Jakarta –
Penderita eksim perlu memperhatikan pola makannya. Mulai dari mengonsumsi makanan yang dapat mencegah eksim kambuh hingga menghindari makanan pemicunya.
Sebagian orang mungkin memiliki masalah kulit yang serius, seperti eksim. Eksim merupakan kondisi ketika terjadi gangguan pembengkakan pada kulit. Saat eksim kambuh, reaksi alergi pada kulit dapat ditandai dengan timbulnya kemerahan, ruam, dan rasa gatal. Kondisi ini akhirnya menimbulkan rasa tidak nyaman hingga dapat menganggu penampilan.
Selain faktor genetik, eksim juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan hingga paparan bahan kimia dan mikroorganisme.
Dalam waktu tertentu, kondisi eksim bisa kambuh karena sejumlah hal, seperti sistem imun yang sensitif, perubahan suhu tiba-tiba, paparan alergen dan iritan, hingga karena mengonsumsi makanan yang dapat menjadi pemicu.
Oleh karena itu, penderita eksim perlu memerhatikan sejumlah hal, termasuk pola makan. Pola makan berperan penting dalam kesehatan kulit secara keseluruhan. Pilih makanan yang dapat mencegah kambuhnya eksim dan hindari makanan yang dapat memicunya.
Lantas makanan apa saja yang direkomendasikan untuk dikonsumsi dan dihindari? Melansir byrdie.com (10/10/2024), ini daftarnya:
Makanan yang direkomendasikan
1. Pisang
Kandungan potasium pada pisang dapat membantu cegah eksim. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2 |
Pisang direkomendasikan karena tinggi potasium yang dapat melawan inflamasi atau peradangan. Kadar potasium tinggi juga membuat buah ini bersifat basa.
Menjalani diet alkaline atau diet yang fokus terhadap pengurangan konsumsi makanan bersifat asam dianggap mendukung fungsi hati, sehingga membantu tubuh menghilangkan racun yang berkontribusi pada gejala eksim.
Pisang sebenarnya juga mengandung beberapa senyawa amina yang pada sebagian orang dapat memperburuk rasa gatal. Untungnya, buah ini mengandung magnesium dan vitamin C yang dapat mengurangi amina.
Karenanya, jika kamu mengonsumsi pisang tetapi ada reaksi yang timbul, bisa jadi kamu sensitif terhadap amina.
2. Salmon
Salmon juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk mencegah eksim. Foto: Getty Images/Siraphol |
Salmon juga merupakan makanan kaya akan sumber asam lemak omega-3 yang dikenal dapat mengurangi peradangan.
Kadar protein dalam ikan salmon juga akan membantu kulit terasa lebih baik. Asam amino yang disediakan oleh ikan salmon memungkinkan tubuh membuat kolagen yang dapat menjaga kulit tetap kuat dan elastis.
Selain salmon, kombinasi asam lemak omega-3 dan protein ini sebenarnya juga tersedia dalam beberapa ikan lainnya, seperti ikan sarden hingga tuna. Bisa juga mencari alternatif, seperti suplemen minyak ikan yang dapat mengurangi gejala eksim.
3. Kunyit
Kandungan di dalam kunyit dalam membantu cegah eksim. Foto: iStock |
Selain menambah rasa dan aroma pada masakan, secara khusus kunyit juga dapat mencegah eksim kambuh.
Menurut ahli gizi Perry, kunyit terkenal dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidannya. Kunyit juga mengandung senyawa kurkumin yang bermanfaat bagi penderita eksim.
Penelitian tentang kunyit dan eksim masih terbatas, tetapi setidaknya menurut Healthline, sebuah penelitian menemukan perbaikan signifikan pada gejala eksim setelah mereka menggunakan krim yang mengandung rempah-rempahan kunyit. Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa kunyit dapat membantu mengatasi kondisi kulit lainnya.
Kunyit bisa dijadikan bumbu tambahan pada daging atau sayur. Bahkan, bisa dicampur ke dalam teh.
Makanan yang perlu dihindari penderita eksim bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
Makanan yang perlu dihindari
1. Alpukat
Alpukat disebut mengandung amina dan salisistik yang dapat memicu gatal. Foto: Getty Images/ASMR |
Untuk menghindari eksim kambuh, kamu juga perlu menghindari alpukat. Meski buah ini dikenal sebagai sumber lemak sehat, tetapi alpukat salah satu sumber amina dan salisilat yang memantik gatal.
Ahli gizi Fischer mengungkap, “Alpukat memang makanan sehat yang bisa ditambahkan ke diet ketika kamu tidak punya eksim, karena menjadi salah satu sumber amina dan salisilat.”
2. Brokoli
Seperti alpukat, brokoli juga mengandung amina dan salistik tinggi yang dapat memicu gatal. Foto: tiktok/istock |
Brokoli merupakan makanan super yang kaya akan berbagai macam nutrisi, tetapi sayuran ini juga dapat memperburuk gejala eksim.
