Blog

  • 10 Makanan Pemicu Kanker yang Harus Dibatasi Mulai Sekarang

    Jakarta

    Salah satu penyebab kanker adalah faktor makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ada sejumlah makanan yang menjadi pemicu atau meningkatkan risiko kanker. Sel kanker akan semakin berkembang jika sering mengkonsumsi makanan tersebut.

    Simak artikel ini untuk mengetahui 10 makanan pemicu kanker yang mulai sekarang harus dibatasi konsumsinya.

    10 Makanan yang Bisa Menyebabkan Kanker

    Berikut ini 10 jenis makanan yang bisa menyebabkan kanker, dilansir dari situs Kementerian Kesehatan, Healthline, dan Medical News Today:


    1. Daging Olahan

    Yang dimaksud daging olahan adalah daging yang diolah dan diawetkan dengan cara diasapi, diasinkan, atau dikalengkan. Daging olahan biasanya menggunakan daging merah. Contohnya antara lain hot dog, sosis, ham, daging kornet, dan dendeng sapi.

    Proses pengawetan dengan nitrit dapat memunculkan senyawa karsinogen N-nitroso. Mengasapi daging juga dapat menimbulkan karsinogenik polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH).

    Senyawa tersebut memicu tumbuhnya sel kanker. Kanker yang dikaitkan dengan daging olahan adalah kanker usus, kanker perut, dan kanker payudara.

    2. Makanan yang Digoreng

    Kalau kamu suka gorengan, maka harus hati-hati. Makanan bertepung yang dimasak dengan suhu tinggi membentuk senyawa akrilamida. Contohnya produk kentang goreng, seperti french fries dan keripik kentang.

    Akrilamida ini dapat merusak DNA dan menginduksi apoptosis, atau kematian sel. Selain itu, makanan ini juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Kondisi tersebut juga semakin meningkatkan risiko kanker.

    3. Makanan yang Terlalu Matang

    Makanan yang dimasak terlalu lama hingga terlalu matang bisa menghasilkan karsinogen. Ini terjadi terutama pada daging yang dipanggang, dibakar, atau ditumis terlalu lama.

    Akan lebih sehat jika kamu memasak dengan cara merebus, memanggang pada suhu yang lebih rendah, atau menggunakan slow cooker.

    4. Daging Merah

    Mengkonsumsi daging merah terlalu banyak dapat menyebabkan banyak masalah, termasuk kanker. Daging merah ini termasuk daging sapi, babi, domba, kambing.

    Batasi konsumsi daging merah hingga 3 porsi per minggu, dengan total berat yang dimasak 12-18 ons.

    5. Makanan Diasap dan Diasamkan

    Makanan yang diasap dan diasamkan juga meningkatkan risiko terjadinya kanker lambung. Makanan yang diasamkan ini misalnya acar.

    6. Alkohol

    Alkohol banyak disebutkan sebagai penyebab berbagai penyakit, termasuk pemicu kanker. Hati akan memecah alkohol menjadi asetaldehida, suatu senyawa karsinogenik.

    Asetaldehida dapat meningkatkan kerusakan DNA dan stres oksidatif, serta mengganggu fungsi kekebalan tubuh, sehingga menyulitkan tubuh Anda untuk menargetkan sel prakanker dan kanker.

    7. Makanan Laut yang Tercemar Merkuri

    Makanan laut banyak disarankan sebagai pengganti daging merah. Namun makanan laut kini perlu diwaspadai karena cemaran logam berat seperti merkuri. Ini juga berdampak pada kerang, ikan, dan hasil laut lainnya. Kandungan merkuri ini meningkatkan risiko kanker usus dan kanker ginjal.

    8. Makanan dengan Zat Kimia

    Produk makanan kini semakin modern dan semakin banyak menggunakan bahan kimia, baik sebagai pewarna, perasa, hingga pengawet.

    Kamu perlu berhati-hati dengan makanan berpewarna karena meningkatkan faktor risiko kanker lambung, kanker usus, kanker hati, dan kanker pankreas.

    Selain itu, makanan dan minuman yang mengandung kontaminan seperti aflatoxin, dioksin, melamin, dan lain sebagainya, dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya kanker paru, kanker perut, kanker ginjal, kanker rektum, kanker kolon, dan kanker hati.

    9. Produk Susu

    Produk susu juga terbukti bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Produk susu ini termasuk susu kemasan, keju, hingga yogurt. Mengkonsumsi produk susu meningkatkan kadar faktor pertumbuhan mirip insulin 1 (IGF-1) yang dapat meningkatkan proliferasi.

