Blog

  • 7 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bareng Telur, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Telur dikonsumsi banyak orang setiap hari. Namun dalam mengonsumsinya waspadai beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi bareng telur. Ini daftarnya!

    Telur tergolong bahan makanan sehat dan padat nutrisi yang serba guna. Telur enak diolah menjadi berbagai hidangan dan disantap dari pagi hingga malam hari.

    Telur terkenal dengan nutrisinya yang tinggi protein. Selain itu, telur mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Sebut saja vitamin D, fosfor, vitamin A, dan beberapa jenis vitamin B.


    Meski enak dan gampang dimasak, bukan berarti telur bisa sembarang dikombinasikan dengan jenis makanan dan minuman apa pun. Ada beberapa minuman dan makanan yang perlu dihindari bersama telur.

    Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan telur, merangkum berbagai sumber.

    1. Susu kedelai

    Susu kedelai pada dasarnya merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik. Namun, mengutip Food NDTV, hindari konsumsi susu kedelai bersamaan dengan telur.

    Saat keduanya dikonsumsi bersamaan, kadar protein dalam tubuh akan meningkat pesat. Kondisi ini justru bisa menghambat penyerapan protein.

    2. Teh

    Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumFoto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Banyak orang menjadikan telur dan secangkir teh hangat sebagai menu sarapan. Namun, kombinasi makanan dan minuman ini bisa memicu masalah kesehatan.

    Beberapa masalah yang bisa muncul dari kombinasi keduanya adalah sembelit hingga meningkatnya produksi asam lambung.

    Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menemukan, minum teh dengan telur dapat mengurangi jumlah protein yang terserap hingga 17 persen.

    3. Gula

    Anda juga perlu menghindari konsumsi telur dengan gula. Saat dikonsumsi bersamaan, asam amino yang dikeluarkan keduanya bisa menjadi racun dan memicu pembentukan gumpalan darah.

    4. Pisang

    cara menyimpan pisangFoto: Getty Images/iStockphoto

    Kombinasi telur dan pisang akan terasa berat di perut. Kombinasi keduanya bakal membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

    Sebagai pilihan terbaik, nikmati keduanya secara terpisah sebagai bagian dari pola makan sehat.

    5. Daging

    Kelebihan lemak dan protein pada telur dan daging bisa membuat kombinasi keduanya sulit dicerna.

    Selain itu, mengonsumsi keduanya bersamaan juga bisa memicu rasa lelah.

    6. Produk susu

    Keju CheddarFoto: Shutterstock/

    Telur dan susu juga kerap jadi menu sarapan banyak orang. Namun, sebenarnya Anda tak disarankan mengkombinasikan keduanya.

    Mengutip India Times, makan telur bersamaan dengan produk susu seperti keju bisa memicu masalah pencernaan.

    7. Jeruk

    Anda juga disarankan agar tidak mengonsumsi telur bersamaan dengan jeruk.

    Mengutip Times of India, keasaman dalam buah sitrus berpotensial membekukan telur saat dimasak bersamaan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Telur”

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 10 Buah Penambah Darah yang Dapat Bantu Mencegah Anemia

    Jakarta

    Buah mengandung banyak gizi dan vitamin yang baik untuk tubuh. Adapun sejumlah buah yang umum dikonsumsi masyarakat, mulai dari pisang, mangga, semangka, jeruk, hingga melon.

    Dari sekian banyak buah, ada beberapa di antaranya yang berkhasiat dapat menambah darah. Jadi, buah ini cocok untuk orang yang mengalami anemia atau kekurangan darah. Sebab, buah tersebut dapat menambah jumlah sel darah di dalam tubuh.

    Penasaran, apa saja buah-buahan yang dapat menambah darah tubuh? Simak secara lengkap dalam artikel ini.


    Buah Penambah Darah

    Ada berbagai jenis buah-buahan yang dipercaya mampu menambah jumlah sel darah di tubuh. Mengutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah buah yang dapat menambah darah.

    1. Jeruk

    Rekomendasi yang pertama adalah jeruk. Mengutip laman NDTV, jeruk mengandung vitamin C yang dapat membantu tubuh dalam menyerap gizi, sehingga dapat meningkatkan sel darah merah.

    Selain itu, jeruk juga mengandung zat besi dan asam folat yang dapat mengikat oksigen, sehingga aliran sel darah merah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar.

    2. Pisang

    Punya rasa manis dan lembut di mulut, pisang ternyata dapat meningkatkan jumlah darah di tubuh. Sebab, pisang mengandung asam folat dan vitamin B kompleks yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah.

    Sebagai informasi, kekurangan asam folat dapat mengurangi tingkat hemoglobin di dalam tubuh. Jika tidak segera ditangani, hal ini bisa menyebabkan anemia dengan muncul gejala seperti mudah lemas dan pusing.

    3. Semangka

    Sama halnya seperti jeruk, semangka juga kaya akan Vitamin C dan zat besi yang baik untuk tubuh, salah satunya dapat menambah jumlah sel darah. Kandungan zat besi lebih mudah dan cepat diserap tubuh karena kandungan vitamin C tersebut.

    4. Kurma

    Buah yang satu ini umumnya sering dikonsumsi oleh umat muslim saat bulan Ramadhan. Kurma memang disebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah mencegah anemia.

    Sebab, kurma mengandung zat besi tinggi yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Selain itu, kandungan gula pada kurma juga dapat memberikan energi tambahan untuk tubuh.

    5. Jambu Biji

    Bagi penderita anemia disarankan untuk mengkonsumsi jambu biji. Soalnya, jambu biji mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah.