Menurut Fischer, hal ini karena brokoli merupakan sumber asam salisilat dan amina, seperti alpukat, yang dapat memicu rasa gatal. Pasalnya, penderita eksim umumnya memiliki sensitivitas terhadap asam salisilat.
Sebagai gantinya, ahli gizi ini menyarankan untuk mengonsumsi seledri.
3. Jeruk
Jeruk utuh maupun jeruk yang sudah diolah jadi jus bersifat sangat asam, sehingga terkadang dapat menyebabkan reaksi gatal. Selain itu, buah segar ini juga mengandung salisilat dan senyawa amina yang menyebabkan gatal.
Selain jeruk, penderita eksim sebaiknya juga menghindari makanan tinggi asam lainnya, seperti lemon hingga jeruk nipis.
(aqr/adr)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Hati-Hati! Ini 5 Efek Samping Kebanyakan Minum Air Lemon Jakarta – Air lemon memang membantu menurunkan berat badan. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan, karena jika terlalu banyak bisa sebabkan efek samping berbahaya. Jika berbicara tentang minuman yang ampuh untuk menurunkan berat badan, air lemon adalah jawaban tepat. Minuman ini dapat mencegah penambahan berat badan karena kandungan antioksidan polifenol di dalam lemon. Menurut sebuah penelitian, senyawa antioksidan dalam lemon juga dapat menurunkan risiko obesitas. Air lemon juga terkenal dapat membantu detoksifikasi sistem atau meningkatkan kesehatan metabolisme.
Tidak heran minuman sederhana ini banyak penggemarnya, terutama mereka yang memang ingin menurunkan berat badan. Sayangnya, meski bermanfaat, minum air lemon ternyata bisa menimbulkan efek samping, terutama jika dikonsumsi berlebihan. Untuk mengetahui efek samping minum air lemon, ini informasinya seperti dilansir dari Times of India (23/10/2024). 1. Erosi gigi
Salah satu efek samping banyak minum air lemon adalah memicu erosi gigi. Ini karena lemon bersifat asam dan paparan minuman asam dalam jangka panjang dapat mengikis email gigi. Pengikisan ini nantinya dapat menyebabkan peningkatan sensitivitas gigi, karies gigi, hingga masalah gigi lainnya yang lebih besar. Jika suka minum air lemon, coba minum pakai sedotan agar tidak bersentuhan langsung dengan gigi. Selain itu, bisa juga berkumur setelah meminumnya. 2. Rasa tidak nyaman di perut
Beberapa orang suka minum air lemon karena bantu mengurangi kembung dan rasa tidak nyaman di perut, hingga melancarkan pencernaan. Namun, jangan terkejut karena jika dikonsumsi berlebihan, air lemon bisa menimbulkan risiko perut yang tidak nyaman. Sebab, kandungan asam pada bisa membuat lapisan perut iritasi, menyebabkan nyeri ulu hati, mulas, refluks asam, atau gangguan pencernaan lainnya. Jika mengalami gejala seperti ini, tandanya kamu perlu mengurangi konsumsi air lemon. Efek samping lain yang bisa timbul karena minum air lemon berlebihan bisa dilihat di halaman selanjutnya!3. Risiko dehidrasi
Minum air lemon memang menghidrasi, tetapi konsumsi secara berlebihan justru dapat menyebabkan dehidrasi. Pasalnya, asam sitrat di dalam lemon dapat memiliki efek diuretik, yang menyebabkan seseorang buang air kecil lebih sering. Hal tersebut menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi, terutama jika kamu tidak mengimbanginya lagi dengan minum air putih yang banyak. 4. Ketidakseimbangan elektrolitAir lemon dikenal mengandung vitamin C dan memiliki sifat antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, asupan berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh. Kadar keasaman yang tinggi menyebabkan perubahan kadar potasium dan sodium tubuh yang penting untuk fungsi otot dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, ketidakseimbangan ini dapat mengakibatkan gejala, kelelahan, kram otot, sampai irama ritme jantung yang tidak teratur. 5. Reaksi alergi
Mereka yang memiliki sensitivitas lebih sebaiknya perlu memerhatikan asupan air lemon sehari-hari. Pasalnya, air lemon bisa berpotensi menyebabkan reaksi alergi. Terutama bagi mereka yang mungkin alergi terhadap buah-buahan jeruk. Sebaiknya perlu mempertimbangkan kembali asupan air lemon karena bisa menimbulkan gejala, seperti ruam kulit hingga respon anafilaksis (reaksi alergi yang mampu memengaruhi banyak sistem dalam tubuh). Jika melihat reaksi tidak biasa setelah minum air lemon, segera berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Musim Batuk Pilek, Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Imunitas Tubuh Jakarta – Perubahan musim membuat banyak orang terserang penyakit batuk pilek akibat imunitas menurun. Untuk meningkatkan imunitas tubuh, coba konsumsi 5 makanan ini. Musim pancaroba membuat seseorang lebih mudah terserang penyakit, mulai dari flu, pilek, dan batuk, yang mungkin saja disertai dengan demam. Hal ini umumnya terjadi karena perubahan cuaca ekstrem dari kemarau ke musim hujan maupun sebaliknya. Perubahan ini yang membuat tubuh tidak mampu beradaptasi dengan cepat.