    10. Gula

    Gula memang tidak secara langsung meningkatkan risiko kanker. Namun konsumsi gula yang terlalu besar akan berdampak pada risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan peradangan kronis. Kondisi ini adalah faktor risiko terjadinya kanker.

    Nah, itulah tadi 10 makanan dan minuman pemicu kanker. Mulai sekarang, kamu harus membatasi konsumsinya untuk meminimalkan risiko kanker.

    (bai/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Profesor Ini Ingatkan Bahaya Merendam Peralatan Makan Kotor


    Jakarta

    Sebelum mencuci piring banyak orang yang memilih merendam alat makan mereka. Walaupun alasannya merontokkan kotoran ternyata ada bahaya yang mengintai.

    Noda atau kotoran dari makanan seringkali menempel dengan kuat pada peralatan makan yang digunakan. Walaupun sudah digosok hingga menggunakan banyak sabun beberapa sisa makanan tetap sulit dibersihkan.

    Banyak orang yang akhirnya merendam peralatan mereka selama beberapa waktu. Tujuannya disebut untuk melunakkan agar kotoran sisa makanan lebih mudah dibersihkan.


    Ternyata seorang profesor justru menjelaskan adanya bahaya dibalik aksi merendam alat makan yang kotor. Barbara Mullan selaku profesor dari Curtin University menjelaskan bahaya merendam alat makan seperti yang dilaporkan Ladbible (25/1).

    Baca juga: Kocak! 5 Penjual Makanan Ini Dicurigai Sebagai Intel oleh Netizen

    Profesor Ini Ingatkan Bahaya Merendam Peralatan Makanan KotorKebiasan merendam peralatan makan yang kotor ternyata cara yang salah. Foto: Ladbible

    “Sebenarnya jika kamu meninggalkan piring bekas makanan koor di rumah, sangat memungkinkan peralatan itu disambangi oleh hewan-hewan dan menyebarkan bakterinya ke mana-mana,” ungkap Mullan.

    Pada saat merendam piring dan peralatan kotor biasanya juga akan disusun secara menumpuk. Kondisi peralatan makan yang kotor dan menumpuk ini dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal atau saluran pencernaan.

    Alasannya karena bakteri pada satu makanan dengan makanan lainnya dapat bercampur dan menyebar lebih banyak. Bahkan jika telah dicuci sekalipun tidak bisa dipastikan peralatan makan akan bersih sepenuhnya.

    Mullan menyebut ancaman penyebaran bakteri juga bisa disebabkan oleh spons pencuci piring. Banyak orang yang tidak menyadari mereka akan merendam spons pencuci piring pada air yang kotor juga.

    Profesor Ini Ingatkan Bahaya Merendam Peralatan Makanan KotorAda ancaman penyebaran bakteri pada peralatan makan kotor yang direndam. Foto: Ladbible

    Bakteri dari piring yang kotor dapat bersembunyi dan berkembang di dalam sela-sela spons. Walaupun sebelum dicuci spons akan dikucurkan sabun tetapi tidak menjamin sela-selanya bebas kuman.

    Mullan menyarankan untuk mencuci piring lebih baik menggunakan air hangat atau air panas. Tujuannya untuk membunuh bakteri dan kuman yang menempel dan memastikan peralatan makan telah steril.

    Selain itu memilih sabun pencuci piring yang tepat juga penting untuk diperhatikan tak hanya sekadar wangi atau mudah untuk merontokkan noda. Mullan menekankan bahwa bak pencuci piring adalah area paling kotor yang ada di dapur rumah.

    Ia juga menyebut mengganti sikat atau spons secara berkala menjadi solusi untuk mencegah perkembangan bakteri. Spons atau sikat yang digunakan terlalu lama justru dapat menjadi tempat perkembangan bakteri yang kemudian menempel pada peralatan makan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh


    Jakarta

    Jepang terkenal dengan deretan tehnya yang berkualitas. Selain teh hijau, ada juga teh herbal yang konsumsinya bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berikut daftarnya!

    Menikmati teh sudah menjadi budaya selama berabad-abad di Jepang. Orang Jepang bahkan menganggap teh sebagai minuman sakral yang bisa dinikmati dengan upacara khusus.

    Jenis teh yang paling populer adalah teh hijau. Teh ini terbagi lagi dalam banyak jenis, tergantung bahan dan cara membuatnya. Teh hijau dikenal dengan nutrisinya yang baik untuk tubuh.