    Selain itu, jambu biji juga mengandung vitamin C yang berfungsi untuk menyerap zat besi lebih optimal.

    6. Delima

    Delima atau disebut juga pomegranate merupakan salah satu buah yang dapat menambah jumlah darah. Buah delima kaya akan zat besi, kalsium, protein, serat, dan karbohidrat.

    Zat tersebut membuat pomegranate menjadi salah satu makanan terbaik yang dapat meningkatkan hemoglobin. Disarankan mengkonsumsi buah delima dengan cara dibuat jus agar lebih nikmat.

    7. Tomat

    Dilansir Healthline, tomat punya peran penting dalam mengurangi aktivitas enzim pengubah angiotensin (ACE) yang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit. Hal ini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah di dalam tubuh.

    Selain itu, ekstrak dalam tomat juga dapat membuka pembuluh darah lebih lebar, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar sekaligus meminimalisir terserang anemia.

    8. Buah Naga

    Buah naga mengandung zat besi, fosfor, dan kalium yang dapat membantu menambah jumlah sel darah merah di tubuh. Dengan begitu, jika sering mengalami anemia cobalah mengkonsumsi buah naga, bisa dengan memakannya secara langsung atau dibuat jus.

    9. Beri

    Beri termasuk salah satu buah yang menyehatkan karena memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang baik untuk kesehatan. Sebuah riset menunjukkan bahwa mengkonsumsi beri dapat menurunkan tekanan darah serta meningkatkan pelebaran arteri.

    10. Bit

    Rekomendasi buah penambah darah yang terakhir adalah bit. Sebab, bit mengandung nitrat yang tinggi, yang mana akan diubah menjadi oksida nitrat di dalam tubuh. Oksida nitrat dapat melemaskan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke jaringan otot.

    Demikian pembahasan mengenai 10 buah yang dapat menambah jumlah darah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

    Jakarta

    Jeruk nipis dikenal dengan khasiat yang besar untuk kesehatan tubuh. Buah berukuran kecil ini sudah digunakan sejak zaman dahulu sebagai penyedap dan obat alami.

    Selain itu, jeruk nipis juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Jadi, selain mendapat efek segar dari jeruk nipis, ada banyak manfaat yang didapat.

    Manfaat Jeruk Nipis

    Jeruk nipis mengandung berbagai nutrisi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung hingga meningkatkan kesehatan kulit. Berikut penjelasannya.


    1. Memiliki Sifat Detoksifikasi

    Jeruk nipis mempunyai sifat detoksifikasi yang membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah. Menurut buku Jeruk Nipis: Manfaat, Penggunaan dan Resep oleh Tresno Saras, senyawa aktif dalam jeruk nipis bisa merangsang detoksifikasi dalam hati dan menciptakan lingkungan internal yang sehat.

    2. Mengurangi Radikal Bebas

    Senyawa antioksidan dalam jeruk nipis membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas dalam tubuh. Khasiat ini bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung dan penuaan dini.

    Jeruk nipis bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini berkat kandungan seratnya yang tinggi, sehingga membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan makan berlebihan dan meningkatkan metabolisme. Jeruk ini juga cocok untuk diet rendah kalori.

    4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Vitamin C sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dari penyakit. Menurut WebMd, mengonsumsi jeruk nipi yang tinggi vitamin C secara teratur bahkan bisa membantu mencegah flu biasa.

    5. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Jeruk nipis dapat berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini kaya akan vitamin C yang diperlukan untuk membuat kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kencang.

    Mengutip Healthline, sebuah penelitian dilakukan kepada lebih dari 4.000 wanita. Hasilnya menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C memiliki risiko lebih rendah memiliki kulit keriput dan kering seiring bertambahnya usia.

    6. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penelitian menunjukkan bahwa jeruk nipis bisa mengurangi beberapa faktor risiko penyakit ini .

    Jeruk nipis kaya akan vitamin C yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sedangkan tekanan darah tinggi sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal merupakan kristal mineral kecil yang sering terasa sakit saat dikeluarkan. Batu ginjal bisa terbentuk ketika urin sangat pekat atau kamu memiliki kadar mineral pembentuk batu yang tinggi, seperti kalsium dalam urin.

    Jeruk nipis mengandung asam sitrat yang tinggi. Kandungan ini bisa mencegah batu ginjal dengan meningkatkan kadar sitrat dan mengikat mineral pembentuk batu dalam urin.

    8. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

    Zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah dan mengangkut oksigen ke tubuh. Kadar zat besi dalam darah yang rendah bisa menyebabkan anemia defisiensi besi.

    Orang yang menjalani pola makan vegan atau vegetarian memiliki risiko anemia defisiensi besi lebih tinggi. Sebab, produk nabati mengandung zat besi yang tidak bisa diserap dengan baik seperti zat besi yang ada dalam produk hewani. Makanan tinggi vitamin C seperti jeruk nipis bisa membantu mencegah anemia defisiensi besi dengan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.

    Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal. Buah jeruk mengandung senyawa yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu. Flavonoid dalam jeruk nipis bisa membantu menghentikan ekspresi gen yang mendorong perkembangan kanker. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa jeruk bisa menekan pertumbuhan atau penyebaran kanker usus besar, tenggorokan, pankreas, payudara, sumsum tulang, limfoma dan sel kanker lainnya.

    Kandungan Jeruk Nipis

    Kandungan gizi dari jeruk nipis yang bermanfaat bagi kesehatan begitu banyak. Mengutip repository Unimus, berikut kandungan gizi dalam tiap 100 gram buah jeruk nipis.