Tubuh tidak bisa maksimal memerangi virus dan bakteri karena imunitas tubuh menurun. Akhirnya, banyak yang terserang penyakit batuk dan pilek. Sebuah studi dari Protein Works belum lama ini menyoroti beberapa makanan yang bisa membantu memperkuat sistem imunitas tubuh. Kyle Crowley, ahli gizi di Protein Works juga mengungkap bahwa kunci dari meningkatkan sistem imunitas tubuh saat musim flu yaitu dengan menyiapkan diri sebelum perubahan cuaca dimulai. Crowley juga menekankan pentingnya pola makan seimbang yang kaya akan makanan bergizi. Ia menyarankan memasukkan makanan penambah sistem imunitas tubuh ke dalam pola makan. Melansir express.co.uk (28/10/2024), berikut 5 jenis makanan yang disarankan untuk tingkatkan sistem imunitas tubuh. 1. Jeruk dan buah beri
Menurut ahli gizi Crowley, buah-buahan citrus, termasuk jeruk dan aneka beri mengandung vitamin C tinggi yang dapat mendorong produksi sel darah putih. Selain itu, buah-buahan ini juga kaya akan antioksidan yang dapat melawan peradangan di dalam tubuh, efek dari paparan radikal bebas. Misalnya saja buah jeruk yang jika dikonsumsi setiap hari, dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Buah blueberi juga mengandung kadar serat tinggi, vitamin C, vitamin K, dan zat mangan yang dapat melindungi penyakit jantung hingga meningkatkan kekebalan tubuh. 2. Bawang putih dan jahe
Bawang putih dan jahe tidak sekadar menjadi penyedap masakan, tetapi juga membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Ahli Crowley menyebut bahwa bawang putih ampuh meningkatkan sistem imunitas tubuh karena mengandung allicin, yang memiliki sifat anti-bakteri untuk mencegah infeksi. Di sisi lain, jahe juga tidak kalah menyehatkan karena memiliki sifat anti-inflamasi yang efeknya dapat membantu meredakan sakit tenggorokan hingga mengurangi berbagai gejala flu dan batuk. Daftar makanan lain yang dapat tingkatkan imunitas tubuh ada di halaman selanjutnya!3. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau tidak hanya memiliki pigmen klorofil, tetapi juga kaya akan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan pada sel-sel tubuh. Dalam jangka panjang, zat ini baik dalam mencegah penyakit. Ahli gizi Crowley menambahkan bahwa sayuran hijau seperti bayam dan kale kaya akan nutrisi esensial, seperti vitamin C, vitamin E, dan beta-karoten. Semua nutrisi tersebut dapat mendukung fungsi sistem imunitas tubuh. Sayuran hijau bisa dikonsumsi sehari-hari, mulai dari memasukkannya ke dalam hidangan salad, sup, atau semur. 4. Makanan fermentasi
Makanan fermentasi juga dapat membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Hal tersebut disebabkan karena makanan yang melalui proses fermentasi mengandung probiotik. Probiotik merupakan bakteri baik yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik lainnya dalam usus,. “Makanan, seperti kefir, sauerkraut, dan yogurt mengandung probiotik yang secara alami dapat meningkatkan kesehatan usus, ke depannya juga dapat memperkuat sistem imunitas tubuh,” jelas Crowley. Menurut ahli gizi ini, mengonsumsi makanan fermentasi menjadi pilihan enak dan menyehatkan untuk memperkuat pertahanan tubuh. 5. Kacang-kacangan dan biji-bijianKacang-kacangan dan biji-bijian bisa menjadi camilan sehat bagi sistem imunitas tubuh. Pasalnya, kedua jenis makanan ini mengandung banyak nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan gizi harian. Crowley menyebut almond, walnut, biji chia, semuanya mengandung vitamin E, lemak sehat, dan nutrisi lain yang dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Kedua jenis makanan itu juga mengandung vitamin B serta memiliki manfaat prebiotik yang penting bagi bakteri baik untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Ini Sebabnya Dianjurkan Makan Bersama daripada Makan Sendirian Jakarta – Tanpa disadari, makanan sendirian bisa menyebabkan seseorang makan berlebih. Oleh karena itu, para pakar lebih menyarankan makan bersama-sama karena alasan ini. Sebagian orang memang ada yang lebih memilih menikmati makanan sendiri. Datang ke restoran sendiri atau membeli makanan dari luar tetapi dinikmati seorang diri. Makan sendirian bukan masalah karena bisa sekaligus ‘me time’ dan lebih fokus saat makan. Sayangnya, menurut pakar, makan sendirian justru bisa menimbulkan seseorang makan berlebihan dan menjadi kurang sehat.
