menghambat enzim yang terlibat dalam sekresi asam, yakni enzim H+ / K+ ATPase.

    Selain itu, licorice dapat melindungi kerongkongan dari kerusakan dengan meningkatkan aktivitas lendir. Lendir ini dapat bertindak sebagai penghalang asam di perut dan kerongkongan.

    Dengan begitu, akar licorice bisa dimanfaatkan sebagai rebusan untuk mencegah terjadinya asam lambung.

    5. Madu

    Hasil penelitian menunjukkan madu juga bisa meningkatkan lendir yang menjadi penghalang asam. Tak hanya itu, madu disebut dapat mempercepat penyembuhan pula.

    Madu dapat ditambahkan ke rebusan atau rendaman herbal, sehingga bisa bantu mengobati asam lambung dan kemungkinan rusaknya kerongkongan.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?


    Jakarta

    Mentega dan minyak sayur biasa digunakan untuk memasak hingga membuat kue. Keduanya diketahui mengandung lemak. Manakah yang lebih sehat?

    Lemak yang terdapat pada mentega dan minyak sangat penting untuk memasak. Biasanya digunakan untuk menumis daging, memanggang, hingga campuran untuk adonan kue.

    Meski sama-sama mengandung lemak, kedua bahan ini memiliki ciri khas yang berbeda. Keduanya menghadirkan cita rasa dan tekstur unik pada masakan. Sementara mentega menambah tekstur lembut dan rasa asin, minyak memberikan hasil masakan yang renyah.


    Dilansir dari Food NDTV (7/12), ahli gizi Rupali Datta menjelaskan bahwa asupan lemak jenuh yang direkomendasikan harus kurang dari 7 persen dari total kalori. Lantas, dari keduanya manakah pilihan yang lebih sehat?

    Mentega terbuat dari produk susu

    Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mentega merupakan produk susu yang terbuat dari churning cream. Diketahui mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, tapi kerap digunakan dalam memasak. Biasanya untuk menumis atau membuat adonan kue.

    Penting juga mengetahui kalau mengonsumsi mentega berlebihan dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Beberapa penelitian juga menunjukkan kaitannya dengan penyakit jantung.

    Minyak sayur dari lemak nabati

    Minyak sayur merupakan jenis minyak goreng yang merupakan alternatif nabati dari ekstraksi biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Minyak sayur ini kerap dipuji, karena beberapa jenis mengandung lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Sayangnya, pada beberapa minyak nabati mungkin mengalami metode pengolahan yang mengurangi nilai gizinya. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi minyak nabati tertentu yang kaya asam lemak omega-6 mungkin berkontribusi terhadap peradangan.

    Jadi, lebih baik memakai minyak atau mentega?

    Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Memasak

    Dalam hal memasak, mentega dan minyak sayur memiliki kelebihan masing-masing. Mentega bisa menambahkan rasa pada masakan yang ditumis dan memberikan lapisan kulit keemasan pada sajian jenis daging.

    Namun, titik asapnya lebih rendah membuat mentega kurang cocok untuk memasak dalam suhu tinggi. Sedangkan, minyak sayur dengan titik asap yang lebih tinggi adalah pilihan terbaik untuk menggoreng.

    Dari segi kesehatan, para ahli seperti American Heart Association menyarankan keseimbangan, memilih minyak nabati dengan lemak tak jenuh yang lebih tinggi untuk memasak secara teratur guna menjaga kesehatan jantung.

    Memanggang

    Mentega dan minyak sayur juga digunakan dalam memanggang. Mentega dapat memberikan rasa yang kaya dan lembut pada kue, serta menciptakan tekstur rapuh yang diinginkan.

    Pada sisi lain, minyak sayur memberikan kelembapan, sehingga menghasilkan produk akhir yang lebih ringan. Pembuat roti yang sadar kesehatan sering kali bereksperimen dengan bahan pengganti seperti saus apel atau yogurt untuk menyeimbangkan rasa dan nilai gizi.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com