Jakarta –
Puasa di bulan ramadan juga bisa dimanfaatkan untuk membantu usaha penurunan berat badan. Perut buncit pun bisa disingkirkan dengan menerapkan tips makan sehat saat puasa berikut ini.
Umat muslim di seluruh dunia kini sedang menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan. Selain sebagai waktu untuk memperdalam spiritualitas, puasa juga bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki pola makan dan kesehatan tubuh, termasuk mengurangi lemak perut tanpa perlu berolahraga intensif.
Lemak perut yang terlalu banyak bisa membuat buncit yang tentunya mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya, ada tips makan yang bisa dipraktikkan demi menghilangkan lemak perut saat berpuasa tanpa perlu olahraga.
Berikut informasinya melansir VN Express:
1. Makan kimchi
Kimchi bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/4kodiak |
Kimchi merupakan makanan fermentasi khas Korea, kaya akan probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Mengonsumsi kimchi dapat membantu menurunkan berat badan karena rendah kalori dan tinggi serat, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan.
Anda bisa menambahkan kimchi sebagai pelengkap menu sahur atau berbuka untuk variasi yang sehat.
2. Batasi asupan gula tambahan
Batasi konsumsi gula tambahan yang sering disajikan saat buka. Foto: Getty Images |
Selama Ramadan, berbagai hidangan manis sering disajikan saat berbuka. Namun, penting untuk membatasi konsumsi gula tambahan yang terdapat dalam minuman manis, kue, dan makanan olahan, karena dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak perut.
Sebagai gantinya, pilihlah buah segar yang mengandung gula alami serta serat dan nutrisi penting lainnya.
3. Tambah asupan protein berkualitas
Tingkatkan asupan protein berkualitas, seperti dari ikan salmon. Foto: iStock |
Protein membantu meningkatkan rasa kenyang dan mendukung metabolisme tubuh. Selama sahur dan berbuka, pastikan Anda mengonsumsi sumber protein berkualitas seperti telur, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
Protein nabati seperti tahu dan tempe juga merupakan pilihan yang baik bagi vegetarian.
4. Tingkatkan konsumsi serat
Serat tidak hanya baik untuk pencernaan tetapi juga membantu mengontrol nafsu makan dan mengatur kadar gula darah. Usahakan untuk mengonsumsi 30 gram serat per hari dengan memilih roti gandum utuh, nasi merah, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Mengonsumsi makanan berserat saat sahur dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama sepanjang hari.
5. Minum teh hijau usai berbuka
Minum teh hijau bisa bantu turunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Teh hijau mengandung antioksidan katekin yang dapat meningkatkan metabolisme lemak dan membantu penurunan berat badan. Mengonsumsi teh hijau setelah berbuka dapat menjadi kebiasaan baik untuk mendukung upaya mengurangi lemak perut. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsinya terlalu dekat dengan waktu tidur untuk menghindari gangguan tidur.
6. Tambahkan asupan omega 3
Asam lemak omega-3 banyak terdapat dalam ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel bisa membantu mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kesehatan jantung. Menambahkan ikan berlemak dalam menu berbuka atau sahur dapat menjadi pilihan yang lezat dan sehat.
Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Tips Hempas Lemak Perut Tanpa Olahraga Saat Puasa, Bye Perut Buncit”
(aqr/adr)
![]() |
|||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Kisah Sukses Diet Turunkan BB, Ada yang 31 Kg hingga 89 Kg Jakarta – Setiap orang mendambakan berat badan yang ideal. Beberapa orang membagikan kisah sukses diet mereka yang berhasil menurunkan 31 kg hingga 89 kg. Berbagai metode diet dilakukan oleh orang yang ingin menurunkan berat badan untuk menjaga penampilan hingga memperbaiki kesehatan. Pria maupun wanita yang berhasil menurunkan berat badan memiliki metode tersendiri hingga bisa turun dengan drastis. Dilansir dari Food NDTV dan sumber lainnya, para pelaku diet ini bertransformasi dari bobot tubuh mereka yang luar biasa hingga berhasil turun puluhan kilogram. Tentunya kisah sukses mereka ini mencuri perhatian banyak netizen.