    Salah satu yang menonjol adalah antioksidan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Lalu ada juga teh herbal berbahan tumbuhan mugwort hingga acar plum untuk dikonsumsi. Manfaatnya juga bagus untuk imun tubuh.

    Mengutip Times of India (30/1/2024) dan beberapa sumber lain, inilah 5 teh herbal Jepang untuk tingkatkan imunitas tubuh:

    1. Hojicha

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Hojicha menjadi salah satu jenis teh Jepang terpopuler di dunia. Hojicha dibuat dari daun teh hijau yang dipanggang hingga warnanya berubah kehitaman.

    Saat diseduh, hojicha berwarna cokelat pekat. Rasanya lebih pekat dari teh hijau pada umumnya. Berkat proses pemanggangan yang lama, hojicha juga tidak lagi beraroma tumbuhan, tetapi lebih seperti kopi, biji cokelat, atau bahkan karamel.

    Konsumsi hojicha dapat mendukung kesehatan imunitas tubuh dan membuat rileks. Untuk menyeduh daun teh ini, disarankan menggunakan air dengan temperatur sekitar 79,4 – 85 derajat Celsius. Lama penyeduhan sebaiknya sekitar 30 sampai 90 detik untuk menghasilkan rasa teh yang tidak terlalu pahit.

    2. Teh yomogi

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh yomogi adalah teh herbal yang unik dari Jepang. Bahan utamanya yomogi yang merupakan tanaman mugwort. Tanaman ini dikenal mengandung vitamin C, E, hingga antioksidan. Tak heran kalau mugwort banyak dipakai untuk bahan skin care.

    Mugwort juga dimanfaatkan orang Jepang sebagai bahan pembuatan teh. Namanya teh yomogi yang dikenal dengan sifat antiinflamasi dan peningkat imun tubuh. Mengonsumsinya rutin dapat menyehatkan tubuh secara keseluruhan.

    Mengutip situs Yunomi, teh mugwort dapat dibuat dengan menyeduh daun tanaman mugwort yang sudah dikeringkan. Teh bebas kafein ini dapat diseduh dengan rasio 3 gram daun mugwort kering dengan 200 ml air panas bersuhu 90 derajat Celcius. Diamkan selama 2-3 menit. Nikmati hangat.

    3. Kukicha

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Kalau hojicha sudah biasa, bagaimana dengan kukicha? Kukicha merupakan jenis teh Jepang yang terbuat dari ranting dan batang tanaman teh, bukan daunnya. Kukicha kaya mineral dan vitamin.

    Manfaat sehat utamanya adalah mendukung imun tubuh sekaligus menyehatkan pencernaan. Dua kriteria ini sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

    Mengutip Shizouka Tea, kukicha punya nama lain bocha. Biasanya dihasilkan dari proses pembuatan sencha dan matcha dimana bagian ranting dan batang teh tersisa. Teh kukicha punya aroma dan rasa teh unik karena terbuat dari bagian tanaman teh yang tak biasa. Kukicha yang terkenal bernama karigane, berasal dari pembuatan teh hijau gyokuro.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Sencha

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Sencha adalah jenis teh hijau terkenal dari Jepang. Sencha kaya akan polifenol, antioksidan yang mendukung kekuatan daya tahan tubuh. Minum sencha juga dianggap sebagai cara menyegarkan dalam menghidrasi tubuh.

    Situs My Japanese Green Tea menulis sencha secara harfiah berarti teh rebus. Saat diseduh, teh ini punya warna hijau keemasan dengan aroma dan rasa seimbang antara rasa manis dan ‘astringency’, sensasi dalam mulut yang kompleks.

    Untuk menyeduh sencha, paling bagus menggunakan teko Jepang bernama kyusu. Gunakan rasio 4 gram sencha per cangkir dengan 60 ml air bersuhu sekitar 70-80 derajat Celcius. Biarkan 1 menit sebelum dinikmati.

    5. Teh umeboshi

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Selain teh yomogi yang berasal dari daun mugwort, di Jepang ada teh herbal lain yang tak kalah unik. Namanya teh umeboshi yang dibuat dari acar plum.

    Teh umeboshi diyakini memiliki senyawa alkali yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Banyak orang Jepang menikmati teh umeboshi sehari-hari, bahkan ada yang menambahkan parutan jahe agar lebih enak dan bernutrisi.