Menurut Business Insider, banyak penelitian dan pakar lebih menyarankan makan bersama-sama karena bisa meredakan stress, meningkatkan sistem pencernaan, hingga mengurangi risiko seseorang makan berlebihan. Meskipun bagi beberapa orang makan bersama orang lain adalah tantangan, tetapi lebih disarankan karena banyak manfaat yang bisa didapat. Jika memang tidak bisa makan bersama orang lain, para pakar juga telah menyiapkan tips yang bisa diterapkan agar pengalaman makan sendiri bisa lebih sehat dan menyenangkan. Melansir Business Insider (06/11/2024), berikut penjelasan ahli. 1. Makan bersama orang lain bermanfaat bagi tubuh dan otak
Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan ketika makan bersama orang lain disebut dapat membawa manfaat. Misalnya, jika kumpul bersama rombongan teman atau keluarga, ada momen ketika kamu berdiri sejenak untuk mengambil makanan yang tersedia di meja. Menurut ahli diet Lesley Kumar, pergerakan sederhana ini rupanya bisa meningkatkan sistem pencernaan karena makanan bergerak lebih mudah pada saluran pencernaan daripada ketika kamu sendirian membungkuk di depan sofa atau layar televisi. Beberapa orang juga mungkin sering makan sendirian di depan laptop atau komputer sambil mengecek email, dalam kondisi stress dan tegang karena pekerjaan. Kebiasaan tersebut juga tidak disarankan karena bisa menyebabkan seseorang mencerna makanan dengan tidak benar, dan berakhir makan berlebihan. Ahli Baum juga mengungkap jika makan bersama orang lain bisa mengatasi makan berlebihan karena orang cenderung makan lebih lambat akibat mengobrol dan tertawa. Menurutnya, orang biasanya lebih banyak berhenti menyuap makanan ketika makan bersama. Hal tersebut membantu tubuh lebih mengenali isyarat lapar dan kenyang. Namun, memilih teman makan juga tidak kalah penting karena hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kebiasaan makan. Misalnya, jika orang sekitar suka konsumsi makanan sehat dan padat nutrisi, kamu juga akan cenderung melakukan hal sama. 2. Cara mengubah kebiasaan makan
Tidak perlu selalu makan bersama orang lain di restoran atau kafe, karena bisa juga dengan hanya kumpul bersama di rumah. Baum menyarankan untuk memulai pertemuan dengan keluarga, teman, melakukan potluck bersama tetangga, untuk mengurangi waktu makan sendirian. Dengan memperluas sosialisasi, bisa meningkatkan kesempatan untuk makan bersama-sama. Namun, jika memang kondisinya hanya bisa makan sendiri, Baum menyarankan untuk menikmati makanan sembari melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti baca majalah atau buku. Membolak-balikkan lembar buku dapat memperlambat proses makan, membuatmu memiliki waktu lebih banyak untuk menikmati makanan. Pengalaman makan sendirian juga bisa lebih ditingkatkan dengan menetapkan rutinitas waktu makan. Misalnya, makan di tempat teratur seperti meja makan dan memperhatikan asupan makanan. Tips makan sendirian agar lebih sehat bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Kebiasaan makan yang berubahSecara historis, makan selalu menjadi kegiatan sosial, terutama bagi banyak budaya. Beberapa budaya menjadikan momen makan bersama sebagai ritual sakral yang menjaga jalinan sosial melalui percakapan dan pengalaman bersama. Penelitian dari Universitas Oxford menunjukkan bahwa makan bersama orang lain mungkin telah berevolusi sebagai mekanisme ikatan sosial untuk meningkatkan kepuasan hidup. Sayangnya, kini sudah menjadi hal lumrah untuk menikmati makanan yang bermakna ini secara sendirian. 4. Tips makan sendirian
Meskipun para ahli lebih menyarankan menikmati makanan bersama orang lain, tetapi bagi beberapa orang, hal ini mungkin sulit dilakukan. Jika tidak punya pilihan lain, kamu tetap bisa membuat makan sendirian lebih sehat dan menyenangkan. Usahakan untuk selalu memilih makanan dengan gizi seimbang. Memenuhi piring makan dengan protein, seperti daging sapi, ikan, tahu, atau tempe. Lengkapi dengan sayuran dan tambah karbohidrat, seperti nasi atau kentang. Ahli saraf Erin Presant, DO, juga menyarankan untuk membeli makanan beku, terutama untuk sayur dan buah. Mungkin banyak orang berpikir makanan beku tidak bergizi, tetapi sebenarnya bergizi. Menurutnya, membeli buah atau sayuran dalam bentuk frozen adalah cara yang baik untuk menambahkan kalori sehat ke dalam makanan. Disarankan juga untuk mengeksplorasi rasa dengan rempah-rempahan. Memadukan makanan dan bahan yang disukai, tetapi dengan tetap memperhatikan pilihan yang bijak. (aqr/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
5 Tips Meracik Kopi Kurang Enak Jadi Lebih Baik Rasanya Jakarta – Ketika membuat kopi sendiri di rumah, seringkali rasanya tidak seenak kopi di kafe. Tenang saja, kopi itu bisa dibuat lebih enak, dengan 5 tips ini. Membuat kopi sendiri di rumah memang lebih menghemat waktu dan pengeluaran. Terutama bagi mereka yang setiap hari punya kebiasaan minum kopi. Sayangnya, racikan kopi yang dibuat di rumah kerap menghasilkan rasa yang tidak seenak kopi di kafe. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari salah menyeduh kopi, menggunakan peralatan kotor, sampai menggunakan biji kopi yang sudah tidak segar.