Terbaru, ada seorang pria di India yang berhasil menurunkan berat badan hingga 34 kilogram dalam waktu 6 bulan saja. Kini tubuhnya semakin terlihat bugar dan berotot. Berikut 5 kisah sukses diet turunkan berat badan hingga puluhan kilogram:1. Turun BB 31 Kg dalam 1,5 Tahun
Seorang pria anonim membagikan foto transformasi penurunan berat badannya yang menginspirasi dalam situs Reddit. Pria itu mengaku dulunya memiliki berat badan 129 kilogram, kemudian turun drastis menjadi 89 kilogram. Dalam proses menurunkan berat badannya, pria ini tetap menikmati junk food (makanan cepat saji) pada akhir pekan. Namun, selama hari kerja ia menjalani diet ketat dengan membatasi asupan makanannya. Setiap harinya ia hanya mengonsumsi kalori di bawah 2.000 kcal dengan asupan protein sebanyak 120 gram. Hasilnya, dalam waktu 1,5 tahun pria tersebut bisa menurunkan 31 kilogram berat badan. 2. Turun BB 60 Kg dalam 1 Tahun
Wanita bernama Rajii Ghanghas asal India juga sempat membagikan kisahnya menurunkan berat badan. Sebelumnya, ia memiliki berat badan mencapai 150 kilogram. Ia bertekad diet selama 1 tahun dan berhasil menurunkan sebanyak 60 kilogram. Kini berat badannya hanya 90 kilogram. Ghanghas menurunkan berat badannya itu karena masalah kesehatan, di mana ia berada dalam tahap pradiabetes dan keseimbangan hormonalnya terganggu. Pola makan sehat bergizi seimbang diterapkan oleh Ghanghas. Makanan dan minumannya yang dikonsumsinya dalam setahun juga diatur. Setiap hari ia mengonsumsi minuman detoks pada pagi hari, lalu makan siang dengan overnight oats, dan makan malamnya berupa sandwich sayuran panggang. Kisah diet sukse lainnya cek di sini ya… 3. Turun BB 46,5 Kg dalam 1 Tahun
Seorang influencer kecantikan bernama Gurishq Kaur juga turun membagikan kisah dietnya yang sukses. Awalnya ia memiliki berat badan 133 kg dan berhasil turun 46,5 kg dengan waktu hampir setahun. Kini Kaur memiliki berat badan 86,5 kg dengan penampilan yang lebih baik. Sehingga rasa percaya dirinya kembali menonjol. Ini dilakukan Kaur juga untuk mengurangi kerontokan pada rambutnya. Dalam metodenya, Kaur mengonsumsi makanan berprotein tinggi yang rendah lemak. Ia juga mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, karbohidrat murni, hingga mengikuti aturan 80 persen makan sehat dan 20 persen makan yang disukai. 4. Turun BB 89 Kg dalam 2 Tahun
Lucy Austen, wanita asal Inggris juga sempat membagikan kisah diet sukses beberapa tahun lalu. Kisahnya menginspirasi karena berat badan yang dikurangi olehnya sangat drastis. Wanita dengan bobot awal 187 kilogram itu mampu menurunkan sebanyak 89 kilogram. Ia memulainya sejak 2021 dan pada 2023 berat badannya sekitar 98 kilogram. Metode diet yang dilakukan oleh Lucy ini cukup unik karena dirinya tetap mengonsumsi makanan berkalori tinggi, seperti cokelat dan keripik. Lalu, ia tak lagi mengonsumsi buah kalengan. 5. Turun BB 34 Kg dalam 6 Bulan
Kisah diet sukses lainnya dibagikan seorang pria bernama Shubhasish Padhi. Ia membagikan kisah tersebut melalui tayangan video Reels di akun Instagram miliknya @shubhasish_1999. Dalam proses penurunan berat badannya, Padhi mampu menurunkan 36 kilogram. Berat badan awalnya adalah 104 kilogram, kini hanya 71 kilogram. Proses itu berlangsung selama 6 bulan. Ia juga mengungkapkan 5 poin penting metode dietnya. Padhi membatasi asupan kalorinya per hari, hanya sekitar 1600 – 1800 kcal dengan menghindari semua minuman manis. Padhi juga mengganti sebagian besar karbohidrat dengan buah-buahan dan sayuran. Tak hanya pola makan saja yang diperhatikan oleh Padhi, tapi juga perihal olahraga. Padhi melakukan latihan beban 4-5 kali dalam seminggu, juga berjalan kaki 12.000 langkah per hari. (yms/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
7 Kesalahan Masak Ini Bisa Bikin Makanan Berbahaya untuk Kesehatan Jakarta – Masak sendiri di rumah memang bisa menghasilkan makanan yang lebih bersih dan sehat. Namun, rupanya ada kesalahan masak yang perlu dihindari agar hasil masakan tidak membahayakan kesehatan. Saat ini banyak orang pilih masak sendiri di rumah karena hemat, lebih terjamin kualitas, serta kebersihannya. Semua penggunaan bahan makanan pun bisa dipantau, berikut bahan tambahan yang dipakai. Namun, praktik masak sendiri di rumah tak menjamin 100% bakal menghasilkan masakan yang lebih sehat. Ada beberapa kesalahan yang mungkin dilakukan hingga membuat hasil masakan kurang bagus untuk kesehatan.