    Cara populer lainnya adalah dengan menyeduh umeboshi bersama jenis teh hijau pilihan. Konon jenis yang terbaik adalah sencha karena rasanya yang simpel.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Rumput Laut untuk Tubuh, Salah Satunya Menjaga Berat Badan

    Jakarta

    Rumput laut merupakan salah satu jenis tanaman yang hidup dan tumbuh di sela-sela terumbu karang. Meski begitu, sekarang sudah banyak masyarakat yang membudidayakan rumput laut.

    Rumput laut memiliki rasa hambar dan tekstur yang kenyal. Di Jepang, rumput laut biasa diolah menjadi tempura atau egg roll yang lezat.

    Sedangkan di Korea, rumput laut dapat diolah menjadi sup (Miyeok-guk) atau kimbab yang menyehatkan. Tekstur rumput laut yang kenyal juga dimanfaatkan sebagai komponen utama membuat agar-agar.


    Meski terlihat sederhana, rumput laut mengandung berbagai nutrisi, kaya akan vitamin, serat, dan mineral. Tanaman hijau ini juga disebut sebagai salah satu superfood.

    Penasaran, apa saja manfaat rumput laut bagi tubuh? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.

    Kandungan Nutrisi Rumput Laut

    Rumput laut mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Mengutip WebMD, berikut kandungan nutrisi di rumput laut:

    • Vitamin A
    • Vitamin B1
    • Vitamin B2
    • Vitamin C
    • Vitamin E
    • Vitamin K
    • Kalsium
    • Folat
    • Kalium
    • Besi
    • Mangan
    • Tembaga

    Rumput laut banyak mengandung antioksidan berupa vitamin tertentu, seperti vitamin A, C, dan E, serta pigmen.

    Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan

    Ada banyak manfaat yang didapat jika rutin mengkonsumsi rumput laut. Mengutip dari berbagai sumber, berikut penjelasannya:

    1. Menjaga Berat Badan

    Manfaat rumput laut yang pertama adalah mampu menjaga berat badan. Sebab, kandungan kalori yang terdapat di rumput laut sangat rendah.

    Mengutip Healthline, dalam 100 gram rumput laut hanya mengandung sebanyak 45 kalori. Selain itu, kandungan karbohidrat di rumput laut juga sedikit, yakni sekitar 10 gram.

    Sedangkan kandungan serat di rumput laut terbilang cukup banyak. Hal ini membuat perut terasa kenyang lebih lama sekaligus membantu menjaga berat badan.

    2. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Mengkonsumsi rumput laut secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Perlu diketahui, penyakit jantung dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti kolesterol tinggi dan pembekuan darah.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi rumput laut dapat menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, rumput laut mengandung karbohidrat yang disebut fucans, yang mana dapat mencegah pembekuan darah. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan kedua hal tersebut.

    3. Menjaga Kesehatan Usus

    Dilansir WebMD, rumput laut mengandung polisakarida sulfat yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik. Selain itu, kandungan ini dapat meningkatkan asam lemak jangka pendek yang turut menjaga kesehatan lapisan usus.

    4. Menstabilkan Gula Darah

    Rumput laut ternyata juga bermanfaat untuk menstabilkan kadar gula darah di dalam tubuh. Sebab, rumput laut mengandung karbohidrat yang rendah sehingga baik dikonsumsi bagi penderita diabetes.

    Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan rumput laut cokelat mengandung fucoxanthin. Nah, kandungan ini ternyata dapat mengendalikan gula darah dan membantu resistensi insulin.

    5. Meningkatkan Imun Tubuh

    Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi rumput laut secara rutin dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat mencegah dan melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Akan tetapi, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan manfaat tersebut.

    Itu dia lima manfaat rumput laut bagi kesehatan tubuh serta kandungan nutrisi di dalamnya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Penurun Darah Tinggi Alami

    Jakarta

    Makan buah merupakan salah satu bentuk pola hidup sehat. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    Secara khusus, sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat tersebut. Simak daftar buah penurun darah tinggi berikut ini.

    Buah Penurun Darah Tinggi

    1. Kiwi

    Hasil uji coba kontrol acak tahun 2022 oleh John Monro, dkk, dari New Zealand Institute for Plant and Food Research Ltd., yang dimuat National Institutes of Health, menemukan bahwa satu porsi kiwi setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik.


    Sementara, orang yang makan kiwi setiap hari sebanyak 2 buah selama 7 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 milimeter (mmHg), dibandingkan dengan kelompok kontrol.

    Selain itu, kiwi juga mengandung banyak vitamin C. Vitamin C tersebut secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi primer.