    • Kalori (37,00 kal)
    • Protein (0,80 g)
    • Lemak (0,10 g)
    • Karbohidrat (12,30 g)
    • Kalsium (40,00 mg)
    • Fosfor (22,00 mg)
    • Zat Besi (0,60 mg)
    • Vitamin B1 (0,04 mg)
    • Vitamin C (27,00 mg)
    • Air (86,00 mg)
    • Hidrat arang (12,4 g).

    Kandungan lainnya dalam jeruk nipis adalah vitamin A, belerang, asam sitrat, glikosida, minyak atsiri (meliputi aldehid, aktilaldehid, linalin asetat, geranil asetat, dan kadinen. Selain itu jeruk nipis juga mengandung senyawa saponin dan flavonoid, yaitu hesperidin (hesperetin 7 rutinoside), tangeritin, naringin, eriocitrin, dan eriocitrocide.

    Itulah berbagai manfaat jeruk nipis, mulai dari mencegah berbagai penyakit dalam hingga menjaga kulit tetap kencang. Konsumsi jeruk nipis harus dibarengi pola hidup sehat, sehingga manfaatnya bisa diperoleh tubuh secara maksimal.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Makan Kimchi Berat Badan Bisa Turun, Ini Hasil Penelitiannya


    Jakarta

    Selain bagus untuk sistem pencernaan, rutin mengonsumsi kimchi juga dapat membantu menurunkan berat badan. Ini penjelasan peneliti.

    Kimchi merupakan makanan fermentasi yang berasal dari Korea Selatan. Kimchi terbuat dari sayuran yang difermentasi bersama dengan bawang putih dan minyak ikan. Bisa berupa sawi putih, lobak atau timun.

    Proses fermentasi tersebut, membuat kimchi kaya akan probiotik, bakteri hidup yang baik untuk kesehatan. Manfaatnya dapat melancarkan sistem pencernaan.


    Namun ternyata, manfaat kimchi tak hanya itu. Sebuah penelitian menemukan bahwa kimchi mampu membantu menurunkan berat badan, sehingga cocok jadi menu diet.

    Ilustrasi kimchiKimchi dapat menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Dikutip dari Food NDTV (03/02/24) penelitian tersebut dilakukan sebagai bagian dari studi Health Examiners (HEXA). Jumlah pesertanya mencapai 115.726 peserta.

    Peneliti mengungkap relasi yang menjanjikan antara asupan kimchi dan tingkat obesitas yang lebih rendah. Para peneliti menyoroti pada peserta yang rutin makan kimchi sebanyak 3 porsi setiap hari.

    Menurut peneliti, takaran makan porsi tersebut memiliki prevalensi obesitas 11% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi.

    Lebih lanjut, peneliti juga menjelaskan bahwa kimchi rendah kalori tetapi kaya akan serat. Hal tersebut yang mendukung proses penurunan berat badan.

    Terbukti! Kimchi yang Dibuat di Wadah Ini Rasanya Lebih EnakKimchi memiliki sifat anti-obesitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kpictures

    Sementara itu, studi sebelumnya telah mengidentifikasi strain bakteri spesifik yang ditemukan dalam kimchi, seperti Lactobacillus brevis dan L. plantarum.

    Bakteri baik tersebut memiliki efek anti-obesitas. Temui ini menunjukkan bahwa komposisi unik kimchi mungkin berkontribusi terhadap potensi manfaat kesehatannya.

    Namun, penelitian tersebut juga mencatat bahwa mengonsumsi kimchi yang berlebihan dapat menyebabkan asupan energi yang lebih tinggi yang selanjutnya meningkatkan risiko obesitas.

    Karenanya perlu diperhatikan porsinya. Peserta yang makna lima porsi atau lebih kimchi setiap hari lebih cenderung mengalami obesitas.

    Hal ini menunjukkan pentingnya pola makan yang tidak berlebihan. Tambahkan kimchi ke dalam menu harian dalam porsi yang pas untuk mendapatkan manfaat sehatnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Tepung Jewawut yang Bisa Jadi Pengganti Beras


    Jakarta

    Isu ketahanan pangan membuat banyak alternatif sumber karbohidrat ikut disorot. Salah satunya jewawut, serealia yang punya banyak manfaat.

    “Orang bilang tanah kita tanah surga… Tongkat, kayu, dan batu jadi tanaman…”

    Petikan lirik lagu Kolam Susu dari Koes Plus seolah menggambarkan kekayaan nabati Indonesia. Faktanya Indonesia memang memiliki kekayaan tanaman yang tidak dapat terhitung jari, hanya saja eksplorasi dan pengenalannya terhadap masyarakat yang kurang menjadi alasan banyak bahan makanan kurang terekspos.


    Isu ketahanan pangan yang kini menjadi sorotan dianggap mulai mengkhawatirkan karena impor beras yang terus meningkat. Padahal ada beberapa sumber karbohidrat alternatif yang melimpah di Indonesia, salah satunya jewawut yang juga bisa diolah menjadi tepung.

    Jewawut merupakan tanaman serealia yang banyak tertanam di Indonesia. Faktanya kandungan karbohidrat jewawut tak kalah dari beras, bahkan disebut lebih menyehatkan. Sayangnya, jewawut masih sebatas dimanfaatkan untuk pakan hewan peliharaan saja.