Mengutip Eat This, Not That! (21/2/2025), berikut 7 kesalahan masak yang mengakibatkan makanan berbahaya untuk kesehatan: 1. Pakai banyak minyak atau mentegaMinyak dan mentega sering dipakai untuk menggoreng atau memanggang di wajan. Fungsinya memberi rasa gurih, menciptakan tekstur renyah, sekaligus mencegah bahan makanan saling menempel. Namun, penggunaan minyak atau mentega berlebih akan menyumbang kalori dan asupan lemak tak sehat ke tubuh. Hal ini disampaikan oleh ahli gizi Mindy Roth. Ia menyarankan pilihan minyak lebih sehat, seperti minyak zaitun atau minyak alpukat. Ahli gizi Anar Allidina juga mengingatkan agar mengukur penggunaan minyak atau mentega. Perlu diingat, penggunaan 1 sendok makan (sdm) minyak menyumbang 120 kalori dan 14 gram lemak pada makanan. Jika berlebihan, bisa mengganggu kesehatan kardiovaskular. 2. Pakai sembarang wajan antilengket
Wajan antilengket atau nonstick pans disukai karena mudah dipakai dan dirawat. Namun, menurut ahli gizi Jamie Johnson, jenis wajan ini kurang bagus untuk kesehatan tubuh. Terdapat kandungan bahan kimia PFAS yang bisa tercerna tubuh ketika wajan ini dipanaskan di suhu tinggi dalam waktu lama atau ketika permukaannya tergores. PFAS dikenal sebagai bahan kimia abadi karena tidak terurai dan berpotensi dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan hormon, perkembangan saraf janin, kanker, dan penyakit kardiovaskular,” kata Johnson. Alternatif yang lebih aman untuk peralatan masak antilengket adalah panci dan wajan yang terbuat dari besi cor, berlapis keramik, atau baja antikarat. 3. Memilih minyak berkualitas rendahChef Joseph VanWagner menyebut masak di rumah memang bisa lebih hemat, tapi hindari memilih bahan berkualitas rendah. Contohnya minyak murah untuk menumis, memanggang, atau menggoreng. Jenis minyak ini kekurangan vitamin yang larut dalam lemak dan hampir tidak memberikan rasa atau tekstur pada makanan. Ia menyarankan penggunaan minyak zaitun, minyak alpukat, dan minyak kelapa. “Untuk semua lemak, kuncinya adalah moderasi,” ucapnya. 4. Masak sayuran kelamaan
Sayuran merupakan bahan makanan sehat yang bagus dikonsumsi sehari-hari, tapi perhatikan cara mengolahnya. Ahli gizi Mindy Roth menjelaskan masak sayuran terlalu lama justru membuatnya kurang menyehatkan. Proses masak membuat kandungan vitamin dan mineral sayuran berkurang. “Pastikan sayuran tetap berwarna cerah. Jika warnanya mulai berubah menjadi gelap, kemungkinan besar sayuran terlalu matang,” ujarnya memberi tips. Selengkapnya di halaman selanjutnya. 5. Menambahkan terlalu banyak garamSalah satu keuntungan masak sendiri di rumah adalah bisa menyesuaikan cita rasanya. Namun, jangan menambahkan terlalu banyak garam ke makanan. Batas aman konsumsinya adalah 2.300 mg per hari. Jika berlebih, tekanan darah tinggi dan risiko kesehatan lain bakal meningkat. Allidina juga bilang penggunaan garam yang terlalu banyak memicu kembung dan memberi beban kerja ekstra untuk ginjal dalam menyaring garam. Belum lagi risiko dehidrasi karena garam bersifat menahan air. Akibat dehidrasi antara lain pusing, sakit kepala, dan gangguan pencernaan. Penggunaan garam berlebih bisa diatasi dengan menggunakan herba dan rempah sebagai alternatif menyehatkan. Misalnya bubuk kunyit, bubuk bawang putih, atau bubuk paprika. Coba juga tambahan bahan asam seperti perasan air lemon atau asam Jawa yang bisa meningkatkan cita rasa makanan sekaligus mengurangi kebutuhan pemakaian garam. 6. Tidak membersihkan wajan besi dengan benar
Wajan dari besi cor (cast iron) punya manfaat mempertahankan suhu panas dengan lebih stabil dan sifatnya lebih awet. Namun, chef Julian mengingatkan untuk membersihkan wajan ini dengan benar. “Untuk mendapatkan manfaat penuh dari wajan besi cor, wajan ini harus dicuci dan dibersihkan secara menyeluruh. Untuk mengeringkannya, letakkan di atas kompor panas selama beberapa menit lalu lapisi dengan minyak tipis-tipis, yang disebut ‘seasoning’ wajan besi cor,” tulis chef Julian. 7. Menganggap semua label makanan sehat samaTidak semua label makanan sesuai dengan apa yang terlihat. Banyak yang bisa menyesatkan, menurut Chef Julian. Misalnya label vegan, bebas GMO, hingga organik, yang sebenarnya tidak 100% seperti itu. “Label yang menyesatkan ini dapat menyebabkan Anda mengonsumsi makanan olahan berat karena label tersebut mempermainkan pikiran Anda dan menipu Anda untuk berpikir bahwa makanan tersebut sehat hanya karena mengikuti pedoman label diet ketat, padahal sebenarnya tidak.” ujarnya. Ia pun menyarankan membaca label makanan dengan teliti dan memilih sesuai kebutuhan kesehatan. Misalnya, kamu tidak perlu memilih bahan makanan bebas gluten jika memang tidak sensitif terhadap gluten. Sebab gluten sebenarnya bisa membantu memelihara keseimbangan mikroflora di dalam usus. (adr/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Makanan Ini Ampuh Redam Keinginan Makan Manis Jakarta – Berjuang menahan keinginan makan makanan manis memang tidak mudah. Namun, kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan lain yang secara alami bisa menahan nafsu tersebut. Beberapa orang kerap mengalami sugar craving atau kecanduan makan manis yang tanpa disadari telah menyatu dengan pola makan sehari-hari. Kebiasan makan ini tentu tidak baik, terlebih jika mengonsumsi makanan mengandung gula secara berlebihan. Pasalnya, bisa terjadi lonjakan gula darah atau penurunan gula darah, lalu menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.