Faktor-faktor tersebut bisa memengaruhi rasa kopimu. Namun, jangan berkecil hati dan membiarkan kopi terbuang sia-sia. Sebab, racikan kopi yang buruk bisa dibuat lebih enak dengan menambahkan bahan-bahan tertentu. Melansir Food & Wine (19/10/2024), berikut 3 tips yang bisa dilakukan untuk memperbaiki rasa kopi yang kurang enak. 1. Tambah sejumput kayu manis
Tambahkan sejumput kayu manis bubuk atau jenis rempah-rempahan lainnya ke dalam kopimu. Namun, jangan memasukkan kayu manis langsung ke dalam cangkir kopi. Tambahkan kayu manis ke bubuk kopi sebelum diseduh. Cara mudah ini dapat membuat kopi lebih beraroma dan kaya rasa. Sebenarnya tidak hanya kayu manis, tetapi jenis rempah lainnya seperti pala, bunga lawang, hingga kapulaga juga bisa ditambahkan ke dalam kopi. Hanya perlu menambahkan satu sampai dua jumput rempah ke kopi bubuk, aduk rata, lalu seduh seperti biasa. 2. Tambahkan sedikit busa susu
Racikan kopi juga bisa dibuat seperti kopi dari kedai kopi ternama dengan hanya menambahkan foam susu di atasnya. Bisa menambahkan buih atau busa susu yang dihasilkan dari susu hangat yang dikocok hingga menjadi buih halus. Tambahan susu kocok ini akan menambah rasa lembut dan creamy pada minuman. Caranya hanya perlu menuangkan sedikit susu ke wadah yang bisa ditutup rapat, seperti stoples. Akan lebih enak jika susu yang digunakan adalah susu hewani karena bisa lebih berbusa. Susu dalam stoples tersebut dapat di microwave sampai hangat. Setelahnya, susu hangat ini tinggal di kocok selama kurang lebih 30 detik sampai menghasilkan busa susu yang kental. Tuangkan busa susu itu di atas racikan kopi. Tips lain yang bisa dilakukan supaya kopi lebih enak dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Ubah racikan kopi jadi mocha
Salah satu cara terbaik mengubah racikan kopi menjadi lebih baik yaitu dengan menambah lebih banyak gula. Supaya lebih enak, bisa menambahkan cokelat ke dalam cangkir. Tambahan cokelat dapat membuat racikan kopi berubah menjadi minuman mocha. Kombinasi antara gula dan susu bubuk bisa menyeimbangkan rasa pahit kopi. Pastikan untuk menambahkan bubuk kakao yang bisa dilarutkan ke dalam air. 4. Taburi sedikit garamMenurut pembuktian ilmu pengetahuan, garam maupun gula dapat menghilangkan rasa pahit dari kopi. Namun, karena gula mungkin sudah biasa dan terkadang membuat rasa kopi malah semakin buruk, coba gunakan garam. Tambahkan sedikit garam, sekitar setengah jumputan jari ke dalam bubuk kopi sebelum diseduh. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat keasaman dan rasa kopi yang terlalu kuat. 5. Tambahkan sedikit jeruk
Beberapa kopi memiliki sedikit sentuhan rasa cokelat yang cocok dipadukan dengan jeruk. Jika kopi kurang enak, bisa coba diselamatkan dengan tambahan jeruk. Parut kulit buah jeruk lemon atau navel dan tambahkan sekitar satu sendok teh kulit jeruk parut ke dalam bubuk kopi. Pastikan untuk mengaduknya secara merata sebelum kopi diseduh. (aqr/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
7 Mitos Diet Ini Sudah Usang, Jangan Lagi Dipercaya Jakarta – Banyak informasi seputar diet bertebaran di internet dan media sosial. Jangan langsung percaya semuanya, seperti mitos soal diet ini yang sudah usang. Begini penjelasan ahli gizi. Ahli gizi Jessica Ball mengungkap pada Eating Well (16/11/2024), bahwa informasi diet yang banyak beredar tak selamanya benar. Beberapa tergolong mitos yang tak perlu dipercaya, apalagi diikuti, karena hanya akan menghambat proses penurunan berat badan. Namun, ternyata banyak orang yang masih percaya dengan mitos-mitos diet ini. Seperti soal konsumsi karbohidrat yang dianggap bikin gendut, tidak boleh makan usai pukul 7 malam, hingga harus berhenti ngemil kalau ingin berat badan turun.