    Berikut ini 5 manfaat konsumsi tepung jewawut menurut Healthshotes:

    5 Manfaat Tepung Jewawut yang Bisa Jadi Pengganti BerasJewawut merupakan tanaman serealia yang tinggi serat. Foto: Getty Images/iStockphoto/clemarca

    1. Menyehatkan pencernaan

    Dibandingkan dengan beras, jewawut menjadi asupan karbohidrat yang lebih tinggi serat. Mengingat jewawut adalah tanaman serealia sehingga komponen serat yang ada di dalamnya terbentuk secara alami.

    Serat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan melancarkan pencernaan manusia. Serat dibutuhkan untuk memberi makan bakteri baik yang ada di dalam usus.

    Ketika lingkungan usus menjadi sehat, maka pertumbuhan bakteri baik akan terjaga. Hasilnya kondisi kesehatan pencernaan hingga sistem imunitas akan meningkat.

    2. Menjaga kesehatan kardiovaskuler

    Selain serat dan karbohidrat, jewawut juga memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan dibutuhkan oleh tubuh guna melindungi organ tubuh dari radikal bebas hingga menjaga kesehatan fungsinya agar tetap maksimal.

    Menurut pengamatan dan penelitian ahli, konsumsi tepung jewawut secara rutin dapat melindungi lapisan jaringan pada kardiovaskuler. Kesehatan kardiovaskuler penting untuk dijaga guna mendapatkan jantung yang sehat.

    Penyakit jantung berkaitan erat dengan kondisi peredaran darah dan kardiovaskular yang sehat. Ketika lapisan jaringannya terjaga, maka risiko untuk mengalami penyakit jantung akan menurun drastis.

    Manfaat tepung jewawut lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Memperbaiki suasana hati

    Beberapa komponen dalam makanan secara tidak langsung dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. Mengatasi kecemasan atau bahkan meminimalisir risiko depresi yang dialami karena tekanan.

    Jewawut memiliki kandungan komponen asam amino dan triptofan yang tinggi. Dua jenis nutrisi ini dibutuhkan oleh otak untuk merilis hormon bahagia atau serotonin dan mengatasi stres.

    Hasilnya konsumen jewawut akan lebih mudah merasa bahagia karena serotonin yang dilepaskan lebih mudah oleh otak. Dibandingkan asupan karbohidrat tinggi gula, jawawut lebih ampuh untuk mengurangi stres oksidatif.

    4. Mengurangi risiko diabetes tipe 2

    5 Manfaat Tepung Jewawut yang Bisa Jadi Pengganti BerasDibandingkan dengan beras, jewawut lebih aman untuk penderita diabetes tipe 2. Foto: Getty Images/iStockphoto/clemarca

    Beras yang dimasak menjadi nasi memiliki kandungan glukosa yang harus diperhatikan. Hal ini yang membuat ahli gizi dan dokter membatasi pasien diabetes untuk mengonsumsi nasi putih terlalu banyak.

    Nasi putih memiliki kadar indeks glikemik yang dapat memicu produksi gula darah dengan cepat. Dampaknya tubuh harus bekerja keras memproduksi insulin untuk mencerna gula darah.

    Berbeda dengan beras, jewawut memiliki kadar indeks glikemik yang lebih rendah. Sehingga konsumsi jewawut secara rutin dikaitkan dengan pengendalian gula darah yang lebih stabil.

    5. Mencegah obesitas

    Menilik pada kandungan alami jewawut, tak heran jika serealia ini disebut lebih sehat. Kadar serat yang tinggi, indeks glikemik yang rendah, hingga berbagai nutrisi yang ada di dalamnya menjadi alasan jewawut lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin.

    Ahli gizi dan konsultan gizi juga merekomendasikan jewawut dan olahannya sebagai tepung untuk menggantikan asupan karbohidrat. Glukosa yang rendah pada jewawut dan tepungnya dapat mencegah obesitas dengan meminimalisir masuknya gula dan kalori ke dalam tubuh.

    Selain itu mengingat kandungan seratnya yang baik, jewawut juga cocok untuk mengendalikan kolesterol. Terutama pada orang dewasa dengan keluhan kolesterol yang tinggi dan sulit mengendalikan asupan makanan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.


    Jakarta

    Melejit setelah memerankan sosok Iron Man, Robert Downey Jr ungkap pola dietnya. Ia ternyata pernah gagal melakukan suatu diet hingga akhirnya memilih diet ini.

    Dibalik tubuh berenergi dan kharismatik pada aktor, ada pola diet dan olahraga tertentu yang mereka lakukan. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik yang terarah menjadi rahasia kebugaran tubuh para aktor.

    Terutama pemeran film aksi seperti Avengers yang harus memiliki penampilan tubuh prima. Aktor sekelas Robert Downey Junior saja mengaku menjalankan diet khusus untuk menjaga tubuhnya.


    Perjalanan panjang dilakukan pemeran Iron Man ini untuk menemukan pola diet yang cocok untuk tubuhnya. Ia mengungkapkan dirinya pernah mengalami kesalahan memilih diet hingga menimbulkan efek samping pada tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Robert Downey Jr mengakui dirinya gagal menjadi vegan karena efek samping yang dialaminya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Pola diet Robert Downey Junior diungkapkan oleh Eating Well (23/1). Beberapa waktu lalu Robert Downey pernah menerapkan diet vegan demi menjaga kesehatan tubuhnya.

    Sayangnya ia mengalami beberapa kondisi yang justru mengganggu kesehatannya. Robert Downey Junior dilaporkan mengalami kekurangan vitamin B12 yang merupakan efek dari minimnya asupan protein hewani.

    “Aku mencoba semua jenis diet vegetarian dan bahan vegan, tetapi semuanya tidak bisa berefek baik pada tubuhku. Tanpa protein hewani aku mengalami kekurangan vitamin B12, kalsium, yodium, dan zat besi,” papar Robert Downey Jr.