Menghindari kebiasaan makan manis ini mungkin sulit dilakukan. Namun, ada alternatif lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Sejumlah makanan alami lainnya bisa memuaskan keinginan makan manis, sekaligus tetap menjaga kadar gula darah stabil. Lantas, makanan apa saja yang dapat membantu? Melansir Times of India (19/02/2025), berikut daftarnya! 1. Apel
Apel menjadi pilihan terbaik ketika hasrat makan manis mulai muncul. Buah ini mengandung gula alami, serat, dan sejumlah vitamin yang jauh lebih bernutrisi daripada makanan manis olahan lainnya. Kandungan serat di dalam apel bisa menunda penyerapan dan pencernaan gula sehingga tidak ada lonjakan gula yang terjadi secara tiba-tiba. Apel juga mengandung pektin, sejenis serat yang membuat seseorang merasa lebih kenyang. Rasa manis alami dari apel mengobati keinginan makan manis tetapi lebih sehat. Bisa dimakan langsung begitu saja atau disajikan dengan tambahan selai kacang dan selai almond. Namun, pastikan selai tersebut dibuat dari bahan-bahan murni tanpa tambahan banyak gula. 2. Dark Chocolate
Dark chocolate atau cokelat hitam pekat juga bisa jadi alternatif, terutama jika mengonsumsi dark chocolate dengan kandungan kakao 70% ke atas. Cokelat ini tepat untuk memanjakan mulut dengan makanan manis, tanpa perlu membuat tubuh menjadi tidak sehat. Dark chocolate memiliki senyawa flavonoid yang ditemukan dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menyeimbangkan kadar gula darah. Rasa dark chocolate yang pekat juga membuatnya merasa lebih puas sekalipun dimakan dalam jumlah sedikit. Daftar makanan alami lain yang bisa atasi keinginan makan manis bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Kayu manis
Kayu manis biasanya dijadikan rempah tambahan dalam masakan. Namun, fungsinya bukan hanya sebagai penambah rasa tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan. Rempah ini mampu menyeimbangkan kadar gula darah. Menambahkan kayu manis ke makanan atau camilan juga akan menghentikan lonjakan dan penurunan gula darah secara tiba-tiba. Kayu manis membuat tubuh lebih sensitif terhadap insulin, sehingga dapat memetabolisme gula dengan lebih baik. Kayu manis bisa dimasukkan ke dalam secangkir kopi, teh, oatmeal, atau makanan lainnya. 4. Ubi jalar
Alternatif lainnya yaitu dengan mengonsumsi ubi jalar yang kaya akan vitamin dan mineral. Dalam satu ubi jalar berukuran sedang yang dimasak dengan kulitnya mengandung hampir 4 gram serat. Makan ubi ampuh mencegah rasa lapar dan keinginan makan manis. Serat di dalamnya bisa melepaskan gula secara bertahap ke dalam aliran darah, sehingga mencegah lonjakan dan penurunan gula darah secara tiba-tiba. Di dalam ubi juga terkandung banyak vitamin A dan C, antioksidan, dan mineral yang sehat untuk kesehatan. Ubi bisa direbus, dipanggang atau dihaluskan dan dinikmati sebagai dessert sehat dan lezat. 5. Kacang almondKandungan lemak sehat, protein, dan serat dapat ditemukan pada kacang almond. Semua nutrisi itu berperan dalam mengatur kadar gula darah serta membuat perut kenyang lebih lama, menghindari keinginan ngemil berlebihan. Makan kacang almond dapat menyeimbangkan dan mengontrol kadar gula darah karena kandungan magnesium di dalamnya. Protein dan lemak di dalam kacang ini juga memicu kenyang rasa kenyang lebih cepat sehingga kamu tidak akan punya keinginan ngemil makanan manis. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Catat! Segini Batas Aman Minum Kopi dan Teh Selama Puasa Jakarta – Selama ramadan, penggemar kopi dan teh tak harus menyingkirkan minuman favoritnya. Ahli gizi menyebut keduanya masih bisa dikonsumsi dengan takaran aman segini. Kopi dan teh merupakan dua minuman mengandung kafein yang jadi favorit banyak orang Indonesia. Namun, keamanan konsumsi keduanya kerap diragukan selama bulan puasa. Bagaimana faktanya? Ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Fitri Hudayani mengatakan mengonsumsi teh atau kopi diperbolehkan selama puasa di bulan ramadan. Namun ada aturan frekuensinya agar tidak mengganggu puasa.
“Konsumsi teh dan kopi harus dikonsumsi secukupnya, misalnya hanya satu gelas untuk teh dan satu cangkir untuk kopi per hari nya, selebihnya dianjurkan minum air putih,” kata Fitri melalui pesan singkat seperti dilaporkan Antara, Jumat (15/3).
Fitri mengatakan mengonsumsi teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan minum masyarakat Indonesia pada umumnya. Biasanya teh juga minuman untuk membatalkan puasa. Teh, kata Fitri, dinilai lebih aman di lambung untuk digunakan sebagai pembatal puasa bagi penderita asam lambung. Berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang bisa mengganggu orang dengan lambung sensitif. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah perut terisi. “Teh sejauh ini lebih aman untuk penderita penyakit lambung, berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang dapat mengganggu pada orang sensitif lambungnya,” ujarnya. Pecinta teh atau kopi juga tidak perlu khawatir karena meskipun minuman ini bersifat diuretik atau merangsang buang air kecil, namun tidak menimbulkan rasa haus yang berlebihan. Pembatasan konsumsi teh dan kopi juga bertujuan untuk menghindari konsumsi gula berlebihan karena seringkali minuman berkafein ini ditambahkan gula atau susu baik full cream maupun susu rendah lemak.