    2. Pisang

    Potasium yang terkandung dalam pisanng dapat membantu mengelola hipertensi. Dalam hal ini, satu buah pisang ukuran sedang bisa mengandung sekitar 422 miligram (mg) potasium.

    Menurut American Heart Association (AHA), potasium bermanfaat dalam mengurangi efek natrium, sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

    3. Buah Sitrus

    Buah sitrus seperti jeruk memiliki hesperidin, zat antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan jantung.

    Rosa M. Valls, dkk. dari Functional Nutrition, Oxidation, and Cardiovascular Diseases Group (NFOC-Salut), Universitat Rovira i Virgili, melakukan penelitian tahun 2021 dengan159 orang yang mengkonsumsi 500 ml jus jeruk, jus jeruk yang diperkaya hesperidin, atau minuman kontrol per hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi secara teratur, bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik serta hesperidin berkontribusi terhadap efek ini.

    4. Apel

    Sebuah penelitian tahun 2020 yang dilakukan oleh Sandoval-Ramírez BA, Catalán Ú, Calderón-Pérez L, dkk. menemukan bahwa konsumsi setidaknya satu apel utuh per hari mampu menurunkan risiko hipertensi sebesar 9%.

    Kandungan flavonoid dalam apel juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi endotel, dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Ia akan memberi sinyal pada pembuluh darah untuk rileks, yang bisa menurunkan tekanan darah.

    5. Beri-berian

    Buah blueberry dan stroberi adalah berries yang mengandung senyawa antioksidan, seperti antosianin, sejenis flavonoid.

    Dalam tinjauan tahun 2019 oleh Stefano Vendrame dan Dorothy Klimis-Zacas, menunjukkan ada temuan konsisten yang mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin mampu menurunkan tekanan darah.

    Namun, mereka menekankan bahwa hasil temuan tersebut bersifat umum. Sehingga, mungkin akan bergantung pada beberapa faktor, seperti karakteristik awal, dan dosisnya.

    6. Delima

    Minum jus delima bisa membantu meningkatkan tekanan darah sistolik. Manfaat ini terlepas dari jumlah yang dikonsumsi/durasinya.

    Penelitian tahun 2017 oleh Sahebkar A, Ferri C, Giorgini P, dkk., menemukan bahwa meminum lebih dari 1 cangkir jus delima bisa menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah). Namun, manfaat itu berlaku dalam jus 100% tanpa tambahan gula.

    7. Semangka

    Buah penurun darah tinggi berikutnya adalah semangka.
    Semangka mengandung asam amino bernama citrulline, yang membantu tubuh memproduksi oksida nitrat (gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas arteri).

    Artinya, efek tersebut juga membantu aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dalam sebuah uji coba kecil terkontrol yang mengamati efek jus semangka pada tekanan darah pada orang dewasa muda dan sehat tahun 2023 oleh Y. Hussein, dkk., yang dimuat Cambridge University Press, menemukan bahwa jus semangka mampu menurunkan tekanan darah sistolik selama 2 jam.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Penurun Darah Tinggi Alami

    Jakarta

    Makan buah merupakan salah satu bentuk pola hidup sehat. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    Secara khusus, sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat tersebut. Simak daftar buah penurun darah tinggi berikut ini.

    Buah Penurun Darah Tinggi

    1. Kiwi

    Hasil uji coba kontrol acak tahun 2022 oleh John Monro, dkk, dari New Zealand Institute for Plant and Food Research Ltd., yang dimuat National Institutes of Health, menemukan bahwa satu porsi kiwi setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik.


    Sementara, orang yang makan kiwi setiap hari sebanyak 2 buah selama 7 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 milimeter (mmHg), dibandingkan dengan kelompok kontrol.

    Selain itu, kiwi juga mengandung banyak vitamin C. Vitamin C tersebut secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi primer.

    2. Pisang

    Potasium yang terkandung dalam pisanng dapat membantu mengelola hipertensi. Dalam hal ini, satu buah pisang ukuran sedang bisa mengandung sekitar 422 miligram (mg) potasium.

    Menurut American Heart Association (AHA), potasium bermanfaat dalam mengurangi efek natrium, sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

    3. Buah Sitrus

    Buah sitrus seperti jeruk memiliki hesperidin, zat antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan jantung.

    Rosa M. Valls, dkk. dari Functional Nutrition, Oxidation, and Cardiovascular Diseases Group (NFOC-Salut), Universitat Rovira i Virgili, melakukan penelitian tahun 2021 dengan159 orang yang mengkonsumsi 500 ml jus jeruk, jus jeruk yang diperkaya hesperidin, atau minuman kontrol per hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi secara teratur, bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik serta hesperidin berkontribusi terhadap efek ini.