    Ia bahkan sempat mengandalkan suplemen agar tetap bisa menjalankan diet vegan. Mulai dari suplemen zat besi, kalsium, hingga berbagai suplemen nutrisi tambahan untuk tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Kini dirinya menjalani diet pescatarian yang lebih cocok untuk tubuhnya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Akhirnya ia dianjurkan untuk mengganti pola dietnya dan menyesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya. Menyadari tubuhnya tak bisa tanpa protein hewani, akhirnya Robert Downey Junior memilih diet pescatarian untuk dijalani.

    Pada pola diet pescatarian Robert Downey Junior bisa menerapkan pola makan vegetarian untuk tubuhnya. Tetapi pada diet ini ada tambahan asupan berupa ikan dan makanan laut yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

    Sehingga tubuh Robert Downey Junior tetap menerima asupan protein hewani. Tetapi kalori yang masuk tidak sebesar seperti konsumsi daging unggas dan daging merah.

    “Rumor bahwa aku menjalankan diet pescatarian memang benar adanya. Artinya setiap hari aku akan makan ikan terus menerus. Hal ini lantaran tubuhnya ternyata tak bisa lepas dari protein hewani,” ungkap Robert Downey Junior.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kacang dan Bijian Paling Sehat Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kacang dan bijian adalah bahan makanan nabati yang bagus dikonsumsi rutin. Dari sekian banyak jenis yang ada, ahli gizi mengungkap 5 yang terbaik. Ini daftarnya.

    Selain buah dan sayur, makanan nabati juga termasuk ragam kacang dan bijian. Keduanya memiliki profil nutrisi unik yang membantu menyehatkan tubuh.

    Sekilas, tampilan kacang dan bijian terlihat mirip. Namun sebenarnya mereka berbeda.


    Mengutip South China Morning Post (24/1/2024), bijian sejatinya adalah benih yang merupakan awal dari sebuah tanaman. Di dalam bijian terdapat endosperm, sumber nutrisi yang kaya untuk tanaman yang akan tumbuh.

    Sementara kacang-kacangan, termasuk yang populer seperti hazelnuts dan chestnuts, merupakan biji dari buah-buahan yang dapat dimakan. Untuk daging buahnya tidak dimakan.

    Namun tidak semua kacang adalah kacang yang sebenarnya. Beberapa jenis kacang merupakan benih dari buah-buahan. Contohnya kacang Brazil, almond, dan kacang mete.

    Jenis kacang dan bijian memang sangat beragam, tapi satu yang pasti, semuanya menyehatkan. Ahli gizi di Hongkong, Sandra Carvajal mengungkap alasan mengapa kacang dan bijian menyehatkan tubuh.

    Kacang dan bijian sumber mineral hingga lemak sehat

    Varieties of grains seeds and beans.Foto: iStock

    Pertama, kacang dan bijian adalah makanan padat nutrisi yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Mereka kaya mineral yang diperlukan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

    Kacang dan bijian juga merupakan sumber lemak sehat yang membuat konsumsinya bagus untuk kesehatan jantung. Bahkan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Manfaat lainnya, kacang dan bijian adalah sumber antioksidan yang bagus untuk melawan berbagai peradangan tubuh. Makan segenggam kacang atau bijian bakal memberikan dorongan energi yang kaut dengan kandungan protein, serat, vitamin, kalsium, dan minyak omega 3.

    Perbedaan nutrisi kacang dan bijian

    Menurut Carjaval, kacang dan bijian memiliki kandungan zat gizi makro serupa (protein, karbohidrat, dan lemak). Namun keduanya berbeda dalam kandungan mineral dan vitamin.

    Kacang tanah dan almond, misalnya, terkenal tinggi vitamin C dan B3. Sedangkan pistachio mengandung vitamin A, kacang mete vitamin B, dan kacang almond kaya vitamin B2.

    Dalam hal mineral, almond, kacang mete, dan kacang pinus tinggi kandungan magnesium. Lalu kacang pistachio, almond, chestnut, hazelnut, dan kacang tanah lebih tinggi kandungan potassium. Berbeda lagi dengan biji chia dan biji rami (flaxseed) yang terkenal kaya zat besi.

    Karena keragaman kandungan nutrisi ini, Carjaval menyarankan konsumsi beragam kacang dan bijian setiap harinya. Jumlahnya cukup 30 gram atau sekitar segenggam tangan orang dewasa.

    Lantas apa kacang dan bijian paling sehat? Baca di halaman selanjutnya.

    Lima kacang dan bijian paling sehat

    Carjaval mengungkap 5 kacang dan bijian paling sehat yang bisa dinikmati sehari-hari. Kombinasikan berbagai jenis kacang dan bijian ini agar nutrisi yang didapat maksimal.

    1. Hemp seed

    Hemp seed atau biji hemp atau biji fumayin adalah bijian yang berasal dari strain tanaman ganja. Namun tak perlu khawatir karena biji hemp mengandung sedikit atau bahkan tidak sama sekali tetrahydrocannabinol (THC), senyawa psikoaktif yang ditemukan dalam ganja.

    Konsumsi 3 sendok makan biji hemp memungkinkan tubuh mengasup 9 gram protein nabati. Lebih dari dari 25 persen total kalorinya berasal dari protein berkualitas tinggi. Jumlah ini lebih banyak daripada biji chia dan flaxseed.

    Biji hemp juga mengandung 30 persen lemak. Jenis yang terkandung baik yaitu asam lemak omega 3 dan 6.