Fitri juga mengingatkan untuk tetap menjaga asupan gula dan garam sama seperti pada hari-hari sebelum puasa. Hal ini untuk menjaga tubuh dari penyakit diabetes dan hipertensi. “Jangan lupa konsumsi serat yang cukup berasal dari buah dan sayur untuk menjaga kesehatan pencernaan selama menjalankan ibadah puasa sehingga perut terasa nyaman,” jelasnya. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, Ini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa” (adr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Ini 4 Diet Terbaik untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung Jakarta – Penyakit jantung termasuk penyebab kematian tertinggi di dunia. Kesehatannya perlu dijaga dengan menerapkan pola makan sehat seperti ini. Kesehatan jantung perlu diperhatikan karena organ ini termasuk vital. Jantung bekerja tanpa henti dan berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Salah satu cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan kebiasan-kebiasaan baik bagi jantung. Jika ingin diet pun ada beberapa jenis diet yang paling cocok.
Melansir fortune.com (14/02/2025), berikut 4 jenis diet terbaik untuk meningkatkan kesehatan jantung. 1. Diet Mediterania
Diet Mediterania merupakan pola makan yang terinspirasi dari masyarakat di wilayah Mediteranian, seperti Spanyol, Italia, dan Yunani. Diet ini berfokus pada konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan dengan kandungan omega-3 tinggi, dan minyak zaitun. Makanan yang hanya boleh dikonsumsi sedikit atau bahkan tidak boleh sama sekali, termasuk daging merah, makanan manis, minuman manis, dan mentega. Rekomendasi asupan buah dan sayur juga memberikan asupan serat tinggi yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Konsumsi ikan omega-3 tinggi juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit jantung. Biji-bijian dan minyak zaitun juga dapat menjadi sumber protein dan sumber lemak sehat yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga keseimbangan kolesterol. 2. Diet DASH
DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension merupakan pola makan yang hampir mirip dengan diet Mediterania, tetapi menekankan pada pola makan rendah garam dan tetap mengandung gizi seimbang. Untuk menghindari hipertensi, lebih baik mengonsumsi natrium kurang dari 2.300 mg per hari. Namun, jika punya penyakit hipertensi, asupan natrium harus lebih sediikit, sekitar 1.500 mg. Makanan yang dikonsumsi termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian atau gandum. Selain itu, perlu menghindari produk olahan susu atau produk dengan kandungan lemak tinggi serta daging. Asupan gula dari makanan atau minuman manis juga perlu dibatasi. Dengan menerapkan pola makan, tidak hanya mencegah hipertensi, tetapi juga mengurang risiko terkena penyakit lain, seperti jantung, stroke, diabetes, osteoporosis, batu ginjal, dan kanker. Jenis diet lain yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Diet PescatarianPesce dalam bahasa Italia berarti ikan, sedangkan tarian dari vegetarian. Diet Pescatarian merupakan pola makan tanpa mengonsumsi daging, tetapi masih mengonsumsi ikan atau makanan laut lain. Menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin beralih ke mengonsumsi makanan berbahan dasar tumbuhan. Kurangnya asupan daging merah menjadi poin penting dalam diet ini. Frank Hu, seorang professor nutrisi dan epidemiologi di Harvard memuji diet pescatarian karena menekankan pada konsumsi protein laut, yang menjadi sumber vitamin D, vitamin B12, zat besi, selenium, dan seng yang lebih sulit ditemukan pada diet vegan atau vegetarian. Mengonsumsi makanan laut juga memberi asupan asam lemak omega-3, yang dikenal dapat mendukung kesehatan otak dan jantung. Beberapa riset yang disebut alodokter menemukan bahwa diet ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dan meningkatkan kolesterol baik. Hal tersebut pun membuat diet ini mencegah penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke. 4. Diet vegetarian
Diet vegetarian pastinya sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang. Pola makan ini membatasi aneka protein hewani, seperti daging, unggas, ikan, tetapi masih memperbolehkan untuk mengonsumsi produk olahan hewani, seperti telur dan susu. Fokusnya hanya pada makanan, seperti sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan. Membatasi asupan gula dan lemak jenuh. Namun, diet ini akan berjalan efektif jika penikmatnya menghindari ikan yang digoreng atau produk olahan vegetarian. 5. Diet yang perlu dihindariSelain diet yang disebutkan di atas, beberapa diet juga perlu dihindari. Salah satunya diet keto yang hanya fokus pada konsumsi daging. Diet ini membatasi asupan makanan yang sehat untuk jantung, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Di sisi lain, menjalani diet keto hanya akan meningkatkkan asupan lemak jenuh. Dikhawatirkan menyebabkan kekurangan nutrisi dan kolesterol jadi tinggi. (aqr/adr) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Benarkah Cuci Muka Pakai Pakai Air Garam Bikin Glowing? Ini Kata Dokter Jakarta – Garam tak hanya digunakan dalam memasak, tapi juga untuk perawatan kulit. Disebutkan kalau cuci muka pakai air garam bisa membuat ‘glowing’. Benarkah hal ini? Garam memiliki beberapa manfaat di luar kebutuhan memasak. Bahkan, memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan kulit dan kecantikan wajah. Dilansir dari Hindustan Times (19/11/2024), garam yang ditambahkan ke dalam air cuci muka disebut bisa menjaga kesehatan kulit wajah. Fakta ini diungkap dalam sebuah video yang memperlihatkan Anastasia Burdyug, seorang ahli kecantikan.
“Mencuci muka dengan garam bisa membuatmu terlihat lebih muda,” ungkap Anastasia Burdyug. “Apa saja yang dibutuhkan? Cukup setengah gelas air (125 ml) dan 2 sendok makan garam,” lanjutnya. Garam yang digunakan bisa jenis apapun. Burdyug menggunakan garam laut (bukan garam dapur) yang disebut bermanfaat lebih baik. Caranya mudah, garam tinggal dimasukkan ke dalam air dan aduk sampai merata. Kemudian, cuci muka menggunakan air garam ini pada malam hari.