    4. Apel

    Sebuah penelitian tahun 2020 yang dilakukan oleh Sandoval-Ramírez BA, Catalán Ú, Calderón-Pérez L, dkk. menemukan bahwa konsumsi setidaknya satu apel utuh per hari mampu menurunkan risiko hipertensi sebesar 9%.

    Kandungan flavonoid dalam apel juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi endotel, dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Ia akan memberi sinyal pada pembuluh darah untuk rileks, yang bisa menurunkan tekanan darah.

    5. Beri-berian

    Buah blueberry dan stroberi adalah berries yang mengandung senyawa antioksidan, seperti antosianin, sejenis flavonoid.

    Dalam tinjauan tahun 2019 oleh Stefano Vendrame dan Dorothy Klimis-Zacas, menunjukkan ada temuan konsisten yang mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin mampu menurunkan tekanan darah.

    Namun, mereka menekankan bahwa hasil temuan tersebut bersifat umum. Sehingga, mungkin akan bergantung pada beberapa faktor, seperti karakteristik awal, dan dosisnya.

    6. Delima

    Minum jus delima bisa membantu meningkatkan tekanan darah sistolik. Manfaat ini terlepas dari jumlah yang dikonsumsi/durasinya.

    Penelitian tahun 2017 oleh Sahebkar A, Ferri C, Giorgini P, dkk., menemukan bahwa meminum lebih dari 1 cangkir jus delima bisa menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah). Namun, manfaat itu berlaku dalam jus 100% tanpa tambahan gula.

    7. Semangka

    Buah penurun darah tinggi berikutnya adalah semangka.
    Semangka mengandung asam amino bernama citrulline, yang membantu tubuh memproduksi oksida nitrat (gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas arteri).

    Artinya, efek tersebut juga membantu aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dalam sebuah uji coba kecil terkontrol yang mengamati efek jus semangka pada tekanan darah pada orang dewasa muda dan sehat tahun 2023 oleh Y. Hussein, dkk., yang dimuat Cambridge University Press, menemukan bahwa jus semangka mampu menurunkan tekanan darah sistolik selama 2 jam.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Racik Air Hangat dengan 5 Bahan Alami Ini Untuk Atasi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Fatty liver atau hati terlapisi lemak berbahaya bagi kesehatan. Cara termudah mengatasinya dengan membuat racikan minuman hangat dengan 5 bahan alami ini.

    Hati berlapis lemak merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan lemak berlebih di organ hati. Mengutip halodoc.com, seseorang bisa dinyatakan terjangkit penyakit ini jika berat organ hati tidak normal. Misalnya 5-10 persen lebih berat.

    Penyakit perlemakan hati biasa disebabkan karena asupan junk food berlebihan. Terlalu banyak makan makanan olahan, hingga gaya hidup tidak sehat.

    Gangguan fatty liver ini juga menjadi kekhawatiran banyak orang. Perlemakan hati mampu menimbulkan gangguan fungsi hati. Fungsi hati yang terganggu memicu masalah yang lebih fatal.


    Jika penyakit fatty liver atau perlemakan hati tidak segera ditangani, bisa memicu peradangan hati, sirosis, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk beralih ke pola makan lebih sehat dan seimbang.

    Bahkan, rutin konsumsi bahan-bahan sederhana, seperti membuat racikan minuman air hangat dengan tambahan bahan alami bisa mengatasi kondisi perlemakan hati.

    Melansir Times of India (13/01), berikut 5 bahan makanan alami yang bisa ditambah ke racikan air hangat untuk atasi kondisi penyakit ini.

    1. Lemon

    manfaat lemon dan jeruk nipisKandungan vitamin C dan antioksidan pada lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidadi pada hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang baik. Kamu bisa minum air hangat dengan air jeruk lemon setiap pagi untuk mengurangi lapisan lemak di hati. Tambahan lemon di air hangat juga membantu detoksifikasi.

    Air hangat dengan lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidasi dalam hati. Sebab, lemon mengandung naringenin yang bisa meredakan peradangan tersebut.