    2. Biji labu

    manfaat biji labu kuningFoto: iStock

    Biji labu juga tergolong bijian tersebut. Dalam sekitar 28 gram biji labu mengandung 8 gram protein. Biji labu juga tinggi magnesium dan tryptophan, kandungan yang membantu seseorang tidur lebih nyenyak.

    Tak hanya itu, biji labu mengandung senyawa antiinflamasi yang hebat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan minyak biji labu mengurangi peradangan pada tikus penderita arthritis, tanpa efek samping obat antiinflamasi.

    3. Kacang tanah

    Menurut sebuah penelitian tahun 2020, konsumsi kacang tanah mampu menurunkan kolesterol jahat, trigliserida (sejenis lemak yang ditemukan dalam darah), dan tekanan darah.

    Kacang tanah juga terkenal tinggi protein, terutama arachin dan conarachin. Lalu ada kandungan fitosterol, yang membantu menghalangi penyerapan kolesterol.

    4. Almond

    Almond MilkFoto: iStock

    Almond dipenuhi kandungan lemak baik dan vitamin E. Konsumsinya rutin akan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Almond juga bisa diolah menjadi tepung untuk menjadi alternatif tepung terigu. Cocok dikonsumsi mereka yang sensitif akan kandungan gluten.

    Segenggam kecil kacang almond mengandung sekitar 160 kalori, sekitar 6 gram karbohidrat, dan sekitar 3,5 gram serat. Antioksidan kuat dalam almond terkonsentrasi di kulitnya, jadi makanlah dengan almond dengan kulitnya.

    5. Biji bunga matahari

    Biji bunga matahari dipanen dari kepala bunga matahari. Dalam satu bunga matahari dapat menghasilkan sebanyak 2.000 biji!

    Biji bunga matahari kaya kandungan zinc, vitamin E, dan folat. Tiga nutrisi ini sangat diperlukan ibu hamil untuk membantu mencegah spina bifida dan penyakit lain yang berkembang pada bayi yang belum lahir.

    Biji bunga matahari hampir tidak mengandung natrium, kecuali jika dibuat sebagai camilan komersial. Konsumsinya dalam jumlah kecil dapat memenuhi 70 persen asupan natrium harian seseorang.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kacang dan Bijian Paling Sehat Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kacang dan bijian adalah bahan makanan nabati yang bagus dikonsumsi rutin. Dari sekian banyak jenis yang ada, ahli gizi mengungkap 5 yang terbaik. Ini daftarnya.

    Selain buah dan sayur, makanan nabati juga termasuk ragam kacang dan bijian. Keduanya memiliki profil nutrisi unik yang membantu menyehatkan tubuh.

    Sekilas, tampilan kacang dan bijian terlihat mirip. Namun sebenarnya mereka berbeda.


    Mengutip South China Morning Post (24/1/2024), bijian sejatinya adalah benih yang merupakan awal dari sebuah tanaman. Di dalam bijian terdapat endosperm, sumber nutrisi yang kaya untuk tanaman yang akan tumbuh.

    Sementara kacang-kacangan, termasuk yang populer seperti hazelnuts dan chestnuts, merupakan biji dari buah-buahan yang dapat dimakan. Untuk daging buahnya tidak dimakan.

    Namun tidak semua kacang adalah kacang yang sebenarnya. Beberapa jenis kacang merupakan benih dari buah-buahan. Contohnya kacang Brazil, almond, dan kacang mete.

    Jenis kacang dan bijian memang sangat beragam, tapi satu yang pasti, semuanya menyehatkan. Ahli gizi di Hongkong, Sandra Carvajal mengungkap alasan mengapa kacang dan bijian menyehatkan tubuh.

    Kacang dan bijian sumber mineral hingga lemak sehat

    Varieties of grains seeds and beans.Foto: iStock

    Pertama, kacang dan bijian adalah makanan padat nutrisi yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Mereka kaya mineral yang diperlukan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

    Kacang dan bijian juga merupakan sumber lemak sehat yang membuat konsumsinya bagus untuk kesehatan jantung. Bahkan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Manfaat lainnya, kacang dan bijian adalah sumber antioksidan yang bagus untuk melawan berbagai peradangan tubuh. Makan segenggam kacang atau bijian bakal memberikan dorongan energi yang kaut dengan kandungan protein, serat, vitamin, kalsium, dan minyak omega 3.

    Perbedaan nutrisi kacang dan bijian

    Menurut Carjaval, kacang dan bijian memiliki kandungan zat gizi makro serupa (protein, karbohidrat, dan lemak). Namun keduanya berbeda dalam kandungan mineral dan vitamin.

    Kacang tanah dan almond, misalnya, terkenal tinggi vitamin C dan B3. Sedangkan pistachio mengandung vitamin A, kacang mete vitamin B, dan kacang almond kaya vitamin B2.

    Dalam hal mineral, almond, kacang mete, dan kacang pinus tinggi kandungan magnesium. Lalu kacang pistachio, almond, chestnut, hazelnut, dan kacang tanah lebih tinggi kandungan potassium. Berbeda lagi dengan biji chia dan biji rami (flaxseed) yang terkenal kaya zat besi.

    Karena keragaman kandungan nutrisi ini, Carjaval menyarankan konsumsi beragam kacang dan bijian setiap harinya. Jumlahnya cukup 30 gram atau sekitar segenggam tangan orang dewasa.

    Lantas apa kacang dan bijian paling sehat? Baca di halaman selanjutnya.