Burdyug menambahkan, “Mungkin ada partikel garam yang tertinggal di kulit, Anda bisa menepuk-nepuknya dengan handuk. Semua ini akan terserap dan kemudian Anda tidur.” “Hari pertama, mungkin terasa perih, tetapi pada hari kedua, perihnya akan hilang. Lalu pada pagi hari, Anda bangun dengan wajah segar, pori-pori mengencang, dan tampak cukup istirahat karena garam telah terserap dan bertahan semalaman,” lanjut Burdyug. Penggunaan air garam untuk cuci muka dijelaskan oleh Dr DM Mahajan, seorang dokter kulit di Rumah Sakit Apollo Indraprastha, India. Ternyata penggunaannya tidak dianjurkan untuk semua orang. Garam atau garam laut disebut memiliki manfaat pada perawatan kulit wajah. Di antaranya dapat mengobati jerawat, melepaskan sel kulit mati, dan meningkatkan kesehatan kulit secara umum. “Manfaat tersebut dapat dirasakan karena garam mengandung sifat antiseptik, anti-inflamasi, dan pengelupasan alami. Namun, sementara itu mungkin memiliki beberapa efek positif, ada pertimbangan klinis yang perlu dikaji lagi,” kata Dr DM Mahajan. “Mereka yang memiliki kulit sensitif atau kering sebaiknya menghindari penggunaan garam secara berlebihan. Saran klinis menyarankan agar penggunaan garam dilakukan secukupnya, dan tidak boleh menggantikan perawatan kulit yang sudah ada. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit sebelum melakukannya,” lanjut Dr DM Mahajan. Ada pun risiko penggunaan air garam saat cuci muka antara lain kulit kering dan iritasi dan gangguan pada lapisan kulit. Ia juga menekankan air garam tidak boleh menggantikan perawatan yang direkomendasikan secara medis untuk kondisi kulit seperti jerawat atau eksim. (yms/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Rahasia Panjang Umur Nenek 106 Tahun, Ternyata Makan Camilan Manis Ini Jakarta – Wanita yang berusia 106 tahun ini membagikan rahasia umur panjangnya. Bukan melahap sayuran atau buah, melainkan wanita ini doyan ngemil manis. Selain takdir, faktor gaya hidup dan pola makan berperan penting dalam menentukan seseorang berumur panjang atau tidak. Mereka yang berumur panjang kerap membagikan rahasia di balik kondisi bisa hidup lebih dari 100 tahun.
Belum lama ini, seorang wanita asal Inggris membagikan rahasia umur panjangnya yang mengejutkan. Edith yang lahir pada 3 Maret 1919 ini telah melalui banyak fase dalam hidupnya, termasuk telah melalui perang dunia ke-II. Sejak lama ia menjalani kehidupan yang mandiri dan memerhatikan gaya hidupnya. Meskipun wanita asal Yorkshire ini suka permen, tetapi ia tidak pernah merokok atau mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, lapor news18.com (02/03/2025). Lantas, apa yang membuatnya berumur panjang sampai di usia 106 tahun? Edith mengungkap bila dirinya banyak mengonsumsi cokelat dan berpesta. Kedua hal tersebut menurutnya sangat berkontribusi pada umur panjangnya. Cokelat yang dinikmati oleh Edit adalah merek Cadbury Dairy Milk Klasik. Namun, ia mengaku suka makan makanan manis apa saja, terutama saat merayakan Paskah.
Saat ini, wanita 106 tahun itu tinggal di sebuah fasilitas pelayanan kesehatan, Aspen Lodge Care Home. Dalam momen ulang tahunnya yang ke 106 tahun, staf di fasilitas kesehatan tersebut membuat perayaan khusus. Wanita panjang umur ini diberi kue cokelat dan ucapan selamat dari banyak orang. Staf fasilitas kesehatan memang sengaja mengajak banyak orang untuk mengirimkan ucapan selamat ulang tahun kepadanya. Tujuannya untuk mengumpulkan 106 kartu ucapan. Kini, Edith pun telah menerima 40 kartu.
Perwakilan dari fasilitas kesehatan mengaku bahagia melihat orang lain ikut berpartisipasi, menunjukkan bahwa masih ada semangat dan kebaikan komunitas di luar sana. Pesta bertema musim semi dan pertunjukan lagu-lagu klasik di tahun 1940 dan 1950-an merupakan sesuatu yang ditunggu Edith. Tidak hanya menjalani pola hidup yang menyenangkan, tetapi Edith juga dikenal sebagai sosok yang selalu mandiri, baik hati, dan penyayang. Terlepas dari kasus ini, pernyataan terkait cokelat bikin umur panjang memang menjadi suatu hal yang selalu dipertanyakan. Tidak sedikit yang mengira bahwa hal ini merupakan sebuah mitos. Namun, melansir moodco.id, sejumlah penelitian yang dilakukan di Amerika menyebut bawa cokelat bisa memperlambat penuaan dini.