    Mengonsumsi air hangat lemon ini juga dapat membantu pencernaan lebih baik serta meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    jamu kunyit asam atau kunir asem.Kunyit mengandung kurkumin yang secara alami bisa mengatasi masalah perlemakan hati. Foto: Getty Images/Ika Rakhmawati Hilal

    Tambahkan sedikit kunyit ke dalam segelas air hangat merupakan pilihan tepat. Kandungan kurkumin, berupa senyawa aktif dalam kunyit memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Menurut beberapa penelitian yang disebutkan Times of India, kunyit secara alami dapat membantu membalikkan NAFLD (perlemakan hati non alkoholik).

    Kunyit mengandung flavonoid, minyak atsiri, vitamin C dan E, hingga selenium yang dapat mencegah pembentukan asam lemak tak jenuh dan peroksida lipid yang berpotensi menyebabkan perlemakan hati, lapor ojjs.uma.ac.id.

    Oleh karena itu, menambahkan kunyit ke dalam air hangat dan mengonsumsinya rutin bisa membantu memperbaiki kondisi hati.

    3. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe bisa mengurangi stres oksidatif dan penumpukan lemak hati. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Jahe juga mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, menurut beberapa penelitian, jahe memberikan manfaat potensial bagi kesehatan hati, dan membantu mengurangi penumpukan lemak di hati.

    Kandungan antioksidan dalam jahe dianggap mampu mengurangi stres oksidatif pada perlemakan hati. Bahkan, senyawa di dalamnya diklaim bisa mengurangi resistensi insulin dan menghambat peradangan.

    Kamu bisa menambah irisan jahe ke dalam air hangat atau merebus langsung jahe pada air mendidih.

    Daftar makanan yang bisa cegah perlemakan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Teh hijau

    Teh Hijau. Teh hijau mengandung sekitar 28 mg kafein. Sumber kafein alami ini mudah ditemukan dan menjadi minuman yang sangat populer di negara-negara Asia.Teh hijau mengandung asam amino seperti theanine, yang menurut penelitian bekerja pada hippocampus di otak dan memberikan efek pengurangan stres pada hewan dan manusia.Teh Hijau mengandung katekin yang bisa menunjang kesehatan hati. Foto: Getty Images/KMNPhoto

    Teh hijau juga tidak kalah bermanfaat dalam membantu atasi masalah perlemakan hati.

    Teh hijau mengandung antioksidan, terutama katekin yang telah diteliti berpotensi menunjang kesehatan hati. Mulai dari membantu fungsi hati dan menjaga hati dari kerusakan bahan beracun, seperti alkohol.

    Minum teh hijau juga bisa mengurangi peradangan dan membantu mengurangi stres oksidatif. Meminumnya bisa membantu meningkatkan regenerasi sel yang rusak akibat radikal bebas.

    Jika dikonsumsi secara rutin juga menghambat penyerapan lemak. Meningkatkan kecepatan agar dapat digunakan sebagai energi penghambat pembentukan lemak di hati.

    5. Ginseng

    Ginseng menjadi herbal populer Korea yang bisa juga dicampur ke dalam air hangat dan menjadi ramuan luar biasa untuk hati.

    Ginseng mengandung senyawa antioksidan tinggi. Salah satu manfaat antioksidannya yaitu sebagai agen antiradang.

    Mengutip klikdokter.com, sejumlah studi pada manusia yang dipublikasikan melalui US National Library of Medicine, National Institutes of Health tahun 2017 mendapat hasil, herbal ginseng dapat meningkatkan fungsi hati.

    Selain itu juga mengurangi kelelahan dan perdagangan pada penderita penyakit liver maupun disfungsi hati.

    Penelitian ini belum final, masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Racik Air Hangat dengan 5 Bahan Alami Ini Untuk Atasi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Fatty liver atau hati terlapisi lemak berbahaya bagi kesehatan. Cara termudah mengatasinya dengan membuat racikan minuman hangat dengan 5 bahan alami ini.

    Hati berlapis lemak merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan lemak berlebih di organ hati. Mengutip halodoc.com, seseorang bisa dinyatakan terjangkit penyakit ini jika berat organ hati tidak normal. Misalnya 5-10 persen lebih berat.

    Penyakit perlemakan hati biasa disebabkan karena asupan junk food berlebihan. Terlalu banyak makan makanan olahan, hingga gaya hidup tidak sehat.

    Gangguan fatty liver ini juga menjadi kekhawatiran banyak orang. Perlemakan hati mampu menimbulkan gangguan fungsi hati. Fungsi hati yang terganggu memicu masalah yang lebih fatal.


    Jika penyakit fatty liver atau perlemakan hati tidak segera ditangani, bisa memicu peradangan hati, sirosis, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk beralih ke pola makan lebih sehat dan seimbang.