Berikut 7 mitos diet yang sudah basi dan sebaiknya tak lagi dipercaya: 1. Semua kalori makanan samaMenghitung pemasukan dan pengeluaran kalori memang penting saat diet, tapi perlu digaris bawahi tak semua nilai kalori berbobot sama dari makanan yang dipilih. Contohnya, makan biskuit 200 kalori berbeda dengan makan sayuran atau protein rendah lemak 200 kalori. Makanan tinggi serat, protein, dan lemak sehat lebih disarankan karena tidak hanya bikin kenyang lebih lama, tapi memasok tubuh dengan beragam nutrisi yang penting untuk kesehatan. Kombinasi serat, protein, dan lemak juga bagus untuk menjaga kadar gula darah stabil, mendukung metabolisme tubuh, dan memasok energi yang stabil. Semua hal positif ini tidak akan kamu rasakan jika mengasup kalori dari makanan olahan atau makanan tak sehat lainnya. 2. Makan karbohidrat bikin gendut
Masih banyak pelaku diet percaya asupan karbohidrat bikin gemuk. Namun itu semua hanya mitos karena tidak semua sumber karbohidrat bikin gemuk. Beberapa penelitian justru membuktikan sumber karbohidrat justru yang paling memuaskan untuk disantap, tanpa bikin gemuk asal cara makannya tepat. Pakar obesitas, Spencer Nadolsky mengatakan, karbohidrat yang buruk adalah karbohidrat olahan yang tinggi gula tambahan. Mengonsumsinya dapat membuat gula darah melonjak dan berakhir membuat seseorang makan berlebih. Sedangkan sumber karbohidrat sehat justru punya manfaat, seperti yang terkandung dalam bijian utuh, kacang-kacangan, buah, dan sayur yang juga tinggi serat, vitamin, dan mineral. 3. Tak boleh makan usai pukul 7 malamSering kali pelaku diet masih merasa lapar, tapi enggan makan karena sudah di atas pukul 7 malam. Mereka percaya makan terlalu malam bakal bikin gemuk, padahal itu hanya mitos. Faktanya, berat badan secara keseluruhan ditentukan oleh nilai pemasukan dan pengeluaran kalori sepanjang hari. Bukan dari jam berapa kamu makan. Namun, bagi banyak orang, makan larut malam kerap jadi pelampiasan karena merasa lelah, stress, dan lapar. Hal inilah yang kurang bagus karena mendorong pilihan makanan kurang sehat. Padahal kalau pilihan makanannya sehat dan porsinya tepat, makan agak malam pun tak masalah. 4. Harus sangat disiplin saat diet
Seolah bertentangan dengan kepercayaan umum bahwa harus sangat disiplin ketika diet agar berhasil, faktanya ada pakar yang meyakini tidak usah diet seketat itu. Banyak faktor, seperti genetik, hormon, dan kimia di otak yang juga memengaruhi penurunan berat badan. Alih-alih diet terlalu ketat dan disiplin terhadap berbagai batasan, Nadolsky mengatakan lebih penting membangun kebiasaan makan sehat yang berkelanjutan, ditambah olahraga, dan tidur yang cukup. Selengkapnya di halaman selanjutnya. 5. Makanan olahan selalu tidak sehatMakanan olahan selalu dicap buruk dan tidak sehat. Namun, tak semuanya seperti itu. Contohnya buah dan sayuran yang diolah dengan cara dibekukan. Jenis makanan ini bisa jadi pilihan menyehatkan karena buah dan sayur dibekukan untuk menjaga nutrisinya tetap maksimal. Menurut ahli gizi Chelsea LeBlanc, buah dan sayur beku bisa jadi pilihan pasokan makanan bernutrisi sepanjang tahun karena tidak bergantung musim. Ia pun suka memanaskan raspberry beku di microwave untuk dijadikan pemanis alami pada olahan oatmeal, roti panggang, atau Greek yogurt miliknya. 6. Timbangan berat badan harus turun setiap minggu
Mitos yang banyak dipercaya saat diet adalah timbangan berat badan harus turun setiap minggu. Jika tidak, maka berarti diet gagal. Padahal faktanya tidak seperti itu. Jangan selalu terfokus pada angka timbangan. Menurut ahli gizi Lainey Younkin, angka timbangan mungkin tidak turun setiap minggu, tapi bukan berarti tidak ada kemajuan saat diet. Lebih disarankan untuk melihat tujuan jangka panjang, alih-alih jangka pendek berupa angka timbangan yang menurun. Butuh waktu sekitar 8-12 minggu. 7. Harus berhenti ngemilAnggapan harus berhenti ngemil saat diet hanyalah mitos belaka. Pelaku diet tetap bisa mengonsumsi camilan untuk menahan lapar di antara waktu makan utama. Kuncinya, pilih camilan yang sehat. Jangan ngemil keripik kentang, biskuit, atau permen. Lebih baik pilih camilan seperti Greek yogurt, keju cottage, buah, sayur, atau segenggam kacang-kacangan. (adr/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Terungkap! 5 Cara Terbaik Makan Buah agar Nutrisinya Terserap Optimal Jakarta – Mengonsumsi buah bisa dengan berbagai cara, seperti dimakan langsung hingga dijadikan paduan dessert. Namun, bagaimana cara terbaik makan buah agar nutrisinya terserap optimal? Buah bagus dikonsumsi sehari-hari karena kaya serat, vitamin, dan mineral. Dalam mengonsumsinya sebaiknya mengikuti anjuran pakar agar bisa merasakan manfaat yang maksimal. Hindari cara mengonsumsi buah yang kurang tepat sehingga memangkas kandungan gizinya. Berikut beberapa cara terbaik mengonsumsi buah agar asupan nutrisi buat tubuh bisa optimal.