Hal ini disebabkan karena kemampuan cokelat dalam menekan stress. Di dalamnya juga terkandung polifenol yang mampu menekan stress dengan sangat amat baik. Cokelat juga mengandung zat antioksidan yang bagus untuk mencegah tumbuhnya sel kanker. Sel-sel berbahaya ini tentu bisa memberikan dampak negatif dalam tubuh. Namun, dengan hadirnya cokelat, zat-zat berbahaya itu bisa hilang dari tubuh, membuat usia lebih panjang. Selain nutrisi, rasanya yang lezat disinyalir jadi salah satu pemicu stimulus ketenangan yang dibutuhkan oleh otak. Pada akhirnya seseorang memperoleh manfaat kesehatan jasmani dan rohani. Namun, perlu diingat bahwa cokelat hanyalah sebuah perantara. Sisanya tetap tergantung dari pola hidup yang dijalani sehari-hari. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Anti Haus! 5 Minuman Ini Bantu Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Puasa Jakarta – Puasa sepanjang hari bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Karenanya, penting mengonsumsi minuman yang dapat menjaga hidrasi tubuh sepanjang hari, seperti 5 minuman ini. Puasa Ramadan melibatkan seseorang lebih dari 12 jam tanpa makan atau minum. Oleh karena itu, tubuh bisa mengalami dehidrasi akibat kehilangan cairan, tetapi tidak bisa mengisinya kembali karena berpuasa. Dalam kondisi seperti ini, penting bagi tubuh untuk memiliki pola makan dan gaya hidup yang sehat. Salah satu aspek penting yaitu memastikan tubuh terhidrasi sepanjang hari.
Dr Aftab Ahmed, konsultan senior di Rumah Sakit Apollo, Secunderabad merekomendasikan minuman-minuman sehat yang bisa dikonsumsi selama bulan Ramadan. Selain menawarkan nutrisi sehat, minuman pilihan ini juga bisa menjaga tubuh terhidrasi sepanjang hari. Melansir onlymyhealth.com (06/04/2024), berikut rekomendasi minumannya: 1. Air kelapa
Minuman alami ini kaya elektrolit yang bisa mengisi kembali cairan dan mineral yang hilang selama puasa. Pasalnya, kandungan elektrolit dalam air kelapa lebih banyak dibandingkan air putih. Minum air kelapa dapat menghidrasi tubuh, rendah kalori, dan menyediakan nutrisi penting lainnya, seperti kalium dan magnesium. Penelitian yang disebut situs Only My Health juga meneliti kandungan karbohidrat dan elektrolit air kelapa. Mereka mengungkap air kelapa menunjukkan indeks rehidrasi dan respon glukosa darah yang sangat baik. Air kelapa aman saja dikonsumsi sebagian besar orang jika diminum dalam batas wajar. Namun, sebaiknya jangan dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, pengidap tekanan darah tinggi, pasca operasi, maupun mengidap penyakit ginjal. 2. Jus semangka
Opsi lain yang tidak kalah menyegarkan adalah jus semangka. Di dalamnya terdapat kadar air tinggi dan kandungan mineral sampai 90%. Menurut data yang diunggah United States Department of Agriculture (USDA), semangka merupakan buah dengan kandungan air tinggi, vitamin, mineral, dan antioksidan yang menjadi pilihan tepat untuk menghilangkan dahaga dan mengisi kembali nutrisi. Selain air dan mineral, di dalam jus semangka juga ada kandungan karbohidrat yang terdiri atas serat pangan. Kandungan tersebut membuat minum jus semangka mampu menambah energi atau menambah stamina. Rekomendasi minuman yang mampu menghidrasi lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Infused water
Tidak hanya menyegarkan, tetapi infused water atau air putih yang diinfus dengan potongan buah atau bahan lain ini juga menjadi pilihan minuman yang menarik. Karena dicampur dengan buah-buahan atau sayuran, infused water mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan elektrolit yang bermanfaat untuk tubuh. Melansir rri.co.id, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Metabolism menyatakan bahwa infused water mampu meningkatkan asupan cairan harian. Hasil penelitian ini menemukan bahwa individu yang mengonsumsi infused water mengalami peningkatan hidrasi signifikan dibandingkan mereka yang hanya minum air biasa. 4. Susu
Susu juga menjadi salah satu yang dapat memenuhi cairan tubuh. Sebab, susu mengandung 90% air sekaligus elektrolit dan natrium yang bisa membantu tubuh menahan lebih banyak cairan. Menurut penelitian di Kanada tahun 2014 dalam jurnal “Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism” yang dipublikasikan menemukan susu lebih baik ketimbang minuman isotonik kemasan atau air putih dalam hal menghidrasi tubuh saat ditempa panas matahari. Di dalam susu juga terkandung protein, karbohidrat, dan sedikit lemak yang bisa membuat tubuh kembali berenergi dan bersemangat. 5. Hindari minuman mengandung gula dan kafeinTerlepas dari keempat minuman yang direkomendasikan sebelumnya, Dr Aftab Ahmed juga menyerukan menghindari minuman manis dan berkafein. Minuman manis dengan banyak tambahan gula bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan menyebabkan energi menurun. Begitu juga dengan minuman berkafein yang harus dikonsumsi secukupnya saat puasa. Sebab, jika berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi dan mengganggu pola tidur. Menjalani puasa dengan sehat membutuhkan perhatian ekstra terhadap asupan cairan dalam tubuh. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tubuh kehilangan banyak cairan serta mineral esensial yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme.