    Lima kacang dan bijian paling sehat

    Carjaval mengungkap 5 kacang dan bijian paling sehat yang bisa dinikmati sehari-hari. Kombinasikan berbagai jenis kacang dan bijian ini agar nutrisi yang didapat maksimal.

    1. Hemp seed

    Hemp seed atau biji hemp atau biji fumayin adalah bijian yang berasal dari strain tanaman ganja. Namun tak perlu khawatir karena biji hemp mengandung sedikit atau bahkan tidak sama sekali tetrahydrocannabinol (THC), senyawa psikoaktif yang ditemukan dalam ganja.

    Konsumsi 3 sendok makan biji hemp memungkinkan tubuh mengasup 9 gram protein nabati. Lebih dari dari 25 persen total kalorinya berasal dari protein berkualitas tinggi. Jumlah ini lebih banyak daripada biji chia dan flaxseed.

    Biji hemp juga mengandung 30 persen lemak. Jenis yang terkandung baik yaitu asam lemak omega 3 dan 6.

    2. Biji labu

    manfaat biji labu kuningFoto: iStock

    Biji labu juga tergolong bijian tersebut. Dalam sekitar 28 gram biji labu mengandung 8 gram protein. Biji labu juga tinggi magnesium dan tryptophan, kandungan yang membantu seseorang tidur lebih nyenyak.

    Tak hanya itu, biji labu mengandung senyawa antiinflamasi yang hebat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan minyak biji labu mengurangi peradangan pada tikus penderita arthritis, tanpa efek samping obat antiinflamasi.

    3. Kacang tanah

    Menurut sebuah penelitian tahun 2020, konsumsi kacang tanah mampu menurunkan kolesterol jahat, trigliserida (sejenis lemak yang ditemukan dalam darah), dan tekanan darah.

    Kacang tanah juga terkenal tinggi protein, terutama arachin dan conarachin. Lalu ada kandungan fitosterol, yang membantu menghalangi penyerapan kolesterol.

    4. Almond

    Almond MilkFoto: iStock

    Almond dipenuhi kandungan lemak baik dan vitamin E. Konsumsinya rutin akan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Almond juga bisa diolah menjadi tepung untuk menjadi alternatif tepung terigu. Cocok dikonsumsi mereka yang sensitif akan kandungan gluten.

    Segenggam kecil kacang almond mengandung sekitar 160 kalori, sekitar 6 gram karbohidrat, dan sekitar 3,5 gram serat. Antioksidan kuat dalam almond terkonsentrasi di kulitnya, jadi makanlah dengan almond dengan kulitnya.

    5. Biji bunga matahari

    Biji bunga matahari dipanen dari kepala bunga matahari. Dalam satu bunga matahari dapat menghasilkan sebanyak 2.000 biji!

    Biji bunga matahari kaya kandungan zinc, vitamin E, dan folat. Tiga nutrisi ini sangat diperlukan ibu hamil untuk membantu mencegah spina bifida dan penyakit lain yang berkembang pada bayi yang belum lahir.

    Biji bunga matahari hampir tidak mengandung natrium, kecuali jika dibuat sebagai camilan komersial. Konsumsinya dalam jumlah kecil dapat memenuhi 70 persen asupan natrium harian seseorang.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Orang Jepang Berumur 100 Tahun Lebih, Ini 5 Makanan Harian Mereka


    Jakarta

    Selian bertubuh ramping, orang Jepang dikenal sebagai punya umur panjang di dunia. Rahasianya terletak pada menu harian mereka. Berikut ini daftar makanannya.

    Masyarakat Jepang dikenal panjang umur. Menurut laporan tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan Jepang, tercatat ada 90.526 orang berusia 100 tahun ke atas di Negeri Sakura tersebut. Jumlahnya lebih banyak lima kali lipat dari dua dekade lalu.

    Ternyata makanan yang mereka konsumsi sehari-hari menjadi salah satu kunci umur panjang.


    Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Jepang, Asako Miyashita membagikan 5 makanan khas negaranya yang dipercaya bisa membantu orang untuk berumur panjang.

    Asako dibesarkan di Jepang. Ia sejak kecil diajarkan untuk menganggap makanan sebagai obat. Neneknya yang berusia 92 tahun juga meyakini bawa umur panjangnya disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang tepat.

    Baca juga: Driver Ojol Dibui Gegara Curi Seafood, Alasannya Bikin Iba

    Ahli gizi yang juga dosen di beberapa universitas ini mengikuti pola tradisional Jepang. Berikut adalah lima makanan yang dia makan setiap hari agar tetap sehat dan hidup lebih lama, dikansir dari CNBC Indonesia (27/1):

    Unik! Vending Machine di Jepang Ini Khusus Jual Olahan Ubi ManisUbi Jepang jadi salah satu makanan anti penuaan yang dikonsumsi orang Jepang. Foto: SoraNews24

    1. Ubi Jepang

    Ubi jalar disebut “imo” dalam bahasa Jepang ini sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

    Studi juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    2. Sup Miso

    Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sangat populer, terlebih orang Jepang dikenal dengan diet makanan fermentasinya.

    Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi (seperti miso, tahu, dan tempe) memiliki kemungkinan 10% lebih rendah untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

    3. Ikan

    Ikan menjadi bahan utama di banyak makanan Jepang, terutama sushi dan sashimi. Ikan yang digunakan umumnya adalah tuna dan salmon.

    Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau ‘mindfull eating’ bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

    Rumput LautDitemukan hampir di semua makanan khas Jepang, rumput laut jadi rahasia umur panjang orang Jepang. Foto: Getty Images/iStockphoto

    4. Rumput laut

    Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Mengonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

    Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

    5. Lobak Daikon

    Lobak daikon adalah sayuran akar populer dalam masakan Jepang yang memberikan banyak manfaat kesehatan.

    Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

    Bila kesulitan mencari lobak daikon, kamu bisa menggantinya dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, parsnip, dan lobak putih.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Selebriti Dunia Gagal Jalani Diet Plant-Based, Ini Alasannya


    Jakarta

    Diet nabati populer dan dipercaya sebagai diet yang menyehatkan. Ternyata ada beberapa selebriti dunia yang gagal jalani diet ini dengan alasan sebagai berikut.

    Plant-based diet atau diet yang hanya mengonsumsi makanan nabati sedang populer dan merebak pelakunya akhir-akhir ini. Diet ini banyak dipercaya jauh lebih sehat dari diet lain karena rendah kalori dan kadar lemaknya.

    Ternyata diet nabati tidak selamanya berdampak baik dan positif pada tubuh seluruh pelakunya. Beberapa orang justru mengalami kegagalan dan efek samping yang buruk setelah menjalani diet nabati dalam durasi waktu yang lama.


    Sekelas selebriti seperti penyanyi hingga aktor dunia menjadi korban ketidakcocokan diet nabati pada tubuhnya. Ada yang mengaku lemas bahkan hingga menderita penyakit berat dan harus berujung di meja operasi.

    Baca juga: Kocak! 5 Penjual Makanan Ini Dicurigai Sebagai Intel oleh Netizen

    Berikut ini 5 selebriti dunia yang berhenti jalani diet plant based:

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    1. Robert Downey Jr.

    Pemeran Iron Man ternyata pernah menjalani diet vegan beberapa waktu silam. Durasi penerapan diet vegan dalam pola makannya juga cukup berlangsung lama dalam hitungan bulan.

    Sayangnya setelah menjalani diet vegan, Robert Downey Jr justru tidak mendapatkan efek baik. Tubuhnya terasa lebih lemas daripada sebelum menjadi vegan.

    Setelah dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan, ditemukan bahwa Robert mengalami kekurangan nutrisi. Vitamin B12, kalsium, yodium, hingga zat besi ditemukan dalam kadar yang minim sehingga mengganggu kesehatannya.

    2. Cillian Murphy

    Aktor utama dari film Oppenheimer ini mengaku awalnya menjalani diet vegetarian karena takut sapi yang dikonsumsi marah kepadanya. Murphy telah menjadi vegetarian selama 15 tahun terakhir di hidupnya.

    Ternyata rahasia diet vegetarian tersebut yang membuat tubuhnya selalu bugar dan ramping apapun peran yang dijalaninya. Sayangnya demi proyek film yang akan dilakoninya ia harus membentuk ototnya menjadi lebih besar.

    Tetap diet vegetarian tidak akan bisa membantu membangun ototnya secara maksimal dalam waktu singkat. Kini Cillian Murphy sedang menjalani pelatihan untuk mulai kembali makan daging seperti orang pada umumnya.

    Selebriti yang gagal jalan diet plant based lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Angelina Jolie

    Aktris legendaris Angelina Jolie selalu tampil bugar, berkharisma, dengan tubuh yang selalu ideal. Ternyata ada diet khusus uang dijalani oleh Angelina Jolie untuk mengendalikan bentuk tubuh dan kesehatannya.

    Secara khusus tidak ada satu pun menu hewani yang masuk dalam daftar diet Angelina Jolie. Aktris pemeran Maleficent ini juga mengakui dirinya seorang vegan yang sama sekali tidak mengonsumsi daging setelah merasa lebih tua.

    Tetapi beberapa waktu silam Angelina Jolie memutuskan untuk berhenti menjadi seorang vegan. Ia mengatakan hampir terbunuh secara perlahan karena kesehatan menurun akibat kekurangan nutrisi dari pola dietnya.

    4. Miley Cyrus

    5 Selebriti Dunia Gagal Jalani Diet Plant-Based, Ini AlasannyaMiley Cyrus jadi korban efek negatif dari diet vegan. Foto: Instagram

    Penyanyi dengan penampilan ekstrem yang dikenal bernama Miley Cyrus ternyata pernah menjadi pelaku vegan. Selama bertahun-tahun dirinya hanya mengonsumsi makanan nabati saja bahkan tidak termasuk ikan dan telur ayam.

    Tetapi Miley Cyrus kemudian mengaku bahwa sejak September 2020 silam ia berkomitmen untuk berhenti menjadi seorang vegan. Hal ini lantaran efek negatif mulai terasa pada dirinya berupa otaknya yang sulit fokus dan mudah kelelahan.

    Kini Miley Cyrus menambahkan ikan dan telur pada menu diet hariannya. Bisa disebut pola diet vegannya telah resmi berubah menjadi seorang pelaku pescatarian.

    5. Liam Hemsworth

    Liam Hemsworth namanya melejit setelah memerankan tokoh Thor dalam serial Avengers. Ternyata Hemsworth merupakan seorang vegan yang melakukan diet tersebut bersama kakaknya Chris Hemsworth.

    Tetapi pola diet vegan yang dijalaninya hanya bertahan selama 5 tahun saja. Pada 2019 Liam Hemsworth divonis mengalami batu ginjal dan harus menjalani operasi untuk membersihkan ginjalnya.

    Hasilnya sejak menjalani operasi tersebut Hemsworth resmi berhenti menjadi pelaku vegan sepenuhnya. Kini daging merah, daging ayam, dan berbagai asupan hewani sudah dikonsumsi Hemsworth secara normal.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com