1. Konsumsi berbagai jenis buah
“Buah-buahan yang berbeda memiliki jenis nutrisi yang berbeda, yang dibutuhkan oleh tubuh kita secara berbeda. Konsumsi lah setidaknya 2-3 warna dan jenis buah yang berbeda setiap hari untuk menikmati peningkatan kesehatan bagi tubuh dan sistem kekebalan tubuh Anda,” jelas ahli gizi Shalini Garwin Bliss, mengutip dari HealthShots. 2. Makan utuh, bukan dalam bentuk jus Proses pembuatan jus buah akan mengambil sari buah dan membuang ampasnya. Hal ini membuat serat banyak terbuang. Menukil dari Times of India, makan buah utuh memungkinkan tubuh memperoleh serat yang mengikat gula alami buah. Serat membuat gula masuk perlahan ke aliran darah sehingga tidak menimbulkan lonjakan gula darah. 3. Makan buah saat perut kosong
Buah sangat baik dikonsumsi dalam keadaan perut kosong atau di pagi hari. Buah mampu memberikan energi yang cukup dan tidak membuat tubuh cepat drop. Karena bisa jadi sumber energi, mengonsumsi buah setelah berolahraga juga baik dilakukan untuk mengembalikan energi dan elektrolit yang hilang lewat keringat. 4. Kulitnya tak perlu dikupas 5. Bukan jadi dessert Vitamin, mineral dan antioksidan bisa hilang ketika harus menunggu giliran untuk dicerna. ‘Antrean’ bisa sangat lama, terlebih tubuh perlu waktu cukup lama untuk mencerna protein dan karbohidrat bersamaan. Buah sangat baik dikonsumsi sebelum sumber protein dan karbohidrat sehingga tubuh dapat menyerap nutrisinya segera. (sob/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Bahaya Makan Beras Mentah yang Jadi Konten ASMR Populer Jakarta – Makan beras mentah jadi salah satu konten ASMR yang populer. Dokter ini mengingatkan risiko konsumsi beras mentah yang membahayakan kesehatan. Ini alasannya. Video ASMR jadi konten favorit di media sosial dimana pengunggahnya menunjukkan sensasi yang menyenangkan dan membuat rileks dengan memperdengarkan atau menunjukkan visual tertentu. Misalnya ketika makan beras mentah. Suara bulir-bulir beras yang berjatuhan dan suara renyah saat beras digigit bikin banyak penonton puas. Alhasil beberapa konten kreator kerap mengunggah ASMR beras mentah.
Praktik ini pun mengundang komentar dari praktisi kesehatan karena beras sejatinya ditujukan untuk dimasak sebagai nasi. Konsumsi beras mentah bukanlah hal umum.
dr. Dion Haryadi melalui Instagram dionharyadi (10/10/2024) memberikan komentarnya. Ia mengatakan, beras tidak disarankan untuk dimakan mentah karena ada zat-zat yang tidak dapat dicerna tubuh manusia. “Bisa menyebabkan gangguan pencernaan jika (beras mentah) dikonsumsi, tapi kalau sudah dimasak, zat-zat berbahaya ini akan hilang dan membuat nasi bisa dikonsumsi dengan aman,” jelasnya. Kedua, dr. Dion menyebut ada risiko keracunan dari makan beras mentah. “Karena kemungkinan masih ada bakteri yang menempel pada beras tersebut, yang seharusnya mati kalau dimasak. Kalau dimakan mentah, ya bakterinya nggak mati,” kata dr. Dion. Ia menegaskan, makan beras mentah tidak ada manfaatnya jadi tidak perlu dicontoh. Dalam kolom komentar, dr. Dion juga menambahkan bahwa beras secara data mengandung kalori lebih besar karena tidak ada kandungan air. dr. Dion mengungkap, “Tapi belum tentu bisa dicerna semua sama tubuh kita, jadi bisa aja nggak setinggi itu kalorinya.”