    Bahkan, rutin konsumsi bahan-bahan sederhana, seperti membuat racikan minuman air hangat dengan tambahan bahan alami bisa mengatasi kondisi perlemakan hati.

    Melansir Times of India (13/01), berikut 5 bahan makanan alami yang bisa ditambah ke racikan air hangat untuk atasi kondisi penyakit ini.

    1. Lemon

    manfaat lemon dan jeruk nipisKandungan vitamin C dan antioksidan pada lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidadi pada hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang baik. Kamu bisa minum air hangat dengan air jeruk lemon setiap pagi untuk mengurangi lapisan lemak di hati. Tambahan lemon di air hangat juga membantu detoksifikasi.

    Air hangat dengan lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidasi dalam hati. Sebab, lemon mengandung naringenin yang bisa meredakan peradangan tersebut.

    Mengonsumsi air hangat lemon ini juga dapat membantu pencernaan lebih baik serta meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    jamu kunyit asam atau kunir asem.Kunyit mengandung kurkumin yang secara alami bisa mengatasi masalah perlemakan hati. Foto: Getty Images/Ika Rakhmawati Hilal

    Tambahkan sedikit kunyit ke dalam segelas air hangat merupakan pilihan tepat. Kandungan kurkumin, berupa senyawa aktif dalam kunyit memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Menurut beberapa penelitian yang disebutkan Times of India, kunyit secara alami dapat membantu membalikkan NAFLD (perlemakan hati non alkoholik).

    Kunyit mengandung flavonoid, minyak atsiri, vitamin C dan E, hingga selenium yang dapat mencegah pembentukan asam lemak tak jenuh dan peroksida lipid yang berpotensi menyebabkan perlemakan hati, lapor ojjs.uma.ac.id.

    Oleh karena itu, menambahkan kunyit ke dalam air hangat dan mengonsumsinya rutin bisa membantu memperbaiki kondisi hati.

    3. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe bisa mengurangi stres oksidatif dan penumpukan lemak hati. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Jahe juga mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, menurut beberapa penelitian, jahe memberikan manfaat potensial bagi kesehatan hati, dan membantu mengurangi penumpukan lemak di hati.

    Kandungan antioksidan dalam jahe dianggap mampu mengurangi stres oksidatif pada perlemakan hati. Bahkan, senyawa di dalamnya diklaim bisa mengurangi resistensi insulin dan menghambat peradangan.

    Kamu bisa menambah irisan jahe ke dalam air hangat atau merebus langsung jahe pada air mendidih.

    Daftar makanan yang bisa cegah perlemakan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Teh hijau

    Teh Hijau. Teh hijau mengandung sekitar 28 mg kafein. Sumber kafein alami ini mudah ditemukan dan menjadi minuman yang sangat populer di negara-negara Asia.Teh hijau mengandung asam amino seperti theanine, yang menurut penelitian bekerja pada hippocampus di otak dan memberikan efek pengurangan stres pada hewan dan manusia.Teh Hijau mengandung katekin yang bisa menunjang kesehatan hati. Foto: Getty Images/KMNPhoto

    Teh hijau juga tidak kalah bermanfaat dalam membantu atasi masalah perlemakan hati.

    Teh hijau mengandung antioksidan, terutama katekin yang telah diteliti berpotensi menunjang kesehatan hati. Mulai dari membantu fungsi hati dan menjaga hati dari kerusakan bahan beracun, seperti alkohol.

    Minum teh hijau juga bisa mengurangi peradangan dan membantu mengurangi stres oksidatif. Meminumnya bisa membantu meningkatkan regenerasi sel yang rusak akibat radikal bebas.

    Jika dikonsumsi secara rutin juga menghambat penyerapan lemak. Meningkatkan kecepatan agar dapat digunakan sebagai energi penghambat pembentukan lemak di hati.

    5. Ginseng

    Ginseng menjadi herbal populer Korea yang bisa juga dicampur ke dalam air hangat dan menjadi ramuan luar biasa untuk hati.

    Ginseng mengandung senyawa antioksidan tinggi. Salah satu manfaat antioksidannya yaitu sebagai agen antiradang.

    Mengutip klikdokter.com, sejumlah studi pada manusia yang dipublikasikan melalui US National Library of Medicine, National Institutes of Health tahun 2017 mendapat hasil, herbal ginseng dapat meningkatkan fungsi hati.

    Selain itu juga mengurangi kelelahan dan perdagangan pada penderita penyakit liver maupun disfungsi hati.

    Penelitian ini belum final, masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com