Le Minerale, dengan kandungan mineral esensial alaminya, membantu menggantikan elektrolit yang hilang, menjaga keseimbangan cairan, serta membuat tubuh tetap segar dan berenergi sepanjang hari. Minum Le Minerale saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama, sementara saat berbuka, membantu mengembalikan kesegaran setelah seharian berpuasa. Dengan asupan cairan yang cukup dan berkualitas, puasa terasa lebih ringan, tubuh tetap bugar, dan aktivitas harian tetap optimal. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
![]() Waspada! 5 Asupan Ini Picu Batuk Berdahak yang Bikin Tak Nyaman Jakarta – Betuk berdahak tak hanya disebabkan oleh cuaca atau lingkungan. Ada beberapa asupan yang jika dikonsumsi terlalu banyak akan memicu dahak pada tenggorokan. Batuk yang berat dengan dahak atau lendir akan membuat rasanya tak nyaman, bukan? Akhir-akhir ini gejala penyakit seperti batuk dan pilek lebih mudah menjangkit orang dewasa hingga anak-anak sekalipun. Banyak yang menyebut gejala penyakit tersebut datang akibat cuaca dan iklim yang kerap berubah. Faktanya batuk berdahak yang mengganggu tak terlepas dari asupan makanan dan minuman yang salah.
Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa asupan yang diterima tubuhnya berdampak pada kesehatan. Seperti makanan-makanan enak yang ternyata disebut ahli sebagai pemicu dahak terutama saat mengalami batuk. Baca juga: Keren! Remaja 15 Tahun Sanggup Masak 8 Menu Sekaligus Sendirian Berikut ini 5 makanan dan minuman pemicu batuk berdahak yang perlu dihindari melansir Respiratory Therapy Zone:
1. RotiDi banyak wilayah, roti atau olahan tepung serupa seperti pastry populer dan banyak penggemarnya. Makanan tinggi karbohidrat ini sering diandalkan sebagai solusi ketika tak punya waktu makan yang panjang tetapi ingin tetap kenyang. Sebuah penelitian terhadap roti dan hidangan sejenisnya menemukan kaitan konsumsi roti dengan rinosinusitis kronis. Artinya ada pemicu gangguan polip pada pernapasan yang dimulai dari rongga hidung. Dengan begitu produksi lendir dari hidung akan meningkat dan bukan hal yang tak mungkin mengalir ke tenggorokan untuk berubah menjadi dahak. Para peneliti juga menemukan kaitan risiko asthma pada konsumsi roti dalam kuantitas yang tinggi. 2. SusuKonsumsi susu selalu dikaitkan dengan kesehatan tulang dan asupan kalsium yang baik. Pada anak-anak, susu diberikan dalam takaran cukup untuk mendapatkan tumbuh tinggi yang sempurna. Faktanya susu juga dapat memicu pembentukan lendir. Hal ini ditemukan dalam sebuah penelitian ahli yang melihat pembentukan ekses susu pada rongga hidung dan mulut. Dalam penelitian tersebut partisipan yang rutin mengonsumsi susu secara murni atau sebagai campuran terbukti memiliki lebih banyak lendir pada hidung dan tenggorokan. Seringkali sebagian dari mereka mengeluhkan rasa sakit tenggorokan yang muncul usai minum susu. Asupan pemicu dahak lainnya ada di halaman berikutnya.3. GulaDi balik rasa manis gula, asupan tersebut tidak pernah diakui sebagai salah satu makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Gula atau pemanis lebih dianjurkan menggunakan pemanis alami seperti madu atau tebu. Sebuah penelitian di tahun 2014 berhasil membuktikan kaitan konsumsi gula dengan produksi lendir pada tenggorokan dan pernapasan. Penelitiannya sampai melibatkan partisipan dengan penyakit asthma bawaan guna melihat efek konsumsi gula. Ditemukan bahwa gula sangat sensitif bagi penderita asthma dalam memperparah penyumbatan pernapasan. Pada orang yang tidak mengalami asthma sekalipun, konsumsi gula berlebih sampai membentuk lendir efeknya disebut bisa mirip seperti asthma. 4. Kopi
Medicine Net juga angkat suara terkait asupan pemicu produksi lendir atau dahak. Adalah kopi, yang selama ini dianggap sebagai minuman sehat ternyata punya efek negatif. Kopi memiliki kandungan kimia yang dapat melemahkan sfingter esofagus. Dampaknya asal lambung akan naik kembali ke esofagus dan tenggorokan. Ketika asam lambung meningkat dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan, terutama ronga tenggorokan. Hal ini yang kemudian akan memicu produksi dahak lebih cepat sebab iritasi yang terjadi. 5. GaramFrasa bagai sayur tanpa garam rasanya lebih sehat untuk penderita batuk berdahak. Konsumsi makanan tinggi garam seperti gorengan hingga makanan cepat saji sama sekali tidak disarankan oleh ahli. Garam, dibalik rasa gurih asinnya, dapat menyebabkab inflamasi di dalam tubuh. Biasanya gejala inflamasi terbentuk ketika konsumen garam merasa sakit saat menelan makanan dan bengkak pada bagian tenggorokan. Dalam penelitian yang melihat efek konsumsi garam terhadap produksi lendir, terbukti positif. Ditemukan bahwa seluruh partisipan yang menerima asupan makanan tinggi garam memiliki produksi lendir atau dahak yang lebih banyak hingga merasa terganggu. Baca juga: Mulia! Pria Misterius Traktir Orang yang Berbagi Tempat Duduk di Kedai (dfl/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer
|
