Penjelasan ilmiah sekaligus efek samping makan beras mentah juga pernah diungkap Irtya Qiyamulail selaku edukator bidang gizi. Ia mengatakan beras mentah mengandung lektin. Lektin merupakan jenis protein yang berfungsi sebagai insektisida alami. Mengonsumsi makanan mentah yang mengandung lektin dapat memicu terjadinya mual, diare, hingga gangguan pencernaan. Selain konten ASMR, beberapa orang juga kerap ngidam makan beras mentah, termasuk pada ibu hamil. Hal ini pernah dialami presenter Fitri Tropica. Menurut Irtya Qiyamulail, keinginan makan beras mentah bisa jadi indikasi kekurangan zat besi. Hal ini pernah dibuktikan dalam sebuah penelitian di tahun 2011. “Jadi di penelitian Njiru et al, pada wanita hamil di Afrika menemukan bahwa sebagian besar wanita hamil yang mengalami anemia terdapat kecenderungan untuk mengonsumsi makanan yang tidak biasa,” ujar Irtya Qiyamulail. (adr/odi) |
![]() |
Source : unsplash.com / Dan Gold
1 Buah Apel Berapa Kalori? Cek Jumlahnya yang Bagus untuk Diet
Jakarta – Apel kerap dipilih untuk dukung program diet. Kalori rendah dan kandungan nutrisi di dalam buah ini disebut-sebut bagus untuk bantu menurunkan berat badan. Di samping mengkonsumsi makanan sehat lain, para pediet biasanya menjadikan apel sebagai camilan bergizi yang disantap antara waktu makan. Lagi-lagi karena jumlah kalorinya yang terbilang sedikit, buah ini dianggap tidak bikin diet gagal. Namun, berapa sih jumlah kalori dari satu buah apel? Cek jumlah serta kandungan nutrisinya di bawah ini.
Jumlah Kalori dalam ApelBerdasarkan data milik Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), jumlah kalori dalam sebuah apel yang tidak dikupas kulitnya, yaitu:
Sebagai informasi, data kalori di atas diambil dari jenis apel fuji, red delicious, golden delicious, granny smith, dan apel gala. Dilansir Healthline, apel termasuk buah berkalori rendah yang bagus untuk diet turunkan berat badan. Kandungan serat dalam buah bulat berwarna merah ini juga tinggi sehingga bisa mengurangi nafsu makan dan keinginan melahap banyak makanan. Sejumlah hasil studi juga telah menunjukkan bahwa konsumsi apel dapat bantu menurunkan berat badan saat menjalani program diet. Salah satunya, penelitian selama 12 minggu yang dilakukan oleh Universitas Negeri Rio de Janeiro, Brasil. Peserta wanita diminta memakan 1 ½ buah apel besar berukuran 300 g per harinya. Pada akhir penelitian, berat badan mereka turun hingga 1,3 kg. Selain karena kalori rendah dan seratnya yang tinggi, apel bagus untuk diet lantaran rasa manisnya dapat menjadi pengganti hidangan tinggi gula seperti kue, permen, hingga es krim, yang notabene dihindari selama diet. Kandungan Nutrisi ApelApel termasuk buah paling bergizi yang mengandung sejumlah nutrisi penting. Berikut kandungan nutrisi apel: KarbohidratSebagian besar buah apel terdiri dari karbohidrat dan air. Karbohidratnya dipecah menjadi gula sederhana seperti fruktosa, sukrosa, dan glukosa. Meski kandungan karbohidrat dan gulanya terbilang tinggi, apel punya skor indeks glikemik rendah. Itu artinya, gula darah tidak melonjak signifikan setelah mengkonsumsi buah ini. Buah dengan indeks glikemik rendah juga dianggap memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. SeratApel kaya akan serat. Sebagian seratnya disebut pektin, yang tergolong serat larut dan diyakini baik untuk kesehatan usus. Serat bisa membuat kenyang lebih lama dan nafsu makan berat. Pada akhirnya, berat badan bisa turun. Indeks glikemik rendah pada apel juga kerap dikaitkan dengan tingginya jumlah serat yang terkandung di dalamnya. Vitamin CVitamin C dalam apel termasuk tinggi. Vitamin yang berperan sebagai antioksidan ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh, seperti meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit. KaliumKalium jadi mineral utama dalam apel. Nutrisi ini bermanfaat bagi jantung dengan menurunkan tekanan darah yang tinggi, serta sebagai elektrolit yang mengaktifkan fungsi sel dan saraf. QuercetinQuercetin termasuk flavonoid yang umum ditemukan dalam buah. Senyawa ini memiliki efek antiinflamasi, antivirus, dan antidepresan. Asam KlorogenatApel juga mengandung asam klorogenat. Senyawa yang juga ditemukan pada kopi ini terbukti bisa mengurangi kadar gula darah dan menurunkan berat badan, menurut beberapa penelitian. (azn/row) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold |
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold
|






























